Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1994-08-01
Halaman: 14

Konten


Color Rendition Chart 2cm 4cm SENIN PAHING 1 AGUSTUS 1994 (23 SAPAR 1927) Kedaulatan Rakyat Peningkatan Mobilitas Penduduk TERBIT SEJAK 27 SEPTEMBER 1945 Tiga Tahun 'Bhakti Yogya' Berkiprah DARI namanya, kita akan segera tahu un- yang berada dalam strata yang belum mampu tuk tujuan apa Gerakan dan Yayasan Bhakti mengenyam hasil-hasil kemerdekaan dan pem- Yogya didirikan. Dengan mengambil nama bangunan secara sosial dan ekonomis. Dan Bhakti Yogya' para pendiri, pengurus dan ang mereka pulalah, yang di masa-masa lalu men- gota yang berhimpun di dalamnya tentunya in- jadi pendukung perjuangan merebut dan mene- gin berbakti kepada Yogya dan masyarakat- gakkan kemerdekaan dengan keikhlasannya nya. Ingin berbuat sesuatu yang bermanfaat, memberikan dan mengorbankan apa saja yang sehingga perbuatan atau aktivitas tersebut da- dimilikinya. Putera-puteri tercintanya, hasil pat mendatangkan perasaan gembira atau bumi yang ditanamnya, serta gubug dan rumah bahkan kebahagiaan bagi orang lain. sebagai tempat berlindung bagi pelajar dan ma- hasiswa serta para pejuang. menjadi Kata dan pengertian yang tekandung dalam istilah 'bhakti' menghadirkan makna yang be- Kalaupun penyaluran dana tersebut di- ragam. Sebagai ungkapan rasa terima kasih, lakukan lewat berbagai badan atau lembaga balas budi, kesetiaan sekaligus perhatian atau ekonomi semacam Bank Perkreditan Rakyat atensi yang tulus. Di dalamnya juga terhimpun (BPR) atau yang lainnya, tentunya kebijak- perasaan-perasaan sebagai refleksi kasih dan sanaan tersebut dimaksudkan agar sayang, kepedulian dan perhatian, serta aktivi- produktif. Agar dapat dimanfaatkan oleh se- tas menggembirakan dan membahagiakan. banyak mungkin masyarakat kecil dan lemah Rangkaian pengertian dan perasaan itulah secara berantai dan berkesinambungan, ber- boleh jadi yang melatar-belakangi pendirian tanggung jawab dan dapat dipertanggung- Gerakan maupun Yayasan 'Bhakti Yogya' yang jawabkan. Langsung maupun tidak langsung Minggu kemarin genap berusia 3 tahun. Bagi aktivitas yang dilakukan Gerakan dan Yayas mereka yang berasal dari Yogyakarta, gerakan an 'Bhakti Yogya' telah ikut mengentaskan dan yayasan tersebut dapat dijadikan sarana kemiskinan yang disandang warga masyarakat untuk merefleksikan kesetiaannya. Kesetiaan kalangan kecil dan lemah. Secara sosiologis kepada tanah tumpah darahnya dan yang telah harkat dan martabat mereka akan terangkat, membesarkannya. Bagi mereka yang pernah dan secara ekonomis akan mampu menempat menuntut ilmu di Yogyakarta, wadah berhim- kannya pada kondisi kehidupan dan penghidup pun tersebut dapat menjadi arena mewujudkan an yang lebih baik. Dengan demikian gerak dan rasa terima kasihnya. Sedang bagi mereka aktivitas 'Bhakti Yogya berkorelasi dan sejalan yang pernah bekerja dan berjuang di Yogyakar dengan program Pemerintah yang ingin me- ta, gerakan dan yayasan dapat dijadikannya ngurangi angka kemiskinan secara bertahap sarana dan arena balas budi atau balas jasa lewat proyek IDT-nya. telah diterimanya. Sebagai kota pelajar dan mahasiswa serta bekas ibu kota revolusi Yogyakarta dan masyarakatnya tentunya ingin selalu dan per- nah memberikan segala-galanya yang terbaik. Karena budi baik dan jasa-jasa yang pernah di- terimanya itulah boleh jadi yang menyebabkan sejumlah besar 'alumnus' Yogyakarta yang kini telah menjadi 'orang' ingin menunjukkan bak- tinya. Ingin mengucapkan rasa terima kasih, membalas budi dan membalas jasa serta ingin mengikrarkan kesetiaannya. Disepakati kemu- dian, sarana dan arena yang tepat untuk mere- fleksikan perasaan kasih sayang, kepedulian dan perhatian serta aktivitas yang mampu menghadirkan perasaan gembira dan bahagia itu adalah gerakan dan yayasan bernama atas budi baik Bhakti Yogya'. yang Amat membanggakan tentunya memasuki usianya yang 3 tahun gerakan dan yayasan telah mampu menghimpun dan menyalurkan dana sebesar Rp 3 miliar. Amat membaha- giakan pula rasanya ketika kita tahu bahwa dana tersebut disalurkan untuk masyarakat kecil dan lemah yang berada di Propinsi DIY. Logis memang kalau yang mendapat prioritas adalah kalangan masyarakat bawah. Secara so- siologis dan historis, memang merekalah yang berhak menerimanya. Mereka adalah warga Seingat kita, di Propinsi-propinsi lain pun juga terbentuk gerakan yang maksud dan tu- juan pendiriannya relatif identik dengan Ge- rakan dan Yayasan 'Bhakti Yogya'. Di Sumagte ra Barat misalnya berdiri 'Gerakan Seribu Mi- nang' yang mengimbau masyarakat Minangk- abau di perantauan menyisihkan uang Rp 1.000 setiap bulannya untuk kemudian dikirim ke daerah asalnya. Di Propinsi Sumatera Uta ra, Gubernurnyapun mengikrarkan gerakan serupa untuk kepentingan masyarakat kecil dan lemah di daerahnya. Gerakan-gerakan yang semacam ini amat positif kehadirannya, karena secara langsung berorientasi pada pem- berantasan kemiskinan sosiologis maupun his- toris. Peristiwa dan peringatan ulang tahun merupakan saat yang tepat untuk mengevalu- asi aktivitas yang telah berjalan. Dari evaluasi akan diketahui kelebihan dan kekurangannya, liku-liku dan seberapa jauh jalan yang telah ditempuhnya. Kajian dan pendalaman yang se- perti itu amat diperlukan untuk memasuki hari esok yang lebih baik. Untuk berbakti dan mem- baktikan diri secara lebih baik sehingga refleksi kasih dan sayang, kepedulian dan perhatian serta aktivitas yang bertujuan menggembi- rakan dan membahagiakan warga kecil dan lemah semakin terpateri dalam sanubari. -z. Menyambut Pengumuman UMPTN: dan Pembangunan Desa-desa Baru Oleh Siswono Yudohusodo pasca modern, terbentang jarak waktu peradaban ribuan tahun di- antara keduanya. tinggal di Pu- thumunggi ini yang s), masyarakat yang dari 10 KK. Agar penduduknya mencapai yang tinggal di Pulau