Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1989-08-21
Halaman: 01

Konten


2cm Perintis Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Wkl. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Sekretaris Redaksi Kantor Redaksi Telpon Redaksi Alamat surat lewat pos Telex Perwakilan Jakarta Surabaya NTB : JI. Taman Cut Mutiah No. 1 Telpon 335106-3103369 Jl. Gelong Baru Timur VI B No. 8 Jakarta Barat telpon 596719 Jl. Tambak Laban No. 15 telpon 317430 JI. Wanasara IV/1 Cakranegara, Mataram, Telpon 21846 Pengantar Redaksi Putu Setia, selama masa cuti besarnya mengikuti grup tari dari Teges Kanginan ke Jepang. Berikut ini, bagian "pertama dari empat laporan- nya, selama mengikuti grup kesenian itu. GRUP kesenian Gunung Jati Banjar Teges Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, sudah tak asing lagi dengan luar negeri. Dengan gamelan Semar Pegulingan, se- niman petani yang sederhana ini sudah menaklukkan berba- gai kota di dunia. Perjalanan ke luar negerinya yang pertamaka- li adalah ke Iran (Agustus 1976), G BACA BERITA NTB HAL. III CAR T Kesederhanaan dan Sejumlah Kuil grup-grup di luar Peliatan. Ba- rangkali ada grup lain yang le- bih banyak ke luar negeri. Kenapa saya tertarik dengan grup dari Teges Kanginan ini? Sampai-sampai saya "mengor- bankan" cuti besar saya untuk mengikuti lawatan mereka ke Jepang, Juli lalu? Ada banyak pertimbangan. Antara lain, ini- lah grup kesenian yang terbuka dan mudah sekali menerima po- lesan dari luar, termasuk poles- an kekinian yang paling mode- ren sekalipun. Grup ini bagai- kan tanah liat, mudah dibentuk dan dilekuk-lekuk. Mereka ba- gaikan diajar untuk menerap- kan desa, kala, patra falsafah dalam ajaran Hindu - dalam bid ang show bisnis. Jika mengam- Disaksikan se- kitar 50.000 penonton dan berlangsung dalam suasa- SEA GAMES XV na semarak. KUALA LUMPUR 1989 Yang Dipertu- an Agong Ma- laysia Sultan Azlan Shah tepat pukul 15.00 waktu setempat (14.00 WIB) membuka resmi pesta olah raga terbesar Asia Tenggara (SEA Games) XV di Stadion Merdeka, Kuala Lumpur, hari Minggu. K. Nadha Nadha Widminarko, Drs. ABG. Satria Naradha Drs. Nariana Djesna Winada, Surawan, B. Ashrama, Marmo Oetomo, Made Surita, Adhy Ryadi JI. Kepundung 67 A Denpasar 80232 : 25764-25765 Fax: 27418 "Dengan rasa suka cita SEA Games XV dibuka resmi," kata Azlan Shah dari panggung ke- hormatan ditandai dengan pele- : 22937 Kotak Pos 10 Denpasar 80001 35191 bpost ia Jakarta Wakil Sekretaris Kabinet A.Hamid S. Attamimi, S.H. me- nyatakan, pada saat kebutuhan membuat perundang-undangan makin meningkat dewasa ini, tenaga ahli yang berkemampu- an merancang peraturan dirasa- kan kian hari kian langka. "Indonesia mengalami keku- rangan tenaga ahli perancang perundang-undangan karena sebagian besar mereka telah pensiun," katanya di Jakarta, Sabtu. Menurut dia, kini tenaga ahli pembuat peraturan atau "legal drafter" makin langka, dan jumlahnya di Indonesia bi sa dihitung dengan jari, semen- tara begitu banyak bidang kehi- dupan yang mesti diatur dan membutuhkan keahlian me- reka. Tidak adanya tenaga ahli itu, katanya, membuat Sekretariat Negara seringkali terpaksa mengembalikan Rancangan Undang-Undang (RUU) atau Rancangan Peraturan Pemerin- tah (RPP) yang disusun oleh suatu departemen karena tidak memenuhi syarat baik dari segi teknis penyusunan ataupun da ri segi materinya. lalu berkeliling Eropa (Oktober 1976), lantas ikut Expo Dunia di Vancover (1986), kemudian ber- keliling