Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1995-02-05
Halaman: 05

Konten


YUDHA MINGGU, 5 FEBRUARI 1995 China Dan Taiwan Masuki Era Produksi Pesawat Jet Tempur Chung San Institute of Science and Technology (CSIST) dan Aero Industry Development Center (AIDC) membentuk tim untuk membangun jet tempur serbaguna, dengan bantuan Eidetics International yang berkedudukan di California. Meskipun mendapat kritikan tajam selama pengembang- annya, pesawat tempur perta- hanan asli (IDF) Taiwan ak- hirnya terbang juga. Jet tempur generasi keempat itu dirancang untuk menyergap pesawat tem- China Daratan yang datang pur menyerang. Ronald Reagan yang berkuasa saatitu merasa cemas dengan proyek ambisius tersebut, dan berkeberatan dengan kerjasama Eidetics-AIDC, karena dikha- watirkan kualitas IDF dapat mengungguli F-16. Sebagai gantinya, Presiden Reagan mengusulkan agar General Dynamics ditunjuk sebagai konsultan utama dalam rancang bangun pesawat. Kegiatan itu dilakukan akhir 1983, dan kemudian dibentuklah perusahaan patungan bernama International Turbine Engine Company untuk memproduksi mesin turbofan antara AIDC dan Garret International, anak pe- rusahaan Allied Signal Aeros- pace. Untuk mengatasi kendala Kini Taiwan memperoleh sulitnya mencari pesawat tem- semuanya, kemampuan mem- pur yang sangat dibutuhkannya, buat IDF serta kesediaan AS Pengembangan IDF dilatar- belakangi oleh penolakan AS terhadap keinginan Taiwan membeli 150 F-16 atau F-20. AS takut akuisisi itu akan mem- buat berang China, karena melanggar komunike bersama Sino-Amerika yang ditanda- tangani di Shanghai tahun 1982. Berdasarkan komunike ter- sebut, AS berjanji akan mem- batasi dan kemudian menghen- tikan penjualan senjata ke Tai- wan. Namun demikian, perusa- haan AS tetap diijinkan mema- sok teknologi persenjataan pada Taiwan. Dengan alasan serupa, Paris juga menolak keingina Taipei membeli 60 Mirage 2000-5. "Pesatnya pemanfaatan tekhnologí digital, berpe- ngaruh buruk dalam perkem- bangan fotografi secara umum dan foto jurnalistik secara khusus. Hal itu se- banding dengan video yang membunuh seni menonton bioskop, ataupun microwave yang membunuh seni me- masak," komentar Mario Ponta, seorang fotografer Italia yang bekerja di sebuah agen foto Perancis. Tekhnologi digital canggih adalah racun yang mengubah wajah dunia foto jurnalistik. Yayasan World Press Photo, sebagai sebuah yayasan res- mi yang memberikan peng- hargaan tertinggi dalam bidang foto jurnalistik, men- coba memaparkan kondisi yang saling berkaitan antara senifoto dan tehnis pereka- man dan pengolahan gambar tersebut. Sesuai sifat jurnalistik berita yang memiliki ciri khas terutaam dalam hal kecepatan maka tidak meng- herankan jika tehnologi baru untuk mengakselerasi trans- formasi itu beberapa tahun terakhir ini telah diambil alih oleh perangkat digital cang- gih, termasuk dalam bidang fotografi secara umum atau foto jurnalistik pada khusus- nya. Pesawat Jet Tempur F-16 TNI-AU yang mengawal keamanan udara Indonesia. (Dok: BY) padanya akan mampu men- jawab tantangan para fotog- rafer profesional terutama dalam sistem pemokusan dan kecepatan motor drive-nya yang dapat mencapai 10 frame per detik. Bukanlah suatu hal yang aneh bila kita mendengar percakapan di kalangan foto