Tipe: Koran
Tanggal: 1996-11-12
Halaman: 05
Konten
6 1 THE WAY WE LIVE Pameran Balai Budaya Jl. Gereja Theresia 47 Jakarta Bulan Murah Lukisan-Lukisan Terpilih (sampai 12 November) Duta Fine Arts Jl. Kemang Utara 55A Jakarta Pameran Lukisan Karya Bonny (sampai 12 November) Erasmus Huis JI.HR Rasuna Said Kav S-3 Jakarta Pameran Karya Grafis Sjoerd Bakker (sampai 22 November) Makan Pulau Bar Alamat: Hotel Ciputra Jl Letjen S Parman Jakarta, telp 5660640 ACARA:-Pulau Bar, lantai 7 setiap Selasa dan Jumat menyajikan BBQ daging buaya terpanas, pukul 18.30 WIB-22.00 WIB. Sumire Japanese Resto Alamat: Grand Hyatt Hotel, JI MH Thamrin, telp 3107400 Acara: menyajikan Traditional Kaiseki Menu Eksklusif. Lunch, pukul 12.00-14.30 WIB dan Dinner pukul 18.00-22.30 WIB. Musik Hotel Mandarin Alamat: Jl. M.H. Thamrin Jakarta, Phone 3141307 ACARA: Chequers Bar, menampilkan band The Untouchables setiap pukul 17.00-02.00 WIB Hotel Indonesia Alamat: JI MH.Thamrin, Jakarta, Phone 2301008 ACARA: Flasback Band tampil setiap Rabu, pukul 21.00-01.00 WIB Grand Hyatt Hotel Alamat: JI MH Thamrin, Phone 3901234 ACARA: O'Reiley's Pub & Bar setiap Senin-Sabtu pukul 21.00- selesai menampilkan Final Chapter Band. Hotel Sahid Jaya Alamat: Jalan Jend. Sudirman, telp 5704444 ACARA: -Lobby Lounge, saat makan malam menampilkanYashan Group. -Lobby Tower, setiap Rabu dan Sabtu pukul 18.00-20.00 WIB menampilkan sajian musik gamelan dari Group Tina's Hotel Shangri-La Alamat: Jl Jend Sudirman telp 5707440 ACARA:-Lobby Lounge setiap hari, pukul 16.00-19.45 Wib selama rehat tea menampilkan Classical Trio. -Margaux, Senin-Sabtu, pukul 19.00 WIB-22.45 WIB menampilkan solo pianis. -BATS, setiap Senin-Sabtu pukul 22.15-02.00 WIB menampilkan Kool Kom- panys. Hotel Sari Pan Pasific Alamat: Jl. MH.Thamrin, Phone 3902707-323707 ACARA: menampilkan Family Cruz Band di Pitstop Club setiap malam kecuali Minggu pukul 21.00-01.00 WIB. Hotel Kartika Chandra Alamat: Jl Gatot Subroto, telp 5205000 ACARA: Lobby Hotel, Senin-Sabtu pukul 19.00 WIB-22.00 WIB menampilkan sajian hiburan yang dibawakan oleh Pianist Richard. Hotel Jayakarta Alamat: JI P Jayakarta, telp 6496760 Jakarta ACARA: Lantai dua hotel Jayakarta, setiap hari pukul 19.00-03.00 WIB menampilkan Sting Music Club-Karaoke. Hotel Omni Batavia Alamat: Jl Kalibesar Barat 44-46 ACARA: The Brown Bar menampilkan "Also Eight Band" setiap Sabtu pukul 21.00-01.00 WIB. Hotel Ciputra Alamat: Jl Letjen S Parman Jakarta, telp 5660640 ACARA:- At Marble Court, setiap Selasa-Sabtu dari pukul 19.00-23.00 WIB menampilkan Group Taras dengan membawakan lagu-lagu populer. Citarasa Luar Biasa HIDANGAN THAY - TID C14 NEW MANAGEMENT RESTORAN SINGAPORE PING (An associate of Klongtan Ping Singapore) Paduan kelezatan masakan Cina dan nikmatnya citarasa Thailand itulah keistimewaan hidangan Thai Tio Ciu Satu-satunya citarasa yang hanya dapat Anda dapat nikmati di Restoran Singapore Ping www 100 % Halal www Menu Spesial : Atas nama manajemen