Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1996-09-25
Halaman: 08

Konten


JAKARTA, Selamat Pagi! GO PUBLIC BNI Apresiasi masyarakat terhadap kebijaksanaan ekonomis dalam bentuk ekspansi pasar misalnya yang ditelurkan perusahaan bona- BERIT fide, selalu membubung. Apa lagi kalau perusahaan tersebut di-back up pemerintah (BUMN) semisal BNI yang telah mengambil kepu- tusan menjual saham alias go pu- blic (harian metropolitan Berita Yudha kemarin hari Selasa halam- an 1). Hilarius Japi Berbicara soal bonafiditas BNI, tidak perlu diragukan. Memangnya mengapa bimbang? Toh, data-data yang ada sukses memperlihatkan gambaran kesehatan salah satu BUMN (Badan Usaha Milik Negara) bidang perbankan ter- sebut. Dari kinerja BNI jelas terlihat trend pertumbuhan suburnya. Sekadar menyebut beberapa contoh, persentasi CAR (capital adeguecy ratio/rasio kecukupan modal) saja sudah 9,1 persen atau 2,1 persen di atas persentase CAR mini- mal 7 persen. Begitu pun jumlah perluasan kredit, total penghimpunan dana masyarakat dan keuntungan-terus mengalami pertambahan pesat saban tahun, meskipun BNI sulit membebaskan diri dari penggerogotan penyakit klasik: kredit bermasalah. Kondisi atau performance menggiurkan demikian men- jadikan BNI sangat credible. Sehingga secara pasti dan mantap Surya, salah satu calon investor (pembeli saham), berpendapat, saham-saham BNI sangat diminati masyara- kat seiring semakin tinggi dan mendalamnya tingkat keper- cayaan terhadap BUMN-BUMN. Tentu lebih banyak lagi anggota masyarakat yang melek bank seperti Surya berpendapat sama dan secara rame- rame melakukan perburuan saham BNI yang rencananya dijual melalui Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Su- rabaya (BES) Oktober ini. Namun bukan tidak mungkin ba- nyak pula berpikiran lain. Masuk kelompok Pak Surya dan mempertimbangkan bahwa bank (milik pemerintah) juga adalah agen pemba- ngunan, saya ingin berharap supaya kebijaksanaan penju- alan triliunan lembar saham BNI itu disebarluaskan secara efektif dan tepat sasar disertai persyaratan ringan. Ini agar lebih banyak anggota masyarakat berbagai kelas sosial memiliki saham BNI. Dari sini mungkin bisa dikembangkan kondisi bank minded terutama budaya menabung betapa- pun tipisnya margin golongan pinggiran. Seiring harapan itu pemerintah perlu menjelaskan seca- ra rasional dan berulang-ulang bahwa dana terkumpul le- wat kebijaksanaan go public saham BNI pun BUMN lain non bank yang juga bakal digunakan untuk pengembalian utang luar negeri, bukanlah merupakan pelarian dana kelu- ar negeri (ekstraksi dana). Sebab ketika sekat pekat antar negara dihancurkan 'bu- daya' globalisasi yang menggurita berikut bertambah me- ngentalnya kekritisan masyarakat, mobilisasi dana khala- yak untuk membayar utang luar negeri, bisa saja memben- tuk opini atau image kurang menguntungkan dalam banyak dimensi. Sementara pada ekstrim lain-bukankah kita tidak menerima tingkah anggota masyarakat Indonesia yang menghabiskan rupiah demi dollar, yen dan mata uang a- sing berapresiasi kuat lainnya untuk disimpan di bank-bank luar negeri (rush)? BERITA Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: HM Soegeng Widjaja Wakil Pemimpin Umum/Wakil Pemimpin Redaksi: Ir Bambang R Soegomo Pemimpin Perusahaan: Drs Bagjo Purwantho Dewan Redaksi: Alex Dinuth, H Endang Achmadi, Moed Avianto, Ngatidjo, MW. Alamat Redaksi/klan/Sirkulasi: Jl. Rawajati Timur Komplek Kalibata Indah Blok K 11 Jakarta Selatan Telp. 7947001 (HUNTING), 7993884, 7946994, 7946995 Hotline Redaksi: 7989068, Fax Redaksi. 