Tipe: Koran
Tanggal: 1990-03-26
Halaman: 06
Konten
4cm F HALAMAN VI TAJUK RENCANA Mengaktualisasikan "Catur Brata Penyepian" SELASA 27 Maret besok, sejak matahari memerah di ufuk timur, kita memasuki Tahun Baru Saka 1912. Tahun Saka 1911 yang penuh rasa suka dan duka, keberhasilan dan kegagalan, akan tinggal kenangan. Itulah rta, wet alam yang mesti berlaku. Siapa pun dia, tidak akan mampu menghalanginya. Ria harus berlangsung dan terjadi selaras dengan wet alam itu sendiri. Salah satu aspek rta adalah hukum rwabhineda yang selalu akan mempengaruhi kehidupan makhluk di dunia ini. Akan tetapi kita bersyu- kur karena kita yang dilahirkan sebagai manusia memiliki vak, manas dan bayu, sehingga kita mampu ber-karma, terutama untuk meno- long diri kita sendiri. Pada saat menyambut Nyepi Saka Warsa 1912 besok dalam kehe- ningan dan kesepian kita berkesempatan untuk melihat semua karma kita selama ini, termasuk karma kita selama Saka Warsa 1911. Hal itu kita lakukan sambil melaksanakan Catur Brata Penyepian, yakni amati geni, amati karya, amati lelungan dan amati lelanguan. Catur Brata Penyepian pada hakikatnya adalah aktualitas dalam kita mewujudkan keheningan dan kesepian di mikrokosmos agar selaras dengan makrokosmos. Da- lam keselarasan, keharmonisan dan keseimbangan antar-mikrokosmos selaku manusia pribadi-pribadi, akan dengan mudah kita melihat kembali semua karma yang telah kita lakukan, yang kesemuanya itu kita lakukan dalam keheningan dan kesepian makrokosmos ini. Dengan mudah pula kita melakukan retrospeksi dan bertanya pada diri sendiri: Dalam ber-karma apa saja yang telah kita lakukan baik pada waktu sedang menunaikan swadharmaning agama maupun swadharma- SETIAP kali kita menyongsong kehadiran suatu saat untuk beribadah, ada rasa optimisme terhadap ibadah yang akan kita lakukan itu. Tidak terkecuali, ibadah puasa Ramadhan 1410 H. yang bakal tiba pada tang- gal 27 Maret 1990 senja. Seperti telah dimaklumi bersama bahwa ibadah bukanlah suatu kegiat- an yang seremonial dan formalitas belaka, akan tetapi ibadah itu mem- berikan pula makna yang mendalam, baik dimensi mistis ataupun dimen- si sosial. Oleh karena itulah maka kita menyimpulkan bahwa kehidupan kerohanian semacam itu, sebagai modal dasar pembangunan. Adalah wajar apabila kemudian kita terdorong untuk menggali sumber-sumber motivasi, inovasi dari modal kerohanian kita itu. Puasa Ramadhan, secara formalitas dilaksanakan dari sejak subuh dini hari sampai datangnya waktu magrib di senja hari, tetapi arti dari kata "puasa/shiyam" itu adalah menahan diri. Dengan menahan diri diwujud- kan ciri-ciri orang bertaqwa. Ketaqwaan itulah yang menjadi tujuan ber- puasa. Salah satu ciri batin, mereka yang bertaqwa adalah dapat menahan diri dari kehendak atau dominasi nafsunya. Baik nafsu seksual, nafsu sera- kah tamak dan loba terhadap harta, makanan atau lainnya. Dengan puasa, di samping kita beribadah, kita belajar mengendalikan hawa nafsu tersebut. Puasa bukan Sekadar sejak Subuh sampai Magrib Di satu sisi, nafsu, kita perlukan untuk kesinambungan hidup, pengem- bangan budaya dan kenikmatan hidup, tetapi tidak jarang, nafsu yang tadinya merupakan sarana, berubah fungsi menjadi yang kita "pertuan/ pertuhankan", sehingga seluruh kegiatan kita hanya bermuara pada pemenuhan kepuasan nafsu belaka. Ciri batin mereka yang bertaqwa adalah mereka dapat menahan ma- rah, dapat memaafkan orang lain dan senantiasa memiliki kemauan berbuat baik. Agaknya, ciri batin ini merupakan bagian dari elemen kesehatan mental. Mereka yang bermental sehat, senantiasa dapat mengekang nafsu marahnya dan tidak pula pendendam. Ada pun puasa mengajarkan kepada kita kesabaran, ketegaran dalam menghadapi se- gala situasi. (Ada banyak orang, yang jika perutnya lapar keluarlah "sifat aslinya", seperti marah dsb. Tampaklah bahwa predikat Hamba Allah yang kita dambakan itu sulit untuk mencapainya. Lebih mudah manusia terjerembab ke dalam predikat Hamba Perut atau Abdul Buthun). Lalu kita pun sependapat bahwa kesehatan mental sebagai salah satu modal untuk membangun, tidak kurang pentingnya dari sehat jasmani. Malahan, alangkah berbahayanya, jika orang hanya sehat jasmani, tetapi mentalnya tidak sehat. Mereka bahkan mungkin akan menjadi bahaya bagi masyarakatnya. Di sinilah kemudian, tuntutan ibadah puasa itu, tidak sekadar dari sejak subuh sampai magrib, tetapi tuntutan untuk menahan diri itu menjadi Masih Beberapa orang sopir dinas pemerintah mengatakan bila ada pejabat yang datang ke Nu- *sa diminta membawa BBM sen- diri, tidak memungkinkan bagi dinas yang ada di Nusa Penida membelinya. Kenaikan harga BBM di wi- layah ini diduga tidak banyak mempengaruhi harga barang- barang konsumsi terutama ber- as. Namun untuk sayuran, da- ging yang biasa disuplai dari da- ratan mengalami kenaikan hampir 100 persen. Ongkos angkutan pe- nyeberangan pun mengalami kenaikan, bahkan ada beberapa jukung yang tidak bersedia me- laut meskipun dibayar di atas Rp 4.000,00 per penumpang. "Sayang mesinnya," tandas seo- rang pemilik