restoran Singapore Ping mengucapkan : Selamat kepada Bp. Ir. Hendra Manopo (Director Panasonic) d/a Jl. Teuku Cik Ditiro No. 11D-11E Jakarta Pusat yang telah memenangkan acara tamasya ke Bali plus tiket pesawat pulang pergi dan bermalam di Kartika Plaza Beach Hotel. Event: Jakarta Food Festival '96 untuk pemegang kartu AMEX Disc. 25 % (Lunch/Dinner) "ANGSIO HISIT SUPER" Carda Welcom ALWAYS A GOOD SIGN JI. Wahid Hasyim No. 123 Jakarta Pusat 10240 INDONESIA Telp. 330-288, 315-6730, 315-6732, 310-2921 Fax. 310-2667 Ubaedy Fadhil (UF): Koq kita jadi berbelok ke Nanaban Tei sih, padahal ren- cananya kan ke Arbys? Argo Wibowo (AW): Iya-lah, kita ganti-ganti tempat dong biar nggak bo- san, dan lagi makan di sini kan enak ba- nget, bisa diolah sendiri. Setelah memilih meja, mereka kembali membicarakan soal distri- busi dan kinerja beberapa outlet ba- ru yang menjual kedua rokok mere- ka. Dan obrolan terputus saat pela- yan datang benar-benar berhenti karena Argo yang diajak bicara UF malah tekun memilih-milih, mem- bakar dan melahap pelbagai daging ikan pilihannya. FW: Terasa nikmat betul makan siang hari ini ya, sejak tadi Argo kayaknya me- nikmati betul... AMERICAN EXPRESS AW: Iya ya. Padahal biasanya kan kita ngobrol kesana kemari ya. Tapi kali ini koq kita bisa diam aja sih, cuma tangan yang goyang terus, ha..ha..ha Ubaedy, Sales Manager PT. Rothmans, memasukkan sepotong cumi dalam mangkuk kecil berisi bumbu cair yang dicampur wijen "kemudian, membakarnya dalam ex- haust telah diolesi dengan le- yang mak sapi agar tidak lengket. METRO- UF: Sayang ya temen-temen kita pa- da meeting, kalau nggak kan bisa lebih ramai. BERIT Kalau Musti Tugas ke Luar Kota D ua pria dan seorang wanita asyik membolak-balik ber bagai jenis makanan laut di atas exhaust. Aroma masakan Je- pang yang khas begitu dinikmati- nya. Ubaedy Fadhil (50), Argo Wi- bowo (31), dan Fanny Walanda (30), masing-masing adalah Sales Man- ager, Market Research Manager, dan Executive secretary PT. Roth- mans of Pall Mall Indonesia, perusaha- an yang bergerak dalam bidang pro- duksi dan distribusi rokok Dunhill dan Kansas. Siang itu mereka memi- lih Restoran yang menyediakan ma- sakan ala Jepang, Nanaban Tei di dae- rah Menteng. BY: Kalau sedang istirahat begint bia- sanya apa yang jadi topik pembicaraan? AW: Oh banyak, masalah kantor, mu- lai dari masalah bawahan, atasan, peker- jaan sendiri atau problem dari perusahaan yang kita hadapi, juga masalah pribadi, masalah Indonesia dan dunia. GAYA HIDUP METROPOLITAN FW: Kemarin misalnya, kami asyik membicarakan pemilihan presiden Ame- rika. Kami pilih Clinton, lalu ada bebera- pa teman lain pilih Dole, BY: Memangnya berpengaruh pada kebijakan Rothman? EWI LUNCH tahan pisah sama anak su- lungku itu hlo, ha...