Tipe: Koran
Tanggal: 1994-09-02
Halaman: 10
Konten
Color Rendition Chart 2cm 4cm JUMAT WAGE 2 SEPTEMBER 1994 (26 MULUD 1927) "KEDAULATAN RAKYAT HALAMAN 10 Kedaulatan Rakyat Benua Kanguru Bergeser Terus ke Utara PIKIRAN PEMBACA TERBIT SEJAK 27 SEPTEMBER 1945 Sikap Tegas Indonesia terhadap Aborsi AMAT tegas sikap Presiden Soeharto ketika menyampaikan bekal kepada Menteri Negara Kependudukan/Kepala BKKBN Dr Haryono Suyono yang akan memimpin dele- gasi Indonesia ke Konperensi Internasional tentang Kependudukan dan Pembangunan di Kairo 5-13 September mendatang. Presi- den berpesan agar delegasi tidak ragu-ragu menolak berbagai usulan yang aneh-aneh yang berkait dengan metode Keluarga Berencana (KB), di antaranya soal aborsi. Ketegasan sikap yang seperti itu sudah seharusnya disuarakan bukan hanya karena Indonesia tidak pernah dan tidak akan per- nah memasukkan aborsi sebagai salah satu metode KB. Tetapi lebih dari itu, karena am- at menyadari posisinya sebagai Ketua Ger- akan Nonblok dan berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Dalam posisi sebagai Ketua Gerakan Nonblok yang sebagian besar anggotanya terdiri dari negara-negara Dunia Ketiga dan Muslim-suara delegasi Indonesia tentu akan sangat didengar dan diperhatikan. Delegasi negara-negara tersebut tentu juga akan mendukung sikap tersebut, mengingat aborsi masih tetap dipandang sebagai me- tode yang sangat tidak etis dan bertentang an dengan hukum Islam. hukum Islam. Sebagai bagian dari negara Dunia Ketiga dengan penduduk Muslim terbesar di dunia peran Indonesia dalam konperensi tersebut tentunya amat ditunggukan. Ini mengingat Indonesia merupakan negara dan bangsa yang dinilai sukses di bidang program dan gerakan kependudukan, yang ditandai de- ngan penganugerahan Population Award oleh PBB kepada Presiden Soeharto 6 tahun lalu. Terutama di kalangan negara-negara Is- lam, peran Indonesia dalam memasyara- katkan dan mengatasi masalah kependu.- dukan amat menonjol dan menentukan. Per- an yang demikian dibuktikan dengan ke- mampuan dan keberhasilan Indonesia menghimpun 30 negara Islam dan berpen- duduk mayoritas Muslim dalam Kongres In- ternasional tentang Islam dan Kebijaksa- naan Kependudukan (ICIPP) Februari 1990 yang lalu. Kongres yang berlokasi di Lhok Seumawe menghasilkan suatu deklarasi bernama "Aceh Declaration" yang meru- pakan cetusan hasrat bersama mening- katkan kualitas umat Islam di seluruh dunia dengan mengatasi masalah kependudukan. Keberhasilan kongres tersebut sekaligus. mendudukkan Indonesia sebagai negara dan Sikap Indonesia yang demikian itu bu- bangsa pelopor pelaksanaan program dan kan dimaksudkan sebagai tindakan berjaga- gerakan KB dengan metode-metode kontra- jaga dalam konperensi. Tetapi harus diar- sepsi yang tidak bertentangan dengan hu- tikan sebagai penolakan tegas atas sebagian kum Islam. Dengan kata lain, metode-me- dari rancangan resolusi yang telah dikonsep- tode kontrasepsi yang diterapkan di Indone- kan. Menyusul sikap Vatikan dan Universi- sia relatif mendapat pengakuan Dunia Islam tas Al Azhar Kairo, Organisasi Konperensi karena tetap berada dalam kerangka norma- Islam (OKI) juga mendesak agar rancangan norma Islam. resolusi yang berkait dengan hak untuk Masalah aborsi sebagai salah satu me- melakukan aborsi diubah karena bertentan- tode KB dimungkinkan akan merupakan gan dengan hukum Islam. materi bahasan yang kontroversial dan men- Menurut OKI, selain masalah aborsi, ter- gundang banyak perhatian mengingat se- dapat dua aspek lain dari rancangan resolusi jumlah negara berpenduduk mayoritas Mus- yang bertentangan dengan syariat Islam. lim mentolerirnya. Tunisia dan Turki misal- Kebebasan hubungan seks pranikah dan nya, melegalkannya sebagai salah satu memberikan kebebasan tak terbatas untuk metode KB pada tingkatan usia jenis terten- menolak tekanan orang tua. Karena terdap- tu berpedoman pada surat Al-Mukminun ay- atnya tiga aspek krusial tersebut Pemerin- at 12-14 dalam Alquran. Ayat tersebut tah Arab Saudi pagi-pagi telah menyatakan menyebutkan Allah menghembuskan nyawa tidak akan mengirim delegasi ke konperensi kepada janin setelah berusia 4 bulan atau tersebut. Reaksi berlebihan ditunjukkan 120 hari. kelompok Muslim Mesir berhaluan keras, manfaatkan gerakan Indonesia secara tegas menolak aborsi yang mengancam akan mempermalukan pi- sebagai metode ber-KB sejak awal melak- hak tuan rumah. sanakan program dan tersebut pada Terdapat indikasi, konperensi yang dise- tahun 1970-an. Munas MUI tahun 1983 lenggarakan PBB yang akan dihadiri sekitar mempertegas keputusan tersebut karena 20.000 peserta dari 150 negara itu akan di- menganggap aborsi merupakan pembu- pihak-pihak Barat untuk melib- nuhan terselubung baik saat janin sudah eralisasikan aborsi. Para penyusun naskah bernyawa atau sebelumnya. Namun aborsi resolusi diindikasikan orang-orang berpen- dapat ditoleransi jika ibu yang dalam Islam didikan Barat dengan ide-ide moral yang dianggap sebagai akar terancam jiwanya bi- berbeda-bahkan bertolak belakang-de- la sampai harus melahirkan bayi yang ngan moral yang dipahami dan berlaku di dikandungnya, yang diamsalkan Islam seba- sebagian besar negara Dunia Ketiga dan gai ranting kehidupan.