Jepang (1987), akhir- nya Singapura (1988). Bulan Ju- li lalu, mereka datang lagi ke Jepang, bermain di tiga kota de- ngan 8 kali pertunjukan. Bah- kan lawatan ke Jepang agaknya menjadi langganan karena ta- hun tahun depan mereka diun- dang lagi. "Bahkan ada masalah yang seharusnya cukup diatur de Grup dari desa yang tergo- long sederhana ini, memang bu- kannya grup kesenian yang pa- ling sering diundang ke luar ne- geri. Dalam hal seringnya "di- ekspor" mereka kalah dari ban- jar tetangganya, sesama Desa Peliatan, misalnya. Saya belum punya data pembanding dengan Terobosan Bupati Badung ANDA biasa ngopi? Mungkin tidak semua orang biasa ngopi pagi: Tetapi Bupati Badung, Pande Made Latra ingin mendi- skusikan pembangunan di Ba- dung dengan pers/ wartawan le- wat minum kopi pagi hari. "Ini bukan nombok, tetapi ba- gaimana kalau pagi-pagi, sebe- lum saya ke kantor bicara sel bentar sambil minum kopi di ru- mah jabatan saya," pinta Bupati Pande Made Latra, dalam suatu jumpa pers belum lama berse- lang. "Dengan modal kartu nama, ia menjadi anggota ormas (orga- nisasi kemasyarakatan) terten- tu untuk mendapat koneksi kuat dan kemudian mencari pinjaman bank sehingga tidak aneh jika dalam waktu relatif singkat pengusaha itu menjadi seorang yang makmur walau- Diakuinya, dalam pelaksanaan pembangunan di daerahnya, ada aparat-aparat tertentu yang boleh jadi kurang berjalan pada rel yang benar. Inilah yang perlu diluruskan. Dalam hal ini, wartawan memegang peranan yang penting untuk ikut meng- oreksinya. "Saya sangat senang dengan pendapat, yang di satu pihak Uluran tangan sang bupati memang patut dihargai. Ba- rangkali belum ada yang me- manfaatkan undangan itu. Na- mun pintu keterbukaan yang di. tawarkan, merupakan langkah maju untuk mendukung pemba- ngunan di Badung, yang boleh jadi merupakan barometer pembangunan di daerah Bali. Bupati mengatakan, ia sangat berterima kasih dengan saran, kritik dan pendapat yang ber- kembang di masyarakat, asal- kan pendapat tersebut tetap mengacu pada peningkatan pembangunan bagi masyarakat. Pande Made Latra SEA Games XV Mulai Berlangsung Kuala Lumpur pasan burung merpati putih da- ri sangkarnya, didampingi Per- maisuri Agung Tuanku Bainun, PM Mahathir Mohamad, Men- pora Malaysia Najib bin Tun Ra- zak, Ketua OC SEA Games XV Tan Sri Hamzah dan para un- dangan kehormatan lainnya. Gor Indonesia Kurang Tenaga Ahli Perancang Perundang-undangan Di Negeri Ini Banyak Pengusaha Bermodal Kartu Nama dan Koneksi Jakarta "Di negeri ini banyak pengusaha petualang yang hanya bermodal kartu nama dan konek- si kuat untuk memperoleh kredit dari bank guna membiayai sebuah proyek," demikian Menpan Sarwono Kusumaatmadja mengatakan di Jakarta, Sabtu. Begitu Raja Malaysia me- nyatakan pesta olah raga itu di- buka, ribuan burung merpati lain dan balon warna warni dile- paskan ke udara, suara rebana bertalu-talu dan menggelegar dentuman meriam sembilan ka- li yang menggambarkan jumlah negara peserta olah raga Asia Tenggara ke-15 itu. Sekitar satu jam sebelum aca- ra puncak, disuguhkan berba gai atraksi dan menjadi tonton- an masyarakat setempat yang TERBIT 12 HALAMAN Bupati dengan kumis tipis ini, memang dikenal dekat dengan wartawan. Sekali pun demiki- an, tidak berarti pejabat itu lu- put dari kritikan pers. Banyak hal telah dilontarkan oleh pers terhadap pembangunan di Ba- dung. "Itu resiko saya menjadi bu- pati di Badung. Namun saya per- caya, semuanya demi pemba- ngunan