{"id":2019,"date":"2014-02-04T01:34:40","date_gmt":"2014-02-04T01:34:40","guid":{"rendered":"http:\/\/mpn.kominfo.go.id\/?p=2019"},"modified":"2014-02-04T01:34:40","modified_gmt":"2014-02-04T01:34:40","slug":"pers-yang-berintegritas-untuk-pemilu-2014-yang-berkualitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/pers-yang-berintegritas-untuk-pemilu-2014-yang-berkualitas\/","title":{"rendered":"PERS YANG BERINTEGRITAS UNTUK PEMILU 2014 YANG BERKUALITAS"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Pers tak pernah senyap memberitakan sepak terjang caleg, capres \u00a0dan parpol menjelang pesta demokrasi \u00a0(Pemilu) 2014, baik media elektronik, cetak maupun sosial media.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingar bingar ekpose media makin menyemarakkan suasana, berbagai tawaran, program dan janji-janji tentu yang berkaitan dengan kebaikan, kemajuan, perubahan dan sebagainya. Masyarakat luas calon pemilih semakin\u00a0 banyak pilihan yang sesuai dan bisa mengakomodasi \u201ckepentingan\u201d \u00a0hati nurani mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka berbahagialah parpol maupun caleg, capres yang memiliki \u201calat\u201d untuk menyuarakan\u00a0 berbagai pesan mereka baik melalui media cetak, elektronik, maupun sosial media.\u00a0 Sebagai contoh Dahlan Iskan pemilik Jawa Pos group telah \u201cberiklan\u201d dalam kurun waktu yang lalu melalui Jawa Pos groupnya diberbagai daerah. Aburizal Bakri (Partai Golkar) dengan stasiun TV One juga memanfaatkan media elektronik miliknya\u00a0 untuk menyampaikan berbagai gagasannya, demikian juga Hary Tanoe Sudibyo (MNC Group) yang awalnya bergabung dengan Partai Nasdem ( Surya Paloh) memanfaatkan stasiun RCTI\u00a0 dan Metro TV, meskipun akhirnya pecah kongsi dengan Nasdem bergabung dengan Partai Hanura (Wiranto) masih memanfaat sihir TV untuk menaikkan pamornya salah satunya melalui kuis kebangsaan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2020\" aria-describedby=\"caption-attachment-2020\" style=\"width: 179px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/36.91.25.248\/00\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/pemilu.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2020\" alt=\"https:\/\/www.google.com\/ rri.co.id\" src=\"https:\/\/36.91.25.248\/00\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/pemilu.jpg\" width=\"179\" height=\"120\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-2020\" class=\"wp-caption-text\">https:\/\/www.google.com\/ rri.co.id<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diantara 15 parpol peserta pemilu, caleg, capres hanya bisa dihitung dengan jari yang memiliki media. Bagaimana dengan parpol atau calon yang tak memiliki media dalam menyampaikian aspirasinya ? mungkin bisa mengontrak salah satu media untuk memuat pesan \u2013 pesan mereka yang tentu saja tidak gratis. Seperti yang dilakukan Partai Gerindra (Prabowo Subianto) juga memanfaatkan media untuk menyampaikan program mereka baik melalui TV dan surat kabar,dan media sosial, Demikian juga Gita Wiryawan Menteri Perdagangan salah satu peserta\u00a0 konvensi\u00a0 capres Partai Demokrat juga\u00a0 getol\u00a0 memanfaatkan sosial media untuk mempublikasikan dirinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memang bagi yang tidak memiliki \u00a0media, konsekwensinya harus mengeluarkan \u00a0biaya yang tidak sedikit untuk menyampaikan ide, pemikiran dan program mereka, \u00a0dan ketika \u00a0muncul pemberitaan \u00a0negatif <i>(black campagne)<\/i> yang menyerang mereka kesulitan untuk mengklarifikasi nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menjadi pertanyaan kita bersama, bisakah pers berlaku \u201cnetral\u201d \u00a0dalam menyambut pemilu yang akan datang ? melihat fenomena \u00a0yang terjadi saat ini rasanya sulit. Pada masa Orde Baru dengan semboyan Pers yang bebas dan bertanggung jawab, Integrasi positif antara pers, pemerintah dan masyarakat ;Pers dianggap sebagai corong pemerintah hanya memberitakan hal \u2013 hal yang baik dan konstruktif bila kedapatan memberitakan sesuatu yang negatif serta merta diganjar dengan pembreidelan terhadap media yang bersangkutan. Pada masa reformasi pers menjadi penyalur aspirasi masyarakat yang bebas memberitakan apapun tanpa ada satu regulasi yang mengaturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan\u00a0 bagaimana dengan kondisi saat ini ? Gambaran diatas tidaklah bermaksud meng-<i>generalisir \u201cmenggebyah uyah\u201d<\/i> bahwa semua pers telah terkomtaminasi oleh syahwat politik\u00a0 dan kekuasaan pemilik dan pengguna media, namun hanya sekedar menyampaikan realitas yang ada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b><!