Tipe: Koran
Tanggal: 1988-03-23
Halaman: 06
Konten
HARIAN NERACA Halaman VI. Ra Rabu. 23 Maret 1988 KEUANGAN - PERBANKAN- PERDAGANGAN aae Menteri Baru Jajaran Ekonomi & Keuangan: Kredit Macet di Sulteng Emil Salim : Ngeri Hadapi Masalah Berat Capai Rp 4,7 Miliar tapi Optimis Ekspor Tercapai Perlu Diubah, Struktur Ekonomi Daerah Ja K. pihak Perbankanakan memberi- Palu, NERACA kan injeksi kredit. Tapi bila sebaliknya, ma ka me- Palu, NERACA rong keharusan me naikkankwali- yang diamanatkan dalam GBHN 1988 seperti antara ekonomi dan. ca KREDIT macet pada Perbank- an di Sulteng sampai Desember nurut Djoko, hanya dua alter- MENTERI Nega ra KLH Emil tas manusia. Salim diangkat kembali dalam Inilah sebabnya, mengapa sosial politik budaya dan hankam Kabinet V menegaskan, struktur GBHN 1988 menjadi penting ter- akan lebih terwujud apabila di- Dr. J. Soedra- 1987 dan hingga kini belum ber- na tif yang ditempuh Perbankan, diat Djiwand o- hasil dikembalikannasabah, men- melimpahkan persoalan ini ke no, Menmuddag lahir di Yogya- karta, 17 Agus- pada sektor K onstruksi, 15% sek- tus 1937. Sebelumnya di Pertania n dan 2,4% di se ktor Per- dah ada perusa haan yang me- samping menja- industrian. bat Àsisten Men- ko Ekuin bidang Indonesia Palu Drs. Djoko Sutris- menyata kan sudah ada. Namun moneter, nera ca dradjat Djiwand ono. "Sebelum Arifin mengata kan, aka n memin- ikut da la m jaja ran Menko Ekuin ta masukan dari pa ra pengusa ha "Pemerintah dapat memperbai- ekonomi daerah yang selama ini utama dalam usaha merombak sertai bangunan jaringan prasara- PUPN (Panitia Urusan Piutang nampak berat sebelah pada per- struktur ekonomi dan peningka- na ckonomi yang memadai. Pola keterkaitan, kata Guru Besar FE-UI ini, bisa berkem- menjadi ekonomi, ma ka barang yang diha- bang bila terbentuk iklim usaha Jakarta, NERACA AGAKNYA mema ng banyak dan Bappenas, sa ya perna'h ber- swasta. hal harus dila kukan para muka kecimpung di perdagangan. Na- baru da la m kabinet V, yang baru mun, terus terang begitu dia ng- ki iklim berusa ha, mencipta ka n diumumkan. Presiden Soeharto kat menja bat menmud, timbul prasa ra na dan sara na ekonomi Senin ma la m, khususnya mente- pera saan ngeri," katanya kepa- yang lebih baik. Tapi yang me- ri-menteri muda ja ja ran ekonomi da Neraca per telepon di kantor nentukan adalah dunia usa ha, dan keuangan, terutama dalam lamanya, Bappe na s, Jaka rta, ke- apakah me reka mau mema nfaat- hal penyesuaia n. - Tiga dari lima menteri jaja ran ini, ada lah baru (meski dikenal) di bidang yang akan digeluti ma sing-ma sing Menteri.Perda- dalam dirinya, di samping niat dari kelua rga dekat dan kena la n- ga ngan Dr. Arifin Siregar, Men- untuk menghada pi pekerjaan ba- kena la nnya. teri Muda Perdaga ngan Dr. J. Soed radjat Djiwa nd ono dan Menmud Keuangan Nasruddin geluti masa la h-ma sa la h ekonomi pentingnya kerja sama Suminta pura, MĂ. ca pa i nilai Rp 4.750.796.000,- Dari jumlah itu 53% dia nta ra Nega ra) ata u ke Kejaksaan. tanian dan beberapa tanaman per- tan kualitas pembangunan. Dengan perombakan struktúr Ditanya a pa kah di Sulteng su- kebunan, seperti cengkeh dan kopra, perlu diubah tor Perdaga ngan, 8,9% sektor struktur ekonomi yang lebih be- silkan lebih beraneka ra gam men- yang menggaira hkan usaha, ma- nungga k kredit yang diajukan ke ragam di dalam sektor perta nian, cakup barang pertanian, industri, ka debirokratisasi dan deregula si Wakil Pimpina n Cabang Bank PUPN atau Keja ksaan, Djoko industri dan sektor jasa. jasa dan lain-lain. perlu diintensifkan dalam ре- Penegasan Emil itu disampai- kan prasara na dan peluang yang diberikan pemerintah," kata Ari- Moski begitu mengakui, kesia- fin Siregar yang ma lam itu mulai pembayaran dan keua ngan nega- Di samping itu, pembangunan ngembangan dunia usa ha. Sejalan dengan ini, ma ka perlu didorong lebih gencar peran serta Emil menjelaskan, dalam GB- masyarakat dalam pembangunan: HN 1988 dinyata kan bahwa pem- terutama melalui koperasi, gene- Menurut Emil, GBHN 1988 bangunan yang berlangsung di rasí muda, wanita, lembaga swa-. no kepada NERACA Senin menjelaskan, bila diban- perkara yang sudah diajukan. Palu, ia tidak mengetahui pasti bera pa kan pa da pertemuan dengan Bap- harus pula mengindahkan kuali- ma rin. peda Sulteng di Palu, Jumat, me- tas barang dan lingkungan. ra juga Kepa la Biro Moneter dan ding posisi 1986, jumlah tersebut Keuangan Negara di Bappena s. Meraih gelar doktor ekonomi dengan spesia lisa si ekonomi mo- neter dan perda ga ngan dari Bos- teng mencapai nilai Rp 5.491, bankan