***-m * Sebagian Besar Bencana Alam di Indonesia Akibat TSUNAMI Flores, tsunami Banyuwangi, gempa Liwa, letu- san-letusan Krakatau, Merapi, Anak Rinjani, dan letusan-letu- san yang saat ini tengah berlang sung, Batur di Bali serta Merapi di Sumatra, adalah akibat dari majunya benua kanguru ini mendekati Indonesia. selama ini sebagian penduduk Sangatlah tidak beralasan jika Australia mengkhawatirkan ke- mungkinan ekspansi Indonesia ke tanah air mereka. Konon me- jarah, bangsa Indonesia mempu- nurut mereka, berdasarkan se- nyai bakat agresif. Hal ini dapat dilihat dari cara bangsa ini mem- peroleh kemerdekaannya, bagai- mana merebut Irian Barat, dan politik konfrontasi terhadap Ma- laysia tigapuluh tahunan yang lalu. Namun secara geologis, jus- tru Indonesialah yang seharus- nya mengkhawatirkan tanah-air-, nya terhadap "serangan" Austra- lia, karena proses ini tidak dapat dihentikan oleh apapun. Benua Kanguru secara alami- ah bersifat agresif, terus bergerak ke arah Utara mendekati benua Asia. Dalam hal bergeraknya Aus tralia tersebut, Indonesia yang berhadapan langsung dengan Aus tralia, seakan merupakan perisai bagi Asia. Sejengkal saja Aus- tralia bergerak maju, Indonesia tak kan berdaya, dan bencana pasti timbul. Seperti diketahui, menurut teori (yang sangat populer) tek- tonik lempeng, litosfera bumi ter- pecah-pecah Pergeseran Ini -Naskah disertai fotocopy Panitia jatidiri - Isi tanggungjawab penulis Sema IKIP Yogyakarta Poskam sakan Oleh Sari Bahagiarti K hancurkan, seperti letusan Gu- nung Krakatau abad yang lalu. Pasifik, dan Lempeng Samudra Menurut para ahli tektonik, ke- Sejengkal saja lempeng India- Indonesia. Sebuah lempeng yang cepatan gerak mendekat tersebut Australia bergeser ke Utara, gaya di IKIP Yogyakarta besar, mungkin saja merupakan dapat mencapai 12 hingga 24 sen- tekan yang bekerja di depan Bu- panitia mencoba memberikan 1. Kegiatan tersebut semata-mata bertujuan untuk menanamkan gabungan antara lempeng benua timeter/tahun. Jadi dalam waktu sur Banda akan bertambah. Aku- dan lempeng samudra, seperti satu juta tahun mendatang, boleh mulasi energi juga semakin besar. kepedulian mahasiswa baru terhadap nasib abang becak halnya Lempeng India-Australia. jadi jarak Jakarta-Sydney menja- Jika dayatahan-tekanan dan day- tensinya semakin memprihatinkan karena kehadiran jenis angkutan dia, Samudra Indonesia, dan Lempeng ini mempersatukan In- di berkurang 120 sampai 240 Km. atahan gesekan yang dimiliki lain yang lebih modern yang tentunya sangat berpengaruh terhadap daratan Australia. Tekanan dan kekuatan de- oleh kerak busur Banda tidak penghasilan mereka. Disamping itu, untuk memberikan penyadaran pada peristiwa tumbukan mampu lagi menahan tekanan kepada mahasiswa bahwa fasilitas pendidikan yang mereka nikmati Di Timur dan Selatan Lempeng antar lempeng litosfera tersebut lempeng India-Australia, maka juga berasal dari dana masyarakat termasuk pajak yang ditarik dari India-Australia, terdapat reka- tentunya sangat besar. Energi terjadilah geseran, terlepaslah tukang becak. 2. Secara teknis Panitia telah berusaha semaksimal mungkin de- han litosfera di dasar samudra, yang terakumulasi pada titik- energi yang semula terakumu- memanjang mulai dari Selatan titik benturan sudah barang ten- kasi, terjadilah getaran, terjadi- ngan jalan menghubungi abang-abang becak sehari sebelumnya. Jazirah Arab hingga samudra di tu juga luar biasa. Jika pada su- lah goncangan. Bahkan pada hari pelaksanaan Panitia menyebar ke tempat-tempat Selatan Australia. Rekahan ini atu saat terjadi lepasan akumu- becak untuk mengawasi kegiatan memisahkan Lempeng India- lasi energi, maka akan timbul ge- Pada tahun 1992 yang lalu, de- di pintu gerbang masuk Kampus pada saat proses Australia dari Lempeng Afrika taran, goncangan, yang kita rasa sakan di Selatan Flores telah me- wa ada satu dua yang masih menaikkan tarifnya, dan Lempeng Antartika. Sedan- kan sebagai gempa bumi. Jika nimbulkan tsunami. Awal tahun pakan hal yang wajar karena pada saat itu terkumpul kurang lebih gkan di sebelah Barat, terdapat getaran terjadi di dasar samudra, 1994, desakan lempeng India- 500 buah becak untuk melayani sekitar 2075 mahasiswa. Panitia juga rekahan serupa yang memisah- maka akan mengakibatkan tim- Australia di sebelah Barat kepu- memberlakukan jam-jam tertentu agar kegiatan tersebut tidak meng- ganggu pengguna jasa becak yang lebih seperti mbok-mbok bakul dsb. kan Lempeng India-Australia bulnya gelora air laut yang dahsy- lauan Indonesia telah mengak- dari Lempeng Pasifik. Melalui at, dikenal dengan nama tsuna- tifkan Sesar Sumatra. Ketika sa- 3. Karena POSKAM merupakan Forum yang obyektif, maka pada rekahan-rekahan tersebut, secara mi. Tumbukan antar lempeng bu- lah satu titik akumulasi energi acara "Debat ilmiah" yang diikuti oleh seluruh peserta, kegiatan Wajib terus-menerus dikeluarkan lele- mi juga akan mengakibatkan me- yang berada di Liwa tergetar, ma- naik Becak juga dimasukkan dalam salah satu agenda untuk diperde- han magma (lava), menyebabkan nunjmanya kerak samudra ke ka terjadilah gempa Liwa. Awal batkan. Hasilnya cukup positif karena persoalan mendasar yang sebe semakin tebal dan lebarnya kerak bawah kerak benua. Hal ini