jukung, rupanya mereka meragukan keaslian BBM yang disediakan calon pe- numpang. Tertunda Meskipun pengiriman Bahan Keluhan BBM sudah sering Bakar Minyak, khususnya pre- menggema dalam rapat atau di- mium ke SPBU di Karangasem alog. Namun penanganan seca- mulai berjalan lancar namun ra serius di Karangasem dinilai antrean premium yang di mulai sumber berdekatan belum men- awal Maret sampai Sabtu (24/3) dapat perhatian semestinya. Surat Pembaca Persyaratan: Sertakan fotokopi Identitas Dalam berita yang berjudul: Unud Rekrut 500 Sarjana Calon Staf BRI, Bali Post terbitan Sab- tu, 24 Maret halaman II, Pimpi- nan BRI Denpasar, Bapak BB Patandang mengatakan "Tidak diikutsertakan dalam merekrut calon staf BRI, mengingat Per- guruan Tinggi Swata di Bali be- lum ada memiliki status Di samakan." PTS belum Ada Disamakan? Pernyataan dari Bapak BB Pa- tandang tersebut tidaklah be- nar, sebab setahu saya di Den- pasar ada satu PTS yang bersta- tus Disamakan, yaitu Jurusan (Sambungan Hal I) masih belum berakhir.ads "Mestinya antrean ini diatasi dulu, kalau minyaknya sudah lancar, jangan dibiarkan berla- rut-larut, "gerutu pengemudi yang hendak mudik ke Denpa- sar Sabtu (24/3) siang. Karena menunggu sampai sore di SPBU Subagan, terpaksa kepergian- nya tertunda sampai malam ha- ri. "Ini untung saya masih dapat minyak, yang lain di belakang tinggal menunggu kecoran angin, kilahnya terkekeh sinis seraya menilai pelayanan BBM di Ka- rangasem masih lambat. Status Disamakan Saya terkejut dengan per- nyataan Bapak BB Patandang, Pimpinan Wilayah BRI Denpa- sar yang mengatakan di Bali be- lum ada PTS yang berstatus "Di- samakan," yang dimuat dalam berita yang berjudul: Unud Re- krut 500 Sarjana Calon Staf BRI, di Bali Post Sabtu, 24 Maret. "Pompa sudah satu, seret la- gi," tegasnya seraya menam- bahkan seringnya terjadi gangguan di SPBU Subagan, meskipun BBM di SPBU lain lancar. Yang lebih sengsara la- gi, banyak sepeda motor mau- pun mobil yang terjepit satu de- ngan yang lain. Sehingga ja- ngan heran bila Vespa ada yang belakangnya "peot" terhimpit kendaraan lain. Saya sebagai mahasiswa Un- diknas Denpasar, jurusan Ma- najemen, perlu memberitahu kan kepada Bapak bahwa di kampus kami, jurusan Manaje- men sudah berstatus "Disama- kan," sejak tahun 1987, yaitu SK Mendikbud RI No. 0232/C/ 1987. Jurusan inilah satu- satunya jurusan yang berstatus "Disamakan" di Kopertis Wil. VIII. Perlu saya sampaikan, presta- si kampus saya boleh dikatakan lebih dari cukup. Banyak alum- nus Undiknas yang begitu ta- mat langsung ditarik di Bank- bank yang tersebar di kota ini, Manajemen Fakultas Ekonomi Undiknas Denpasar. Kebetulan adik saya kuliah di sana, baru semester II. Menurut buku Informasi Kebe- radaan Undiknas Denpasar bagi Calon Mahasiswa Baru 1989/1990, dari 7 jurusan yang berstatus Disamakan, 2 berstatus Diakui dan lainnya terdaftar. Malah, menurut adik saya, Jurusan Ad- ministrasi Negara dan Fisipol Undiknas, kini proses Disama- kan-nya sedang digodok di Ja- karta (berita di PK Almamater hal. II). malah ada di antaranya yang menjabat pimpinan cabang meski baru 3 tahun terjun di du- nia perbankan, yaitu Peter Yo- wono, S.E., pimpinan cabang Bank Danamon. Sedang untuk BRI yang Bapak pimpin, ada sa- lah seorang alumnus Undiknas yang pada tahun 1987 berhasil lolos menjadi yang terbaik pada testing untuk staf di BRI Pusat, yakni Morison Hendrik Riwu Kore. Saya beritahukan juga, kam- pus Undiknas mempunyai labo- ratorium-laboratorium yang cu- kup lengkap dan sarana/ prasarana lainnya yang repre- sentatif, seperti Lab. Bahasa Asing, Lab. Akuntansi, Pusat Pengembangan Manajemen & Ilmu Pengetahuan (PPMIP), Perpustakaan yang besar dlsb- nya. Nah, dengan demikian, berar- ti anggapan Bapak mengenai PTS yang berstatus Disamakan tidak ada di Bali adalah salah. UA ning negara. Dalam ber-karma apa saja yang telah berhasil kita tunaikan dan sebaliknya apa saja yang belum berhasil kita tunaikan bahkan meng- alami kegagalan. Nama dan Alamat Diketahui Redaksi. Kesemuanya itu seyogyanya dapat kita lihat secara gamblang dalam suasana keheningan dan kesepian Hari Nyepi Saka Warsa 1912 ini. Dalam situasi yang serba-berkeseimbangan, berkeselarasan dan ke- harmonisan antara mikrokosmos dan makrokosmos ini kita seyogyanya dapat menentukan timbangan terhadap semua karma yang telah kita lakukan. Atas dasar timbangan inilah kita memasuki Saka Warsa 1912 dengan tekad: Hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin, hari esok harus lebih baik daripada hari ini. Kegagalan harus kita jadikan peng- alaman dan pelajaran, sehingga karma kita pada masa-masa mendatang lebih berhasil dan lebih berdayaguna bagi sesama manusia, bagi agama serta bagi bangsa dan negara. Lebih-lebih pada keesokan harinya, yakni pada Hari Umanis Nyepi Saka Warsa 1912, tepatnya tanggal 28 Maret 1990, kita merayakan Hari Raya Galungan. Hari Raya Galungan kita rayakan sebagai hari keme- nangan dharma. Hari-hari istimewa secara beruntun ini hendaknya benar-benar dapat kita manfaatkan untuk membuat ancang-ancang melakukan