jurnalis mengenai BC Pho- tography dan AC Photogra- phy yang berarti sebelum dan sesudah komputerisasi. Contoh-contoh misalnya dengan dikeluarkannya produk-produk peralatan kamera yang menggunakan bermacam-macam fasilitas yang semakin memudahkan fotografer melakukan pe- kerjaannya. Sebutlah perusahaan Ni- kon yang pada tahun 1995 ini akan melempar ke pasaran sebuah kamera genio hasil kerjasama dengan produsen film Fuji yang dinamakan Nikon Fuji E-2 dan meng- gunakan disket sebagai perekam gambarnya. Atau Canon yang akan meluncurkan produk kamera pengembangan dari tekh- nologi Canon EOS 1 dan EOS 5 yang diberi nama Canon EOS I N/HS dengan segala atribut yang melekat SAIN-TEKNOLOGI-LINGKUNGAN HIDUP 1980-an ketika AS menghalangi pembelian suatu mesin jet militer. Sebagai gantinya, satu perusahaan yang mengkhu- suskan diri dalam produksi mesin pesawat komersial di- tunjuk untuk merancang mesin pendorong jet mahal tersebut. Seluruh pengembangan IDF diperkirakan menelan biaya 4 miliar dolar AS lebih (Rp. 8 triliun lebih). Dengan biaya produksi sudah tercakup, satu unit IDF diperkirakan bernilai 50 hingga 60 juta dolar (Rp. 100 miliar Rp. 120 miliar lebih). AS saja dilaporkan kini me- rencanakan produksi F-16 de- ngan harga tiga juta dolar lebih murah atau seharga 20 juta dolar untuk menjaga agar pabrik mesin perangnya tetap berputar. : : Atau Ancaman ? Michiel Munneke, salah seorang anggota yayasan tersebut, mengumpulkan kuestioner yang berisikan inti pertanyaan: "'Bagai- mana sesungguhnya pe- ngaruh tehnologi digital ter- hadap pribadi pelaku utama dalam bidang foto jurnalistik dan bagaimana kesesuaian- nya dengan fotografi?" Fotografer yang dijadikan Responden oleh Munneke dimasukkan dalam tiga kategori, yaitu fotografer agen foto, fotografer harian atau majalah, dan fotografer hobi. Penelitian yang me- ngacu pada para fotografer profesional di sekitar 40 negara, memperoleh tangga- pan yang dapat dipakai se- bagai petunjuk adanya per- hatian tanggapan yang dapat dipakai sebagai petunjuk adanya perhatian serius ter- hadap masalah seputar digitalisasi ini. dan Perancis memasok jet tem- pur yang dibutuhkannya, pa- dahal semula sempat mem- boikot penjualan senjata cang- gih kepada Taiwan. Menurut rencana, seluruh 130 IDF dari rencana semula 250 IDF sudah diproduksi tahun 1998. Proto- tipe pertama IDF digelinding- kan keluar hangar (roll-out) Mei 1989. Kekurangan pada mesin bermula sejak mulai pengem- bangannya pada awal dekade Fotografi Digital Berkah Kesimpulan yang didapat dari hasil kuestioner yang disebar Munneke, pertama dan terutama adalah pem- buktian bahwa semuanya terlepas dari masalah kebera- daan geografis atau kendala finansial. Sosok IDF hampir sama dengan F-20 Tigershark. F-20 adalah pengembangan dari F-5 Tiger yang juga sudah lama dioperasikan Taiwan. Sayang nasib F-20 amat kelabu, akibat tak ada satu pun negara yang berminat membeli, kendatipun kehebatan F-20 sudah dipera- gakan di pameran kedirgan- faraan Farnbourough dan sudah dibawa keliling ke beberapa negara, termasuk Indonesia. Banyak agen foto dan pe- nerbitan ambil bagian dalam penelitian penggunaan tehnik digital (berturut-turut 76 dan 83 persen) dengan kesimpulan bahwa dalam waktu tiga tahun peralatan mereka akan menjadi usang. Reagan