Tipe: Koran
Tanggal: 1997-02-13
Halaman: 03
Konten
KRIMINAL METR . Allamak Seputar Kite...! Dua Tewas, Empat Dirawat Akibat KLL-Sebanyak sembilan korban kecelakaan lalu lintas (KLL) yang masuk ke RSCM Jakarta, Rabu (12/ 02) kemarin, dua di antaranya tewas, empat terpaksa mendapat perawatan intensif di Irna A dan B IGD (emergency), sementara tiga korban lainnya dibolehkan pulang setelah mendapat perawatan. Korban yang tewas: seorang Ibu rumah tangga, Ny Aminah (60) warga RT 09/05 No 16 Slipi Jakbar dan Rahman Ismail (30) warga Cemara 19 RT 01/02 Pamulang Barat Jaksel. Keduanya mendapat kecelakaan di tempat terpisah di Palmerah Jakbar dan Kebayoran Baru Jaksel. Adapun mereka yang sedang dirawat: Ade (7) warga RT 07/10 Tebet Jaksel; Yahya (10) warga RT 04/02 Kelapa Molek; Lilis Suryani (17) warga RT 07/17 Cipinang Besar Jaktim; dan Zaenal Arifin (25) warga RT 12/09 Malaka Jaya Jaktim. (gar) Malang benar nasib Pulang Mudik Temukan Rumah Dibobol keluarga Yusman. Usai pulang mudik dari kampung halaman di Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2) sore mendapati rumahnya di Jalan Dwi Warna RT 02/RW 09 Kelurahan Karang Anyar, Jakarta Pusat, sudah dalam keadaan porak poranda. Pintu bagian depan dirusak paksa dan lemari di dalam kamar acak-acakan. Saat diperiksa lebih lanjut diketahui, emas perhiasan seberat 50 gram berikut barang berharga lain dan uang tunai -semuanya total bernilai sekitar 25 juta rupiah-sudah tak ada di tempat semula. Raib digondol kawanan maling. Pihak kepolisian yang dihubungi menduga, kawanan maling beraksi ketika rumah kaluarga Yusman dalam keadaan kosong penghuni semenjak ditinggal mudik Senin (10/2). (bap) Kepala TU SMA 109 Sreng- seng Sawah, Muagus, yang per- tama kali menemukan Muki- man telah menjadi mayat. Hari itu Muagus yang mendapat gi- liran piket, terkejut begitu mem- buka pintu ruang kerjanya, tampak Makimun terbujur kaku di lantai. Belum diketahui pe- nyebab kematiannya. Diperoleh keterangan dari Imun, sesama penjaga di sekolah tersebut. Makimun semasa hidup- SAR PRO BANJIR JAYA Pembunuh Preman Penjaga SMA Tewas di Ruang TU Tewas Dikeroyok Massa Jakarta Selatan, BY nya, tinggal sebatang kara di kota metropolitan ini, malam harinya bersilaturahmi ke tempat kera- batnya, Amir di Tanjung Barat. Dalam suasana liburan se- kolah, Makimun (55) -penjaga SMA 109 Srengseng Sawah Ko- tamadya Jakarta Selatan-, Rabu (12/2) pukul 11.00 WIB ditemu- kan tewas di lantai, tanpa baju dan kaos dekat pintu kamar TU (tata usaha). Anehnya, Makimun yang ti- dak pernah sama sekali tidur di ruangan Tata Usaha, karena te- lah memiliki kamar sendiri di lingkungan sekolahan itu. Na- mun malam itu, sepulang dari Tanjung Duren, langsung masuk ke ruangan TU. Dan esok ha- rinya ditemukan telah menjadi mayat. Kriiiiiiiing Penting 5502111, 5501m 8197309 AMBULANS Ambulans JKK. Ambulans Kecelakaan. DKI JAYA Polda Metro Jaya. Polisi (piket)- Pengaduan Polisi. Dinas Kebakaran JAKARTA PUSAT Polres Dinas Kebakaran RS Cipto Mangunkusumo. RS Cikini DGI RS St. Carolus RS Islam Jakarta. RSPAD Gatot