Se aiari, mene meneliti dan turut desaan rata-rata kurang rap sekitar "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 10 KIRAN PEMBACA -Naskah disertai fotocopy jatidiri - Isi tanggungjawab penulis Perempatan Selokan Mataram Perlu Lampu Bang-Joo KALAU kita melewati perempatan jalan Gejayan dengan jalan Selokan Mataram, kalau kearah barat UGM, kearah timur Babarsari, kearah selatan Pasar Demangan sedangkan keutara ring Road, pada pagi hari pukul 06.30 s/d 07.30 WIB menjelang para pelajar masuk para pegawai masuk kantor serta pada siang harinya an- tara pukul 13.30 s/d 14.30 WIB para pelajar dan pegawai pulang kerumah, maka lalu lintas di sana semrawut. Masing-masing penggu- na jalan ingin cepat sampai tujuan. Saya salut kepada Pak Polisi Depok yang tanggap pada situasi lalu lintas yang semrawut tersebut. Mereka bertugas membantu memper lancar lalu lintas, pada saat-saat rawan. Karena keterbatasan anggota Polri, dan tugas Polri tidak hanya ngatur lalu-lintas saja, maka untuk lebih efisien dan efektif agar perempatan jalan Gejayan dengan jalan Mataram segera diberi lampu bang-joo (traffic light). Maka kami mohon kepada Instansi yang terkait segera memberi lampu bang-joo demi ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta demi keselamatan kita bersama. Terima kasih. Q-b Daryono, NIM: 3893/H, Fakultas Hukum, Universitas Atma Jaya, Yogyakarta. Losmen di Sekitar Hotel Melia Purosani BERHUBUNG dengan berdirinya Hotel Melia Purosani, ada ke- sempatan bagus bagi penduduk di kampung-kampung sekitarnya mis- alnya Suryatmajan, Ketandan, Cokrodirjan dan Ledokratmakan un- tuk mendirikan losmen dan penginapan yang sederhana saja misalnya dengan ongkos menginap antara Rp 15.000-Rp 25.000 semalamnya, rumah makan yang sederhana tetapi enak Tamu-tamu yang menginap di Hotel itu datangnya diantar oleh pra- muwisata dan sopir/kernet yang tidak mendapat kamar di hotel terse dan t terpaksa mencari penginapan di luar hotel. Perlu diingat penginapan itu hendaknya dilengkapi dengan kamar mandi dan WC yang bersih seperti kebanyakan penginapan-pengina- pan dan losmen-losmen modern. secara SENIN PAHING 1 AC Piala K Turnamen Piala Kemera stadion bisa penuh sesak KETIKA pertama kali T men sepakbola Internasion ala Kemerdekaan dip masikan' oleh PSSI, seguda sesi dijanjikan oleh para pe ide event tersebut, termasull gurus PSSI tentunya. Event internasional ini sang Pengantar Redaksi Peram- *** Red. saya ingin masih a Ne gara-negara Desa "APMD" yang telah Amerika Jepang, Jerman, saya l di berbagai Kanada, Inggris, Italia, dan Peran- cis), di pe- kembang sesuai dengan rencana. Tulisan Menteri Transmi- grasi dan Pemukiman bah Hutan Siswono Yudohu- miskin, juga terdapat masalah ten- Penduduk Pulau Jawa ini dalam sodo ini semula adalah pidato tang desa-desa yang tertinggal. ilmu kependudukan disebut sebagai pembekalan (studium Gen- Menurut catatan dari PODES 90, sedentary, artinya penduduk yang erale/Capita Selecta) pada jumlah desa tertinggal di Indonesia tidak suka merantau. Dilaporkan acara Wisuda Pembangunan pada saat ini 20.632 desa atau 31,47 oleh seorang pakar kependudukan Pada saat ini penduduk Indone- persen. Jumlah desa tertinggal di ternama bahwa 87 persen Masyarakat Desa "APMD" sia lk 70 persen hidup di pedesaan.. Pulau Jawa 6.090, atau 29,52 per duk Jawa dilahirkan, dibesarkan Beberapa pakar mengatakan bahwa Yogyakarta 29 Juli 1994 lalu di dengan disunting secukupnya. yang optimal adalah kalau pen- 14.542 atau 70,48 persen. Semoga bermanfaat. duduk yang hidup di pedesaan itu Desa-desa miskin itu kebanyak- sudah terlihat ada kecenderungan sekitar 30 persen, sehingga beban an berada di luar Pulau Jawa (70,48 arus perpindahan ke luar Jawa PADA kesempatan yang dipikul oleh sektor pertanian persen), tetapi jumlah orang-orang yang meningkat, menyampaikan uraian dan penje- di desa tidak terlalu berat. miskin kebanyakan berada di Pulau duduk Indonesia masih terpusat di lasan mengenai hal-hal yang ber- Pada waktu ini sektor pertanian Jawa) yaitu 15.494.341 jiwa (60 per pulau ini. menanggung beban tenaga sen), sedang jumlah penduduk mis Pada tahun 1990 jumlah mobilitas kaitan dengan upaya peningkatan kerja sekitar 50 persen dari jumlah kin di luar Pulau Jawa 10.316.117 duk Pulau Jawa sekitar 60 persen penduduk dan kegiatan pembangunan desa-desa baru da- seluruh angkatan dari seluruh penduduk kerja kita, pada- jiwa (40 persen). menunjang pemba hal sumbangan sektor pertanian lam rangka Desa-desa miskin atau desa ter- Kondisi ini hampir tidak banyak terhadap ngunan nasional. Produk Domestik Bruto tinggal di luar Pulau Jawa, umum- berbeda bila dibandingkan dengan (PDB) hanya Banyak sekali (ribuan) lulusan sekitar 21 persen. nya disebabkan karena kekurangan keadaan tahun 1930, ketika hasil Sekolah Tinggi Pembangunan Ma- maju seperti G-7 penduduk. Pada ini seperti sensus pertama mencatat bahwa Serikat, 12.000 desa di luar t terdapat *** sekolah dan pendu sen, sedang di luar Pulau Jawa dan menipun sejak tahun 70 kabupaten yang sama. konsentrasi pen- Selokan pendu Indonesia. kemukakan saat tadi dari Pulau Jawa lebih lau 68,7 Jawan penduduk Dalam waktu 60 tahun, di pe- yang penduduknya kurang dari 500 secal secara relatif jumlah penduduk lebih dari penting dan besar artinya bagi masyarakat kita (kurang membina masyarakat pedesaan sa- ngat persen, dan sektor pertaniannya ha- nya menyerap pindah, peresa seperti p yang tinggal di penduduknya Penduduk yang tinggal di saan itu, terdiri atas yang hidup di initif dan desa definitif alam 70 persen jumlah a 125 juta di desa. jumlah yang optimum yaitu 500 turun 8,7 persen. 