Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1986-01-23
Halaman: 02

Konten


Berita Yudha Kamis, 23 Januari 1986 IBUKOTA DAN SEKITARNYA Dalam rangkaian kegiatan kunjungan Panglima Tentara Darat Diraja Malaysia ke Indonesia, Rabu Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Pusat Ny. Rudini menerima kunjungan Isteri Panglima Tentara Darat Diraja Malaysia Ny. Datin Majmin Yahaya di Balai kartini Jakarta. Tampak Ny. Rudini sedang memberikan penjelasan kepada Ny. Datin Majmin Jahaya ketika mengunjungi Museum Persit Kartika Chandra Kirana. -(Photo: Dispenad). Tanah Negara Di Ancol Timur Segera Dibebaskan JAKARTA, Jan. (BY). Ratusan penggarap petani Enam Bulan Buat Gelapkan Truk Rusak Jakarta, Januari, (BY); John A Sinaga (29) seorang pengemudi, Ra siang dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta -Timur dijatuhi hukuman penjara 6 bulan potong tahanan oleh Hakim Tunggal Dinmuhammad SH, setelah dalam sidang sebelumnya terdakwa dituntut hukuman yang sama oleh jaksa Achmad Sofian SH. Menurut Hakim, terdakwa Jhon terbukti bersalah melakukan tindak pidana penggelapan sebuah Truk dengan No. Pol.-B-9618 XT milik saksi Tunggal RS Marbun. Dari Pool. Truk dalam keadaan rusak itu disimpan di pool Karya Andalas di Jl. Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur. Ketika itu tahun 1982 terdakwa kepada Pool Hasan Ashari alias Ucok meminta agar truk seharga Rp. 10.000.000,- itu dikeluarkan untuk diperbaiki ditem- pat-lain. Ternyata oleh terdakwa mobil itu dijual kepada orang lain seharga Rp. 300.000,- Atas perbuatannya diakui terus terang di dalam sidang sehingga tidak menyulitkan jalan- nya sidang. (Bsc):- JAMORAM Jakarta, Jan. (BY): 60% pasien yang datang ke Unit Gawat Darurat RSCM karena ter- paksa, hanya 40% yang benar- benar termasuk gawat, dari rata- rata 80 pasien yang datang setiap harinya. Demikian dikemukakan Direktur RSCM Prof. Dr. Rukmono, Senin kepada war- tawan di kantornya, Pertemuan itu dihadiri juga oleh Sekjen Depkes Drs.H.Soekarjo, Dirjen Yanmed Dr.H. Moh.Isa, serta sebagian kepala bagian di RSCM. "Tidak mungkin kami menolak pasien yang datang ke UGD (Unit Darurat Gawat) walau kami tahu mereka hanya sakit biasa", ujar- nya. Ada juga yang datang ke UGD hanya karena malas berobat di pagi hari karena harus antri berdesak-desakan. Hal itu ujar Dr.Rukmono, hanya merupakan salah satu masalah saja yang dihadapi RSCM, walau bagi para pasien tersebut tidak ada masalah, sebab dilayani dengan cepat dan baik. Selain banyaknya Pasien di luar jam kerja yang berobat ke UGD, di Poliklinik RSCM setiap harinya melayani 2000 orang warga Jakar- ta yang berobat. Padahal diseluruh wilayah DKI Jaya sudah disediakan RS wilayah dan puluhan Puskesmas. "Walau ini merupakan suatu permasalahan bagi pimpinan Jakarta, Jan (BY) Bekas anggota MPR/DPRRI H.Hani Ahmad yang dikenal sebagian masyarakat sejak awal tahun 1978 dapat menolong menyembuhkan segala macam penyakit secara non medis akhir- akhir ini namanya sering diperalat orang lain untuk mencari keun- tungan peribadi. Demikian keterangannya kemarin kepada "BY". sayur, nelayan dan pamilik bangunan liar, di areal tanah PRJ Ancol Timur, dalam waktu dekat diminta meninggalkan lokasi tersebut, karena akan dipakai sebagai sarana umum. Ketika masih aktif sebagai ang- gota DPR dalam priode 1978-1982 Hani menerima pasien. dikediamannya di Komplek perumahan DPR, Senayan, Kemu- dian pindah ke Cipinang Timur, ke Parung dan sejak awal Desember 1985 berdomisili dekat Kampus STTN, JI.Srenseng Sawah, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Disemua tempat itu Hani menerima pasien se la man ya malam hari, kecuali hari Minggu terbuka siang malam. Saat istirahat sejenak dari mengobati pasiennya, sekitar jam 0.30 Sabtu pagi lalu salah seorang pasiennya minta izin untuk mem- bicarakan hal pribadi sejenak. Sebagaimana biasa Hani tak per- nah menolak, maka pasiennya ikut keruang tamu kediaman Hani. Tapi alangkah terkejutnya Hani Ahmad, karena pasien itu menanyakan "kapan uang kami yang bapak pinjam dapat dibayar Team pembebasan tanah Jakut yang dipimpin oleh kepala Kamtib Jakarta Utara, J.Sudarmo telah memberikan penyuluhan kepada warga yang bertempat di Kantor Direksi PRJ sementara di Ancol Tlmur, Selasa dan Rabu. Menurut inventarisasi mereka yang tergabung dalam petani sayur terdapat sekitar 189 peng- garap, sedang pemilik bangunan liar 137 orang sedang nelayan 107 orang. Pihak