Tipe: Koran
Tanggal: 1980-02-05
Halaman: 03
Konten
SELA H el JAKAI Har nesia US.S 2 nerupa perkem 1. SLC 1. Cint 1. Jatil 4. Han 5. Sala 6. Pam 7. Wali & Uda 9. Klar 10. Ar 11. At 12. NS Den Ta KM ta SAKA De Nasion (DPP- etiap sepeng DPP-K kegiat dana mengs De Umun kepad angga giatan denga kepad Ba tentu yang masy Jung Le tanpa kegiat mem meski karen tegas, dinila Hint A ini ad yang Jakar sumb kat namu 66 berha berisi di "C penal di ka Bi geri riksaa Tg.Pr otol bat digan teng n peme tersel gram nilair tanpi tersel S F diten pada masa sebaj sono S sama PPP lai k pilot bukt yang karei milik LUMI MINT 5 16 26 PE ME 2, Nat cali Pal 25. 27. ME 1.) cer bul He Fur JAI Ma 1, Mi SELASA, 5 PEBRUARI 1980 TAJUK RENCANA Sekali lagi tentang demokrasi ekonomi SALAH satu masalah mendasar yang ditegaskan Presiden Suharto dalam keterangan pemerintah tentang RAPBN 1980/81 kepada DPR tanggal 7 Januari lalu adalah demokrasi ekonomi. Dikatakan Presiden, karena negara yang kita bangun ini adalah negara yang berkedaulatan rakyat, maka seperti dikehendaki Pembukaan dan Batang Tubuh UUD, pembangunan bangsa kita harus berisi dan berwatak demokrasi ekonomi dan demokrasi politik sekaligus, Bagaimana memberi wujud yang makin nyata atas demokrasi ekonomi dan demokrasi politik itu, sungguh merupakan tantangan dan tugas besar dalam dasawarsa 80-an. yang Problematik yang dilemparkan Presiden itu tampaknya mendapat tanggapan cukup bergairah oleh DPR dalam pemandangan umum yang disampaikan Fraksi-Fraksi. Atas pemandangan umum Fraksi-Fraksi itu Menteri Keuangan pemerintah Wardhana dalam jawaban disampaikannya tanggal 1 Pebruari lalu menegaskan, sistem ekonomi yang kita tegakkan bergandengan erat dengan paham ideologi yang dianut. Sumbernya adalah Pancasila yang secara konsepsional melahirkan sistem ekonomi seperti ditentukan dalam Pasal 33 UUD-45. Ali Atas jawaban pemerintah seperti disampaikan Ali Wardhana itu, Menteri PPLH Emil Salim menjelaskan kepada "Kompas", bahwa hakekat demokrasi ekonomi sebenarnya adalah pemberian kesempatan yang sama bagi semua warganegara untuk memperoleh kekayaan atau milik. Sedang inti pelaksanaannya adalah menciptakan sistem ekonomi yang memungkinkan adanya institusi- institusi ekonomi yang bisa membuka pemberian kesempatan itu. Kalau dalam keterangan pemerintah yang dikutip di atas tadi Presiden melemparkan permasalahan, bagaimana memberi wujud yang makin nyata atas demokrasi ekonomi sebagai sistem yang kita anut, maka dalam jawaban DPR yang pemandangan pemerintah atas disampaikan Menteri Keuangan Ali Wardhana ditegaskan pemberian wujud yang makin nyata itu secara konsepsional seperti ditetapkan Pasal 33 UUD-45. umum Yang rasanya patut dipertanyakan, apakah benar bahwa hakekat demokrasi ekonomi seperti ditetapkan Pasal 33 UUD negara itu adalah semata-mata pemberian kesempatan yang sama bagi semua warganegara untuk memperoleh kekayaan atau milik? Kita belum tahu apakah penjelasan yang diberikan Emil Salim memang tepat seperti apa yang dikutip tadi. Tapi bila memang betul demikian, rasanya makin bertambah kuat alasan untuk mempertanyakan, sampai berapa jauh pembangunan yang kita lakukan ini khusus di bidang ekonomi, betul-betul menuju pada pemberian wujud yang makin nyata atas demokrasi ekonomi seperti dikatakan Presiden. Bila dikaji lebih teliti, Pasal 33 UUD sebagai konsepsi ekonomi dengan tegas mengatakan, hakekat demokrasi ekonomi tidaklah semata-mata pemberian kesempatan yang sama bagi semua warganegara untuk memperoleh kekayaan atau milik. Tetapi jauh lebih luas dan dalam dari itu, mengutamakan pemberian kesempatan yang sama untuk menikmati kemakmuran seperti ditegaskan dalam Penjelasan Pasal 33 UUD. Penjelasan Pasal 33 dengan tandas menyebutkan: "Dalam Pasal 33 tercantum dasar demokrasi ekonomi, produksi dikerjakan oleh semua untuk semua di bawah pimpinan atau penilikan anggota-anggota masyarakat. Kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan, bukan kemakmuran orang seorang. Sebab itu perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas usaha kekeluargaan. Bangun perusahaan yang sesuai dengan itu ialah koperasi". 24 MIG MIC WA Dari apa yang ditegaskan dalam Penjelasan Pasal 33 UUD itu dengan jelas sekali dapat dilihat, bukan saja sistem ekonomi yang harus kita bangun ditetapkan dan digambarkan dengan tegas pula, juga aparaturnya. Kalau kita mau mawas diri dengan ikhlas dan jujur harus diakui, tampaknya belum semua prinsip-prinsip yang ditetapkan Pasar 33 UUD itu terlaksana sepenuhnya secara menyeluruh. Sebab sejak semula juga sudah disadari, landasan yang kuat bagi terciptanya masyarakat adil dan makmur baru bisa diletakkan dalam empat sampai lima kali Pelita. Kalau kita tidak salah tangkap, karena itu pula agaknya mengapa Presiden Suharto pada kesempatan menyampaikan RAPBN untuk tahun kedua Pelita III dengan sengaja melemparkan permasalahan