Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1993-09-25
Halaman: 07

Konten


MAN 6 SABTU PAHING 25 SEPTEMBER 1993 (8 BAKDAMULUD 1926) "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 7 4cm S as or (OHP). ang men- arakat, di bahan hu- sih men- na sebe- swa itu," tara, Ket- NS. Mes- ara samar ra ini mu- n banyak awarkan, memuat Artinya, tersebut, berpikir. yang pikir ku- na materi ka penon- , mereka apa sebe- u kan dan di annya. (Hut). design by logan rentral data MENANDAI HARI AKSARA INTERNASIONAL ANEKA Masih Ada 21, 4 Juta Penduduk Indonesia Sandang Buta Huruf sanaan PROF DR SRI HASTUTI PH: Buta Huruf Bisa Diberantas Dengan Metode Identifikasi UNTUK memberantas buta ka akhirnya akan bisa menulis huruf bisa dijalankan dengan me- kare harus memenuhi permin tode identifikasi, yaitu membuat taan pemerintah. "Jangan dibiasa tulisan nama-nama yang ada di kan dengan cap jempol semua sekeliling masyarakat sasaran urusan selesai," ujarnya. ditempelkan di tempat yang Cara yang lain agar masyara- diidentifikasi. Cara operasional kat yang buta huruf terbiasa atau nya bisa melalui kelompok ibu- berlatih menulis bisa dilaksana ibu PKK, Dasa Wisma, Karang kan dengan memanfaatkan batu Taruna atau kelompok masyara- tulis (asbak) dan kapur. Alat itu kat yang lain. mudah di dapat di pedesaan. Ka- dan Model tersebut dikemukakan lau alat itu tidak ada bisa dibuat Prof Dr Sri Hastuti, PH, saat di- dengan bahan triplek yang diolesi wawancarai KR di Rumahnya, dengan semen. Bahan seperti itu Kamis (23/9) kemarin. Menurut akan mudah ditulisi dan juga mu- nya, memberantas buta huruf dah dihapus Jika sudah ada alat seperti itu, melalui kelompok- kelompok yang ada di masyara- masyarakat terus dikondisikan Sebagian anggota Kelompok Komedi 'Kalang Kabut' yang akan mendukung pemen- kat. Misalnya kelompok PKK, agar mereka terus berlatih me- bisa dilakukan duk yang berusia di atas 10 tahun apkan diri untuk mendukung ger hidupan mereka. "Tidak banyak sional pemberantasan buta huruf, tasan 'Piramus Tisbi' di Taman Budaya Surakarta, malam Minggu (25/9). (KR-Dok). Dasa Wisma, Karang Taruna dan nulis seperti apa yang pernah di harus didukung oleh semua lapisan masyarakat. Berdasarkan data yang diung- ujung tombak pemberantasan bu IKIP Yogyakarta Dr H Sodiq A kap Direktur Jenderal Pendidik ta huruf. Jangan sampai gerakan Kuntoro mengingatkan, agar pem an Luar Sekolah, Pemuda dan nasional sudah dicanangkan, te- berantasan buta huruf itu tidak olah-raga Depdikbud Prof Dr tapi tidak ada pendukung pelak sekedar berusaha agar masyara- kat bisa membaca dan menulis. Soedijarto, belum lama ini di Ja di lapangan. karta, sekarang ini di Indonesia Terlepas dari itu semua, pemer Tetapi harus dibarengi dengan masih ada 21,4 juta orang pendu- intah di tingkat desa perlu menyi- upaya meningkatkan kualitas ke- yang buta huruf. Jumlah itu be- akan yang dicanangkan pemerin- artinya jika masyarakat terbebas rarti 15,9 persen dari jumlah pop- tah pusat. Persiapan ini dengan dari buta huruf tetapi mereka ulasi yang ada. Suatu angka yang jalan mengoptimalkan kelompok- harus diberantas, agar pemban- kelompok yang ada, seperti ke- gunan bisa berjalan lancar. lompok PKK, Dasa Wisma, Ka- Pembangunan memang harus rang Taruna, LKMD dan kelom- didukung oleh sumberdaya manu- pok-kelompok yang lain. berdaya itu lemah maka jalannya programkan secara nasional, ke- Tentunya sebelum gerakan masyara kat. Jika 15,9 persen jumlah sum- pemberantasan buta huruf itu di roda pembangunan tidak akan se lompok-kelompok tersebut sudah lancar jika semua masyarakat bi- ada. Karena dibentuknya kelom- bantu mereka, agar saudaranya sia dari semua lapisan tetap tidak bisa menikmati hasil pembangunan," ujarnya. Selama ini yang bisa menik- mati hasil pembangunan secara maksimal hanya sebagian yang mereka yang berhasil perlu me- umumnya sudah terbebas dari ke butaan segalanya. Seharusnya nyisihkan hartanya untuk mem- Menyongsong 'Piramus - Tisbi' di Taman Budaya Surakarta kelompok pengajian. rumah. Dengan papan tulisan yang ada pada papan ter- Hastuti. Untuk mengkondisikan masya- rakat agar terbiasa menulis dan HARI ini, tepatnya Sabtu 25 September merupakan Hari Aksara Internasional masih ada 1.195 orang penduduk DIY yang berusia 7-12 tahun yang (HAI). Di tengah gemuruhnya laju roda pembangunan, pemerintah Indonesia segera belum bersekolah. Problem mere- mencanangkan dimulainya gerakan nasional untuk memberantas buta huruf. Pen- ka bermacam-macam, tetapi kare- canangannya direncanakan langsung oleh Presiden Soeharto. Suatu babak baru yang na alasan ekonomi mereka harus mengorbankan sekolahnya. Se- dangkan