Subroto RSAL Dr. Mintoharjo RS Budi Kemuliaan RS Yarsi RS Karantina RS Pelni. RS Ridwan Meuraksa. RS Thamrin O JAKARTA SELATAN Polres. Dinas Kebakaran. RS Pondok Indah. RS Pusat Pertamina RS Fatmawati RS MMC RS Jakarta. RS Tebet RS Mata Aini. RS Harapan Kartini JAKARTA UTARA Polres Dinas Kebakaran RS Atmajaya RS Koja RS Sukmul Jakarta. RS Medika Griya RS Sunter Agung. JAKARTA BARAT Polres Dinas Kebakaran. RS Husada RS Sumber Waras RS Jantung Harapan Kita RS Graha Medika RS Jiwa Jakarta RS Tresna Pangestuti. RS Dharma Jaya. JAKARTA TIMUR Polres Dinas Kebakaran RS Persahabatan RS UKI. RS POLRI Kramat Jati RS Mitra Keluarga Jatinegara. RS AU Halim PK RS Kartika RS Pasar Rebo Radio Panggil (starpage). dengan pesawat: Jakarta Pusat Jakarta Utara. Jakarta Barat Jakarta Selatan Jakarta Timur Bekasi Telepon Polda Metro Jaya Polres Metro Jakbar Polres Metro Jakut Polres KP3 Polres Metro Jakpus Polres Metro Jaktim Polres Metro Jaksel Sementara hal-hal yang men- curigakan tidak nampak dalam tubuhnya, namun untuk me- mastikan penyebab kematian- nya, Polsek Metro Jagakarsa Ja- karta Selatan yang menangani, membawa jenazah ke RSCM Ja- karta untuk otopsi. (gar) Polres Metro Bekasi Polres Metro Tangerang. Polres Metro Depok, 119 118, 334030 371309, 374766 3909922 3844216 330808, 337507 336961, 3107792, 336475 3904441 4244208 3441008, 376134 5703081, 5702036 3842828, 3844728 4241859 491812 5306906 3150535 3904422 7206011 7694519 7697 525 7200290 7501524 5203441 5732241 8307540 256228, 5203866 7891843, 7804381 113m 5709261 510110 110 491017 491063 6691909, 6690771 498478 4301269 689877 .687813, 681814 5482371 5682284 .6260108, 6490090 5682011, 5684093 5684085 5300887 5682842, 5682843 5481625, 5481262 6393627, 6597780 Kalau Anda mengalami atau menyaksikan tindak kejahatan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, hubungi segera petugas operasional Bakorsta- nasda Jaya melalui 8191478 8582150 4891708 8092317, 8092831 8090559, 8093288 2800909 8093943, 8091716 4723402, 4714973 8400109, 8401127 3902222 19201 19202 19203 19204 19205 19207 Polisi Pengawalan Nasabah Bank 110, 5234007, 5234241, 5234242 110, 5482371 110, 491017, 490044 110, 492424 110, 3909921, 3909922, 3909925 110, 8191768, 8191764 110, 7206004, 7206006, 7206011 7206012, 7206013 110, 8841001 110, 5518668, 5515405, 5523160 110, 7759910, 7520014 GAMBARAN TEWASNYA PREMAN DIKEROYOK PULUHAN manusia 40 KALIBARU RT 01/01 CILINCING, JAKUT A Awal persoalan yakni, penikaman ferhadap Fuad Salim. Fuad ditikam Beni (preman) gara-gara merasa dilecehkan (Beni digeledah Fuad). Tewasnya residivis yang membunuh Fuad Salim di ta- ngan warga Kalibaru berawal dari peristiwa dua hari sebelum lebaran. Saat itu, korban sedang minum-minuman keras di wa- rung dekat dengan tempat ting- galnya di Kalibaru RT 01/01, Ke- camatan Cilincing, Jakarta Utara. Ketika sedang minum itulah tiba-tiba datang Fuad Salim. Se- bagai pimpinan preman yang cukup lama tinggal di Cilincing, dengan seenaknya ia langsung menggeledah tubuh Beni untuk mencari uang. Efendi alias Beni (25), residivis buronan Poltabes Palembang, tewas babak belur dikeroyok massa di Kalibaru RT 01/01 Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (12/2) sekitar pukul 23.45 WIB gara-gara membunuh Fuad Salim (22) --pimpinan preman di Cilincing--, di malam takbir, Sabtu (8/2). Rupanya perbuatan Fuad ti- dak disenangi Beni karena dini- lai berani menggeledahnya. Agar nyawa aman, Beni yang berani menikam jagoan kampung' itu pun "disimpan" temannya. Namun upaya tersebut diketahui adik Fuad yang penuh dendam. Warga digompori, namun Beni tak gentar malah menantang. ser pun. Padahal hasrat saya su- dah kebelet," katanya kepada Jakarta Utara, BY ngusir korban dari tempat ting- galnya yang belum lama dihuni. Perbuatan adik Fuad itu sampai didengar korban. Maka korban- pun tak segan-segan menantang adik Fuad dan warga yang be- rani mengusirnya. Bahkan de- ngan lantangnya korban me- ngancam akan membunuh be- berapa warga yang berani me- ngusirnya. "Saya akan bunuh warga sini dua, tiga orang lagi," tantangnya. Mendapat perlakuan seperti itu Beni langsung menusukkan sen- jata tajam yang sehari-hari berada di balik bajunya ke tubuh Fuad. Di malam takbir akbar bergema, darah mengalir dari tubuh Fuad yang tinggal di Ka- libaru Timur No 104 RT 06/13, Cilincing. polisi yang menanyainya. "Saya hanya pakai dia sete- ngah jam. Selebihnya hanya ngobrol-ngobor saja," tambah Sonny pada petugas. Lenny yang ikut diperiksa di Polsek Makasar Jakarta Timur mengatakan bahwa sekitar pukul 12.00 WIB, Sonny datang ke panti sebagai tamunya. "Dia menjanjikan akan memberi uang pada saya 60 per jam di lu- ar uang sewa kamar 7500 perjam (jumlah 21.000 rupiah), belum termasuk minum dan rokoknya yang semuanya 43.000 rupiah. Terang saja saya tergiur," kata Lenny. Kejadian tersebut diketahui Edi, teman Beni. Demi kea- manan nyawa Beni, Edi me- nyembunyikan korban di rumah Encik, pacarnya. Kendati kor- ban sudah disembunyikan di ru- mah kumpul kebonya Edi, kebe- radaannya diketahui adik Fuad. Guna melampiaskan den- damnya, adik Fuad ini mengom- pori warga setempat agar me- Semalam, Tiga Penodongan dan Perampasan Jakarta Barat, BY 20.30 WIB. Peristiwa yang sering ditakutkan oleh sebagian besar pengguna jalan umum itu me- nimpa Yoice Sinta (24) saat turun dari kendaraan angkutan umum, Mikrolet M-24. Aksi penodongan dan perampasan di tempat umum terjadi di kawasan Jakarta Barat. Dalam se- malam sedikitnya tiga orang melapor ke polisi ka- rena ditodong dan dijambret oleh penjahat jala- nan yang beraksi di tempat umum. Penodongan yang berlangsung antara Selasa (11/2) malam hingga Rabu (12/2) dinihari itu terjadi di wilayah Cengkareng dan Palmerah. Perampas itu pun mengalami nasib sial, karena tertangkap oleh Banpol yang mendengar teriakan wanita warga Jl KH Sahdan No 39, Palmerah, Jak- bar. Sementara perampas yang bernasib sial itu adalah Muksin bin Agung (21). Pemuda tunawisma itu merampas dompet berisi uang Rp 5000 milik Yoice. Peristiwa serupa juga terjadi lima belas menit sebelumnya, pukul 20.15 WIB di depan toko Sa- habat, Jl Utama