tak mengijinkan pen- jualan F-20 kepada pembeli paling potensial. Taiwan dan India. Akuisisi F-20 oleh Taiwan takut membuat China marah, sedang kepada India pasti akan membuat Uni Soviet yang akrab dengan India mengetahui ke- canggihan peralatan avioniknya. Arab Saudi juga tak mau mem- beli, bila AS juga tak meng- operasikan F-20. Masih belum jelas apakah IDF, yang dilukiskan para analis Rantai Digital Pembuktian itu juga men- jelaskan akan timbulnya sebuah gejala ''rantai digi- tal" yang terdiri dari empat rangkaian: rekaman, mani- pulasi, transmisi dan doku- mentasi. Apalagi langkah pertama menuju tehnologi !== fon Hu digital telah dimulai, inves- tasi yang berhubungan de- ngan aspek tehnis akan segera mengkutinya. Dipengaruhi langsung oleh semua isu yang meng- arah pada foto jurnalistik, yayasan World Press Photo Tak pelak lagí editorial yang menggunakan tehnik Desk top Publishing lebih menginginkan penyaluran imajinasi mereka secara digi- tal. Untuk membuat tehnik ini masuk akal, mereka harus Chema Conesa, editor foto El Pais Magajine, mengana- lisis hasil penelitian ini dari sudut pandang sebuah harian: "Koran saya tidak takut ter- memutu skan melakukan mengadopsi sebuah perusa- hadap tehnologi digital baru. penelitian untuk menemukan lebih banyak lagi faktor- faktor yang berperan menda- sari penggunaan tehnologi digital. Namun bagi saya jelas bahwa seorang 'freelancer' pasti akan menemukan kesulitan untuk beradaptasi dengan hal tersebut. Bagi mereka kon- sep gambar yang unik akan hilang." haan standar, seperti yang sudah dikenal selama ini. militer sebagai jet tempur ter- mahal di dunia, dapat berperan seperti yang diharapkan, yakni memperkecil perbedaan keung- gulan udara antara AU China yang kini dimodernisasi dan AU Taiwan yang masih mengandal- kan jet tua F-5 dan F-104. Beberapa pengecam program itu menyatakan IDF mengan- dung banyak kekurangan, ter- utama akibat pembatasan teknis yang dilakukan AS dalam program perancangannya. De- ngan China menerima teknologi pesawat tempur mutakhir dari Rusia dan Israel, banyak para analis meragukan kemampuan IDF untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang Taiwan. Kedua pihak kini memasuki era generasi baru konsep militer dengan berbagai senjata perta- hanan baru, kata Andrew Yang, pakar masalah militer Taiwan. Sebutlah antara lain App- les Macintosh Computer System, pencipta program software yang dinamakan; Adobe Photoshop, yang akhir-akhir ini sudah menjadi standar untuk lebih jauh lagi melangkah menuju ke pro- gram lanjutan seperti Aldus Photostyler, Corel Photo- paint, dll. Akibat berkembangnya tak- tik-taktik baru sejalan dengan munculnya teknologi baru, IDF diduga tak akan mampu meme- nuhi segala syarat yang diper- lukan bagi satu pesawat pe- nyergap modern, katanya. Walau bagaimanapun juga, seperti terlihat di atas, rupanya tidak semua elemen penting mampu bergabung dengan rantai digital. Untuk masa-masa sekarang, titik awal bagi perekaman gambar tetap merupakan sebuah proses kimiawi. Maksudnya film rol yang sudah diguna- kan oleh para fotografer mau tidak mau harus melalui mesin proses dahulu sebelum akhirnya dimanfaatkan dengan mencetaknya. Tidak banyak fotografer hobi (hanya sekitar 9,1%) yang memotret dengan ka- mera digital walaupun