Tipe: Koran
Tanggal: 1994-09-03
Halaman: 07
Konten
4cm AT HALAMAN 6 SABTU KLIWON 3 SEPTEMBER 1994 (27 MULUD 1927) memelihara ditampung dalam sulit dipenuhi. Jadi Pondokan harus persen akan peng- Penuhi standar Kodya Yo- Coli. Susu rasa sabun, Jumlah ternak sapi perah di Kodya Yogya saat ini mencapai 198 ekor, milik 51 peternak tradi- sional. Produksi susu yang di- hasilkan dari 198 ekor sapi terse- but setiap bulan 3.264 liter. Jum- lah tersebut secara kuantitatif mengalami penurunan diband- ingkan dengan tahun-tahun lalu. Namun yang lebih menggembi- rakan bahwa kualitas susu masih tetap memadai. babkan Juara-I Lomba garan pilih INVESTASI TA OGYAKARTA 55162 PTEMBER '94 JAK bahas meliputi PPh (Pajak Peng vaan dibuat tertulis, dialamatkan ke di sampul kin atas nditer wan kukan tindakan pe- oleh aparatur-pajak, asih diperkenankan akukan pembetulan Pemberitahuan (SPT) ang telah disampai- tor Pelayanan Pajak, uti baik SPT Tahunan 1 maupun SPT Tahu- dan. Sekiranya keter rsebut hanya untuk beberapa bulan se- Tahunan disampai- ukup dilakukan pem- as SPT masa yang an saja. Berarti ada setor, dan kelebihan pat diperhitungkan ang pajak PPH Ps 21 bulan tsb, atau masa atnya. demikian, apabila ak melakukan pembe a Kantor Pelayanan melakukan peneli- verifikasi atas SPT reksi yang dilakukan ar pajak, bisa menim- rhitungan kurang pajak yang terhu- ikian agar menjadi b. GAPURA (1): an Budaya Terdesak Perkembangan Kota Kandang Sapi jadi Pondokan tetangganya. Selain harus tidur "seatap" de- ANEKA wo ketika harus memandikan gigih alih usaha Pengala Memecah Batu hingga Usia Senja arkan cari pakan, menurut Sujanto lim- dah usaha. Siswodihardjo sangat mengambil produk peternak hanya di ngembangkan usa- yang tepat untuk istirahat. Tapi memecah batu di pinggir jalan Karena mereka bisa mengambil aqidah yang dianut Darul Arqam, tigasi dan pantauan, diketahui, je Dari Hasil Uji Sampel tak Ditemukan Susu Jelek Puisi Iman Budhi Santosa Penulisan TBY "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 7 Pelarangan Darul Arqam Jangan Berdasar Aqidah dan Bam- men- ini akan yang Hasil uji air atau cukup. Komponen yang diperiksa menurut Bambang Sukartono, meliputi susunan dan keadaan susu. terkandung warna pada demikian dan sesuai angka- Besar Terkontaminasi kemungkinan susu segar terkontaminasi oleh kuman-ku- atkan waktu luang (KR-RSU). daan yang berkem- batnya, perusahaan tidak mampu menye- erjaannya. ain yang juga dising- s pada peserta Muk- penggunaan la- milik rakyat/masya- soal proyek. Dalam hal aparatur negara hen- at membantu menye- mbayaran ganti rugi adil dan saling men- serta dapat disele- pada waktunya agar onstruksi tidak ter- husus, Wapres me- ota Gapensi untuk an mengembangkan struksi yang dimiliki nesia. Sebab, budaya yang beranekaragam pengetahuan dan konstruksi yang ti- kekukuhan dan ke- ya dengan ilmu pe- dan teknologi kon- n. Pengetahuan dan konstuksi daerah ini, ikan dengan kondisi alam dan budaya se- ngga bangunan yang bertahan lama, nya- ati dan mempunyai a yang tinggi dan si berwawasan ling- hendaknya menjadi sekaligus pendorong kannya pemikiran- an teknologi di masa Paparan Wapres ini ngat positif pula oleh Gapensi DIY Ir Ru- , yang bahkan juga potensi yang dimili- hal pendidikan bagi za pelaksana kon- punya aset berharga ggembleng sumber anya," kata Rumin- dampingi pengurus Saifudin, Supriyo, dmono, dll. onalisme anggota ju- aris penekanan BPP gaimana diungkap Kartasasmita. BPP h melakukan pen- elatihan di 8 provin- angkut manajemen. ada tingkat tukang. ada tingkat manajer si bahwa pada kon- berkemampuan le- lit terangkat profe- a jika manajernya (Bersambung)-b. G ABADI ANG VALUTA ASING) 156 Yogyakarta-Indonesia ng valuta asing PT Baru- eque Kurs Jual (Rp) 2174 1632 1599 1387 3383 409 1237 1650 287 1452 22.12 854 sisa Keadaan 27,5 derajat Celcius. Dengan angka tersebut susu di Kodya Sapi Perah pun Perlu Jamu Karena ketiadaan tempat, sapi perah ini tak pernah keluar kandang untuk menikmati sinar matahari. BANYAK cara yang dilakukan peternak sapi perah dalam meningkatkan kesehatan dan produksi sapinya. Dinas Peter- nakan menentukan untuk me- larang menggunakan sapi jantan ningkatkan produksi peternak di- untuk "pemacek". Sapi betina yang sedang birahi pun harus di inseminasi buatan (IB), agar kualitas anak sapi tetap bagus. Sementara itu untuk memelihara sapi perah agar tetap sehat de- ngan memberikan "jamu". ternak yang kini "ngloper" mem Sujanto warga Umbulharjo, pe- punyai pengalaman terhadap ter- nak. Bila sapi perah itu tampak tak bernafsu makan, sehingga menurunkan produksi susu, mem berikan ramuan jamu tradisional Babah Gemuk. Seperti juga ma nusia, hewan juga memerlukan jamu, agar badannya tetap segar. Masing-masing ramuan menurut Sujanto memiliki khasiat. Untuk mencegah agar susu jangan sampai "amis" maka diberi jamu kunir asem, ditambah jeruk nipis, kencur, temu ireng, sekitar 0,5 kg dan digiling halus. hardjo. Jamu ini diberikan setiap Memberi jamu pada ternak sapi perah