
Buku ini menawarkan pembaca sebuah perjalanan mendalam yang mengeksplorasi tema identitas, eksistensi dan pencarian makna hidup. Cerita dimulai dengan pengenalan sosok “Aku,” seorang karakter yang sedang berjuang untuk menemukan jati diri di tengah tantangan kehidupan yang kompleks. Sjuman Djaya, sang penulis, mampu menyampaikan rasa cemas dan ketidakpastian yang dialami Chairil Anwar dalam perjalanan hidupnya.
“kalau sampai waktuku
kumau tak seorang kan merayu
tidak juga kau
tak perlu sedu sedan itu
aku ini binatang jalang
dari kumpulannya terbuang”
(hal.3)