Kejaksaan Negri Jakut yang diwakili oleh Jaksa Azhar, SH dalam pengarahannya menyatakan bahwa secara hukum warga telah melakukan pelanggaran yang menempati dan menggarap tanah yang bukan haknya. Namun demikian karena pihak pemeritnah tidak mau menyusahkan warga maka selama ini masih dibiarkan demi memberi kesempatan warga yang sedang mencari pendapatan utuk nafkah atau tambahan. Tetapi karena sekarang lokasi yang luasnya sekitar 40 Ha di An- col Timur yang milik negara itu sudah waktunya untuk digunakan atau difungsikan, maka para warga yang diatasnya dipersilahkan me - ninggalkan. Untuk warga telah disediakan uang pesangon yakni bagi yang 60% Pasien Datang Terpaksa Ke UGD, Hanya 40% Termasuk Gawat RSCM, tapi kami bangga sebab berarti RSCM dekat dengan rakyat dan bukan sebagai rumah sakit menara gading", kata Dr. Rukmono. Karena dekatnya dengan rakyat dan banyaknya masalah yang dihadapi sehingga tak pelak kadang-kadang terjadi rangkul-rangkulan, dan kadang- kadang juga terjadi kesalahpahaman. Hal itu wajar sa- ja selama dalam batas-batas tertentu, ujarnya lagi. Sekjen Depkes Drs.H.Soekarjo mengatakan fungsi RSCM sebenarnya sebagai RS top referal, tempat pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu kedokteran. Tetapi karena sikap masyarakat ibukota yang mungkin lebih puas berobat ke RSCM, sehingga sukar untuk membatasi mereka yang berobat ke poliklinik Tetapi katanya, kemungkinan juga akibat belum sempurnanya sistem rujukan dari Puskesmas atau RS. lainnya yang lebih kecil, sehingga banyak pasien yang langsung datang ke RSCM. Karena itu diharapkan pers melihat masalah ini secara keseluruhan, sehingga tidak hanya akibat negatipnya sa ja yang diberitakan. Tentunya untuk menuju sempurna itu harus dilakukan secara bertahap. Sementara itu Kakanwil Depkes DKI Jaya Dr. Soeharto mengatakan, walaupun DKI umum. memiliki ijin menggarap Rp. 75.000 per KK dan bagi mereka yang tidak memiliki surat ijin Rp. 50.000 per KK. Lokasi tersebut terletak di dua Kelurahan yakni Sunter dan Tan- jung Priok yang setelah dibebaskan akan segera dipugar dan sebagian digunakan untuk sarana umum dan jalan. Terlalu rendah Pada kesempatan tanya jawab pihak warga yang diwakili Ny. Rumsari menyebutkan agar uang pesangon yang menurut mereka terlalu rendah itu dipertimbangkan lagi, mengingat selama ini untuk mengelola tanah tersebut telah memakan biaya yang cukup banyak. Tetapi hal tersebut dijawab oleh J.Sudarmo bahwa tidak Sebelum Ny.Naimah Asmui, kata Hani Ahmad telah melapor pula Ny.Sofyan dengan kwitansi seharga Rp. 200.000,- oleh pelaku itu juga dengan cara yang serupa pula. Beberapa pasien lain kata Hani tdah mdaporkan pula, bahwa mereka telah diobati oleh orang lain yang mengaku pula bemama H.Hani Ahmad. Tapi karena penyakit mereka lebih parah dari semula, baru mereka curiga, bahwa itu buka H.Hani Ahmad yang mereka cari. Untung mereka dapat im formasi alamat H.Hani Ahmad yang asli. Hingga bisa datang dan berobat sampai tuntas. Dengan semua kejadian H.Hani Sudarmo menghimbau agar para warga mengalihkan sasaran kedaerah transmigrasi, ke daerah- daerah lain yang dinilai sama subur dan enaknya dengan Jakarta. Di lokasi yang akan dikosongkan itu terdapat lapangan bola dengan luas sekitar 2 Ha yang selama ini dikelola oleh Komaruddin pen- siunan ABRI. Tentang lapangan tersebut menurut Sudarmo akan tetap diadakan namun ditata kem- bali dan dikelola oleh Instansi Pemerintah. (KNI). Namanya Diperalat Orang Untuk Penipuan dan yang kami berikan itu adalah uang kantor?", sambil menyodorkan dua lembar tanda terima bertanggal 26 dan 28 Desember 1985 dengan nilai Rp. 300.000,- dan Rp. 200.000,-. Padahal Hani merasa tidak pemah meminjam atau menyuruh orang lain meminjam uang pada siapapun, apalagi pada pasien. Kwitansi tsb. ditanda tangani oleh ZA dan mengaku adik ipar Hani dan disuruh oleh Hani Ahmad pada Ny. Naimah Asmui, sipasien tsb yang tinggal di Jl. Muria, Manggarai. Padahal Hani Ahmad 15 s/d 31 Desember 1986 lalu berada di Jombang, Jawa Timur. merupakan kota metropolitan, tetapi dalam pelayanan kesehatan warga kotanya harus mengikuti pola umum nasional, yaitu dengan sistem rujukan. Kalau tidak dilakukan sistem ru- jukan dan diadakan RS.Wilayah di kelima wilayah kota DKI Jaya, sudah pasti RSCM akan jauh lebih kebanjiran pasien. Karena itu Kan- wil Depkes DKI Jaya selalu memberikan prioritas perbaikan kepada RS. wilayah, apakah itu milik Depkes sehingga dapat