Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-02-13
Halaman: 02

Konten


KOMUNITAS Ditutup 23 Tempat METRO Hiburan di Jakarta Korid bu kota Pengasong Belum Aktif di Bandara CENGKARENG Para pedagang asongan (pengasong) yang sering terlihat beroperasi secara sembunyi-sembunyi di lingkungan bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Rabu (12/ 2) belum tampak di terminal I dan II. Para pengasong di dalam terminal umumnya menjajakan | dagangan kepada para penumpang pesawat atau penjemput. | - Barang-barang yang mereka dagangkan mulai dari minyak I wangi, lipstick, bahan celana dan ikat pinggang hingga obat | kuat berupa (maaf) alat kelamin jantan buaya yang konon | diperolehnya dari pedalaman Irian jaya. Bahkan adapula permainan keterampilan menggambar untuk anak-anak yang masih duduk di taman kanak-kanak. | "Payah, di terminal masih sepi," tutur seorang pedagang | kain. Di pool pengendapan yang merupakan tempat parkir | taksi bandara, pengasong juga kosong. Bagi para pengemudi di pool pengendapan itu, kesulitan bukan hanya dalam mencari 1 | makanan murah, tetapi juga mencari tenaga untuk mencuci | mobil. "Taksi saya beberapa hari ini jarang dicuci. Soalnya, anak- anak yang biasa cuci mobil belum pada kelihatan," kata seorang sopir taksi Tiffani kepada BY. (sul) Zakat Fitrah Terkumpul 312 Ton JAKARTA PUSAT Ketua Badan Pembina Rohani 1 (Bapinroh) Pemda DKI Jakarta Drs H ME Sya'roni mengata- kan, zakat fitrah karyawan Pemda DKI jakarta tahun 1997 terkumpul sebanyak 315 ton. Jumlah itu telah didistribusikan I kepada mustahik di lima wilayah DKI Jakarta pekan lalu. | "Pengumpulan sebesar itu sebenarnya belum optimal, masih banyak potensi yang bisa diharapkan bagi peningkatan pengumpulan zakat di tahun yang akan datang," kata H ME | Sya'roni kepada BY dikantornya, Rabu (12/2). 1 Dijelaskan, diperkirakan baru sekitar 7.000 orang karyawan | Pemda DKI Jakarta dan 48 perusahaan (daerah/swasta) saja yang berzakat fitrah lewat Bapinroh. "Padahal pengumpulan di | Bapinroh diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan | | dasar sebagian karyawan yang belum mampu," ujarnya. (zis) | | Safari Syawal Menag H Tarmizi Taher JAKARTA PUSAT- Menteri Agama H Tarmizi Taher dan pejabat eselon I Departeman Agama akan melakukan "Safari Syawar berkaitan dengan Idul Fitri 1417 H. Acara kunjungan | silaturahmi dimulai hari ini hingga tanggal 15 Pebruari menda- | tang. Daerah yang dikunjungi antara lain Banda Aceh, Medan, Jambi, Malang dan Solo. Direncanakan, beberapa pejabat yang ikut dalam | kunjungan silaturahmi itu antara lain: Sekjen Depag Prof Dr | Chatib Quzwein, Dirjen BIUH HA Gozali, Dirjen Binbaga Islam | Dr Malik Fadjar, Irjen Depag HE Sukarya, Kabiro Hukum dan Humas Muchtar Zarkasyi SH, dan segenap wartawan. (zis) KIF Faksimili Shalat Ied di Kalibata Mall: "Siapa yang Berdosa?" KETIKA saya dan teman saya yang stringer di majalah Medika menanti shalat Idhul Fitri di halaman Kalibata Mall, terlihat seorang lelaki didampingi seorang panitia menuju syaf