II, Cengkareng Barat, Jakbar. Pe- ristiwa perampasan itu menimpa Siti Hasanah (36) saat berjalan kaki hendak berbelanja di lokasi kejadian. Seperti dua pelaku kejahatan sebelum- nya, perampas yang beridentitas Budi Sukarlin (20) ini pun bernasib sial. Sehingga ia pun menyetujui- nya ketika Sonny "memakai- nya" selama 3 jam. Namun, im- Ketiga korban penodongan dan penjambretan itu adalah Mualim (25), warga Jl Kalianyar III, RT 9/ 1, Tambora, Jakbar Lelaki tersebut ditodong oleh Jefri (16), pemuda pengangguran yang mengaku tinggal di Kembangan, Jakbar saat melintas di Jl Jem- batan Baru RT 1/2, Kel Kotabambu Selatan, Jakbar pada Rabu (12/2) dinihari sekitar pukul 00.30 WIB. Namun naas bagi Jefri, karena sesaat setelah menodong menggunakan pisau dan merampas dompet berisi uang Rp 5000 ia ditangkap massa yang memergokinya. Tak disangkal lagi, pemuda tanggung itu pun babak belur digebuk massa. Pemuda tanggung warga RT 7/4, Kelurahan Cengkareng Timur, Jakbar ini tertangkap sesaat se- Sesaat sebelumnya terjadi aksi perampasan di telah merampas berikut hasil rampasannya beru- Jl Taman Daan Mogot III, RT 1/1, Tanjung Duren pa kalung emas 30 gram yang dikenakan Hasanah, Utara, Jakbar, Selasa (11/2) malam sekitar pukul warga RT 12/7, Cengkareng Timur, Jakbar. (din) Nekat Tidak Bayar "Pijat", Babak Belur Dikeroyok Massa Jakarta Timur, BY Sonny (24) babak belur dike- royok massa gara-gara nekat ti- dak membayar ongkos "pijat" pada seorang WTS bernama Lenny alias Indriani (30) di panti pijat Menanti, Jalan Raya Bogor KM 25, bu (12/2) ke- marin. pian akan menerima gepokan dan menghajarnya hingga uang sebesar 180 ribu langsung Sonny rubuh dan babak belur. lenyap, manakala mangsanya Sonny yang baru keluar dari langsung ngacir ketika ditagih tahanan LP Cipinang Desember bayaran. "Karena kabur keluar lalu itu segera saja digiring massa kamar, langsung saja saya kejar," ke Polsek Makasar Jakarta Timur. tambah Lenny. Sementara itu Kanit Serse Ny Hutasoit (48), pengelola Polsek Makasar Letda Pol Si- panti pijat tersebut yang marmata kepada pers Lelaki Sonny yang mukanya kebetulan melihat kejadian itu, ngatakan segera mengusut kasus bengap dan luka-luka itu nekat langsung ikut pula mengejar dan ini. Begitu pula dengan panti pi- kabur begitu saja ketika WTS meneriaki Sonny dengan kata- jat yang telah disalahgunakan menagih janji setelah "dipakai" kata copet. Massa yang kebetu- sebagai arena mesum, menurut selama tiga jam, mulai pukul lan ada di sepanjang Jalan Raya Simarmata akan diperiksa lebih 12.00 hingga 15.00 WIB. Sonny menjanjikan Lenny akan diba. Bogor langsung saja menangkap lanjut. (nan/yit) yar sebesar 60 ribu perjamnya. Kepada polisi, Sonny me- ngaku bahwa ia memang tak pu- nya uang sama sekali. "Saya me- mang nekad datang ke panti SUN MOTOR pijat itu tanpa bawa uang sepe- Warga yang berani karena banyak itu pun, merespon ulah Beni. Ramai-ramai mereka menghajar Residivis Poltabes Palembang itu. Korban babak belur dan sejumlah tusukan tampak di sekujur tubuhnya. GROUP GRAFIS BY REEFONDA A LAPOD SUZUKI mazda