melayani warga di wilayahnya dengan sebaik- baiknya. Bahkan sekarang lebih di galakkan lagi pos pelayanan ter- padu di setiap RW, selain meman- tapkan Puskesmas yang ada. atau sw as ta, Dirjen Yanmed Dr. H.Moh, Isa mengakui, kalau masih terdapat kelemahan dalam sistem rujukan, walau mengenai hubungan antar rumah sakit sudah tertampung dalam Irsjam (Ikatan Rumah Sakit Jakarta Metropolitan). Hambatan lain ialah belum tertatanya transportasi secara baik dan belum semua rumah sakit memiliki UGD yang baik pula. Semuanya saling mengkait, termasuk sikap masyarakat itu sendiri yang merasa lebih suka berobat ke RSCM daripada harus ke Puskesmas dulu, ujar Dr. Isa. (R- 16). Ahmad menghimbau seluruh masyarakat terutama para pasien- nya agar berhati-hati dan tidak melayani siapapun. Baik untuk meminjam dan barang uang berharga lainnya atau untuk mengobati bila dikaitkan dengan nama dia. Dia merasa sangat terhina dengan perbuatan oknum- oknum yang tidak bertanggung jawab itu. Dan merasa baiknya telah dicemarkan. nama Sudah banyak masyarakat yang berhasil disembuhkan Hani Ahmad dalam penyakit2, kanker, tumor, liver, darah tinggi, darah rendah, mag, ginjal, syaraf, ayan, buta, lumpuh, tuli dan sebagainya tanpa operasi. Maka pasiennya kian membludak. Sekitar 200-300 pasien setiap malam. Itupun dari segala golongan/lapis an masyarakat didalam maupun luar negeri. Tanpa mem bed ak an agama, bangsa ataupun bahasa. Gubernur Resmikan Kantor Taman Bintaro Negeri Jakarta, Jan. (BY). Terdakwa pertama kasus pem- bakaran SD Negeri Bukit Duri Puteran 18 September 1985 mengakui terus terang, bahwa dirinya ikut mengawasi tindak sabotase yang dilakukan oleh ter- dakwa dua (KT). Hal tersebut dikatakan terdakwa pertama Nt bin UP (30) dihadapan Sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang dipimpin oleh Hakim Ketua mungkin dinaikkan karena sebenar- nya warga telah diberi kesempatan Operasi "Menyeret" Ny. Renny Retnowati SH dengan cukup lama mendapatkan hasil tanah tersebut. Hakim Anggota Ny. Yenny Ratulangi SH dan Djadi Widjojo SH kemarin. Semua dilayani dengan keramahan dan rasa kekeluarga an yang sama. Dan tidak pernah mau menanyakan alamat maupun jabatan sipasien. Karena prinsip utamanya hanya menyembuhkan penyakit. berkomunikasi Tidak sulit karena dia menguasai bahasa Arab dan Ing- geris dengan sempuma dan fasih. (R-20). Jakarta, Januari (BY). Adanya pusat-pusat pemukiman yang tidak disertai dengan sarana pendukung kegiatannya seperti perkantoran, sekolah, pasar dll, akan dapat menimbulkan ter- jadinya kemacetan-kemacetan. khususnya pada jam-jam sibuk. Demikian ditandaskan Gubernur DKI Jakarta pada acara peresmian Kantor Taman Bintaro Jaya kemarin petang. Menurutnya kecenderungan per- tumbuhan perkantoran, pertokoan Pencuri Tombol Tip Mobil Diganjar 4 Bulan Jakarta, Januari, (BY), Warno bin Sutinita (22) pencuri 2 buah tombol tip mobil seharga Rp. 80.000 dihukum 4 bulan pen- jara oleh Hakim tunggal. M. Zubaedi SH dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu. Warno terbukti dipersalahkan Hakim melakukan tindak pidana pencurian 11 Nopember 1985 subuh hari di jalan Kedondong Raya Jakarta Timur, Mobil yang diparkir pemiliknya Ir. Syamsudin Arifin didepan rumahnya No. 4 Rt.011 Rw 008 Kel. Rawamangun Jakarta Timur tiba2 digerayangi terhukum bersama rekannya Andi belum tertangkap. Perbuatan terdakwa itu dipergoki anggota Hansip Soeratman akhir- nya Warno ditangkap berikut barang buktinya sedangkan teman- nya Andi berhasil melarikan diri. Pemilik mobil dibanguni petugas Hansip menyusul terhukum Warno digiring ke Kantor Polisi setempat. Dipersidangan perbuatan itu diakuinya terus terang berikut dua tombol tip hasil kejahatannya. Kepada Hakim, Warno berjanji tidak akan mengulangi perbuatan- nya itu lagi. Warno yang sebelumnya ditun- tut hukuman penjara 6 bulan oleh jaksa TB. Achmad Zahraf, begitu menerima hukuman penjara 4 bulan dari Hakim, menyusul saksi korban Syamsudin memberikan uang Rp. 10.000,- kepada terhukum. (Bsc); Akhir Januari Team Penertiban Terpadu Jaksel Melaksanakan Jakarta, Januari, (BY), Team Penertiban Terpadu tingkat kota Jakarta Selatan akan menyeret kendaraan rusak atau kendaraan yang diparkir pemiliknya di tepi jalan di seluruh wilayah kota Jakarta Selatan. Pelaksanaan menurut rencana dilakukan akhir bulan Januari ini. Dalam surat edaran yang ditu- jukan kepada seluruh lurah, camat, pemilik bengkel dan pemilik ken- daraan