depan dan berdiri tepat depan mimbar. Saya yakin, "orang itu khatib." Namun, tiba-tiba saya tersentak "Lho, kok langsung shalat sunnah?" Saya pun berbisik kepada teman saya: "Orang itu shalat sunnah apa? Bukankah di lapangan terbuka tak ada shalat tahiyatul- masjid?" Dan akhirnya, kami sepakat untuk segera pindah mencari lokasi shalat sebelum terjebak pada khatib yang tak mengerti soal aturan shalat. | Hanya disebabkan kami berada di bagian tengah, akhirnya kami memilih tetap di tempat. Lagipula, waktu yang mepet tak memungkin- kan lagi untuk mencari tempat shalat led. Apa yang saya curigai terbukti. Orang itu ternyata bertindak se- bagai imam dan juga khatib, ketika rakaat kedua, hanya melakukan satu kali takbir. Bukan lima kali. Beberapa orang di bagian belakang saya, berteriak: "Subhanallah." Tapi di sekitar imam, tak ada suara. Dan imam terus saja membaca Al-Fatihah Setelah shalat led, saya merasa berdosa sebab sebelumnya sudah saya sadari bahwa bakal ada kesalahan besar yang terjadi. Rasanya saya ingin protes agar shalat led diulang. Tapi tak tahu caranya. Ja- dilah, saya mengikuti khotbah dari khatib yang hingga akhir cera- mahnya tak satu pun menyinggung soal minta pengampunan kepada Allah SWT. Kini, saya masih penasaran. Sah atau tidakkah shalat led saya di Kalibata Mall? Dan siapa yang menanggung dosa jika saya tahu bahwa sebelum shalat, saya melihat imam membuat kesalahan melakukan shalat sunnah yang tak jelas? Atau saya yang salah? Asdar Muis Jl Rawajati Timur, RT 05/01 Rawajati, Jakarta Selatan RUBRIK Faksimili terbuka bagi pembaca Berita Yudha. Saran, keluhan, kritik, atau apalah... harap diketik dengan dua spasi atau ditulis rapi dan jelas. Kirimkanlah melalul pos ke Redaksi Berita Yudha Ji Rawa Jadi Timur, Komplek Kall Bata Indah Blok K 9-11. Jika melalui faksimili silakan hubungi (021) 7946993. Jangan lupa lengkapilah dengan identitas resmi. ■ Terbanyak Diskotek 3.706 Kemasan Miras Disita Jakarta, BY Sebanyak 23 tempat hiburan di Jakarta, saat ini ditutup sementara oleh Kantor Keamanan dan Ketertiban (Tramtib) DKI Jakarta karena selama Ramadhan melanggar jam batas operasi. Selain itu, Kantor Tramtib juga menyita dan memusnahkan 3.706 kemasan minuman keras. Demikian diungkapkan Ke- kan hasil operasi terhadap 433 pala Seksi Ketertiban Hiburan tempat hiburan, yang dilakukan Pemda DKI, Toha Reno, Rabu sejak awal Ramadhan hing- (12/2). ga 31 Januari 1997. Sesuai Instruksi Gubernur No 501 tahun 1996, jam operasi Klab malam dan diskotek dari pukul 20.00-02.00 Wib. ●Panti pijat, mandi uap, klinik kesegaran jasmani pukul 19.00 23.00 WIB. "Dari 23 tempat hiburan itu, paling banyak berkategori disko- tek (9 buah)," ujar Toha. Menurut- nya, sebagian besar lokasi tempat hiburan itu berada di Jakarta Barat termasuk Mangga Besar. Tempat- tempat Hiburan yang ditutup seperti : ● Atlanta ● Pujasera di pusat hiburan ma- lam Mangga Besar Exotic di dekat RS Husada Diskotek Stardust di Hotel Ja- yakarta. Diskotek itu rata-rata kedapa- tan buka hingga pukul 03.00 