peningkat- an karma sesuai dengan swadharma kita masing-masing. Selamat Hari Raya Nyepi Saka Warsa 1912, dan selamat pula Hari Raya Galungan. Mari kita bersama-sama memuja kebesaran Ida Sang Hyang Widi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa. Semoga kita diberikan wara- nugraha ke arah peningkatan karma dan keberhasilan serta dijauhkan dari kegagalan. tuntutan seumur-umur. Saat kita makan, kita tetap menahan diri, saat kita minum, kita juga menahan diri. Saat kita memberikan kepuasan nafsu seksual kita, kita menahan diri (hanya kepada yang halal). Saat kita beroleh keberuntungan kita tetap menahan diri, saat kita menduduki jabatan yang "basah" kita juga menahan diri (tidak aji mumpung) dan seterusnya. Puasa menuju ketaqwaan. Ciri lahir orang yang bertaqwa dan ini juga dapat diperoleh melalui ibadah puasa, yaitu suka menolong orang lain. Istilah sekarang memiliki kesetiakawanan sosial. Dalam berpuasa dan dalam bulan Ramadhan kita sangat dianjurkan untuk mengeluarkan sedekah, malahan ada sedekah wajib yaitu yang disebut zakat fitrah (yang berkaitan dengan ibadah puasa) dan ada pula apa yang disebut zakat harta (zakat maal) yang hukumnya juga wajib. Di sinilah kemudian kita dapat memahami betapa sangat mendalam- nya sabda Nabi: Berpuasalah kamu agar dengan puasa itu kamu menjadi sehat. Sehat jasmani, karena lemak dan kolesterol mencair dan akan sangat membantu menyehatkan tubuh jasmani. Sehat mental karena dapat mengendalikan nafsu, sabar dan tegar menghadapi kesulitan. Senantiasa berbahagia, karena dapat mengendalikan nafsu, dengan kata lain dapat hidup dengan qonaah (mencukupkan apa yang ada) dan memiliki rasa syukur yang tinggi di dalam segala cuaca nasib baik atau- kah nasib buruk yang sedang dihadapi. Orang yang berpuasa juga sehat secara sosial. Hatinya tergugah memerangi kemiskinan, terdorong pikirannya untuk mengenyahkan ke- bodohan dan terpanggil pula untuk memajukan mereka yang terbela- kang. Dari sudut mana pun, kita menelaah puasa ini, tidak ada hal negatif yang patut kita khawatirkan. Tinggallah kita, apakah dapat kita gunakan itu untuk mendidik diri kita ataukah puasa kita hanya untuk sekadar "enak makan". Pendidikan Allah kepada kita menuntut adanya "sistem belajar siswa aktif". Yang tidak sungguh-sungguh dan tidak pula ada kesadaran dalam berpuasa, sulit rasanya akan dapat mewujudkan gagasan- gagasan yang terkandung dalam ibadah puasa itu. Dalam kerangka bermasyarakat, berbangsa dan bernegara atas dasar landasan falsafah Pancasila, tentu kita semua berkepentingan terhadap suksesnya pelaksanaan ibadah puasa ini. Sukses secara lahiriah, ter- jauh dari gangguan, ancaman, cobaan dan halangan dan sukses pula secara rohaniah, artinya terwujudnya hikmah ibadah ini dalam kehidupan keseharian kita. Sungguh, puasa tidak sekadar sejak subuh sampai senja, akan tetapi kita mesti "puasa" terus menerus untuk suksesnya pembangunan kita. Dengan harapan tersebut (yang rasanya tidak berke- lebihan), kita sambut dan kita ucapkan Selamat menunaikan ibadah puasa semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amien. liter." Kendati pihak keamanan telah berjaga-jaga di dekat pompa bensin menghindari kejadian yang tak diinginkan. Sebab um- patan, makian, serta teriakan orang antre sering muncul di te- ngah keluhan masalah BBM, terakhir ini. Yang lebih menyakitkan lagi, dalam antrean hari-hari ter- akhir ini, masyarakat yang su- dah menunggu lama terjebak di tengah atrean, sehingga ken- daraan harus nginap di SPBU. "Terpaksa tidur di sini, dari pa- da kendaraan sogok sana sogok sini," kata seorang guru yang enggan disebut namanya. Mustika Sari, pemilik SPBU Subagan ketika dihubungi men- jelaskan pengiriman kini sudah lancar. "Saya kira tak lama lagi antrean segara berakhir," ki- lahnya optimis, karena jatah yang diterima sebelumnya sem- pat seret kini telah normal kem- bali. Pihaknya mengakui di saat seretnya minyak ke Amlapura banyak yang mensinyalir pre- mium disimpan. "Untuk apa ka- mi simpan minyak, kan rugi, ini bahan bakar yang mudah meng- uap," katanya seraya menam- bahkan," dari isian 5000 liter paling hanya bisa didapat 4950 Untuk lebih jelasnya, apa dan bagaimana kampus Undiknas sebenarnya lebih baik Bapak menanyakannya pada pimpi- nan kampus setempat. J Cardoso Jl. Teuku Umar 42 Denpasar Perlu Diralat Sehubungan berita Bali Post edisi Sabtu, 24 Maret pada hala- man II yang berjudul. "Unud Rekrut 500 Sarjana Calon Staf BRI," ada penjelasan dari Ba- pak Pimpinan BRI Denpasar yang perlu saya ralat, yaitu ten- tang statement yang mengata. kan di Bali tidak ada PTS yang berstatus Disamakan. Setahu saya, di Bali khusus- nya atau di Kopertis Wil. VIII umumnya, ada sebuah PTS yang berstatus Disamakan, yaitu Fa- kultas Ekonomi Jurusan Mana- jemen Univ. Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar. Undiknas satu-satunya mempu- nyai jurusan yang berstatus Di- samakan di Kopertis Wilayah VIII (Bali, NTB, NTT, dan Timtim). Kampus yang terletak di Pan- jer itu, menurut pengakuan te- man saya yang kuliah di sana, memiliki prasarana dan sarana yang sangat lengkap. Sebelum menjadi sarjana, para mahasis- wa wajib mengikuti Job Akun- tansi (Elementery dan Advan ced), Job Komputer, Praktek Bahasa Asing (Inggris), Sertifi- kat Lokakarya minimal 5 buah (dari tujuh jenis lokakarya yang ada, yakni Manajemen Umum, Manajemen Sumberdaya Manu- sia, Manajemen Produksi dan Lokakarya Akuntansi Biaya). Semua kegiatan-kegiatan ter- Dia membenarkan pula seret- nya pengadaan minyak SPBU miliknya, karena pengiriman seret dari Denpasar. "Kami yang biasa dikirimi 10.000 liter di kirim 5000 liter, jelas terjadi antrean panjang. Kecaman dan sanjungan Sanjungan dan kecaman kini muncul silih berganti dari ber- bagai kalangan sehubungan de- ngan krisis BBM, terutama pre- minum dan solar, yang sempat mencekam rakyat Bali sejak awal bulan ini. Sanjungan dan penghargaan umumnya ditujukan kepada Gubernur Bali, karena dinilai cepat mengambil langkah-ber- upa inspeksi mendadak (Sidak) -- sehingga mampu menanggula- ngi sementara krisis tersebut. Sebaliknya kecaman, datang bagaikan anak panah yang baru lepas dari busurnya, langsung menancap ke jantung Pertami- na Unit Pembekalan Dalam Ne- geri (UPDN) Wilayah V Den- pasar. Wakil-wakil rakyat di DPRD Bali, misalnya, menilai aparat Pertamina Denpasar kurang terbuka memberikan informasi. (Bersambung ke Hal X, kol 4) Wayan Sudiana Jl. Kartini 180 Denpasar. sebut dikoordinasikan oleh u- nit-unit yang ada di kampus ter- sebut. Nah, dengan demikian maka belum tentu Unud sebagai PTN kualitasnya lebih tinggi dari PTS, khususnya Jurusan Mana- jemen Fakultas Ekonomi. Demikian ralat ini saya sam- paikan, agar masyarakat lebih tahu tentang eksistensi PTS di Bali. Bali Post Oka Suasta Pagesangan Mataram-NTB. Nyepi dan Dharma Sunya peking bhuwana sahananing jagattrayal Baru Saka, sebagaimana dica- nangkan pada hari Minggu, 22 Maret tahun 79 Masehi, tahun nora ng lor kiduling kidul telas hane sira juga pamekas Saka 1. (Sesungguhnya tahun Masehi atau tahun Gregorian nirasrayal dupan baru di beberapa bagian yang dipakai luas sekarang kewat kewala sunya nirbana le- tersebut matahari mulai berada di sebelah utara khatulistiwa (uttarayana) saat terjadinya per- ubahan musim di bumi, dan ju- ga saat mulai terjadinya kehi- bumi ini. Akan tetapi karena agama Hindu memperhatikan juga posisi bulan, planit yang ngeng luput inangen angen winarna yall (Bathin seorang maha-pandita yang telah menyusup dalam alam sepi/tiada gerak, diam, ha- lus dan memenuhi seluruh ja gat, seluruh tri-bhuwana/tiada utara, selatan, semuanya telah menyatu dalam dirinya, itulah hakikat nirasraya/ langgeng da- lam kesepian yang indah dan yang sukar dinyatakan dengan kata-kata//). memberi kesan bahwa bulan Maret di masa lampau adalah bulan pertama. Kata September sebenarnya berasal dari kata septem (sapta) berarti tujuh, kata Oktober berasal dari Octo (asta) berarti delapan, November ber- asal dari kata novem (nawa) ber- arti sembilan, dan Desember berasal dari kata desem (dasa) berarti sepuluh. Dengan de- mikian Januari adalah bulan ke sebelas dan Februari adalah bulan kedua-belas dan Maret adalah bulan pertama. Di sam- ping itu dapat juga dicatatkan bahwa Hindu di samping tahun Saka memiliki juga perhitung- an tahun yang telah mencapai tahun 5000 (tahun Kaliyuga) mi- salnya. Sedangkan tahun Saka dimulai sejak memerintahnya raja Kaniskha I yang telah ber- hasil menyatukan negerinya yang sebelumnya senantiasa di- landa peperangan). Nyepi dan Dharma Sunya Ada sebuah karya sastra ka- kawin yang kiranya patut kita baca dan renungkan maknanya di hari Nyepi ini, yaitu kakawin Dharma Sunya. Pengarangnya, Dang Hyang Nirartha, seorang maha-kawi dan seorang maha- sanyasin itu menjadikan karya sastra yang satu ini sebagai ka- rya sastra sarat makna, penuh dengan ajaran filsafat atau tat- twa agama. Maha-kawi yang di- kenal suka "menyepi" di kaki pulau Bali yang indah dan sepi, di tepi pantai dan di bukit-bukit kapur itu ada menulis; Ambek sang wiku siddha tan paka- hingan tumutuga ri kamurtining tayal tan linggar humeneng licin meme- Uma [mat Hindu Indonesia memakai dua sistem kalen- der dalam menentukan hari-hari suci dan hari-hari ra yanya. Para peneliti menyebutnya dengan "Kalender Hindu Bali" dan "Kalender Jawa Bali". Sistem yang pertama sesungguhnya dikenal dengan sistem solar- lunar, sistem yang memperhitungkan peredaran bu- mi dan bulan dalam mengelilingi matahari. Sebagaimana kita ketahui su- rya dikelilingi oleh bumi, se- mentara bumi dikelilingi oleh bulan. Bumi mengelilingi mata- hari selama 365,25 hari, kita se- but satu tahun, sedangkan bul- an mengelilingi bumi selama 29,5 hari, kita sebut satu bulan. Sistem "Kalender Jawa Bali" di- kenal juga dengan "Kalender uku", terdiri atas 30 uku (pe- kan). Sistem kalender ini biasa- nya dituangkan dalam bentuk gambar-gambar dan tanda- tanda yang disebut "Tika". Tiga puluh uku atau 210 hari itu bia- sa disebut enam bulan, sehing- ga setiap bulan terdiri atas 35 hari. Kedua sistem kalender ini terpakai secara bersamaan dan