itu. Tujuannya tentu tidak lain agar seluruh bangsa menyadari, sudah tiba waktunya memberi bentuk yang makin nyata pada sistem ekonomi yang sedang kita kembangkan sesuai dengan apa yang dituntut UUD negara. Ajakan Presiden itu patut sekali ditanggapi secara positif. Sebab, selain pembangunan kita memang mulai memasuki tahap yang akan memberi bentuk yang makin menentukan sistem perekonomian yang kita anut, juga melebarnya jurang antara kaya dan miskin mulai pula memasuki tahap yang pasti akan makin sulit memperkecilnya bila tidak ditangani secara tuntas. Untuk itulah strategi pembangunan yang menjadikan masalah pemerataan sebagai unsur utama merupakan pilihan tepat. Masalahnya adalah, bagaimana mewujudkan prinsip pemerataan itu dalam program pelaksanaan yang mampu memberi wujud yang makin nyata kepada demokrasi ekonomi seperti dikatakan Presiden tadi, dengan prinsip- prinsip yang dituangkan dalam Pasal 33 UUD sebagai intinya? Kita sadar, ini pekerjaan besar yang tidak mungkin terlaksana dalam waktu singkat. Namun ini tidak pula berarti, penjabaran prinsip-prinsip itu sesuai dengan makna dan jiwanya yang murni bisa kita lalaikan. Sebab makin tertundanya pengecilan jurang yang sempat melebar, dikhawatirkan akan makin mempersulit usaha pengecilan itu dengan pelbagai akibat yang tidak jarang di luar perhitungan sebelumnya, ** Penyaluran dana subsidi SD perlu disempurnakan lagi JAKARTA (Suara Karya). Direktur Jenderal Pemerintah- an Umum dan Otonomi Daerah (PUOD) Departemen Dalam Nege. ri Prapto Prayitno mengatakan, penyaluran dana subsidi/bantuan pembiayaan Sekolah Dasar Negeri (SBPP-SDN) di beberapa Daerah tertentu memang masih menga- lami hambatan, misalnya karena kesulitan transportasi dan belum adanya aparat Dinas P dan K di beberapa kecamatan yang ada di Indonesia. Karena itu menurut- nya penyaluran dana secara struktural dan fungsional melalui Dinas P dan K beserta aparat bawahannya itu perlu disempur- nakan lagi, terutama penyaluran dari tingkat kabupaten ke- sekolah2. Dirjen PUOD mengemukakan hal itu dalam pengarahannya pada Pembukaan Rapat Kerja ke-III Tim Pembina Subsidi/Bantuan Pembiayaan Penyelenggaraan S.D. Negeri hari ini tgl. 4 Pebruari 1980 dihotel Sahid Jakarta. Raker yang akan berlangsung sampai dengan tgl. 7 Pebruari itu ikuti oleh Kepala2 Biro Keuangan dan Kepala Dinas P dan K Daerah Keluhan pedagang udang ttg pajak teve Redaksi Yth. Şekitar akhir tahun 1979 kami dari mendengar pengumuman TV.RI. Palembang bahwa tidak lama lagi di wilayah hukum Kabupaten Bangka akan diadakan razia TV. dimana petugas pajak akan datang ke rumah-rumah. ini Mendengar pengumuman karena kami sudah maklum, akhir-akhir ini memang TV. sudah masuk kepedesaan dan tidak dapat disangkal banyak diantara pemilik pesawat TV. tsb, yang belum melunasi pajaknya, ter- utama bagi yang membeli dengan biasanya kredit surat-suratnya/pendaftarannya ba- ru dilakukan setelah pembayaran lunas Jadi kami tidak perlu gelisah akan pengumuman tsb, apalagi bagi kami sendiri selama dua tahun kami memiliki pesawat tidak tsb. pajaknya pernah menunggak, Kemudian pada tgl 19 Januari 1980, datanglah POLSUS timah kami di kompleks kerumahi perumahan karyawan UPTB. Dam III-Tempilang, memeriksa surat menyurat pesawat TV. Periksa punya periksa kami diberi surat panggilan untuk menghadap petugas Pajak dari menjadi Soviet INVASI Uni ke Afghanistan pada akhir Desember 1979 tidak berdiri sendiri tetapi merupakan bagian dari serangkai- an usaha untuk meningkatkan kemampuan militernya di ka- wasan Timur Tengah. Iran kawatir bahwa dirinya akan sasaran invasi berikutnya dan untuk menghadapinya kemung- kinan itu menempatkan angkatan bersenjatanya dalam keadaan siap siaga sambil memperingatkan Uni Soviet, bahwa dia bertekad untuk menangkisnya. Pada waktu yang sama Amerika Serikat mengambil langkah-langkah untuk melawan apa yang dilihatnya sebagai usaha Uni Soviet untuk menguasai kawasan Timur Tengah dan minyaknya. Buildup militer Soviet di Timur Tengah, Sementera Presiden Carter memperingatkan bahwa negara- nya tidak mengesampingkan peng- gunaan kekerasan untuk melin- dungi kepentingan-kepentingan Barat di Timur Tengah, Uni Soviet bergerak secara besar- besara untuk meningkatkan kemampuan militernya di seluruh kawasan itu, Pangkalan-pangkalan laut dan udara yang digunakan oleh Uni Soviet di Eritrea, Yaman Selatan dan Irak ditempatkan dalam keadaan siap siaga. REMAJA KOTA LEBIH demikian tidak terjadi hambatan maupun akibat negatip bagi masa depan remaja. Bimbingan tersebut harus dikembangkan baik di lingkungan keluarga dengan tokoh teladan ayah dan ibu maupun dalam pergaulan dengan teman2 di sekolah2 dan diluar sekolah. Dari bimbingan itu diharapkan ter- bentuk tingkah laku sosial yang bertanggung jawab. Labilnya emosi erat hu- bungannya dengan keadaan hor- monal di dalam dirinya. Hal ini sering terlihat dari letupan