juga dilakukan Siswodi bulan, dengan ramuan kencur 1,5 kg dan telur lima butir dan diberikan kepada sapinya. nak sapi perah dari Glagahsari bi- Menurut Imam Marsudi peter- la sapi diberi minum jamu tradi- sional seperti kencur, kunir, menyebabkan produk susunya berbau harum dan tidak amis. Bahkan peternak lain mem- berinya anggur dan jamu be- (KR-Wahyu)-t ranak. Untuk menjaga nafsu makan, seringkali peternak men- campurkan garam dapur dalam konsentrat, sehari cukup dua genggam. campurkan garam dapur dalam "Kalau terlalu banyak men- "kotoran" nanti sapi bisa men- cret," ujar Imam Marsudi. mun dungan gizinya baik, produk susunya bisa meningkat, mutu cukup baik sehingga keuntungan yang diperoleh peternak cukup lumayan. Menurut Ir Ahmadi SU, bis asanya industri pengolah susu akan menolak susu dari peternak yang kualitasnya rendah. Untuk mengetahui kualitas ini pengolah susu akan menguji BJ dan untuk mengetahui kandungan kuman menggunakan MBRT. Tidak sedikit peternak yang nakal, un- tuk mengelabuhi agar BJ tidak rendah memberikan campuran pada pakan bahan amilun, yaitu berupa air perasan ubi atau ketela, bentoel dan bahan lain- nya. Peternak susu rakyat meng- hadapi dilema yang cukup serius. Disamping dituntut meng- hasilkan produk yang berkuali- tas, harus mampu bersaing de- ngan produk susu impor. Pengo lah susu mempunyai hak dua per- tiga susu impor. Sedangkan ketentuan harus dari peternak sepertiga susu yang diolah sesuai melalui koperasi. Menghadapi persaingan pada masa-masa mendatang maka pe- Rendahnya produk susu yang ternak sudah harus bersiap-siap. dihasilkan peternak rakyat dise. Bila perjanjian GATT sudah babkan oleh beberapa faktor. Na- diberlakukan maka persaingan menurut pakar sosial ekono, pasar akan semakin keras, di- mi peternakan, Ir Ahmadi SU, pa- mana susu impor dengan bebas mengeluarkan biaya produksi tanpa hambatan akan masuk da umumnya peternak cenderung pasaran Indonesia. Dalam persa- yang murah. Padahal untuk men- dapatkan kualitas susu yang baik ing harus mampu menunjukkan ingan ini tentunya masing-mas- jelas sangat tergantung dari kualitas. Kalau peternak mampu pakan yang diberikan. Kalau menyediakan susu yang berkuali- pakan yang diberikan seadanya, tas maka akan memang dalam tentunya mutu susunya juga tak bisa diharapkan. Pakan Mahal Pakan sapi perah harus mem- punyai kandungan gizi yang baik sesuai dengan stardar. Tanpa pertimbangan itu jelas susu yang dihasilkan tidak akan mampu bersaing dengan susu impor yang kini mudah masuk ke Indonesia. berikan pakar dedak kepada sapi Ahmadi melihat kenyataan bah- wa peternak lebih banyak mem- perahnya. Padahal kandungan protein pada dedak hanya kecil sekitar 12 persen. "Peternak jarang sekali mem- berikan pakan dengan konsentrat yang kandungan proteinnya 20 persen, karena dianggap mahal," ujar Ahmadi. Kalau peternak memberikan konsentrat sesuai dengan petun- juk, maka hasilnya selain kan- merebut pasar. "Mulai sekarang peternak su- dah seharusnya melakukan pe- rubahan, kalau tidak usahanya akan tergulung," ujar Ahmadi. Penilaian terhadap mutu susu produk ternak sapi perah rakyat ini mestinya tidak dilakukan ter- hadap kelompok peternak, tetapi nak sapi perah agar memperluas untuk perseorangan. Ahmadi ju- ga menganjurkan kepada peter- usahanya. Kalau semula ternak gan, agar ditekuni sebagai cabang sapi perah hanya sebagai sampin- usaha, syukur kalau kemudian menjadi usaha pokok. "Dengan demikian segala up- aya akan terkonsentrasi pada pemeliharaan ternaknya dan hasilnya akan bisa dinikmati," ujar Ir Ahmadi SU. (R-32/R-25/Asp)-k Khususnya yang menyangkut laskan setiap wilayah mempun- penyemaian Damar, ia menje- yai tempat penyemaian sendiri. Baturaden juga memiliki, mengi- ngat tanaman hutannya selain Pi- nus ternyata masih tetap men- gandalkan Damar yang dalam kurun waktu 40 tahun baru bisa ditebang. "Penebangan ini banyak meli- batkan masyarakat sekitar hutan Banyumas," tutur Tisna sambil seperti Limpakewus, Sumbang, menjelaskan, getah Damar (co- phal) yang dihasilkan Jawa Ten- gah pertahunnya mencapai 300 ton. Jumlah tersebut dihasilkan dari hutan Damar yang berada di Baturaden, Purworejo, Pekalon- gan Timur, Kedu Utara, Kedu Se- flatan dan Banyumas Timur. Sementara itu Asper Perhu- petak 8 yang mempunyai luas 6,5 tani, Soeriyo mengungkapkan, hektar telah tertanam Damar se- jak tahun 1992. Setiap hektarnya tertanam 1.650 pohon Damar dan yang mengerjakan adalah ma- syarakat yang bertempat tinggal dekat hutan. man pokok berupa Damar itu ju- "Mereka selain menjaga tana- ga dapat bertani. Dalam bertani yang ditanam jagung, atau jenis tanaman tumpangsari lainnya," kata Soeriyo. Ia juga menjelaskan, petani yang akan menggarap tanah ter- dengan Perhutani. Ikatan kon- lebih dahulu ada ikatan kontrak trak ini besarnya Rp 7.500 yang diberikan Perhutani sebagai pengikat untuk penggarap seluas satu hektar. Setelah itu, lanjutnya, petani memperoleh kredit dari Perhu- tani berupa pupuk dan bibit. Sis- tem pembayaran yang