7946993, Hotline Iklan 7947660, Fax Iklan:.7989058 Pengaduan Langganan/Berlangganan: 7989059 ISSN: 0852-6583 Penerbit PT Berita Yudha Press Jakarta. Izin Terbit No. 0141/SK/Menpen/SIUPP/A/-7/1986 Tgl 15 Februari 1986. Bank BRI Kebayoran Baru, Bank Bumi Daya Kebayoran Baru, BNI 1946 Kebayoran Baru. Giro Pos No 12770 No Telex 47174 Yudha ia Harga Iklan: Iklan Umum Rp 6.000,-/mm kolom Iklan Duka Cita: Rp 3.000,- Iklan Keluarga: Rp 4.000,-/mm kolom. Iklan Mini: Rp 3.000,-/ baris (maksimum 10 baris); Iklan Kuping halaman muka: (1 kolom x 60mm) Rp 720.000,-; Iklan Berwarna: (full color) Rp 12.000/mm kolom; Iklan 2 warna: Rp. 8.000,-/mm kolom. (Har- ga tersebut belum termasuk PPn) Harga langganan: Rp 13.000,-/bulan Harga eceran dalam kota Rp 500,-/ekspl. Harga eceran luar kota ditambah ongkos kirim. Dicetak oleh Percetakan PT. Golden Web Jakarta Isi di luar tanggung jawab percetakan. Pojok Berita Pangdam Jaya: Perkelahian pelajar sudah mengkhawatirkan Apa tidak lebih gawat, pelajar menodong di bus kota Moerdiono: Gubernur DKI setingkat menteri tak ada relevansinya dengan sukses tidaknya melaksanakan tugas Yang bingung kalau Gubernur DKI mau lapor ke Mendagri, kok DIALOG Mal Kelapa Gading Apik dan Lengkap Dirjen Perdagangan Internasional: Nilai impor buah-buahan naik tajam Kata petani kita: Hasil panen kami makin sulit dipasarkan Seiring derap langkah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin mendunia, menjadikan Indonesia menerima banyak pengaruh dari luar. Satu diantaranya, perubahan yang lebih modern pada sistem perbelanjaan. laat ini bukanlah aneh apabila di tempat- kurang lebih 5 hektar (termasuk tempat parkir, Stempa empat yang dipenuhi oleh perumahan dan perkantoran, dijumpai mal atau pusat perbelanjaan yang menyediakan berbagai kebu- tuhan masyarakat. Mulai dari sandang, pangan, hiburan dan perbankan serta tempat permainan red), pengunjung disambut dengan ramainya umbul-umbul berwarna kuning bercampur me- rah, tampak menyolok mata, dijajarkan di depan gedung. Pemandangan tersebut sedikit banyak menimbulkan rasa ingin tahu orang-orang yang melintas di jalan depan gedung tersebut. anak. Satu di antara pusat perbelanjaan yang terle- tak di kawasan perumahan dan perkantoran, ter- sebutlah nama Mal Kelapa Gading. Perbelanjaan yang terletak di salah satu kawasan elit di Jakar- ta ini, mulai beroperasi Mei 1995 dengan PT Summarecon Agung sebagai penanggung ja- wab. Menyusuri jalan menuju Mal Kelapa Gading, deretan pohon Palem yang saat ini kembali bo- oming ikut menyambut. Tapi sayang meski di sepanjang jalan ditumbuhi pepohonan, hawa panas tetap terasa menyengat di tubuh. Ini me- mang hal yang wajar, mengingat wilayah Jakarta Utara yang notabene dekat laut, terkenal memili- ki derajat panas paling