dise- Juni 1994 yang baru lalu, salah narnya adalah masalah mentalitas. Dari kegiatan tersebut juga sismal yang dahsyat serta meng- Penjelasan ran MENANGGAPI tulisan Saudara Dan Aryadi Porat dalam "Piki- Pembaca" (KR: 30 Agustus 1994) tentang pelaksanaan POSKAM untuk naik becak sewaktu ke kampus, dengan ini penjelasan hal-hal sebagai berikut: yang eksis- mangkal abang tersebut termasuk kira pembayaran. Bah- kami meru- berkembang seperti program pada lain yang berskala Nasional, IDT 4. Sebagai suatu saudara Dan Aryadi. paknya Aegeo EURASIA Adriolics Persia CHINA Juan de Fuc persoalan-persoalan dsb. masukan dan koreksi, kami menghargai saran Yang jelas dari persoalan abang becak yang nam- sederhana ternyata muatannya sangat kompleks. Belum lagi persoalan-persoalan besar lainnya di negeri ini yang membutuhkan pemikiran cerdas oleh komunitas yang menamakan dirinya maha- siswa.-t Ketua Panitia POSKAM SM IKIP Yogyakarta, Winasis dia Kampus IKIP Yogyakarta, 55181 JUMAT WAGE 2 SEPT Sejumlah Pelaj Kepala Sekolah SLEMAN (KR) Gara-ga minta traktir makan, sejumla pelajar SMP dan SMA swasta Sinduadi, Mlati Kamis (1/9) ba hantam. Kejadian ini diduga me batkan sejumlah pemuda dari b ar sekolah. Buntut dari baku ha tam itu, Kepala Sekolah SM setempat, Sugiran, terluka bagian kepala akibat terkena lem paran batu. Kasus itu segera ditanga Polsek Tegalrejo Yogya dan Polr Sleman dan sejumlah pelaja dimintai keterangan. Sementar sejumlah pemuda dari luar sek lah masih dalam pelacakan. Ka ban terkena lemparan batu Sug ran siang itu juga dibawa Puskesmas Menurut sejumlah pelajar da beberapa sumber lain, peristiw Penandatanganar Sambungan hal 1 telah menjalankan upaya sesu prosedur, yaitu mengirimkan s mua berkas ke Kopertis Wilay V, dan minta izin ke UGM. "Ka na UGM sendiri belum bi melepas, maka pelantikan ditam guhkan," jelasnya. PR II UGM, Prof Dr Bamba Riyanto, saat dihubungi KR m jelaskan, mengambil Rivere Phiggins AFRICA New Hebrides Sarana PACIFIC Pokok dan Pengaturan Jam Pelajaran 5 Hari Sekolah Untuk SD Prof Tongo pihak pelepasan Dekan. Karena ha menunggu SK dari Dirjen Di "Mengenai masalah yang berl dengan PP 15, kami sudah m .coba menyelesaikan dan jukan usulan ke Dikti," ujarny Dijelaskan, jika SK Dirjen run, pihak UGM akan seg melantik Dekan baru. Selan nya Dr Soebronto bisa cepatnya dilantik sebagai Rel Sarwi. UGM belum b langkah menge men ANTARCTICA AMERICA LANDASAN: UUD RI 1945 Pasal 29 ayat 2. Para pakar telah berbicara tentang 5 hari sekolah. Kini giliran aparat pelaksana (guru) SD ikut andil pendapat. Bagi yang akan uji coba, dan bila berhasil akan diterapkan secara menyeluruh, perlu sarana tempat ibadah bagi guru/siswa yang be-. ragama Islam, terutama solat dhuhur. Berdasarkan informasi c Humas Sarwi, Senin (13/6) pertem telah dilaksanakan antara pihak Yayasan, Pjs F tor, calon Rektor definitif, SMST. (Ono/R-15/R-12)-r TELEPON PENTING SAKIT: menjadi beberapa bagian, besar dan kecil, tebal dan tipis, berat dan ringan, yang dike- sebagai lempeng-lempeng ku- AFRICA SOMALIA INDIA CONSUMING EXTENSIONAL TRANSFORM Relative Velocity O 5cm/year nal lit bumi. Mereka disebut lempeng karena bentuknya yang pipih, re- latif kaku, mirip lempeng. Berda- sarkan jenisnya, lempeng-lem- peng kulit bumi dapat dibedakan Menurut jadwal solat dhuhur, di Indonesia akan sama asal ter- letak pada satu garis bujur. Masuk waktu dhuhur dimulai pukul 11.26 antara lempeng benua dan lem- peng samudra. Lempeng benua pada awal bulan November. Sedang mulai pukul 11.56 pada awal Februari. Bulan-bulan lain bervariasi antara pukul 11.26-11.56. Jadi tersusun oleh material yang lebih bila istirahat siang pukul 11.20- 11.40 jelas tidak bisa melaksanakan banyak mengandung unsur-un- ibadah dhuhur. sur Si (Silisium) dan Al (Alumini- Gambar Sebaran Batas-batas Lempeng-lempeng Bumi Yang tepat istirahat siang istirahat panjang pukul 12.00 - 13.00, um), sedangkan lempeng samu- bumi, sehingga lempeng yang ber- babkan oleh perbedaan berat je- satu titik akumulasi energi yang jadi selama 60 menit = 1 jam waktu. dra disusun oleh material yang ada di kanan-kiri rekahan menja- nis kedua kerak tersebut. Pada berada di Selatan Banyuwangi Hal tersebut berarti bagi pemeluk Islam dapat lebih banyak mengandung unsur- di bertambah luas. Adanya peme- kedalaman tertentu, akibat te- terpecah. Maka timbul gempa sholat dhuhur secara tenang, tak ada rasa ketergesa-gesaan untuk unsur Si dan Mg (Magnesium). karan lantai samudra ini meng kanan dan temperatur yang begi- yang memicu terjadinya tsunami mendapatkan KBM selanjutnya. Bagaimana jadinya bila guru/siswa Oleh karena itulah lempeng ben- akibatkan Lempeng India-Aus- tu besar, kerak yang menyusup di pantai Banyuwangi, bahkan beribadah saat pelajaran berlangsung?. Lagi pula selama 1 jam akan ua sering disebut lapisan Sial, tralia terdorong dan begerak ke ini akan lebur membentuk mag- getaran gempa itu merambat pu- cukup pula untuk dhuhur, makan siang dan istirahat (sesuai dan lempeng samudra acapkali arah Utara (di Selatan Indone- ma. Secara diapirik magma yang la sampai di Bali. Pada saat yang sehatan). disebut lapisan Sima. sia), dan ke arah Timurlaut (di terbentuk akan membubung ke hampir bersamaan, desakan