masyarakat," kata La- tra. Ia tidak pernah marah ka- lau wartawan mengatakan ini kurang, itu belum sempurna. Ia pun tidak jengkel, kalau jalur demi (Bersambung ke Hal X, kol 7) ngan PP atau Keppres diusul- kan diatur dengan UU. Sebalik- nya, ada masalah yang semesti- nya diatur dengan UU minta di- atur dengan PP atau Keprres. Ya, kita kembalikan supaya di sempurnakan," katanya. SENIN, 21 AGUSTUS 1989 Tambal sulam Waseskab Attamimi juga me- nyatakan, langkanya tenaga ah- li itu menimbulkan kesan seo- lah-olah peraturan yang dihasil- kan tanpa disertai perhitungan dan persiapan yang memadai, karena tidak disertai ilmu dan Bali Post keterampilan yang mencukupi ketika membuatnya. Karena itu, staf pengajar Il- mu Perundang-undangan FHUI itu mengakui adanya pandang- an sinis yang menilai produk hu- kum nasional banyak yang ber- selera sesaat dan tambal sulam serta mudah berubah dan ber- ganti karena kurang berorienta- si ke masa depan. Sebagai contoh, ia menyebut UU Pemerintah Daerah No.5 Tahun 1974, yang mengalami pergantian lima kali dalam ku- run waktu kurang dari 40 tahun, sementara Kitab UU Hukum Perdata dan Pidana buatan Be- landa tetap awet dan bisa ber- (Bersambung ke Hal X, kol 7) pun usahanya tidak jelas," ung- kap Sarwono di depan peserta Rapat Kerja Nasional (Raker- nas) Pengusaha Indonesia. Rakernas yang diselenggara kan Departemen Koperasi dan Wiraswasta DPP Golkar yang diikuti para pengusaha Golkar seluruh Indonesia itu, dibuka mengingatkan pemerintah, dan di sisi lainnya juga memberi kri- tik kepada masyarakat. Misal- nya mengenai orang cuci mobil di jalan bypass Ubung-Tohpati. Di satu sisi pemerintah sudah membangun fasilitas tersebut, di sisi lain, hendaknya ma- syarakat ikut memeliharanya, dengan jalan tidak mencuci m bil di pinggir jalan. Itu akan mempercepat rusaknya aspal," kata Pande Made Latra, yang, senang olah raga tenis itu. jauh sebelum upacara dimulai sudah berbondong-bondong me- nuju Stadion Merdeka. Pertunjukan konfigurasi dari ribuan pelajar, tari-tarian dari pemuda dan angkatan bersenja- ta Malaysia lengkap dengan senjata di tangan tak henti- hentinya disuguhkan di la- Harian Untuk Umum pangan. Ribuan pemuda dengan pa- kaian tradisional Teluk Belanga merah jambu membuat pagar betis di sekeliling track sambil memegang umbul-umbul aneka warna yang menambah sema- rak suasana. Tiap adegan di la- pangan yang membentuk ber- bagai tulisan, diikuti petunjuk pada papan skor, tak ketinggal an pula barisan konfigurasi menggambarkan adegan apa yang sedang terjadi. Upacaranya sendiri dimulai tepat pukul 14.00 waktu setem- pat, Sultan Azlan Shah didampi- ngi permaisuri menggunakan mobil Rolls Royce warna hitam tanpa nomor plat, kecuali ben- dera kuning dan lambang ke- (Bersambung ke Hal X, kol 1), Pengemban Pengamal Pancasila Jakarta - Menko Ekuin dan Wasbang, Radius Prawiro, mengatakan, Pemerintah kini sedang mem- proses RUU tentang perusaha- an yang antara lain mengatur hubungan antara perusahaan "Secepatnya akan dikeluarkan," besar dan perusahaan kecil. ujar Menko Ekuin kepada wartawan usai memberikan pengarahannya di depan Raker- nas Pengusaha Indonesia De- partemen Koperasi dan Wiras- wasta DPP Golkar di Jakarta, Sabtu. RUU Perusahaan tersebut nantinya akan serupa dengan "Company Act", yang juga dite- tapkan di berbagai negara yang dapat melindungi kelompok pengusaha kecil. bil perumpamaan pepatah la- ma, grup ini bisa meringkik di kandang kuda, bisa mengaum di kandang