{"id":3597,"date":"2019-01-29T01:58:34","date_gmt":"2019-01-29T01:58:34","guid":{"rendered":"https:\/\/mpn.kominfo.go.id\/?p=3597"},"modified":"2019-06-11T02:00:52","modified_gmt":"2019-06-11T02:00:52","slug":"sinopsis-tjahaja-india-6-juli-1882-media-masa-jaman-kolonial-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/sinopsis-tjahaja-india-6-juli-1882-media-masa-jaman-kolonial-2\/","title":{"rendered":"Sinopsis Tjahaja India 6 Juli 1882, Media Masa jaman kolonial"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Koran Tjahaja India yang terbit pada hari Kamis tanggal 6 Juli 1882 \nadalah Majalah berbahasa melayu pada masa kolonial terbit setiap hari \nSenin dan Kamis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Imam no.1 dari mesjid besar di Mekah adalah\njudul yang mewarnai halaman pertama dalam surat kabar Tjahaja India.\nBerdasarkan Al Qur\u2019an Orang Islam diwajibkan pergi haji ke Mekah. Pergi haji\nini selain karena diwajibkan oleh agama juga bertujuan agar umat Islam dari seluruh\ndunia bisa saling kenal satu sama lain karena tiap-tiap umat islam adalah\nbersaudara. Kemudian tidak diijinkan bagi orang non muslim untuk memasuki Mekah\nkarena disana pengamanan sangat ketat. Seorang kolonel dari Mesir yang bernama\nSadik Bey mengambil foto di Masjidil Haram Mekah, Masjid Nabawi di Madinah dan\ngunung Ararat. Foto-foto itu dikirim ke Eropa agar orang-orang Eropa tau\nkeadaan disana. Kolonel itu juga mengambil foto Kepala Imam masjidil Haram yang\nduduk didampingi para budaknya yang berkebangsaan Moor, Mesir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berita dari berbagai daerah salah satunya dari\nSemarang pada tanggal 26 Juni 1882 pukul tujuh pagi seorang Regent Semarang\nyang bernama Kanjeng Mas Adipati Ario Poerbaningrat melakukan khitanan putra\npertamanya yang bernama Raden Mas Soediono yang dihadiri tamu para bangsawan\ndari Brebes, Salatiga, Jepara, Demak, Temanggung dan lainnya. Dari Surakarta\ndikabarkan pada tanggal 27 Juni 1882 ada tontonan menarik di Astana atau rumah\nKanjeng Pangeran Ario Hangabehi. Nama Rumah tersebut adalah Langen Asmoro.\nWayang orang yang ditampilkan mengambil cerita dari surat Menak mulai Menak\nLaree beserta urutannya. Dari Boyolali tanggal 11 Juni 1882 di kamar Bolah\nMerapi anak-anak Ollanda membuat suatu uji coba. Di Ampel pada tanggal 17 Juni\ntuan Dezentjee menikahkan anak perempuannya dengan seorang dokter asli\nSemarang. Di Betawi turunnya harga beras yang disambut gembira oleh rakyat\nmiskin, persediaan beras didalam negeri kini telah mencukupi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hari Kamis tanggal 28 Januari seorang perempuan\ndi kampung Srenganan bernama Mina sedang duduk melukis kain batik di rumahnya\nmenggunakan lampu minyak. Kemudian datang tetangganya seorang wanita. Ketika\nduduk wanita tersebut tidak sengaja menyenggol lampu minyak hingga lampunya\nmengenai Mina. Mina berteriak minta tolong karena tubuhnya terbakar. Mina\nselamat walaupun akhirnya seluruh tubuhnya mengalami luka bakar cukup parah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikian kilasan berita dari Majalah Tjahaja India.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis : Eti Kurniasih<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Catatan : Untuk isi lengkapnya bisa dibaca di\nlayanan Epaper Monumen Pers Nasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Koran Tjahaja India yang terbit pada hari Kamis tanggal 6 Juli 1882 adalah Majalah berbahasa melayu pada masa kolonial terbit setiap hari Senin dan Kamis. Imam no.1 dari mesjid besar di Mekah adalah judul yang mewarnai halaman pertama dalam surat kabar Tjahaja India. Berdasarkan Al Qur\u2019an Orang Islam diwajibkan pergi haji ke Mekah. Pergi haji [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3421,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3597","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3597","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3597"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3597\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3598,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3597\/revisions\/3598"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3421"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3597"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3597"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mpn.komdigi.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3597"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}