2 persen dari KK, diperlukan tambahan pendu- lah angkatan kerjanya, dengan duk sekitar 10-20 juta jiwa. jiwa) rata-rata kontribusinya terhadap PDB 3 persen di pede- 50 katan yang hidup di nyumbang persen peladang ber pertanian kita menyerap angkatan kerja, dan me- persen 21 tenaga kerja PDB. Artinya, perta- ter- nian, asing, dan para transmigran pembinaan yang tinggi sen di alam Pra-desa jumlahnya tidak sa yang rang kian kuran sedikit. Ada s dari 200 sekitar 12.000 juga de- jumlah penduduknya k ku- demi- kurang T Sektor persen setiap 1 persen perambah hutan, suku yang di negara-negara belum maju, sektor pertaniannya menye- pemukimannya diserahkan kepada Pemerintah Da- rap hanya 2 persen dari angkatan kemiskinan itu sangat ditakuti, se- lebih tinggi erah. Jumlah Pra desa ini kerjanya, dan menyumbang 2 per- bab selain dapat menjadi issue poli- lau Jawa turun persen. PDB. Artinya, setiap 1 persen tik yang tidak menyenangkan, juga Data sensus juga menunjukkan tenaga kerja pertanian di negara dapat menurunkan harkat dan mar bahwa daya tarik Pulau Jawa sa- negara maju menyumbang 1,5 per tabat bangsa, kecuali oleh kekuatan ngat besar b pendatang, semen- sen PDB negaranya; hampir 4 kali KK. Desa-desa demi- Bagian Pertama produktivitas tenaga pertanian kita. untuk ke luar Pulau Jawa tetap ren- Tingkat produktivitas tenaga kerja Ada pendapat, bahwa hal ini sebagai desa. Desa-desa tersebut se- yang rendah itu (hanya 1/4 rata-ra- memenuhi persyaratan dari Dua Tulisan pen- yang penduduknya kurang dari 50 oleh banyak faktor, antara lain sem politik yang justru berkehendak duduk Jawa yang sangat kuat ter- cara rinci, terdiri dari 3.205 desa ta tenaga kerja G-7), disebabkan KK; 5.406 desa yang penduduknya pitnya lahan yang diolah petani ki- mengeksploitir kemiskinan itu. Pe hadap tempat kelahirannya, baik antara 51-100 KK; dan ada 3.3 ada 3.335 ta, yang juga telah menjadi salah ngusaha kaya juga tidak suka, se- desa dengan penduduk antara 101- satu penyebab terjadinya kemiski- bab kemiskinan itu dipandangnya dah, mereka juga awal dari dan Dari data sensus tersebut juga terlihat bahwa kenaikan jumlah penduduk di Kawasan donesia relatif tetap rendah, bahkan Kemiskinan adalah kondisi yang dapat dikatakan tidak berubah sela- tidak disukai oleh siapa pun yang ma kurun waktu 60 tahun. Pulau melihat atau merasakannya. Tuhan Sulawesi dalam kurun waktu 60 berfirman bahwa kemiskinan itu tahun jumlah adalah awa penduduknya PDB entara g 0,42 persen sisi kemanusiaan, kemiskinan sa- relatif hanya bertambah 0,1 persen, kekufuran. Kalimantan 1,5 persen, Irian Jaya ngat dibenci, sisi politik, dan Maluku persen, Sumatera 0,3 persen, Su juga Timur In- but dari Dari sa- yaitu 6,8 persen dan Pu- 8,7 datang pe- Kalau setiap keluarga jelas status administrasi kependudukannya sekitar 2,5 juta Sebahagian dari mereka juga no- maden dan masih sangat primitif. Penduduk yang tinggal di negara bervariasi, ada yang hidup dengan kita peradabannya memang sangat peradaban jaman batu, disamping ada pula yang hidup dengan gaya dakan dakan ukuran miskin di perkotaan dan di pedesaan dengan penghasi- jalan Kaliurang, DIY. Saat ini semakin banyak lulusan SLTP/SD daerah Sleman bagian selatan menuntut ilmu ke Sleman bagian utara. Kondisi semacam ini menuntut adanya penyediaan angkutan umum yang lebih memadai bagi mereka. Terlebih di waktu pagi hari saat jam sekolah. Kalaupun Alat angkutan umum yang ada dari Yogya ke Kaliurang mulai menginginkan se- pukul 06.15 selalu penuh sesak sehingga kerap menolak calon 200 KK. Disamping itu, ing itu, jumlah sebagai konsumen yang daya beli nan di pedesaan. penumpang. Hal ini mengakibatkan banyak cara berkelompok, bahkan bedol Dilihat ihat dari penghasilannya, ba- nya sangat rendah. Tetangga pun sa. Migran o rambah hutan yang diperkirakan lama menanti angkutan umum di sepanjang Jl Kaliurang, bahkan ter orang Jawa juga tetap masih s sekitar 1,7 juta keluarga, seki ancam terlambat masuk sekolah. tas garis kemiskinan di kota lebih tidak suka di sebelahnya ada orang bercita-cita kembali ke Jawa serta tar 630 ribu keluarga diantaranya tinggi, yaitu Rp 27.905,- per kapita miskin. Apalagi si miskin itu sendi menginvestasikan sebagian dari Kami sangat berterimakasih kepada pihak yang terkait apabila tinggal dan berada di dalam kawas- per bulan, dan di desa Rp 18.244,-. ri, pasti ia tidak suka. Kemiskinan pendapatannya di Jawa. Orang Ja- angkutan umum Yogya-Kaliurang ditambah jumlahnya lebih baik lagi an hutan yang secara administratif Artinya orang kota baru dikatakan adalah kondisi yang tidak disukai wa itu, bilocal population apabila mulai alat belum ditangani oleh desa mana- miskin kalau pendapatannya ku- semua pihak, termasuk si miskin dalam rang dari Rp 27.5 ini (Colt-station). Sebab alat angkutan semacam ini kurang mampu pe- itu sendiri. Kemiskinan, juga ke- tap berang nampung dalam jumlah besar. gotakan 4 jiwa saja, maka jumlah desa dikatakan miskin kalau penda- 905,-, sedang orang bodohan dan keterbelakangan me- Kondisi di atas diperparah lagi oleh kebiasaan awak angkutan penduduk pada kelompok ini yang prof. DR. Ir. Sajogyo juga membe- bersama, Pemerintah dan seluruh belum dah secara sosial, budaya maupun eko nomi. mereka harus pin- Jae. de- siswa terpaksa berdiri arti, o di tem disebut walaupun telah mene- tempat lain, tetap meman- dang kampung halamannya di Ja- dipikirkan efektivitas angkutan yang tersedia saat 240 kg. Jumlah juta dan di pedesaan 13,79 cara absolut banyak jiwa. Se- penduduk miskin ter- juta wa sebagai kampung halamannya umum Colt station (Jurusan Untuk mengubah pandangan ngetem Di pasar Pakem lk selama masyarakat. Departemen Transmigrasi dan anak yang ingin bersekolah di ang demikian itu dan untuk me- lan setara beras, di kota 320 kg per Pemukiman Perambah Hutan se- hingga 2 km. Seperti yang dialami tahun per kapita, sedang di desa se- rangsang minat penduduk agar SMP Hargo I. berupaya menghapus kemiski- mau dan dengan sukarela dan suka nan, juga mengembangkan suatu