penduduk di atas 12 ta- hun tentunya juga banyak teruta ma di daerah pedesaan yang buta huruf. Hal ini membutuhkan pe nanganan yang serius, agar DIY tidak tertinggal dengan daerah lain. Dicanangkannya gerakan na- ketahui olehnya. Memang cara Caranya, kelompok-kelompok seperti itu sifatnya tradisional perlu diantisipasi secepat mung kin operasionalnya di DIY. Opti- tersebut membuat tulisan dengan sekali, tetapi menurut Prof Sri malisasi kelompok yang sudah huruf kapital tentang nama pemi- Hastuti untuk mencapai keingi- ada perlu dilaksanakan. Program nan yang diinginkan atu kema- lik rumah, nomor rumah beserta Paket A dan B yang sudah di- anggota keluarganya. Nama-na- juan tidak harus dengan cara jalankan perlu disegarkan kem- ma itu ditulis pada plat seng de- modern. Dengan cara tradisional, bali. Kelompok-kelompok belajar "SEJAK dahulu telah jadi tu- tradarai Heru Soetopo, dengan teater modern Indonesia masa ki- ngan ukuran yang telah ditetap jika memang hasilnya maksimal. banyak kelompok belajar yang juan teater dan tiap bentuk keseni para pelaku dedengkot praktisi ni, boleh dikata tidak ada sama yang ada di setiap kecamatan per- kan dan dipasang di depan tidak ada jeleknya kalau dijalan lu digalakkan kembali, karena an lainnya untuk menghibur ma- kesenian, seperti SH Mintardja, sekali. Komedi hanya sebatas ce- kan. "Jepang itu merupakan ne- adanya nama nusia. Tujuan itu telah membeir Soemadi M Wonohito, FX Soetopo, rita untuk menyegarkan suasana, gara maju, tetapi mereka tetap Kemudian pihak Kanwil De- kan kepada teater wibawanya Suwariyun, Moch. Tahar, Widja- namun demikian olahan estetika seperti itu, otomatis masyarakat tidak meninggalkan cara-cara tra juga menikmati pembangunan. pdikbud dan Instansi terkait per- yang khas: teater tidak memerlu ja, Sri Suwarno, Azwar AN Suhar sangat luar biasa. Hal ini dapat di yang buta huruf akan melihat disional mereka," kata Prof Sri sekarang ini tidak berfungsi. kan kartu nama lain kecuali kese- do, SA Hazadji, Moortri Poernomo lihat dari penampilan para pe- Menikmati bukan berarti makan lu menyusun kembali program nangan." Demikian ungkapan Ba dan Drs Sunarto tersebut ternya- main yang begitu kental dengan sebut. Misalnya papan nama sambil bertidur tetapi proses be- pemberantasan buta huruf yang tolt Brecht dalam Organon Kecil ta mampu menawarkan nilai ter akting dan gaya bermainnya. Dan yang dipasang di rumah Karto Di kerja itu sebenarnya juga meni- disesuiakan dengan kondisi yang Untuk Teater. Jika dicermati lebih sendiri bagi perteateran Yogya- nampaknya, para pemain Komedi nomo, si Suto yang buta huruf membaca harus terjalin kerja- akan mengetahui bahwa tulisan sama yang baik antara pemerin kmati pembangunan. ada. Tentunya juga jangan sam- dalam nampaknya dapat dijadi karta. Paling tidak, penampilan para akting dan irama permainan. Kalang menguasai Karto itu seperti yang ditulis di tah beserta aparat-aparatnya, de Di sisi lain, secara implisit ko- depan rumah Karto Yang perlu ditekankan adanya pai menyimpang dengan juklak kan referensi pendekatan terha- ngan kelompok-kelompok yang upaya yang seiring antara mem- dari pusat. Bidang pendidikan lu- dap kelompok Komedi 'Kalang dedengkot praktisi kesenian ter- Tulisan papan nama itu, sebaik ada di masyarakat dan semua medi Kalang Kabut agaknya bebaskan buta huruf dengan ke- ar sekolah perlu digalakkan kem- Kabut' yang kini bangkit kembali sebut mampu membuat penonton memberi contoh kepada para prak nya tidak hanya di depan rumah anggota masyarakat yang ada. tisi muda, bahwa akting-sekali saja, tetapi bisa juga dibuat papan Kerjasama yang baik itu akan miskinan. Karena sebenarnya i- bali. Usaha penggerakkan di se- di tengah hiruk pikuk perteateran yang memenuhi gedung Purna dentik antara buta huruf dengan mua sektor ini baik karena akan Yogya yang dikabarkan mengala- Budaya Yogyakarta mempunyai pun dalam bentuknya yang paling nama di Telaga, Puskesmas, dan memudahkan semua pihak untuk kemiskinan. Artinya yang buta memfungsikan kembali saran mi semacam 'stagnasi kreativitas' gambaran tentang bentuk teater Tontonan yang ditawarkan modern masa silam, disamping sederhana-sampai sekarang ini banyak tempat umum yang membuat program mengenai pem huruf itu karena tidak mempu- yang dulu ada tapi sekarang tidak oleh Komedi Kalang Kabut', seba- mereka merasa terhibur dengan masih menjadi sukma utama da- banyak dikunjungi masyarakat. berantasan buta huruf. nyai harta untuk belajar atau ka- berfungsi. lam sebuah peristiwa teater. Tak Karena jika masyarakat itu, mis Masyarakat harus dikondisi ada gedung, lighting atau ilustrasi alnya