Wib atau lebih. Selain itu, ditutup pula 5 bar, 2 karaoke, 1 pub, 1 amusement, 3 musik hidup dan 2 restoran. S- ementara itu, 8 tempat hiburan mendapat peringatan keras yang terdiri dari 7 diskotek dan sebu- ah restoran. Toha tidak merinci nama dan lokasi tempat hiburan yang Namun menurut Toha, kepu- mendapat peringatan keras itu. tusan penutupan itu berdasar- Jakarta Barat, BY Pemasangan sambungan jaringan telepon untuk 61 Pusat Kesehatan Masyarakat (Pus- kesmas) kelurahan di Jakarta Barat (Jakbar) akan mendapatkan prioritas. Demikian dikatakan Kepala Kandatelkom Jakbar, Kiskenda Suryaharjo, kepada BY, Rabu (12/2) menanggapi kenyataan 61 dari 63 Puskesmas di Jakbar, ternyata belum dilengka- pi telepon. Prioritas, SST di Puskesmas Kelurahan lanjutnya, ada kemungkinan 'mandeg' di Ser- vice Point. Selain itu, pihaknya juga belum me- ngetahui, apakah permohonan tersebut diaju- kan secara kolektif untuk 61 Puskesmas kelura- han atau satu-persatu. "Tentu, pemasangan saluran telepon di Pus- kesmas itu akan kami utamakan, karena me- nyangkut kelancaran kerja dan pelayanan," katanya. Sita 3.706 Kemasan Miras Selain menutup tempat hibu- ran, Kantor Trambtib Pemda Ja- karta juga melakukan operasi dan pemusnahan minuman keras selama Ramadhan 1417 H. Menurut Toha, prioritas operasi adalah toko-toko kaki-5 yang rawan kriminalitas, di seputar sekolah dan tempat ibadah. ● Musik hidup/kesenian tradi- sional pukul 20.00 - 24.00 Wib. Bar, pub, kedai kopi dan kara- oke dari 20.00-24.00 WIB. Permainan bola tangkas dari pukul 10.00 WIB - 24.00 WIB. Khusus untuk Stardust, pe- langgaran kali ini adalah yang kedua dalam setahun ini. Rama- dhan tahun lalu, tempat hiburan ini ditutup karena kedapatan sebagai ajang transaksi ekstasi. Sejumlah 3.706 kemasan mi- numan keras disita dan dimus- nahkan 6 Februari 1996. Terdiri dari 1.998 botol dan 1.608 kema- san kaleng. Menurut Toha hasil itu, kadar alkohol minuman keras itu antara 5- 20 persen. Menurut Toha, jika sebuah tempat hiburan berturut-turut melanggar ketentuan akan bisa masuk ke dalam daftar hitam. "Minuman berkadar alkohol itu umumnya produksi dalam negeri," ujarnya. Bentuknya seperti anggur atau arak yang sering dijual di pinggir jalan dan berkadar alkohol 17 persen. Menurut Toha, peredaran jenis Penutupan tempat-tempat hiburan di atas dilakukan sam- pai pemiliknya membuat per- minuman keras ini memang akan mengulangi perbuatannya. nya, penyebaran produk ini nyatan tertulis dan berjanji tidak agak sulit terkontrol. Masalah- "Kita memang tidak mempu- cukup luas. (fan) Sebagaimana dikatakan Kasudin Kesehatan Jakbar, Zulrasdi Djairas, beberapa waktu lalu, permohonan pemasangan sambungan jaringan telepon untuk Puskesmas-puskesmas telah diaju- kan beberapa bulan lalu. Tetapi, ketika dikonfir- masikan kepada pihak Kandatelkom Jakbar, ternyata belum mengetahui permohonan itu. nyai kewenangan menindak me reka. Kita juga memperhatikan na- sib karyawannya," ujar Toha. Menurut Toha pelanggaran yang dilakukan oleh pengusaha tempat hiburan