dikenakan tidak penuh, tetapi separuh dari harga pupuk atau 50 persen. Menanggapi apa yang menjadi Apakah petani ini juga yang dilibatkan dalam penebangan da- mar? "Memang pihak Perhutani Baturaden telah mempunyai daf- tar tertentu yang menyangkut jak awal sudah dilibatkan, baik petani penggarap ini. Mereka se- dalam mengisi kaleng penyema- ian, penebangan sampai akhirnya menggarap tanahnya sambil menjaga tanaman pokok yang berupa Damar," tukas Pardi. Diskusi Mengingat, dalam peninjauan pada penyemaian tanaman Da- mar serta meninjau lokasi pe- digarap petani setempat tak nanaman hutan Damar yang kini diberi kesempatan melakukan di- alog dengan petani yang ber- sangkutan. Untuk itu acara dilan- jutkan dengan peninjauan lokasi wisata milik Perhutani di Pancu- ran Tujuh. Setelah itu, dilangsungkan dis- kusi dengan pakar kehutanan dari Fakultas Kehutanan. Dalam tour juga disertakan petugas dari diskusi ini selain rombongan pers Perhutani, baik yang bertindak sebagai pemandu maupun yang bertugas di Baturaden. Dr Sofyan P Warsito dalam makalahnya menegaskan, rumu- san tugas Perum Perhutani yang hanya pada kriteria profitabilitas bijak adalah tekanannya bukan finansialnya saja, melainkan juga, pada tingginya derajat kelestari- an sumber. Dasarnya, lanjut Sofyan, tanpa produksi tebangan yang tinggi pun (nol misalnya) suatu hutan jasa lingkungan yang tak ternilai masih memberikan pendapatan seandainya sumber daya hutan yang dikelolanya berada dalam keadaan baik. Dengan cara pan- dang tersebut memberikan beber- apa macam hikmah. Hikmah pertama, urai Sofyan, terhindarnya Perum Perhutani dari tekanan untuk mentarget kan tingginya produksi tebangan. Kedua, usaha untuk meningkat- kan pendapatan dan profitabilitas yang masuk ke Pemda. Karena ji- Seorang wisudawati bidan desa sedang menerima tanda lulus ka tidak ada aturan yang pasti, para penambang akan dirugikan. adalah rakyat kecil yang ingin dari pimpinan Akper Aisyiyah, Yogyakarta. Bagaimanapun penambang Bidan Desa Harus temannya yang mengerti Magelang, dan Dyah Anggraini (21) dari Sleman. Memperdalam Pengetahuan tentang Penyakit AIDS cukup, setiap orang yang ter- libat di sungai sudah YOGYA (KR) Para bidan luk Atkhoirotul Ummah (21) perusahaan akan lebih difokus- dan paham derita seorang penam- kan pada usaha peningkatan efi- bang. Seperti juga Soharjo, Kro- yang ditugaskan di pedesaan di- siensi di sektor pemasaran dan mardjo, Kartopawiro dan teman- harapkan selalu berorientasi pa- pembiayaan penghargaan. Hik- butuh perhatian da lapangan, tidak hanya sekedar mah ketiga, masalah profitabili- yang serius. Apalagi 90 persen terampil menolong ibu hamil dari penambang itu adalah wani- yang melahirkan, tapi juga harus tas finansial bagi BUMN ini ter- sedangkan diantaranya memperdalam pengetahuan ten- utama akan dipandang sebagai ta, tang perkembangan berbagai indikator, untuk menjalankan tu- nenek-nenek. (Ono)-t. penyakit tertentu seperti Hipati- gasnya sebagai pengelola hutan tis dan Aids. Karena penyakit dengan hasil utama berupa jasa lingkungan itu mampu berdiri yang akhir-akhir ini mendapat sendiri tanpa bantuan pihak pe- merintah. Sementara itu Hj Ir Sri Tuti Sujoko dari Hidrologi Hutan me- ngetengahkan keraguan terhadap hutan Pinus sebagai penyerap air terbanyak. Akibatnya, fungsi hu- tan sebagai penyimpan air meng alami kondisi yang kritis. "Saya mencurigai hutan Pinus itu pe- nyebab kekerignan," akunya. Sebagai pegangan atas tu- duhannya itu, lanjutnya, pertama adanya pengakuan dari masya- rakat tepi hutan pinus yang men- galami kekeringan pada saat awalnya terjadi penanaman Pi- nus. Keadaan serupa juga di- rasakan setelah Pinus tumbuh. Namun, kecurigaan tersebut tak beralasan, karena setelah tiba pa- da waktunya sirkulasi air akan pulih kembali dan masyarakat tepi hutan Pinus dapat menik- matinya. (Syaifullah Hadmar)-b. Di Ring Road Pengendara Sering Melawan Arus YOGYA (KR) Masyarakat pengguna jalan ring road se- baiknya mulai menyadari fungsi jalan tersebut. Ring road dibuat dengan biaya mahal untuk jalur lintas cepat, karena itu kon- struksinya dibuat sedemikian ru- pa sehingga tidak banyak tempat putaran. Sayangnya, sampai saat ini masih banyak pengguna jalur lambat yang melawan arus untuk mempersingkat jarak. Kabag Lantas Polwil Yogya, Mayor Pol Drs. Ghufron menu- turkan hal tersebut kepada KR Rabu (31/8). "Kami masih sering menindak para pengguna jalur lambat yang melawan arus terse- but, tetapi mereka masih saja membandel," ujarnya. DI KABUPATEN PEMALANG (R-28)-e perhatian masyarakat dan dunia medis, erat kaitannya dengan dunia kebidanan. Kakanwil Depkes DIY, Ny dr Hajjah Noryati Aryono men- gungkapkan hal itu, ketika mem- beri sambutan dalam acara Wisu- da Lulusan Program Pendidikan Bidan Desa, Akademi Perawatan 'Aisyiyah Yogya, di gedung perte- muan PAY 'Aisyiyah jalan Munir 266, Serangan, Yogyakarta, Se- lasa (29/8). Para wisudawati yang diny- atakan lulus dalam program pen- didikan bidan tersebut sebanyak 38 orang. Sebagaimana