macan. Namun kepri- badiannya, jati dirinya, tetap mengakar kepada seni tradisi. Oleh Putu Setia Alasan lain yang tak kalah pentingnya, mereka melawat ke luar negeri betul-betul mewaka- li "orang swasta" dalam arti sa- ma sekali tidak ditunjuk oleh pemerintah. Mereka tak mem- bawa missi harus memperkenal. kan budaya adiluhung bangsa, memperkenalkan seni tradisi Bali, dan berbagai pesan-pesan yang sebenarnya jatuh pada slo- dius menegaskan bahwa apa Atas desakan wartawan, Ra- yang ada saat ini baru dalam bentuk draft (rancangan). Pada bagian lain, dalam fo rum tanya jawab dengan para thes Ketua Umum DPP Golkar Wa- hono dan akan berlangsung sampai Senin. Menurut Sarwono, "pengu- saha petualang itu sama sekali tidak memiliki etika dasar bis- nis yang memandang bisnis se- bagai pandangan hidup." "Pengusaha oportunis me- mandang usaha sebagai upaya kalau ia sudah mendapatkan mencari duit belaka, sehingga uang dari usahanya itu, ia me- nyebut dirinya seorang yang Rakernas bertujuan me- nyatukan sikap, pandangan, pola pikir dan tindakan dalam pelaksanaan Program Umum Golkar di bidang ekonomi, khu- susnya yang menyangkut kope- rasi dan wiraswasta. Sarwono mengatakan hal ter- sebut sebagai salah seorang pa- nelis pada acara pertama raker- nas dengan tema "Kemauan Politik dan Fungsi Kontrol. "Pa- nelis lain adalah Menko Ekuin/ Wasbang Radius Prawiro dan Jacob Oetama dari Harian pengusaha itu sendiri. Kompas.c ganisme. Walau, pada akhirnya merekalah sesungguhnya duta seni yang justru menunjukkan kepada dunia luar bagaimana besarnya seni tradisi bangsa ini, khususnya seni tradisi Bali. Bahkan dengan keluguan dan. kesederhanaan warga Teges ini secara tidak langsung mempro- mosikan Bali dengan segala as- peknya, termasuk pariwisata. Di Jepang, saya terenyuh de- ngan ucapan Dubes RI Yogi Su- pardi, di mana beliau kagum pa- da warga Teges yang datang jauh-jauh tanpa bantuan peme- rintah. Sebelumnya, kata Muchroji, para Teladan yang dibina Dep. sos itu mengadakan kunjungan kehormatan kepada para Men- teri Kabinet Pembangunan V untuk meminta pengarahan dan pesan yang berguna bagi peng. embangan tugas mereka sekem- balinya dari Jakarta. Itu alasan utama saya untuk menguntit perjalanan warga Teges Kanginan ini. Dengan Menko Supardjo menyatakan bahwa kehidupan masyarakat di DKI Jakarta sangat keras, harga sarana hidupnya serba mahal dan masyarakatnya ber- sifat individualistis. Menko Kesra: Jangan Ditiru Hal-hal Jelek dari Ibu Kota peserta Rakernas, Menko Ekuin mengatakan bahwa Pe- merintah senantiasa akan mem- perhatikan perkembangan du nia usaha antara lain dengan menciptakan iklim yang sehat serta berimbang bagi semua ke lompok pengusaha. DATECH sukses," kata Sarwono. Ditegaskannya, "Seorang pengusaha yang sukses memi- liki pandangan hidup yang ber- orientasi wiraswasta. Etika bis- nisnya jelas dan kuat sehingga ia memiliki kekuatan menawar (bargaining power) yang kuat dalam dunia politik." Mengenai perkembangan ke- lompok pengusaha menengah dijelaskan, pertumbuhannya di Indonesia berjalan horizontal atu misalnya jika saat ini ber- jumlah 100.000 pengusaha ma- ka pada lima tahun mendatang jumlahnya menjadi lima kali lipat. Jika pengusaha menengah tersebut menerapkan manaje- men secara benar dan baik, lan- jut Radius, maka pertumbuhan- nya akan berjalan vertikal atau berarti statusnya meningkat menjadi pengusaha besar. Bagian timur Sementara itu, menanggapi Jakarta - Menko Kesra Soepardjo Rus- tam berpesan