lem- IV, V, yang rata-rata 30 Dipengaruhi oleh jenis material daerah India). Gerakan tersebut atas, terakumulasi untuk semen- India-Australia di Selatan Sarana tempat ibadah dhuhur, satu penyusunnya, lempeng benua pa- kemudian mengakibatkan terja- tara di dapur magma sebuah gu- Pulau Lombok telah memperbe- kelas 6x7 m perlu disediakan. da umumnya tebal, tetapi ringan dinya benturan antara Lempeng nung berapi. sar suplai magma pada dapur Ruang tersebut baru dapat menampung 70 (mempunyai BJ sekitar 2,7); India-Australia dan Lempeng Jika akumulasi magma sema- magma Gunung Rinjani. Karena maah. Untuk 120 siswa plus guru memakan waktu 2 gelombang berja- sedangkan lempeng samudra Eurasia (Eropa-Asia). kin besar, tekanan ini di dalam dapur ini kepenuhan, maka mag: maah. Sekali berjamaah butuh waktu 10 menit. Bila istirahat 20 lebih tipis dan lebih berat (BJ nya Tabrakan lempeng-lempeng dapur magma pun menjadi kian ma tersembur ke luar melalui menit, hanya pas habis untuk 2 gelombang. Belum makan siang? kurang-lebih 3). Yang termasuk bumi di atas, mengakibatkan ter- besar. Selanjutnya magma akan Anak Rinjani, meletuslah ia. Saat Untuk mengatur waktu, klas 4 SD menurut Kurikulum 1994, hari lempeng benua antara lain Lem- bentuknya busur palung yang da- mendesak ke arah permukaan, ini yang tengah aktif adalah dua Sabtu 7 jam dipadatkan ke hari lainya, sehingga dapat diatur sebagai peng Amerika, Lempeng Eurasia, lam di sebelah Selatan pulau-pu- menimbulkan kegiatan gunun- gunung api masing-masing Batur berikut: Senin 10 jam (yang 1 jam upacara), Selasa sampai dengan Lempeng India, dan Lempeng lau Sumatra, Jawa dan Nusa- gapi. Ketika tekanan gas magma- di Bali dan Marapi di Sumatra. Kamis 9 jam, jumlah 6 jam, berjumlah 43 jam. Australia; sedangkan yang terma- tenggara; adanya jalur gempa ak- tis memuncak, terjadilah ledak- Keaktifan kedua gunung ini tentu suk lempeng samudra antara lain tif di sepanjang palung tersebut; an. Kalau tekanan gas tidak ter- saja merupakan akibat gerakan Lempeng Atlantik, Lempeng terdapatnya jalur gunungapi mu- lalu besar, yang terjadi hanyalah lempeng India-Australia. - b. lai dari ujung Utara Sumatra lelehan lava atau pembentukan hingga ujung Utara Kepulauan sumbat/kubah lava, seperti yang (*) Ir Sari Bahagiarti K MSc, Banda; dan yang jelas, daratan terjadi di Gunung Merapi. Tetapi adalah staf pengajar Jurusan tahun menjadi jika tekanan gas sangat besar, Teknik Geologi UPN "Veteran" semakin dekat dengan Indonesia. maka terjadilah ledakan parok- Yogyakarta. Scotie menjalankan RUMAH Jumlah siswa SD peng las, berjumlah 4x30 = 120 KI III, siswa. VI ilmu ke- siswa per ke- RSU Wonosari RSUP Dr. Sardjito 87333. Beth da 62246, Pantirapih 63333. PM Muhammadiyah 2653. RSU Kodya Yk 71195. RSU Bant 67381. RSU Kulonprogo 9316 91007. RS ruang Sleman 68437. siswa/sekali berja- Diatur dengan pola: Senin Selasa MILITER: 10 jam: 4-3-3 -Kamis 9 jam: 4-3-2 Jumat :6 jam: Membedah Kurikulum 1994 SMA KIRANYA baru kali inilah, setidak-tidaknya dalam sepuluh tahun terakhir, dalam satu tahun Oleh Ki Supriyoko ajaran berlaku dua kurikulum yang menyatakan bahwa kuriku- sekaligus. Tahun ini sekolah-se- lum baru sebagai kurikulum kla- kolah kita, yaitu SD, SLTP, dan sik dan tidak memiliki daya anti- sekolah menengah sedang men- sipasi yang kuat dalam meng- gaplikasi dua jenis kurikulum hadapi era globalisasi. Respon sekaligus; masing-masing adalah yang demikian ini wajar-wajar kurikulum lama dan kurikulum saja kiranya, karena kurikulum baru (Kurikulum 1994). yang sebaik apapun pasti men- Pemberlakuan kurikulum baru gandung kelemahan. tersebut memang tidak dilaku- Secara akademis pengemban- kan secara total tetapi dilakukan gan kurikulum pendidikan harus secara bertahap; maksudnya un- didasarkan pada filsafat pendi- tuk SD dimulai dari kelas satu dikan tertentu; apakah filsafat dan kelas empat, sedangkan un- progresivisme, apakah filsafat es- tuk SLTP dan sekolah menengah ensialisme ataukah filsafat pere- dimulai dari kelas satu. Tegas- nialisme. nya, tahun ini kelas satu dan ke- las empat SD menggunakan ku- rikulum baru sedangkan kelas dua, tiga, lima dan enam masih menggunakan kurikulum lama. Disisi yang lain kelas satu SLTP dan sekolah menengah (SMA dan SMK) menggunakan kurikulum baru, sedangkan kelas dua dan tiga masih menggunakan kuriku- lum lama. Dengan berlakunya dua jenis kurikulum tersebut bisa kita bayangkan betapa kompleksnya permasalahan teknis dan opera- sional yang dihadapi para kepala sekolah. Kompleksitas ini makin bertambah lagi dengan adanya realita mengenai perbedaan sis- tem liburan panjang, apabila da- lam kurikulum lama sistemnya adalah semesteran maka di da- lam kurikulum baru sistemnya adalah catur wulan. Filsafat progesivisme didasar kan pada pandangan terhadap alam yang mudah berubah kare- na manusia memiliki kemam- puan untuk mengubah dunia. Para penganut filsafat ini umum- nya lebih memandang ke masa depan. Filsafat esensialisme lebih mendasarkan pada pandangan terhadap alam yang memiliki ke- bakuan. Para penganut filsafat ini lebih memandang ke bawah (akar budaya, nilai-nilai, dsb). Se- mentara itu filsafat perenialisme lebih didasarkan pada pandan- gan terhadap alam yang telah "rancu" dengan adanya tata nilai yang baru, karenanya alam itu sendiri harus kembali kepada ni- lai masa silam. Para penganut fil- safat ini pada umumnya lebih memandang ke belakang. Implikasinya terhadap kuriku- Untungnya tiap propinsi meng kan terlalu berorientasi kepada lum; kalau kurikulum dikembang ambil kebijakan yang meringan- masa depan dengan memberi bo- kan mengenai libur panjang bot kepada teknologi (progresi- tertentu, termasuk DIY (?), yang tahun ini masih memberlakukan libur panjang semesteran meski dua jenis kurikulum tersebut tetap dilaksanakan. Kebijakan ini dapat mengurangi kompleksitas manajemen sekolah. da kurikulum lama yang disusun tahun 70-an. Aspek ini nampak pada penamaan mata pelajaran dan sistem penjurusannya. Kalau kita cermati memang ada terminologi klasik yang di- pakai dalam penamaan mata pelajaran, yaitu Pendidikan Pan- casila dan Kewarganegaraan. Se- perti kita ketahui istilah Kewar- ganegaraan yang sangat populer pada belasan tahun yang lalu su- dah tidak dipakai sejak sepuluh tahun yang silam; konkritnya da- lam Kurikulum 1984 SMA istilah Kewarganegaraan sudah diting- galkan, akan tetapi ternyata isti- lah ini muncul kembali dalam Kurikulum 1994 SMA. Sementara itu sistem penjuru- an Bahasa, IPA, dan IPS yang dahulu pernah ditinggalkan kare- na alasan adanya kandungan konotasi diskriminatif dengan mendudukkan siswa IPA lebih elite dan lebih superior daripada siswa IPS dan Bahasa ternyata kini dipakai lagi. Realitanya da- lam Kurikulum 1994 SMA maka siswa kelas tiga "dijuruskan" ke- program pilihan; masing-masing ialah Program Bahasa, IPA dan IPS. Hal ini juga dilakukan da- lam kurikulum yang diaplikasi di tahun 70-an akhir dan 80-an awal; hanya saja penjurusannya dimulai dari kelas dua. Tantangan Pengelola SMA Kalau kita mencermati isi Ku- rikulum 1994 SMA maka akan bisa kita ketahui adanya ketidak- seimbangan (disbalance) di an- sakta dengan mata noneksakta. Hal ini terjadi baik pada Program Bahasa, IPA maupun IPS. Kelom- pok mata pelajaran eksakta yang menekankan penguasaan penge- tahuan dan teknologi relatif san- gat kecil dibanding kelompok ma- ta pelajaran noneksakta yang menekankan pembentukan nilai dan kepribadian. Kewarganegaraan sebanyak 6 jam, (2) Pendidikan Agama 6 jam, (3) Bahasa dan Sastra In- donesia 21 jam, (4) Sejarah Na- sional dan Sejarah Umum 6 jam, (5) Bahasa Inggris 19 jam, (6) Pendidikan Jasmani dan Kese- hatan 6 jam, (7) Ilmu Penge- tahuan Sosial 12 jam, (8) Pendi- dikan Seni 2 jam, (9) Bahasa As- ing Lain 9 jam, (10) Sejarah Bu- daya 5 jam, (11) Matematika 12 jam, dan (12) Ilmu Pengetahuan Alam 24 jam. Dari 12 mata pelajaran isi Kurikulum Bahasa tersebut ter- nyata hanya dua (17%) saja yang merupakan mata pelajaran ek- sakta. Hal ini pun ternyata juga berlaku pada Kurikulum IPS. Iro- nisnya dalam Kurikulum IPA, yang nota bene merupakan pro- gram ilmu pengetahuan alam, maka dari 10 mata pelajarannya ternyata juga hanya dua (20%) yang dapat diklasifikasi ke dalam kelompok eksakta. Ketidak-seimbangan perban- dingan antara mata pelajaran ek- sakta dengan noneksakta juga bisa dicermati dari perbandingan komulasi jam pelajaran. Kalau ki- ta sejenak mau bermain-main de- ngan aritmetika maka kita dapat menghitung secara kuantitatif di dalam Kurikulum Bahasa itu ko- mulasi jam pelajaran kelompok eksakta ternyata hanya 36 (28%) dari total beban kurikulum. Australia semakin 46 Tahun Prinsip Bebas Aktif Mendayung Antara Banyak Karang Tetapi toh kecenderungan in- kosistensi semacam itu berhasil dicegah. Sehingga se telah tum- bangnya Partai Komunis Indone- sia 1965, Pemerintah RI - Pe- merintah Orde Baru (Orba)-da- pat menjalankan kebijakan luar negerinya yang berlandaskan prinsip bebas aktif secara murni dan konsekuen. Penguasa RI di masa Orba ini secara kontinyu konsisten terhadap prinsip bebas aktif. diri bangsa mampu mengatasi bubaran IGGI yang dikehendaki penguasa Indonesia dua tahun lalu adalah satu dari sekian banyak bukti konkrit bahwa RI berhasil mengatasi persoalannya dengan pihak luar, sesuai dengan kepentingan nasionalnya, sekali- gus sebagai manifestasi "konsis- tensi" Indonesia terhadap prinsip bebas aktif di tengah banyaknya karang yang dihadapi dewasa ini. BAGI masyarakat negara- bangsa, setiap zaman melahirkan Oleh Chusnan Maghribi tekanan-tekanan dimaksud. Pem- tokoh-tokohnya sendiri-sendiri. Dan di antara tokoh-tokoh itu, ada tokoh yang nama besarnya melampaui zamannya. Di negara kita, Dua Bapak Indonesia (Soekarno-Hatta) adalah dua tokoh kemerdekaan yang mempu- nyai nama besar yang keber- lakuannya melewati zamannya serta sudah teruji secara historis. Hari ini, Jum'at 2 September 1994, dengan penuh rasa hormat kita mengenang kembali salah satu tokoh besar tersebut, Mo- hammad Hatta, yang tepat 46 tahun silam tampil sebagai orang yang pertama kali mengemu- kakan (merumuskan) prinsip be- bas aktif yang kemudian menjadi landasan politik luar negeri In- donesia. Antara Dua Karang Ketika pentas politik dunia ta- hun 1948 belum terlalu jelas arah nya dan saat sisa romantisme re- volusi kemerdekaan belum le- nyap, Mohammad Hatta memu- nculkan ide brilian mengenai ba- gaimana bangsa Indonesia men- Hal yang sama ternyata juga cari tempat yang