ISUZU OPEL VOLVO ✩ Jeep. Rupanya ancaman itu mem- buat warga setempat yang men- dengar teriakan korban seketika naik darah. Beramai-ramai me- reka mengeroyok dan mengha- bisi korban. Seketika korban di- hajar sampai babak belur de- ngan tusukan di sekujur tubuh- nya. Tak lama korban kemudian tewas. Selanjutnya korban di- bawa ke RSCM guna divisum. Kapolres Jakarta Pusat, Let- kol (Pol) Drs Rismawan yang di- konfirmasikan kejadian ters- ebut, pihaknya membenarkan. Dan kini beberapa saksi sedang diperiksa penyidik. (kus) MITSUBISHI MOTORS Ji. Matraman Raya 140, Jakarta 13150 Telp. 856 4985, 858 2055, Fax. 819 7049 http://202.158 3.5:80/commerce/sunmotor 2-CATER PASAR MING NG SERVICE Suami Perkosa Adik Ipar tidak melarikan diri. nya, Boy akhirnya mampu Namun, dengan kelicikan- melepaskan diri dari pengawa- san Akun cs dan menghilang dari rumahnya pada malam itu juga. Atin yang tidak terima de- adiknya langsung melakukan ngan perbuatan yang menimpa pencarian dengan dibantu oleh warga di sekitar tempat tinggal- nya. TAMA- Jakarta Barat, BY suara gaduh di kamar kosong. Lama tidak mendapat "jatah" dari istri yang dapatkan bayang-bayang Bem Dan di dalam "kamar gelap" di- sedang hamil tua, ambah lagi keinginannya yang terbaring di kardus dalam mendapatkan "menu" baru, seorang kakak tega keadaan tanpa busana. Untuk memperkosa adik iparnya yang menderita lemah meyakinkan apa yang terjadi di mental. Aib yang terjadi pada Selasa (11/2) dalam kamar, Akun lantas ber- malam menjelang pagi --sekitar pukul 23.30 WIB yang saat itu sembunyi di balik teriak, "siapa di dalam". Boy itu menimpa keluarga Mat (32). pintu segera menjawab tería- kan anak tirinya itu. Rus alias Bem (14) diperko- akhirnya Boy berhasil mem- sa kakak iparnya, Sant alias bekap mulut Bem seraya me- Boy (32) yang dikenal sering mainkan tubuhnya yang tidak mabuk minuman keras. Akibat lagi mengenakan celana. Rupa- perbuatan bejadnya itu Boy nya, karena keasyikan Boy lalai sempat menjadi bulan-bulanan jika tangannya terlepas dari warga di sekitar tempat ting- mulut Bem yang merasa galnya, Jl Tangki Wood III, Ke- kesakitan karena penetrasi Boy. lurahan Tangki, Tamansari, Jak- Perbuatan asusila itu ter- bar. Namun demikian, kini Boy ungkap karena Bem yang mera- harus mendekam di tahanan sa kesakitan pada kelaminnya Polsek Metro Tamansari. menjerit kesakitan. Jeritan Bem itu didengar oleh Akun (14) ke- ponakan sendiri yang juga se- dang nonton TV bersama ibu- nya, Atin. Mendengar jeritan "aduh...aduh" itu Akun tidak bergegas turun, kendati ia sempat merasa takut karena dikira ada setan. Sampai di lantai bawah Akun langsung menuju asal Kepada BY yang mendatangi rumah keluarganya, Mat alias Atin mengatakan pemerkosaan itu dilakukan oleh suaminya yang biasa dipanggil Boy di salah satu kamar kosong di lantai bawah. Tragedi tengah malam itu berlangsung pada saat anggota keluarga yang lain sedang istirahat sambil nonton TV di lantai dua, sehingga keadaan di lantai bawah sangat sepi. Keadaan demikian diman- faatkan oleh Boy yang malam itu melihat Bem sedang