yang diparkir sembarangan Walikota Jakarta Selatan mengemukakan agar para pemilik segera melakukan penertiban ken- daraan masing-masing sebelum dilakukan penertiban oleh team ter- padu. Menurut keterangan dari Depenko Jakarta Selatan, pelaksa- naan operasi akan dimulai tanggal 27 Januari 1986 mendatang, dimulai dari wilayah kecamatan Setiabudi dan Tebet. Berlanjut ke bengkel-bengkel pinggir jalan sepanjang jalan Gandaria, Jln. Sahardjo dan jalur-jalur hijau yang ada di wilayah Jakarta Selatan yang dipergunakan sebagai tempat parkir. dan pusat-pusat perdagangan di DKI Jakarta akhir-akhir ini seperti cendawan dimusim hujan, hal ini menunjukkan adanya tuntutan. masyarakat yang membutuhkan pelayanan semakin baik dalam sarana kegiatan terutama dibidang perdagangan, perkantoran, per- bankan dan sebagainya. Pelayanan ini nampaknya saat ini sangat dibutuhkan oleh kelompok masyarakat tertentu yang ingin membutuhkan kecepatan waktu dalam memperoleh kebutuhan- kebutuhan hidupnya di kota. Metropolitan. Dalam hasil pengamatan selama ini perkembangan pelayanan dibidang ini memang mengalami pergeseran kearah yang lebih- modern. Disamping pada hakekat- nya kehidupan didaerah perkotaan sendiri biasanya penuh dengan kesibukan sehingga masalah waktu bagi penduduk kota memang sangat berharga. Seluruh sistem harus mengarah pada hal-hal yang lebih praktis, termasuk diantaranya pelayanan dibidang perdagangan, pusat pertokoan dan pusat perkan- toran. "saya kira dalam masa-masa mendatang bahkan sistem ini akan lebih berkembang", ujar Gubernur. Hal diatas itu menurut Gubernur mungkin mempunyai kaitan pula dengan adanya perkembangan sistem perkantoran, pertokoan dan pemukiman telah mengarah pada pusat-pusat kegiatan-kegiatan masyarakat, dimana fasilitas pemukiman didukung dengan ber- bagai kemudahan-kemudahan tertentu yang dapat memudahkan konsumen ke kantor, ke pasar maupun ke sekolah. Untuk itu Pemda DKI menang- gapi adanya pembangunan terpadu yang dikelola oleh Taman Perkan- toran Bintaro Jaya akan dapat menjadikan lingkungan di daerah ini secara utuh. (R.25). Kendaraan-kendaraan yang berhasil diseret, akan dipoolkan di Jalan Pemuda atau sekaligus dí "Cakung"kan. Operasi yang akan Dikatakan oleh terdakwa NT bin UP, sebelum terdakwa IKT melakukan "Sabotase" terdakwa pertama disuruh berjaga-jaga di suatu tempat yang letaknya sekitar 100 meter dari tempat kejadian. Terdakwa pertama juga mengakui melihat terdakwa dua mengambil buku-buku dari sekolah dasar Bukit Duri Puteran, sebelum gedung sekolah itu terbakar. "Setelah gedung sekolah ter- bakar, saya baru tahu kalau sabotase itu berarti membakar, maka saya buru-buru menuju ke sekolah untuk memadamkan api", kata terdakwa yang pertama men- jawab pertanyaan Hakim Ketua. Jakarta, Januari, (BY).-- Patriotisme, solidarisme dan idealisme akan mampu menangkal budaya asing yang tak sesuai dengan kepribadian Pancasila. Jika berlangsung terus menerus, sampai dengan tuntas dan tercapai keter- tiban dan keserasian lingkungan. (R.30); - Menteri Pendidikan Australia, Senator Susan Ryan dan Menteri P dan K, Prof. Dr. Fuad Hassan hari Senin menandatangani Memorandum Saling Pengertian yang menetapkan, bahwa Australia akan memberikan bantuan hibah sebesar $A 11,7 juta (Rp. 8,9 milyar) untuk membantu pengembangan politeknik di In- donesia. Senator Ryan dan Prof. Dr. Fuad Hassan tampak sedang berjabat tangan pada akhir upacara yang diadakan di Departemen P dan K Jakarta (KPA). RSU P.M.I. Bogor Tanggapi Harapan Masyarakat Disediakan Areal Parkir Khusus Pengunjung Orang Sakit Yang Bebas Retribusi Olleh Tim Wartawan "BY" (III) Dahulu pelataran tidak karuan keadaannya, disana-sini terlihat tumpukan sampah yang baru busuknya menusuk hidung. Kalau orang mau parkir kendaraannya, disitulah diparkimya kendaraan miliknya. Dan "mafia-mafia kecil yang bercokol disitu, tidak kepalang tanggung memungut uang parkimya. Jika tidak memberinya, jangan coba-coba. Pasti kendaraannya itu tidak aman dan minimal ban kempes saja sudah termasuk untung. Nam un sekarang memang sangat jauh berbeda keadaannya, di pintu masuk halaman parkir RSU P.M.I. Bogor terpasang sebuah papan ukuran sedang cukup jelas dengan tulisan "'areal parkir khusus pengunjung orang sakit bebas retribusi (gratis)". Dengan asumsi program Keluarga Berencana dan program Transmigrasi berhasil serta pengembangan Wilayah Pembangunan lain di Jawa Barat serta pengembangan daerah luar Jawa