emosi. Ny. Singgih mengungkap- kan masalah perkembangan kepri- badian remaja. Katanya, labilnya emosi ini menyebabkan rasa ingin tahu yang tersalur melalui eksperi- mentasi dan eksplorasi yang ka- dang-kadang konstruktif dan ber- guna tetapi sering juga destruktif dan tidak berguna. Keadaan demikian sering mengha- silkan sifat "nyentrik". Misalnya pandangan orang tua sering dianggap kolot dan tidak lagi "up to date" sehingga pandangan dan ajaran lama akan dibuangnya. Pada masa tersebut, remaja justru berhadapan dengan nilai- nilai baru yang mungkin berbeda dengan yang dianut di lingkungan keluarganya dan akhirnya bisa membingungkan. "Dalam situasi ini disiplin diri sangat diperlukan" kata Ny. Singgih. Dua faktor Sementara itu, pembicara lain Dr. Sudraji Sumapraja dalam uraiannya. menyebutkan, terjadinya kehamilan di kalangan remaja, umumnya disebabkan oleh dua faktor yakni kurangnya pengetahuan tentang seks dan sukar memperoleh alat kontra- sepsi. Komde Yok! tha Sunko Pangkalan-pangkalan Soviet di luar kota Aden dan di ujung utara pulau Sokotra, yang telah dijadi- kan suatu zone militer yang secara eksklusif dikuasai Uni Soviet, telah diperkuat dengan penempat- an 3 skwadron Mig -25, Mig -23, dan Mig-21. Serta satu skwadron helikopter tempur Mi-25. Suatu gugusan tugas kapal selam Soviet dibentuk di lepas pantai Yaman Selatan dan kapal induk Minks bergabung dengan kekuatan AL Soviet yang beroperasi di perairan itu. Jumlah kapal penyapu ranjau dan kapal intai Soviet juga ditingkatkan. Salah satu bagian yang menyo- lok dari build up militer Soviet ialah pengiriman senjata secara besar-besaran untuk Suria. Pengi- riman tank-tank yang paling maju T-72, dipercepat. Suria kini mempunyai 200 tank jenis ini dan jumlah ini akan meningkat menjadi 500, lebih banyak dari dimiliki yang negara Pakta Warsawa mana pun kecuali Uni Soviet. Suria juga menerima banyak kendaraan berlapis baja BMP-1 yang sangat ampuh di medan pertempuran bila diper- senjatai dengan meriam dan roket, meriam-meriam mobil 122 mm buatan Soviet yang mutakhir dan roket-darat-ke-udara. Lebih dari 500 perwira Soviet tiba di Suria dengan senjata-senjata itu. Orang-orang Kuba, yang bertempur bersama pasukan- pasukan Suria pada tahun 1974, juga ambil bagian. Sejumlah penerbang dan tek- nisi perawat pesawat juga telah dikirimkan ke Etiopia, Irak dan Pusat logistik pada Kedutaan Yaman Selatan untuk mencipta-Besar Kuba di Nikosia ditempat kan kerangka bagi penempatan julkan dalam keadaan siap siaga dan kekuatan udara Soviet yang lebih sejumlah perwira Kuba tiba di besar di kawasan Teluk Parsi dan Suria. Keterlibatan baru Kuba di kawasan Laut Tengah. Kemampu- Suria ini disiapkan pada kunjung- an Soviet untuk melancarkan an Kepala Staf Angkatan Perang Suria suatu perang udara di kawasan- di Havana pada awal kawasan itu telah diuji dalam. Desember 1979. suatu latihan besar-besaran pada musim panas yang lalu. Selain itu dikirimkan suplai militer yang besar ke Etiopia, Yaman Selatan Surat Pembaca tunduk pada peraturan. Tetapi kami tdk habis fikir, mengapa sudah berlarut-larut Pegawai pos tidak menjelaskan kepada si pendaftar pesawat bahwa mere ka tidak diberi wewenang lagi untuk memungut sarana, melainkan si pendaftar harus menyetornya ke Kantor Pajak? Dan mengapa uang sarana itu tidak bisa diselesaikan ditempat pendaftaran seperti tahun-tahun sebelumnya? Apakah ada unsur kesengajaan bahwa hal ini sengaja ditutup-tutupi (tidak diberikan pengumuman perubah- an peraturan) agar setelah sekian tahun uang jalan para petugas lebih banyak? Namun ia mengungkapkan bahwa kehamilan remaja tidak selalu terjadi diluar perkawinan. Sebagai contoh dikemukakan masih banyak terjadi perkawinan di bawah umur 16 tahun yang direstui orang tua. Padahal UU perkawinan th 1975 hanya membolehkan wanita umur 16 tahun keatas. Pemda pada pk 09.00 pagi tgl 20 Januari 1980 di Kantor Sekre- tariat Penataran P4. (gedong SD. UPTB. Dam III), untuk penyele- salan uang sarana pesawat tsb. Pada mulanya kami tidak begitu terkejut, karena ketika kami mendaftarkan dua tahun Pos lalu Kantor di yang Pangkalpinang, memang petugas nya tidak minta sarana. Tapi keesokan harinya dua hal yang membikin kami terkejut: Pertama janji yang ditetapkan pk. 09.00, tunggu punya tunggu sudah pk 09.00 lewat 120 menit (sudah lewat 2 jam dari waktu yang ditentukan) padahal kami tau sendiri lewat telpon bahwa petugas sudah berada di tempat. Akhirnya belum hilang keke- salan tim bul pertama, yang kekecewaan yang kedua, dimana urus punya urus bagi yang telah membeli pesawat lewat dari tiga bulan dikenakan denda 50%. Mendengar ini hati kami menjerit: Aduhai siapakah yang bersalah dalam hal ini, kami atau petugas? Setelah hadirin nyeletuk, bapak petugas pajak hendak mengeluar kan buku peraturan, sepontan kami tolak, Karena kami bukan menolak suatu kebenaran, dan bukan pula kami tidak mau