kepada para Pe- kerja Sosial Masyarakat (PSM) Teladan dan Karang Taruna (KT) Teladan dari seluruh Indo- nesia untuk tidak meniru hal- hal yang jelek dan negatif yang ada di ibu kota DKI Jakarta. Pesan Menko tersebut disam paikan Sabtu siang, ketika me- nerima para PSM Teladan dan KT Teladan di Jakarta, sebelum Sistem Kenaikan Pangkat Guru mereka kembali ma- sing-masing, seusai menghadiri upacara peringatan HUT ke-44 Kini Paling Strategis RI tanggal 17 Agustus 1989 di Ista- na Merdeka Kamis lalu. Para PSM dan KT Teladan yang diterima Menko Kesra itu sebanyak 54 orang, diantar Di- rjen Binkesos Depsos, Drs. Muc- hroji dan staf. Imbauan Radius Sementara Menteri Ekuin/ Wasbang Radius Prawiro meng- imbau dunia usaha untuk meng- embangkan etika bisnis, yang diharapkan dapat menjadi nor- ma atau kaidah bagi setiap usa- hawan untuk tidak melakukan tindakan yang tidak terpuji. Radius dengan jelas memberi (Bersambung ke Hal X, kol 5) Jakarta - Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), H. Basyuni Suriamiharja mengata- kan, sistem baru kenaikan pangkat guru sekarang merupa- kan yang paling strategis, dan para guru "jangan hanya mem- bayangkan kesulitannya saja." Sabtu, ia selanjutnya mengata. Atas pertanyaan di Jakarta, kan, kenaikan pangkat guru berdasarkan SK Menpan No.26/ MENPAN/1989 yang paling strategis, baik itu dilihat dari u- paya peningkatan profesi dan mutu guru maupun peningka- tan kualitas pendidikan bangsa. Menurut SK Menpan menge- nai fungsionalisasi jabatan guru yang keluar 2 Mei 1989 itu, jaba- tan guru dianggap sebagai jaba- tan fungsional dan penjenja- ngannya dapat terus meningkat "Jangan anda begitu saja me- niru yang jelek dan negatif yang ada di Jakarta," pesan Menko hingga pangkat tertinggi pega Soeparjo dengan menambah- kan bahwa yang bisa ditiru un- wai negeri sipil IV/E, melalui pencapaian angka-angka kredit tuk diterapkan di daerah adalah yang baik-baik dan berguna ba- gi rakyatnya. "Pengusaha mempunyai po- tensi politik. Namun, karena e- tika bisnis kita masih lemah, ba- nyak pengusaha yang masuk ge- langgang politik untuk mencari duit," kata Sarwono. Dijelaskannya, pemerintah mempunyai kepentingan agar para pengusaha Indonesia itu kuat, untuk mendukung peneri- maan devisa negara dari nonmi- Menparpostel Resmikan STO Ubud non- migas dan penarikan pajak dari Kini Indonesia Bisa Berhubungan Ke-140 Negara Melalui Telepon Menko Soepardjo dalam ke- sempatan itu menyampaikan kekagumannya atas keberhasil- an para PSM dan KT itu meraih predikat "Teladan" dengan se- mangat dan "berjiwa relawan" sebagai perwujudan dari jiwa (Bersambung ke Hal XI, Kol 6) Pemerintah Sedang Proses UU Perusahaan pertanyaan salah seorang pe- desaan yang berdiri atas kredit serta Rakernas mengenai pem- dengan bunga murah dan kredit bangunan di wilayah Indonesia biasa dengan bunga sesuai de- bagian Timur yang tertinggal di ngan ketentuan perbankan. banding bagian Barat, Menko "Ternyata bagi petani, kredit Ekuin mengatakan perlunya di- biasa (Kupedes) justeru lebih kembangkan secepat mungkin lancar pengembaliannya ketim- perindustrian di wilayah ter- bang kredit murah dengan ber- sebut. bagai kemudahan," ujarnya. Oleh karena itu, menurut Ra- dius Prawiro, pengembangan suatu daerah tidak harus ber- gantung pada kemudahan yang diberikan tetapi yang terutama adalah menggerakan syarakat pedesaan, dapat berpi- kir secara rasional. ma- Pada kesempatan tersebut, selain Radius Prawiro, Menteri Pengawasan