Author: Web Admin
-

Soekarno dan Istri SMA-nya, Mengupas Buku Percintaan Bung Karno dengan Anak SMA
Kita semua mengenal Soekarno. Entah sebagai titel bapak bangsa, proklamator, hingga orator ulung. Namun, di balik jas resmi, pidato lantang, dan sejarah yang telah kita dengar di bangku sekolahan, Soekarno ternyata juga punya kisah romansa yang membuat… alis terangkat? Buku Kadjat Adra’i yang bertajuk Percintaan Bung Karno dengan Anak SMA ini bukan hanya romance policity…
-

Mengapa “Cantik Itu Luka” Begitu Populer?
Eka Kurniawan adalah penulis Indonesia yang bisa dibilang masyhur kariernya. Di tengah geliat sastra Indonesia kontemporer, dengung-dengung nama Eka Kurniawan muncul sebagai salah satu penulis paling diperbincangkan. Lahir di Tasikmalaya, lulusan Filsafat dari Universitas Gajah Mada itu telah melahirkan karya-karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengusik pikiran dan menggugah nurani. Mulai dari Lelaki Harimau,…
-

Fenomena Estetika Konsumtif dalam Dunia Literasi
Fenomena book haul alias pamer buku belakangan ini makin ramai di linimasa. Rak buku yang estetik, cover warna buku yang cantik, sampai foto berlatar belakang kafe atau ruang baca menjadi konten andalan pada bookfluencer. Tapi, dibalik itu muncul pertanyaan besar, apakah buku yang mereka jadikan konten benar-benar dibaca atau hanya pemanis media sosial dan pemuas…
-

Surga Literasi untuk Dewasa dan Anak-anak
Monumen Pers Nasional yang terletak di Jalan Gajah Mada No. 59 Surakarta Jawa Tengah selama ini dikenal luas sebagai pusat dokumentasi dan sejarah pers Indonesia. Gedung bersejarah ini bukan hanya menjadi destinasi bagi para peneliti, mahasiswa, dan insan pers, tetapi juga telah bertransformasi menjadi ruang edukatif yang ramah anak. Salah satu daya tarik dari monumen…
-
Monumen Pers Nasional Raih Predikat Sangat Baik Berdasarkan Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Semester I Tahun 2025
Monumen Pers Nasional, sebagai lembaga budaya yang menjadi pusat informasi dan dokumentasi sejarah pers di Indonesia, kembali mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang dilakukan pada Semester I Tahun 2025 (periode Januari – Juni), Monumen Pers Nasional berhasil meraih nilai kepuasan sebesar 92,02 dari skala 100. Nilai ini menempatkan mutu…
-

Agresi Militer Belanda I dalam Majalah Daulat Rakjat Tahun 1947
Tanggal 17 Agustus 1945 adalah hari kemerdekaan Indonesia. Rakyat Indonesia bersatu untuk mempertahankan kemerdekaan dengan penuh semangat keberanian agar negara ini tidak terjajah lagi. Akan tetapi, Belanda tidak mau mengakui kemerdekaan Indonesia dan ingin berkuasa lagi. Konflik tiada henti berkobar antara Indonesia dengan Belanda yang dibonceng Sekutu, seperti pertempuran Surabaya yang menimbulkan banyak korban jiwa.…
-

Fenomena Pengangguran dalam Artikel Majalah Ma’moer Tahun 1946
Fenomena ledakan pengangguran dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran di Indonesia sedang marak dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini dilatarbelakangi oleh pandemi COVID-19 yang berdampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, serta semakin kompetitifnya persaingan kerja, minimnya lapangan pekerjaan, dan krisis global. Pertumbuhan tenaga kerja jauh lebih besar dibandingkan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan sehingga jumlah pengangguran…
-

Kisah 4 Jurnalis Perempuan Indonesia Jagoan Meliput Konflik
Sepanjang sejarahnya di Indonesia (dan juga dunia), profesi jurnalis adalah profesi yang didominasi laki-laki. Ini berangkat dari anggapan udik bahwa pekerjaan jurnalis atau wartawan membutuhkan fisik dan mental yang kuat untuk bekerja di lingkungan yang tidak aman dan berisiko, sehingga laki-laki dinilai lebih mumpuni. Namun fisik dan mental baja tidak hanya spesifik milik laki-laki, perempuan…
-

Sindanglaya di Tahun 1929 Menurut Majalah Pandji Poestaka
Sindanglaya adalah sebuah desa di Bandung yang memiliki lahan pertanian yang luas dan subur. Pertumbuhan padi sangat optimal dan mengahasilkan panen yang melimpah. Berita mengenai Sindanglaya berikut ini dikutip dari majalah Pandji Poestaka koleksi Monumen Pers Nasional yang terbit pada 2 Juli 1929. Majalah Pandji Poestaka diterbitkan oleh Balai Pustaka pada masa pendudukan Belanda. Majalah…
-

-

Refleksi Indeks Kebebasan Pers: 5 Tantangan Kebebasan Pers Indonesia
Surakarta (31/05/2023) – Ada lima tantangan terhadap kebebasan pers di Indonesia saat ini. Salah satunya adalah serangan digital yang dilakukan terhadap insan pers seperti intimidasi, kriminalisasi, doxxing, DDoS, penyadapan, perundungan siber, pelabelan hoax terhadap pemberitaan dan lainnya. Hal ini disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta Anas Syahirul Alim dalam Diskusi Publik Refleksi Indeks Kebebasan…
-

Monumen Pers Nasional Kunjungi SMP Budi Utomo Surakarta
Monumen Pers Nasional mengunjungi SMP Budi Utomo di Surakarta pada Rabu, 17 Mei 2023. Kunjungan ini dalam rangka acara Monumen Pers Nasional Goes to School yang baru digelar pertama kali sejak 5 tahun yang lalu. Kunjungan ke sekolah ini dilakukan sebagai upaya promosi museum ke sekolah-sekolah. Ia juga menjadi ajang apresiasi bagi sekolah yang rutin…