Memang uang Rp 2500,- kalau di bandingkan dengan harga emas jaman sekarang tidak punya arti apa-apa. Tapi kalau sudah 1000 pesawat jumlahnya, sudah aduhai ngeri Dengan terjadinya peristiwa ini kami bertanya pada diri sendiri: bilakah administrasi Indo- nesia ini akan teratur? Apakah perlu Pemerintah RI ini mengada- kan penataran pegawai sekali lagi? Kiranya tidak berapa susah bagi para petugas mengumumkan bahwa uang sarana itu masih tetap di pungut, tapi bukan lagi di Kantor pos seperti biasa, melain- kan di Kantor Pajak, Jadi tidak namun ANALISA MASALAH & PERISTIWA Perebutan pengaruh di militer dan Suriah. Suplai ini sebagian besar terdiri atas amunisi untuk senjata Soviet yang telah ditim- bun di negara-negara itu. Pimpinan penempatan personil dan perlengkapan itu adalah Panglima Angkatan Udara Soviet, Pavel Kochatov, yang bulan Desember yang lalu me- ngunjungi Bagdad, Aden, Adis Ababa dan Damaskus dengan stafnya. Sementara itu Menteri Per- Yaman Selatan, Ali tahanan Antar, tiba di Addis Ababa pada 12 Januari 1980. Sejak invasi ke Oleh Kirdi DIPOYUDO (Centre for Strategic and International Studies) nya. Afghanistan, Uni Soviet menekan Etiopia dan Yaman Selatan untuk ambil bagian dalam kampanye- Ini akan menunjukkan kepada dunia bahwa dia tiak tidak sendirian dan dapat mengandal- kan sekutu-sekutu di luar blok Soviet. Yaman selatan rupanya mengalah terhadap tekanan itu dan berjanji untuk mengirimkan Kabul. sejumlah pasukan ke Kolonel Mengistu dari Etiopia menolaknya, tetapi Uni Soviet, memperingatkannya bahwa akibat penolakannya dia bisa kehilangan dukungan Soviet dalam perangnya melawan kaum separatis Eritrea pada saat direncanakan suatu ofensif umum untuk menumpas pemberontakan itu. Di lain pihak, sanggama masih sangat terlarang dilakukan sebe- lum perkawinan. Hal itu sering diidentikkan dengan terlarang mendengar, mengenal atau menge- tahui segala sesuatu tentang seks, termasuk akibat buruknya dan cara-cara pencegahan kehamilan serta penyakit kelamin. Sebagai seorang dokter ahli kandungan, Sudradji menegaskan, kehamilan remaja dihadapkan pada risiko tinggi. Terutama kelahiran prematur, dan kematian bayi. Selain itu juga kemungkinan putus sekolah. Kedua masalah ini jika terjadi terus-menerus akan merupakan malapetaka yang me- nimbulkan fenomena "penghan- curan diri sediri" yang dikenal sebagai "sindroma ibu-diluar ni- Timur Tengah meningkat marah dengan penindasan sesama umat Muslim di Afghanistan. Mereka tidak ingin mengikuti jejak orang orang Amerika yang membiarkan kedutaan mereka diduduki tanpa menyingkirkan dokumen-dokumen yang peka. Sehubungan dengan itu Cham- ran mengingatkan Dewan Revolusi bahwa pada Minggu 13 Januari 1980 Kuasa Usaha Soviet di kota Meksiko mengumumkan begitu saja bahwa Uni Soviet bersedia mengirimkan kekuatan-kekuatan militer ke Iran untuk membantu- nya melawan suatu invasi Ameri- ka. Ketika Dubes Soviet di Teheran, Vinogradov, dipanggil untuk mendengarkan suatu keluh- an keras dan menyampaikan suatu permintaan maaf, dia menolak- nya. Selain itu pemimpin-pemim- pin Iran menerima laporan-lapor- an intelijen Barat bahwa terjadi konsentrasi-konsentrasi militer Soviet sepanjang perbatasan Iran dengan Afghanistan dan Uni Soviet. Wakil Presiden lebih jauh mengatakan, jika hendak berbi- cara mengenai tindak kejahatan dan tindak pidana harus dicari latar belakang sosialnya. Seseorang melakukan tindak pidana mungkin akibat dari latar belakang sosialnya. Oleh karena itu Wakil Presiden berpendapat tidak suatu tindak pidana yang mandiri ADAM MALIK TAK SETUJU Mulya Lubis Tingkat I se Indonesia dan Kepala2 Perwakilan P dan K Propinsi. Lebih lanjut Dirjen PUOD mengemukakan, dana guna peni- biayaan penyelenggaraan pendidik an S.D. yang diurus oleh berbagai instansi itu hendaknya didukung oleh suatu kordinasi yang baik, untuk mencegah adanya duplikasi dalam pembiayaan. Seperti dike- tahui, dana tersebut dipergunakan antara lain untuk gaji dan tunjangan guru SD melalui subsidi Daerah Otonom, beaya operasio- nal termasuk kesejahteraan pega- wai dan beaya supervisi, uang perjalanan dinas penilik serta penataran guru dari anggaran Departemen P dan K, dan lain2. Dalam pada itu Direktur Jenderal Anggaran Jusuf Ramli dalam pengarahannya pada kesem patan yang sama menekankan perlunya pendataan, pengelolaan dan penggunaan dana subsidi/ bantuan secara effektip dan effisien. Pendataan menurutnya memegang peranan menentukan untuk berhasilnya subsidi/ban cara hidup di daerah perkotaan jika hendak berbicara mengenai tuan, terutama untuk dapat lebih memungkinkan para remaja menetapkan jumlah dana yar melakukan hubungan seksual tepat untuk seluruh Daerah.