bebe- Sementara itu, KSAUTaiwan Tang Fei menegaskan IDF memenuhi kebutuhan perta- hanan pulau itu. Jet baru Taiwan itu akan diperbaiki pada waktu mendatang, sementara para pilot dan perancang mengkaji ber- bagai hal yang berkaitan dengan upaya perbaikan melalui pe- ngalaman operasional. Semua problem akan dapt diatasi, kata Teng. Pada upacara peresmian beroperasinya satu skadron IDF yang terdiri atas 22 pesawat Desember lalu, komandan per- tama skadron itu, Kolonel Wang Chang-ho, menyatakan kepada pers bahwa ia telah mener- bangkan jet tempur model terakhir AS dan Perancis, tetapi IDF adalah yang terbaik. Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa IDF mengalami masalah serius dalam peran- cangan dan kegagalan fungsi mekanis selama 12 tahun pe- ngembangannya. Cacat itu ter- utama pada mesin yang kurang bertenaga dan airframe yang menurut seorang mantan ko- mandan AU terlalu berat untuk ukuran IDF. Diantara para responden, menurut Munneke, 75% ti- dak mau menggunakan tek- nik manipulasi digital dan 50% tidak akan mengguna- kan kamar gelap elektronik dimasa-masa yang akan da- Lavi versi China Taiwan mengikuti dengan seksama pengembangan industri pesawat militer pribumi China yang dilakukan dengan bantuan teknis negara lain. Satu laporan yang dimuat Los Angeles Times belum lama ini mengungkapkan adanya upaya pengembangan Lavi versi China bekerjasama dengan Israel Aircraft Industry yang kemungkinan melibatkan alih teknologi dari As. tang. Namun dari laporan Mun- neke juga menunjukan bahwa tidak terlihat sedikitpun ada- nya keinginan fotogerafer profesional yang menuju ke- arah itu. Semua responden dalam penelitian itu menyua- rakan komitmen teguh ter- hadap etika profesional, tak seorang pun menunjukkan ingin menentang hal-hal yang berhubungan dengan kode Seperti juga IDF, lavi di- kembangkan melalui kerjasama dengan perusahaan AS, tetapi program itu dibatalkan atas per- mintaan AS tahun 1987. Ka- langan industri dan pemerintah AS menyebutkan Israel me- neruskan pengembangan Lavi yang mirip dengan F-16 itu dengan kerjasama China dan prototipe pesawat itu akan siap terbang tahun 1996. rapa di antara mereka sudah memanfaatkan tehnik scan- ning yaitu mengolah sebuah gambar baik positif maupun negatif dengan mengguna- kan perangkat komputer yang mampu mendigitalkan "Kantor berita ternama Amerika, Associated Press (AP), memegang teguh ko- mitmen ini dengan menge- luarkan pernyataan tertulis resmi yang berbunyi: "Mudah gambar yang sebelumnya saja, Associated Press tidak terdiri dari sinyal-sinyal ana- log. akan mengubah foto-fo- to....Esensi sebuah foto tidak akan pernah diubah atau di- manipulasikan dalam bentuk apapun juga." Jurubicara Deplu AS, Mike McCurry menyatakan berbagai laporan serupa telah beredar sejak lama, tetapi Washington sejauh ini belum dapat me- nemukan bukti berlangsungnya alih teknologi ilegal. Berdasarkan UU Pengenda- lian Ekspor Senjata AS, setiap negara yang menerima tek- nologi senjata AS tidak diper- bolehkan mengalihkan teknolo- gi itu tanpa ijin. Jika negara bersangkutan melakukannya, Washington akan menerapkan sanksi ekonomi. Intelejen militer Taiwan telah mengetahui kerjasama itu, kendatipun laporan terakhir yang dimuat Los Angeles Times lebih terinci. Sebagai pesawat