dila- porkan panitia penyelenggara Hajjah Hikmah Sobri, mereka itu berasal dari berbagai daerah di Jateng-DIY dan sekitarnya. Ter- masuk ranking terbaik 1-5 mas- ing-masing Asmiyatun (19) Gu- nungkidul (Yogya), Anis Faizah (22) Banjarnegara, Anik Rah- mawati (21) Gunungkidul, Luk- Kakanwil Depkes DIY tersebut lebih lanjut mengatakan, para bidan hendaknya terus belajar dari masyarakat, lebih-lebih mereka akan ditugaskan di wilayah Jawa Tengah, yang situ- asinya mirip dengan DIY. Dalam hal tertentu seperti adanya kelu- arga mandiri bidang kesehatan, DIY memang lebih dulu ada. Karenanya para bidan perlu mer- pengembangannya Jateng di Masih banyaknya peran dukun bayi di pedesaan, hendaknya jus- tru menjadi mitra yang baik bagi para bidan, khususnya dalam up- aya menstirilisasi kelahiran. Jika diketahui ada gejala yang mengi- dap penyakit Hepatitis atau Aids, para bidan harus segera mela- porkan, dan memberi penjelasan lewat tim terpadu setempat. Untuk daerah-daerah wisata, penjelasan tentang penyakit Aids perlu digalakkan. Karena para bidan di pedesaan tersebut harus lebih banyak mengetahui tentang cara penularannya pada masyarakat, juga cara pencega- hannya. Karena penyakit ini belum ada obatnya. (Zhd)-t Kerbau pun Sudah Masuk Asrama SALAH satu primadona yang diandalkan Kabupaten Pemalang adalah dibidang peternakan Mengapa tidak? Dalam sektor ini disamping prestasi kejuaraan dalam bidang ternak banyak di- raih, juga ada satu sudut pen- ingkatan yang sangat menonjol khususnya dalam peningkatan para peternaknya. Dari tahun ke tahun ternak di daerah pesisir ini mengalami pen- ingkatan. Kepala Bagian Humas Pemda Pemalang, Moh Noer BA, yang dihubungi KR mengatakan sektor peternakan yang dikem- bangkan baik oleh kelompok maupun perorangan meliputi ter nak sapi, kuda, kerbau, kambing, domba, babi, ayam kampung, ayam ras dan itik. Secara umum Pemda Pe- malang mempunyai kebijak- sanaan khusus dalam upaya mengembangkan sektor peter- nakan. Menurut Bupati Pe- peternakan yang didalamnya ju- malang Drs Soewartono, bidang ga terkait sektor pertanian akan diarahkan pada usaha yang maju efisien dan tanggung. Kini, ibarat sebuah fase, peternakan Pe- malang telah mencapai fase usa- ha peternakan tangguh. "Jadi bukan lagi para peternak memelihara seperti orang nyambi tetapi sudah mengarah ke usaha profesional dan menuju peternak tangguh," ungkap Bupati. Ungkapan Bupati "Kota Seribu Satu Lampu itu nampaknya be- ralasan, misalnya saja pada usa- ha ternak kerbau. Sejumlah desa kini telah mengasramakan selu- ruh kerbau para peternak. Upaya mengasramakan kerbau ini di- maksud agar populasi kerbau terus terpantau dan pembinaan bisa terkonsentrasi satu tempat. bisa ditemui komplek deretan Di beberapa daerah pedesaan, rumah kerbau yang memanjang mencapai puluhan meter. Ini oleh Bupati Soewartono disebut seba- gai sarana. asrama maka akan memudahkan "Dengan dikumpulkan dalam petugas dari Dinas Peternakan memantau kesehatan kerbau dan memberikan suatu pembinaan pembinaan kepada para pemi- liknya," ungkapnya. Ditambahkan, beberapa cara ditempuh untuk membangun as- rama kerbau yang diantaranya ternak. Ada pula yang mendapat dengan swadaya murni para pe- bantuan dari Pemda berupa pen- gadaan lokasi tanah serta sum- bangan dan pembangunan asra- 'ma. tanaman pertanian atau hutan milik Perhutani," tambah Bupati Soewartono. Data Dinas Peternakan Kabu paten Pemalang, angka populasi kerbau sejak dilakukan sistem ternak kerbau asrama terus men- Tahun galami peningkatan. 1991-1992 tercatat 23.856 ekor dan meningkat pada tahun 24.131 ekor. Lalu jumlah itu meningkat lagi menja- di 24.372 ekor pada tahun 1993/1994. 1992/1993 Menurut para peternak di Ke- camatan Ulujani, peningkatan populasi kerbau dikarenakan mu- dahnya mengawinkan kerbau betina dengan kerbau jantan. "Yah, karena kerbau-kerbau itu dikumpulkan, akan sangat lelu- asa kawin secara alamiah," tutur Warsad (45). Disamping perkawinan alami- ah, para peternak juga mendapat keuntungan dengan cara kawin suntik oleh petugas Dinas Peter- nakan. "Ini juga salah satu sebab, mengapa ternak kami cepat popu- lasinya." tambahnya. Ternak ayam kampung juga merupakan andalan Pemalang setelah kerbau Bahkan dari ter- nak ayam buras ini aktifitas pe- ternak di tiap-tiap perumahan bisa meningkatkan taraf hidup- Penanganan ternak kerbau sis- tem asrama ini dirasakan banyak sekali manfaatnya, khususnya untuk peningkatan populasi. "Karena kerbau-kerbau itu dikan- Menurut data yang ada, jumlah dang, tidak gentayangan kesana kemari, sehingga tidak merusak, ternak ayam hingga tahun 1994 nya. ini mencapai 2.011.759 ekor. Menurut para peternak, usaha pemeliharaan ayam kampung ki- ni tengah mengalami kendala pengadaan pakan khususnya bekatul. Secara umum peternakan di Kab Pemalang cukup membang- gakan. Menurut Dinas Peter- nakan setempat, ternak Sapi kini populasinya mencapai 5.894 ekor, kuda 594, kambing 108.028 ekor domba 42.064 ekor, babi 5.070, ayam ras 91.163 ekor dan itik 