(HO). (sanggama). Ketika ditanya usaha apa yang dapat dilakukan kelompok untuk membatalkan pelaksanaan hu- kuman mati yang ditolak grasi- nya Mulya Lubis mengatakan bahwa Wakil Presiden menyaran- kan agar mereka menemui Presiden untuk mengusahakan pembatalan hukuman mati terse- but. Remaja di daerah perkotaan, menurut Sudradji menghadapi masalah yang lain pula. Akibat pengaruh lingkungan dan gizi yang baik, para remaja di perkotaan menjadi lebih cepat Mulya Lubis mengatakan, matang dalam seks dari pada tidak ada suatu tindak pidana pun orang tuanya pada umur yang yang dapat dikenakan hukuman sama, sedangkan umur perka- mati karena pada hakekatnya winan cenderung meningkat. Dan hukuman mati tidak manusiawi kemanusiaan yang beradab seperti yang tercantum dalam sila kedua Pancasila. banyak rakyat terkena korban. Demikianlah sekelumit keluh- an kami yang tinggal di pelosok pedesaan. Dari halaman I Menurut Mulya Lubis, usaha menghapuskan hukuman mati ini antara lain akan dilakukan dengan seruan himbauan penghapusan hukuman mati dari Indonesia melalui media massa radio dan televisi dan iklan-iklan. Mulya Lubis mengatakan, hukuman. mati sudah lama dihapus oleh beberapa negara di Eropa Barat dan beberapa negara bagian Amerika Serikat. (Ant). INDONESIA Seorang sarjana 10 tahun tidak naik pangkat Redaksi Yth. Kesejahteraan yang dijanjikan ialah pemberian kenaikan Pemerintah kepada Pegawai Ne- pangkat yang menjadi haknya tepat pada waktunya setiap 4 tahun sekali. Sebaliknya, bagi. Pegawai Negeri yang bersalah diberikan hukuman penundaan kenaikan pangkat tersebut, yang menurut peraturan tidak boleh lebih dari 1 tahun. kah". Pada akhir uraiannya Sudradji mengungkapkan, sebagian besar remaja baru minta pertolongan dokter untuk melakukan menggu- guran kehamilan yang tidak diinginkannya setelah saggat ter- lambat. Yaitu pada kehamilantri-baijan wulan kedua. Keadaan tersebut, menurut Su- dradji akibat dari kurangnya pengetahuan bahwa dirinya hamil dan kurang yakin bahwa orang dewasa mau membimbing atau menolong mereka mengatasi ma- salah yang dihada Konsultasi permasalahan sek- sualitas dan fertilitas remaja ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai lembaga dan akan berlangsung hingga 5 Februari. (T-1). Saya adalah Pegawai Negeri (Karpeg. No. B 185276), yang bernasib buruk tersebut di atas. Dari halaman I Pengetahuan PBB mengenai peng- gunaan angkasa luar secara damai (Scientific and Technical Sub Committee on the Peaceful Uses of Outer Space) yang berlangsung dari 28 Januari sampai 15 Pebruari 1980. Wakil Presiden menegaskan, terhadap segala bentuk tindak pidana tidak dapat dikenakan hukuman mati. Wakil Presiden mengemukakan pula bahwa dia tidak menyetujui hukuman mati tersebut bukan hanya sekarang saja, tapi sudah dari dulu. Sewaktu bekas Presiden Soe- karno menandatangani hukuman mati terhadap Soumokil, Pak Adam-lah satu-satunya yang me- nolak dilaksanakan hukuman mati Menurut Humas LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Anta- riksa Nasional) di Jakarta kema- terhadap tokoh Republik Maluku rin, delegasi Indonesia diketuai 00 Selatan (RMS) tersebut kata Abdurrachman, salah seorang anggota kelompok Hati yang juga ikut dalam pertemuan dengan Wakil Presiden. oleh Dubes RI di PBB Purbo S.Soewondo dengan 5 anggota b yaitu Prof. Dr. Priyatna SH dan R.Wikanto (keduanya dari Perum Postel), Ir.E. Yamin dari LAPAN, Drs. Hadi Wayarabi (Sekretaris I pada PTRI New York) dan Ny. Nan Irama Noegroho Maas SH dari Departemen Luar Negeri. Hormat, Ali Amen Pedagang udang Jalan: Tugong Dam III-Tempilang BANGKA. antara Sekutu Soviet di Timur Tengah yang merasa tidak enak dengan invasi Soviet ke Afgha- nistan adalah Presiden Trak Saddam Hussein. Biarpun dewasa ini menerima kiriman banyak senjata Soviet yang mutakhir, termasuk pesawat Mig-25, Kepala Negara ini menyadari bahwa Uni Soviet bersedia untuk menyingkir. kannya kalau ada kesempatan untuk memungkinkan orang orang komunis Irak yang pemim- pin-pemimpinnya tinggal di Mos- kwa merebut kekuasaan. / pemimpin-pemimpin komunis Irak di pengasingan terdapat beberapa orang yang dapat digunakan seperti Babrak Karmal. Saddam Hussein mengisyaratkan rasa kurang senangnya dalam suatu pidato pada hari angkatan Dlarat Irak tanggal 6 Januari 1980. Antara lain dia menegaskan bahwa "tugas kita adalah berat dan melintasi tapal-tapal batas Irak-melawan superpower-super- power dan bangsa-bangsa im- perialis yang menginginkan negeri Arab dan sementara kekuatan di kawasan yang jatuh dalam perang- kap mereka. Akan tetapi kita akan berpegang pada azas-azas kita dan tidak akan menyerah". Akan tetapi Uni Soviet menang- gap sepi peringatan itu dan terus. menggunakan fasilitas-fasilitas mi- liter Irak untuk maksud-maksud- nya sendiri. Kemungkinan invasi Soviet ke tan Ketika melancarkan invasi ke Suatu negara lain di Timur Afghanistan; Uni Soviet meng- Tengah merasa terancam dengan gunakan ole pangkalan-pangkalan ditingkatkannya kemampuan mili- 199 udara dan laut di Irak untuk ter Uni Soviet dikawasan itu. Padang meningkatkan kekuatan militer-jam 17.00 