berhasil, diperkirakan penduduk JABOTABEK pada tahun 1005 akan ber- jumlah 23,5 juta jiwa yang terbagi menjadi 12 juta jiwa di DKI Jakar- ta dan 11,5 juta jiwa di BOTABEK. Usaha-usaha yang dilakukan. Diakui oleh Ketua Bappeda Jabar Dr. Ateng yang juga merupakan Suwandi yang mengaku ber- tugas disitu sekitar 4 tahun lalu, mengetahui betul keadaan rumah sakit itu 2-3 tahun yang lalu. Kesemrawutan kendaraan dan tidak amannya kendaraan, mem- buat keceman pengunjung Terdakwa Pertama Kasus Pembakaran SD Mengakui Terus Terang Sebelumnya, dikatakan oleh ter- dakwa pertama, ia yang tidak per- nah sekolah, tidak mengetahui apa arti sabotase yang dikatakan oleh terdakwa kedua. Pagi hari setelah sekolah tersebut terbakar, terdakwa pertama dikasih tahu oleh terdakwa dua, bahwa dirinya dicari-cari oleh polisi dari Polres Tebet. Tapi kepada ter- dakwa pertama, terdakwa kedua mengatakan supaya tidak usah gelisah, karena Kapolsek Tebet adalah saudara istrinya. Namun hal tersebut kemudian terungkap, bahwa Kapolsek Tebet bukan saudara istrinya. Minum dulu. Terdakwa pertama juga mengakui dengan terus terang, sebelum peristiwa terbakarnya gedung sekolah telah minum- minum dengan terdakwa satu dan teman-teman yang lain. Tapi hal tersebut kemudian dibantah oleh terdakwa kedua. Menurut terdakwa dua, ia membeli minuman untuk istrinya yang baru melahirkan. Walaupun akhirnya terdakwa dua mengakui itu minum dengan menghabiskan dua botol. "Kami memang tidak diperkenankan untuk pungut uang parkir oleh pihak rumah sakit. Kecuali, jika ada yang memberikannya suka juga kami terima tetapi bukan keharusan atau memaksa", kata Suwandi petugas parkir yang sengaja dit em- oleh RSU P.M.I. Bogor kepada Tim Wartawan "BY","Dulu, jangankan licin di injak sa- ja lantai ini terasa jijik dengan cairan-cairan mengalir tanpa terurus. Mendengarkan keterangan ter- dakwa dua yang selalu berbelit-belit Hal itu dikemukakan Ketua Pem- "bina Pemuda Pancamarga/Kepala BP-7 Pusat Sarwo Eddy Wibowo, Selasa malam di TMII, ketika menutup Rakernas III organisasi itu. rumah sakit khawatir kendaraan miliknya lenyap. Sejak areal parkir ditertibkan, pemandangan dan keluh-kesah dari setiap pengun- jung boleh dikatakan tidak terlihat lagi. Dikatakannya, setiap anggota Pemuda Panca Marga harus dapat menolak nilai-nilai luar yang tidak sesuai dengan kepribadian kita, dan jangan dioper begitu saja. Con- tohnya narkotik, yang oleh sebagian remaja kita dinilai sebagai hal yang baru yang baik, ternyata tidak saja lebih mencelakakan dirinya, tetapi juga mengancam kehidupan bangsa dan negara, ujar Sarwo Eddy. "Sekarang lihat saja kenyataan- nya, selain parkir dapat dit at a dengan tertib, pungutan uang parkir ditiadakan", celo teh Suwandi, Karena itu sebagai putra-putri pe- juang veteran R.I. Pemuda Panca Marga harus gigih, berjuang tanpa pamrih dan tidak selalu berpikir komersial. Sikap-sikap demikian akan dapat menjadi benteng Pan- casila yang tangguh. umum Memasuki halaman rumah sakit P.M.I. Bogor yang merupakan satu-satunya rumah sakit paling besar di kotamadya Bogor itu, tersirat su atu kenyamanan yang terlinas. Bet apa tidak, lantai yang terbuat dari teraso terasa licin, dinding-dinding temboknya bersih tanpa bercak coretan. Bahkan di pintu masuk terdapat pohon besar yang rindang sebagai menyejuk udara "kota hu- jan" yang memang sudah sejuk dengan pelataran yang lapisi semacam "konkrit blok" sehingga keresikan terpelihara dengan baik. PPM Harus Jadi Benteng Pancasila kebudayaan kita yang agraris tradi- sional dihadapkan pada kebudayaan asing, pasti akan menimbulkan frustrasi. Sebab di satu pihak belum bisa mening- galkan budaya lama, di lain pihak belum bisa menjangkau budaya modern. Pemuda Panca Marga juga harus peka terhadap kondisi lingkungan dan harus memandang jauh ke depan. Yang mendesak antara lain Pemandangan itu, sama sekali bertolak dari kenyatannya sebagai rumah sakit, rumah kesehatan", ujar salah seorang keluarga pasien Di kiri-kanannya se rt a te rd ap at deretan pohon palma yang rindang sebagai dan memungkiri segala pertanyaan yang diajukan oleh Majelis Hakim ataupun Jaksa Penuntut Umum Frits Piri, Hakim Ketua sempat mengatakan "Saudara boleh mungkir, btapi hal itu akan memberatkan saudara sendiri". Sebelum dua orang terdakwa dikembalikan ke dalam kamar tahanan terdakwa pertama mengatakan dirinya telah didatangi oleh Penasehat Hukum agar terus berada dalam tahanan dan ter- dakwa kedua