yang dite ta pkan menjadi. bahwa kondisi yang dihada pí se- dengan prioritas dan potensi dae- gainya. nyusul diteta pkannya GBHN ha- sil SU MPR 1988. Kriteria turun menjadi 5%. Sedang 1986,jumlah kredit ma- pan mental sudah ja uh hari ada menerima ucapan uca pan sela mat DIBAGIAN lain Djoko men- cet yang dia la mi Perbankan Sul- jelaskan, bebera pa kriteria per- dibanding GBHN 1983, tampak setiap daerah, benar-benarsesuai daya masyaraka dan lain seba- ru ini. "Sela ma ini saya hanya meng- Namun, ia juga meneka nkan ukuran pemberian kredit terha- makin kompleks. Di satu pihak, rah. Sedangkan keseluruhan pem- Dijela skan, sektor Konstruksi dap permohonan bantuan kredit keadaan internasional masih di- bangunan di daerah merupa kan hingga pi ma sa la h dan goncangan satu kesatuan pembangunan na- erat di ton University, 1980 dengan pre- 329.000, atau sekitar 7%. Dalam kaitan ini, Emil mene- makro. Sementara seka rang sa ya antara se sa ma depa rtemen dan dikat pujia n. harus berhada pan dengan para instansi terkait, misalnya Departemen- pengusa ha. Ini yang perlu saya Perindustrian, Departeme'n Ke- juga mengajar di FE UI dan ses- ngala mi kemacetan kredit karena Di tengah kesibukan itu, ia merupakan faktor terbesar me- dunia usa ha. gaskan pula, agar prioritas dan Menurutnya, bila ada keluhan yang cukup serius, pihak lain sional sebagai perwujudan Wa- potensi daerah hendaknya segera diungkapkan supa ya utuh proses Karena itu, pola keterkaitan pembangunan nasional. Ini ber- Di samping peja bat setingkat menteri, yaitu Gubermur Bank Indonesia, Dr Adrianus Moov. pelaja ri perila ku da ri para aktor- uangan, dan Bank Ind onesia. serta muka lama, Menko Ekuin Drs. Radius Prawiro dan Prof. Dr. J.B. Sumarlin se la ku Menteri perdaga ngan tidak hanya konse p Keuangan. Dua dari ketiganya, yakni Men- dari tiapinsan yang terlibat da lam dag Arifin Siregar yang sebelum- meka nisme kerja itu yang paling nya menja bat Gubernur Bank perlu dipela ja ri." Tapi, yang pasti Ind onesia di ma sa ka binet IV dan kepercayaan yang diberikan Pre- Menmud Perda ga ngan, Soedra- siden merupa ka n kepercayaan djat Djiwa nd ono (sebelumnya mulia yang harus saya jalankan Asmenko Ekuin) mengaků da lam dengan baik," ka ta Menmuddag mema suki pos yang baruini, yang yang di ma sa kecilnya se na ng ha rus dilakukan, adalah penye- main sepak bola. suaian. Karena bida ng ini meru- pa kan bidang baru yang mereka gar, peningka tan ekspor non mi- geluti. kogab/sesko ABRI. Tapi sempat kemungkinan dise babkan bebe- para pengusa ha tenta ng kelam- pembangunan telah membahwa wasan Nusantara. bermain tenis dan membaca bu- ku-buku yang menja di kegemar- ra pa faktor. batan pe ncaira n kredit Perbank- pula perubahan yang meningkat- Perta ma, kemungkinan besar an,jangan la ngsung ditud uh bah- kan aspirasi masyara kat. Aspi- lintas sektor perlu di dorong un- arti, prioritas harus mencermin- annya. "Di samping rena ng se- pro yek-proyek yang dikerja kan wa Bank tidak membentuk pe- rasi yang meningkat ini mendo- tuk tumbuh berkembang seperti kan urutan aspirasi daerah de- ngan mengindahkan kemampuan aktornya" ka tanya pasti. Biodata Menurut Soed radjat, ma sa lah te rda patlokasi terpencil yang pra- ngembangan dunia usa ha. sara na perhuburi gannya masih re- Ke- latif sulit. Sehingga, sering me ng- akan dikembangkan itu, sesuai Drs. hambat penca pai target waktu studi kela ya kan yang mere ka la- kali-kali," ka tanya. Meskipun jenis usa ha yang ekonomi yang tersedia. Ekspor Produk Rotan Kalsel Diproyeksikan US$ 200 Juta a tau analisa sa ja, tapi perilaku Menmud Dia melihat, prinsip-prinsip Dr Arifin Sire- uangan, Nasruddin Su- yang diteta pkan, yang otomatis kukan layak untuk dikerjakan. minta pura, MA. a kan terasa pa da ja ng ka waktu Tapi belum tentu menurut ukur- (50), masuk FE pengembalia n kredit. UI 1957. Karir- nya dimulai se- penjualan ha sil produk si suatu mempunyai kriteria tertentu. jak ma hasiswa usaha tidak terca pai sehingga per- dan menjadiasis- usa haan tersebut merugi. Akibat- but sudah mendapat SPT (Surat ten mata kuliah da sar dasar bankan menjadi terhambat. pembangunan yang berlaku da- lam GBHN 1988 juga berlaku gar, yang dia ng- kat Mendag dila hir- kan di Medan Sumut, 11 Peb- ruari 1934. Da- lam kabinet IV menja bat Guber- nur BI. Kini menggantikan akuntansi. Lulus 1965 dan ke- menjadi dalam pembangunan daerah Sul- an Perbankan la yak. Perbankan Kedua, kemungkinan volume sendiri dalam memberikan kredit teng. Akibat sedikitnya jumlah pen- migas Kalsel secara keseluruhan duduk