terjalin satu sama lain. Pe- nentuan "dewasa-ayu" atau ha- ri-hari baik untuk upacara- hitungkan sistem yang pertama upacara tertentu akan memper- (yang melahirkan sasih, purna- ma-tilem, tanggal panglong) yang dikawinkan dengan sistem yang kedua (terdiri atas wewaran mulai dari eka sampai dengan dasa-wara). Wahai....., Saudaraku Tolonglah! Dalam rangka ikut meramai- kan antrean premium yang ber- jubel akhir-akhir ini, maka 19 Maret pk. 19.30 berangkatlah saya ke pompa bensin di jalan Cokroaminoto, melalui jalan Bedahulu, Gatot Subroto, A.Ya- ni dan Maruti. Setelah tiba di tujuan, oh..... malang dompet saya raib, maka serasa terbang- lah jantung saya bersama ter- bangnya KTP, SIM B1, SIM C dan uang sejumlah Rp 40.000,00. Bagi Saudaraku nemukan dompet tersebut, Mekiyis uang dalam dompet bisa diam- bil tapi tolonglah KTP, SIM B1 dan SIM C dikembalikan pada alamat seperti tertera di bawah ini dan akan saya berikan uang lelah sekadarnya. Surat-surat tersebut tidak berguna bagi o- rang lain. Terima kasih saya ucapkan a- tas kebaikan hati Anda. saha yang berhasil me- pe nanganan seorang manajer pro- fesional. Tetapi kata "profesio- nal" tidak selalu harus identik dengan bayaran yang aduhai. Sebab yang terakhir ini tidak jarang dapat menjebak seseo- rang menjadi congkak, angkuh, dan akhirnya lupa akan profi- ciency-nya sendiri. Hari-hari raya dan atau hari- hari suci seperti Nyepi dan Si- waratri datangnya menuruti sis- tem kalender yang pertama, se- dangkan Galungan, Kuningan, Saraswati, Pagerwesi, Tumpek, Banyupi:aruh dan yang lain menuruti sistem yang kedua. Di samping itu kita juga mengenal Bahasan Ekonomi dan Bisnis hari Raya Galungan Nadi yaitu hari raya Galungan yang berte- patan jatuhnya pada hari pur- nama, dan kali ini kita meng- enal Galungan Naramangsa yaitu pada uku Dungulan (disebut ju- ga uku Galungan) jatuhnya tilem. (Sambungan Hal I) Keramaian suara tetabuhan gong beleganjur mewarnai i- ring-iringan umat Hindu berja- lan menuju pantaitersebut. Te- tapi suasana pekiysan di Pantai Sanur selain diikiti ribuan u- mat Hindu juga tidak sedikit wi- satawan mancanegara mema- sang kamera untuk mengambil foto-foto pretima ying diiring o- leh umat. Nyepi dan Wawasan Kese- mestaan Di samping berjalan kaki mengiringi Ida Beara, tidak se- dikit pula umat Hindu yang me- kiyis ke pantai menakai kenda- raan bermotor. Hari raya Nyepi (yang nota be- ne telah menjadi hari libur na- sional) memang patut disambut dengan semestinya. Hari Raya Nyepi (yang sesungguhnya me- rupakan rangkaian upacara Bhuta yajna atau Tawur) sebagai- mana disebutkan datangnya se- suai dengan perhitungan posisi surya, candra dan bhumi. Maka hari ini pun dijadikan hari per- gantian tahun Saka. Pada umumnya para umat Hindu yang memakai kenda- raan bermotor supaya seusai mekiyis bisa kembai melaksana- kan tugas-tugas bak sebagai pe- gawai negeri sipil,swasta mau- pun pekerja lainiya. Baik di pantai Padanggaak maupun pantai Sanur ribuan kendaraan bermotor roda dua dan puluhan roda empat parkir li pinggir ja- Sebagaimana diketahui se- suai dengan perhitungan solar sistem, pada tanggal 21 Maret sumbu bumi membuat sudut 90 derajat terhadap poros bumi- matahari, sehingga kutub utara dan kutub selatan terletak sama jauhnya dengan matahari. Aki- batnya ialah lamanya waktu siang dan malam menjadi sama. Pada pukul 12.00 siang sinar matahari jatuh tegak lurus pada khatulistiwa. Dalam hal seperti ini matahari berada pada titik okinoksi, artinya waktu yang sa- ma antara siang dan malam menjadi sama. Setelah tanggal Dirut PT Darma Diagung Utama libur (off) secukupnya yang ti- dak mengganggu kontinyuitas jalannya perusahaan. Dalam sebuah bangun organi- sasi perusahaan, betapapun Atas jerih payah dan kecaka- canggihnya modal dan teknolo- pannya, seorang manajer me- gi yang dipakai, seorang mana- mang berhak atas upah atau ga- jer tetap harus menyadari bah- ji yang memadai, tetapi jangan wa tenaga manusia adalah fak- lupa pula bahwa seringkali de- tor produksi yang paling pen- dikasi pada kerja dan kesukses- ting. Melupakan kenyataan ini an usaha yang dipimpinnya le. hampir sama artinya dengan bih merupakan motivator uta- "bunuh diri". Mesin-mesin ti- ma. Seorang manajer mempu- dak akan bekerja kalau tidak nyai keharusan untuk berpe- ada tangan-tangan terampil doman pada berhasilnya usaha. yang menggerakkan. Dengan Seorang manajer seyogyanya modal, keterampilan manusia mempunyai cukup kepercaya memang bisa dibeli atau dise- an diri untuk mengatasi sege- wa, tetapi modal uang saja tidak nap persoalan perusahaan. Ia akan sanggup membeli kemau- harus welcome terhadap per- an, dedikasi, dan loyalitas pe- kerja. saingan, sepanjang persaingan itu sehat. Persaingan adalah se- Oleh karena itu, seorang mana- suatu yang wajar terjadi dalam jer yang bijaksana harus memi- dunia usaha. Ambillah contoh liki personal approach yang jitu dalam perdagangan beras. Begi- agar setiap organ kerja, sampai tu banyaknya penjual beras di pada level tukang sapu sekali- pasar, toh setiap penjual masih