penyergap, Lavi dapat diope- rasikan untuk tugas patroli di perbatasan China dengan India, pantai timur dan Laut China Selatan. (Antara Spektrum). etik universal yang memiliki arti bahwa integritas sebuah gambar harus selalu dijun- jung sepanjang masa. Agen foto dan penerbitan memberikan batasan jelas antara hadirnya tehnologi kamar gelap seperti kroping atau koreksi untuk bagian gambar yang tergores, yang akan selalu dapat diterima, dan manipulasi total yang su- dah jelas lebih pantas diman- faatkan untuk kepentingan fotografi seni (art photogra- phy). Tetapi kemudahan dan manipulasi yang tidak dapat teridentifikasi bukan hanya suara keprihatinan fotografer dalam hubungan tehnik di- gital saja. Marcel Saba dari agen foto Saba juga menyatakan bahwa segala sesuatu saat ini me- mang berkembang pesat. Ja yakin bahwa jawabannya mungkin dengan "membeli" tehnologi sehemat mungkin. "Tak seorangpun mau kehi- langan bajunya," tambahnya. Sikap menunggu dan me- lihat ini tercermin dalam ko- Satu contoh alamiah mengenai teori yang dikemukakan oleh ilmuwan Fibonacci, tampak pada setangkai bunga, mencerminkan suatu struktur yang teratur dan rapi. (Foto: Peak) Dhea, Pil Anti Tua? Di Narmada, Nusa Teng- gara Barat, ada satu kolam yang konon airnya bisa mem- buat orang awet muda. Konon pil buatannya itu mampu menghilangkan hal- hal yang kurang menye- nangkan akibat penyakit tua. Baulieu yang juga pernah menciptakan pil aborsi yang kontroversial yang dikenal dengan kode RU-486, ber- pendapat bahwa pil-anti tua buatannya itu bukan untuk memperpanjang umur, tapi minimal para lansia (lanjut usia) bisa menikmati hari tuanya tanpa harus menderita berbagai penyakit. Dr. Samuel Yen, ahli pe- nyakit dalam pada sekolah kedokteran Universitas Ca- lifornia di San Diegon tahun 1984 bersama rekan-re- kannya menemukan korelasi antara rendahnya tingkat Dhea dan kematian akibat serangan jantung (cardiovas- cular). Pil yang dikenal dengan sebutan Dhea itu di AS telah menimbulkan banyak kera- guan, bahkan kecaman da- tang membanjir dari pelbagai kalangan ilmuwan khususnya dari lembaga penelitian na- sional dan pusat-pusat medis. Kolam tersebut, menurut legenda masyarakat setem- pat, adalah ciptaan dewata dan dibangun untuk para bidadari mandi. Kini, kolam peninggalan para dewa itu laris dikunjungi wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri, khususnya mereka yang ingin berumur panjang dan tetap muda. Kisah kolam itu hampir sama dengan film Barat yang dibuat tahun 1985 berjudul "Cocoon". Film itu meng- isahkan tiga pria gaek beredam di kolam renang, di suatu tempat peristirahatan para pensiunan di Florida. Kolam renang tersebut ru- Hormon yang tersembunyi panya juga dijadikan tempat dalam kelenjar adrenal dan oleh mahluk asing untuk juga terdapat dalam aliran meremajakan rekan-rekan- darah itu pertama kali muncul nya ketika mahluk antariksa dalam tubuh manusia pada itu melakukan ekspedisi di usia tujuh tahun, dan men- bumi. capai puncaknya pada usia 25. Jumlah hormon ini ke- mudian menyusut dan ber- akhir pada usia 70-an sampai tinggal hanya 10 persennya saja dari kondisi puncak seseorang. Kolam itu kemudian juga dipercayai berkhasiat mere- majakan siapa saja yang mandi dan berendam di situ. Orang yang sudah renta bisa kembali jadi