tinggi dibanding wilayah lainnya di Jakarta. nya, Hal ini tampaknya dipercayai benar oleh pengelola Mal Kelapa Gading. Dengan desain gedung yang artistik serta penataan ruangan-ru- angan di dalamnya, ia mencoba untuk mereng- kuh sebanyak mungkin anggota masyarakat un- tuk berkunjung ke tempat tersebut. Terlihat pula counter yang menyediakan kebu- tuhan pengunjung seperti Body Shop, Total Beauty serta counter yang menyediakan pelbagai sarana olahraga bagi yang giat berolahraga, misal Sport Station. "Saya suka kesini soalnya sara- nanya cukup lengkap dan dekat dengan tempat kerja," papar Aryani. Menyinggung mengenai penataan sebuah gedung bukan pula menjadi rahasia jika penata. Bagi yang gemar mencicipi berbagai masakan an atau desain sesuatu gedung sedikit atau ba- nyak akan mempengaruhi daya tarik bagi orang-is mulai dari masakan tradisional hingga modern, orang yang melihatnya. Tak jarang orang lebih tampaknya perbelanjaan ini ingin memanjakan mengenal ciri khas sesuatu gedung dari bentuk- bukan namanya. pengunjungnya. Tak percaya? lihat saja buktinya. Memasuki kawasan Mal Kelapa Gading yang memiliki luas Sebagaimana pusat perbelanjaan lainnya, mal ini juga menyediakan pelbagai sarana yang dibutuhkan oleh masyarakat banyak. Sesuai de- ngan letaknya yang berada di kawasan cukup elit, barang-barang yang disediakan pun ditujukan un- tuk masyarakat menengah keatas. H Tengok saja counter-counter yang ada di perbe- lanjaan tersebut, antara lain Guess, Marks & Spen- cer, Sogo dan tidak ketinggalan pula toko buku Gramedia. Di lantai bawah, dipergunakan sepenuhnya untuk tempat makan, yang dinamakan food bou- levard. Tersedia juga tempat mainan khusus un- tuk anak-anak yang terletak di lantai 3. Di tempat inilah anak-anak dapat memilih permainan yang disukai. Tempat ini juga menyediakan sarana ATM (Au- tomatic Teller Machine) untuk yang membutuh- kan uang sewaktu-waktu. Sarana lain yang disedi- akan mal ini yakni sarana per- parkiran yang luas dan letaknya yang cukup unik, berseberang- an dengan pusat perbelanjaan. Meski demikian, layaknya pusat-pusat keramaian lainnya, mal ini juga tak luput dari ke- luhan pengunjungnya. Dianta- ranya seperti yang dikemuka- BIFU kan Nurharyanto, warga Kelapa Gading yang ibunya pernah tertimpa musibah kecopetan di tempat tersebut. Contoh lain seperti yang diucapkan Ny Ningsih yang mobilnya pernah hampir digerayangi tangan-ta- ngan usil. Tapi seperti yang di- ungkapkan Nurhayanto, kunci- nya tinggal bagaimana kita me- lakukan pengaman terhadap diri sendiri, tidak hanya meng-. andalkan pihak pengelola sa- ja.(tut) TUT Tambah Sarana ATM di Dalam Mal Disatu sisi ATM sistem Drive- yang strategis, tidak terlalu jauh In yang diberlakukan Mal Kelapa dari tempat tinggal dan kerja. Gading, memang menguntung- Mengenai letak ATM, akan jauh kan bagi masyarakat yang ingin lebih baik apabila di dalam ge- melakukan transaksi pengambil- dung juga disediakan fasilitas an uang sesera mungkin. Namun yang sama seperti di luar. dilain pihak, hal tersebut juga Sehingga tidak usah berjalan menimbulkan keluhan bagi pe- jauh untuk mengambil uang. ngunjung. Mereka mengingin- kan agar didalam