pun, merasa ikut memiliki (sen- saja mempunyai pembeli atau se of belonging) perusahaan. Pen- bahkan langganan. Seorang ma- dekatan personal itu bisa di- najer mesti pandai memilih- lakukan dengan bermacam- milih segmen pasar, dan harus macam cara, termasuk pember- segera bisa mengambil keputus- ian bonus, pembagian jam ker- an segmen pasar mana yang ja, dan menjamin fasilitas ter- akan dipilihnya. Misalnya juga tentu yang betul-betul menjadi dalam usaha cuci dan ganti olie hak setiap pekerja. kendaraan, apakah kita pilih je- Pendekatan personal juga ha- nis bis mini, bemo, sedan, atau- rus diterapkan pada konsumen kah "baby benz", atau seluruh atau langganan. Dalam pasar nya saja? yang semakin berorientasi pada Langkah diversifikasi usaha buyer's market, berhasil tidak memang bermaksud untuk me- suatu, usaha sangat tergantung minimalkan kerugian yang pada puas tidaknya langgan- mungkin terjadi pada salah satu an. Oleh karena itu, manajer ha- cabang usaha, atau untuk me- rus selalu berikhtiar mening- raih segmen pasar yang lebih katkan pelayanan kepada kon- luas. Namun konsentrasi yang sumen, sampai pada tingkat af- mendalam perlu dilakukan pa- ter saler service. Bagaimana pun, da masing-masing cabang usa- pembeli atau konsumen adalah ha. Cabang usaha yang campur- raja dan wajib diciptakan iklim aduk amburadul cenderung sedemikian rupa sehingga di an- mengisap daya kreasi seorang tara mereka juga terdapat sense manajer melebihi kapasitas op- of belonging. timalnya, sehingga tinggalah ia Akhirnya kiat seorang mana- kemudian hanya sebagai mana- jer adalah visi untuk "melihat jer rutin tanpa kenampuan ber- jauh ke masa depan", yaitu ke- inovasi lagi. mampuan mengantisipasi se- Organisasi kerja, betapapun tiap peluang maupun fluktuasi sederhananya, tak boleh dilupa- bisnis. Termasuk dalam hal ini kan oleh seorang manajer. Ro- perkembangan kebijakan pe- tasi kerja harus secara teratur merintah, aktivitas para pe- diselenggarakan untuk mence- saing, kecenderungan pasar gah tertundanya sebuah pe- dan perubahan selera konsu- kerjaan karena keahlian hanya men. Untuk keperluan itu, seo- menumpuk pada diri seseorang rang manajer dituntut untuk saja. Namun rotasi kerja tidak menguasai setiap aspek dari boleh bersifat ecsploitatif de- fungsi manajemen, perencana- ngan melupakar daya tahan an, memimpin koordinasi orga- manusia normal. Oleh karena nisasi, mengarahkan dan me itu sistem penggiliran (shift) lakukan pengawasan jalannya perlu diterapkan dengan waktu perusahaan. Pembahas Made Rai Suartana lan dengan tertib. Pekiyisan di pantai Padangga- lak biasanya dilaksanakan oleh sejumlah desa Adat di Kabupa- ten Badung meliputi Desa Adat Sedang, Angantaka, Jagapati, Penatih, seluruh Desa Adat Ke- lurahan Peguyangan, Pohga- ding, Tonja, Kesiman dan desa adat lainnya yang dekat dengan lokasi Pantai Padanggalak. Bagaimana Manajer Sebaiknya ...? usaha meng- Pembahas Salami kepincangan "berat, Drs. K. Rahyuda, MSIE Dosen Fakultas Ekonomi Unud kelola. antara usaha skala kecil, sedang dan yang berskala besar. Kepin- cangan "berat" yang dimaksud adalah tidak adanya keseim- bangan kualitas manajemen. an pada bidang usaha yang di- seimbang, kekurang pengalam- Pengertian "ketimpangan kua- litas" merupakan ketimpangan Di samping itu, juga sering prinsipial dalam mengelola usa- disebabkan kurang adanya ke- ha yang terletak pada ke- jelian memilih usaha bagi pemi- mampuan manajerial dalam lik modal. Banyak faktor psikolo lingkungannya maupun ke- gis (gengsi) yang mempengaru- mampuan manajer menghadapi hi investor sehingga tanpa di- lingkungan di luar usahanya. adakan penelitian terlebih da- Sebagai penangkal dari keada- hulu, dana yang ada sudah dita- an ini Rostow menyarankan nam pada usaha yang belum agar seorang manajer sebaik- tentu memiliki prospek yang nya memiliki kemampuan skill baik. Mungkin dalam jangka yang memadai (entrepreneurial pendek usaha tersebut masih skills in management and econo- dapat beroperasi, akan tetapi mic Growth). dengan keadaan pasar yang Banyak manajer bisnis yang kompetitif, kemungkinan da- usahanya berskala kecil lam jangka panjang akan meng- sangat percaya pada kondisi se- alami kegagalan. Dengan ada- karang dan sering tidak mem- nya gejala yang kurang baik ini, perhitungkan faktor-faktor pemilik/manajer mengalami yang mungkin dapat menghan- frustasi dan akibatnya daya ju- curkan kelangsungan bisnisnya ang sebagai motivasi usaha di masa depan. Sehingga tidak akan menurun. ada persiapan maupun peren- Sehingga waktu yang harus canaan yang mampu menganti- digunakan dalam meningkat- sipasi kondisi ekonomi pada kan intensitas usaha menjadi masa datang. Di samping itu ku- berkurang. Kegagalan yang lain rang adanya semangat pemilik/ terjadi pada ketidakjujuran da- pengelola dalam aspek per- ri pengelola bisnis. Misalnya emajaan bagi personal per adanya kualitas produk yang di- usahaan. Misalnya perusahaan jual tidak sesuai dengan ke- yang dikelola oleh Bapak Pasek nyataan. Demikian juga keti- Ngurah Supangkat, mempunyai dakjujuran