Tipe: Koran
Tanggal: 1986-01-23
Halaman: 01
Konten
Jakarta Kamis 23 Januari 1986 Pembina: Tjokropranolo, Pemimpin Umum : Sunardi DM, Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Sunardi DM, Direktur Pelaksana: Drs. Bagyo Purwantho. Wk. Pemimpin Redaksi: Carlos Alma Vega, H. Endang Achmadi, Redaktur Pelaksana: H.Supriyadi BA, Ngatidjo Mw. Mud Avianto, Dewan Redakel :-H. Endang Achmadi, H. Supriyadi BA, Ngati- djo Mw. Mud Avianto, M. Mugianto, H. Sugiyanto, H.M. Mangol, Staf Redaksi: Bobby Monka Jr., Ratino, Casmo Tatilitofa, Nus Inu- han, Yasidi Iskandar, Yatim Kelana, Nardi Sahib, Harkam Effendi, H. Amiruddin Nasution, Bob Silitonga, Nurmimy Tjunty' Velley's, Taty Permadi, Diding Kussuwardjo, Azwir Tanjung, Gusnadi, Cosmas Sumono. Wartawan Photo: Djoko Susanto (Ka), M. Saleh. Limboto, Jan (BY) Menteri Dalam Negeri Soepard- jo Roestam menghimbau kepada masyarakat di kabupaten Goron- talo agar dalam arena pemilihan umum tahun 1987 mendatang, "jangan dijadikan tempat sebagai kesempatan untuk perselisihan an- tara kita". Pemilu program rutin pemerin- tah, sebab sama-sama kita ketahui dari semua golongan partai politik sudah mengakui Pancasila sebagai satu-satunya azas dalam kehidupan. Mendagri Soepardjo Roestam dalam brifingnya di depan aparat pemerintah daerah kedua daerah tingkat II, kabupaten Gorontalo dan kotamadya Gorontalo berlangsung di gedung pertemuan umum Parasamya Limboto di Limboto, kabupaten Gorontalo, Sulut, Selasa. Untuk menghadapi Pemilu nan- ti, kita diharapkan dapat mengsukseskannya demi terus melaksanakan pembangunan dalam mensejahterakan masyarakat, agar tingkat kehidupan lebik baik lagi. Kepada semua unsur kekuatan sospol harus menyadari, Pemilu bukan arena mencari perselisihan atau gontok-gontokan antara kita, melainkan jadikan sebagai pesta demokrasi. Pemilu itu Kalau Pemilu 1982 berjalan lan- car, tertib dan aman, maka Pemilu mendatang supaya lebih aman, sehingga kita semua dapat hidup tentram dan pelaksanaan pem- bangunan berjalan lancar sesuai harapan. Kepada masyarakat dan aparat pemerintah mulai dari tingkat bawah, kata Menteri, dapat men- Pemerintah Tidak Adili Orang Yang Berbeda Pemilu Jangan Dijadikan Arena Gontok-Gontokan JAKARTA, Jan (KNI) PJKA Eksplotasi Sumatera Selatan hingga saat ini telah memiliki jalan baja (rel KA) sepan- jang 650 KM, menyusur ke utara, membelah dua propinsi Lampung dan masuk menembus jantung pro- pinsi Sumatera Selatan. Sampai di Prabumulih, jalan raya ini bercabang dua yang ke kanan menuju kota Palembang, yang ke kiri berakhir di kota Lubuk Linggau setelah terlebih dahulu melalui tanah propinsi Bengkulu di kota Padang. Demikian keterangan diperoleh KNI Rabu dari PJKA ten- tang pembangunan sektor perkereta apian di Eksplotasi fersebut. ciptakan iklim sehat dimana usaha pemerintah pada dasarnya ingin selalu memberikan kepastian, bahwa pembangunan yang sedang berjalan sekarang milik kita semua rakyat Indonesia. Untuk itu sekali lagi saya mengharapkan partisipasi masyarakat dan aparat pemerintah daerah untuk dapat memberikan sumbangsih pemikiran demi terlaksananya program nasional, sehingga pembangunan