Gelar Live Music Keroncong, Monumen Pers Nasional Perkuat Awareness dan Rayakan Identitas Kota Solo

Suasana Live Musik Senandung Keroncong Modern yang diselenggarakan di Teras Monumen Pers Nasional.

(Sumber: Foto Pribadi)

Monumen Pers Nasional menggelar pertunjukan  live music Keroncong bertajuk “Senandung Keroncong Modern” pada Sabtu 12 September 2026 bertempat di Teras Monumen Pers Nasional di Jalan Gajahmada No.59, Timuran, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Mengusung semangat pengenalan warisan sejarah dan budaya, kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mendekatkan Monumen Pers Nasional kepada masyarakat Solo sekaligus merayakan predikat Kota Surakarta sebagai Kota Keroncong. Tak hanya itu, panggung hiburan ini menjadi bentuk apresiasi nyata bagi para musisi lokal yang terus merawat musik keroncong di era modern.

Kegiatan ini menghadirkan Keroncong Jaguar sebagai pengisi acara. Pertunjungan terbuka gratis untuk umum, dan pengunjung juga dapat menikmati menu wedangan gratis selama acara berlangsung.

Rangkaian acara diawali dengan persiapan teknis dan gladi resik pada pukul 16.00 hingga 19.00 WIB guna memastikan kelancaran penampilan. Memasuki acara inti pada pukul 19.00 hingga 22.00 WIB, suasana hangat menyelimuti area Monpers saat alunan nada keroncong mulai dimainkan. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, terbukti dari hadirnya lebih dari 300 pengunjung yang memadati lokasi hingga akhir acara.

Inisiatif ini membuahkan hasil positif, di mana terjadi peningkatan signifikan pada jumlah kunjungan harian Monpers. Selain memberikan ruang rekreasi edukatif, ajang live music ini berhasil mendongkrak kesadaran serta daya tarik masyarakat luas terhadap keberadaan dan nilai sejarah Monumen Pers Nasional.

Kuncoro Marhendro Suryo selaku Kasubbag Tata Usaha Monumen Pers Nasional, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi cara untuk mendekatkan Monumen Pers Nasional kepada masyarakat. “Kami ingin warga solo merasa Monumen Pers Nasional adalah ruang milik bersama. Lewat keroncong, yang sudah lekat dengan identitas kota solo, masyarakat bisa menikmati hiburan sekaligus mengenal sejarah pers yang tersimpan disini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan bagi para pelaku seni lokal. “para musisi keroncong Solo adalah penjaga warisan budaya kita. Kami berterima kasih atas penampilan mereka dan berharap panggung seperti ini bisa terus memberi ruang bagi mereka,” lanjutnya. 

Melalui kegiatan ini, Monumen Pers Nasional berharap dapat terus menjadi ruang publik yang terbuka bagi semua kalangan, tempat pertemuan sejarah, budaya, dan hiburan. Masyarakat senantiasa diundang untuk berkunjung dan mengikuti kegiatan Monumen Pers Nasional berikutnya. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui mpn.komdigi.go.id dan instagram @monumenpers. 

Ajeng Gita Pramesti Wahyudi/Universitas Sebelas Maret

Delvina Ratu Florenza/Universitas Sebelas Maret

Message Us on WhatsApp