di daerah ini ma ka pening- EKSPOR produk rotan Kali- yang berjumlah hampir 417 juta katan kualitas manusia menjadi Kendati misalnya, usa ha terse- Banjarmasin, NERACA nya, pengembalia n kredit Per- Persetujuan Tetap) dari BKPM, mantan Selatan lima tahun men- dolar. Khusus nilai ekspor lampit ro- aspek penting. Sementa ra menurut Arifin Sire- teta pi Perbankan akan melihat datang diproyeksikan berhasil Pembangunan daerah perlu gas optimis dica pai, meski da lam situasi perekonomian yang sulit. "Keadaan ekonomi sulit. Fak- mud ia n menjadi staf pengaja r. Gelar MAnya diraih di Univer- Ketiga, daya beli masyarakat apa ka h na nti produksi usa ha ter- mencapai nilai 200 juta dolar AS. dan selera masyara kat terhada p sebut mampu menjamin/ meme- tan sekitar 25 juta dolar dan sisa- memberi rangsangan pada harga 25 persen dianta ranya hasil eks- nya hasil eksporanyaman dan se- diri dan kepercayaan diri manu- por lampit dan sisanya ekspor jumlah barang setengah jadi lain- sia dan masyarakat Indonesia di mantan Mendag Rachmat Saleh. Seba ga ima na diketahui, Arifin Sire gar meski ge lar doktornya tor-faktor ekstern (luar, red) cu- Bera ga ma Isla m dan lulus pen- sitas Wisconsi, AS 1971, la di- produk suatu jenis usaha di Sul- nuhi kebutuhan, dan apa kah su- gangan luar negeri, namun pe- harus bersikap pesimistis," ka ta - la nd sche Economische Hoge- baga Ekonomi FE UI, 1984-1987. gan kondisi ini, akibatnya sa- dunia luar dalam hal mema sar- mah tangga nga la ma n se la ma ini lebih banyak nya. perkecimpung di bidang moneter dan ke ua ngan. Begitu juga Menmuddag, Soe- a kan ditempuh, kepa da Anta ra nomi Pebruari 1960. kena larangan ekspor. Ketua Kamar Dagang dan In- berarti manusia di daerah Sul- Kebijaksanaan pemerintah me- teng harus menjadi sarjana se- tera sa teruta ma bagi perusa- kan produksi tersebut, serta a pa - school di Rotterdam (1953-1956), Muster Universitet Jerman Barat Tenta ng la ngka h-la ng ka h ya ng (1958), Doktor da la m Ilmu Eko- Nasruddin menikahdengan se- haan pengelola usa ha tersebut. ora ng puteri dokter dan dikaru- niai se ora ng putri yang kini kulia h kredit macet tersebut, menurut mema dai, sehingga ma mpu mem- di Band ung. kah prasa ra na pend ukung teru- dustri Daerah (Kadinda) Kalsel, larang ekspor produksi rotan mua," ka ta Emil Salim. Untuk menjamin kembalinya tama kesia pan 'angkutan sudah Syamsuri Darham mengemuka- mentah dah setengah jadi terse- "Kualitas manusia tidak sema- kan Senin, upaya penganekara- but diharapkan mampu mening- ta-mata diukur pada tingkat pen- (6) Djoko Sutrisno, pada ta hap per- perla ncar pema sa ran produksi gaman produk rótan kini mulai katkan dan merangsang upaya didikannya, teta pi terutama pada ta ma pihak Perbankan a kan me- tersebut. la kukan penilikan terhadap peng- digalakkan guna meningkatkan ekspor rotan jadi, tidak hanya kemampuan dirinya untuk meng- Semua itu menja di ukuran Per- nilai devisa. ba nkan dalam memenuhi suatu lampit tapi anyamandan perabot hasilkan barang dan jasa secara mandiri." katanya lagi.(K-23) penghematan. Upaya ini bakal usa ha bersa ngkutan, apa kah ma- mampu mendukung dana pem- sih bisa ba ngkit kembali atau permohonan kredit. "Jadi, ken- lebih banyak diku'asai la mpit ro- bangunan yang sangat terbatas tidak. itu, sesuai dengan sasaran yang hendak dicapai, terutama meme- ha sil penilikanitu sang pengusa- pengabulan pemberian kredit" ka- perabot rumah tangga yang sebe- nuhi keinginan masya rakat, tam- ha bisa bangkit kembali, ma ka tanya. bahnya. Selama ini produk rotan Kalsel rumah tangga. RAPBD Timtim 88/98 Rp 25,3 Miliar dati sudah ada SPT ta pi belum tan yang banyak dikirim ke Je- Perlu Diwujudkan, Kerjasama Bila seandainya berdasarkan merupakan jaminan terhadap pang, sedangkan anyaman dan (K-23) narnya juga memiliki prospek ce- Pengusaha Lokal-Asing rah dan lebih terbuka pemasaran- nya belum seberapa. Ketimpangan ini perlu diper- Ujungpandang, NERACA baiki dalam upaya meningkatkan nilai tambah dan devisa negara, kal dengan pengusaha asing diber- melalui sektor itu. Kesempatan katanya, Kakanwil Perdagangan Kalsel Ir. Taufik Abbas yang dihubungi ningkatkan ekspor non migas, dan asing karena hal tersebut secara terpisah membenarkan, bi- kata ketua BKPMD Sulawesi Se- membawa dampak positif bagi dang produk rotan khususnya latan Drs.MTB Randa, Senin. pema sa ran lampit ke Jepang ma- sih kuat dan diperkirakan terus meningkat. Dewasa ini minat eksportir ro- kayu lapis, padahal komoditi an- beberapa PMA telah melakukan tan Kalsel mela kukan penganeka- dalan