dalam memberikan dua sampai sepuluh bawahan insentif yang telah dijanjikan beliau tidak pernah memikir- kepada para karyawan, akhir- kan bawahannya untuk menda- nya, menjadi konflik yang ber- patkan pembinaan/latihan. Se- kepanjangan. Juga kesalahan hingga pada suatu saat pengelo- dalam memfungsikan diri, di la/pimpinan berhalangan baik mana seorang pemilik kadang karena mati maupun sakit ke- kala langsung sebagai manajer, ras, menyebabkan tidak satu sehingga falsafah manajemen pun bawahan mampu menjalan- tidak berlaku. Perlu diketahui kan roda usahanya. Sedangkan falsafah tentang" keberhasilan pada bisnis yang relatif besar manajemen" adalah kemam- jauh hari sudah memikirkan te- puannya mengatur orang, dan naga yang profesional walau melalui kegiatan orang lain pun pengeluaran untuk gaji re- tujuan bisnis akan dapat di- latif tinggi. Di samping itu pada capai. perusahaan yang relatif besar nya. Fanomena inilah yang perlu selalu membuat kesempatan disadari karena manusia serba Bali katanya sangat potensial, selain dikenal objek pariwisata- untuk mengembangkan karya- terbatas, waktu, kemampuan, wannya melalui pembinaan pengetahuan dan sebagainya. nya, juga artisnya serta tempat maupun latihan yang mengarah Maka dari itu diperlukan pem- untuk pengambilan adegan pada spesialisasi kerja. bagian kerja atau pendelegasi- film. Melihat potensi yang be gitu besar, tetapi Parfi cabang Di sinilah kelemahan menda- an wewenang dan tanggung ja- Bali sendiri belum terbentuk. wab. Dengan demikian peng- sar bagi bisnis kecil yang bersi- usaha yang ingin berhasil (Sur- fat "paradoksal". Perusahaan vive) perlu memperhatikan ke- yang mampu membiayai kesala- gagalan yang terjadi dan ber- hannya, justru usaha yang rela- usaha menghindarinya sedini tif besar sedangkan bisnis kecil mungkin. di sambing sudah kecil jika Selanjutnya mampu menata muncul kesalahan tidak akan dan mengelola kekayaan serta mampu memperbaiki dan apa- beban dan kewajiban usahanya, bila usaha ini relatif potensial dan menerima bantuan orang tidak ayal lagi gerbang "moksa" lain dengan keterbukaan. Juga atau "dimoksakan" dapat terja- dalam mengambil keputusan di. Apalagi kegagalan ini dise- memerlukan pertimbang an babkan oleh kemampuan finan- sial, kemampuan yang tidak (Bersambung ke Hal IX, kol 3) (024) Sidang Di Pantai Kuta Pantai Kuta yang sehari- harinya menjadi tempat berje- murnya wisatawan mancane- gara, hari Sabtu suasananya mempunyai keistimewaan ter- sendiri. Sejak pukul 12.00 Wita umat Hindu kota Denpasar yang mengiringi Ida Betara dari balai Agung Pura Desa Adat Denpasar dan Tambangan Ba- dung Pemecutan, berjalan kaki menempuh jarak pekiyisan se- panjang 12 km menuju pantai Kuta. mempunyai pengaruh besar ju. ga kepada kehidupan di bumi Di samping pantai Kuta pelas- tian dari Pura Tambang Badung melasti di pantai Legian dan seti- banya ribuan umat Hindu di ini, maka pergantian tahun saka jatuh ketika matahari, bulan dan bumi berada dalam posisi tertentu, ketika bulan dan ma- tahari bersamaan munculnya diufuk Timur, yaitu pada hari tilem. Posisi seperti itu adalah saat yang baik untuk mengada- turkan kepada kan bhuta-yajna, yajna yang diha- unsur-unsur yang membangun jagat raya ini, yajna yang bertujuan untuk me- nyucikan bhuwana ini. Oleh IBG Agastia Dalam pendahuluan Atharwa Weda ada disebutkan surya dan candra tidak saja dapat mele- nyapkan kotoran dunia, meng- gerakkan air laut, tetapi juga membuat sejahteranya dunia. Demikianlah Hindu senantiasa memperhatikan surya, mem- perhatikan posisi surya, serta memperhatikan bulan dan sega- la benda bersinar di langit, ka- rena Hindu ingin mewujudkan apa yang disebut sebagai divine- society, masyarakat yang bersi- nar, masyarakat yang dilindu- ngi oleh para dewa, sinar suci Ida Sang Hyang Widhi. Dengan demikian Nyepi juga mencerminkan bahwa Hindu memiliki wawasan kesemesta- an, wawasan sejagat, bukan wa- wasan yang sempit. Ketika su- rya mulai memasuki Uttarayana, ketika musim mulai berganti di bumi, umat Hindu melangkah memasuki tahun baru, tahun SENIN, 26 MARET 1990 dua pantai itu langsung menyer- bu para pedagang. Di dua pan- tai tersebut pada umumnya para pedagang apapun bisa pa- nen, tetapi khusus di pantai Pa- danggalak, karena pekiyisan se- bagian dilaksanakan pagi buta, para pedagang geleng-geleng kepala. Meskipun demikian se- mua harga barang-barang kon- sumsi menjadi naik, seperti con- toh di antaranya satu kotak teh yang biasanya dijual Rp 300/ko- tak naik menjadi Rp 400/kotak. Sejumlah bendesa adat di pantai Padanggalak mengata- kan, upacara pekiyisan yang di- laksanakan umat Hindu seta- hun sekali merupakan suatu u- pacara melebur segala kekoto- ran yang terjadi selama kurun waktu satu tahun. Upacara ini dilanjutkan de- ngan Tawur Agung Kesanga," atau "tilem Kesanga," yang ma- lam harinya diwarnai dengan pawai ogoh-ogoh bagi desa Adat yang membuat ogoh-ogoh, kare- na pembuatan ogoh-ogoh tidak bersifat paksaan. Bait ini menyiratkan bahwa Sepi adalah alam yang dicita- citakan oleh seseorang yang me- milih kehidupan