pergi ke telaga untuk man- rena alasan ekonomi yang lain me gaimana pergelarannya di Purna bentuk komedi yang ditawarkan. kan tidak menggantung reka akhirnya tidak ada kesem- di atau mencuci, mereka akan se- pihak lain. Idealnya sara- patan untuk belajar. Untuk itu bag Kanwil Depdikbud DIY Soe- dalam even FKY V, dengan meng- memakan waktu sekitar satu jam Sekarang ini menurut Kasub- Budaya Yogyakarta, 26 Juni lalu Pementasan Piramus Tisbi yang musik yang mendayu-dayu, asal lalu melihat tulisan telaga dan sekalian memberantas buta huruf warno BA, pihak Kanwil mulai angkat cerita Piramus Tisbi, kar- lebih itu, mampu mencubit kalan- ada tubuh yang menjelma akting, anak-anak akan selalu membaca kan untuk memberantas buta hu- na dan prasarana yang diguna- mendata kembali anak-anak di ya William Shakespeare. Kita di- gan praktisi muda yang mengge- peristiwa teater akan tetap untuk atau mengeja tulisan telaga. De- ruf itu memang didatangkan dari juga membrantas kemiskin an Caranya, seperti yang diung- semua daerah tingkat II yang be- hadapkan pada sebuah pemen- futi kesenian, sekaligus menawar kapkan Dr Sodiq Kuntoro, dengan lum bersekolah. Mereka akan di- tasan teater yang mengasyikkan. kan alternatif guyonan dalam program yang dirancang tidak jaring dimasukkan ke program Pementasan tersebut memiliki teater modern. hanya sampai bisa membaca dan wajib belajar 9 tahun. "Untuk usia ciri komunikatif antara pelaku pe- menulis. Tetapi program tersebut sekolah di DIY akan bisa tersele- mentasan dengan penontonnya, Jika Teater Koma dan Gandrik nantinya bisa mengembangkan saikan dengan program wajib be- sehingga menimbulkan keakra- senantiasa menawarkan komedi kualitas berpikir masyarakat. lajar 9 tahun," ujarnya. ban yang terjalin pada komu- satir yang sarat kritik sosial, ben- Tentunya ini perlu dukungan Sedangkan untuk usia 12 ta- nikasi rohani-yang pada akhir tuk komedi yang ditawarkan Ko- dana yang tidak kecil, karena ber hun ke atas, pihak Pemda ber- nya menumbuhkan harmoni an- medi 'Kalang Kabut' relatif seder- kaitan dengan bagaimana masya- sama jajarannya perlu bersama- tara pelaku dan penonton. hana. Unsur-unsur politis yang Produser Beijing rakat di pedesaan Pergelaran Komedi 'Kalang Ka- diselipkan sebagai kritik sosial RENCANA pembuatan film dikit umat beragama lainnya di tempat tinggalnya. "peran serta prasarana yang ada. Karena sebe- but' di Yogyakarta yang di su- yang lazim dilahirkan dari rahim "Sam Po Kong alias H Moh menjadi pengagum dan memuli- konglomerat sangat diperlukan narnya sarana untuk menunjang Cheng Ho, yang diprakarsai Lem- baga Kerjasama Ekonomi, Sosial dan Budaya Indonesia-Cina mu- lai ditindaklanjuti dengan penyer- ahan sinopsis atau ringkasan cer- lah jika pemerintah mengambil tu kelancaran pembangunan yang sa aktif berperan. Maka tidak sa- pok-kelompok ini untuk memban- bisa berperan dan akhirnya bisa langkah untuk membebaskan ma ada di pedesaan. Jika sebelumnya syarakat dari buta huruf, karena kelompok Dasa Wisma itu diman buta huruf itu suatu pertanda bah faatkan untuk pemasyarakatan KB, sekarang bisa juga diman- wa kemampuan yang ada lemah. Suatu usaha tentunya ada cara faatkan untuk memberantas buta yang harus dilalui. Sementara itu huruf bagi anggota Dasa Wisma gerakan nasional mulai diden yang belum bisa membaca dan gungkan, masyarakat mulai men- menulis. Caranya seperti yang diungkap dengar suara itu. Tapi masyara- kat juga akan ragu melangkah ji- kan Prof Dr Sri Hastuti. Selain itu ka tidak jelas juklak dari atas. bisa juga dilakukan dengan jalan "Sebaiknya masyarakat tidak us- bekerjasama dengan pengusaha ah menunggu, karena ini demi ke- asal desa yang sukses di kota un- pentingan bersama," kata Guru tuk menyisihkan uangnya untuk Besar IKIP Yogyakarta Prof Dr membiayai program pemberan- Sri Hastuti, saat ditemui KR di tasan buta huruf di desa asalnya. Dana itu bisa digunakan untuk rumahnya, kemarin. membeli alat peraga serta sarana dan prasarana yang digunakan untuk membaca dan menulis. Kualitas Hidup Petunjuk Pelaksanaan Idealnya pemerintah terus me- nurunkan juklak yang akan diope rasionalkan di lapangan. Bersa- maan itu juga dibentuk petugas Selain itu Kepala Pusat Pengab pelaksana yang akan menjadi dian pada Masyarakat (PPM) Sinopsis Film "Sam Po Kong" Diserahkan ke akannya. Usman mengatakan, sekarang ini persiapan penyusunan ceri- tanya merupakan pokok utama, karena dari persiapan yang ma- narionya, maka akan dapat ditin- daklanjuti dengan lebih sempur- Sukma Teater Kabut sangat punyai ruang dan waktu hidup. Dan rasanya untuk dengan Pemberantasan buta huruf me- mang perlu gerakan yang terpadu