layak dan ter- berlaku pada Kurikulum IPS hormat di tengah pergaulan antar, yang juga hanya memasang 36 bangsa-negara. Dalam pidato ber- (28%) jam pelajaran dari total be- judul "Mendayung Antara Dua ban kurikulum. Secara akademis Karang" yang dikemukakannya komulasi jam pelajaran kelompok selaku Perdana Menteri di depan Konsistensi Pemerintah Indo- nesia itu telah ditujukan antara lain dengan kepeloporannya me- nandatangani Deklarasi ASEAN mengenai ZOPFAN 1971 di Kuala Lumpur, kegigihannya memper- juangkan Gerakan Non Blok (GNB) untuk tetap bertahan pada prinsip maupun tujuan utamanya ketika sejumlah negara anggo- tanya yang berhaluan keras, se- perti Kuba dan Nikaragua dalam KTT ke-6 GNB di Havana tahun 1979 berupaya mengkiblatkan politik GNB ke Uni Soviet, serta keikutsertaannya di dalam mem- prakarsai penyelesaian konflik Kamboja yang secara implisit melibatkan Washington dan Moskow. Konsistensi ini terus berlanjut meski Indonesia sudah tidak lagi mendayung antara dua Sedangkan dalam konteks mul- tilateral, konsistensi Indonesia itu telah diejawantahkan dengan keuletannya selaku Ketua GNB periode 1992-1995, untuk meng- hidupkan kembali dialog Utara- Selatan guna menyelesaikan ber- bagai permasalahn yang dihadapi kedua kutub, seperti masalah utang negara-negara berkem- bang, dalam rangka menciptakan (membangun) tata dunia baru yang berkeadilan, jauh dari ma- cam-macam ketimpangan serta ketertekanan antara kelompok negara maju dengan negara-ne- gara berkembang. bebas aktif yang sudah 46 tahun Sebagai kesimpulan, prinsip dianut RI, kini masih dan akan terus relevan dengan kondisi za- man yang senantiasa berubah. Sekarang, saat RI harus men- dayung antara banyak karang, prinsip bebas aktif masih terus di- jadikan pegangan penguasa In- donesia untuk merumuskan se- 4-2 Jadi pengaturan jam pelajaran sebagai berikut: Jam 1. 7.00-7.40, Jam 2. 7.40-8.20, Jam 3. 8.20-9.00, Jam 4. 9.00-9.40; 9.40 -10.00 (is- tirahat I 20 menit), Jam 5. 10.00 - 10.40, Jam 6. 10.40- 11.20, Jam 7. 11.20-12.00; 12.00-13.00 (istirahat II 60 menit), Jam 8. 13.00-13.40, Jam 9. 13.40-14.20, Jam 10. 14.20 - 15.00. Satu minggu hanya sekali pulang jam 15.00, lain hari pulang 14.20, Jumat 11.20. Hari Jum'at bisa pulang, berjamaah di dusun masing-masing. Untuk makan siang sebaiknya guru tak usah mengatur untuk muridnya. Melaksanakan administrasi dan KBM saja harus pandai mengatur waktu. Bagi kantor Pemda DIY menyediakan uang makan. Bagaimana untuk guru yang sekian juta banyaknya? Apakah Pemerintah berse- dia menambah L-P (Lauk-Pauk ?). Kesimpulan: 1. Sesuai landasan tertulis di atas, tiap sekolah perlu menyedi- akan ruang tempat ibadah yang memadai. Bagi yang dekat Masjid tak ada masalah.; 2. Waktu istirahat, cukup untuk sholat dhuhur baik siswa maupun guru. Demikian, semoga bermanfaat. -t Abdul Muin (NIP: 490009098), Guru SDN. Banyakan Ranting Dinas P dan K Kec. Piyungan, Bantul, 55792, DIY. PENANGGALAN No. 796. R. Ngt. Siti Sarwodyah Soeharto, Jl Kangguru I/4, Jakarta 13610. Suaminya (Kol R. Soeharto) meninggal dunia 15 Agustus 1994, Jam: 8.45 WIB. Hari pasarannya: Senen-Legi (7 Mulud 1927 Dal). 40 (Empat puluh) harinya: Jum'at-Kliwon 23 September 1994 (16 Bakdo- mulud 1927 Dal). 100 (Seratus) harinya: Selasa-Kliwon 22 Nopember 1994 (18 Jumadilakir 1927 Dal), 1 (Satu) tahunnya: Kamis-Wage 3 Agustus 1995 (6 Mulud 1928 Be). 2 (Dua) tahunnya: Şelasa-Wage 23 Juli 1996 (7 Mulud 1929 Wawu). 1000 (Seribu) harinya: Sabtu-Kliwon 10 Mei 1997 (3 Sura 1930 Jimakir). *** No. 797. Keluarga Ibu Yamini Sutarno D. Jl Dalia, Solo. Ibu Yamini meninggal dunia 19 Agustus 1994, hari pasarannya: Jum'at-Kliwon (10 Mulud 1927 Dal). 40 (Empat puluh) harinya: Se- lasa-Wage 27 September 1994 (20 Bakdomulud 1927 Dal). 100 (Sera- tus) harinya: Sabtu-Wage 26 Nopember 1994 (22 Jumadilakir 1927 Dal). 1 (Satu) tahunnya: Senen-Pon 7 Agustus 1995 (10 Mulud 1928 Be). 2 (Dua) tahunnya: Jum'at-Wage 26 Juli 1996 (10 Mulud 1929 Wawu). Dan 1000 (Seribu) harinya: Rabu-Wage 11 Mei 1997 (7 Sura 1930 Jimakir). *** tersebut; misalnya ada propinsi visme) maka akan memiliki keku- tara kelompok mata pelajaran ek- meskipun hal ini diberlakukan September 1948, tokoh proklama- perang dingin Timur-Barat yang kaligus menerapkan kebijakan 1994, hari pasarannya: Jum'at-Pahing (12 Sapar 1927 Dal). 40 (Empat rangan di bidang nilai; dan seba- liknya apabila kurikulum terlalu berorientasi kepada kebudayaan (esensialisme/perenialisme) maka akan memiliki kekurangan di bi- dang pengetahuan dan teknologi. tuk membuat kurikulum yang Memang kompleks dan susah un- sempurna itu. Kurikulum SMA Tentang kritik terhadap Kuri- Kalau dibandingkan dengan rikulum 1994 SMA, nampaknya karena dalam kurikulum baru ini kurikulum baru SMA, yaitu Ku- kiranya memang ada benarnya kurikulum baru lainnya maka kulum 1994 SMA sebagai klasik paling banyak mengundang re- memang terkandung aspek "back spon dan kritik masyarakat; ada to seventies"; yaitu kembali kepa- Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Wakil Pemimpin Redaksi I Wakil Pemimpin Redaksi II Pemimpin Perusahaan Redaktur Pelaksana Redaktur Staf Redaksi Fotografer Sekretaris Redaksi Alamat Kantor Redaksi gram Bahasa (Kurikulum Ba- teri Kurikulum 