tanggal 14 Januari nya di kawasan dan melindungi i 1980 anggota anggota Dewan pengangkutan lintas udara ke Kabul. Pemimpin-pemimpin So- viet rupanya tidak minta ijin lebih dahulu kepada Pemerintah Irak tetapi baru kemudian minta maaf dengan mengatakan bahwa akibat mendesaknya kejadian-kejadian tiada waktu untuk mematuhi sahkan. -Dari halaman I Revolusi Iran secara mendadak dikumpulkan untuk suatu sidang darurat. Pada kesempatan ini Menteri Pertahanan Mostafa Chamran menyampaikan suatu laporan intelejen yang menggeli- ini Menurut laporan minggu sebelumnya sekelompok- kelompok besar agen Soviet, yang diperlengkapi untuk perang geril- ya, menyusup masuk Tabriz. Hal ini tidaklah sulit karena agen-agen KGB itu adalah orang- orang Azerbaijan Iran dan sama bahasa daerahnya. Menurut Chamran, agen-agen Soviet inilah yang mengobar kan bentrokan- bentrokan antara massa Azer- dan pengawal-pengawal di Tabriz, padahal pemimpin-pemimpin Partai Re- publik Rakyat Muslim berusaha untuk menghindari konfrontasi semacam itu. Sidang itu antara lain memba- has masalah-masalah penginderaan jarak jauh, bentuk fisik dan ciri-ciri teknis dari orbit satelit geostationer, persiapan konperen- si PBB tentang eksplorasi dan penggunaan angkasa luar secara damai, penggunaan nuklir di angkasa luar, program PBB mengenai pemanfaatan dan sistim transportasi di angkasaluar. Acara pembahasan orbit satelit geostationer khususnya memerlu- kan keterlibatan aktif Indonesia sebagai negara yang terletak di khatulistiwa yang erat hubungan- nya dengan pengoperasian satelit- satelit geostationer seperti PALA PA. (J-2). sopan-santun diplomasi. Hal ini merupakan suatu tanda buruk bagi Saddam Hussein dan menim- bulkan kekawatiran bahwa orang- orang Rusia boleh jadi akan berusaha menyingkirkannya se- perti mereka telah menyingkirkan penguasa-penguasa di Afghanistan dan Yaman selatan yang kurang tanggap terhadap keinginan- keinginan Soviet. Di revolusi yang mengancamnya". Seruan itu khususnya ditujukan kepada ang- katan bersenjata "bangsa sosialis besar", Uni Soviet. Chamran melaporkan bahwa dinas intelijen baru Iran yakin bahwa pamflet- pamflet itu dicetak di Uni Soviet dan diselundupkan lewat perbatas an Soviet. Dia menjelaskan bahwa maksudnya ialah menyiapkan suasana psikologis untuk interven- si milifer Soviet di Iran. (1) Padahal saya juga telah lulus Ujian Dinas Tk. II pada Th. 1972 dengan klassifikasi lulusan "baik". Menurut sumber-sumber lain yang dapat dipercaya di Teheran, Chamran menyampaikan suatu informasi lain yang sama-sama menggelisahkan. Minggu se- belumnya ditemukan bungkusan- bungkusan di Tabriz dan kota- kota lain di Azarbaijan yang memuat pamflet-pamflet dalam bahasa-bahasa minoritas dan juga bahasa Farsi. Isinya sederhana: "Rakyat Iran, yang secara herois melawan intervensi imperialis Amerika, kini berseru kepada kekuatan-kekuatan progresif di dunia untuk membantunya mela- wan kekuatan-kekuatan Amerika. Juga telah memperoleh Ijazah Sarjana jurusan yang relevan dengan pekerjaan saya. Juga telah 6 X diusulkan ke III/a dengan di lampiri konduite rata-rata "amat baik" dan "baik". Chamran juga mengatakan dalam sidang itu bahwa sepanjang minggu sebelumnya kedutaan besar Soviet di Teheran sibuk mengepak dokumen-dokumen ke- dutaan dan mengirimkannya kem- bali ke Moskwa. Kemungkinan hal ini di lakukan karena orang-orang Soviet takut bahwa kedutaan diserbu oleh massa Muslim yang mat karyo Anehnya, usulan-usulan ter- sebut selalu kembali sesudah 1 - 2 tahun kemudian dengan kete- rangan kurang ini, kurang itu, harus diperbaharui lampirannya tsb. dsb.. Baru yang terakhir (terkirim bl. April 1979) berhasil lolos sampai ke Jakarta dan menurut berita sudah masuk ke BAKN tgl. 15-1-1980. Dengan demikian, maka sela- ma 10 tahun penuh saya selaku Pegawai Negeri tidak pernah naik pangkat atau dengan kata lain kenaikan pangkat saya ke III/a sudah terlambat selama 6 tahun. Nasib buruk ini seperti mungkin tidak hanya dialami oleh saya sendiri, akan tetapi juga telah menimpa banyak rekan Pegawai Negeri lainnya, sekalipun tidak separah yang telah saya alami. Namun pola "pelambatannya" biasanya tidak banyak berbeda. Karena itu tidak berkelebihan. lah kiranya, jika dengan surat pembaca ini saya mohon/mengu- sulkan kepada Bapak-Bapak Pe- nguasa yang bertanggung jawab kesejahteraan rakyat di negara ini, khususnya Pegawai Negeri untuk berkenan memper. atas »X«< Chamran juga menyoroti dae- rah Iran utara yang bisa menjadi suatu titik ledakan baru. Mazan- deran adalah suatu daerah pantai selatan Laut Kaspis di sebelah utara Teheran yang datar, lembab dan penuh hutan. Penduduk nya sekitar 2 juta orang. Pengaruh kelompok-kelompok Marxis ada- lah cukup kuat. Selain itu rakyat Mazanderan banyak membang- kang terhadap Pemerintah Pusat di Teheran. Pada tahun 1920-an mereka memberontak dengan dukungan dari Uni Soviet. Tiga bulan