--more-->Pers yang berintegritas.<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara umum Pers sesungguhnya mempunyai tugas yang sangat mulia, sebagai pemberi informasi, hiburan dan pendidikan. Ketiga fungsi itu harus berimbang\u00a0 dan saling berkaitan. Ketika pers hanya melakukan tugasnya sebagai pemberi informasi tanpa memberikan hiburan maka yang terjadi masyarakat akan jenuh dan phobia dengan informasi atau mungkin menjadi keranjang sampah informasi. Bila hiburan yang menjadi fokus utama, masyarakat akan dinina bobokan oleh tayangan hiburan yang bisa membuat malas, kontra produktif, kurang peduli bahkan meracuni\u00a0 masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengertian Pers menurut Pasal 1 Angka (1) Undang \u2013 Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menyebutkan bahwa \u201cPers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara dan gambar serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Stephen Klaidman dan Tom L. Beauchamp,<\/b> dalam bukunya berjudul <i>\u201cThe Virtous Journalist\u201d, <\/i>ada 5<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">( lima) Prinsip dasar yang harus dipegang oleh Pers dalam mengemban misinya;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0<i>The Reasonable reader Standard,<\/i> sajian pers hendaknya memperhatikan atau menurut standar pemikiran pembacanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <i>Completeness<\/i>, lengkap dan tuntas, sajian yang di sampaikan harus bersifat komprehensif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <i>Understanding,<\/i> Sajian pers hendaknya memberikan solusi bagi Problem Sosial dan jauh dari hal hal provokatif dan merugikan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <i>Objectivity,<\/i> Objektif atau tidak memihak, maksudnya sajian yang disampaikan harus seimbang<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar<i>. (Radar Banjarmasin, 13\/01)<\/i><i><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pers yang mencerahkan adalah pers yang tidak berwarna tapi bisa memberi warna kebaikan dimanapun ia berada, ia mampu menjadi stimulus bahkan provokator untuk memajukan pembangunan suatu daerah bahkan bangsa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Pemilu yang berkualitas<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemilu \u00a02014 merupakan momen \u00a0yang tepat untuk meningkatkan \u00a0harkat dan martabat bangsa menuju masyarakat Indonesia yang \u00a0\u00a0adil, makmur dan sejahtera\u00a0 mendapatkan wakil rakyat dan pemimpin yang amanah, jujur,\u00a0 bermoral, berakhlakul karimah melalui \u00a0pemilu yang berkualitas pada Pemilu legislatif (Pileg) April dan Pemilu Presiden (Pilpres) \u00a0Juli 2014.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pers Indonesia harus memainkan peran strategisnya yang berintegritas dan bermartabat untuk memprovokasi masyarakat agar menggunakan hak pilihnya secara benar dan bertanggung jawab dengan memberikan pendidikan\/ literasi terutama kepada pemilih pemula yang akan menggunakan hak pilhnya, sekaligus men suport \u00a0pemilih yang telah pernah menggunakan hak pilihnya atau juga mereka yang apriori ( golput ) perlu diberikan penyadaran dan pencerahan bahwa satu suara mereka akan sangat mempengaruhi jalannya pemerintahan dan nasib bangsa yang akan diwariskan keanak cucu kita kelak. (Supardi, S.Sos)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pers tak pernah senyap memberitakan sepak terjang caleg, capres \u00a0dan parpol menjelang pesta demokrasi \u00a0(Pemilu) 2014, baik media elektronik, cetak maupun sosial media. Hingar bingar ekpose media makin menyemarakkan suasana, berbagai tawaran, program dan janji-janji tentu yang berkaitan dengan kebaikan, kemajuan, perubahan dan sebagainya. Masyarakat luas calon pemilih semakin\u00a0 banyak pilihan yang sesuai dan bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-2019","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2019","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2019"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2019\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2019"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2019"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2019"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}