{"id":2844,"date":"2016-09-19T08:26:39","date_gmt":"2016-09-19T08:26:39","guid":{"rendered":"http:\/\/mpn.kominfo.go.id\/?p=2844"},"modified":"2016-09-19T08:26:39","modified_gmt":"2016-09-19T08:26:39","slug":"monumen-pers-gelar-seminar-nasional-dengan-unbraw-malang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/monumen-pers-gelar-seminar-nasional-dengan-unbraw-malang\/","title":{"rendered":"Monumen Pers Gelar Seminar Nasional dengan Unbraw Malang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/mpn.kominfo.go.id\/index.php\/2016\/09\/19\/monumen-pers-gelar-seminar-nasional-dengan-unbraw-malang\/seminar-malang\/\" rel=\"attachment wp-att-2845\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-2845\" src=\"https:\/\/36.91.25.248\/00\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/seminar-malang-300x199.jpg\" alt=\"seminar-malang\" width=\"300\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/seminar-malang-300x199.jpg 300w, https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/seminar-malang-400x265.jpg 400w, https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/seminar-malang.jpg 432w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Malang, 15\/9-2016. Monumen Pers Nasional (Kementerian Komunikasi dan Informasi RI), bekerjasama dengan\u00a0 Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) mengadakan \u00a0kegiatan\u00a0<strong>\u201cSeminar Nasional: Digitalisasi, Komodifikasi, dan Politisasi Informasi Media\u201d<\/strong>, yang diselenggarakan pada: Hari\/tanggal :\u00a0<strong>Kamis, 15 September 2016<\/strong> Waktu <strong>:\u00a0Pk. 08.00 \u2013 s\/d selesai\u00a0 bertempat :\u00a0Hotel Savana<\/strong>, Jl. Letjen. Sutoyo 32-34, Malang yang \u00a0dihadiri oleh: Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Media Massa Prof. Dr. Drs. Henri Subiakto, SH, MA \u201cDigitalisasi dan Komodifikasi Media\u201d <strong>Drs. Bambang Semedi, M.M.<\/strong> Wartawan Istana Negara 4 Presiden yang juga\u00a0 Mantan Wartawan TVRI \u201cKonvergensi Media\u201d <strong>dan Dr. Suryadi, M.S.<\/strong> Pakar Komunikasi dan Media Massa dan Dosen Jurusan Administrasi Publik FIA UB \u201cPolitisasi dan Realitas Media\u201d dengan Moderator<strong>:\u00a0Ainul Hayat, M.AP.\u00a0<\/strong>(Dosen Jurusan Administrasi Publik FIA UB)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seminar Nasional sehari\u00a0 diikuti oleh lebih seratusan orang dari civitas akademika\u00a0 Universitas Brawijaya, organisasi masa, instansi terkait dan wartawan media masa, menghadirkankan \u00a0Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Media Massa Prof. Dr. Drs. Henri Subiakto, SH, MA, mewakili Dirjen Informasi Komunikasi Publik Kominfo yang juga sebagai narasumber \u00a0sedang pembicara : \u00a0Drs. Bambang Semedi, M.M., dan Dr. Suryadi, M.S. sebagi praktisi dan akademisi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Monumen Pers Nasional Suminto Yuliarso dalam sambutannya menginformasikan Monumen Pers Nasional merupakan \u00a0tempat bersejarah lahirnya organisasi wartawan (PWI) yang berkongres pada tanggal 9 Februari 1946. Sebagai Unit Pelaksana Teknis Kominfo, Monumen Pers Nasional\u00a0 mempunyai tugas dan fungsi menyelenggarakan kegiatan seminar\u00a0 dan ini merupakan salahsatu kegiatan rutin yang dilakukan Monumen Pers Nasional Surakarta sebagai pelaksana tugas dan fungsi pelayanan masyarakat dalam rangka pengenalan dan juga bentuk sosialisasi mengenal Monumen Pers lebih dekat lagi. Dalam rangka inilah maka terkait dengan konsekuensi perkembangan dengan semakin mengindustrialnya media. Kini fungsi informasi bergeser, dari fungsi memenuhi \u201cHak tahu publik\u201d menjadi\u00a0 menjadi komoditas. Banyaknya jumlah (perusahaan) media membuat semakin ketat. Tidak hanya antar media sejenis antara medeia cetak, antara media elektronik, dan antar media internet\u00a0 tetapi juga antar jenis media dengan media elektronik juga dengan internet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan itu Henri Subiakto memaparkan, dulu hanya ada media cetak, radio dan televisi analog. Sekarang itu sudah berubah dan ketinggalan zaman termasuk kita. Kita ini dan saya juga orang-orang pasca analog ke migrasi katanya. Semua sudah mengarah pada pengguna internet. Maraknya penggunaan internet ruang-ruang ini menjadi orang memiliki sendiri-sendiri unutk menyampaikan informasi. \u201cSaat ini bahkan sulit mana informasi dan mana yang bukan informasi\u201d katanya. Karena banyak sekali media-media online yang tidak jelas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikian juga dengan berkembangnya dan menjamurnya dunia pertelevisian di indonesia menurutnya juga sudah tidak terlalu sehat. Media yang menginformasikan ke publik diarahkan untuk menggiring warga pada kekuasaan pemiliknya. \u201cDan saya tidak mau menjelaskan, masyarakat sudah mengetahui televisi tersebut. Tegasnya. <strong><em>(Yuliarso)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malang, 15\/9-2016. Monumen Pers Nasional (Kementerian Komunikasi dan Informasi RI), bekerjasama dengan\u00a0 Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) mengadakan \u00a0kegiatan\u00a0\u201cSeminar Nasional: Digitalisasi, Komodifikasi, dan Politisasi Informasi Media\u201d, yang diselenggarakan pada: Hari\/tanggal :\u00a0Kamis, 15 September 2016 Waktu :\u00a0Pk. 08.00 \u2013 s\/d selesai\u00a0 bertempat :\u00a0Hotel Savana, Jl. Letjen. Sutoyo 32-34, Malang yang \u00a0dihadiri oleh: Staf Ahli [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2844","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2844"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2844\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}