lainnya seperti rumput laut, kerjasama dengan pengusa ha lo- ra gaman juga bertambah khusus- gaplek, lada, vanili, jambu mete, nya mata dagangan anyaman ka- coklat serta kopi memiliki poten- ke luar negeri maupun pengolah- rena investasi dalam produksi si untuk ditingkatkan ekspornya, anlahan perkebunan dan pertani- anyaman ini relatif lebih cepat. Mengenai produk perabot ru- mah tangga rotan yang selama ini tersedia cukup di bebera pa Dae- haan PMDN (Pena na man Modal banyak dilakukan pengusaha di rah Tingkat II masih membutuh- Dalam Negeri) tahun ini mempe- Pulau Jawa, pemasarannya sa- kan investasi, baik perorangan roleh surat persetujuan tetap ngat terbuka bisa ke Eropa Barat, maupun melalui modal kerjasa- (SPT) baru dan SPT perluasan Amerika Serikat disamping nega- ma pengusa ha swasta dan asing. ra-negara Asia Timur seperti Je- pang, Taiwan, Korsel dan Hong- jud, maka ekspor non migas asal Dili, NERACA 1987/1988 sebesar Rp 12.479.- RAPBD Badung Turun 22,92% GUBERNUR Timtim diwakili 911,635. Sekwilda TK. 1 drs. A.B. Saridjo. Senin di Dili, menyampaikanno- alokasi bela nja pegawai untuk bupaten Badung, Bali tahun ang- ta keua ngan RAPBD propinsi ini gaji/ pensiun/tunja ngan Dati II garan 1988/89 sebesar Rp 16,5 tahun anggaran 1988/89 dala m termasuk tunjangan pangan un- suatu sidang paripurna ke-6 tuk tahun 1988/1989 lebih besar lebih atau 22,92 persen dibanding DPRD TK. ITimtim ma sa persi- dangan IV tahun 1987/1988. Sidang paripurna tersebut di- pimpin ketuanya Guilherme Dos Santos dihadiri para anggota de- Carrascala o mengatakan pedom- dangan pertama 1988/89, Senin jela san Raperda tentang APBD wan, unsur Muspida TK. I serta andasar yang digunakan menyu- mengatakan, RAPBD tersebut peja bat sipil/ ABRI di daerah ini. sun RAPBD 1988/1989 adalah terdiri dari belanja rutin Rp 5,6 dang pleno khusus DPRD Kod ya RAPBD Timtim 1988/1989 di- pola dasar pembangunan dae- miliar dan belanja pembangunan perkira kan sebesar Rp 25.325. rah dan Repelita IV daerah yang Rp 10.8 miliar. 377.473,19 untuk membiayai be- sela ras dan serasi dengan GBHN lanja rutin Rp 10.757.712.400,- dan belanja pembangunan pro- Repelita IV nasional, trilogi pem- ri pos pajak pembangunan (Pb.I) vek-provek pa da 18 sektor priori- bangunan, dela pan jalur pemera- merupakan sumber penerimaan tas Rp 14.567.865.073,19. Sedang- kan untuk angga ran penda pa tan siensi anggaran serta terciptanya miliar. Pemda setempat berupa- 3,74 miliar lebih. daerah urusan kas dan an keseluruhannya dia nggarkan Rp 16.822.072.198. RAPBD 1988 /1989 tersebut yang benar-benar dirasakan men- dibandingka n dengan APBD desak bagi kepentingan masya- berikan berbagai kemudahan ke- gram dan prinsip keuangan dae- 1987 1988 sesudah perubahan rakat terutama di dalam menjaga pada pengusaha hotel maupun sebesar Rp 26.293.789.431,42 me- kelangsungan pembangunan, se- nunjukkan penurunan 3,68 per- lain itu memperhitungkan ke- sen atau Rp 968.211.958,23. Ranca ngan angga ran belanja sa na an proyek. rutin 1988/1989 tersebut menurun 4,10% atau Rp 460.418.332,46 tra anggaran daerah tetap meru- program pembangunan nasional darianggaranbela nja rutin 1987/ 1988 Rp 11.218.130.732,46, Hal sun seluruh kegia tan dan pro- setempat. itu disebabkan dalam anggaran gram daerah tahun angga ran induk 1988/1989 belum dicantum- 1988/1989 dengan mengarahkan kan sisa angga ran rutin tahun program yang berpengaruh besar lestarikan budaya dan nilai-nilai dapatan asli daerah, Walikota a ngga ran 1987/1988 untuk pem- terhadap peningkatan perekono- seni yang diwarisi secara turun- Bengkulu Sulaiman Effendi me- bia yaan bela nja rutin, sisa terse- but baru dicantumkan pada pe- memperluas la pangan kerja, usa- menghadapi pengaruh negatif da- hun 1988/89 ini target pendapa- rubahan APBD. SEMENTARA RAPBD Ka- pihaknya setelah melihat adanya KERJASAMA pengusaha lo- prospek yang menggembirakan Kenaikan tersebut disebabkan APBD Bengkulu Turun 42% SEDANG APBD Kotamadya Bengkulu tahun anggaran 1988/- 89 berkurang sekitar 42% bila Deposito Berjangka % bagai bidang pengembangan eks- baik ini hendaknya digunakan. por perlu diwujud kan untuk me- pengusaha swasta, pemerintah miliar meningkat Rp 3 miliar 1 Bln. 3 Bln. 6 Bln. 12 Bln ta hun sebelumnya yang hanya dibanding anggaran pendapatan Rp 13,4 miliar. Bupati Badung , Pande Made Latra pada pembukaan sidang daerah tahun sebeluninya sebesar Rp 5.063.619.000 lebih. dari tahun lalu. 16,75 17.5 16.75 17,5 15,5 16.75 17,5 15,5 16.75 17.5 17 15,5 15.5 BNI 1946 BRI BBD BDN 18,5 18.5 18,5 18,5 18,5 17.5 