Dengan cara ngan mendengar anaknya mem- pemerintah atau dengan dana baca, lama kelamaan si ibu yang pembangunan. Tetapi alangkah kurang adil jika buta huruf akan tahu juga. baiknya jika masyarakat bisa kebangkitan Komedi Kalang Ka- Menurut Prof Sri Hastuti, mem memulai sendiri, dengan jalan but itu hanya dinikmati oleh ma- berantas buta huruf tidak hanya swadaya masyarakat. Misalnya syarakat Yogyakarta saja. Oleh sampai orang yang bersangkutan untuk membuat papan nama de karenanya, ketika Taman Budaya itu bisa membaca, tetapi mereka ngan jalan arisan kelompok dasa Surakarta menawarkan diri un- harus bisa juga menulis. Karena wisma. Kemudian nanti dikerja- tuk 'ngunduh pergelaran Komedi seperti kasus-kasus yang dite- kan bersama-sama dengan kelom Kalang Kabut' segenap jajaran mukannya di pantai-pantai utara pok karang taruna kelompok ini pun siap mengambil pulau Jawa masyarakat terutama ancang-ancang, dan bekerjasama orang-orang tua hampir semua dengan SKH Kedaulatan Rakyat, bisa membaca, tetapi mereka dan terus menerus. kelompok Kalang Kabut' me- tidak bisa menulis. yang kontinyu masyarakat akan nyanggupkan diri tampil di Ta- Untuk itu, Guru Besar IKIP terbiasa dan seterusnya mereka man Budaya Surakarta, 25 Sep- Yogyakarta menyarankan, pihak akan mampu membaca dan me- tember 1993, cerita Piramus Tisbi. pemerintah yang ada di pedesa nulis. Tentunya dengan kemam- Dalam pergelarannya di Surakar- an, seperti lurah, RT dan RW te- puan ini mereka akan mampu pu- ta ini, Komedi Kalang juga rus mengajari dan membiasakan la meningkatkan kehidupan me- melibatkan beberapa pemain untuk menulis nama dan tanda- reka. Tidak akan banyak artinya, da, yang diharapkan dapat meng tangan setiap mereka yang mem- jika mereka terbebas dari buta SEORANG diplomat Filipina, orang Filipina yang bekerja dan ASAL dan usul nama Kota Dapat dipastikan yang dimak- imbangi permainan para butuhkan surat keterangan. De- huruf, tetapi mereka tetap ter mendesak Senat untuk tidak akan mencari kerja di negara ke- Salatiga termasuk kapan kelahi- sud desa Trigosthi yang ditam- manula ngan cara seperti itu masyarakat kungkung dalam kemiskinan. menggebu dalam penyelidikan sultanan yang kaya minyak itu. Dalam dengar pendapat Senat, rannya hingga sekarang belum bahkan kepada desa Hampra ter- (Darwin Putu Artha)-h. akan terbiasa menulis dan mere- (Ono/Fie)-k. prostitusi kelas tinggi, yang diduga dilakukan oleh ratu kecan- seorang polisi Filipina yang berk- bisa ditentukan secara pasti. Se- tulis di atas prasasti Plumpungan tikan dan beberapa bintang film erja bersama Maceda, mengaju- hingga dari pihak Pemda Kodya tidak lain adalah desa "Salatiga" SUMIYANTORO PEMUDA PELOPOR NASIONAL Filipina di Brunei, karena penye- kan laporan yang menyebutkan Salatiga kini terus menggali sekarang. Untuk itu, sebagai sa- lidikan tersebut dapat merusak nama sembilan bintang film lokal lewat bukti sejarah tempo dulu lah satu bukti sejarah maka pra- bisa berusaha sama mengaktifkan sarana dan Sulit, Tentukan Hari Jadi Salatiga dalam hal ini," ujar Sodiq. Permasalahan di DIY Berdasarkan data tahun 1992 1993 Kanwil Depdikbud DIY, kesuksesan pemberantasan buta huruf di DIY sudah sekarang ting- gal mengoptimalkan kembali. (Ono/Fie)-h. itanya kepada pihak produser di tang terutama kesempurnaan ske Prostitusi "Orang Cantik" Beijing. Pihak Indonesia telah menyer- ahkan sinopsis yang disusun sela- ma dua tahun oleh sineas Drs H Usman Effendy yang juga Dirut PT Aldila Multi Sinema kepada pihak produser Beijing, Cheng Dong Dien. Sedangkan pelaksanaan pem- buatan film tersebut dilakukan oleh pihak-pihak yang terkait se- telah ditandatanganinya kesepa- katan (MOU) antara Beijing Aca demy Youth Film Studio dengan PT Aldila Multi Sinema. na. Kabut mu- seniman hubungan dengan kesultanan ter- yang pergi ke Brunei dalam bulan agar bisa digunakan sebagai pa- sasti Plumpungan yang terletak Transformasikan Etos Kerja Jepang "Insya Allah, awal tahun depan materi ceritanya yang utuh dapat diselesaikan bersama-sama, di- mana pihak Beijing menampilkan Yang Enbu, penulis skenario se- nior dan dosen Akademi Film Bei- jing," katanya. Pihak Indonesia, menurut Us-sebut. man, juga akan menyusunnya de- "Kebijakkan kami (dengan Bru- ngan menampilkan tim kerja nei) tidak menyebabkan ketegan- yang ahli pada bidangnya. gan yang tidak seharusnya terjadi Ia mengakui, produksi patun- terhadap hubungan kami saat ini. gan yang akan berimbang baik Kami berharap kebijakkan itu di- dari tenaga teknisi maupun pe- jalankan," kata Ed Manuel, Di- mainnya ini, diperkirakan biaya rektur Urusan Asia dan Pasifik nya akan tinggi. dalam