289.793 ekor. Upaya sungguh-sungguh para peternak dan Pemda setempat membuat berbagai prestasi dirai- hnya dalam lomba baik tingkat Jateng maupun Nasional. Pada tahun 1991 kelompok ternak 'Ma- hesa Jati' juara I tingkat Nasional dalam rangka Penas VIII di Magelang. Pada tahun itu juga Duri, pe- ternak anggauta KTT 'Mahesa Jati KUD Taman II Desa Kejam- bon Kee Taman meraih juara II peternak kerbau Nasional. Tahun 1992 KTT 'Sri Rejeki' Desa Site- mu meraih juara I tingkat Prop Jateng dalam lomba ternak itik. Tahun 1992 KTT 'Karya Makmur juara II tingkat Jateng dalam lomba ayam buras. Dan pada tahun 1993 KTT Karya Makmur kembali menyabet juara I ayam buras tingkat Nasional. (Agus Wijanarko)-h. 2CM PRO- kontra masalah Darul durrahman. Bagaimanapun re- Arqam tampaknya tak akan ada mainya pernyataan ma-syarakat habis-habisnya. Setelah Majelis seputur Darul Arqam, ternyata, Ulama Indonesia (MUI) meminta pihak Kejaksaan Agung sendiri JUMLAH peternak dan ternak sapi di Kodya Yogya cenderung menurun. Hal ini agar Kejaksaan Agung mengelu- belum mengambil sikap. Malah, bukan karena pemasaran susu sulit, tetapi daya dukung lingkungannya sudah tidak pelarangan terhadap jurubicara Jaksa Agung, Basrief memungkinkan lagi. Tidak sedikit peternak yang merubah kandang sapi perahnya ngan sapi perahnya kesulitan Sis- ajaran Iman Ashaari Muham- Arif mengatakan, penanganan mad, beberapa waktu lalu, timbul masalah ini diserahkan untuk se- untuk "pondokan seperti yang dilakukan Sujanto, penduduk Jl Batikan, Umbulharjo. sapinya. Terpaksa membersihkan berbagai tanggapan dari banyak mentara ke Kejati masing-mas- kalangan. Apa yang dilakukan Sujanto atas kesadaran sendiri, mengingat semakin sempitnya sapi dikandang, sehingga peker lahan untuk memelihara ternak. ing. jaan itupun semakin berat, kare- Nahdatul Ulama, sebagai or- Menanggapi pernyataan itu, Alih usaha dari peternak men- na harus menjaga kebersihan ganisasi Islam yang sudah diakui kemudian beberapa daerah men- bah yang di produksi sapi tidak menggantungkan kehidupan pa- kadang agar aroma yang tidak keberadaannya di Indonesia, geluarkan statement pelarangan ternyata berani manentang arus. jadi induk semang ini memang di- mudah dihindari dan baunya da seekor sapi perah yang dimi: sedap itu mengganggu tetangga. dorong oleh tuntutan keadaan menyengat. Pada kenyataannya likinya. Warga Glagahsari ini "kanan-kiri" yang ternyata pe- mukiman Untunglah peternak sapi perah semua kandang sapi perah di akan berhenti memelihara sapi penduduk. Dengan tegas, Ketua Umum PB rut, Sumatra Barat, Aceh, Suma- Selain Kodya berada di tengah-tengah perah kalau sudah tua. seperti Siswodihardjo merupakan NU KH Abdurrahman Wahid tra Utara, Riau, Jawa Barat, menebarkan bau tinja, kandang pemukiman yang padat pen- peternak turun-temurun sehing- menyatakan bahwa ajaran Darul Jateng, DKI, Jatim dan NTB. Ke- Sujanto memang berada di antara duduknya. Kemungkinan nanti Siswodi ga sudah dibekali pengalaman penduduk. Arqam tidak sesat. Bahkan, seba- jati di daerah lain, belum Akhirnya karena Bahkan banyak ditemukan hardjo akan mengikuti jejak Su- vang panjang. Dalam gai konsekuensi pernyataannya, mengambil sikap karena masih janto, merubah kandang menjadi kebersihan kandang sudah memi- Abdurrahman merasa punya ke- memantau keberadaan jemaah hidup bertetangga harus "saling kandang sapi menyatu dengan ruang-ruang pondokan. Usaha tu- liki teknik yang memadai. Ko- ngemong Jalan satu-satunya rumah pemiliknya. Jelas kondisi harusan menerima penganut Darul Arqam ajaran Darul Arqam yang mesti ditempuh berubah demikian tidak sehat. Kebutuhan run-temurun Siswodihardjo ini toran atau limbah Misalnya DIY, karena keber- tampaknya tidak akan berlanjut, dibuang ke sawah. Karena tidak Rupanya, pandangan NU lebih adaan Darul Argam belum terli- haluan. Kalau Sujanto kemudian kandang sapi perah ini memang sebab anak-anaknya sudah tidak ada tempat untuk memandikan kandang sapi menjadi tempat sangat dilematis. Kalau Dinas Pe berfokus pada segi aqidah Islam. hat jelas, pihak Kejati masih terus kost bukan berarti berhenti berge ternakan benar-benar mengi- ada yang mau menjadi peternak sapi, maka sapi itu selalu "Jelas, ajaran Darul Arqam itu melakukan pemantauan sambil lut dengan susu. sapi perah. Seekor induk sapi kandang. tidak menyimpang dari aqidah," menunggu perkembangan lebih nginkan persyaratan kandang yang dipeliharanya ini setiap hari Menurut Kepala Dinas Peter- "Walau sudah tidak memiliki yang benar, minimal letak kan- menghasilkan 10 liter susu. ujar Rois Syuriah PW NU DIY, lanjut. "Di wilayah Yogya ini me- KH Ashyari Marzuqi, ketika men- nakan Kodya Yogya, Drh sapi dan kandang, saya tetap dang 10 meter dari rumah pendu- Disamping menjual susu segar bang Sukartono, peternak sapi gadakan pertemuan dengan pen- penganut ajaran Islam yang se- "ngloper" susu. Susu itu dibeli duk sangat sulit dilakukan, dan yang diperah dari sapi miliknya, perah di Kodya semakin terdesak gurus PW NU beberapa