penduduk miskin, menu- cita merantau pindah ke luar Jawa, ini baru muncul di Jl rut data tahun 1990 jumlahnya 25,8 desa-desa tertinggal di luar Jawa kan cara-cara yang efektif untuk di program khusus untuk mengangkat jiwa, di perkotaan 8,7 juta jiwa yang yang kekurangan penduduk. Nama meningkatkan kemampuan mereka itu adalah transmigrasi dalam menangkap, dan memanfa Potensial Yogya-Kaliurang) yang satu jam utara pasar anak saya sehingga membuat Pakem terpaksa berjalan 1 yang saat ini sekolah di di waktu pagi suka anak- menurut Sebenarnya ada alat transport umum lain yakni Bus Baker, tapi bus Kaliurang sekitar pukul 07.00 sehingga tak bisa manfaatkan siswa yang ingin sekolah di pagi hari. Q-b Sunardi, Plemburan, RT 01 RW 24, Sari Harjo, Ngaglik, Sleman, DIY. berada secara relatif, di kota lebih besar di pedesaan, yaitu banyak dan masyarakat yang pun. jiwa. Selamat Datang Mahasiswa Baru PTN! MENJADI mahasiswa Perguru- an Tinggi Negeri (PTN) boleh di- katakan suatu privilese. Mengapa? Diterima di PTN bagaimanapun yainya. tetap menguntungkan. Masyara- kat tidak akan mengusik dengan pertanyaan seputar status: Terdaf- Oleh S Bayu Wahyono Desa tara itu mas penduduk Jawa disebabkan oleh keterikatan pna). Kegiatannya ada- atkan peluang yang terbuka luas di teesar lah menambah 16,75 persen dan di desa 14,33 desa-desa yang duk. Dengan ke persen. menjadi animal pen juga luar Jawa. *** Nah! Cobalah penduduk di kampung-kampung sekitar Hotel Melia Purosani itu saya persilahkan mengadu nasib, siapa tahu! Tetapi saya bisa memastikan tentu laris! -b RM Soekindar, Pujokusuman MG I/444, Angkutan Umum Yogya-Kaliurang Kewalahan Angkut Yogyakarta, 55152 Penumpang SISTIM gugus yang diterapkan pada penerimaan siswa baru tahun ajaran 1994/1995 ternyata mempengaruhi arus dinamika lalu lintas di sepanjang Berbenah Menghadapi Sekolah 5 Hari Seminggu PEMERINTAH bertekad mulai Agustus 1995 akan memberlakukan masuk 5 hari kerja. Sabtu dan Minggu Libur Nasional. Dengan tujuan : (1) Meningkatkan produktivitas kerja; (2). Memberi peluang pegawai untuk menambah kesejahteraan lahir batin pada Sabtu dan Minggu; (3). Kerja yang efisien dan efektif; (4). Menghemat penggunaan air, telpon dan transportasi; (5). Menyesuaikan diri dengan era globalisasi agar tidak larut terbawa arus. negara industri maju yang kurang tinggi pada umumnya di negeri ini tetap kuat dan efisien di bidang per. keseha menjadi layak untuk diba- yang terkesan ayem, ternyata telah bagi Pemda, instansi/kantor boleh dikatakan no problem. Berbeda de- cen- akan aspirasi masyarakat. Hanya dengan mengembangkan ketiga bi- dang tersebut, PTN dan perguruan membentuk memperhatikan jenis teknologi ini. Unjuk Karya Sejak dini mahasiswa di Indonesia dekiawan akan Indonesia yang meng- Tuntutan dan harapan masya- barangkali perlu disadarkan bah- hayati p pembangunan nasional. tar, diakui, atau sudah disamakan. rakat tersebut semakin memper- wa pesaing-pesaing untuk berpres- klasik Punyai contoh sejarah biaya kuliah relatif lebih oleh pembenaran, sebab masyara- tasi itu bukan datang dari antarma karena unik dan men- yang hasiswa tingkat nasional, tetapi su dalam pengaruhnya. Yaitu teladan posisi mahasiswa sebagai figur dah mengembangkan yang mempunyai nilai lebih. Kare- negara industri baru seperti Tai- al, yang b kuliah mereka diberi kesempatan dan bahkan Vietnam sudah cukup diri memadai. Oleh karena itu, tidak berlebih- untuk menumbuhkan dan mem- an kiranya jika masyarakat meng- bangkitkan perhatiannya kepada nasib orang banyak. tanian per- pendu Lag dibandingkan dengan uang kat itu sendiri telah menempatkan dah bersifat internasional. Negara- para pendekar Pergaman Nasion- sangat besar kurang lebih 190 juta ngkinkannya berkembang. Proses jiwa/km. Bahkan Kotamadya Yo- perguruan tinggi swasta. Fasilitas untuk ke dalam Dengan mampu melihat dan me- pendu manfaatkan peluang dan kesempat penduduk an yang ada itu, mereka juga dapat Sebagai negara yang wilayahnya itu diharapkan desa tersebut dapat berperan sebagai agen pembaharu- uas kurang lebih 1.919.000 km2 berkembang, karena an di lingkungan masyarakat di lu- (nomor 9 di dunia), dengan sumber duduknya ar Pulau Jawa. fasilitas daya alam yang kaya dan jumlah desa seperti jalan penduduk yang besar kita harus desa, pendidikan, fasilitas berbagilitas p KUD, pasar, dan Masyarakat D.I. Yogyakarta ini seba- dang pada umumnya dan di bi- gainya i pangan khususnya. Untuk ngun. Dan dengan jumlah berjumlah 2.913.054 jiwa. Dengan pangan kita tidak boleh tergantung duk yang memadai, apalagi jika luas daerah 3.169 km, kepadatan kepada negara lain, bahkan harus tersedia potensi alam yang mema- nya sudah mencapai 868,04 jiwa/ dapat swasembada. dai dapat tercapai kegiatan ekonomi km², di atas rata-rata kepadatan Dengan jumlah penduduk yang dengan skala ekonomi yang memu- penduduk pulau Jawa yang 690,48 program Transbangdep gyakarta, kepadatannya 12,687 ji- iLKMD/LMD setempat. Arti wa/km2. Angka ini di atas rata-rata nya penambahan penduduk terse- kepadatan penduduk DKI sebesar Kabakm beserta pembangunan fasilitas- yang terdapat adalah nya benar-benar merupakan keingi- nan masyarakat. Di dalam pola ini, Kabupaten Bantul dengan kepadat sejak awal pembinaannya langsung an 1.374,97 jiwa/km² dan Kabupa- desa setem- ten Sleman dengan kepadatan 1.357,53 jiwa/km². Sedangkan kabu- Kami tidak menugaskan aparat paten yang masih relatif pen- jarang permukiman transmigrasi umum nya. Para lulusan Sekolah Tinggi Masyarakat Desa dapat mengamal kan ilmunya dalam program ini, agar desa-desa tersebut dapat ber- pula murah kuliah di potensi di antaranya ke- mudian sempat pula menjadi pen-han (nomor 4 di dunia), dan 70 persen a i akademiknya pun relatif na itu wajar kalau sejak di bangku wan, Korea Selatan, Singapura, diri Republik. Mereka itu sebagai