duduk di depan kamar kakaknya, Atin. Merasa birahi yang dira- sakan sudah tak terbendung, Boy yang berdiri di depan ka- mar kosong segera memanggil Bem. Begitu Bem mendekat Boy langsung menyeretnya ke dalam kamar kosong. Di dalam kamar yang gelap karena tak ada lampu penera- ngan itu Roy menciumi tubuh Bem. Puas melakukan penciu- man Boy segera melepas pakai- annya dan pakaian tidur yang di- kenakan Bem. Selanjutnya Roy menidurkan Bem di atas lantai kamar yang beralas kardus. Mendapat perlakuan tidak menyenangkan itu, Bem sem- pat berontak. Namun, akibat ketidakberdayaan Bem pula, Mutu dan service kami utamakan Kepuasan Anda adalah tujuan kami, karena pemesan adalah raja Seperti tidak percaya Akun langsung memberitahu ibunya Atin yang berada di lantai atas. Mendapat cerita anak ketiga dari suami pertamanya, Atin bergegas turun dan mendatangi kamar kosong tempat pemerko- saan. Di dalam kamar itu, Atin mendapatkan adiknya sedang mengenakan celana dalamnya. Merasa yakin suaminya te- lah berbuat tidak senonoh ter- hadap adik kandungnya, Atin langsung mendamprat Boy Boy kemudian diseret ke ru- habis-habisan. Bahkan, karena mah istrinya dan disambut berangnya Atin yang sedang oleh warga yang murka. Pagi hamil sembilan bulan itu me- itu juga Boy yang sehari-hari mukuli Boy dengan tangannya. bekerja sebagai pekerja di toko Ketika Atin sedang mengurus mainan anak-anak di Jl Asem- adiknya yang merasa kesakitan ka, Tamansari menjadi bulan- itu, Boy diserahkan kepada bulanan warga yang menyesal- Akun dan kakak-kakanya agar kan perbuatannya. (din) Sementara itu, Bem yang mengalami lemah mental (idiot) sulit untuk diajak berkomu- nikasi. Sebab itu perasaan kesedihan atas aib yang menimpanya tidak telontar melalui kata- kata. Pun demikian dengan ayah kandungnya, Nur yang sudah pikun seperti tidak mengetahui bahwa aib besar telah menimpa anaknya yang ketujuh dari delapan bersaudara. Anda membutuhkan Catering yang bermutu baik makanan maupun pelayanan? KAMIS, 13 FEBRUARI 1997 3 "Pokoknya Saya Mau Cerai" ORANG yang merasa sangat terpukul dengan dungan yang mencapai sembilan bulan itu, peristiwa pemerkosaan yang menimpa Rus mengakibatkan Atin tidak lagi bersedia alias Bem (14) ini adalah kakak kandungnya, "melayani" hasrat suaminya. Mar alias Atin. Pasalnya akibat peristiwa ini Atin dan keluarga merasa dicoreng mukanya, bahkan merasa diinjak-injak harga dirinya sebagai istri. PT. PASAR MINGGU CATERING SERVICE UTAMA Jl. Raya Tanjung Barat No. 11A Ps. Minggu Jakarta Selatan Telp. 7806243 (Hunting) Fax. 7807042 Seputar Pasien RSCM Coba Diperkosa Korban Mengaku Tak Tahu Dirinya Ditindih Pelaku Jakarta Pusat, BY Suk menjalankan aksi bejat- marin, ketika terjadi perbuatan saya tahu, unsur-unsur dan nya, korban pasien EEN me- bejat oleh tersangka Suk, pa- fakta hukum yang memenuhi ngaku kalau dirinya masih ga- sien EEN dalam keadaan tanpa telah terjadinya perbuatan mang dan tak sadar sepenuh- busana saat tertidur. Tubuhnya pemerkosaan tidak terpenuhi nya kalau tubuhnya sudah di- hanya ditutupi oleh selimut. sama