waktu cara fisik mirip dengan mengikut dari tetangga. Selama ini Sujanto Siswo juga "kulakan susu untuk perkembangan kota, lalu. Karena itu, NU mengharap- Darul Arqam, aku Kabag Humas masih memiliki pelanggan setia, memenuhi permintaan pelanggan sar kemungkinan para peter- kan, agar pemerintah tidak men- Kejati DIY, Ign Sugeng W SH, sehingga pemasarannya tidak Selain ada yang alih usaha, be- tetap. Siswodihardjo mengaku se- nakan segera geluarkan pelarangan terhadap Tapi apakah dengan begitu lan- masalah," ujar Sujanto. berapa peternak masih bertahan tiap hari mampu memasarkan 30 ajaran Darul Arqam. tas kita man peternak ayam beberapa bisa mendakwa bahwa Saat ini bila seorang peternak memelihara sapi perah. Seperti liter sehari. Setiap liter susu tahun yang lalu juga demikian. "Kalaupun harus melarang, mereka itu jemaah Darul Arqam mempunyai tiga ekor sapi akan Siswodihardjo tetap akan mem- tersebut laku dijual Rp 800. Ternak yang pernah berkembang USIA senja bagi sebagian be- alangkah lebih baik kalau hal itu ?" tambahnya. kesulitan menyediakan pakan hi- pertahankan usaha sapi perah Dalam memenuhi permintaan di Kodya akhirnya sar masyarakat dianggap saat Siang itu, nenek Soharjo yang ini, bagi Jumikem dan kawan- tidak dengan alasan pelanggaran Ternyata sikap yang diambil jauan. Disamping kesulitan men- dan keberatan kalau harus pin- pelanggan Siswodihardjo galah, sudah bercucu 8 tampak gesit kawannya adalah musim panen, aqidah," tambah Ashyari. Karena, Kejati DIY tepat. Dari hasil inves- di luar Kodya. bagi penduduk di sepanjang sun- menuju Parangtritis. Di sebelah- pasir dan batu kerikil setiap hari menurut pengamatan NU, meru- maah yang berciri sorban dan "Kini kota hanya sebagai kon- gai Tempuran (antara jembatan nya Kromardjo, nenek yang su- dan sampai ketengah. Namun pakan ajaram Islam yang ber cadar yang tinggal di beberapa sumen, tidak lagi menjadi pro- Siluk sampai Parangtritis) diang dah mempunyai buyut 8 juga pendapatannya hanya terbatas, haluan Ahlusunnah wal jamaah, wlayah yang dicurigai sebagai dusen, sehingga apakah ada ke- gap sebagai usia yang produktif. tampak giat memecah batu. mengikuti karena harus dipotong kesana tauhidnya mungkinan pengembangan sapi Dikala anaknya yang Imam pusat kegiatan Darul Arqam, perah di Kodya Yogya," ujar Bam- pergi ke kota "Saya malu untuk meminta anak, kemari untuk menutup biaya Asy'ari, dan Maturidi, fiqihnya bukan pengikut Imam Ashaari. semasa badan masih kuat untuk hidup saat musim penghujan. bang Sukartono. mengikuti madzab Syafi'i, dan Mereka ka turun ke sungai untuk mencari bekerja saya akan terus bekerja, Menurut Tugiyem (45) pen- Pasaran susu di Kodya menu- pasir, batu, dan dalam bidang tasawuf mengikuti Atturots, yang kebetulan ber- ujar Kromardjo (87) penduduk duduk Dusun Dukuh, saat ini Imam Gazali. Paham itu sudah pakaian ala pengikut Darul Ar- USAHA peternakan sapi per- rut Ketua Kelompok Peternak ahnya untuk dijadikan koral. Yogyakarta sudah mencapai stan- Putat, Srunggo, Imogiri. pendapatannya antara Rp 3.000 banyak dianut oleh umat Islam di qam. "Jangan samakan kami den- ah di Kodya Yogya sampai saat man Cocci dari air, sisa makanan Sapi Perah Ngesti Jaya II, Tris dar yang telah ditetapkan pemer- Yang mengherankan pekerjaan atau peralatan yang tidak bersih. Menurut Kromardjo, harga sampai Rp 4.000 per-hari. Peng- Indonesia. Giyanto, sebetulnya tetap meng- yang bisa dianggap itu ini masih merupakan usaha tu- intah. Untuk mengetahui derajat Pada prinsipnya lingkungan ter- satu rit (truk) koral antara Rp hasilan sebesar itu bagi penduduk Al Arqam," pinta Haris, seo- run temurun. Lantaran warisan Dalam pandangan NU, sikap rang aktivis Atturots. Malah, kata gairahkan. Namun perlu disadari bukan dilakukan oleh seorang keasaman susu dilakukan dengan nak sapi perah harus dijaga ke- 30.000 sampai Rp 35.000. Kemu setempat sudah cukup besar, yang mereka ambil tidak dimak- Haris selanjutnya, Yayasan At- itulah maka sebagian besar peter- uji alkohol. Bila keasaman susu bahwa lahan untuk kandang su- kakek, tapi oleh seorang nenek. bersihan, perlu ditanggulangi ku- dian untuk 1 kubik harganya sek- karena di hari-hari biasa paling sudkan untuk menantang pemer- turots akan merasa berterima naknya masih menggantungkan ternyata tinggi dengan alkohol 70 man yang menyebabkan sapi ku- dah tidak mungkin lagi berkem- Para nenek di sepanjang sungai, itar Rp 7.500, sedangkan untuk 1 hanya sekitar Rp 1.000, bahkan intah. Karena, Presiden sudah kasih kalau ajaran Darul Arqam penghasilan dari ternah sapi per- terjadi bang. rang sehat. Rasa susu yang baik terutama di sisi timur tampak kranjang antara Rp 200 sampai kalau musim penghujan kadang mengatakan tidak akan menyam- benar-benar dilarang di Indone- ah itu. Seperti diungkapkan gumpalan. agak manis. "Saya sendiri sudah risih de- bersemangat memecah batu yang Rp 300. "Dalam satu bulan kami tidak mendapatkan penghasilan puri urusan aqidah dan ibadah. sia Kepala Dinas Peternakan Kodya Bila