yang lalu kelompok kelompok pemberontak yang sebagian besar terdiri atas nelayan dari Enzeli menyerang satuan-satu an tentara Iran dan menimbulkan banyak korban. Menurut laporan- laporan ribuan orang Mazarderan dewasa ini dibentuk menjadi satuan-satuan militer di bawah pimpinan Marxis, lagi pula menerima senjata dan perlengkap- an dari Uni Soviet, yang diangkut menyeberangi Laut Kaspis. Se- buah markas besar regional dibentuk di Siahkol. Suatu pemberontakan bersenjata mela- wan rezim Khomeini merupakan suatu kemungkinan. MARI BOY NITA BERBURU BABI HUTAN wa Setelah mendengar laporan Chamran, Dewan Revolusi memu- tuskan untuk menempatkan ang- katan bersenjata Iran dalam keadaan siap siaga dan untuk memperingatkan Uni Soviet bah- mereka mengetahui gerak- gerak Soviet itu dan bahwa mereka bertekad untuk menang- kisnya. Keinginan untuk menun- jukkan bahwa Uni Soviet tidak mempunyai alasan untuk melaku- kan intervensi rupanya telah mendorong penasihat-penasihat Khomeini untuk menegaskan bahwa kejadian-kejadian di Afgha- nistan tidak merubah sikap anti Barat mereka dengan mengusir semua wartawan Amerika. * Bagian strategi global Uni Soviet. Dari semuanya itu dapat disimpulkan, bahwa invasi Uni Soviet ke Afghanistan dan buildup militernya di kawasan merupakan bagian strateginya di Timur Tengah, yang pada giliran- nya merupakan bagian strategi globalnya. Kawasan Timur Te- ngah mempunyai arti strategi yang besar sekali, bukan saja berkat kekayaan minyaknya dan letak geografisnya pada pertemu- an tiga benua, melainkan juga berkat ketergantungan negara- negara industri Barat dan Jepang pada ekspor minyaknya. Embargo minyak Arab tahun 1973 terhadap Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa yang mendukung Israel dan naiknya harga minyak sampai empat kali lipat memperkuat keyakinan pe- mimpin pemimpin Uni Soviet bahwa ketergantungan akan im- por minyak dari Timur Tengah dan jalur-jalur pelayaran yang dilewatinya itu merupakan titik kelemahan negara-negara Barat. yang timbangkan suatu jalan kebijak. sanaan guna menolong para Pegawai Negeri yang tertimpa nasib seperti tersebut di atas dengan cara "MEMBERIKAN KENAIKAN PANGKAT YANG BERLAKU SURUT". Sebab jika tidak demikian Pegawai Negeri yang bersangkutan tetap akan kehilangan hak-haknya, berhubungan dengan kenaikan pangkatnya tersebut. Berarti juga la telah dihukum tanpa bersalah. Dan hukuman itu sendiri melam- paul batas peraturan yang ada (lebih dari 1 tahun). Yang lebih parah lagi, hukuman yang melam. batas paul ini akan tetap dideritanya seumur hidup. Bah- kan sesudah Pegawai Negeri ybs. mati, penderitaan ini masih akan diteruskannya kepada pawaris pensiun jandanya, yaitu isteri dan anak-anaknya. Jika benar "tidak diberikan- kenaikan pangkat yang nya berlaku surut" itu hanya karena ada kaitannya dengan anggaran pada tahun-tahun yang sudah silam, maka dengan tulus ikhlas saya sebagai penderita rela kehilangan hak saya atas uang rapelnya, asalkan pangkat itu sendiri tetap dapat saya terima tepat pada waktunya. SUARA KARYA Karpeg. No. B. 185276 KTP Nomor: 909/1/C/04/77 Kode 382 Nama dan alamat pada Redaksi: Mereka mengetahui bahwa ke- amanan suplai minyak dan keamanan jalur pelayaran itu bukan saja merupakan kepenting- an vital melainkan juga soal mati dan hidup bagi negara-negara Barat. Kalau Uni Soviet berhasil memotong suplai minyak itu, kehidupan dan perekonomian negara-negara Barat akan lumpuh. Oleh sebab itu sejak tahun 1973 Uni Soviet meningkatkan usaha- nya untuk mencapai kemampuan itu dan dalam rangka ini menggunakan segala kesempatan yang terbuka baginya. Dengan kemampuan serupa itu, dia akan mampu memeras negara-negara Barat dan menundukkan mereka tanpa melepaskan satu tembakan pun. Negara-negara Barat juga me- nyadari hal itu dan mengambil langkah-langkah untuk menggagal- kan usaha Soviet tersebut. Dengan demikian kawasan Timur Tengah (dan Afrika bagian selatan) menjadi medan perebutan penga- ruh Timur Barat, yang hasilnya akan mempengaruhi perimbangan kekuatan global. Dalam pidato State of the Union tanggal 23 Januari 1980 ini Presiden Carter menunjukkan bahwa invasi Uni Soviet ke Afghanistan dan buildup militer- nya di Timur Tengah dilihatnya sebagai bagian strategi Timur Tengah Rusia. Dalam pidato itu ditandaskan bahwa Amerika Seri- kat kalau perlu akan mengguna- kan kekuatan militernya untuk menghadapi setiap negara dari luar yang berusaha menguasai Timur Tengah: "Suatu usaha oleh kekuatan luar dengan kekerasan untuk menguasai Teluk Parsi akan dianggap sebagai suatu serangan atas kepentingan vital Amerika Serikat. Itu akan dilawan cara, termasuk dengan segala kekuatan militer". cara Usaha tangkisan Barat. Sehubungan dengan itu Presi- den Carter menandaskan bahwa kawasan yang sangat strategis itu terancam oleh usaha Uni Soviet untuk menguasai Afghanistan dan menempatkan tentaranya pada jarak 300 mil