akan lebih ditingkatkan lagi. Kepadatan penduduk propinsi yang luas itu masih rendah. Tapi akibat dari berkembangnya tiga sektor utama (Leading Growth Sec- fore) yakni Pertanian. Perindustrian dan Pertambangan secara serem- pak, maka terjadilah pertumbuhan Jenaga kerja yang tidak sedikit, sehingga mengalirlah tenaga pen- datang dari pulau Jawa untuk memenuhi kebutuhan disana. Sementara itu, perpindahan penduduk lewat program transmigrasi yang kini terus digalak- kan telah mendukung pertum- buhan di daerah tersebut pula. Sementara itu, perpindahan Kerjasama perlu ditingkatkan. Menteri mengatakan, guna melancarkan roda pemerintahan di daerah, perlu dibina dan ditingkatkan kerjasama antara lem- Ke Halaman VI Peranan KA Di Sumsel Meningkat Jakarta, Jan (BY) Dengan janji akan berhasil merukunkan keluarga yang mengalami goncangan, Ben Yor- dan, seorang Dukun palsu berhasil menggaet uang Rp.6 juta dari seorang janda tua. Sang Dukun Rabu siang harus berhadapan dengan Pengadilan untuk memper- tanggung jawabkan perbuatannya. program penduduk lewat transmigrasi yang kini terus digalak- kan telah mendukung pertum- buhan di daerah tesebut pula. Derasnya arus perpindahan pen- duduk ini menuntut peranan PJKA Ke Halaman VI Harian Umum Batal Bunuh Diri Semarang, Jan (Ant) IN (27 tahun), tukang jahit dan binatu asal Yogyakarta menyatakan urung melakukan bunuh diri setelah mendapat nasihat dari Jaya Suprana, Ketua Yayasan Ginjal Indonesia (YGI) Cabang Jawa Tengah di Semarang. IN, penyandang cacad tuna rungu itu, awal Januari lalu ber- surat ke YGI Semarang untuk bisa diterima menjadi calon donor ginjal. Tapi dalam surat itu ia juga mencantumkan bahwa untuk dapat menyum- bangkan ginjalnya, ia terlebih dahulu harus bunuh diri. Berita Yudha Dukun Palsu Tipu Janda Tua Dengan isi surat yang diang- gap "unik" itu, Jaya Suprana memanggil IN ke Sekretariat YGI Semarang, Selasa (21/1) untuk diminta ketegasannya, Ke Halaman VI Mempertinggi Ketahanan Dan Perjuangan Nasional Indonesia Pendapat Yang Diadili Mereka Yang Melanggar Hukum Uang Pesangon Pindah Rumah Rp. 6 Juta Amblas semuanya berubah. Begitu diteliti, ternyata uang tersebut bukannya diserahkan ke Yatim Piatu tetapi untuk dirinya sendiri dan berfoya- foya. Jakarta, Januari (BY) Presiden Soeharto meminta para pemuda un- tuk tidak terpancing oleh isu-isu seolah-olah pemerintah mengadili orang yang berbeda pen- dapat. Mereka yang diadili dan dihukum adalah yang melanggar hukum", tegasnya sebagaimana dikemukakan Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga dr. Abdul Gafur selesai melapor di Bina Graha kemarin. Menteri kemudian memberi contoh seperti misalnya pemuda-pemuda yang terlibat peristiwa Tg. Priok. Akibat mendengar hal demikian itu kemudian masalahnya diperluas lagi, seolah-olah orang yang terlibat dalam peristiwa tersebut hanya sekedar orang-orang yang berbeda pen- dapat dengan pemerintah. Presiden Soeharta disampaikan Menpora, sebagai mengemukakan hal itu setelah salah satu hasil dari kegiatan Tahun menerima laporan pernyataan Pemuda Internasional 1985 yang kebulatan tekad para pemuda yang Ke Halaman VI Ny. N, didepan