remaja. Penyakit rematik, kanker yang mereka derita bertahun-tahun hilang seketika bila tersiram air keramat itu. Kedengarannya memang ajaib bila proses ketuaan itu bisa dihapus dalam sekejap, dan justru kisah-kisah seperti itu lah yang mendorong il- muwan Perancis, Dr Etienne Emile Baulieu, melakukan penelitian tak kenal lelah dan menciptakan pil anti-tua yang terbuat dari hormon. Boleh jadi akan terlintas prasangka buruk dalam se- tiap hati pembaca di Indo- nesia, bila mendengar pernikahan di hadapan polisi. Dan mulut pun akan berucap "mcam-macam" kalau me- ngetahui angka pernikahan semacam itu ternyata cukup tinggi. Bagi sebagian besar ma- syarakat Indonesia, tampak- nya pernikahan di Hadapan polisi atau hansip terjadi menurut istilah umum di Indonesia - karena "kecela- kaan" atau "kepergok" han- sip, polisi atau masyarakat. Tapi untuk sementara, buanglah dulu jauh-jauh prasangka semacam itu, karena pernikahan serupa yang terjadi di Mesir, negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia, tidak- mentar dari seorang fotografi hobi: "Tehnologi terus maju, harganya semakin murah; kapan saatnya melakukan lompatan ke depan adalah pertanyaan yang muncul ke- mudian." Vincent Alabiso, editor fo- to eksekutif di Associated Press, merasa bahwa teh- nologi digital akan memper- luas jurang pemisah antara spot news photographer dan mereka yang terpengaruh de- ngan stok produksi fotografi komersial. "Seseorang yang bekerja dalam bidang 'wire service' sebagai bagian dari industri pasti ia memahami imple- mentasi tehnologi. Dimana- pun di seluruh dunia ini, setiap saat kami dikejar deadline sepanjang hari. Dari perspek- tif sebuah agen foto, teh- nologi digital harus menjai sebuah harapa untuk lebih Penyalur/Agen "BY" TERUNA AGENCY Yang masih menjadi tanda tanya ialah apakah penam- bahan jumlah hormon ini pada lansia akan mampu menyembutkan semua ke- tidakberesan dalam tubuh manusia yang sudah mulai rapuh itu? Jl. Panca Marga No.10 Karet Tengsin 581622 583205 wwwwwwwww Jakarta Pusat. Sejak Baulieu meneliti Dhea yang diketemukan sekitar tiga dasawarsa lalu itu, para peneliti masih me- rahasiakannya. lah seperti yang dibayangkan itu. Menurut Ketua Ikatan Ma'zun Syar'i Mesir (sema- cam ikatan pegawai catatan sipil) Sheikh Mohammad Thahir, ada tiga sebab utama berlangsungnya pernikahan di hadapan aparat keamanan tersebut yaitu karena alasan cinta tapi tak disetujui ke- luarga, pengesahan kawin lari dan sebagian kecil saja karena "kecelakaan". Pernikahan tersebut di negeri lembah Nil ini me- nurut data tahun 1994 seperti yang dikutip sejumlah media sosial budaya negeri itu menunjukkan bahwa dari sekitar 480 ribu jumlah per- nikahan per tahun sekitar 20.800 (sekitar 4,5 persen), di antaranya berlangsung di hadapan aparat kepolisian. Di Mesir Ada Pernikahan Dihadapan Polisi Resepsi pernikahannya yang cukup sederhana juga terkesan agak aneh, karena hanya dihadiri oleh sejumlah perwira polisi bersama anak menghemat waktu," katanya. Tehnologi digital tak pelak lagi menumbuhkan cara baru dalam menyuplai pelanggan dengan produk dan pelaya- nan. Sebuah perkembangan penting dalam bidang foto jurnalistik adalah pembangu- nan database yang penuh dengan gambar yang selalu dapat dikomunikasikan oleh umat manusia di seluruh