- ha... Fanny kemudian menjelaskan bahwa yang dimaksud 'anak su- lung oleh Ubaedhy adalah istrinya. AW: Saya juga lagi susah. Responden yang sedang saya wawancarai tiba-tiba pergi dengan alasan yang mengada- ngada. FW: Bukan begitu, ya supaya tahu perkembangan saja. YUDHA TEGES PRITA SORAYA Tempat/Tgl lahir: Jakarta, 26 Juli 1971 Agama: Islam Pendidikan: Lembaga Bahasa Cina Singapura Sastra Cina UI (DO) Fanny hanya tersenyum sambil menikmati daging sapi import dari New Zealand yang sejak tadi dibo- lak-balik agar tidak terlalu matang. UF: Wah aku mau tugas ke luar kota minggu depan. FW: Pisah lagi dong sama anak-istri. Berapa lama pak? UF: Cuma seminggu sih, tapi aku Universitas Sahid Jurusan Humas Tinggi/Berat: 169/55 Ukuran celana/sepatu: 29/39 Parfum: Reality Makanan Kesukaan: Masakan HRC dan India Pengarang Favorit: Mario Puzo dan Dien Arkoun. Alamat Rumah: JI Teuku Umar 32 Jakarta. Alamat Kantor: Podium 2nd Floor Sarinah Building, JI MH Thamrin Jakarta. UF: Ya kan sebelumnya bisa dideteksi. Perhatikan bahasa tubuhnya juga kultur dan basic psycologynya. Kamu juga musti pakai kalimat sederhana. Ketiganya kembali sibuk dengan menunya masing-masing. Argo yang telah selesai menyantap hida- ngannya kemudian berdiri mengam- bil semangka di tengah ruangan yang sudah semakin sepi. Jarum jam sudah menunjukkan pukul 14.00 WIB, satu-persatu pengunjung yang kebanyakan para pegawai perkantor- an meninggalkan tempatnya. "Wak- tu istirahat kami sampai jam dua saja, setelah itu harus kembali me- nyelesaikan tugas-tugas," ujar Ubae- dy sambil tersenyum. ewi/lan FOTO-FOTO EWI pengunjung nya ia kelahiran Pulau Dewata? Hard Rock Cafe Usianya baru 25 tahun. Tampil energik, bersahabat. Kata-kata yang pun banyak keluar dari bibirnya meluncur teratur, bertanya. tak terkesan tersendat sepatah kata pun, seperti irama tari Bali di kota Renang Bareng Ikan Paus TEGESPRITA SORAYA 'The Pirate' dari Hard Rock Cafe Selain "mata satu"-nya, ada lagi yang nyeleneh berkecamuk dalam diri seorang Teges Prita Soraya, man- ager humas Hard Rock Cafe. Dara yang sering nekat ini ingin berenang bareng ikan paus di perairan Australia. "Bener deh. Saya pingin banget berenang dengan ikan di Australia!" ujar gadis yang mengaku punya pacar di AS ini. Memangnya nggak takut dimakan? "Th, ikan paus kan nggak makan manusia," protesnya. paus "S epulang dari Bali, mata saya sakit," Teges yang dikagumi kakeknya. ungkap Teges. Hlo apakah di Bali Nama Teges memang dari sang sedang berjangkit virus penyakit kakek yang sangat mengagumi kota mata, setelah isu penyakit kolera? itu. "Waktu ibu saya mengandung, Beberapa "Bukan, bukan Bali yang menyebab- kakek saya mengantar temannya ke minggu lalu kan mata saya merah. Tapi karena Bali. Di sana ada suatu tempat nama- Bungy Jumping." Tepatnya, karena nya Teges. Konon daerah itu bagus penampilannya perubahan tekanan udara yang men- banget, ya tempatnya, pemandang- seperti bajak dadak. Dari ketinggian puluhan me- annya, juga penari-penarinya. Po- laut. Syaraf ter musti 'mendarat' tepat beberapa koknya segala sesuatunya indah ba- mata kirinya meter di atas tanah hanya dalam wak- nget," ungkap Teges. "Nah terus ka- tu