mal juga dise- diakan fasilitas yang serupa. kartu kredit ketimbang harus bukan terbatas pada pengun- mengambil uang di ATM. Seba- jung saja. Semua pihak dapat iknya memang juga disediakan menggunakannya. sarana ATM di dalam gedung. selain tidak perlu berjalan jauh, juga hawanya khan sejuk, tidak perlu berpanas-panas di luar. Tony (21) Karyawan Ida (34) Karyawan ATM diluar gedung? boleh- boleh saja. Hanya saja memang harus dijamin keamanannya Aryani (27) untuk seluruh pengguna. Kalu Karyawan Swasta Buat saya letak ATM yang di letaknya di dalam gedung khan Dengan letak ATM yang dilu- luar gedung tidak menjadi ma- keamananannya juga relatif le- Nurhayanto (34) ar gedung, terkadang membuat salah. Sebelum memasuki ge- bih terjamin. Tidak ada salah- Marketing Perusahaan Swasta malas untuk mengambil uang. dung, sebaiknya mampir seben- nya pihak mal Kelapa Gading Fasilitas yang disediakan Apalagi kalau cuaca sangat pa- tar untuk mengambil uang. La- mulai memikirkan untuk me- Mal Kelapa Gading memang ter- nas. Alasan itulah membuat gipula, ATM sistem ini dapat nambah ATM di dalam gedung. golong lengkap. Juga letaknya saya lebih sering memanfaatkan bermanfaat bagi orang banyak, selain aman, juga nyaman. (tut) Keluhan Bapak Ibnu Markum,Puri Indah DV/15 Jakarta Barat, yang dimuat pada Rubrik Surat Pembaca Surat Kabar Harian Umum Be- rita yudha 22 Agustus 1996 pada halaman 8 dengan judul "RAMAH SEDIKIT DONG". Se- hubungan hal tersebut dapat kami sampaikan penjelasan sebagai berikut : a. Sebelumnya mohon maaf atas pelayanan Petugas Operator kami yang kurang berke- nan dihati Bapak. b. Perlu kami informasikan kepada Bapak bah- Lampu Jalan di Fly Over wa Jasa Informasi Penerangan telepon lokal 108 adalah jasa pelayanan PT.TELKOM Permata Belum Menyala yang diberikan kepada masyarakat hanya JL. Laks. Yos Sudarso CARLOS BITY untuk menjawab pertanyaan pelanggan ten- Saya salah seorang penghuni didaerah War- tang nomor-nomor telepon lokal dengan di- ga Batik, oleh karena itu hampir setiap hari sertai nama dan alamat yang jelas (identitas saya selalu meliwati jalan fly over di daerah lengkap). Untuk pertanyaan yang Bapak Permata untuk sampai ke rumah saya. Dari tanyakan kepada Petugas kami, tentang arah arah kebayoran lama, lampu jalan di arteri su- menuju Jalan Kejaksaan Negeri Jakarta Se- dah menyala begitu pula lampu jalan di depan latan, Jasa Informasi Penerangan telepon lo- apartemen Simprug. Tapi sayangnya ditengah kal 108 tidak menyediakannya. tengah jalan itu yang merupakan jalan yang cu- c. Saran dan informasi yang diberikan akan kup riskan karena ada tikungan tajam dan menjadi perhatian kami untuk mengadakan tanjakan lampu yang sudah terpasang dan belakang. pembinaan yang lebih intensif terhadap berjejer rapi, hingga kini belum menyala. Hal Sumber Daya Manusia yang kami miliki. ini tentu sangat berbahaya bagi kendaraan yang Demikian disampaikan dan terima kasih lewat tikungan itu, terlebih lagi sewaktu hari atas informasinya, mudah-mudahan atas per- hujan banyak sepeda motor yang tidak bisa JI. Tabah Raya Dadi Penghuni di daerah Warga Batik Jakarta Selatan Parkir di Bintaro Plaza a.n.KAKANDATEL Jakarta