keluar dari tahanan "Pokoknya keperluan anak dan istri kamu akan ditanggung", kata ter- dakwa pertama menirukan Penasehat Hukum. "Saya tidak mengetahui arti kata-kata itu bu Hakim, tapi saya tidak mau menanggung kesalahan orang lain, karena saya tidak mem- bakar sekolah tersebut, malahan saya ikut memadamkan sampai pagi". kata terdakwa pertama kepada Hakim. Majelis Hakim pada kesempatan tersebut juga mengatakan, menolak permohonan terdakwa kedua agar bisa ditahan luar. Sedang yang menarik perhatian, ditunda sampai hari Sabtu 25 Januari 1986 men- datang, untuk mendengarkan keterangan para terdakwa. (R. 30). masalah kesempatan kerja. Ang- gota Pemuda Panca Marga harus didorong untuk mandiri dan wiraswasta sehingga lebih banyak membuka kesempatan kerja. Ini yang menjadi masalah masa depan, ujar Sarwo Eddy. Jika hasil pendidikan tidak sesuai dengan kesempatan kerja yang ada, pasti akan menimbulkan pengangguran intelektual yang akhirnya bisa membahayakan stabilitas nasional. Pembangunan BOTABEK Masa Kini Dan Mendatang Merupakan Tantangan Kependudukan JABOTABEK Wujud Satu Kesatuan Dilandasi Saling Membutuhkan Dilihat dari segi aspek sosial dan budaya, tingginya intensitas kegiatan ekonomi dan banyaknya penduduk yang terlibat didalam- nya, menyebabkan menurunnya norma-norma susila, tingginya kriminalitas, banyaknya pelanggaran-pelanggaran peraturan, nilai- nilai budaya masyarakat yang baik yang seyogyanya dipertahankan ikut larut dan hanyut oleh adanya gelombang modemisasi tanpa seleksi. Contohnya adalah pada nilai-nilai kegotong royongan masyarakat dan seni tradisional, yang teranam semakin luntur. Dari aspek kelembagaan dan aparatur pemerintahan, kecepatan perkembangan di atas juga tidak mampu terimbangi oleh perkem- bangan sistem kelembagaan dan pelayanan aparatur pemerintahan. Hal ini lebih dirasakan apabila di bandingkan dengan sistem dan kemampuan pelayanan kelembagaan dan aparatur pemerintahan di DKI Jakarta, dengan segala macam kekhususannya, meskipun di DKI sendiri kondisi saat ini masih juga dirasakan belum memadai. Akibatnya, dengan adanya perbedaan pelayanan ini menyebab kan munculnya golongan-golonan masyarakat yang merupakan komputer di BOTABEK tapi enggan menjadi warga resmi Jawa Barat, atau mempunyai KTP rangkap. Hal ini juga erat kaitannya dengan sulit- nya registrasi penduduk dan lebih jauh melesetnya perhitungan kebutuhan pelayanan fasilitas dan utilitas serta desetnya target pemasukan income daerah. Meskipun masalah-masalah pokok diatas itu semua merupakan masalah yang dirasakan pada akhir Pelita III, namun kuantitas dan kualitas masalah akan bertambah banyak dan kompleks sifatnya. Un- tuk itu bila kita pelajari kemungkinan-kemungkinan perkembangan penduduk sebagai penelaahan masalah yang dihadapi selama Pelita IV ini. Oleh: Diding Kussuwardjo Wartawan "BY" (IV) konseptor lahimnya BKSP yang Jabotabek mengatakan, bahwa ketim- pangan antara wilayah Jawa Barat khususnya wilayah BOTABEK dengan DKI Jakarta sampai saat ini masih ada dan ketimpangan tersebut tidak mungkin akan bisa dihapuskan sekaligus. Namun hal ini akan diupayakan untuk sedekat mungkin diseimbangkan. Dalam usaha pengembangan wilayah ini sebenarnya banyak masalah yang cukup rumit, namun dengan adanya kerjasama antar intansi yang terkait akhim ya dapat dipecahkan. Untuk itu peranan BKSP Jabotabek ini sangat besar terutama sebagai penghubung an- tara kedua Pemerintahan Daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Menurut Dr. Ateng masalah-masalah yang sampai saat ini masih belum terpecahkan yakni menyangkut hal-hal tentang perencanaan yang sifatnya jangka panjang, dimana untuk perencanaan tata ruang wilayah Jabotabek belum tercapai suatu kesamaan pendapat di antara instansi-intansi bersangkutan akibat belum mantapnya perencanaan itu sendiri. Hanya dewasa ini yang menyangkut masalah transport telah terlebih dulu dapat mengikuti adanya perencanaan jangka panjang ini yaitu melalui kereta api Jabotabek. Namun inipun juga belum tuntas karena yang menyangkut wilayah DKI Jakarta masih dipersoalkan apakah kereta api akan melalui jalur atas atau bawah. Sedang yang menyangkut bidang penyesuaian aparatur dalam rangka adanya kerjasama yang terhimpun dalam BKSP Jabotabek, pihak Panda Jabar minta kepada Pemda DKI untuk selalu mengin- fomasikan setiap perencanaan yang berkaitan dengan perbatasan an- tara Botabek dan DKI Jakarta melalui BKSP Jabotabek yang