Hakim BED Siregar SH mengatakan, ditengah kegoncangan jiwanya ia diperkenalkan dengan sang Dukun oleh EVI, seorang Hostes yang semula Kost di rumah Korban. Begitu Dukun palsu ini datang dengan caranya yang halus dan bahasa sopan, akhirnya tanpasadar ia menyerahkan uang pesangon sebesar Rp 6 juta. ',Mulut saya tak bisa berbicara dan saya seperti menurut saja apa "Kalau mau rumah tangga men- yang diperintahkan Terdakwa ini", jadi rukun dan tidak mengalami kata Ny. N dengan air mata. Puteranya, Herman dalam kesak- goncangan, maka ibu harus sian didepan Pengadilan Negeri menyediakan uang Rp.6 juta untuk Jakarta Pusat ini mengatakan, ia disumbangkan ke Fakir miskin. Ny. bersama Ibunya seakan dihipnotis N yang baru mengalami kematian suami dan mendapat pesangon dan tidak bisa bersuara. Dijelaskan, pindah rumah sebesar Rp.6 juta setelah memberikan uang tersebut, Ternyata segera memberikan. Sang Dukun yang baru dikenalnya rumah tangga keluarganya tetap itu menyodorkan kwintansi kosong mengalami kekalutan serta dirinya yang akan ditulis sendiri kegunaan- nyaris mengalami gangguan jiwa. nya oleh sang dukun. Sementara itu, sang Dukun "Benar-benar kami seperti yang sehari-harinya pekerja terkesima dan terpukau serta tak bangunan dengan mendadak dapat berbuat apa-apa", kata Her- memperbaiki rumahnya di Jl. man kepada Hakim. Untuk Belawan No.68 dan hidup sang mendengar Saksi lainnya sidang dukun yang semula Senin Kemis diundur sampai Sabtu (susah) menjadi serba parlente dan datang.(R.21)'* men- Tdk Ada Pengecualian Menurutk Jaksa Armansyah, Peng- gelapan dilakukan pada bulan Sep. 85 di rumah korban dibilangan komplek perumahan sebuah in- stansi. Berawal dari kegoncangan Ny.N ditinggal suaminya yang meninggal, disusul putera puterinya mengalami stress akibat kepergian orang tua, dimanfaatkan sang Dukun dengan menawarkan jasa mampu mengobati kegoncangan (stress) dalam jiwa. Terhadap Barang Impor Dari Cina Jakarta, Januari (BY) Cina itu akibat dibukanya. hubungan dagang secara bebas dengan dunia luar. Tidak ada pengecualian terhadap pemeriksaan barang barang yang diimpor dari Republik Menteri Perdagangan Rachmat Rakyat Cina, begitu juga Indonesia Saleh dan Deputy Sekjen KADIN tidak minta perlakuan khusus Indonesia Chris Walean secara ter- pelayanan di pelabuhan di negara pisah menjelaskan hasil pertemuan RRC, walaupun banyak terjadi kongesti di pelabuhan di daratan Menpen Harmoko, Rabu siang di ruang kerjanya menerima 5 orang Pengurus Yayasan Pembinaan Anak Cacat, yang dipimpin Ketua I-nya Ny. J.E. Pontoh. (Deppen). Pemerintah RI menunjuk SGS untuk mengadakan pemeriksaan terhadap seluruh barang impor dari negara mana saja di seluruh dunia, tanpa kecuali. Apa yang diberlaukan terhadap negara lain- nya diberlakukan pula dengan RRC. Delegasi Dagang RRC mengerti terhadap kebijaksanaan pemerintah RI dan masalah ini dapat dibicarakan lebih lanjut dengan SGS mengenai bagaimana cara- cara pemeriksaannya. Satpam Ujung Tombak Polri Ditegaskan Menteri Per- dagangan RI, bahwa peraturan- peraturan dalam pemeriksaan Ke Halaman VI Jakarta, Januari (BY) SATPAM (Satuan Pengamanan) merupakan ujung