Novel ini menceritakan tentang keberlangsungan hidup Ping setelah ia pindah hidup di Jakarta bersama ayah kandungnya. Hidup yang awalnya seperti ada di dalam penjara, kini tak lagi semenyiksa itu setelah bertemu dengan teman-teman barunya sekaligus teman Band nya yang bernama “Rapijali”. Band ini menjadi sumber kebahagiaan sekaligus sumber dari munculnya berbagai konflik yang terjadi selama ia mengikuti ajang Band Idola Indonesia. Cita-cita Ping untuk masuk ke pendidikan tingkat universitas bertabrakan dengan kelemahan terbesarnya selama dia bermain musik. Sementara itu, rahasia gelap terkait ayah kandungnya pun perlahan terungkap dan membawa badai untuk kehidupan Ping yang sedang menuju kesuksesan di dunia musik.
“Kamu harus lihat dunia lain dulu untuk benar-benar menghargai duniamu.” (Hlm. 304)