kurang dari 10 detik. "Tapi seka- kek saya bilang, kalau cucunya lahir, sakit, sehingga rang udah baikan koq. Lihat aja, ng- nggak peduli cewek atau cowok ha- musti ditutup, gak merah lagi kan?" ucap Teges sam- rus dinamain Teges. Ya begitulah ri- agar tak bil melebarkan mata kirinya. wayat nama saya," lanjutnya. Ooh... PR Manager Hard Rock Cafe ini tampak merah sangat mencintai Bali. Malahan, ia membara. Para akan bela mati-matian Bali. Memang- APPOINTMENTS Duo Piano Linny & Iswargia DUA piano sebagai me- dia komposisi telah dike- nal sejak sebelum piano ditemukan (dalam bentuk dua cembalo). Namun genre ini baru populer pada pertengahan abad XIX, dan memuncak di abad XX. Banyak karya besar abad ini yang di- ciptakan untuk dua pi- Selain ngidam berenang bersama ikan paus', Teges pun suka olahraga yang menantang keberaniannya. Scuba diving dan bungy jumping menjadi pilihannya. ano, seperti Debussy, Bartok, Stravinsky, Messiaen, Boulez dan Ligeti. Dalam resital kali ini Linny Sugianto dan Iswargia Sudarno menggali keaneka-ragaman karya Reich dan Britten plus komponis muda Indonesia Haryo Suyoto, PAMERAN LUKISAN Macan Menerkam Tiket Rp 20.000. Gedung Kesenian Jakarta, tel: 3808283, 3441892 Mawar di Executive Club P menge- enat seharian bekerja tak musti meng mendiskusikan setiap lukisan. Sesekali bila gelontornya dengan minum-minum di tertarik pada satu lukisan, mereka membu- cafe dan bar. Sesekali pandangilah je- ka-buka kartu judul untuk menilik harga. jeran lukisan, seperti yang berada di Executive Harga yang dipampang lima pelukis itu ber- Club, Jakarta Hilton International sampai de- kisar antara Rp 1,5 juta hingga Rp 9 juta. ngan 16 November nanti. Anda akan dian- "Wah, Rp 5,5 juta," ujar seorang ibu tarkan pada suasana alam di mana hampa- nai harga lukisan alam dan kijang. ran dinding dipenuhi sekitar 50 lukisan sat- Sepasang suami-istri sibuk mengamati lu- wa dan tetumbuhan. kisan singa dan harimau, tanpa memperhati- kan yang lain. "Yang itu Rp 5 juta, yang ini Rp 5 juta. Kalau harganya sama, pilih yang di sana saja. Kan pas dipasang di ruang te- ngah," ujar si ibu menunjuk lukisan macan karya BM Wibowo. niken larasati SELASA, 12 NOVEMBER 1996 makan Menurut Teges sendiri, ia punya otot karena rajin berolahraga. Paling tak seminggu 2 kali, Teges menjamah Sejak kecil ia sangat menyukai laut. Bahkan saat roller blade alias in line skate. Hobi yang pun sering masih mengenakan busana renang. satu ini sudah sejak tahun 1993 ia ge- Begitu kering, ia akan nyebur lagi dan berlama-lama di luti. Padahal awalnya ia mengaku ke- air. Rupanya, kecintaannya pada laut itu, membuatnya sal dan sempat frustrasi karena berka- li-kali mencoba ternyata nggak bisa- bisa. Ketertarikannya juga dipengaru- hi oleh pacarnya. "la bilang kalau su- dah membeli peralatan roller blade. Gue langsung aja ikutan beli," cetusnya. jatuh cinta dan kecanduan olah raga diving. Bali dan Flores adalah dua tempat yang sering didolaninya untuk menjajal