mi harapkan berkembangnya tang gung jawab yang lebih besar dari setiap mahasiswa PTN dalam me- nunaikan tugasnya sebagai maha- siswa. Ia mesti belajar sungguh sungguh dan tekun, bukannya be- lajar sekedar untuk lulus, apalagi bermalas-malasan dengan seman- gat minimalis. makai jiban sebagai unjuk karya. kalau na sanya, pada aspirasi bang kan na *** Di pedesaan, disamping masalah masih besarnya jumlah penduduk ini but dilakukan pat. oleh aparat nung Kidul dengan kepadatan 438,28 jiwa/km dan Kabupaten Ku- lon Progo dengan kepadatan 635,05 jiwa/km. Dari catatan yang ada, Bersambung Hal 15 Kegagalan UMPTN Diterima sebagai Realita dan tinggal d di desa, secara strategis usa- tanian dan kehidupan ekono juga harus ditingkat lama menyadari tentang hal terse- mahasiswa di Indonesia maupun rangka meningkatkan but di Belanda sejak di bangku kuliah kesejahteraan penduduk. Hal ini sana secara dini sudah diperkenal yat yang tertindas, daripada ke- patut menjadi Agaknya, para mahasiswa di lebih memikirkan perjuangan rak- perhatian 85 persen orang miskin di In- Hanya saja, melibatkan atau kita, kare- memperhatikan perikehidupan kan dengan kegiatan-kegiatan ke- pentingannya sendiri. Mereka donesia ada di sektor pertanian, dan orang banyak tidak harus identik terampilan yang berorientasi pasar mendalami ilmu secara luasr bi- terbesar pada sektor tanaman pan- dengan misalnya demonstrasi internasional. Mereka lebih suka yan, yang justru merupakan sektor ataupun aksi turun kejalan. Keter- mengembangkan teknologi yang sangat strategis itu. libatan di sini lebih identik dengan lepas dari perhatian negara-negara untuk tangun sebenarnya pelu- ang untuk enak sendiri pada wak- sikap dan usaha mencari alternatif industri maju. Sebagaimana berita pemecahan masalah tertentu, en- tu itu sangat terbuka. yang disiarkan TVRI beberapa memang telah ber- Keadaan Juga perlu diingat, mahasiswa tah itu hanya berupa konsep-kon- waktulalu, ditayangkan bagaima- Korea Sela- mendapat subsidi besar dari sep praktis, atau syukur PTN jika diinginkan ubah. Akan t pemerintah. Berarti, mereka me- berupa karya-karya konkret yang tan mendemonstrasikan hasil kar tumbuh kukuhnya kepekaan sosial uang rakyat. Maka bersung langsung bisa diterapkan untuk yanya berupa dongkrak kecil yang sarjana, sejak di bangku kuliah guh-sungguh menjalankan kewa- mengatasi masalah yang timbul berfungsi untuk memutar mobil mereka harus melatihkan diri un- HASIL Ujian Masuk Perguru- tuk menumbuhkan dan membang dalam masyarakat, Katakanlah itu hanya dengan memencet tombol an Tinggi Negeri (UMPTN) 1994 dari dalam mobil itu sendiri. Alat mahasiswa bentuk suatu kitkan perhatian pada nasib orang mereka merupakan suatu itu sangat praktis manfaatnya, banyak. Untuk itu diperlukan secara serentak diumumkan pada Tentu saja karya itu mesti di- tanah air dan pengabdian bangsa. Sebaliknya, tidak menja- sesuaikan dengan disiplin ilmu terutama pada tempat-tempat par keleluasaan sehingga mahasiswa hari ini, Sabtu tanggal 30 Juli. Pa- kepada lankan kewajiban sebagai maha- masing-masing. Tidak harus karya kir yang sempit. Dan alat itu seka tidak melulu studi, akan tetapi su- da tahun ajaran 1994/1995 ini ter- rang sudah menjadi komoditi eks dah mulai belajar memperhatikan jadi penurunan jumlah yang di- siswa bagi mereka bukan saja be- yang besar dan canggih, tetapi cu- por yang patut diandalkan, dan perikehidupan orang banyak. rarti merugikan diri sendiri dan kup dengan karya-karya sederha- terima. Hal ini dikarenakan ditu- Melibatkan atau memperhati- tupnya beberapa program studi na namun sangat bermanfaat bagi bahkan mampu menembus pasar mengecewakan orangtua, tetapi ju- masyarakat. Sebagai contoh min- kan perikehidupan orang banyak, an di negara-negara industri maju. turunnya jumlah yang kepentingan umum, tidak perlu secara demonstratif mendaftar ke UMPTN. salnya dalam bidang teknologi te- ga me banyak Kalau mahasiswa di negara-ne- rakyat Walaupun pendaftar terjadi Sebagai ilustrasi, siapa yang pat guna. Akan sangat senang dan gara industri baru bisa demikian, menggelar aksi-aksi protes, yang membanggakan bila ada mahasis kiranya mahasiswa kita juga penurunan, tetapi persaingan ni- dalam banyak kasus selama ini membiayai mahasiswa PTN yang membank dapat menunjukkan ke- Tentu saja semua itu perlu bim- kurang bisa dipahami oleh lai yang menentukan gagal tidak dapat menyelesaikan studinya da- lam waktu 5 tahun? Presiden Soe- mampuannya dalam membuat bingan serius dan tekun, sistem masyarakat awam pada umum- nya para peserta, tetap masih ke- mesin hidran praktis untuk keper- pendidikan yang memberikan ke- nya. Keterlibatan di sini melain- tat sekali. Perhitungan jumlah UII beberapa waktu lalu, mengu. Karya seperti itu sangat diharap- kungan kalangan pengusaha yang ha untuk mencari yang benar dan kelulusan secara intensif dapat harto ketika menyampaikan kata bebasan untuk berkreasi, dan du- sambutan di pembukaan Kampus luan pengairan tanah tadah hujan. kan identik dengan sikap dan usa- dilihat dari skor disesuaikan de- ngan kapasitas daya tampung un- yang adil, dan karena itu juga mem tarakan bahwa kecuali orangtua kan masyarakat, khususnya ma- senantiasa menggugat diri. Arti- tuk satu jurusan. Sehingga dari punyai konotasi kuat dengan sikap mahasiswa yang bersangkutan, syarakat pedesaan, mengingat di nya, mempersoalkan apa keberada 75 persen calon yang diperkira- masyarakat melalui pemerintah sana tanah tadah hujan masih annya dan bagaimana seharusnya kan memenuhi syarat lulus, para menyumbang lebih dari 3 juta ru- problematis sehingga rendah pro- piah per mahasiswa dalam bentuk duktivitasnya, apalagi pada musim peserta yang memiliki nilai yang kekeringan seperti bertindak yang proporsional di te- kehidupan masyarakat. De- lebih tinggilah yang bakal ber- subsidi. kemarau