dunia usaha di masa mendatang. Randa mengatakan, diantara ra Asia dan Eropa masih didomi- pengusaha penana man modal nasi komoditi udang, rotan dan asing (PMA) yang ada di Sulsel, Pedoman dasar GUBERNUR Ir. Mario Viegas pleno khusus DPRD masa persi- Walikota mad ya Bengkulu Drs. Sulaiman Effendidalam nota pen- Ekspor Sulsel ke negara-nega- BEII 16 18 15,5 16.5 17 15,75 16.75 17,25 17.5 16.5 16 tahun ang ga ran 1988/89 pada si- Bapindo BPD-DKI Jaya Citibank (rollover) Bank of America Chase Manhattan Hongkong Bank Deutsche Bank (Asia) American Expres Bank ABN kal di bidang pengíriman barang Bengkulu, Senin mengata kan jumlahangga ran penda pa tan da n belanja daera hnya tahun ini se- besar Rp 5.042.273.620 yang di- arahkan untuk belanja pemba- ng una n Rp 1,29 milia r lebih dan an penerimaan sebesar Rp 7,2 untuk angga ra n bela nja rutin Rp 17.5 16.25 16.5 17 16,5 16 16.5 17 17,5 15,5 15,5 15.5 15,5 15,5 la mengatakan, penerimaan da- 16,5 15,5 16 16.5 17 16 16 an. katanya. Selain itu, lahan usaha yang la menambahkan, dua perusa- 16 16.25 16,5 16 17 16 17,5 16,5 18 15,5 17 16 17,5 15 17 17 18 17 17,5 17 18 17 17,5 20 taan dan prinsip-prinsip_angga- yang paling besar, dengan sasar- ran berimbang, kema ndirian, efi- Bangkok Bank ВСА Panin Bank 17.5 17.5 19,5 18,5 18,5 18 perhitung- sa sa ran secara keseluruhan. Pada 1988/1989 dipilih kegiat- ini, mengingat wisatawan yang ya mencapai target penerimaan Kebijaksanaan yang akan di- 18,5 dari BKPM Pusat dengan nilai an atau proyek pembangunan berkunjung kemari terus bertam- tempuh dalam tahun anggaran bah, disa mping pemerintah mem- Jíka terobosan tersebut terwu- investasi Rp 4,9 miliar. 1988/89 ini sesuai dengan pro- 18.5 Bank Perkembangan Asia South East Asia Bank Umum Nasional Bukopin Bank Internasional Ind Bank Perniagaan Ind Bank Bali Bank Susila Bakti Bank Windu Kentjana Bank Buana Ind Bank Metro Ekspres Bank Duta Bank Niaga Bank Bhumy Bahari Bank Sertivia United City Bank Bank Angkasa Putra Bank Pasific Standard Chartered Indutrial Dev. Bank Bank Rama Bank Jasa Arta PT Anrico Bank LTD Bank Antar Daerah (sby) PT, Bank Umum Asia Overseas Express Bank PT. BDN Ind. PT. Bank Nasional Pan Indonesia Bank Ltd. Bank Pembangunan Indonesia Ke dua perusa haan tersebut Sulawesi Selatan akan semakin adalah PT Dataran Bosowa (bu- rah, maka semua pengelua ran ha- rus mengarah dan berpengaruh besar kepada perekonomian. Wa- Kong. Selama 1987 produk rotan berkembang pesat, katanya me- didaya tambak terpadu) dan per- yang diekspor menca pai nilai 31 nambahkan. juta dolar atau sekitar 13 persen andilnya dari volume ekspor non lakkan kerjasama ini dilakukan sumpit. 18 17 18,5 17 18,5 18.5 18.5 20 20 20 16 18 luasan PT Toraja Kencana de- Menurutnya, upaya mengga- ngan bidang usaha pembuatan rumah makan. Pande Made Latra mengingat- likota juga mengingatkan untuk 16 17 16 17,5 16 16.5 18 18 18 18 19,5 18 18,5 20 mampuan daya serap tiap pelak- kan, kunjungan Wisa ta wan man- ca negara maupun domestik mem- selalu berpegang ke pada pola ke- mandirian dalam upaya pening- Dikatakan, program sa pta ma- bawa dampak positif terhadap katan pendapatan asl: daerah dan pa kan persyaratan dala m menyu- maupun kehidupan masyara kat ketepatan penggunaan sumber yang ada dalam rangka mewujud- kan prinsip otonomi yang nyata. Khusus pada komponen pen- Volume Penjualan Karet Alam di Jakarta, Turun liknya. Di Singa pura sela ma seminggu lalu tercatat harga tertinggi jenis RSS 1 221.00 sendolar Singapura per kilo. Angka tersebut berkem- 18 17,5 19 19 20 19 18.5 17 20 19,8 19,2 20 20 20 18,5 18.5 19 18.5 18.5 16 17 17,5 Pemda setempat berupa ya me- 16 17 17,5 18,5 17 2x, sedang mingguini hanya meli- bang 0.50 sen pada minggu beri- kutnya atau menjadi 221.30 sen. Jakarta, NERACA VOLUME penjualan karet Puti jenis RSS I, SIR 5 L, SIR 10, alam berbagaijenis di mingguini tercatat sekitar 530 ton atau me- ka Serikat 293 ton dan Singapura RSS I penga pa la n dari Tanjung 18 19 19 18 18 17 19,5 18,6 19.2 21 mian, mendorong sektor swasta, temurun, sebagai daya tangkal ngemukakan, dalam RAPBD ta- Di Jakarta untuk jenis yang dan SIR 20. Karet tersebut terjualke Ameri- sa ma justru merosot. Sebagai mi- 17,5 18,5 ha pemerataan, pengusaha eko- ri budaya asing yang dibawa oleh tan asli daerah ditetapkan Rp nomi lemah, penggunaan produk- wisatawan, terutama yang tidak 1,83 miliar lebih atau menurun si dalam negeri, komoditi ekspor sesuai dengan kepribadian bang- sekitar 16 persen dibanding de- dan pariwisata. "Kita boleh menghadapi ber- merusak budaya masyarakat