kekuatan adrenalinnya. Bagi Teges, olah raga scuba diving mempunyai makna tersendiri. Ketika berada di dasar laut, akunya, ia merasa seperti di dunia lain. Dunia yang sama sekali berbeda de- ngan yang biasa ia temui ketika berada di tengah-tengah keramaian dan bisingnya kota. Ia tidak merasa takut atau pun was-was, karena ia bisa merasakan betapa besar kuasa Tuhan. "Bener aja. Tanya saja pada mereka yang se ring naik gunung, apa perasaannya ketika itu," kilahnya. Maaf. Teges mengaku sudah pu- nya pacar serius. Katanya, mereka sa- ling mencintai. Sampai-sampai pacar- nya yang ngendon di Amerika itu be- rani menyebutnya 'Buto' alias raksasa. "Orang Jawa jarang yang segede kamu," tiru Teges. Padahal dengan. tinggi 169 cm, berat tubuhnya yang 55 kg relatif pas. Hanya saja, raganya memang terlihat 'berisi', tidak lembek. 5 Sepulangnya dari Singapura, Te- ges men-DO-kan dirinya dari UI. Pa- dahal waktu diterima sebagai maha- siswa UI, Teges sampai selamatan 7 hari berturut-turut. "Nggak taunya, nggak selesai. Habis skripsinya su- sahnya minta ampun," aku Teges. Menjadi eksekutif PR telah menjadi pilihan hidupnya. Bahkan ia memulai karirnya sebagai PR sejak usia 18 tahun, ketika ia bergabung sebagai staf Dalam hidupnya, ia juga meng- PR pada PT Ampuh Persona Progre- goreskan kenekatan saat meninggal- sif, sebuah perusahaan marketing. Pe- kan kuliahnya di UI yang hampir kerjaan yang digelutinya itu mengan- rampung. Saat itu, tahun 1993, Teges tarkannya menjadi host salah satu pro- memutuskan pergi ke Singapura gu- gam acara olah raga RCTI kerja bareng na membekali dirinya dengan penge- Ary Sudarsono. Pekerjaan itu ia tekuni tahuan tentang dunia kehumasan. Ia sampai 1992. Dan tepat pada ultahnya meninggalkan Sastra Cina UI serta ke 24, 26 Juli 1995, Teges bergabung pekerjaannya sebagai PRO sebuah dengan HRC. emka/dewi 'Raksasa' Pecandu Roller Blade Setelah belajar selama kurang le- bih 1 bulan, Teges akhinya terbiasa dan tak perlu jatuh-jatuh lagi. Sejak itu, Teges selalu ber-roller blade ria di depan rumahnya. Kok nggak ke Se- nayan? "Ah sama aja. Lagian, nggak emka/dewi tahan macetnya," kilah Teges. perusahaan swasta ketika itu. Teges mengambil program Bahasa Cina di Lembaga Bahasa Cina Singapura selama 1 tahun. Selain mendapat kenikmatan khas, akunya, olah raga ini berpengaruh po- sitif untuk menjaga kebugaran tubuh. "Mirip jogging," tambah Teges. Tubuh tetap singset, sehat dan berisi. "Lihat saja sendiri," tantangnya sambil mem- betulkan celana komprangnya. emka Berangkat dari kesamaan tema flora dan fauna, lima pelukis yang tergabung dalam Batavia 5 mengadakan pameran bertema Flo- na Artistika di hotel berbintang lima yang di buka Wagub DKI Jakarta Bidang Kesra RS Museno, Rabu malam (6/11). Tampak hadir T, pe- Lukisan karya Robby L pengamat seni rupa Agus Dermawan , P Hardi yang Temporer, Haryanto yang Pengasih Hewan lukis Sambodja, pelukis asli Betawi Sarnadi Adam, Yuriah Tanzil, dan pecinta satwa P