sekali," ujar Ibrahim. tindihi oleh pelaku. Lebih jauh Hal ini sesuai dengan penga- terungkap, pasien EEN sama kuan tersangka Suk kepada sekali tidak dapat merasakan polisi, beberapa hari sebelum- apa yang dilakukan tersangka ya yang menjelaskan, dirinya Suk saat menindih dirinya. nekat menindih tubuh pasien EEN setelah melihat tubuh mulus gadis belia yang tak tertutup sehelai benang pun. Sementara itu Kapolres Metro Jakarta Pusat Letkol (Pol) Sementara sosok korban, Drs HM Ibrahim ketika dihu- yakni pasien --katakan saja- bungi wartawan, Rabu (12/2) EEN (16), hingga Selasa (10/2) rasi pemotongan kaki (ampu- menjelaskan, pihaknya meya- sore kemarin tidak sepenuh- nya yakin bahwa tersangka Suk sudah berhasil melakukan pe- netrasi atau belum. Kontroversi atas laporan ulah tak senonoh seorang petu- gas kebersihan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSUPNCM)/ RSCM terhadap seorang pasien rawat inap, akhir pekan lalu, te- rus bergulir. Sejauh ini Polres Metro Jakarta Pusat dan pihak RSCM menyatakan ulah te sangka berinisial nama Suk (24) bukanlah tindak perko- saan. Namun baru sebatas per- buatan cabul. Walau bukan termasuk tin- dak perkosaan, namun Ibrahim menilai, kasus yang menimpa pasien EEN tetap akan ditin- daklanjuti. Bahkan dalam rang- ka mendapatkan keterangan se- benarnya tentang peristiwa itu, polisi dalam waktu dekat akan melakukan pemeriksaan psiko- logis tersangka Suk. Mengutip sumber BY ten- tang hasil pemeriksaan terha- dap pasien EEN yang ber- langsung kemarin di kamar 30X IRNA (instalasi rawat inap) Kiri Lantai III, gadis yang baru saja usai menjalani ope- tasi) menjelaskan, dirinya baru tahu perbuatan tersangka dari ayahnya sendiri. kini tindakan perkosaan sama sekali belum terjadi. Pasalnya, saat tersangka Fakta lain yang terungkap dari hasil pemeriksaan ke- Buntut dari perasaan kecewa itu, akhirnya Atin harus menempuh jalan dengan mencerai- kan Boy. Dan jalan itu telah ditempuh Atin yang membuat perjanjian cerai sesaat setelah Perkawinannya dengan Sant alias Boy aib menimpa keluarganya. Selain itu, ke- (32) sudah berlangsung sejak empat tahun pedihan yang kini dirasakan Atin setelah sua- lalu dan telah dikaruniai seorang putera yang minya resmi menjadi tahanan polisi adalah berusia satu tahun lebih. Kini, Atin tengah biaya persalinan anaknya yang diperkirakan mengandung anak keduanya. Usia kan- sebentar lagi datang waktunya. (din) Pasien Trauma Dirawat Khusus EEN, pasien korban percobaan perkosaan, ma- lakaan lalu lintas. Luka yang dideritanya be- sih dalam keadaan trauma atas kejadian, Jumat lum juga sembuh, berselang beberapa hari ke- (7/2) malam. Direktur Utama RSCM Jakarta, Dr mudian setelah diamputasi kaki kanannya, HM Ahmad Djojosugito mengatakan kepada petugas kebersihan (cleaning service), Suk wartawan, Rabu (7/2) menanggapi musibah (23) mencoba memperkosanya. yang menimpa pasien usia (16), yang kini masih terbaring di Irna A kiri lantai III. "Saya tidak akan lagi menerima dia (Boy, red) lagi sebagai suami. Sebagai istrinya saya merasa tidak dihargai