acara dengar pendapat Pihak Indonesia dalam hal ini Senat. Sinopsis yang diserahkan Us- man Effendy itu, berisi kisah misi persahabatan mualim ulung Cina Haji Mohammad Cheng Ho (Zheng Ho), yang dikenal di Indo- nesia dengan nama Sam Po Kong Aldila Multi Sinema menyatakan, Senat menyelidiki pernyataan Effendy terakhir. Beberapa di antara mereka ter- Berdasarkan cerita rakyat, leg. Bringin Kabupaten Semarang ke Tengah Masyarakat Gunungkidul di Desa Plumpungan Kecamatan masuk peserta kontes Miss World, enda dan peninggalan sejarah hingga sekarang terus dijaga. Ruffa Cutierrez, terlihat dalam se- sedikitnya ada 3 versi yakni Desa Karena bagaimanapun juga hal buah perjamuan yang diselengga- Tri Gosthi, Sela Tiga dan Salah itu merupakan suatu mementum rakan oleh salah seorang keluar- Tiga. Dimana dari ketiga versi ini tersendiri bagi Salatiga. ga kerajaan untuk menghormati nampaknya masih juga diberde- penyanyi AS Diana Ross, kata In- batkan masyarakat Salatiga hing spektur Polisi Reynaldo Crame. kan. dang asal dan tempat. Visi ke- manusiaannya yang mendo-rong- nya untuk terus mengabdi. Pria yang aktif ini ternyata bukan ash Gunungkidul melainkan dari Te- manggung, yang sejak 1992 ber- mukim di Gunungkidul. rakat rupanya perlu ditingkat- Dengan latar belakang itu, ia sempat terpilih untuk magang di Jepang selama 9 bulan pada ta- hun 1992. "Saya coba transformas kan etos kerja Jepang ke tengah masyarakat Gunungkidul," ujar Atas keseriusannya dalam urus alumnus IKIP Muhammadiyah, an sosial ini dipandang banyak kepada KR di sela-sela peninjau kalangan mampu membangun an ke sentra-sentra peternakan. masyarakat. Tak heran jika ia ter- Bagaikan seorang juru pene- masuk dan terpilih sebagai Pemu- rang, ia berseru-seru pada masyada Pelopor 1992, mendapat peng- rakat untuk tak tinggal diam. Ka- hargaan dari Menpora. "Apa yang rena kegigihannya, guru yang saya perjuangkan masih minim mengajar sosiologi dan antropolo- Masih banyak aspek yang perlu gi budaya ini, malah banyak dike digarap dan perlu terus disele- nal masyarakat sebagai pegawai saikan," ujarnya merendah. Pria yang tinggal di Garotan penerangan. "Saya yakin masya- rakat mampu berkembang asal Bendung, Semin Gunungkidul ini didorong. Istilahnya, rekayasa so menyatakan menkau tak gampang sial," ucapnya. Rekasaya sosial itu prilaku masyarakat tak gampang hingga kini tetap ia lakukan de- Perlu ada pegangan secara berta- ngan skala yang lebih luas. hap, terpadu dan kontinyu. "Un- Untuk makin merealisasikan tuk mengembangkan Gunungki- Versi Lain. butkan yang terjadi sekitar 500 lalu. film EGENT Brunei. pergi ke bahasa (huruf) Jawa Dari sederetan bisa B-2430 (Rtr).-h Pada versi lainnya, yakni Sela ga sekarang mengenai Tiga. Alkisah menurut cerita Pernyataannya tidak menye- dirasa dipakai sebagai bukti se- rakyat terdapat 3 buah batu besar satu pun dari mereka ter- jarah yang benar. yang letaknya berdekatan dan tahun apabila kerjanya rapi dan ma- yang dilempar oleh Ernesto Mace- libat dalam kegiatan seksual. Untuk Desa Tri Gosthi, di Desa cukup menyolok dari jauh sudah tang, maka niat baik ini akan di da bahwa pencari tenaga baru Plumpungan Kecamatan Beri- dapat dilihat. Tiga bongkah batu Usman mengatakan, beri jalan keluarnya, termasuk yang berpraktek secara ilegal disebut Maceda, menolak pernya- tar 1,5 Km arah timur Kodya Sala Gutierrez, salah seorang yang ngin Kabupaten Semarang seki- tersebut terletak di atas tanah pembuatan film ini bukan sema- kebutuhan dana yang besar itu. telah mengirimkan ratusan wani- ta-mata komersial, tetapi jalinan "Kami akan bekerja keras un- ta Filipina, di antaranya peserta ceritanya tetap berpegang pada tuk usaha yang luhur ini," tegas kontes kecantikan, bintang pekerja seks atau bahwa ia halaman rumahnya terdapat ba- Jalan Diponegoro Salatiga. taan dirinya adalah seorang tiga di salah seorang penduduk di gereja Kristen riwayat Cheng Ho dengan misi Usman. dan pelajar, ke Brunei untuk dili- menerima 700.000 dolar AS seba- tu besar yang kemudian dikenal muhibahnya yaitu perdagangan, Sejumlah tokoh pengusaha batkan dalam praktek prostitusi gai imbalan melayani anggota ke- dengan Prasasti Plumpungan. Di tiga batu itu dianggap keramat luarga kesultanan. sosial, kebudayaan dan silaturah- yang ikut menyaksikan penanda di negara itu. atas batu tersebut tertulis angka dan pernah pada masa terjadi mi Islamiyahnya ke kawasan tanganan kerjasama produksi Ia memberi kesan bahwa klien Gutierrez yang akan mewakili tahun 674 Caka dan sederetan kraman Raden Mas Said ter- Asia Tenggara. negara tersebut dalam pemilihan kata-kata yang tertulis dengan hadap Sunan Paku Buwono