dunia. Bagi agen foto yang meng- gantungkan diri pada stok penjualan arsip digital dan sistem jaringan pengolahan arsip, maka mereka membu- tuhkan uang lebih banyak lagi. sumber Dengan semua finansial mereka, organisasi- organisasi di Amerika seperti Khight Rider dan Kodak akan mengembangkan jari- ngan pelayanan kerjanya. Sekarang masalahnya apa- kah sebuah agen foto kecil akan merasakannya sebagai Hasil percobaan yang dilakukan terhadap orang lanjut usia, dengan membe- rinya dosis kecil Dhea setiap hari, memperlihatkan gejala- gejala yang menggembi- rakan. ancaman? Marcel Saba kembali men- jawab: "Akhirnya, kami lebih suka menjual gambar cetakan positif yang kami miliki. Tehnologi belum benar-be- nar berperan disana. Kami masih punya waktu untuk ● ● • mengejarnya. Apabila setiap orang sudah siap untuk me- nerima jaringan besar untuk penarikan gambar, kami akan siap pula." (Antspek) Lansia yang diberi terapi itu tampak menjadi lebih bergairah, mobilitasnya ting- gi, bisa tidur nyenyak dan semua rasa ngilu pada per- sendian menghilang. Hasil penelitiannya itu juga pernah dimuat dalam the Journal of Clinic Endocri- nology & Matabolism, Juni lalu. Percobaan yang dilakukan Baulieu terhadap 57 orang lansia memperlihatkan bah- wa Dhea menunjukkan tan- da-tanda yang menggembira- kan buat mereka secara individu. Menurut Baulieu, pada orang lansia semua kegiatan fungsi gubuh menurun, ka- rena itu pemberian Dhea secara teratur dengan dosis yang tepat akan menjaga semua organ tubuh mereka tetap aktif. Yen juga memberi terapi itu pada para pasien lansia untuk mengetahui apakah ada reaksi penolakan secara alamiah atau tidak khususnya pada kekuatan dan otot mereka. Sementara itu Balieu buahnya dan sejumlah kawan dekat serta para saksi dan pegawai catatan sipil yang diminta datang oleh ke- polisian. "Karena itu, acaranya seperti menikahkan para narapidana saja. Untuk menghindari prasangka yang bukan-bukan, kedua mem- pelai memang sengaja tidak mengundang keluarga atau tetangga lainnya meskipun pernikahannya adalah per- nikahan biasa," kata Sheikh Mohammad. Resepsi yang mirip perni- kahan para narapidana itu terbanyak (20 ribu kasus) per tahun yaitu sebagai penge- sahan kawin urfi (sementara kawin lari atau tidak resmi) yang pernah dilakukan se- belumnya. Karena kedua keluarga mempelai akhirnya setuju, maka pernikahan sebelumnya perlu disahkan di hadapan aparat keamanan agar status anaknya jelas. Contoh kasus itu, seperti yang dialami oleh Nahla, gadis berumur 19 tahun yang berdiam di salah satu sudut Kota Kairo yang kawin urfi dengan saudara sepupunya yang masih kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Kairo. Pengesahan perkawin- annya berlangsung setelah melahirkan di salah satu rumah sakit. Ceritanya be- gini, ketika dokter mencatat akte kelahiran sementara, Nahla bungkam ketika di- tanya nama ayah sang anak. Setelah didesak baru meng- aku bahwa anaknya ini lahir melalui perkawinan tak resmi tadi. Karena itu, para pengurus rumah sakit memanggil aparat kepolisian untuk me- ngesahkan pernikahan me- reka. Aparat ini pun men- datangkan mempelai pria berikut saksi dan penasehat sipil dan kadang-kadang HALAMAN V dihadiri pula oleh keluarga mempelai. Sementara jumlah terbesar kedua sekitar 700-an kasus, menurut