selan- jutnya hal ini akan dapat dibicarakan bersama. Disamping Pemda Jabar sendiri dalam upaya untuk meningkatkan aparatumya yang berada di wilayah perbatasan DKI dalam segi kualitas serta kemampuannya. BERPOSE SEJENAK: Ny. Mutiara Siahaan dan Ny. Sri Rahayu diapit rekan sekerjanya berpose sejenak di depan klas VIP RS PMI Bogor selepas mengantar wartawan "BY" berkeliling dari zaa ke zaal yang ada di RS PMI Bogor. (Photo: Tri.A). sakit umum P.M.L Bogor mem buka kembali Sekolah Perawa Kesehatan (SPK) yang sudah lama terbengkalai untuk nantinya sebagian agar dapat memenuhi kekurangan tenaga perawat melayani pasien dan ini tentunya! memerlukan waktu yang mana lama pendidikannya 3 tahun. "RSU P.M.I. Bogor per tahun nya kapasitas yang diijinkan oleh Kan wil Depkes berdasarkan sarana yang ada, hanya 40 calon perawat. Selain itu, masih juga mendidik tenaga pembantu perawat. Ini nanti diberikan tugas tugas yang sifatnya bukan perawatan pasien tetapi sekedar membantu misalkan mengambil pispot (tempat buang air). Kemu dian membersihkan tempat tidur, sehingga kekurangan tenaga perawat itu bisa dibantu dan perawatnya sendiri bisa konsentrasi kepada perawatan ser- ta pengobatan", kata dr. Cipto. Untuk keperluan itu, RSU P.M.I. Bogor didik 40 tenaga pem- bantu perawat setiap tahun dan sudah selesai satu angkatan atau sudah lulus. Satu kelas lagi nanti kira-kira pertengahan tahun ini akan selesai yang lama pendidik an tenaga pembantu perawat itu selama satu tahun. kepada Tim Wartawan "BY", Bicara masalah biaya dikatakan- nya cukup relatif murah dan sangat terjangkau la pisan dimana masyarakat untuk perawatan kelas III Rp.4.500 dan bagi kelas VIP Rp.7.000 dengan memperoleh perawatan yang baik teratur dari segenap (bersambung); jururawatnya. "Pokoknya, perbedaan jauh menyolok dalam kemajuannya rumah sakit ini. Suatu kebangg an yang tersirat sebagai masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan disini", ujamya man- tap. Kesejahteraan lebih baik diban- ding pertama kali masuk Lain lagi apa yang dilontarkan Kepala Bagian Perawatan Bidang Pelayanan RSU P.M.I. Bogor Ny.Mutiar a Siahaan, pertama kali menginjakkan kaki di rumah sakit P.M.I. ini mempunyai kesan sepi dan santai. Bagaimana tidak, sejak mengenal dunia perawatan terhadap orang sakit ia telah digi- ring dengan segala kesibukan. Maklumlah Ny.Mutiara mengenal dunia rumah sakit sejak tahun 1965 melalui pendidikan Akademi Perawat di RSCM Jakarta. Selama empat tahun terus digembleng dengan segala tetek-bengek peker- jaan yang benar-benar melelahkan. "Tahun 1969 saya lulus dan langsung diterjunkan ke rumah sakit ini. Yang saya lihat sebuah rumah sakit kecil dengan gedung yang sangat sederhana, namun an- tik. Sebab merupakan bangunan lama dan bagian-bagian yang ada baru sedikit sekali, tidak seperti sekarang", kata Ny.Mutiara ketika mengantar Tim Wartawan "BY" menuju Poliklinik yang terletak di bagian depan. Berbicara mengenai kese- jahteraan, dikatakan cukup memang belum cukup. Kalau dikat akan kurang memang kenya- taan hasil yang di peroleh itu dapat membantu memasukan dalam bidang keuangan yang didapat suaminya demi "asap dapur" dan menyekolahkan ke em pat anaknya. Secara terus terang dikatakan, kesejahteraan yang didapat lebih baik dibanding dengan pertama kali ia masuk bekerja di rumah sakit tersebut. "Kalau sudah jadi sarjana seharusnya dapat menciptakan ker- ja, bukan seperti sekarang ini, banyak yang sarjana yang justru Tingkatkan Kesehatan Pemuda minta lapangan kerja", kata Sarwo Indonesia Sebagian Besar Masih Rendah Eddy. banyak pemuda berjiwa wiraswasta, pasti tidak akan minta lapangan kerja justru akan menciptakan lapangan kerja. Per- soalan pok seperti ini harus peka ditanggapi oleh Pemuda Panca Marga. bangunan kesehatan, juga para pimpinan dapa pemuda menyebarluaskan informasi kesehatan di kalangan; organisasinya masing-masing. Sebagian calon pimpinan bangsa dan penerus pembangunan, par- tisipasi pemuda sangat penting di bidang kesehatan, karena untuk mensukseskan pembangunan diperlukan manusia-manusia yang sehat. Ny. Achmad Taher selaku sesepuh Pemuda Panca Marga dalam sambutannya mengatakan, P.P.M. harus jadi benteng Pan- casila yang kokoh, sehingga panteng mundur kalau menghadapi berbagai kesulitan, seperti yang dirasakan sekarang ini akibat ekonomi yang berkepanjangan. Ini bisa terwujud kalau para pemuda tetap memiliki semangat juang yang tinggi dan meningkatkan solidaritas. (R. 