se- bin. 16 17 sal minggu lalu tertinggi jenis 16.5 17.5 Untuk rancangananggaran be- lanja pembangunan juga menu- run sebesar Rp 507.793.625,77 a tau 3,37 persen dari anggaran bela nja pembangunan 198771988 bagai macam persoa lan pemba- jauh mungkin dapat dihindari, setelah perubahan sebesar Rp ngunan, akan teta pi pembangu- schingga kedatangan mereka ber- 15.075.658.698,96, disebabkan ta- hun lalu ada penerimaan lain-lain terus. Sebab kegia tan pembangu- dari ta hun sebelumnya. Sementara anggaran belanja luas, baik bagi pertumbuhan eko- adaan perekonomian yang masih nurunan 5,21 persen dari tahun rutin urusan kas dan perhitungan nomi yang harus dicapai, mau- dalam tahun angga ran 1988/1989 pun bagi perlua san kesempatan perlu adanya pengawasan yang sidang yang dipimpin Ketua naik 34,79 persen a ta u Rp 4.342.- kerja demi peningkatan kesejah- lebih ketat dari setiap kesatuan DPRDKodya Bengkülu Toewon 160.563,- dari anggaran induk teraan rakyat," ujarnya. nurun sekitar 43 ding seminggu sebelumnya. Dari catatan yang dikumpul- kandua minggu terakhir dari tem- ng Juga seba gai pembeli la in- menjadi 108.75 sen atau menurun pat pelelangan komoditi hasıl per- kebunan Kantor Pema sa ran Ber- terjual tersebut terbanyak jenis 106.50 sen menurun menjadi sa ma (KPB) Jawa Bamt, Suma- SIR 10 sekitar 346 ton, kemud ian 106.02 sen pada,minggu berikut- te ra Selatan dan DKI Jakarta, SIR 5 L 150 toh, RSS I dan RSSI dan Bursa Komoditi Indonesia (BK1) menunjuk kan minggu lalu kitar 940 ton karet yang terjual nyak jenis RSS1 435 ton. SIR 10 pengapa la n karet yang terjualitu ke berbagai nega ra meliputi jenis 192 ton, disamping jenis-jenis jang sekitar 313 ton, disamping RSS I, RSS III, SIR 5 L SIR 10 dan SİR 20 dan Breown Crepe persen diban- 237 ton, sedang minggu lalu sela - Priok terca tat 109.50 sen dolar in ke ked ua nega ra tersebut, Je- AS per kg, seminggu kemudian 16,5 17 18,5 19 16,8 18 16,8 18 19 17 sa Indonesia. Dengan cara terse- ngan target tahun sebelumnya but pengaruh budaya asing yang yang mencapai Rp2,19 miliar le- nya yakni meliputi 150 ton. Dari jenisnya karet alam yang Begitu pula jenis SIR 10 dari 0.75 sen. Secara keseluruhan, anggaran rutin dalam RAPBD Kodya Bengkulu tahun ini di luar kas Dia mengingatkan, dalam ke- dan perhitungan menga lami pe- 18.5 19 19,5 nan itu sendiri harus berjalan sifat positif juga. 18 17.25 18.5 nan membawa dampak sangat nya. Berdasarkan pela buhan muat, 17,5 18 16 18 17.5 16 15,5 67 ton. Seminggu sebelumnya terba- 18,5 18 18 belum menentu akhir-akhir ini sebelumnya, käta walikota pada 18 18 terbanyak dari pela buhan Pan- 17,5 16.75 17.5 la innya. MENURUTNYA volume pen- dan Palembang 28 ton. jua la n tersebut bia sanya dise bab- kan pengaruh turunnya harga ka- nyak dari Tanjung Priok 335 ton, ret di pasarandun ia se perti Singa: kemudian Panja ng 249 ton, Ban- pura. Namun da la m minggu ini jarmasin 222 ton, Palembang 34 kenyataannya la in bahkan seba- ton dan Sema rang 24 ton. Tanjung Priok Jakarta 189 ton kerja, disamping melakukan dan dihadiri 19 anggota dewan. Seminggu sebelumnya terba- Peranan Perbankan Yogya 1% dari Total Nasional ANIMO masyarakat golong- an rendah menggadaikan ba- rang-barang berharga seperti emas, kain sarung/kain pan- jang, barang antik seperti keris bersarungkan emas, intan ber- lian dan sebagainya di rumah gadai, demikian besar. Hal ini terlihat saat mereka memasuki halaman kantor ga- dai demikian besar harapan- nya, nampaknya ini sudah men- jadi tradisi yang tak mungkin dielakan. Cara Perusahaan Pegadaian Melayani Nasabah diharuskan membayar bunga, tapi juga harus membayar biaya notaris, namun nasabah makin besar. Misalnya saja sirkulasi uang diperusa haan pegadaian cabang Kebayoran Baru, Jakarta Sela- tan setiap harinya menurut sum- ber di kantor itu minimal Rp 38 juta lebih. Demikian pula minat gadai masyarakat di Pegadaian ca- bang Jatinegara setiap bulan- nya mampu menghimpun emas dari Rp 224 miliar menjadi Rp 297 miliar. Dari jumlah kredit perbankan RAPBD 88/89 Riau Rp 48.416 Miliar pegadaiannya itu cepat, sekitar 3 menit hasilnya dapat dinik- mati. Bagaimana bagi calon nasa- bah yang mungkin baru per- tama ingin menggadaikan ? Ti- dak jarang calon nasabah itu terpaksa harus herhadapan de- ngan hanyak makelar atau pe- dagang. Biasanya dalam kaitan ini terjadilah ta war menawar antara calon pegadai dengan pe- 9/00,07. Menurut ketentuan pra ktek gadai barang ini ada klasifikasinya. Misalnya saja seorang nasa- bah yang menggadaikan ba- ra ng berharga Rp 2.500 - Rp 20.00 tercatat