ke III Meskipun orang tua dan kakek Sahid Gitosardjono, Dato Sri Bur keluarga kerajaan. film itu seperti Dr H Sukamdani para wanita itu termasuk anggota Miss World di Afrika Selatan pa- Kuno. da November, juga menolak per- di Surakarta Hadiningrat Cheng Ho turun temurun adalah han Urray, Pek Tek Beng, dan Manuel mengatakan, penyeli- muslim, tetapi ia sendiri menda- kata-kata itu nakan sebagai tempat duduk be- Yakob Hendrawan sama-sama dikan saat ini terhadap pernyata- nyataan dirinya pernah diterjemahkan kurang lebih berapa pembesar sambil menanti lami juga agama Budha dan pa- artinya "Mudah-mudahan ada ke waktu penandatanganan perjan memberikan dukungan atas pem- an keributan seks "mungkin Caka telah berjalan 674/bulan jian perdamaian antara R.M. Said ham lainnya, sehingga tidak se- buatan film itu. (Ant)-k. membahayakan" keadaan ribuan bahagiaan semua rakyat, tahun di satu pihak dengan pihak Ke- 5/tanggal 21 hari Selasa Kliwon sunanan Surakarta tahun 1757 tengah hari. Yang memberi hadi yang antara lain memutuskan disi yang demikian itu, ternyata obsesinya mengembangkan ma- dul perlu juga dukungan semua mana yang yang sekarang berdiri Jawa bangunan tepatnya di Konon menurut cerita dari ke- ERTS BEST JET LEE INGFU STER 3 path anTerlarang 3 palinya Kembang Kondom untuk Wanita Tunggu Lampu Hijau DALAM urusan pemakaian alat kontrasepsi, Indonesia me- mang berbeda dengan negara-ne- gara maju. Kalau di sini kondom relatif masih banyak-digunakan orang secara luas, maka di negara maju justru sudah banyak diting- galkan. Mengapa? Karena kon- dom, betapapun tipisnya, masih saja dianggap mengganggu kenik- matan bersenggama. Namun, dua tahun terakhir ini, ketika berita AIDS makin santer, kondom kembali dicari orang. Ti- ba-tiba saja kondom menjadi pop- uler lagi di Eropa dan AS. Kon- dom dianggap sebagai perisai am- puh terhadap virus AIDS, bukan hanya alat kontrasepsi. Soalnya, AIDS terutama berjangkit me- lalui kontak senggama. Dengan meningkatnya penggu- naan kondom, desain kondom kembali disempurnakan. Pusat Keluarga Berencana (PKB) Mar- garet Pyke, di Inggris, tahun ini berhasil melakukan terobosan ba- ru, setelah mengubah total struk- kondom konvensional yang tur dikenal selama ini. Mereka mem- buat kondom bukan untuk kaum pria, tapi untuk kaum wanita. Kondom yang lama khusus di- pakai oleh pria, sedang kondom baru produksi PKB Margaret Pyke dimasukkan ke dalam lu- digu- ah tanah untuk keperluan agama dipecahnya Kasunanan Surakar- karena baktinya kepada sang ta yakni sebagian menjadi wila- Deway I ca, supaya menimbulkan yah Mangkunegaran seperti yang kemulyaan (yakni) desa Hampra ada sampai saat ini. yang ditambah dengan desa Tri- Dari perkataan atau sebutan sang Dewi yang sangat sempurna maka akhirnya menjadi perka- gosthi yang mendapat ijin dari "Sela Tiga (batu tiga)" tersebut tahukan dengan suara kentongan lah dipakai sampai sekarang dan (pemberian tanah yang) diberi- taan "Sala Tiga" seperti yang te- dan tulisan menurut adat kebi secara resmi digunakan sebagai asaan desa-desa merdeka seki- salah satu relief lambang Kota Bagi yang bernama Bha- Madya Salatiga. nu (yang memberi tanah tersebut) Sementara itu, Walikota Ma- jasanya dan panjang usianya di dya Salatiga Drs Indro Suparno moga-moga selalu tambahlah kepada KR belum lama ini men- dunia. tarnya. Mengenai nama desa "Trigos- gatakan, Pemda Salatiga me- thi" disebut dalam prasasti terse- mang hingga sekarang masih but di atas merupakan gabungan terasa kesulitan untuk menguak dari dan cala, dua sama dengan sabha sama dengan digunakan sebagai pedoman, se- selanjutnya secara lengkap perti kota-kota lainnya yang se- dieja dengan kata "trigosthi" sa- ma dengan "trisabha sama de- tiap tahunnya bisa berulang ta- hun untuk mengingat kembali ke ngan "tricala". Sumiyantoro. (KR-Usy). GUNUNGKIDUL sejauh ini dikenal sebagai daerah kering, sumberdaya manusianya minim dan susah berkembang. Namun bukan berarti tak bisa dikem- bangkan. Di tengah-tengah kon- ada orang yang gigih untuk me- ngembangkan daerah tandus itu. Salah satu di antaranya yang menjadi pekerja sosial adalah Sumiyantoro (30) Di tengah kesibukannya me- ngajar di SMA Muhammadiyah Ngawen Gunungkidul, ia berpe- dih perih merekayasa masyarakat untuk tetap tegar dan bangkit menghadapi kenyataan serta me- manfaatkan segala sumberdaya alam vang ada. Etos kerja masya- syarakat, Yanto- demikian bia- sa disapa - aktif berkecimpung dalam koperasi. Belakangan ia kemudian dipercaya menjadi Ke- tua KUD Subur, Semin, Gunung- kidul. Dalam usia masih muda, 30 tahun, ia mampu memadukan ga- gasan idealis ke dalam masyara- kat. "Apa yang