Schmutzer. Sebagian dari hasil penjualan Menurut Agus Dermawan T, Flona Artis- tidak diperhatikannya, karena baginya bu- tentang kecantikan bumi tersebut. Untuk disumbangkan pada Yayasan Thalasaemia tika merupakan nyanyian bersama tentang nga dan segala flora lainnya bersifat semen- itu, 10 anjing, aneka ikan, dan bahkan bu- oleh Batavia 5 (BM Wibowo, H Hardi, Har- lagu pujian terhadap alam. Tiap personel tara, temporer. Berkembang dan kemudian rung emprit yang tercantik di dunia dipeliha- yanto, Lim Hui Yung, dan Robby L) melalui pasti punya penjiwaan, karakter, dan am- mati. Toh orang tetap dapat menyaksikan ranya demi memperkaya pandangannya. Wagub Bidang Kesra di Balaikota. bitus berbeda ketika harus menghayati nada dan syair lagu. Maklum ia memang pengurus Asosiasi Ken- nel Indonesia (AKSI). ●BM WIBOWO: Dokter gigi kelahiran Yogyakarta, 4 September 1934 ini senang me- obyek luar biasa. Estetika satwa selalu diton- jolkannya. kekayaan pilihan warna yang harmonis. Saat mengelilingi arena pameran, Muse- Karya pelukis yang belajar di Jan van Eyck LIM HUI YUNG: Kekuatan Ayung, no tidak henti-hentinya menanyakan ide Academis Maastricht atas beasiswa CRM Ne- dan menilai makna lukisan. Satu per satu, derland ini telah dikoleksi lembaga seperti panggilan akrabnya, adalah daya ingat mere- detil diperhatikannya betul. Ketika berhenti ngembangkan tingkah laku satwa. Pernah TIM, LBH, Bank BNI Jakarta, hingga PT Coca kam obyek, penuangan detil, dan ekspresi pada lukisan burung buas, Museno mena- menjadi guru menggambar sebuah SMA di Cola. Tidak kurang nyakan jenisnya. "Ini simbol kekuatan di Surabaya, ilustrator, dan karikaturis Harian Mbak Tutut, Bam- Amerika. Tapi di Indonesia jenis ini tidak Java Post dan Majalah Star Weekly. Sejak pen- bang Riyadi Sugo- ada, Pak," sahut Kamil Oesman, Ketua Per- siun dari Depkes, dia aktif kembali melukis. mo, Surjadi Soedir- himpunan Burung Indonesia yang ikut ha- ● HARDI: dja, sampai BJ Habi- dir. "Hampir mirip dengan Mat Bondol, ya?" Ayah tiga kata Museno yang juga Ketua Pelaksana PB anak yang PON XIV ini. Ada pula disisipkan lukisan lahir di Blitar, non-flona Penari Betawi karya H Hardi 26 Mei 1951 ini berukuran 70 x 90 cm senilai Rp 7,5 juta, Mu- memiliki visi seno sempat terpaku lama mengamati nuan- penekanan sa warna cerahnya. goresan pada bie mengoleksi sa- puan kuasnya. • HARYANTO: Pecinta hewan ini kelahiran Jakarta, 30 Bulan September 1996 lalu, pameran tunggal pria yang lahir di Jakarta, 5 Juli 1962 di tempat yang sama menghasilkan 3 kan- dang monyet dan 1 perbaikan kandang bagi konservasi fauna Kebun Binatang Ragunan. ROBBY L: Bunga menjadi fokus ob- yeknya meski tidak menutup kemungkinan juga menyimak satwa. Rutin berpameran sejak 1981, pria kelahiran Jakarta, 27 Januari 1961 ini. Lukisannya lahir melalui proses me- rekam bentuk tanpa ada perubahan. ■ ken Januari 1947. Ling- Beberapa wanita usia sebaya tampak bentuk. Detil kungan menjadi il- lukisannya ham FOTO-FOTO REPRO