sebagai golong- sebanyak 165 gram, kain sa- an penggadai A. Ini artinya penggadai itu diberi jangka waktu penebusan barangnya 7-8 bulan dengan ketentuan ia harus membayar bunga gadai 1,5 persen/15 hari, atau 3 persen/bulan. Untuk gadaian yang klasifi- kasi B adalah mereka yang membutuhkan uang Rp 20.500 - Rp 40.000 dan ketentuannya sa ma dengan golongan peng- gadai A. Sedangkan untuk penggadai golongan C & D nasabah yang menggadaikan barangnya ha- nya dikenakan suku bunga 2 persen untuk lima belas hari dan tidak boleh lebih dari 90 hari dari masa perjanjian de- ngan tenggang waktu 4-5 bu- lan. Penggadai golongan D di mana mereka menggadaikan barangnya karena membutuh- kan uang Rp 150.000 Rp 300.000, ketentuannya sama dengan penggadai golongan B. Yogyakarta, NERACA PERANAN usa ha perbankan di Yogyakartá dilihat dari total di daerah ini yang telah disalur- kredit dan da na masyara kat yang kan, terbanyak diserap oleh sek- dihimpun baru mencapai satu per: tor perdagangan, restoran dan sen bila dibandingkan secara na sional. Sri Hastjartja, pemimpin Bank Indonesia cabang Yogya karta Se. yang diserap sektor ini baru seki- nin mengata kan, namun demiki- an usa ha perbankandidaerah ini barkandaerahini memiliki poten- 1988/1989 mencapai Rp 48,416 da la m peranannya meningkat- si pa riwisa ta, sehingga tidak terle- miliar atau naik 0,68% bila diban- kan pendapatan masyarakat, memperluas kesempatan kerja dan usa ha, khusunya di pedesa- an, serta mendorong ekspor non vang merupa kan sara na penun- kan Pelaksana Tugas Gubernur RAPBD tersebut, sektor perhu- migas cukup besar. la menyebut contoh, bebera pa wisa ta. jenis kredit yang diberikan kepa- da pengusa ha golongan ekonomi lemah dan k redit lainnya sela ma tiga tahun terakhir telah mening- pedagang emas berkadar 24 maupun 23 karat ini relatif ke- cil, herkisar Rp 1000 - 1.500 untuk tiap gram. Menurut salah seorang calon nasabah Kantor Jawatan Pega- daian Ny. Sutinah (27) asal Cengkareng, niatnya menggadaikan perhiasan beru- pa kalung emas ini bukan un- tuk menambah modal dagang tapi semata-mata untuk menu- hotel yaitu sekitar 33 persen dari seluruh kredit. Tahun 1985 kredit yang dihadiri 40 dari 45 orang Pekanbaru, NERACA RANCANGAN Anggaran Pen- anggota dewan, di Pekanbaru, RAPBD Riau tahun 1988/1989 Keadaan seperti itu menggam- (RAPBD) Riau tabun anggaran tersebut masih tetap berpegang pada anggaran berimbang antara penerimaan dan belanja daerah, pekan lalu. tar 20 persennya. dapatan dan Belanja Deerah Berhagai permasalahan me- reka, seperti nongol di kantor itu terpaksa harus herhadapan dengan makelar atau pedagang tapi seolah tidak dihiraukan. "Berilah aku kebebasan me- manfaatkan jasa pegadaian ini, karena memang hegitu semen- tara ini tak ada jalan lain yang mampu membantu untuk me- menuhi kebutuhan hidup yang mendesak," demikian harapan nasabah pegadaian yang hadir di depan loket menunggu di bukanya loket yang selalu ke- lihatan tertutup di Kantor Ja- watan Pegadaian kawasan Jati- negara DKI Jakarta. "Neraca" melihat loket Pe- gadaian ini nampaknya sengaja di tutup rapat dan apabila ada calon nasabah yang ingin meng- gadaikan barang miliknya ti- dak langsung berhubungan de- ngan petugas loket. Kecuali apabila mereka (Na- sabah-red) ini cermat dan atau seluk beluk Kantor Jawatan Pe- gadaian itu, kemudian menung- gu di depan pintu atau menga- cungkan tangan di depan jende- la kepada seorang petugas pe- manggil yang berada di ruang tunggu löket. Biasanya proses untuk rung 4-50 potong, dan berlian puluhan karat. Cara usaha gadai? Biasanya apabila menghadapi calon nasa- bah sebelumnya memberitahu- kan besarnya uang akan diteri- ma diwajibkan mematuhi be- sarnya bunga yang ditetapkan 4 persen/bulan. Jadi mengenai berapa nilai barang yang digadaikan tidak mau tahu, yang menjadi perha- tian adalah seberapa besar na- sabah itu membutuhkan uang kontan. pas dari kegiatan perdagangan, ding anggaran tahun sebelumnya, kata Baharuddin Yusuf. pengembangan restoran serta pe- ningkatan fasilitas perhotelan Rancangan tersebut disampat- Menurut Baharuddin, dalam jang peningkatan kegia tan pari- Riau, Drs. H. Baharuddin Yusuf bungan dan pariwisata ditempat- pada Sidang Pleno DPRD Riau kan sebagai sektor yang harus di- tingkatkan, demikian juga bantuan terhadap perguruan tinggi swasta (PTS) perlu ditingkatkan, terutama Laporan Firdaus Sjachruddin Ekspor Nenas Kalengan dagang. Harga barang di Rumah Pe- gadaian ini biasanya mempu- nyai selisih sangat besar, baik dibandingkan dengan harga he- li di toko di pasaran