16): SPK dibuka untuk memenuhi kekurangan tenaga perawat Didalam bidang perawatan, salah satu unsur untuk melayani pasien adalah perawat. Dimana- mana itu, tenaga perawat selalu kurang, karena itulah menurut dr. Cipto setelah menjabat rumah Jakarta, Jan (BY). Tingkat kesehatan pemuda In- donesia sebagian besar masih ren- dah, mengingat bahwà lebih 69% pemuda tinggal di pedesaan dengan kondisi yang serba kurang. Karena itu pimpinan organisasi pemuda dalam partisipasinya di bidang kesehatan, harus dapat mewakili kepentingan sebagian besar pemuda yang berdomisili di pedesaan. Antara lain dalam pengambilan keputusan hendaknya bertitik tolak kepada pemuda yang ada di bawah. Hal itu dikemukakan Asisten Manpora, Drs. Sunarjo MSC, beberapa waktu lalu, ketika membuka penataran pemuda dalam bidang kesehatan angkatan II, di Depkes, mewakili Menpora Dr. Abdul Gafur. Penataran yang sekarang sedang berlangsung di Balai Latihan Kesehatan Ciloto, diikuti oleh para peserta yang mewakili 30 organisasi pemuda tingkat pusat. HALAMAN II Dengan melalui penataran ini ujar Drs. Sunarjo MSC, diharapkan selain menyadari pentingnya pem- Jakarta, Jan (BY). Lima belas karyawan Depnaker ditindak selama sebulan ini, karena selama pertengahan Desember 1985 hingga pertengahan Januari 1986 dinilai melakukan kesalahan. Pelanggaran yang dilakukan an- tara lain indisipliner, korupsi dan tersangkut politik terlarang. Irjen Depnaker Marsan Siregar SH mengatakan hal itu kemaren di depan peserta apel bendera karyawan Depnaker, di halaman kantor Depnaker, mewakili Menteri Sudomo. "Semuanya itu adalah kita maksudkan untuk melayani pa- sien. Kemudian agar semua karyawan itu bisa bekerja dengan baik, tentu kesejahteraannya harus kita pikirkan. Yang saya ambil langkahnya adalah, selain gaji tetap kita usahakan memberikan honorarium tambahan diluar gaji dengan maksud agar kebutuhan primer (pokok) itu bisa dibantu. Misalkan saya ambil contoh, seorang supir yang anaknya 6 masak Rp.55.000 gajinya. Ten- tunya kita harus memikirkan mereka", sambung dr. Cipto. Selain itu, kemajuan-kemajuan yang dapat dilihat adalah, di bukanya kantin yang dulunya tidak ada dan sekarang kepada karyawan diberikan makan. Yang dinas pagi diberikan istirahat 1-2 jam untuk makan, sembahyang azar (atau Jum'at) dan istirahat.j Juga yang dinas sore maupun dinas malam. Jadi kalau mereka pulang kerja tidak lemas" di jalan, walaupun ya makannya cukup sederhana sekali. "Pelayanan kesehatan itu, ke inginan dalam masalah tenaga, alat-alat, ruangan dan dokter. Semua ini akan mempunyai konsekuensi biaya, sehingga ten- dari tunya keluhan-keluhan masyarakat ini juga akan tetap ada bagaimanapun kelengkapan sudah ada. Itu kita sadari, keluhan itu tetap ada", ujar dr. Cipto (BER- SAMBUNG). Tindakan administratip antara lain dengan pemberhentian dengan hormat terhadap 4 karyawan, penurunan pangkat, penundaan kenaikan pangkat, serta teguran secara tertulis. Tindak korupsi me- nyangkut 2 kasus dengan 2 pelaku, yang berakibat merugikan negara hampir satu juta rupiah. "Baik jumlah maupun kualitasnya, korupsi di Depnaker Sementara itu Dr. H. Poebojo Pedjito mewakili Dirjen Binkesmas Depkes Dr. Suyono Yahya dalam sambutannya mengatakan, derajat kesehatan masyarakat Indonesia belum mencapai taraf yang memuaskan. Khususnya kelompok balita serta ibu hamil merupakan kelompok rawan kesehatan yang memerlukan perhatian khusus) Dalam hal ini ujar Dr. Perbojo, pemuda dapat berperan aktip bahkan mempunyai peranan sen tral dalam menjalankan kegiatan bidang kesehatan, baik sebagai 15 Karyawan Depnaker Ditindak dinamisator, motivator maupun in ovator pembangunan. (R.16). 1 sudah jauh lebih kecil dibandingkan 3 tahun lalu", kata Irjen Depnaker menjawab pertanyaan wartawan mengenai adanya kasus karupsi di Depnaker. Walau demikian, melalui pengawasan melekat, akan dilakukan terus penertiban di Dep- naker. mian yang Menghadapi keadaan perekono- sulit masih akibat pengaruh resesi dunia, Irjen Marsan Siregar SH menghimbau para karyawan agar terus me ningkatkan kemampuan dan memiliki motivasi kerja yang tinggi, akan dapat menghadapi berbagai kesulitan yang datang. Irjen juga mengingatkan, agar karyawan Depnaker turut mensukseskan kampaye nasional tetang keselamatan dan kesehatan kerja yang berlasung selama 3 bulan, se- jak peringatan ke Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional, 12 Januari 1986 yang lalu. (R.16.). II G C P