Pusat Kami bersama teman-teman beberapa hari H.R.Mahmur Suriadiredja. yang lalu pergi ke Bintaro Plaza (BP) untuk WAKAKANDATEL makan disana. Kami waktu itu berangkat de- ngan menggunakan mobil suzuki carry warna merah. Waktu mau masuk ke pelataran parkir, kami membayar karcis masuk dan mengambil Komp. TNI AL JL. Pulau Galang Komp. ALRI Kelapa Gading ATM Sistem Surat Pembaca Jalan anda rusak? Telepon rusak? Atau pelayanan bank di tempat anda kurang melihat tikungan sehingga ada beberapa yang Penjelasan dari PLN memuaskan? Kirim tulisan atau keluhan kalau boleh dengan foto ke redaksi. Sebab kolom ini untuk anda. Syaratnya; tinggal mem-fax-kan ke (021) 794-6993. Atau melalui pos ke redaksi Jl. Rawajati Timur Kompleks Kalibata Indah Kav 9-12 Jakarta Selatan. REDAKSI tergelincir karena kaget melihat besi pembatas tahu-tahu sudah didepan mata. Oleh karena itu, saya mohon kepada pihak PLN, agar lampu di tikungan jalan itu segera menyala dan men- jadi lebih terang sehingga mengurangi kecela- Tentang Informasi Telepon 108 hatian Bapak dapat memotivasi kami untuk kaan yang terjadi di tikungan jalan itu. lebih meningkatkan pelayanan yang lebih ba- ik kepada para pelanggan. Kepada Pemimpin redaksi mohon bantuannya, kiranya tangga- pan/penjelasan kami ini dapat dimuat pada kesempatan pertama. atas bantuan serta kerja- samanya kami ucapkan terima kasih. niwash fleqmug, samires med Y Torgtealox Asm Sehubungan dengan surat pembaca Sdri Widyawati, mahasiswa di Lenteng Agung yang dimuat dalam HU Berita Yudha (29/8) perihal pada pokok surat, perkenankanlah PLN me- nyampaikan penjelasan sebagai berikut; Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas informasinya. Berdasarkan hasil survai petugas kami, lam- pu penerangan untuk perumahan Tanjung Mas Raya yang dipasok dari gardu PM 1494 disambung melalui Kwh m/APP resmi. Demikian untuk diketahui dan mohon maklum. 8 RABU, 25 SEPTEMBER 1996 da satu hal mena tanpa membuang waktu lama kait. A rik perhatian kita apabi untuk mengambil uang. Untuk Selain itu Mal Kelapa Gading Humas PT.PLN(Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Kelapa Gading Gading dari arah depan gedung. kan sebentar kendaraannya dan di dalam gedung yang jumlah- Akan terlihat deretan boks-boks dapat langsung memasuki boks nya tidak sebanyak sistem ATM dari tujuh bank yang yang telah tersedia," jelas Evie- drive-in, antara lain ATM Lippo berbeda, antara lain ATM Bank naf lebih lanjut. dan BII. Keterbatasan jumlah BCA, Bune Ekspress, RSI, Servi- Dengan adanya pengambilan ATM inilah yang dikeluhkan o- tia, Ekonomi, Niaga, Lippo dan uang dengan sistem drive-in ini leh pengunjung yang datang Uni Bank. yang mulai berfungsi Januari berbelanja. Berbeda dengan perbelanja- 1995 (lebih dulu dari pada mal an lain yang menyediakan sara- itu sendiri, red), paparnya, men- na ATM di dalam gedung. Mal jadikan ATM tersebut tidak ter- Kelapa Gading malah berbuat batas pada pengunjung saja sebaliknya. Evienaf Putra, Koor- yang dapat mengambil uang, te- dinator Operasi PT Summare- tapi juga anggota masyarakat la- con Agung yang menjadi penge- innya yang melintas di tempat lola gedung kepada BY