{"id":1708,"date":"2013-04-01T08:23:31","date_gmt":"2013-04-01T08:23:31","guid":{"rendered":"http:\/\/mpn.kominfo.go.id\/?p=1708"},"modified":"2013-04-01T08:23:31","modified_gmt":"2013-04-01T08:23:31","slug":"workshop-museology-ajang-diskusi-melestarikan-museum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/workshop-museology-ajang-diskusi-melestarikan-museum\/","title":{"rendered":"Workshop Museology :  Ajang Diskusi Melestarikan Museum"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><i>\u201cNew acquisitions are the lifeblood of the museum\u201d.<\/i> Koleksi baru adalah nyawa bagi sebuah museum. Begitu yang diungkapkan Sektiadi dalam acara Workshop Museologi <i>\u201cContemporary Collecting<\/i>\u201d yang diadakan Program Studi Pascasarjana Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta bekerjasama dengan Museum Tropen Belanda, Selasa-Rabu (26-27\/3\/2013) di Ruang Sidang Pimpinan FIB UGM.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Workshop \u00a0diikuti 12 peserta yang terdiri dari mahasiswa S2 Kajian Museum dan perwakilan museum dari Yogyakarta dan Solo diantara dari Monumen Pers Nasional. Pembicara dalam workshop ini adalah Sektiadi, salah seorang dosen Program Studi Pascasarjana Kajian Museum yang memaparkan tentang apa dan bagaimana mengkoleksi benda-benda museum yang bersifat kontemporer. Selain itu hadir pula salah seorang Kurator Museum Tropen Belanda, Ben Meulenbeld sebagai konsultan ahli .<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dalam pemaparannya, Sektiadi mengungkapkan bahwa benda koleksi baru sangat penting bagi museum karena berperan dalam kelangsungan museum itu sendiri. \u201cJangan sampai terjadi hal-hal seperti memuseumkan museum,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_1709\" aria-describedby=\"caption-attachment-1709\" style=\"width: 400px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/36.91.25.248\/00\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/museum.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1709\" alt=\"Peserta Workshop Berdiskusi Dengan Kurator Tropen Museum,  Salah Satu Museum di Belanda \" src=\"https:\/\/36.91.25.248\/00\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/museum.jpg\" width=\"400\" height=\"240\" srcset=\"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/museum.jpg 400w, https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/museum-300x180.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-1709\" class=\"wp-caption-text\">Peserta Workshop Berdiskusi Dengan Kurator Tropen Museum,<br \/>Salah Satu Museum di Belanda<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!--more-->Menurutnya yang dimaksud dengan benda kontemporer adalah benda yang bukan berasal dari masa lalu, namun benda sekarang yang mempunyai atau berhubungan dengan masa lalu. Ada beberapa tujuan dari mengkoleksi benda kontemporer, salah satunya adalah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di masa depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dalam workshop ini muncul pula \u00a0ide dan gagasan bagaimana melestarikan keberadaan dan kelangsungan \u2018hidup\u2019 sebuah museum. Museum hendaknya harus terus menambah koleksi baru yang bisa diperoleh dengan beberapa alternatif cara. Diantaranya <b>membeli, meminjam<\/b> dan <b>menerima donasi<\/b>. Dalam mengkoleksi benda-benda, museum hendaknya mempunyai <i>\u2018collection policy\u2019<\/i> atau kebijakan pengkoleksian. Kebijakan tersebut mencakup apa, dimana, bagaimana, kenapa dan kapan. Apa yang akan museum koleksi, dimana mendapatkannya, bagaimana mendapatkannya, kenapa mengkoleksi benda tersebut dan kapan sebaiknya benda koleksi tidak lagi dipajang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Workshop yang berlangsung selama dua hari ini selain memberikan teori-teori tentang pengkoleksian benda kontemporer juga memberikan pelatihan kepada peserta untuk mempresentasikan benda yang layak untuk dikoleksi sebuah museum. Beragam ide muncul, diantaranya mengkoleksi iklan baik cetak maupun elektronik, suvenir pernikahan, fashion dalam pernikahan tradisional dan benda yang dipakai dalam dunia pendidikan di Indonesia. Sebagai penutup, Sektiadi mengatakan bahwa museum hendaknya juga \u00a0selalu \u00a0terus berinteraksi dengan masyarakat agar masyarakat dapat memperoleh manfaat dari museum .\u00a0\u00a0\u00a0 ( Eti Kurniasih )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cNew acquisitions are the lifeblood of the museum\u201d. Koleksi baru adalah nyawa bagi sebuah museum. Begitu yang diungkapkan Sektiadi dalam acara Workshop Museologi \u201cContemporary Collecting\u201d yang diadakan Program Studi Pascasarjana Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta bekerjasama dengan Museum Tropen Belanda, Selasa-Rabu (26-27\/3\/2013) di Ruang Sidang Pimpinan FIB UGM. \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Workshop \u00a0diikuti 12 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1708","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1708","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1708"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1708\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}