lebih sering aki- bat desakan pengunjung. Masa- lahnya, jika permintaan perpan- jangan waktu tidak dipenuhi pengunjung akan menimbulkan keonaran. Pengelola tempat hiburan akan mendapat kesulitan jika yang mengancam adalah "orang tertentu." Untuk itu, Toha meng- anjurkan segera menghubungi petugas seperti polisi, Garnisun atau pihak berwenang lainnya begitu pengelola menghadapi masalah di atas. Rumah-rumah yang di Ke- lapa Gading terbakar sekitar pukul 03.30 Wib itu berdiri di atas lahan seluas 100 x 100 m, milik PT Pembangunan Jaya. Daerah itu terletak persis di sebelah lokasi kebakaran yang terjadi Minggu (9/2). Dalam 2 kebakaran berbeda hari itu, tidak ada korban jiwa, tetapi 2.000 warga yang sebagian besar berasal dari Madura, kehi- langan tempat. Mereka ditam- pung di tempat penampungan yang disediakan oleh Kodim Jakarta Utara. Amukan jago merah itu membakar pula 6 bajaj dan 3 sepeda motor warga, yang seba- gian besar bekerja sebagai pemu- lung. Kerugian diperkirakan mencapai 1 miliar rupiah. Api dapat dipadamkan seki- tar pukul 06.30 Wib atau 3 jam setelah berkorbar, setelah dida- tangkan 7 unit mobil DPK. Sam- pai kini, asal api masih masih belum jelas. Menurut Kepala Seksi DPK Pemda Jakarta Utara, Hasan Anum asal api diduga dari kompor yang meledak. "Api diduga berasal dari kom- por yang meledak langsung me- nyambar bangunan yang dibuat dari triplek. Dengan demikian api cepat sekali membesar," ujarnya. "Kami mempunyai kebijakan khusus untuk kepentingan masyarakat asalkan lengkap informasinya," ungkap Kiskenda. Untuk ke- pentingan itu, kemarin, oleh Kandatelkom Jak- bar diturunkan tim terdiri dari 6 orang untuk mencek lokasi. "Sejauh ini kami belum tahu kemana per- "Apabila sangat mendesak, kami akan me- mohonan itu ditujukan," kata Kiskenda. Apa- masang telepon dengan menggunakan sistem bila permohonan tersebut sudah diajukan, radio," jelas Kiskenda. (ikh) "Kami belum tahu lokasinya dan apakah sudah atau belum memiliki jaringan sambung- an," katanya. Juga masalah pembiayaannya. apakah pemasangan biasa dengan beban biaya atau gratis. Kendati demikian, untuk kelancaran kerja, walaupun di lokasi yang dimaksud belum ter- dapat jaringan sambungan telepon, pihak Kan- datelkom Jakbar akan mengupayakan pemasa- ngan telepon dengan sistem radio. Kompor Meledak dan Korsluiting, 700 Rumah Terbakar Jakarta Utara, BY Sebanyak 700 rumah yang sebagian besar ditingal mudik pemiliknya hangus terbakar akibat mesin diesel konsluiting dari rumah Koh Liang (50) yang kompornya meledak. dan kompor meledak. Dua kebakaran itu terjadi di Jakarta Utara, masing-masing di Pe- ra, H Suprawito kemarin pagi gangsaan II Rt 02 Rw 03, Jalan meninjau lokasi kebakaran dan Kelapa Nias Timur Raya, Kelapa penampungan guna memberi- Sekitar pukul 12.30 api baru Gading Rabu (12/2) membakar kan bantuan makanan. Semen- dapat dipadamkan setelah enam 400 rumah. Sehari sebelumnya tara itu sebelumnya, Selasa (11/ unit mobil DPK datang. (kus) 300 rumah terbakar di Kampung Tengkis Rt 01 Rw 07, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan. KEBAKARAN SELAMA LEBARAN SEDIKITNYA tercatat 5 kebakaran sejak hari kedua hingga H +2 Idul Fitri. Tiga kebakaran besar menghabiskan kawasan kumuh di Jakarta Utara. Demikian catatan yang ada pada Kantor Keamanan dan Ketertiban (Tramtib) Pemda DKI Jakarta, Rabu (12/2). ✓ Tanggal 10 Februari 1997, pukul 20.45-01.00 Wib kebaka- ran menghanguskan 110 rumah di atas lahan seluas 5.000 meter persegi yang dihuni 480 jiwa yang berada di Kelurahan Sunter Agung, Kawasan yang terbakar itu melingkupi Rt 017, 018 dan 020, Rw 001 di Jl Martadinata, Penyebab kebakaran korsluiting listrik namun tidak ditemukan korban jiwa. Tanggal 11 Februari 1997, pukul 11.20-14.30 Wib, kebaka- ran di Rt 001/07 Kelurahan Ancol Kecamatan Pademangan. Sebanyak 250 gubuk liar di atas lahan 500 meter persegi, di- huni 2.000 jiwa. Lokasinya masih berada di sisi Jalan Marta- dinata. Penyebab kebakaran adalah kompor minyak yang meledak. Kerugian ditaksir Rp 750 juta, namun tidak ada korban jiwa. ✓ Tanggal 11 Februari kebakaran lain menimpa kantin SMAN 27 Jl Mardani Raya, Johar Baru, Jakarta Pusat dan satu ru- mah tinggal di Taman Sari, Jakarta Barat. Kebakaran di SMAN 27 diakibatkan hubungan pendek listrik. ✓ Tanggal 12 Februari, pukul 03.00 - 05.30 Wib kebakaran di Jalan Kelapa Nias Timur Raya Rt 002/03, Kelurahan Pegang- saan Dua, Kecamatan Kelapa Gading. Sekitar 300 rumah yang dihuni 2.000 jiwa, di atas 10.000 meter persegi hangus. Selain rumah, tercatat juga 6 bajaj dan 2 sepeda motor. Pe- nyebab, kompor minyak yang meledak, namun tak ada kor- ban jiwa. Kerugian belum terinci. Hari ketiga setelah lebaran, hampir semua perkantoran sepi, tetapi tidak dengan pusat pelayanan. Loket pembayaran telpon di Kantor Pos Besar Pasar Baru Jakarta Pusat, kemarin sudah mulai ramai. Para calon pembayar telepon terlihat sudah mulai antre (atas). Gambar diambil kemarin. Begitu pula suasana di Terminal Kampung Rambutan, arus balik Tanggal 12 Februari kebakaran rumah milik Ibu Sri yang mu- dik. Penyebabnya korsluiting listrik dengan kerugian harta Rp 7 juta, namun tak ada korban jiwa. (fan) sudah mulai meningkat (gambar diambil, Rabu (12/2) pukul 15.00). Pengamatan BY pada hari Rabu (12/2), jalan yang biasanya padat seperti Jalan Merdeka, Thamrin, Gatot Subroto, Sudir- man, Senayan, Kuningan masih amat lan- car. Bus, Metromini, Mikrolet, atau Kopaja banyak terlihat kosong. Suasana sepi juga masih terasa di per- kantoran yang berderet di sepanjang puta- ran Monas, Jl Thamrin, Gatot Subroto, Su- dirman hingga Kuningan. Ratusan mobil yang biasanya memadati halaman parkir perkantoran, kini nyaris kosong. Bahkan pintu beberapa kantor masih ada yang terkunci, seperti di ruang balai wartawan ANIT DAS Umat Katolik Masuki Masa Puasa 40 Hari Jakarta Masih Lengang, Pemudik Mulai Tiba Jakarta, BY Departemen Penerangan. Meski lebaran sudah lewat tiga hari, namun Jakarta masih terasa le- ngang. Perkantoran, toko-toko masih ba- nyak tutup, tetapi arus balik di Terminal Pulogadung