tombak Polri di bidang pembinaan Kamtibmas, khususnya di lingkungan kawasan kerjanya yang tidak dapat diperankan secara pro- fesional oleh unsur lain yang bukan SATPAM. Oleh sebab itu anggota SATPAM di seluruh Indonesia yang ber- jumlah 58.016 orang merupakan potensi yangtidakdapat diabaikan. itu Demikian penegasan KAPOLRI Jenderal Polisi Anton Soedjarwo dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Direktur Binmas Polri Brigjen Pol. Drs. Soetopo pada acara tatap-muka dengan para anggota SATPAM se- Garnisun Ibukota di Gedung Mang- gala Wana Bhakti Jakarta, hari Šelasa. Jenderal Anton Soedjarwo menekankan bahwa soal Kamtib- mas bukan semata-mata tanggung jawab para petugas di bidang. tersebut, tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab dari setiap anggota masyarakat. Para pimpinan instansi, badan usaha, proyek, yang mempunyai tanggung jawab terbesar dalam penyelenggaraan keamanan dan ketertiban lingkungan kerjanya, patut memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban yakni security. Dalam acara tatap-muka dengan thema "SATPAM Bersama Polri Bahu-Membahu Dalam Mewu- judkan Keamanan Lingkungan Yang Stabil dan Dinamis"itu, diserahkan pula bingkisan dan kenang-kenangan kepada keluarga SATPAM yang kehilangan suaminya akibat korban peledakan BCA tahun 1984 yl, disamping kepada para anggota SATPAM yang berprestasi. (R-18). Sejumlah Hakim Akan Belajar Ke Belanda Jakarta, Januari (BY) - Pembicaraan penting selama 2 jam antara delegasi Menteri kehakiman Belanda dengan delegasi Menteri kehakiman In- donesia, Rabu siang di Gedung Dep. Kehakiman, membuahkan hasil2 yang baik bagi pembangunan hukum khususnya di Indonesia dan umumnya untuk kedua negara. Menkeh Ismail Saleh seusai perundingan tersebut, kepada war- tawan mengatakan, sebagai pokok pembicaraan adalah membicarakan tentang langkah2 lebih lanjut "memorandum of understanding" yang telah ditanda tangani bersama oleh Menko Ekuin dan Pengawasan Pembangunan beserta Menteri kerjasama Pembangunan Belanda Ny. E.M. Schoo tanggal 3 Januari 1986. Dalam memoran- dum itu disebut bahwa perincian entang bantuan Belanda sebanyak 2 juta Golden itu akan dibicarakan saat kunjungan Menteri kehakiman Belanda berada di Indonesia. Menurutnya, hal ini menunjuk- kan suatu respon yang positif dari pihak Belanda, mengingat ditan- datanganinya baru tanggal 3 Januari dan dua minggu kemudian yaitu tanggal 22 Januari Menteri kehakiman Belanda sudah datang ke Indonesia. dengan delegasi dagang RRC Majalah "Sarinah" yang mengadakan kunjungan kehor- matan dengan Menteri Per- dagangan di Departemen Per- dagangan, Rabu. Menteri Perdagangan Rachmat Saleh merasa puas dengan perte- muan tersebut dan mengatakan pihak RRC meminta penjelasan kepadanya tentang beberapa masalah yang dianggap mereka perlu diketemukan persetujuan mengenai jenis barang yang diper- dagangkan, kelancaran pem- bayaran, cara-cara pemerikaan di pelabuhan. Tentang bantuan tersebut menurut Ismail khusus untuk bantuan dalam rangka kerja sama hukum In- donesia Belanda, dimana ada 2 Departemen yang berkepentingan yaitu Dep. Kehakiman dan Dep. Pendidikan & Kebudayaan. Dijelaskan, Dep. kehakiman dalam memanfaatkan bantuan. tersebut sebanyak 2 juta Golden dan Dep. Pendidikan khususnya bagian yang bersifat Akademika sebanyak 1 juta Gulden. Ke Halaman VI Diijinkan Terbit Lagi Dengan demikian maka majalah tersebut yang telah dibekukan un- tuk sementara izin terbitnya pada tanggal 31 Desember 1985, telah dapat terbit kembali, dengan susunan pengasuh penerbitan sebagai berikut: Pemimpin Umum: Sugiarso Surojo Pemimpin Redaksi: Susilomurti Pemimpin Perusahaan: Zaenuri Djepang Reksojoedo, serta dicetak di Percetakan PT. Yudha Gama Ke Halaman VI MILIK MONUMEN PERS NASIONAL SURAKARTA Terbit 8 Halaman 12 Jumadil Awal 1406 H No.131 TH Ke XXI PWI Jaya Salut Atas Kecekatan Polda Metro Jaya Jakarta, Januari (BY) Jakarta, Jan (BY). Majalah Wanita Sarinah pada tanggal 21 Januari 1986 telah diberikan SIUPP oleh Departemen Penerangan dengan nomor 026/SK/ ΜΕΝΡΕΝ/ SIUPP/D.2/86 tanggal 21 Januari 1986. SIUPP tersdebut dikeluarkan. Setelah lima kali dipanggil berdasarkan permohonan yang dia- melalui Irjen Imigrasi ternyata tanpa jukan oleh PT. Mangkujaya Abadi alasan yang jelas Kepala Seksi tanggal 15 Januari 1986, dengan Lalu-Lintas Antar Negara Interna- mendapat rekomendasi dari SPS sional (Kaste Lalin) Imigrasi. Tg. Pusat tanggal 17 Januari 1986 dan Karang, Yudiono SH tetap tidak PWI Pusat tanggal 20 Januari bisa hadir di persidangan 1986. Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu lalu yang sedianya diajukan sebagai saksi dalam kasus pemal- suan paspor Umroh menyangkut empat terdakwa masing-masing Pri (31) dan Mas bin Mul (39) diajukan satu berkas. Sedang H.Ash (36) dan Naz (39) keduanya dalam berkas tersendiri. Artis YR Terus Diperiksa Sebagai Tersangka Jakarta, Januari (BY) belum pernah berubah sesuai Interogasi pihak Kepolisian dengan surat panggilan, tam- bahnya. Metro Jaya terhadap artis YR dalam kasus penganiayaan war- tawan majalah Vista Rabu kemarin, tidak didampingi Adnan Buyung Nasution yang bertindak selaku pengacaranya. Pemeriksaan yang dilakukan untuk kedua kalinya bagi artis tersebut dimulai sesuai dengan waktu/jam sebagaimana per- ingatan Polisi pemeriksa, agar YR datang tepat pada waktu demi kelancaran pemeriksaan. sementara Artis YS kemarin didampingi oleh Otto Hasibuan SH asistennya Adnan Buyung Nasution SH, Rita Rachman kakak YR tampak terus hadir mengantar adiknya ke Polda Metro Jaya. Mengapa pengacara Adnan Buyung Nasu- tion tidak mendampingi YR tidak diperoleh alasa yang jelas. Di tempat terpisah yakni di Pengadilan Jakarta Utara, sumber BY yang sempat mewawancarai Pengacara Aseegaf SH. pengacara yang juga mendampingi artis YR mengatakan, bahwa BP suami YR dalam peranannya sehubungan kasus penganiayaan wartawan SK. Martha memang sulit ditolerir. Menjawab pertanyaan, memang dia (BP) yang mengatur. Sementara YR dikatakannya, memang menyaksikan langsung terjadinya penganiayaan. Sulit menyimpulkan apakah YR ikut/turut menyuruh melakukan. penganiayaan. Yang jelas kata Aseegaf, setidak-tidaknya ia (YR) pasti diseret sebagai saksi' "susah sih yang dipukul Wartawan, lagi main hakim sendiri" ujar Aseegaf. Namun