Jika mereka mehasiswa pergu- sekarang ini. hasil. Hal ini ditempuh mengingat gara bagi setiap mahasiswa 200. ruan swasta, sumbangan biaya ne- daya tampung PTN yang sangat terbatas. Karena itu para calon 000 rupiah. Biaya itu belum terma- mahasiswa ibarat berlomba me- sekolah lanjutan pertama dan se- saja karya itu misalnya, sebuah yaitu membangun masyarakat In- naiki gunung kecil yang berben- kolah lanjutan atas (KR, 28 Agus- mesin tanam sederhana, peralatan donesia yang maju, sejahteran, pasca panen, teknologi benih yang adil, makmur, dan lestari berda- tuk peramid, di mana di bawah nya menganga sebuah danau tus 1993). Gambaran tersebut membukti tahan lama, dan sebagainya yang sarkan Pancasila. yang luas. Siapa kalah dan tak apalagi berhasil lulus sebagai sar- produktivitas pertanian sehingga siswa dan juga sarjana, khususnya pandai-pandai meniti, akan ter- kan betapa menjadi mahasiswa, semuanya itu dapat meningkatkan Pada tempatnya, setiap maha- jana adalah suatu kehormatan mampu mengangkat kesejahtera pada kesempatan ini mahasiswa gelincir jatuh ke bawah, tercebur memahami dan menangkap dalam air yang seakan tak berke- yang sekaligus dituntut adanya ke- tentuan. Orientasi pada pengembangan ketiga peranan tersebut: 1) me- wajiban moral yang besar. Kewa- jiban moral yang dimaksud ialah teknologi tepat guna itu memang ngembangkan ilmu dan teknologi; kewajiban untuk berbuat jasa bagi perlu diaktualisasikan kembali, 2) memekarkan kesenian dan ke- rakyat yang telah ikut membia mengingat kecenderungan negara- budayaan; 3) peka dan tanggap suk wa yang terus menerus. bisa. Dalam GBHN senantiasa dican- Kepekaan Sosial tumkan peran perguruan tinggi. Yakni mengembangkan ilmu dan teknologi, memekarkan kesenian justru ngah kehid Lebih dari itu, mahasiswa akan dan kebudayaan, peka dan tang ngan begitu nantinya mahasiswa semakin disegani jika mampu men gap akan aspirasi masyarakat, akan berkembang subur menjadi demonstrasikan hasil karyanya di mendidik cendekiawan yang peka orang-orang yang tinggi semangat x pendidikan di sekolah dasar, bidang teknologi pertanian. Sebut akan aspirasi sosial dan nasional rakyat banyak. Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Wakil Pemimpin Redaksi I Wakil Pemimpin Redaksi II Pemimpin Perusahaan Redaktur Pelaksana Redaktur Staf Redaksi Fotografer Sekretaris Redaksi Alamat Kantor Redaksi an petani. Kedaulatan Rakyat H Soemadi M Wonohito SH Suwariyun Drs M Idham Samawi. Bambang Daulat. Drs M Idham Samawi. Drs Octo Lampito, Krisnam Drs Suhadi Sukarno SU, Wismoko Poernomo, Theo Sutiyono, Drs Al Sugeng Wiyono, Djuweni, Lalu Hidayat, Soeparno S Adhy, Joko Budhiarto, Arifin Husein. Drs Y Sarworo Soeprapto, Rakiman S. Bambang Soenarno, Dra Esti Susilarti, Maksum Parjiyo, Mulyadi Adhisupo, Ronny S Viko, Dra Fadmi Sustiwi. Mussahada. Ircham, Moeljono, Yuwono, Frans Budisukarnanto. Arief Budiarto Jalan P Mangkubumi 40-42 Yogyakarta 55232 Face (0274)-63125 Telp (0274)-65685 dan 63125. SIUPP (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers) Perwakilan dan Biro: No. 127/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1986 tanggal 4 Desember 1990. Anggota SPS. Penerbit Terbit Perdana Perintis Pembina Direktur Utama Direktur Pemasaran Manajer Sirkulasi: Manajer Iklan dan pengabdiannya pengorbanan masya- rakat pada mahasiswa PTN dalam bentuk pembiayaan yang selama mereka studi di PTN, perlu diim- bangi dengan semangat belajar yang sungguh-sungguh dan se mangat pengabdian kepada tanah air dan bangsa. Selamat datang mahasiswa baru PTN, -b. (*) Penulis adalah pengajar pada IKIP Yogyakarta. PT-BP Kedaulatan Rakyat Yogyakarta. Tanggal 27 September 1945 H Samawi (1917-1984) M Wonohito (1912-1984) H Probosoetedjo. H Soemadi M Wonohito SH. telp (0274)-65683. Drs M Idham Samawi, telp (0274)-65682 Drs Guno Indarjo. telp (0274)-62911 Dewi Marni Astriyanti BSc. telp (0274)-63541 dan 65683 (siang). Langganan per bulan termasuk Kedaulatan RakyatMinggu.. Iklan 1 mm/kolom Iklan Keluarga 1 mm/kolom.. Iklan Cilik 1 baris/kolom (minimum 3 baris/kolom). Iklan Halaman I Rp 12.000,00 Rp 3.000,00 Rp 2.500,00 Rp 2.000,00 Tambahan biaya 200% dari Tarif yang berlaku (Ukuran Maks. 2 klm x 150 mm). Iklan Halaman XII: Tambahan biaya 100% dari Tarif yang berlaku. :- Full Colour (4 warna/3 warna) 1 mm/kolom. Rp 6.000,00 Iklan Warna Rp 4.500,00 - Dua Spot (2 warna) 1 mm/kolom. Rp 3.500,00 - Satu Spot (1 warna) 1 mm/kolom... Iklan ditambah PPN 10%. Bank Bank BNI 1946- Rek. Giro: 428931-001. Bank Bukopin-Rek. No. 004.016845 Dinas Giro dan Cekpos Noj.15.78. Jalan Utan Kayu No. 85, telp (021) 8563515, 8563602 Jakarta Timur 13120 Kepala Perwakilan HRH Soetoto SH. Pjs Kepala Biro Imong Dewanto Jalan Achmad Yani No.9. telp (0293) 3552 dan 2502. Kepala Perwakilan Didiek Santoso, Pis Kepala Biro Eko Hadi Pranowo Jalan Bhayangkara No. 2, telp (0271) 48015, Kepala Perwakilan Drs Asri Salman, Kepala Biro Theo Sutiyono. Jalan Lampersari No. 55, telp (024) 315769, Kepala Perwakilan Djoko Suprapto, Kepala Biro FN Arifin Husein, MBA. Jalan Achmad Yani No.14, telp (0281) 61847, Kepala Perwakilan Drs Zulkardi, Kepala Biro Sugeng Pamudji. A Silmi SH. Jakarta Magelang Surakarta Semarang Purwokerto Koordinator Perwakilan Isi diluar tanggungjawab percetakan Dicetak di Percetakan Kedaulatan Rakyat Jalan Raya Yogya - Solo km 11 Sleman Yogyakarta 55573, telp (0274)-96549 dan (0274)-96449. Di samping daya tampung PTN sangat terbatas, ternyata keingi- nan untuk melanjutkan ke pergu- ruan tinggi sudah menjadi mode di kalangan masyarakat kita. Ke- cenderungan ini semakin nampak dan menonjol justru ketika jaman penghargaan terhadap titel dan derajad kepangkatan pendidikan meningkat. Bertolak dari kenyataan yang berkembang di kalangan masya rakat kita itu, maka tidak meng- herankan kalau kebanyakan anak-anak