sudah mulai tampak sejak Selasa (11/2). tiba di Jakarta pada Selasa sebanyak Berbeda dengan buruh bangunan, tam- 118.820 orang. Jumlah pendatang baru di pak tidak tergoda untuk berlibur. Seperti Jakarta setelah lebaran diperkirakan terjadi di depan Depdagri, beberapa buruh sebanyak 300 ribu orang. tampak masih semangat memperbaiki trotoar jalan. Jumlah warga Jakarta yang mudik mu- lai 2-8 Februari 1997 sebanyak 3.059.576 orang, dan 1,67 juta orang di antaranya "pulang kampung" dengan menggunakan kendaraan pribadi, serta 835 ribu dengan bus. Jakarta, BY Namun menurut beberapa 2) sekitar pukul 11.15 api mem- warga, sumber api diduga bera- bakar 300 rumah yang terletak sal dari mesin diesel yang kons- di Kampung Tengkis Rt 01 Rw luiting. Supar salah seorang 07, Kelurahan Ancol, Kecama- warga yang rumahnya ikut ter- tan Pademangan, Jakarta Utara. ngerang-Bekasi Jabotabek), mulai | Umat Katolik se bakar mengatakan demikian. Asal api menurut sumber Walikota Madya Jakarta Uta- Polsek di Pademangan berasal Rabu (12/2) kemarin memasuki masa Lama, minimnya persediaan bahan maka- masih dalam batas kewajaran. Misalnya, Pra-Paskah yang ditandai pelaburan abu-salib di dahi dalam upacara khu- nan di pasar-pasar, disebabkan banyaknya sus "Hari Rabu Abu" di berbagai gere- pedagang dan pemasok yang mudik. Sehi- ngga barang-barang yang dijual sekarang merupakan barang persediaan lama. di kawasan itu. cabe merah yang biasanya Rp 5 ribu, naik menjadi Rp 6 ribu per kilo, kelapa seharga Rp 500-600 naik menjadi Rp 800-1.000 per biji, dan telur ayam negeri seharga Rp 2.600 naik menjadi Rp 3.000-3.200 per kilo. Santap Mi Instan "Susah sekali cari sayuran yang masih segar. Apalagi ikan air tawar, hampir- hampir nggak ada," keluhnya. "Itu semua harus terwujud dalam perbaikan sikap dan prilaku hidup kita. Ini mencakup kehidupan pribadi, kehidupan keagamaan di lingkungan gereja, maupun kehidupan biasa seha- ri-hari sebagai pribadi, sebagai keluar- ga, maupun hidup dan berkarya seba- | gai warga masyarakat. Sebagai arah Masa Pra-Paskah tahun ini, para uskup ketiga wilayah itu telah menetapkan tema "Menjadi | Manusia Baru dalam Kristus yang Berpusat pada Ekaristi." Tema terse- but dirangkai dalam apa yang disebut Aksi Puasa Pembangunan, APP. (ida/ad) "Kalau saya libur, sama artinya dengan nggak makan," kata Asep seorang buruh asal Sumedang saat ditanya kenapa diri- nya tidak tergoda untuk tetap libur lebaran. INFO MASA PRAPASKAH 12 Pebruari-28 Maret 1997 Ibadat Jalan Salib di berbagai gereja, Setiap Jumat pukul 17.00 WIB & 19.00 WIB DODI GOLKAR DKI JAKARTA WERUCAPKAN SELAMAT PERJALANAN DAN KEMBALI KEJAKARTA Sementara itu pemudik mulai berdata- ngan. Di Terminal Pulogadung tercatat pada Selasa (11/2) tiba sebanyak 56.658 or- ang pemudik. Rabu mulai pukul 08.00- 14.00 Wib sebanyak 11.540 orang. Sedang pemudik yang tiba di Kampung Rambutan kemarin mulai pukul 08.00-14.00 Wib sebanyak 14.678 orang yang diangkut dengan 358 unit bus. KAMIS, 13 FEBRUARI 1997 2 YITNO/ARIES Menurut Kepala Dinas