menje- tersebut. "Ini merupakan salah laskan, sistem ATM di luar ge- satu bentuk pelayanan masyara- Menyadari hal tersebut, per- dung yang dijalankan Mal Kela- kat yang kami lakukan," katanya bankan Indonesia meningkat- pa Gading dinamakan ATM sis- lagi. Pemilihan bentuk ATM sis- kan pelayanannya dengan me tem drive-in. "Sistem ATM dri- tem ini, urai Evienaf, diberlaku- nambah jumlah tempat-tempat ve-in merupakan sistem peng- kan setelah melakukan konsul- yang menyediakan ambilan uang dimana seseorang tasi dengan pihak bank yang ter- ATM. (tut) tempat parkir di bagian belakang mushola BP. Gedung Mewah di Jakarta Setelah selesai kami makan di American MAL KE APA GA JING Penetrasi ini tidak terlepas juga dari penyedi- Doni aan kamar mandi. Gedung-gedung mewah di Ja- Penghuni komplek perumahan dosen Ciputat karta yang pernah saya pijak. Rasanya jarang se- Ciputat-Tangerang kali memiliki fasilitas kamar mandi "pribumi". Kel. Kelapa Gading Barat ARILA MALABANA WORK STAP IN Kompletas AL Drive-In Harus diakui, saat ini ATM memang terasa telah menjadi suatu kebutuhan untuk mem- permudah melakukan kegiatan rutin. Selain praktis, juga relatif aman dibanding bila kita mem- bawa uang cash dalam jumlah banyak untuk berbelanja. sarana Belum Ada Telepon Umum Mandi Pribumi Saya salah seorang warga yang tinggal di ja- lan arteri Puri Permata, Kebayoran Lama. Jika saya ingin menghubungi teman, maka cara yang Hamburger, kami bermaksud pulang. Tapi ka- tidak Sediakan Kamar paling cepat dan efisien dengan menggunakan mi cukup terkejut, karena pintu mobil kenda- telepon. Tapi sayangnya, disepanjang jalan raan kami rusak seperti ada yang mencoba arteri rumah saya itu belum terpasang sebuah mendongkel kaca. Untunglah, bahwa tidak Penetrasi budaya asing di Indonesia rasa- box telepon umum, jadi jika saya ingin menggu- ada satupun yang berhasil dicuri dari mobil kami itu. Kami menghimbau agar satpam nya memang tidak dapat direm atau dipilih- nakan telepon umum, saya harus berjalan dulu yang bertugas tidak hanya menjaga di pos, na- pilih. Orang selalu berlomba untuk menjadi ke depan rumah sakit Medikananda yang cukup mun turut pula mengontrol semua kendaraan modern dengan mengikuti budaya dan kebi- jauh. Saya mohon dengan hormat agar pihak yang diparkir khususnya parkiran di bagian asaan orang asing. Yang notabene kita sendiri Telkom mengusahakan agar disepanjang jalur tak tahu manfaat dan mudharatnya. arteri tersebut dipasang telepon umum, baik telepon kartu maupun telepon koin. Entah apakah ini karena jiwa "kampung" saya atau perputaran dunia yang terlalu cepat. Rata-rata kamar mandi di gedung mewah hanya menyediakan fasilitas untuk orang a sing, seperti kloset duduk dan tisu. Padahal sesuai dengan budaya kampung saya, rasanya tidak sesuai dengan kebiasaan saya bila harus buang air dengan posisi duduk, apalagi bila harus bersih-bersih tanpa air. Rasanya kurang sehat dan tidak bersih! Saya menghimbau para pengelola gedung untuk menyediakan fa- silitas kamar mandi sesuai budaya dan kebi- asaan kita, karena toh gedung itu tidak hanya diperuntukkan bagi "kaum pendatang". Lina Mulina Jakarta Selatan Budi Bodeng Warga kebon nanas