saya lakukan tak muluk-muluk. Realistis dan kon- disional," paparnya pihak," katanya. Dengan cara itu, perlahan pula akan tumbuh kesadaran bahwa Gunungkidul tak perlu ditinggal kan kaum mudanya. Yang terpen- ting mencari alternatif yang ter- baik. Alternatif itu hanya bisa di- ketahui dengan menyalami ke- hidupan masyarakat dan alam Gunungkidul dengan seksama. "Kita kejar ketertinggalan dengan Bergiat di bidang kemasyara- kejelian, ketekunan dan meng- katan, sebenarnya tak meman- adopsi pengetahuan." (Usy)-b. Rezeki tak Niscaya Berwujud Uang JIKA Sang Maha Pencipta ber kehendak memberikan rezeki, ke- makhluk mengenai hari jadi dan termasuk suku kata yakni Tri: tiga asal usul nama salatiga yang pada ciptaannya ter Gosthi: tempat rapat (ber- sebenarnya menurut sejarah. kumpul). Dalam bahasa Jawa Oleh karena, sebagai tindak masuk manusia-maka ada-ada (cala). Dengan demikian dapat di- lanjutnya kini sudah ada rencana saja jalannya. Seperti yang diteri Kuno tempat rapat disebut sabha ma keluarga Pujiwoyono dari untuk menguak tabir sejarah tarik kesimpulan, istilah gosthi tersebut sehingga nantinya bisa Pandak Bantul, Widodo dari Sen- tolo Kulonprogo, atau Sakijo dari Blunyahrejo Yogyakarta. Ketiga keluarga yang bisa di kategorikan 'miskin' itu tidak me nyangka kalau dapat rezeki nom- plok. Bukannya menjadi jutawan atau milyarder karena putus SD SB atau lotre lainnya, tapi ketiga keluarga yang sedang bekerja ke- ras mengumpulkan duit untuk dapat menyelenggarakan hajat sunatan putra-putranya, tak di- nyana-nyana ada tawaran sunat lahiran kota tercintanya. Menurut watak bahasa Indone- "Mudah-mudahan setelah pe- sia, perkataan tersebut dapat di- mekaran wilayah nantinya segera ubah menjadi "Gosthi Tri sama bisa kita temukan asal-usul Sa- dengan Sabdha Tri sama dengan latiga termasuk hari jadinya, (tiga)" yang selanjutnya ujar Drs Indro Suparno. menjadi "Sala Tiga". Cala Tri (Slamet RM)-h Harjono yang sudah memiliki Putar Musik Terlalu Keras ujar Kepala BKKBN Pusat, Dr Harjono Suyono. beberapa contoh kondom untuk persen kemampuannya untuk wanita tersebut, menyatakan bah 100 Juta Anak Dipaksa Kerja rat tidak akan Kondom untuk wanita. bang faraj. Pemakaiannya, menu- ganggu. Lebih lanjut Guillebaud Kondom, menurutnya, pada da rut desainernya, seperti mema- mengedepankan hasil uji coba sarnya adalah alat kontrasepsi. sang tampon. Struktur kondom yang dilakukan secara intensif Oleh karena itu, perlu ada data wanita ini juga berbeda. Kondom dengan bantuan 25 responden klinis dan medis tentang berapa lelaki mempunyai struktur/ben- atau pasangan sukarelawan se- tuk sarung ketat, sedang kondom jak Januari lalu, di St Maria Gyna menghindari kehamilan. "Peneli- wa ia masih menunggu lampu hi- untuk wanita bentuknya mirip ecologist and Obsterivians, Den- ti-an itulah yang sedang kami jau dari Organisasi Kesehatan Se- SEORANG wanita Inggris di- negara di kawasan tersebut. kantong. Ukurannya pun jauh mark tunggu dari tim ahli kami," kata dunia, WHO, dan juga menunggu hukum penjara satu minggu, ka- Satu dari dua pelajar mening- lebih besar dan longgar. "Para responden pria mengaku Guillebaud lebih lanjut. "Mung- hasil evaluasi para pakar KB di rena mengganggu tetangganya galkan sekolah lebih awal karena Kondom untuk wanita yang le- bisa melakukan hubungan seng- kin baru akan selesai dalam wak Indonesia. dengan memutar lagu pop ke- kemiskinan, kata salah seorang bih longgar itu, dirancang untuk gama secara normal tanpa ada tu dekat ini", tambahnya. sayangannya terlalu keras. peserta pertemuan tahunan keti- melapisi dinding vagina bagian gangguan," ungkap Guillebaud. Hingga kini, tak ada satu alat Rencana pemasaran kondom Helen Stephens (20), dari ga para ibu negara di kawasan dalam. Keistimewaan bahan kon- Sementara itu, bagi para respon- kontrasepsi pun yang bisa menja- Femshield di beberapa negara Ba Cleveland, utara Inggris, menolak Amerika latin dan Caribia, di San dom ini yang sepintas mirip den wanita, lapisan pada dinding main aman 100 persen. Sementara bergantung pada tuduhan dan menangis tersedu Jose kondom biasa-bisa secara flek- vagina justru memberikan ekstra ini, spiral (IUD) menurut penelit kemampuannya untuk mencegah ketika pengadilan daerah menja- Hampir setengah wilayah yang sibel mengikuti bentuk dan le- stimulasi (rangsangan ekstra). ian adalah media pencegah ke- kehamilan. "Untuk mencegah ke- tuhkan hukuman tersebut. dihuni oleh 450 juta penduduk, kuk-lekuk dinding vagina. Lu. Secara umum bisa dikatakan, va- hamilan paling handal dan efek- hamilan, orang akan cenderung Pengadilan menerima pengad- miskin, sehingga memaksa ke- bang