kita sangat mendam- bakan dapat melanjutkan ke per- guruan tinggi, terutama ke PTN, tanpa memandang jurusan apa dan di mana pun tempatnya. Bagi mereka, yang penting adalah bisa menjadi mahasiswa. Kita tahu, bahwa beberapa waktu terakhir ini status maha- siswa menjadi dambaan bagi seti ap anak lulusan SMTA. Status ini Tak bisa dicapai tahun ini, boleh senantiasa dikejar oleh mereka. jadi tahun depan. Tahun depan tak teraih, maka tahun mukanya lagi. Dan kalau gagal, ia bere- nang-renang mencari perguruan tinggi swasta (PTS). Pemandangan seperti itu bagi suatu negara berkembang seperti Indonesia, adalah wajar. Dan ka- lau dibanding dengan negara-ne- gara maju memang masih berbe- da. Di negara-negara maju, per- Oleh A Kardiyat Wiharyanto bandingan antara lulusan SMTA dengan kursi perguruan tinggi yang tersedia kelihatannya ber- imbang. Masalah lain yang mendorong kaum muda untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi adalah masih adanya semboyan sosial yang berlaku sedemikian lamanya dan telah berurat be- rakar di kalangan masyarakat ki- ta. Semboyan tersebut begitu mengagung-agungkan penting- nya dunia pendidikan dengan menyatakan bahwa gelar kesar- janaan meningkatkan status so- sial. Jadi gelar kesarjanaan iden- tik dengan status sosial. Artinya, antara keduanya saling pengaruh dan saling menentukan. Karena orang yang bergelar, umumnya lebih dihormati dan lebih terpan- dang di masyarakat. Citra klasik semacam itu su- dah mendarah daging pada orang tua yang mengerti pendidikan. Kondisi semacam itu kadangkala membuat kita sebagai orang tua terbirit-birit lari demi mengejar status yang juga kita dambakan bagi anak-anak kita itu. Berdasar arus yang berkem bang di kalangan masyarakat se- perti itu, kita memang tidak mu- dah untuk berpegang pada sesu- atu yang idealís. Tidak ikut arus, anak kita akan menjadi kecewa, ikut arus sama artinya kita harus banting tulang untuk menutup segala konsekuensi dari keingi- nan tersebut. Walaupun dunia sekitar berge rak dengan cepat dengan mode yang berubah-ubah, maka se- baiknya kita sendiri juga perlu pegangan dan punya prinsip yang benar, agar tidak terjadi peng- hamburan biaya dan salah jalan. Andaikata hal itu terjadi, pihak utama yang dirugikan adalah si anak sendiri. Itulah sebabnya ki- ta perlu filter yang kuat untuk melihat apakah anak tersebut be- nar-benar mampu untuk melan- jutkan dan menyelesaikan pen- didikannya di perguruan tinggi. Perlu kita ketahui, bahwa sam- pai saat ini masih banyak anak dan juga orang tua yang tidak mau mengukur kemampuan diri nya atau anaknya itu. Mereka banyak yang terseret arus bahwa anak-anak itu harus melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Di samping orang tua sendiri perlu mawas kekuatan material dirinya dan kemampuan intelek- tualitas anaknya, maka orang tua juga perlu membimbing anak nya untuk bisa melihat kemam- puan dirinya dan melihat kenya- taan, bahwa pasaran kerja seka rang ini tidak hanya dibatasi bagi mereka yang berhasil memiliki ijazah sarjana. Mengingat bahwa saat ini kita telah memasuki masa tinggal lan- das, maka masalah tersebut perlu ditanamkan kepada anak, bahwa pada masa industrialisasi, bukan ijazah yang menentukan apakah seseorang diterima sebagai pe- gawai atau tidak, tetapi sangat tergantung ketrampilan apa yang mereka miliki. Berangkat dari kebutuhan di masa depan tersebut dan juga ada nya realita pada diri anak, maka orang tua bisa menolong anak- anaknya itu agar lebih realistis memandang masa depan mereka sendiri, tanpa merasa rendah diri jika jenjang pendidikan mereka tidak setinggi mereka yang lewat perguruan tinggi. Melihat kebutuhan kita di ma- sa depan itu, sebaiknya kita ha- rus mulai mengkampanyekan de- ngan gencar, bahwa masa depan Indonesia tidak memerlukan pen- didikan yang setinggi mungkin, tetapi justru memerlukan pen- didikan yang sepraktis mungkin. Hal ini tentu saja harus didukung oleh munculnya sekolah-sekolah ketrampilan, semacam pendidik an non-gelar yang dikelola oleh beberapa universitas sekarang ini. Di samping menyadari bahwa orang-orang yang berketrampilan akan lebih laku daripada yang bertitel, maka juga perlu disadari bahwa di negara-negara maju, orang lebih senang berwiraswasta daripada menjadi pegawai negeri. Karena Indonesia sebentar lagi akan memasuki masa industrial- isasi, ini berarti bahwa minat menjadi pegawai negeri yang sam pai sekarang masih menggebu- gebu itu, dengan sendirinya akan mengendor dan mulai meminati berwiraswasta. Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa memang amat sedikit peserta UMPTN yang beruntung. Di sam ping itu, sukses hidup tidak harus lewat perguruan tinggi. Oleh karena itu, kegagalan UMPTN terima saja sebagai realita. Bagi mereka yang gagal, seyogyanya banyak mendekatkan diri pada Allah, mohon ditabahkan hati, diberi petunjuk, dibukakan jalan lain. Memang manusia wajib berusaha, tetapi nasib di tangan Tuhan. O-k. (*) Drs A Kardiyat Wi- haryanto, Staf Pengajar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Kebijaksanaan Pemerintah dengan memberlakukan 5 hari kerja. ngan Sekolah, lebih-lebih sekolah lanjutan (SLTP, SLTA). Bila dilihat dari unsur manusianya (MAN), sekolah punya 3 demensi masing-mas- ing punya tugas, peran/fungsi yang berlainan; 1. Karyawan tugas pokok bekerja. 2. Guru tugas profesinya meliputi; mendidik, mengajar dan melatih. 3. Peserta didik tugas pokoknya belajar. Jadi kendala yang dihadapi sekolah secara kuantitatif dan kualitatif berbeda dengan Pemda, instansi/kantor. Untuk itulah semampang waktu masih relatif lama kesempatan ini digunakan untuk berbenah diri, menata diri dan mengatur strategi, bagi pihak-pihak terkait. De- ngan penuh harap bila sudah sampai pada hari H (Agustus 1995) su- dah all right yang pada gilirannya all ready. Yang dimaksud pihak-pi- hak terkait antara lain: 1. Pemerintah (try out; studi komparasi; juklak, juknis, dana). 