di Polda Metro Jaya, dengan tegas seorang Perwira menengah Polri kepada BY mengatakan, Artis YR diperiksa masih tetap berstatuskan tersangka, Kasus Paspor Palsu Namun ketidak hadiran saksi yang dijadikan dasar keberatan ter- dakwa H.Ash untuk memberi keterangan, oleh Hakim Ketua Ma- jelis R.Saragih SH ditanggapi bukan wewenang terdakwa untuk BOM MOBIL: Sebuah bom mobil yang berisi sekitar 250 kg bahan bakar peledak telah meledak hari Selasa di wilayah Beirut Timur dekat Kantor Falangi pimpinan Presiden Amin Gemayel sehingga menewaskan 20 orang dan melukai 70 orang lainnya. Tampak tim penolong sedang mengangkat korban yang tewas, sementara mayat lain terkubur di bawah gedung yang hancur. Tigapuluh kendaraan yang berada di sekitar itu hancur. -(Foto: Ant/RTR). Menyinggung keterangan ter- sangka YR dalam pemeriksaan, bahwa ia pernah menikah dengan BP di KUA Pulo Mas sangat diragukan, kata sumber BY. Karena di Pulo Mas tidak ada KUA. Ke Halaman VI Penerbit: Yayasan PARIKESIT Jakarta. ALAMAT REDAKSI: Percetakan "Golden Web", Jl. M.T. Haryono No.22, Tilpon 823465, Jakarta Selatan, ALAMAT TATA-USAHA: JI. Simpruk Golf 13 No. 28A, Tilpon 715156, Jakarta Selatan. Izin Terbit: No. 01190/SK/Dr.PP/SIT/1971 mengharuskan hadir tidaknya seorang saksi. "Diantara sembilan saksi, delapan saksi telah didengar keterangannya. Jadi menurut penilaian majelis kesaksian itu sudah lebih dari cukup," ujar Hakim Ketua memberi pengertian terhadap keberatan terdakwa. Bank BRI Kebayoran Baru, Bank Bumi Daya Kebayoran Baru, Giro Pos: N:A. 12770, No. Telex: 47174, Kesaksian Tertulis. Seusai penetapan majelis untuk meneruskan sidang, Jaksa penun- tut umum, Ny. Meity dipersilahkan membacakan kesaksian tertulis dari Yudiono SH, dan dilanjutkan Hakim Ketua. Harga iklan: Iklan Umum Rp. 2.000/mm.kolom, Iklan Keluarga Rp. 1.500,-/mm. kolom, Iklan Mini Rp. 1.000,-/tiap baris maksimum 10 baris, Iklan Kuping halaman muka (1 kolom X 60 mm) Rp. 240.000,- Isi diluar tanggungjawab Percetakan PT Golden Web Jakarta. Rapim Depsos Tidak Bahas Porkas Jakarta, Jan (BY) Dirjen Bina Bantuan Sosial Jusuf Talib SH menolak memberikan keterangan tentang Porkas. "No Coment" ucapnya kepada war- tawan yang mencegatnya begitu keluar dari ruang Menteri Sosial setelah mengikuti Rapim Depsos Rabu kemarin. Pemeriksaan Tujuh Saksi Sudah Cukup Vietnam Harapkan Peranan RI Jakarta, Jan (BY) Dalam upayanya memecahkan berbagai masalah yang dihadapi termasuk masalah Kampuchea, Vietnam mengharapkan peranan Indonesia dengan landasan ker- jasama yang konstruktif. nam Bekas Duta Besar R.I untuk Viet- Pudjo Prasetyo yang mengemukakan hal itu selesal melapor kepada Presiden Soeharto di Bina Graha kemarin menam- bahkan, tanpa bantuan dan ker- jasamanya yang konstruktif maka pemecahan masalah-masalah yang dihadapi tak mungkin terselesaikan. Latar belakang harapan Vietnam itu itu disebabkan Indonesia merupakan satu-satunya negara yang tidak terlihat dalam konflik dengan Vietnam, selain latar. belakang bahwa kedua negara memperoleh kemerdekaannya melalui per- juangan. sama-sama Dalam kesaksiannya dikatakan, biaya pembuatan paspor yang diwajibkan