dari Samudera Hindia dan dekat dengan Selat ITU LIHAT... MARI KITA KEJAR! HALAMAN III an Redaksi Malam Tata Usaha Pembetulan berita Redaksi yth, Sehubungan dengan pemberita dalam harian Suara Karya terbitan tgl. 24 -1- 1980, halaman V tentang pembongkaran dua buah brankas di Kantor Dep. Agama Kab. Purbalingga oleh pencuri, ternyata ada beberapa baglan berita yang perlu dibetul- kan karena kurang benar lalah: Pertama, bahwa brankas yang dibongkar tidak dua buah, tetapl hanya sebuah, sedangkan yang sebuah lainnya masih utuh. Kedua jumlah uang yang dibawa kabur pencuri tidak Rp. 7,8 juta, tetapi yang betul adalah Rp. 2,053.750 (Dua juta lima puluh tiga ribu tujuh ratus ltma puluh rupiah). Yaitu uang UUDP kwartal keempat yang baru diambil dari Kantor Pos pada tgl. 19-1 1980 dan sebagian sisa kwartal ketiga yang belum habis digunakan. Demikian untuk dimakluml dan kepada Sdr. Redaksi yang sudi memuat pembetulan ini saya ucapkan terima kasih. BENDAHARAWAN KANTOR DEPARTEMEN AGAMA KABUPATEN PURBALINGGA NGILMAN NIP. 150006137 Hormuz yang menjadi jalur suplai minyak dunia. Situasi semacam itu menuntut adanya usaha gabungan untuk menghadapinya: "Ini menuntut partisipasi mereka yang bergantung pada minyak dari Timur Tengah dan berkepen- tingan dengan perdamaian serta stabilitas dunia. Ini juga menuntut konsultasi dan kerjasama erat dengan negara-negara di kawasan itu yang mungkin terancam". Presiden Carter menyatakan "ber- sedia bekerjasama dengan negara- negara di kawasan itu dalam suatu kerangka kerjasama keamanan sambil tetap menghormati perbe- daan nilai dan keyakinan politik, tetapi meningkatkan kebebasan, keamanan dan kemakmuran se- muanya". Dalam rangka itu pula Presiden Carter memutuskan un- tuk menghidupkan kembali sistem wajib militer selektif sebagai persiapan untuk mengadakan wajib militer yang sesungguhnya kalau kelak diperlukan. hubungan ini harus juga dicatat, bahwa Amerika Serikat telah meningkatkan kemampuan militer nya di perairan sekitar kawasan Timur Tengah dan kini berusaha meningkatkan fasilitas-fasilitasnya di Diego Garcia, lagi pla berusaha mendapatkan fasilitas- fasilitas pangkalan di Kenya, Somalia dan Oman. Dalam Penutup. Sebagai kesimpulan, invasi ke Afghanistan dan buildup militer Uni Soviet di Timur Tengah dilihat oleh negara-negara Barat sebagai pelaksanaan strategi Sovi- et untuk menguasai kawasan Timur Tengah dalam rangka usaha nya untuk menundukkan negara- negara Barat, dan ditanggapi dengan buildup militer serupa. Secara demikian pertarungan Timur-Barat untuk menguasai Timur Tengah dan minyaknya meningkat. Hasil pertarungan itu akan mempengaruhi perimbangan kekuatan dan perdamaian dunia. Oleh sebab itu perkembangan yang berlangsung di kawasan itu sekarang ini perlu diamati dengan seksama. * Diambil dari Foreign Report, 16 Januari 1980. SUARA KARYA suara rakyat membangan DITERBITKAN OLEH: P. T. SUARA RAKYAT MEMBANGUN PENASEHAT: Amir Moertono, Sapardjo PEMIMPIN UMUM: Sumiskum WAKIL PEMIMPIN UMUM: Djamal All PEMIMPIN REDAKSI: D.H. Assegaff PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB SEHARI-HARI: Sjamsul Basri WAKIL PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB SEHARI- HARI: Kajat Hartoyo RED, PELAKSANA: A.J. Bungin, Herman Rumpoko, Herutjahjo, Yop Pandle. DEWAN REDAKSI: A.J. Bungin, Herman Rumpoko, Herutjahjo, Yop Pandle, Mustoffa Kamil, Leopold F.P. Runkat, S.M. Asl Siregar, J.R. Susanto, H. Hatmanto, Alfred Simanjuntak, Christ, R. Tumangger, Kusnun HM, John Syukur, Sugyanto, Manusmara, Raun Gultom. STAF AHLI: Sayuti Mellk, Midlan Siralt, Sudjati, Cosmas Batubara, David Napitupulu, Hendro Budijanto, Pintor Simanjuntak, R. Haryoseputro. ALAMAT REDAKSI DAN TATA USAHA/LANGGANAN: JI. Bangka 11/2 Kebayoran Baru. NOMOR TELEPON SUARA KARYA Redaksi : 7978 19, 777020 (langsung) 778211-778218 pes 60: Redaksi pes 63: Pem. Red. : 797819 : 791352, 777020 778211-778218 pes 59 Iklan : 621691 ALAMAT BAGIAN IKLAN: Jln. Gajah Mada 90 A Tingkat III. SURAT (SELURUH BAGIAN Tromol Pos No. 3408 JAKARTA P.O. Box, No. 334-KBY Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Perwakilan Jawa Barat Jl. Gatot Subroto Gg. Warga No. 13 BANDUNG Perwakilan Jawa Tengah Perwakilan Jawa Timur & Ball JI. Lamper Sari 12 A. Telp. 313113 JL Raya Diponegoro No. 62 SEMARANG Telp. 60568 SURABAYA IZIN TERBIT: No. 01098/SK/DIr.PP/SIT/1971 HARGA LANGGANAN TERMASUK SKM: Rp. 1.750,- per bulan bayar di muka, PERPOS: Rp. 2.000,- per bulan bayar dimuka. Pengiriman dengan pesawat dibebani ongkos angkutan HARGA ECERAN: Rp. 75,- per eksemplar. TARIP IKLAN: Umum Rp. 500, Keluarga : Rp. 400,- Khusus: Rp. 300,- Film Rp. 300,- (per mm kolom) IKLAN MINI: 1 barls (25 huruf) Rp. 500,- minimum 2 barls, maksimum 10 barls BANK: BNI 46 No. 001799, Bumi Daya Kebayoran Baru No. 1110 43523, BRI Kebayoran Baru No. 1729. 20 C. Giro A. 12745. First National City Bank No. 01.9892.7 GRR..