2. Sekolah (konsumsi; kantin; tempat istirahat siang, tempat ibadah; kamar mandi; bak sampah). 3. Guru (siap fisik dan mental). 4. Peserta didik (menjaga ketahanan fisik, psikis/mental sejak pagi, siang dan sore). 5. Orang tua murid (memerlukan pengertian tentang : Jer Basuki Mawa Bea). Semoga bermanfaat. -b. Drs Iljas, Dosen PGSD, FKIP UT, Yogyakarta. Ingin Sumbangkan Ginjal dan Kornea Mata IBU Hartini Sukarno, beralamatkan Lojajar RT 04 RW 22 Sin- duharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, datang ke Redaksi KR hari Ju- mat 29 Juli 1994, bertujuan untuk menyatakan keinginannya menyumbangkan atau mendonorkan ginjal dan kornea mata sebelah menginginkan bisa enghubungi ke Ibu Hartini Sukarno yang beralamatkan tersebut diatas. -b Sekretariat Redaksi KR kanan. Siapa yang membutuhkan a PENANGGALAN No. 693. Sdr. Suhardi. S. Krapyak, Yogyakarta. Keluarganya meninggal dunia 26 Juli 1994. Jam: 19.00 WIB. Hari pasarannya: Rabu-Pahing (17 Sapar 1927 Dal). 7 (Tujuh) harinya: Se- lasa-Pon 2 Agustus 1994 (23 Sapar 1927 Dal). 40 (Empat puluh) harinya: Ahad-Legi 4 September 1994 (26 Mulud 1927 Dal), 100 (Sera- tus) harinya: Kamis-Legi 3 Nopember 1994 (28 Jumadilawal 1927 Dal). 1 (Satu) tahunnya: Sabtu-Kliwon 15 Juli 1995 (16 Sapar 1928 Be). 2 (Dua) tahunnya: Kamis-Kliwon 4 Juli 1996 (17 Sapar 1929 Wawu). 1000 (Seribu) harinya: Senen-Legi 21 April 1997 (13 Besar 1929 Wawu). No. 694, Sdri. Hargiyanti. Mangunnegaran, Yogyakarta. Ayahnya meninggal dunia 7 Juli 1994, hari pasarannya: Kamis- Pahing (27 Sura 1927 Dal). 40 (Empat puluh) harinya: Senen-Legi 15 Agustus 1994 (6 Mulud 1927 Dal). 100 (Seratus) harinya: Jum'at-Legi 14 Oktober 1994 (8 Jumadilawal 1927 Dal). 1 (Satu) tahunnya: Ming- gu-Kliwon 25 Juni 1995 (26 Sura 1928 Be). 2 (Dua) tahunnya: Jum'at- Kliwon 14 Juni 1996 (27 Sura 1929 Wawu). Dan 1000 (Seribu) harinya: Selasa-Legi 1 April 1997 (23 Dulkaidah 1929 Wawu). ●本* No. 695, Ny. Ngadiyem. Randugunting, Sleman, Yogyakarta. Lahir 20 Nopember 1949, hari pasarannya: Ahad-Pahing (29 Sura 1881. Lahir 6 Desember 1939, hari pasarannya: Rabu-Kliwon (23 Saw- al 1870. Je). Lahir 2 Oktober 1966, hari pasarannya: Ahad-Pahing (18 Jumadilakir 1898 Jimakir). Lahir 15 Mei 1968, hari pasarannya: Rabu-Pon (17 Sapar 1900 Ehe) Lahir 21 Nopember 1971, hari pasaran- nya: Minggi-Pon (3 Sawal 1903 Dal). Dan lahir 19 Januari 1983, hari pasarannya: Rabu-Kliwon (4 Bakdomulud 1915 Alip). (R)-2. Pojok KR Begawan Ekonomi Indonesia Prof Dr Sumitro Djojo- hadikusumo mengatakan, Indonesia memiliki struktur utang paling baik di Dunia. Terbebas dari bahaya bangkrut. -Selama masih punya utang, kondisi seperti ini perlu dijaga terus. Haiti. *** dan Marinir AS berlatih di Puerto Rico, siap menyerang lama cukup -Ancang-ancangnya transparan. Menghindari konflik jika memang tidak sangat perlu. HUT ke-3 Yayasan Bhakti Yogya di Wates kemarin meriah. -Kiprah lebih lanjut membantu masyarakat ekonomi lemah masih ditunggu dan diharapkan. Berabe kbola harapkan bakal menjadi pe Korsel Piala TURNAMEN merdekaan VII yang akan 7-16 Agustus mendatang c dion Gelora 10 Nopember baya, juga melibatkan pema ala Dunia. Satu diantarany jaga gawang Korsel Lee dari negeri ginse diprediksikan bakal lolos k bersama Australia. Tim Sementara dua tim tuan PSSI Garuda dan PSSI Han tidak berani sesumbar, k mereka hanya bilang men sampai babak semifinal. I mang agak ironis, bermain dang sendiri tidak berani m getkan pada posisi yang baik. Padahal sebenarnya pada VII merupal- terakhir bagi PSSI panta tidaknya disertakan ke Games Hiroshima, Jepang. ber mendatang. Kemerdekaan Piala Kemerdekaan VI melibatkan 6 tim asing m masing Korsel, Australia, mar, Singapura dan Thaila Malaysia serta dua tim rumah, nampaknya aka taruh dalam dua suasana antara meriah dan tidak m Sebagai bangsa yang baik ya kita berharap turnamen HUT Ke- memeriahkan kaan RI ke 49 berjalan suk Karena USIA perkawinannya I umur muda pa jagung. Namun Umbu penduduk Yogya, yang dikarunia putera ini harus didera b persoalan rumit. akiba nekad gelap, ia mengania rang pria dan istrinya sen ibatnya ia tergelincir penghuni LP Wirogunan. D Seperti kebanyakan terj sangan usia muda seperti dan Rahayu, masalah yang tidak pern juga sela. gambarkan sebelumnya. E merupak dan menyakitk perkataan 'cerai' yang tabu bab kat selama adalah merek pacaran adalah duniaku, kebahag dan berikrar, "Du Tapi cerai? kebahagianku". kenapa Rahayu me mempunyai Tentu yang sangat pribadi da terungkap dalam persida sekalipun Majelis Hakim E gya yang diketuai Ny Hoe SH berupaya menguak lat lakang penganiayaan ya Damai BARU saja Kepala I Yordania, Raja Husein I Perdana Menteri Israel Y Rabin bertemu di Wash dan mengeluarkan Deklar shington yang tanpa penar ganan perdamaian itu, be berledakan di Buenos Air kemudian di London. Sasa pun tertentu milik negara itu. Di satu sisi kita meliha bahwa Yordania, orang-orang Palestina, Isra maup riah yang masih satu ner yang itu sudah bosan pera ingin berdamai, sisi lain golongan yang tidak suk perdamaian Tim-teng, da ka bikin gara-gara di lu teng. internasional pur Mata dian menuding negara-nem nyokong terorisme di k Timur Tengah. Dan kali yang jadi sorotan. Inggris geram, maka = menterinya Joh perang te perdana menyerukan terorisme dan mikian pula satunya pendukung satpam dun yakni Amerika mendapat angin untuk B bertindak selaku pahlawa ki kadang hanya sebatas sambal saja. Dukungan tidak pun Tetapi Iran nyaring diam. Merasa dipojokkan, kini bersuara mencap Amerika Serikat penjahat internasional d dukung negara terorism sambil menepis tuduha bahwa Iran terlibat dalar man anti Yahudi di Buen dan London. Juru Bicara Kementer Negeri Iran Mahmood madi mengatakan bahwa gan Amerika Serikat ata