bagi setiap pemohon paspor Rp 22.500, dengan perin- cian biaya meterai yang berada dalam buku paspor Rp 20 ribu, for- mulir Perdim 11 Rp 500 dan biaya cetak Rp 2 ribu. Sementara ter- dakwa H.Ash dalam pengakuan- nya dipersidangan mengatakan bahwa saksi guna keperluan pem- buatan paspor yang ternyata palsu telah menerima Rp 12 juta s/d Rp 15 juta. Dan disamping terdakwa sendiri pernah satu kali mengan- tarkannya kepada saksi di Tg. Karang selebihnya saksi sendiri 'Harapan Vietnam itu merupakan suatu hal yang patut kita sambut gembira," ujar Pudjo Prasetyo. Dibanding dengan tahun-tahun lalu hubungan bilateral antara In- donesia dengan Vietnam baik Ke Halaman VI Panglima ABRI Jenderal TNI L.B. Moerdani, atas nama Pemerintah RI, kemarin siang di Aula Dephankam/Mabes ABRI, mengenakan Tanda Kehormatan "Bintang Kartika Eka Paksi Utama" kepada Panglima Tentara Darat Diraja Malaysia Jenderal Dato' Hashim Mohd. Ali. Pemberian tan- da kehormatan kepada Jenderal Dato' Hasim Mohd Ali tersebut merupakan penghargaan atas Jasa dan - jasanya dalam meningkatan kerja sama pembangunan yang baik antara Pemerintah RI dan Pemerintah Kerajaan Malaysia serta dengan ABRI pada umumnya, khususnya TNI-AD. Gam- bar: Tampak Pangab tengah melaksanakan pengenaan "Bintang Kartika Eka Paksi Utama" kepada Panglima Tentara Darat Diraja Malaysia. -(Foto: Puspen ABRI). Kegiatan Pos Oleh Swasta Melanggar UU Bandung, Januari (BY) Pihak swasta yang akan melakukan kegiatan usaha sejenis Pos & Giro harus mendapatkan ijin dari Menparpostel. Apabila tidak hal itu jelas melanggar Undang- undang Monopoli penyelenggaraan Dinas Pos yang dilaksanakan oleh Perum Pos & Giro. Kahumas Pos & Giro Pusat Suyatno Bc. AP dalam penjelasan- nya kepada BY Rabu kemarin menambahkan, bila pihak swasta melakukan kegiatan pengiriman surat sejenis Pos harus dibubuhi dan prangko secukupnya, disesuaikan dengan beratnya surat yang dikirimkan. Pihak Swasta atau perorangan yang melaksanakan kegiatan pengantaran surat, Suyatno Bc.AP menjelaskan sepanjang itu "Oh tidak" ucapnya sambil pengiriman barang-barang cetakan memasuki ruang kerjanya dilantai seperti undangan, surat kabar Ke Halaman VI "Apakah Rapim membicarakan tanggapan masyarakat tentang Porkas" tanya "BY". Ke Halaman VI Dengan demikian berarti kegiatan jasa tsb merupakan sarana dari dinas Pos dan Giro, Dalam. penyelenggaraan yang menjadi monopoli adalah 3 jenis surat Pos yakni, Surat Pos, Warkat Pos dan Kartu Pos. yang menyerahkan paspor itu kepada terdakwa sekaligus menerima uangnya di Jakarta. Lain halnya dengan peranan Pri, yang mengaku menerima order membuatkan paspor Umroh bagi 8 orang. Karena keberangkatannya sangat terdesak oleh mepetnya waktu lalu tidak jadi berangkat. Dalam pengurusannya terdakwa yang bertindak calo ini menghubungi Haji Ash dan disang- gupi H. Ash meminta agar para calon Haji Umroh itu menyediakan foto-foto, lalu disanggupi terdakwa Pri. Terdakwa Mas bin Mul atas order yang diterimanya dari terdakwa Pri lalu ia menyanggupi untuk meng- gantikan foto-foto dan pekerjaan itu diserahkan ke pada Haji Muryasin, sebanyak 5 paspor agar fotonya Ke Halaman VI
