{"id":3407,"date":"2019-01-11T04:36:47","date_gmt":"2019-01-11T04:36:47","guid":{"rendered":"http:\/\/mpn.kominfo.go.id\/?p=3407"},"modified":"2019-01-11T04:36:47","modified_gmt":"2019-01-11T04:36:47","slug":"sinopsis-koran-de-java-post-14-november-1919","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/sinopsis-koran-de-java-post-14-november-1919\/","title":{"rendered":"Sinopsis koran De Java Post 14 November 1919"},"content":{"rendered":"\n\t\t\t\t\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"422\" height=\"226\" src=\"https:\/\/mpn.kominfo.go.id\/web\/wp-content\/uploads\/2019\/01\/03.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-3408\" srcset=\"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/01\/03.png 422w, https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/01\/03-300x161.png 300w, https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/wp-content\/uploads\/2019\/01\/03-400x214.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 422px) 100vw, 422px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Monumen Pers Nasional memiliki banyak sekali\nsumber sejarah dimana salah satunya adalah koran berbahasa Belanda De Java\nPost. Koleksi yang dimiliki terdiri dua eksemplar koran, yang pertama terbit\npada tanggal 14 November 1919 dan yang kedua terbit pada tanggal 30 Juli 1920.\nDalam koran terbitan pertama, memuat berita luar negeri yaitu Irlandia yang\nmenjadi pusat perhatian dunia. Masalah utamanya adalah tentang konstitusi yang\nsaat ini sedang&nbsp; yang dikuasai oleh\nInggris.&nbsp; Irlandia gencar dengan\nberkampanye agar segera memperoleh kemerdekaan dan majalah Times turut\nmendukung kampanye ini. Sejak tahun 1885, Gladstone lakukan penelitian bahwa\nbahwa adanya ketidakadilan yaitu dengan menggambarkan kekejaman dan kejahatan\nyang dilakukan Inggris melawan Irlandia selama berabad-abad lamanya. <\/p>\n\n\n\n<p>Berita lain tentang seputar Netherlandsch Indie\n(N.I) atau Hindia Belanda adalah sebutan untuk Indonesia yang menjadi daerah\njajahan Belanda. Bahwa terjalin kerjasama antara Jepang dengan Hindia Belanda,\nyang diketuai oleh Hulshoff Pol. Kemudian salah satu orang Belanda yang bernama\nWilibrord terbang ke Perancis untuk membicarakan tentang berbagai persoalan\nseperti persediaan kekurangan bahan pangan, perumahan, hotel, lapangan terbang,\nserta masalah kriminal lainnya. Diberitakan pula bahwa pada tanggal 1 Desember\nMr. Zendgraaff akan pensiun sebagai pemimpin redaksi &#8220;Mataram&#8221;, yaitu\nmajalah yang terancam diboikot karena kebebasan persnya yang berlebihan.\nKemudian dari Klaten dikabarkan tentang 1200 rumah yang terbakar sebagai akibat\ndari isu kedengkian. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Gerakan dalam rangka pemisahan antara gereja dan negara dimunculkan pada tanggal 8 Juli oleh Bupati Serang, perwakilan dari Manado yang bernama Waworoentoe, Mohamad Thajeb dari Aceh, Rivai dari Sumatera serta perwakilan dari Jawa berjumlah empat orang. Pergerakan ini bertujuan bahwa Hindia Belanda memiliki beragam agama sehingga pemerintah harus bersikap adil terhadap hal tersebut, untuk itu perlu dilakukan pemisahan antara gereja dengan negara. Ruang lingkup dari pemisahan tersebut pada umumnya telah disetujui dimana gereja tidak boleh menerima dukungan keuangan, tetapi dapat mewakili pendidikan dan kebersihan. berkaitan dengan kebebasan beragama, pemerintah harus menyingkirkan mosi tidak percaya terhadap agama lain, tiap-tiap agama berhak mengatur urusannya masing-masing dan pengawasan terhadap pelanggaran. Pada akhirnya anggota dewan umat Katolik D r. J. Schmutzer setuju bahwa Gereja dan Negara harus dipisahkan, tetapi menentang bahwa gereja-gereja harus disamakan dengan masyarakat sipil yang hanya hidup berdasarkan perintah dari Negara.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis:<strong> Eti Kurniasih<\/strong><\/p>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Monumen Pers Nasional memiliki banyak sekali sumber sejarah dimana salah satunya adalah koran berbahasa Belanda De Java Post. Koleksi yang dimiliki terdiri dua eksemplar koran, yang pertama terbit pada tanggal 14 November 1919 dan yang kedua terbit pada tanggal 30 Juli 1920. Dalam koran terbitan pertama, memuat berita luar negeri yaitu Irlandia yang menjadi pusat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3408,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3407","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3407","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3407"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3407\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3408"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}