lagi. Selain itu atas perbuatannya itu, kami sekeluarga merasa di- permalukan. Pokoknya saya tidak bersedia lagi menerimanya. Biar, biarin dia menerima hukuman yang berat sekalipun. Najis buat saya kalau harus kembali kepadanya," tutur Atin. Lepas dari segala kejadian, mengingat EEN adalah sebagai pasien keluarga tidak mampu, pihak RSCM akan membantu biaya pengo- batan sesuai dengan ketentuan yang ada. Alasan ini setelah surat keterangan tidak mampu diperoleh pihak keluarganya dari ke- lurahan, daerah tempat tinggalnya di Tangerang. me- "Karena dari hasil peme- riksaan sementara terhadap tersangka dan para saksi, yang Untuk menghilangkan trauma dan me- ngurangi jiwanya yang stres dilakukan pera- watan khusus di ruang khusus. Dapat dimak- lumi musibah yang dapat mengganggu ji- wanya, tidak hanya terletak pada kejadian Jumat malam. Akan tetapi lebih condong kepada musibah kecelakaan lalu lintas (KLL). Pernyataan ini langsung dicetuskan Dirut Betapa tidak, sebagai siswi kelas III SMP RSCM kepada wartawan. Namun belum dapat yang tadinya kedua kakinya lengkap, harus dipastikan apakah natinya EEN dibuatkan ka- rela kaki kanannya diamputasi akibat kece- ki palsu. (gar) kukan untuk menemukan Boy Berjam-jam pencarian dila- yang dikenal sering mabuk mi- numan keras itu. Pencarian itu membawa hasil setelah dengan inisiatifnya Atin menyerahkan foto Boy kepada kenalannya yang juga turut mencari. Se- kitar pukul 03.00 WIB Boy di- temukan warga sedang tertidur pulas di taman THR Lokasari dekat Diskotek Atlanta. M MOTOROLA - Star Tac -M 8700 -M 8200 ERICSSON GSM - GA 318 -GF 388 "Kita ingin memperoleh kejelasan, apakah ketika mela- kukan perbuatan cabulnya itu tersangka Suk dalam kondisi kejiwaan yang bagaimana," tutur Ibrahim lagi. Upaya pemeriksaan kondisi kejiwaan tersangka Suk, juga tak terlepas dari alibi yang diung- kapkan tersangka dalam penga- kuannya kepada polisi. Mengu- tip penjelasan sumber BY, saat 'menggarap' pasien EEN, ter- sangka Suk mengaku baru saja menenggak minuman keras dan dalam kondisi setengah sadar. "Tapi itu kan bisa saja seka- dar pengakuan tersangka untuk lepas dari jeratan hukum. Dari hasil pemeriksaan psikologis nanti akan diketahui, kondisi kejiwaan tersangka sebenar- nya. Dan bila terbukti sehat, maka dia bisa dihukum maksi- mal meski hanya dijerat de- ngan pasal-pasal perbuatan ca- bul," ujar Ibrahim tanpa mau menyebutkan pasal mana saja yang bakal digunakan untuk menjerat tersangka Suk. (bap) MOTOROLA AMPS - Elite -Lite XL Rp. 1.525.760,- Rp. 1.200.000,- -Micro-Tac 650 Rp. 700.000,- Aktivasi promosi Rp. 174.240,- MOTOROLA GSM REALINDO TELEPON SELULLAR CENTER |StarTAC Rp 3.250.000,- Rp. 1.500.000,- Rp.1.100.000,- Rp. 800.000,- Rp. 1.350.000,- -Simcard Satelindo & Telkomsel selama promosi Rp. 200.000,- Harga HP mulai Rp 500.000,- Kriling Semua product resmi & garansi Promosi DAPAT TUKAR TAMBAH SEGALA MERK Gebyar Motorola Star Tac Rp. 2.200.000,- Master VISA Jl. Raya Arteri Kelapa Dua No. 4s/d 6 Kebon Jeruk (RCTI) Jakarta Barat Ph. (021) 5333006-5332976-5332977, Fax. (021) 5300943