ternyata rasanya pahit ter- ngan bau limbah sapi ini, sudah diangkat di pinggir jalan. bisa mendapatkan satu rit koral, dari sungai. Dan secara pribadi, Gus Dur Untuk mengeluarkan state- Yogya, Drh Bambang Sukartono, Dinas Peternakan bukti susu itu mengandung ku- walaupun tetangga belum mene- Kemudian nenek yang agak mu- tapi itu tak pasti," ujarnya, den- Penghasilan di musim kema- sendiri pun menyatakan ketidak- ment pelarangan, pihak Kejati, sampai saat ini masih berlang- gur dan merasa keberatan," ujar da terjun ke sungai mencari pasir gan bahasa Jawa. gya juga memeriksa kandungan man kare- Tris Giyanto. rau seperti ini, sebagian digu- setujuannya kepada pemimpin mempertimbangkan tiga aspek sung populasi ternak sapi perah. kuman, maka dilakukan uji re- na tercemar kuman bacillus lactis (B-32/Asp)-t. dan batu. harjo, Kromardjo, dan Kar- nakan untuk mengembalikan Darul Arqam. Apa yang dilakukan nenek So- pokok. Yakni, wadah jemaah, je- tersebut. duktase dan angkanya diten- saponacei. Susu rasa tengik, dise- "Tapi apakah dengan kebia maah, dan kegiatan jemaah. hutang pada bos. Karena untuk tukan dalam jam. Semakin pen- oleh kuman asam mente- nenek di Dusun Dukuh, Kelura- memenuhi kebutuhan hidup di topawiro ini juga dilakukan para saan kawin cerai dan pernya taan "Kalau toh tiga kriteria itu nanti dek waktunya, kandungan ku- ga dan rasa anyir bila terserang han Seloharjo, Kecamatan Pun- kala musim penghujan, para pe- Haji Suhaimi cukup dijadikan kita temukan, baru Kejati akan man yang mampu mereduksi kuman tertentu. nambang wanita ini harus mem- alasan untuk mengatakan bahwa mengambil sikap," ujar Sugeng. makin banyak. Hasil uji terhadap Bantul. Dusun ini letak di sisi timur sungai Tempu-injam pada bos. Sehingga sudah Darul Arqam sesat?" tanya Ab- (Rina Y)-h. Untuk menguji apakah susu sampel susu segar yang berada di itu baik dan tidak, sangat mudah ran. Bahkan di Dusun tersebut, selayaknya jika musim kering ti- YOGYA (KR) Puisi karya 1.246 judul puisi tersebut, Drs C Kodya telah memenuhi standar dilakukan dan menurut Bambang Iman Budhi Santosa dari Joyone- Bakdi Soemanto SU. ba, saatnya untuk bekerja dan tidak hanya nenek-nenek saja yang ditetapkan pemerintah, Sukartono cukup disaring dengan MG II/887 Yogyakarta, ter- mengembalikan utangnya. yaitu diatas 4 jam. Menurut Drs Suprapto, untuk yang giat turun ke sungai, tapi ju- kapas. Bila ternyata susu segar Para pertambang wanita ini sebagai juara pertama lomba karya pemenang juara I sampai ga ibu-ibu muda. "Secara umum komponen-kom- itu terdapat kotoran akan tert- Para wanita Dusun Dukuh ternyata tidak bisa bekerja den- penulisan puisi 1994 yang dise- III dan nominator yang layak ponen penentu kualitas susu dari inggal di penyaringan. Hal ini lenggarakan Taman Budaya Yog- akan diterbitkan dalam antologi bekerja di sungai mulai pukul gan seenaknya, dalam arti bisa susu segar yang berada di Kodya bisa dilihat dengan mata telan yakarta (TBY). Juara II dan III puisi. Seperti dikatakan Linus 06.00 sampai 18.00. Bahkan mengambil pasir di sembarang Yogya sudah memadai," ujar jang. Kotoran yang merusak kual- masing-masing, diraih Muham- Suryadi AG, karya puisi yang kalau masih ada truk yang tempat. Karena tempat-tempat Dari hasil pemeriksaan susu Bambang Sukartono, kepada KR itas susu itu bisa berupa bulu mad Ibrahim İlyas, mahasiswa layak diterbitkan tersebut sekitar mengambil pasir bisa sampai yang ada di sungai tersebut sudah yang beredar di Kodya Yogyakar- di ruang kerjanya pekan lalu. sapi, sisa makanan, tinja dan se- Fakultas Seni Pertunjukkan Ju- 61 judul. Tidak semua karya nom- dikapling-kapling. Jadi para pe- ta Dinas Peternakan tidak mene- 18.30. "Kami bekerja disini sam- Sementara itu sesuai dengan bagainya. rusan Teater Institut Seni (ISI) inasi bisa masuk dalam antologi pai matahari terbenam," ujar Ju- nambang harus tunduk dengan mukan kualitas susu yang jelek. SK Dirjen Peternakan nomor ketentuan yang ada. Misalnya se- Hal Susu segar yang sehat dengan Yogyakarta dan Drs A Su- puisi, tetapi justru ada beberapa tentunya sangat 17/Kpts/DJP/Deptan/83, pengu- derajat asam normal tidak Jumikem dan kawan-kawan- tiap penambang menjual 1 truk darminto, warga Gunungkidul judul puisi yang tak masuk nomi- menggembirakan sebagai in- nasi pantas diterbitkan. jian kualitas susu dilakukan di mengalami penggumpalan bila kini tinggal di Magelang. nya mendapatkan penghasilan pasir yang harganya Rp 9.000, dikasi bahwa penurunan kuanti- laboratorium. Pengujian kualitas dicampur alkohol 70 persen, Para pemenang tersebut diu- maka Rp 1.000 harus masuk ke Juara pertama memperoleh ha- dari menjual pasir, menaikkan ke tas tidak diikuti kualitas. Pe- lewat laboratorium ini susu segar dalam perbandingan yang sama. mumkan sendiri oleh Kepala diah berupa uang Rp 200 ribu, truk Rp 9.000. Uang sebesar itu kas. Jadi hanya tersisa Rp 8.000 meriksaan yang dilakukan Dinas yang diperah langsung dari sapi Misalnya, 5 cc susu dicampur de- Taman Budaya DIY, Drs