Aparatur Negara, Sarwono Kusumaatmadja, serta ketua Yayasan Bentara Rakyat, Jacob Oetama, juga me- nyampaikan ceramahnya di depan sekitar 700 pengusaha yang menghadiri Rakernas sela- ma tiga hari (19/8, 21/8) terse- but. (Ant). "Jangan dalam bentuk indus- tri yang ditentukan dari Pusat tetapi serahkan pada ma- syarakat di daerah itu sendiri fakturnya masing-masing," kata untuk mengembangkan manu- Radius Prawiro. "keswastaannya" saya menjadi bebas bergerak. Dan saya me- milih membaur, tak ingin punya jarak, tak ingin mengambil po- sisi sebagai seorang wartawan dengan objek beritanya. Tidak, saya berusaha ingin bersama mereka dan sedapat mungkin menjadi bagian dari mereka. Itu sebabnya, lima hari sebelum berangkat, saya sudah berada di Teges, tidur di desa itu, setiap malam melihat latihan-latihan mereka, ngobrol siang hari, ikut mandi di kali, dan seterusnya. tindakan yang sifatnya mem- Ditegaskan bahwa tindakan- berikan "intervensi seperti me nentukan apa yang harus di- kembangkan dari suatu daerah atau dengan kemudahan yang sifatnya justeru memanjakan ti- dak memberikan pertumbuhan yang baik. Mengenai hal itu ia member- ikan misal tentang kredit pe Denpasar (Bali Post) - Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi, Soesilo Soe- darman, mengatakan pelaya- nan telepon sambungan lang- sung internasional (SLI) yang tersebar di 40 lokasi di Indone- sia kini telah menjangkau 140 negara di dunia. "Ini merupa- kan kemajuan yang pesat, mengingat pada bulan Maret ta- hun lalu hanya delapan lokasi yang terjangkau SLI," katanya ketika meresmikan peningka- tan pelayanan telekomunikasi untuk daerah tujuan wisata dan sentra kerajinan, yang pusat- nya di Ubud, Gianyar, Sabtu (19/8). NOMOR 4 TAHUN Ke-42 Ia menyebutkan peranan ko- munikasi dalam memacu pem- bangunan merupakan hal yang mutlak diperlukan. Oleh kare- nanya, akan terus dipacu untuk menjangkau seluruh lokasi yang strategis dalam pengem- bangan perekonomian yang se- kaligus meningkatkan penda- yang ditentukan pada tiap jen- jang. Tetapi berdasarkan Surat E- daran Bersama Mendikbud dan kepala BAKN 15 Agustus 1989, untuk mencapai angka-angka kredit bagi kenaikan pangkat guru itu nampaknya bukanlah suatu hal yang mudah. HARIAN PAGI Pengumpulan angka kredit guru itu akan didasarkan pada penilaian atas pendidikan, pro- ses belajar-mengajar (bimbi- ngan dan penyuluhan), pengem- bangan profesi serta pengab- dian pada masyarakat dan pen- dukung pendidikan. Untuk pengembangan profesi misalnya, guru akan dapat tam- bahan angka kredit bila me- ningkatkan pengetahuan dan keterampilannya, membuat ka rya ilmiah, mengikuti seminar atau kegiatan lainnya. Basyuni mengakui bahwa de- ngan ketentuan tersebut maka (Bersambung ke Hal XI, kol 4) Dan di Jepang, ketika saya be- nar-benar merasa telah me- nyatu, saya pun ikut naik pentas dalam tiga pertunjukan. Tetap sederhana Sebagai wartawan saya per- nah meliput bagaimana tim ke senian di lepas ketika melawat ke luar negeri. Bukan di Bali, tetapi di Jawa. Rombongan itu menebar senyum dan menda- dak jadi wangi. Mereka mema- kai pakaian seragam, bahkan lengkap dengan identitas ke- daerahannya. Lalu sejumlah pe- patan dan kemakmuran masya- rakat. "Untuk itu direncanakan pada bulan Agustus 1990 men- datang seluruh kota propinsi su- dah terlayani SLI," jelasnya. Ia menambahkan, pelayanan telepon SLI tidak saja akan menjangkau kota propinsi, na- mun juga kota-kota kabupaten. Pada akhir Pelita lima