1994 SMA Pro- Sebagai ilustrasi konkrit ma- hasa) terdiri dari 12 mata pela- jaran sbb: (1) Pancasila dan Pend. Kedaulatan Rakyat : H Soemadi M Wonohito SH. : Suwariyun. Drs M Idham Samawi. Bambang Daulat. Drs M Idham Samawi. Drs Octo Lampito, Krisnam. Drs Suhadi Sukarno SU, Wismako Poernomo, Theo Sutiyono, Drs Al Sugeng Wiyono, Djuweni, Lalu Hidayat, Soeparno S Adhy, Joko Budhiarto, Arifin Husein. Dre Y Sarworo Soeprapto, Rakiman S, Bambang Soenarno, Dra Esti Susilarti, Maksum Parjiyo, Mulyadi Adhisupo, Ronny S Viko, Dra Fadmi Sustiwi, Mussahada. Ircham, Moeljono, Yuwono, Frans Budisukarnanto. Arief Budiarto Jalan P Mangkubumi 40-42 Yogyakarta 55232. Facs (0274)-63125 Telp (0274)-65685 dan 63125. SIUPP (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers) Perwakilan dan Biro: Jakarta Magelang Surakarta Semarang Purwokerto Koordinator Perwakilan No. 127/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1986 tanggal 4 Desember 1990. Anggota SPS. Penerbit Terbit Perdana Perintis Pembina Direktur Utama pembentukan nilai dan kepriba- Banyaknya mata pelajaran non eksakta yang lebih menekankan dian peserta didik memang tidak *Bersambung hal 11 resminya ditandai dengan bu- barnya negara Kesatuan Repub- lik Sosialis Soviet 1991. Banyak Karang tidak menyebabkan surutnya pe- Berakhirnya Perang Dingin nerapan kebijakan luar negeri In- donesia yang bebas aktif. Sebab, keberlakuan prinsip bebas aktif tidak terbatas hanya untuk men- pangkuan pengaruh salah satu jaga diri agar tidak jatuh dalam blok saat berkecamuknya perang suasana lain separipurna perang dingin, tetapi juga berlaku dalam dingin yang ditandai dengan pe- munculan blok-blok perdagangan di banyak kawasan serta "sema- kin intensifnya tekanan negara negara maju (Utara) terhadap ne- gara-negara berkembang (Sela- tan), baik tekanan yang berdalih politis, humanis (hak asasi manu- sia - HAM), ekologis, ekonomis maupun lainnya, yang kesemua nya 'cerminan' dari banyaknya karang yang mesti dihadapi. eksakta ini jauh dari memadai, sidang BP-KNIP di Yogyakarta 2 karang, menyusul selesainya bagi siswa program noneksakta tor itu antara lain menanyakan: sekalipun. Bagaimana dengan ... mestikah kita bangsa Indone- program eksakta? Pada Kuriku- sia yang memperjuangkan ke- lum IPA di SMA ternyata jumlah merdekaan bangsa dan negara ki- jam pelajaran kelompok eksakta ta, hanya harus memilih antara hanya 64 (50%) dari total beban pro-Rusia atau pro-Amerika?" kurikulum. Meskipun angkanya Pertanyaan ini dijawabnya sendi- mencapai 50% tetapi jumlah ini ri:"...pendirian yang harus kita juga belum memadai bagi siswa ambil ialah supaya kita jangan menjadi obyek dalam pertarung kelompok eksakta. subyek yang berhak menentukan an politik internasional, me- lainkan kita harus tetap menjadi sikap kita sendiri serta memper- Apa yang diungkapkan Hatta juangkan tujuan kita sendiri." itulah yang kemudian dirumus- kan lagi secara lebih eksplisit se- bagai prinsip/landasan politik lu- ar negeri bebas aktif, yang pelak- sanaannya berlangsung hingga saat sekarang maupun men- perang dingin antara blok Timur dan Barat, yang oleh Di tengah Hatta digambarkan sebagai dua karang, memang muncul kecen- derungan inkonsistensi Pemerin tah Orde Lama (Orla) atas prinsip politik luar negeri bebas aktif. Pe- merintah Orla saat mendayung antara dua karang "agak tergoda" sehingga kebijakan luar negerin- ya kurang selaras dengan prinsip politik bebas aktif. : PT-BP Kedaulatan Rakyat Yogyakarta. : Tanggal 27 September 1945 : H Samawi (1917-1984) M Wonohito (1912-1984) : H Probosoetedjo. H Soemadi M Wonohito SH. telp (0274)-65683. Direktur Pemasaran : Drs M Idham Samawi, telp (0274)-65682. Manajer Sirkulasi: Manajer Iklan Drs Guno Indarjo. telp (0274)-62911 :Dewi Marni Astriyanti BSc. telp (0274)-63541 dan 65683 (siang). Langganan per bulan termasuk Kedaulatan RakyatMinggu.... Iklan 1 mm/kolom Iklan Keluarga 1 mm/kolom. Iklan Cilik 1 baris/kolom (minimum 3 baris/kolom). Iklan Halaman I Tambahan biaya 200% dari Tarif yang berlaku (Ukuran Maks. 2 kim x 150 mm). Rp 12.000,00 Rp 3.000,00 Rp 2.500,00 Rp 2.000,00 Iklan Halaman XII : Tambahan biaya 100% dari Tarif yang berlaku. :- Full Colour (4 warna/3 warna) 1 mm/kolom. Rp Iklan Warna Dua Spot (2 warna) 1 mm/kolom. Satu Spot (1 warna) 1 mm/kolom.. Iklan ditambah PPN 10%. Bank Bank BNI 1946- Rek. Giro: 428931-001. Bank Bukopin-Rek. No. 004.016845 Dinas Giro dan Cekpos No.j.15.78. : Jalan Utan Kayu No. 85, telp (021) 8563515, 8563602 Jakarta Timur 13120 Kepala Perwakilan HRH Soetoto SH, Pjs Kepala Biro Imong Dewanto. 