Suprap- juara kedua Rp 150 ribu, juara III kemudian dibagi sampai 20 yang harus dibagi sampai 20 Peternakan Kodya tersebut 73 meliputi warna, bau, rasa dan ngan 5 cc alkohol 70 persen. Se- to kepada wartawan di ruang ker- Rp 125 ribu. Masing-masing nom- orang, karena bekerja di sungai sampel. Sampel ini diambil dari kekentalan dapat berubah. lain itu kolustrum atau susu yang janya, Senin (29/8). Pada kesem- inasi memperoleh hadiah Rp 60 sifatnya keroyokan. Ada yang para loper. melindungi para pe- Warna yang baik menurut SK dikeluarkan setelah sapi beranak patan tersebut Kepala TBY di- ribu, dipotong pajak dan ketika mengambil, mengangkat dekat nambang, sudah selayaknya mutu susu menun- Dirjen Peternakan adalah warna sampai 6 hari, akan menggumpal dampingi staf panitia yang lain diterbitkan menjadi antologi truk menaikkan. Sehingga setiap Pemda setempat mengatur bera- jukkan 10 sampel kualitasnya putih susu. Warna ini akan bila dicampur alkohol. Namun dan dua juri Drs Suminto A Sayu- tidak mendapatkan honor lagi. baik, 25 sampel berkualitas lebih berubah menjadi kebiruan bila di- demikian perubahan fisiologis ti dan Linus Suryadi AG. Juri lain Antologi tersebut akan diter- ap orang mendapatkan Rp 300. dari cukup, 38 sampel lainnya tambah dikurangi sapi, dapat menyebabkan susu yang ikut menilai karya puisi bitkan bulan Oktober, sekaligus lemaknya. Warna menjadi kemer- pecah dan saat uji alkohol ini. yang diikuti 187 penulis, terdiri pembacaan puisi di TBY. ahan bila mengandung darah dari bau susu yang baik adalah berbau untuk direkayasa, karena bila LAPORAN PERS TOUR PERHUTANI (III/HABIS) penderita mastitis. Sedangkan Kualitas susu tampaknya sulit Dalam susunan susu terse- but antara lain kandungan lemak susu segar ditambah air, selain sapi dan khas. Lemak yang kering tak berlemak. dapat mengakibatkan dalam susu. susu meliputi derajat Pakan yang diberikan kepada berubah kebiruan, juga bisa asam susu dan kebersihannya. ternak sapi sangat mempen- menurunkan BJ susu. Demikian SETELAH perjalanan sampai keluhan bagi petani setempat? Selain pemeriksaan terhadap garuhi bau. Kalau pakan yang pula penambahan bahan-bahan pada tujuan akhir yakni Batu- Menurutnya, jika tanaman ja- susunan dan keadaan susu juga diberikan berbau busuk, tentu sa- lain kedalam susu juga sangat raden, rombongan sempat diajak gung sudah berbuah selalu dis- dilakukan pemeriksaan terhadap erang hama babi. Oleh karena itu ja susunya juga ikut berbau. Bila mempengaruhi warna dan BJ. Bi- tempat penyemaian tana- berat jenis (BJ) susu. Hasil pe- lingkungan berbau busuk, tak la susu diberi zat pengawet juga man Damar, juga pada hutan petani tidak akan meninggalkan akan mudah diketahui, tanpa yang pohonnya siap tebang. Di tanamannya jika sudah mulai meriksaan BJ di Kodya Yogya enak, maka susu akan terpen- menunjukkan 1,028 pada suhu garuh kondisi seperti itu. harus uji laboratorium. Cukup Baturaden juga acara dilanjutkan berubah. Kepada Mantri di RPH Batu- bisa diketahui lewat proses pem- dengan diskusi yang pembicara busukan susu yang lama. nya dari pakar Fakultas Ke- raden Pardi HS ditanyakan ten- (R-32/Asp)-z hutanan UGM. tang program penanaman Damar Lantas apa yang berhasil di- pada tahun ini. Menurutnya, tangkap pada lokasi tersebut? yang menjadi sasaran adalah pe- Ternyata, inti yang dapat di- tak 28 A yang luasnya 11,8 hek- tangkap adalah sama seperti tar. "Kebanyakan petani yang ter- yang telah dilalui yaitu menyang- libat dalam areal ini adalah dari kut peranan Perhutani dalam desa Karangjengkol, Kutasari, mensejahterakan masyarakat di Purbalingga," tegasnya. Diakuinya, petani yang meng- tepi hutan. Hanya yang berbeda, tanaman yang akan ditanam dan garap tanah Perhutani yang digu- melibatkan masyarakat di tepi nakan untuk hutan Damar itu se- hutan yang letaknya di kaki gu- bagai kerja sampingan. Pasalnya, nung Slamet ini berupa Damar. mereka pada dasarnya sudah Damar yang disemaikan menu- menjadi petani pada tanahnya rut Ajun Perhutani Hardja Sutis- sendiri. Adapun yang menyang- na, akan ditanamkan pada lahan kut soal luas yang digarap itu ter- yang luasnya 11,8 hektar. "Insya gantung pada kemampuan mas- Allah, dalam bulan Desember ing-masing petani. mendatang akan mulai tanam," ungkapnya. Oleh karena itu, nan- tinya akan melibatkan masyara- kat di sekitar hutan. ajaran Darul Arqam. Berturut-tu- itu. Wanita-wanita desa yang tekun dan ini sedang mengais rezeki dari kekayaan sungai Tempuran, Siluk, Bantul. Hingga usia senja mereka menambang pasir anak cucu. dan memecah batu demi (KR-Eko B)-t mang sering terlihat beberapa sehingga be- PROFIL WANITA GIGIH DI TEMPURAN muda-muda untuk buruh, mere- adalah anggota Yayasan sekaligus memec- gan berat dong, juga ter- mikem. orang. Untuk ada truk yang datang, paling seti- pa yang masuk ke bos atau yang mempunyai kapling. Dan berapa (Asp) Musim kemarau Musim Panen seperti saat (KR-Lhd)-t Mensejahterakan Masyarakat Lewat Damar mendapat penghasilan Color Rendition Chart