bebas, maupun pada pedagang yang berada di lingkungan kantor itu Kalau harga beli emas mi- salnya yang berlaku di toko- toko di pasaran behas, untuk emas 24 karat 99 persen logam mulai berkisar Rp 22.500- Rp 23.500, maka di pegadian ha- nya Rp 16.500/gram. Berapa harga emas pada pe- dagang di kantor ini ? Menurut informasi heberapa pedagang kepada Neraca berkisar Rp 10.000/gram dan untuk sepo- tong kain panjang wanita, Rp 3.000. Selisih harga yang herlaku di tupi kebutuhan hidup senari hari yang sudah demikian men- desak. "Saya senang menggadaikan barang ke sini, sebab barang saya masih bisa ditebus. Me- mang dalam usaha ini saya di- kenakan bunga 4 persen, tapi tidak masalah, yang penting prosesnya cepat," ungkapnya. BAGAIMANA kalau masa perjanjian gadain ya sudah le- wat jatuh tempo? Ini memang risiko bagi nasa- bah, selain terpa ksa harus me- relakan barang miliknya dile- la ng.juga a pabila mereka ingin mengambil sisa harga barang ia dihadapkan pada beban bia- ya lelang 3 persen yang harus dibayar. Selain itu bia ya notaris le- la ng pun harus ditanggung kat degan pesat. Kredit investasi Lampung Punya Prospek Cerah dalammenghadapi Porwil Sesuma tera yang berlangsung di Pekan- la menilai, produktivitas areal baru, serta persiapan atlit Riau kecil (KIK) dan kredit modal kerja permanen (KMKP) men- ca pai Rp 30,911 miliar. Selain itu, kredit profesi guru menca pai Rp 10,1 miliar, kredit akhir, nampaknya mempunyai bah produksi secara maksimal. Gubernur juga menyampaikan hal- mahasiswa Indonesia Rp 1,8 mi- prospek cerah di pasaran Ame- liar, serta kredit umum pedesaan rika dan Masyarakat Ekonomi Karena dengan kapasitas penuh, hal yang belum terpenuhi selama (Kupedes) sela ma 1987 mencapai Eropa (MEE). Rp 2,7 miliar. Kredit ekspor meningkat dari gangan Lampung, Suharno me- Rp 3 miliar menjadi Rp 12 miliar ngatakan di Telukbetung Senin, pada akhir 1987, sehingga reali- ekspor nenas kalengan asal Lam- bersaing di pa sa ran internasional, kejuruan, perkoperasian dan rusak- sasi ekspor daerah ini ta hun lalu pung itu setiap tahun terus me- menca pai 18 juta dolar AS atau ningkat baik volume maupun ni- meningkat 50 peren dibanding- lainya. kan tahun sebelumnya. Dana yang dihimpun dari ma- 367,9 ton senilai 252.900 dolar syarakat selama tiga tahun ter- AS, 1985 naik menjadi 9,269,2 sional ne nas kalengan asal Indo- akhir ini juga meningkat, tahun ton bernilai 6.743,7 ribu dolar, nesia terutama dari Lampung itu 1984 besarnya Rp 22 miliar men- jadi Rp 61 miliar pada akhir senilai 10.43,9 ribu dolar dan kup memenuhi selera konsumen Bandar Lampung, NERACA EKSPOR nenas kalengan dae- maupun pabrik pengalengan ne- menghadapi PON XII. rah Lampung empat tahun ter- di masa mendatang bisa menam- BD tersebut, Pelaksana Tugas nas satu-satunya di Lampung itu Sebelum menyampaikan RAP- Meskipun berat nilai barang ini tinggi, tapi tetap dia berped- oman pada daya kemampuan- nya untuk memberi uang kon- tan Rp 300,000. Dalam kaitan nilai berat ba- rang yang digadaikan dengan jangka waktu perjanjian gadai ini memang ada perhatian peru- sahaan tapi, biasanya katanya sesudah jatuh tempo banyak nasa bah yang tidak menebus barangnya. Apabila sisa uang yang ber- asal dari hasil pelelangan ba- rang sebenarnya ini katanya masih dapat diambil oleh pemi- lik barang. pabrik akan menekan biaya pro- tahun 1987/1988 serta yang masih Kakanwil Departemen Perda- duksi dan ongkos-ongkos lain. Penekanan bia ya produksi harus terus dibenahi. Dikatakan, masalah pendidikan akan meningkatkan kemampuan katanya tanpa menyebut negara nya beberapa ruas jalan di Propinsi Riau akibat kurangnya kesadaran an keras ekspor nenas Indonesia pemilik kendaraan dalam meng- angkut barang melebihi daya tahan jalan yang dilalui merupakan masa- lah yang perlu memperoleh perha- negara mana ya ng menjadi saing- itu. Ekspor pada 1984 tercatat Membaiknya pa saran interna- tian secara serius. Neraca menyebutkan, nam- paknya meskipun untuk men- jadi nasabah perusahaan jawa- tan penggadai ini cukup berat, artinya penggadai tidak hanya Mengenai pendidikan dasar, Baharuddin menjelaskan, hingga 1986 naik lagi menjadi 19.071 ton karena mutu ta na man nenas cu- 1987, Totalkredit yang diberikan pa- 24.192,8 ton dengan menghasil- besar dan padat, tahan lamajuga 96,7 persen dari anak usia sekolah da periode yang sa ma mening kat kan devisa 14.691,2 ribu dolar. pada 1987 menca pai total ekspor luar negeri, disamping buahnya tahun keempat Pelita IV, sebesar (04) bermutubaik. sudah tertampung, sinin 8∞ 0o oO70 0 00 a 00 111 L 7796