4.500,00 6.000,00 Rp Rp 3.500,00 Jalan Achmad Yani No.9, telp (0293) 3552 dan 2502. Kepala Perwakilan Didiek Santoso, Pis Kepala Biro Eko Hadi Pranowo Jalan Bhayangkara No.2, telp (0271) 48015, Kepala Perwakilan Drs Asri Salman, Kepala Biro Theo Sutiyono Jalan Lampersari No. 55, telp (024) 315769 Kepala Perwakilan Djoko Suprapto, Kepala Biro FN Arifin Husein, MBA alan Achmad Yani No.14, telp (0281) 61347, Kepala Perwakilan Drs Zulkardi, Kepala Biro Sugeng Pamudji. Silmi SH A Dicetak di Percetakan "Kedaulatan Rakyat Jalan Raya Yogya - Salo km 11 Sleman Yogyakarta 55573, telp (0274)-96549 dan (0274)-96449. Isi diluar tanggungjawab percetakan datang. Pada masa Kabinet Sukiman, kebijakan luar negeri Indonesia condong ke Barat lantaran Menlu Soebardjo setuju untuk menerima bantuan militer Amerika Serikat dalam rangka MSA (Mutual Secu rity Act) tahun 1952. Begitupun kebijakan luar negeri yang ditem puh Kabinet Ali Sastroamidjojo Kedua. Sementara itu, juga pernah ter- jadi pelaksanaan politik luar negeri yang memperlihatkan ke- condongannya ke Timur, yaitu se- masa Demokrasi Terpimpin pada awal sampai pertengahan '60-an. asikan se- Kini, saat memasuki masa masa awal pasca perang dingin atau ketika harus mendayung an- tara banyak karang, Republik In- donesia kelihatan berupaya se- maksimal mungkin untuk terus konsisten terhadap prinsip bebas aktif dalam memfor kaligus melaksanakan kebijakan luar negerinya. Dalam arti, de- ngan bekal kepercayaan dan ke- mampuannya sendiri, Indonesia aktif memperjuangkan tujuan/ke- pentingan-nya, baik dalam kon- teks bilateral maupun multilater- al (regional-internasional). Dalam konteks bilateral, In- donesia aktif berjuang mengatasi tekanan-tekanan yang berlatar- belakang isu HAM, lingkungan sampai pada ekonomi-keuangan dan perdagangan. Indonesia de- ngan tak mengorbankan harga luar negermya. Ini menandakan Indonesia benar-benar konsisten- si dengan prinsip bebas aktifnya. Agar konsistensi tersebut dapat bih besar di masa datang, baik mendatangkan manfaat yang le- bagi kepentingan nasional Indo- nesia maupun negara-negara ber- kembang dan dunia umumnya, pemerintah dalam merumuskan perlu terus berpegangan pada kebijakan luar negerinya nanti asas antisipasi, responsif dan tuk masalah dunia yang selalu proyektif terhadap berbagai ben- bermunculan. -h (*) Penulis, peneliti pada CIIS. Penghijauan Mendesak Dilakukan di Wates WATES (KR) - Meskipun per- nah meraih penghargaan Adipu- ra, ternyata kota Wates dinilai masih memprihatinkan bidang penghijauannya sehingga setelah Adipura, tahun berikutnya hanya memperoleh Sertifikat. Selain itu secara keseluruhan ternyata pembangunan di bidang kebersi- han, keindahan, dan ketertiban (K-3) kota, Wates mengalami penurunan. Pelaksanaan Harian (Pl H) Kabag Humas Pemda Kulonpro- go, Tri Kuncoro BA, mengatakan hal itu menjawab pertanyaan KR sehubungan telah diadakannya evaluasi penilaian Adipura belum lama ini. Berdasar hasil penelit- ian lengkap Tim Penilai Adipura Pusat, ternyata Wates hanya me- nunjukkan peningkatan dalam penanganan sampah. Selain itu semuanya menurun, jika diband- ingkan hasil yang pernah dicapai. Menurut Tri Kuncoro, penghi- jauan merupakan hal yang dinilai mendesak untuk dilakukan di ko (Har)-h ta Wates. No. 798. Sdr. Agus Sugiarto. Jl Suryopranoto 7, Yogyakarta. Bapaknya (Bp. Sutrisno Sastroatmojo) meninggal dunia 22 Juli puluh) harinya: Selasa-Legi 30 Agustus 1994 (21 Mulud 1927 Dal). 100 (Seratus) harinya: Sabtu-Legi 29 Oktober 1994 (23 Jumadilawal 1927 Dal). 1 (Satu) tahunnya: Senen-Kliwon 10 Juli 1995 (11 Sapar 1928 Be). 2 (Dua) tahunnya: Sabtu-Kliwon 29 Juni 1996 (12 Sapar 1929 Wawu). 1000 (Seribu) harinya: Rabu-Legi 16 April 1997 (8 Besar 1929 Wawu). 888 No. 799. Keluarga Bp. Sudiwiyono. Dalangan, Sendangsari, Sleman. Bp. Sudiwiyono meninggal dunia 31 Agustus 1994, hari pasaran- nya: Rabu-Pahing (23 Mulud 1927 Dal). 7 (Tujuh) harinya: Selasa-Pon 6 September 1994 (29 Mulud 1927 Dal). 40 (Empat puluh) harinya: Ahad-Legi 9 Oktober 1994 (3 Jumadilawal 1927 Dal). 100 (Seratus) harinya: Kamis-Legi 8 Desember 1994 (4 Rejeb 1927 Dal). 1 (Satu) tahunnya: Sabtu-Kliwon 19 Agustus 1995 (22 Mulud 1928 Be), 2 (Dua) tahunnya: Kamis-Kliwon 8 Agustus 1996 (23 Mulud 1929 Wawu). 1000 (Seribu) harinya: Senen-Legi 24 Mei 1997 (19 Sura 1930 Ji- (R)-t makir). Pojok KR Saudi dan Sudan Boikot Konferensi Kependudukan dan Pem- bangunan PBB di Kairo. - Kita makin tahu sampai sejauh mana sesungguhnya ide tentang Kependudukan bisa diterima di planet Bumi ki- ta ini. *** Jepang sediakan Rp 2 triliun untuk Ianfu sebagai permintaan maaf. *** -Kalau realisasinya tidak cepat-cepat, kita khawatir para lanfu sudah keburu meninggal karena usia lanjut. Mahkamah Agung diminta tangguhkan hukuman 3 terpidana salah vonis. -Makin banyak upaya pengayoman diarahkan ke ala- mat Mahkamah Agung. Berabe PMI: 72176. Klinik 24 jam F Ludira Husada Tama telp, 365 dan 2033 (dokter datang k rumah) RSKB "Patmasuri tel 72021. PEMADAM KEBAKARAN: 113-87101 Korem 072, 63222. Garnizu 66472, Denpom IV-2 66103. POLISI: Polwil DIY 2487. Polresta Yogy 2511. Pertolongan sekta Ngampilan 2185, Krata Polisi 110, P 73793, Mergangsan 2138. Ko gede 2577. Pakualaman 317 Gedongtengen 2696. Tegalre 3877. Gondomanan 2376. Wi brajan 2832. Mantrijeron 316 Umbulharjo 3916. Gondoku man 3125. Danurejan 3709, Je 3136. Polres Bantul 67410, Polr Kulonprogo 93100, Polres C nungkidul 91110, Polres Slem 68410, Pos Polisi UGM 902333. PLN: 2402 10.00 HARI INI MATAR HOTTEST COUPLE IN EXPLOSIVE ACTION Directed by ROGER DONALDSO HARI INI WIDYA 11.00 15.00-17.00-19.00-21.00 SABTU MIDNITE DI: PALACE 24.00 Night Eyes EMPIRE 3 23.30 EMPIR 24.00 "I LOVED THIS M Seyet, 600D "AS FUNNY AND APPEALING AS THE FIR Kevin Thomas, LOS ANGELES TIME America's favorite do- has become America's furriest das CHARLES GROD Beethove Directed by ROD DA
