{"id":1704,"date":"2013-04-01T04:05:54","date_gmt":"2013-04-01T04:05:54","guid":{"rendered":"http:\/\/mpn.kominfo.go.id\/?p=1704"},"modified":"2013-04-01T04:05:54","modified_gmt":"2013-04-01T04:05:54","slug":"peringatan-hari-penyiaran-nasional-makan-nasi-pincuk-bareng-bareng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/peringatan-hari-penyiaran-nasional-makan-nasi-pincuk-bareng-bareng\/","title":{"rendered":"Peringatan Hari Penyiaran Nasional Makan Nasi Pincuk Bareng-Bareng"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Pembukaan rangkaian acara peringatan Hari Penyiaran Nasional dilaksanakan\u00a0 di\u00a0 halaman depan Radio Republik Indonesia (RRI)\u00a0 Surakarta\u00a0 Jumat siang\u00a0 (29\/3) .\u00a0 Acara peringatan kali ini mengambil tema\u00a0 Penyiaran Kreatif Untuk Ekonomi Kreatif. Pemilihan tema ini didasarkan pada harapan dunia penyiaran mampu membuat program-program yang mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif\u00a0 terutama di sektor usaha kecil dan menengah .<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0 Hadir dalam acara tersebut\u00a0 Kepala RRI Surakarta, Ketua KPID Jawa Tengah, Ketua KPID Pusat, Kepala \u00a0Bakorwil\u00a0 Wilayah II . Pembukaan rangkaian kegiatan Hari Penyiaran Nasional dilakukan oleh Kepala \u00a0Bakorwil Wilayah II Drs. Budiyanto Eko Purwoko , M.Si\u00a0 mewakili\u00a0 Wakil Gubernur Jawa Tengah dengan pemukulan kentongan.\u00a0 Selanjutnya seluruh hadirin\u00a0\u00a0 makan bareng\u00a0 nasi\u00a0 pincuk\u00a0 dengan menu nasi liwet yang diwadahi daun pisang komplit dengan <i>suru<\/i> (sendok dari daun pisang ) sebagai menu kuliner khas kota Solo.<\/p>\n<figure id=\"attachment_1705\" aria-describedby=\"caption-attachment-1705\" style=\"width: 390px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/36.91.25.248\/00\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pincuk.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1705\" alt=\"Sumber gambar : manteb.com\" src=\"https:\/\/36.91.25.248\/00\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pincuk.jpg\" width=\"390\" height=\"250\" srcset=\"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pincuk.jpg 390w, https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/pincuk-300x192.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 390px) 100vw, 390px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1705\" class=\"wp-caption-text\">Sumber gambar : manteb.com<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more-->Selain Pameran dan Bazar di halaman RRI Surakarta , dilaksanakan juga kegiatan Seminar dan Pelatihan\u00a0 \u201c How To Be Creative Broadcaster\u201d\u00a0 di Monumen Pers Nasional\u00a0 dan Sarasehan Penyiaran 2013 yang diikuti oleh Lembaga Penyiaran se-Surakarta , \u00a0Pelaku Usaha Kreatif, \u00a0Akademisi, Mahasiswa di RRI Stasiun Surakarta \u00a0Minggu (31\/3)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Hari Wiryawan\u00a0 Ketua Lembaga Pers dan Penyiaran Surakarta sekaligus salah seorang penggagas Hari Penyiaran Nasional\u00a0 bahwa Hari Penyiaran Nasional telah dideklarasikan tanggal 1 April 2009 lalu di Solo dan dihadiri 30 perwakilan KPID tetapi sampai saat ini memang belum mendapat legalitas pemerintah. Mengapa dipilih kota Solo\u00a0\u00a0 untuk mendeklarasikan karena menurutnya terkait dengan kelahiran Soloche Radio Vereeniging (SRV)\u00a0 tahun 1933 sebagai stasiun radio milik pribumi yang pertama di Solo . \u00a0Sedangkan untuk tahun 2013 ini Puncak Peringatan Hari Penyiaran Nasional di laksanakan\u00a0 di Bali . ( Triwibawani Marianingsih )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembukaan rangkaian acara peringatan Hari Penyiaran Nasional dilaksanakan\u00a0 di\u00a0 halaman depan Radio Republik Indonesia (RRI)\u00a0 Surakarta\u00a0 Jumat siang\u00a0 (29\/3) .\u00a0 Acara peringatan kali ini mengambil tema\u00a0 Penyiaran Kreatif Untuk Ekonomi Kreatif. Pemilihan tema ini didasarkan pada harapan dunia penyiaran mampu membuat program-program yang mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif\u00a0 terutama di sektor usaha kecil dan menengah . [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1704","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1704","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1704"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1704\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1704"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1704"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1704"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}