Sheikh Mohammad, memang sengaja diadakan di hadapan polisi karena cinta mereka berdua terhalang oleh menganalisa sampel darah dari 600 lansia, guna mencari tahu korelasi antara tingkat Dhea dan kesehatan mereka secara umum. Ia juga mencari 200 sukare- lawan untuk diberi terapi itu guna mengetahui apakah ada perubahan dalam ingatan, tingkah laku, bentuk kulit dan otot, tingkat kolesterol serta kegiatan jantung dan per- sendian mereka. Sementara it, Dr. Raymond Daynes, ahli patologi dari Universitas Uah, menyaran- kan agar berhati-hati dalam menggunakan terapi ini, karena penggunaan Dhea dosis tinggi bisa menim- bulkan perubahan dramatis pada hati dan yang lebih ditakutkan lagi bisa menim- bulkan kanker. Ia menyarankan sebaiknya Dhea jangan digunakan oleh masyarakat umum, sebelum diketahui dampak samping- nya yang pasti terhadap tubuh. Dr. Anna McCormick, ahli biologi pada lembaga na- sional mengenai masalah usia lanjut mencatat bahwa ia pernah menghentikan pem- berian Dhea terhadap lansia ketika ia ingin menguji nafsu makan pasiennya. Ini karena ternyata tingkat testoreron pada pasiennya itu menjadi naik sementara karakteristik kewanitaan seseorang ber- ubah menjadi kelaki-ke- lakian. Diakui bahwa pemberian Dhea akan meningkatkan hormon seks seseorang, namun itu tidak berarti bahwa nafsu seks mereka juga me- ningkat. (Anstpek). ancaman keluarga atau sang mempelai perempuan dipak- sa kawin dengan pilihan orang tua. Adapun kasus ini misalnya seperti yang dialami oleh Dr. Ahmad yang berniat menyun- ting rekan sekerjanya d Mona. Tapi karena terhalang oleh kehendak orang tua mempelai yang sudah ter- lanjur menjodohkan anaknya dengan pria lain menjelang hari H. maka kedua mem- pelai mengadu kepada polisi. Setelah pengaduannya dianggap sah, polisi pun me- lakukan prosedur yang sama. "Perkawinan semacam ini memang tidak enak. Tapi atas usul teman sekerja ya ter- paksa saya menempuh jalan ini," ungkap dr Ahmad ke- pada mingguan Rose El Yousef, Mesir, edisi 16 januari 1995. Adapun sisanya atau se- kitar 100 kasus, menurut Sheikh Mohammad karena kecelakaan dan si pelaku pria- nya biasanya enggan untuk mengawini korbannya. "Nah di sini aparat kepolisian memaksa si pelakunya me- ngawini korbannya dengan mendatangkan seorang pen- catat sipil dan sejumlah saksi," tambahnya menjelas- kan. Tapi hasil penelitian yang dilakukan DR Mumtaz Abdul Wahab, salah seorang ahli kejiwaan Mesir, menunjuk- kan bahwa angka perceraian lewat pernikahan semacam itu cukup tinggi (sekitar 30 persen), sedangkan nikah biasa hanya dua persen saja. Menurut penilaiannya, sebab utama tingginya angka perceraian tersebut adalah rasa khawatir yang sangat tinggi karena harus meng- hadapi gejolak kejiwaan yang sangat besar. Selain itu, mereka merasa tidak pernah tenang akibat sikap ber- musuhan yang terus di- perlihatkan keluarganya. "Pernikahan semacam ini juga banyak menimbulkan sters berat di kalangan orang tua mereka yang menilai dirinya tak berhasil mendidik anaknya," jelas DR. Mumtar. (Antspek). Anggota Redaksi H.M. Mugianto, Bobby Monka Ir. H. Amiruddin Nasution, Nardi Sahib, Harkam Effendi, Bob Silitonga, Djoko Susanto, Taty Permadi, Diding Kussuwardjo, Gusnadi S, Cosmas Sumono, H. Tri Mulya, Oce Sudioto SH, Jasidi Iskandar, Munadjat Cader.