kondom, yang bila dipakai gina shield ini mampu membantu tif. Dan kondom malah sebalik- mencari jalan lain, bukan dengan uan bahwa Stephens berulangkali luarga untuk mengirimkan anak akan terletak di bagian paling lu- para wanita untuk mencapai kli- nya justru yang paling tidak kondom," kata Guillebaud, sambil memutar lagu Whitney Houston, mereka dalam kondisi yang ar, juga secara lentur mengikuti maks atau orgasme. menunjukkan data pencegahan "I Will Always Love You" dengan umumnya merusak perkembang bentuk vagina. Gulungan yang Di Indonesia Bagi Indonesia, penelitian PKB kehamilan di Inggris. Pada catat keras, sehingga menembus dua an fisik dan emosi mereka, kata terdapat di sekitar lubang itu bisa Sebenarnya kondom untuk ka- Margaret Pyke yang kini tengah an data statistik 1991, terlihat lapis dinding, penyekat, dan bebe para wanita itu. diselipkan di bawah lekukkan um wanita ini sudah dipasarkan berlangsung, tentulah sangat pen bahwa sekitar 65% ternyata mela rapa lemari pakaian serta Para ibu negara dan wakil dari sejak tahun 1989 yang lalu, de- ting. Kondom jenis baru ini diperkukan pencegahan kehamilan me menggetarkan lantai para tetang 24 negara mengikuti pertemuan ngan merk dagang Femshield. kirakan akan bisa meluaskan pro lalui sterilisasi (mengikat saluran ganya. itu dan mencari strategi regional Tapi setelah diadakan evaluasi gram Keluarga Berencana Nasio indung telur) atau vasektomi (me- Sementara itu krisis ekonomi untuk memerangi kemiskinan, Direktur PKB Margaret Pyke, de dari berbagai segi, kami merasa Menurut Dr John Guillebaud, nal. "Kami akan mencoba mem- ngikat saluran sperma). Semen- Amerika Latin memaksa 100 juta meningkatkan kesatuan keluar perlu melakukan beberapa uji co- perkenalkan kepada para aseptor tara itu, 21% menggunakan spi- anak "terjun ke pasar kerja ga, dan memajukan kondisi untuk ngan struktur kondom ini, kontak ba di lapangan lagi," ujar Guille- KB atau masyarakat Indonesia, ral, dan 12% menggunakan pil." memacu putus sekolah dan keja- wanita dan anak. senggama tidak akan menjadi ter- kondom untuk wanita tersebut," (A Nugroho)-h. hatan anaka-anak, kata para ibu (Rtr/Afp)-y labio mayor', hingga seluruh per mukaan luar vagina terbebas dari pelapisan. baud. aman. an massal; gratis. Hati dan perasaan ketiga kelu- arga itu, dari sekian banyak ke- luarga yang mengkhitankan pu- tra-putranya pada hari Minggu 19 September yang lalu, di Aula Bank Duta Cabang Yogyakarta, betul-betul merasakan kebahagia annya. "Saya semakin yakin kalau Tu- han itu Maha Adil dan Maha Pe- murah. Pada saat kami amat membutuhkan, ternyata rezeki yang berupa peluang atau kesem- patan itu mampir di keluarga ka- mi. Syukur Alhamdulillah, hanya itu yang bisa kami ucapkan", ung kap Sakijo (45), yang sehari-hari nya mendapat rejeki dari menga- yuh becak di kota Yogya, dengan bahasa Jawa halus kepada KR Ungkapan senada juga dilon- tarkan Widodo dan Pujiwoyono yang mata pencahariannya seba- gai buruh tani di desa. "Kami men dapatkan kabar ada khitanan gra tis itu dari tetangga kami yang menjadi salah seorang pembantu BANK DUTA DALAM M • BACK DO 467 (KR-Franz). Pimpinan Cabang Bank Duta Anwar Sawawi menyaksikan khitanan massal. rumah tangga yang majikannya tinggal di Yogyakarta. Begitu ada tawaran gratis, kami rapat, dan langsung mendaftarkan anak saya untuk dikhitan," ungkap pen duduk Sentolo Kulonprogo dan Pandak Bantul itu, ketika ditanya KR dari mana tahu kabar khi- tanan gratis dalam rangka bakti sosial 27 Tahun Bank Duta di Yogyakarta. ulang tahun, kami memang mem- prioritaskan kegiatan yang mem- bawa kebermanfaatan (kemasla- hatan) masyarakat. Sedang kegi- atan yang bersifat hura-hura atau pesta diusahakan untuk dimini- malisir, ungkap Anwar Zawawi pemimpin Cabang Bank Duta di Yogyakarta Yang dikhitan pada kegiatan tahun ini memang cukup banyak, Kebahagiaan para keluarga berasal dari daerah Kulonprogo yang mengkhitankan putra-pu- Bantul, dan Kodya Yogyakarta trinya itu tampaknya semakin Target yang dikhitan adalah anak lengkap saja. Sebab, di samping keluarga tak mampu terhindar dari biaya mengkhitan Sebelum dikhitan, para peserta dan upacara tradisional sebagai khitanan massal didampingi o- orang kampung kebanyakan, me rang tuanya mereka sendiri-sen- reka justru mendapat seperang diri, mendengarkan ceramah aga- ma tentang hakikat thoharoh (ber kat pakaian ibadah, berupa sa- rung, baju muslim dan peci. suci) yang disampaikan pimpinan Khitanan massal ini memang Pondok Pesantren "Al Muhajirin merupakan salah satu bentuk Krapyak, KH Akhmad Muhadi bakti sosial kami. Dalam setiap (Akhmad Juwair)- 2cm Color Rendition Chard