menda- tang, sudah seluruhnya terlaya- ní STO (sentral telepon otomat), yang kini baru terealisasi 156 kabupaten dari 301 kabupaten yang ada. Meningkatkan pelayanan te- lekomunikasi untuk daerah tu- juan wisata tidak lepas dari per- anan kepariwisataan yang akan dijadikan primadona dalam me- ningkatkan devisa negara. Dengan peningkatan pelaya- nan ini sasaran kunjungan wisa- tawan manca negara yang ditar- getkan 2,5 hingga 3 juta dalam Pelita lima ini akan dapat ter- lampaui. Dalam mencapai sasaran ter- sebut, Menteri menyebutkan Propinsi Bali memegang pera- nan yang besar baik sebagai daerah tujuan wisata utama di Indonesia maupun sebagai dist- ributor pariwisata untuk dae- rah Indonesia bagian timur. "O- leh karenanya, secara bertahap objek-objek wisata akan dileng- kapi dengan fasilitas telepon untuk mengatasi masalah tele- komunikasi yang sangat di- perlukan wisatawan," tan- dasnya. MILLK MONUMEN PERS NASIONAL SURAKARTA aya terharu dan ingin mena- Drs. H. Mudjitahid kepada Bali Post, Sabtu (19/8). Bupati Lom- bok Barat ini terharu dan baha- gia karena daerah yang dipim- pinnya meraih Parasamya Pur- nakarya Nugraha, sebuah peng- hargaan tertinggi atas keberha- silannya melaksanakan pemba- ngunan selama Pelita IV. Sebelumnya, ia merasa ku rang yakin dengan berita ten- Pemimpin Perusahaan: AA Bagus Wirajaya,SE. Penerbit PT Bali Post anggota SPS-SGP SIUPP No: 005/SK/Menpen/A.7/1985 tanggal 24 Oktober 1985 Terbit sejak 16 Agustus 1948 Harga langganan Rp 6.500,-/bulan terbit 7 kali seminggu termasuk Edisi Minggu Pedesaan lewat Pos biasa dan Udara tambah ongkos kirim pembayaran di muka Harga Eceran Rp 300,00 Alamat Tata Usaha Ji. Kepundung 67 A Denpasar 80232 Telpon 25764 (2 saluran), Fax: 27418 Harga iklan 1 mm kolom Rp 2.000,00, iklan mini minimal 2 baris maksimal 10 baris kolom, perbaris Rp 1.650,00 Iklan keluarga Rp 1.000,00 kolom-1 kolom berita pembayaran tunai. Pencetak percetakan Offset Bali Post. Rekening BRI Denpasar: 31-45-2065.0 BDB Denpasar: 173.804. BCA Denpasar: 440.70061 jabat yang mengantar member- ikan petuah dan petatah- petitih. Saya memang tidak mem- bayangkan hal itu terjadi pada lawatan warga Teges ini. Na- mun toh saya kecele juga akan sikap mereka yang sama sekali tak ingin menjadi "orang baru" yang segera terbang dengan pe- sawat mewah menuju sebuah metropolitan yang penuh ke- Bagian Pertama dari Empat Laporan Nikosia Presiden Iran, Ali Akbar Has- hemi Rafsanjani membuat ke- jutan dengan tidak mengikut- sertakan tokoh bergaris keras anti-Barat, Menteri Dalam Ne- geri Ali Akbar Mohtashemi, da- lam susunan kabinet yang di sampaikannya ke parlemen ha- ri Sabtu. Istimewa KIKUK Rombongan dari Teges yang sederhana itu kikuk ketika dimintai tanda tangan di EXPO Yokohama.- Presiden Iran Bikin Kejutan, Mohtashemi Ditendang dari Kabinet Mohtashemi, yang dipandang sebagai puritan terkemuka Is- lam di dalam pemerintahan, di- gantikan oleh Abdollah Nouri, dulu wakil pemerintah dalam korps Pengawal Revolusi. Mohtashemi terlibat dalam perselisihan terbuka dengan Rafsanjani berkaitan dengan banyak masalah, termasuk mengenai keinginan presiden yang baru terpilih itu untuk memperbaiki hubungan- hubungan dengan Barat. Ia menyuarakan ketidak- sepakatan setelah Rafsanjani menawarkan bantuan bagi pem- bebasan sandera Barat yang di- sekap di Libanon oleh kelom- pok-kelompok pro-Iran, yang di- duga beroperasi di bawah per- lindungan kelompok fundamen- talis, Hizbullah. Hizbullah sen- diri membantah