rokhani. Su- nyata atau alam Sepi dinyata- kan sebagai alam yang indah, keindahan yang sukar dilu- kiskan. Di tempat lain Dang Hyang Nirartha memakai kalimat- kalimat yang sangat memikat. Kakawin Nirartha me- nyuratkan: ri heneng nikanang ambek tibra alit mahening ahol lengit atisaya sunya jnanasraya we- kasan! swayeng umibeki tan ring rat mwang deha tuduhanal ri pawakira sang hyang tattwad- hyatmika katemull (Ketika pikiran telah heneng (tenang) halus, suci dan hening/ sangat kecil, lalu menjadi ko song, akhirnya menemui kebe- basan/lalu dengan serta merta meliputi seluruh jagat, serta ti- dak terlukiskan lagi/akhirnya ia bersatu dengan Sang Hyang Tattwadhyatmika (Kebenaran Tertinggi). Jadi kehenengan dan kehe- ningan itu betapa pentingnya bagi setiap orang yang melaku- kan latihan rokhani. Dengan la- tihan seperti itu maka tri-mala, tiga kekotoran diri yang ditim- bulkan oleh pikiran, perkataan dan perbuatan, akan lenyap dan kesucian pun akan ditemui. Ma- lah disebutkan, sakit, duka cita bagaikan takut pada orang se- perti itu. Demikianlah kita telah me- metik dua buah bait kakawin yang diharapkan dapat dijadi- kan bahan renungan di hari Nyepi ini. Memang "Sepi" ada- lah sesuatu yang sesungguhnya kita rindukan, karena ia me- rupakan sumber hidup kita. Se- lamat Hari Raya Nyepi. Nyonya (Sambungan Hal I) sinetron yang diproduksi TVRI Denpasar selalu merasa belum berhasil. "saya selalu belum merasa puas sebelum, mendapat sebagai pemeran utama dalam sebuah film," katanya sambil tersenyum. Selain sebagai bintang film, ibu enam putra ini, juga disi- bukkan dengan sanggar Posti (Pusat Olah Seni Purwati) vang membawahi sekitar 40 orang siswa. "Meskipun saya sibuk dengan berbagai kegiatan, tidak sam- pai melupakan kewajiban sebagai ibu rumah tangga. Me- nurut saya kewajiban sebagai ibu rumah tangga itu nomor satu," ucap wanita yang berbin- tang Gemini ini. Wanita yang cantik ini ter- nyata lahir Bandung 11 Juni 1952. Dalam meniti karirnya di- berikan dorongan dan keper cayaan penuh dari suaminya, Drs. I Ketut Purwa dosen fakul- tas ekonomi Unud dan juga ak- tivis KUD pusat itu. Ditanya mengenai potensi ca- lon bintang film di Bali, menu- rut Ny. Purwa cukup potensial. Hal ini terbukti sekitar 18 orang dari pemilihan calon bintang Film di Bali dapat masuk final. Hanya saja sayangnya belum ada produser yang mau mem- biayai para calon bintang film asal daerah ini untuk pengem- bangan karir mereka. "Kedatangan produser sangat didambakan para calon bintang film asal daerah Bali," celoteh- (Sambungan Hal I) Terdakwa harus membayar ongkos perkara masing-masing Rp 2.500,00 dan harus tetap mendekam dalam tahanan, se- dang barang bukti berupa pa- nah dan golok disita untuk di- musnahkan. Salman maupun Roni tidak memberi komentar apa-apa ten- tang vonis tersebut, namun me lalui penasehat hukum Eddy Suparta, S.H. keduanya me- nyatakan pikir-pikir. Keesokan harinya Selasa (27/ 3) dilanjukan pelaksanaan pe- nyepian "Catur Berata," yang berakhir dengan upacara Sidang perkara subversi GPK "Ngembak Geni," Rabu (28/3) Warsidi untuk terdakwa lain- bertepatan dengan pelaksa- nya dilanjutkan Senin pekan naan hari raya "Galungan". (08). depan. (Ant). Catatan Selamat Hari Raya Nyepi Galungan dan Kuningan Bang Podjok SENIN, 2 Me Lal Jakarta - Menteri Pelni melal angkutan syarakat. "Untuk me sumbang da peningkatan diperlukan," ka meresmi PT (Persero- Sabtu. Dikatakan keluhan dan makai jasa jadikan bah berharga da dengan baik Masyaraka makin meng menggunaka Pelni, karen dapat terjam mereka nyamanan d lam kapal, k Dari tahun pengguna ja dengan tujul milik perusa lihat makin Hingga aw ni telah mer nyak tujuh pang berkap dan 30 kapal tas 36.100 d- pal perintis. Selama 11 numpang ya kut berjumla tahun 1988 m 1.438.922 ora meningkat 1.952.047 ora Demikian pal barang, tiga tahun te peningkatan barang yang Menpa di Daer Yogyakarta Menparpo: darman Sabt kan nama "t dung keseni. tama wasan Prambanan, Gedung ke ngun dengan milyar rupia pasitas 362 t dilengkapi d dan tata lamp dalam kompu Soesilo S sambutannya harapkan ag postel terus SHU Faja Rp 3,7 J Denpasar (Ba Pembina ten Badung Brahmaita S. asi simpan pin cukup sehat lam ikut mer kan Bali seb perasi. Hal itu dik de Agung Bral kili Kandep K ma hari Sabtu tor Koperasi P Raya Kuta. Sebelumnya Simpan Pinja Dewa Putu Pa laporkan, SHU ha) koperasi y dalam tahun sar Rp 3.739.00 Dikemukaka bantuan perm Bukopin Caba hap pertama s dan tahap ked sir sebesar Rp ha koperasi itu ngan baik. Sel kat kerjasama dari anggota yang dipimpi penilaian sebag Koperasi yan Kuta sampai nyandang klas sehat. predikat kopem perasi Fajar U lah mendapati kum, mulai m usaha pengadaa motor bekerjas TRA Motor dar rapan. Rapat Angge perasi tersebu esahkan nera ngan saldo ke sebesar RP esahan neraca masing-masing an Pemeriksa ma. (048). Tanggal 262 KURS VA PT M JI. Airport Kuta Bali VALUTA AS ASch Baht BFT Brunei Cans DM DKr EX FFR HKS LIRE MALS NGL NKR NT NZS PESETA PESO RIYAL SFR SINS SKR WON YEN US $ Color Rendition Chart 13 14 65 4 9 1 1 2 S