Kependudukan DKI H Sumarto, pihaknya sudah meng- imbau para pemudik untuk tidak Berdasarkan keterangan dari Posko membawa famili atau teman ketika balik Lebaran DKI 1997, jumlah pemudik yang ke Jakarta. (nan/ant) Jumlah pemudik tahun 1997 menga- lami penurunan sebanyak 175.339 orang jika dibanding tahun 1996. Penurunan pe- mudik itu diperkirakan akibat keputusan penduduk Jakarta untuk pulang kampung sejak awal puasa. Ibu-Ibu Mengeluh, Sayur dan Ikan Masih Langka Jakarta Selatan, BY Hari ke tiga seusai lebaran (12/2), sejum- lah ibu rumahtangga di Jakarta Selatan me- | ngeluhkan akan kelangkaan bahan maka- nan, terutama sayuran dan ikan air tawar. Menurut Ny Roza, warga Kebayoran "Dengan abu, kita tandai masa pen- tobatan, masa khusus pembaharuan diri sesuai panggilan hidup sebagai murid-murid Yesus," demikian Surat Gembala Pra-Paskah yang ditandata- ngani bersama Mgr A Djajasiswaja Pr | (Uskup Bandung), Mgr Michael C Ang kur, OFM (Uskup Bogor), dan Julius Kardinal Darmaatmadja SJ (Uskup Agung Jakarta). Menurut pemantauan kemarin, warung Ibu rumahtangga yang berusaha maka- nasi yang buka saat makan siang, ramai nan katering ini juga terpaksa menutup se- 'diserbu' pembeli. Seperti warung nasi di mentara usahanya. Menurutnya, daripada perempatan Kalilbata-Pengadegan. Kesem- pelanggan diberi makanan yang bahannya patan langkanya warung nasi yang buka itu kurang baik, mendingan tidak berjualan dimanfaatkan Uni Emi, pemilik warung Padang itu. "Lumayan, hasilnya buat mu- dik ke Padang nanti," ujarnya. | sama sekali. Meskipun banyak permintaan | dari para pelanggan, yang umumnya tetang- ganya sendiri. | Namun orang (yang tidak masak sendiri) Ny Arief, ibu rumahtangga dari Tebet, yang tinggal jauh dari warung nasi terpaksa melontarkan hal senada. Menurutnya, tak memilih mi instan sebagai santapan siang- | hanya di pasar tradisional, di pasar swala- nya. Seperti dilakukan Dayat dkk, yang kost Dalam Surat Gembala Pra-Paskah dibacakan di berbagai gereja pa- yang roki se Jabotabek itu, ketiga pimpinan keuskupan menyerukan perlunya suatu pertobatan yang benar, utuh dan menyeluruh yang dilakukan baik le-| yan pun sayuran dan bahan lauk pauk di kawasan Pengadegan. (ian) wat matiraga, pantang, puasa dan | memberi darma. Winkin. Lama. Rp 2000- shart paaniag an. Sablu. Siang malas &Hart Buasa lihal Silvass Md P-D lainnya sulit di dapat. "Saya terpaksa beli apa yang ada, lalu saya olah sebisanya," tuturnya seraya menyebut nama sebuah pasar swalayan di kawasan Tebet. Namun masalah kenaikan harga, dinilai REZA Bagi sebagian warga Jakarta, banyak cara untuk menghilangkan stres. Bisa dengan cara berlibur, olahraga, bersantai atau bahkan memancing. Cara terakhir rupanya cukup digemari oleh masyarakat Jakarta, karena banyak tempat pemancingan yang cukup banyak didatangi pengunjung. Salah satu contoh adalah kolam pemancingan yang terletak di Jalan Pemuda, hampir setiap hari kecuall Sabtu dan Minggu, puluhan warga Jakarta rela duduk memancing. Dengan membayar Rp 3.500 per orang selama 5 jam.