mempunyai hu- bungan dengan penyanderaan itu. byar-kebyar. Semula saya ma- sih membayangkan mereka akan mengenakan pakaian se- ragam, atau endek Bali, atau ba- ju batik. Setidak-tidaknya se- suatu yang lebih khusus yang memberi tanda bahwa mereka terbang memegang pasfor dan membayar fiskal. Dugaan nakal saya itu sama sekali meleset. Bukan saja mereka tak peduli (Bersambung ke Hal X, kol 4) tang keberhasilan itu. "Akan te- tapi setelah Anda memberikan koran ini, barulah saya yakin se- ratus persen," ucapnya dengan penuh gairah, sambil menun. jukkan berita Bali Post yang me- muat daerahnya sebagai salah satu penerima anugrah terting- gi itu. Lombok Barat dalam beber- apa tahun terakhir ini, memang sedang naik daun. Berbagai ke- berhasilan mampu diraihnya. Drs. H.Mudjitahid f Laporan kantor berita Iran, Irna, yang dipantau di Nikosia, menyebutkan, 138 dari 270 ang- gota parlemen sebelumnya te- lah menulis sepucuk surat yang dibacakan di depan parlemen .yang isinya meminta Presiden (Bersambung ke Hal XI, kol 3) Rafsanjani untuk tetap mem- Bupati Lombok Barat Terharu pertahankan Mohtashemi. "Kehadiran tokoh-tokoh yang kuat di dalam kabinet menda- tang tidak bisa dihindarkan," bunyi surat itu seperti dikutip oleh Irna Rafsanjani, yang terpilih oleh mayoritas mutlak menjadi pre- siden dengan perluasan wewe- nang esekutif tanggal 28 Juli la- lu, menyampaikan susunan ka- binetnya satu hari menjelang perang Teluk.. ulang tahun gencatan senjata Menurut Irna, kabinet ber- (Bersambung ke Hal X, kol 3) Diplomat Inggris Ditahan London - Seorang diplomat Inggris di- tahan menyusul penyidikan yang dilakukan polisi atas orang-orang yang dicurigai se- bagai gerilya-gerilya Iran di In- ggris. Surat kabar The Daily Mail, Sabtu melaporkan, diplomat berusia 39 tahun itu ditahan ke- tika yang bersangkutan baru sa- ja tiba di tempat kerjanya di kantor urusan luar negeri di pu- sat kota London Kamis lalu. Ia diperiksa oleh polisi sampai Ju- mat malam dan kemudian dibe- baskan dengan jaminan. Seorang juru bicara kepolisi- an Scotland Yard mengatakan, dua pria telah ditahan, seorang di London dan seorang lagi di luar ibu kota itu atas tuduhan pelanggaran terhadap undang- (Bersambung ke Hal X, kol 6) Bahkan tak kurang dari 17 pre- dikat teladan tingkat Propinsi NTB berhasil digondolnya ta- hun ini. Di antaranya: guru te- ladan, paramedis teladan, KUD teladan, karyawan teladan, dan lain-lain - yang semuanya diun- dang ke Jakarta untuk ikut menghadiri peringatan HUT ke- 44 Proklamasi Kemerdekaan RI. Parasamya Purnakarya Nug- raha merupakan penghargaan yang didambakan seluruh ra- kyat Indonesia. Keberhasilan mendapat penghargaan terting- gi ini oleh Mudjitahid diakui ka- rena kerja keras berbagai pi- hak, terutama masyarakat. "Pe mimpin itu hanya menggerak- kan dan menghimpun potensi," tandasnya. Lari estafet Menurut Mudjitahid, keber- hasilan ini tidak bisa dilepas- kan dari andil yang ditanamkan pendahulunya (Bupati sebe- lumnya-red). Ia mengibaratkan; pembangun- an ini sebagai lomba lari esta- fet, yang oleh bupati sebelum- nya telah dipersiapkan kans un- tuk bisa jadi juara. "Jika bupati sebelumnya tidak mempersiap- kan keberhasilan-keberhasilan ini, sebagai pelari terakhir sulit bagi saya memenangkan per- tandingan," ucapnya, seraya menambahkan sejak bupati pertama dasar-dasar menjadi juara itu telah dipersiapkan dan ia tinggal "menggenjot" memanfaatkan tenaga terakhir. (Bersambune. 4cm Color Rendition Chart