Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1993-11-14
Halaman: 04

Konten


4cm MINGGU PAHING 14 NOVEMBER 1993 (29 JUMADILAWAL 1926) BUDAYA MENELITI BELUM BERKEMBANG Hanya 40 Persen Dosen dan Tenaga Ristek yang Giat Lakukan Penelitian Bukan nya kebijakan iptek dengan kebi- jakan pendidikan waktu lampau, sehingga membawa dampak yang tidak kondusif saat akan mema- suki era industrialisasi. Jalan yang perlu ditempuh adalah dengan memperbanyak lu- lusan ilmu pengetahuan alam, merintah perlu menciptakan ik dasar dan enjiniring. Caranya pe lim yang baik bagi pendirian PT yang membuk program tersebut. Dan terus mengontrol jalannya gang pada UU pendidikan. Kare- na jika tidak dikontrol, pihak yang ingin memanfaatkan kesem- dirikan pendidikan di bidang patan akan beramai-ramai men yang dibutuhkan dengan hanya mempertimbangkan bisnis bela- hal mereka bekerja di bidang ris- tek. Sedangkan lulusan PT yang bekerja di luar bidang itu boleh ja- di hanya 5 persen yang melaksa nakan penelitian untuk mengem- bangkan ilmu pengetahuan. Atau malah kurang dari 5 persen. sih sangat kurang sarjana lulusan kan penelitian. Diperkirakan ha- SAAT ini perbandingan antara lulusan pergu- bidang ilmu pengetahuan alam, nya 40 persen tenaga tersebut yan ruan tinggi (PT) bidang iolmu pengetahuan alam, dasar dan enjiniring. Hal ini anta g melaksanakan penelitian. Pada- ilmu pengetahuan dasar dan enjiniring dengan bi- ra lain disebabkan kurang terkait dang ilmu-ilmu sosial dan humaniora adalah 1:6. Rasio ini merupakan tantangan bagi kalangan pendidikan kita. Jika ingin memacu pembangun- an industri, rasio itu seharusnya terbalik 6: 1. 1:6. Berdasarkan data, jumlah te- dan S3 lebih banyak bekerja di PT naga kerja teknis yang berpen- dan lembaga-lembaga penelitian. DS sampai dengan 83, terdapat tenaga tersebut yang melakukan didikan PT dengan tingkat jazah Itupun hanya sebagian saja dari sekitar 500.000 orang yang mena- riset dan mengembangkan tekno- matkan pendidikannya di bidang logi Padahal jika kita tidak ingin ilmu pengetahuan alam, dasar ketinggalan di bidang iptek, su- dan enjiniring. Dari jumlah terse dah saatnya mulai sekarang kebi- proses pengajaran dengan berpe- but, 250.000 orang berijazah D3, selebihnya 250.000 orang beri- persen tenaga kerja berpendidi jazah S1, S2 dan S3. Yang membuat prihatin, 70 kan teknik ini bekerja di lembaga- lembaga pemerintah. Dan seba- Dengan kondisi sumberdaya gian besar dari tenaga itu melaku- Minimnya Penelitian kan pekerjaan-pekerjaan di bi- manusia seperti itu, jelas akan Gejala yang memprihatinkan a dang administrasi dan manaje- sulit untuk mengakselerasi kema- dustri manufkatur. Banyak faktor i PT dan para lulusan PT di lem- Mereka yang berpendidikan S2 yang menyebabkan mengapa ma- baga-lembaga ristek melaksana latarbelakang pendidikannya. asaan mengadakan penelitian ha- rus segera ditumbuhkan. Di sisi lain para lulusan PT yang bekerja persen saja dari jumlah tenaga di industri manufaktur hanya 1 berpendidikan teknis ka. men yang berlainan sekali dengan juan iptek dan perkembangan in- dalah tidak semua staf pengajar Universitas Melbourne Rombak Sistem Pendidikan Guru UNIVERSITAS Melbourne dar dan menimbulkan masalah- minggu ini mengumumkan renca masalah semangat kerja dan na membuka program baru untuk standar yang rendah dalam profe pendidikan guru bergelar bacelor si ini. of teaching, yang bakal meng- hasilkan pendidik dengan mutu lebih baik Universitas Melbourne merombak sistem pendidikan gu- runya dalam upaya menanggula- ngi apa yang dipandang sebagai menurunnya mutu dalam profesi pendidikan. Sampai sekarang sekitar 70 persen tenaga kerja teknis beker- ja di bidang pertanian (termasuk peternakan, perikanan dan ke- hutanan) dan bidang kesehatan masyarakat. Hal ini dapat dime gerti karena strategi pembangun an dalam PJPT I difokuskan pada kedua sektor itu. Program PJPT II, meskipun masih tetap mem- perhatikan kedua sektor tersebut, tetapi nampak akan lebih menitik beratkan pada sektor ekonomi yang mampu mendorong industri- alisasi. "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 4 Untuk Mencegah Konservatisme Dosen Perlu Ada Badan Penilai Tersendiri KEBIASAAN para dosen di Indonesia dalam memberikan Amerika Serikat (AS) dan juga di kauliah kepada mahasiswa meng gunakan catatan-catatan yang di- tulis di atas kertas kuning. Catat an itu telah begitu lama dipakai, sehingga sering kertas catatan- nya itu tidak lagi berwarna ku- ning melainkan telah berubah warna menjadi cokelat Tidak selalu demikian yang terjadi, memang. Kalimat di atas hanyalah satir atau sebuah sindi- ran atas kecenderungan sikap konservatisme dosen. Menurut Prof Dr Charles Stanton, seorang pakar pendidikan dari AS yang mengucapkan kalimat itu, pada umumnya dosen memang cende- rung konservatif, tertutup, dan mau benar sendiri. HN tahun 1993, iptek telah di- Retno Nugrohowati, Mahasiswi dengan tuntutan-tuntutan masa Jika kita melihat rumusan GB- angkat menjadi salah satu azas dan 9 azas pembangunan nasio. Teknik yang Suka 'Modelling' nal. Artinya iptek diberi peranan kunci dalam PJPT II. Perubahan nal pada PJP beberapa MESKI nya itu dalam ceramah Peluang Stanton mengatakan penilaian Pengembangan Kurikulum FIP pasi Sumberdaya Manusia dan (KTP-PPB) dalam Upaya Antisi- Iptek di kampus IKIP Muham- madiyah Yogyakarta belum lama ini. Akibat dari itu, kata Stanton, sulit setiap melakukan peruba- han kurikulum yang disesuaikan depan. "Kalau boleh saya kata- kan, lebih mudah memindah ku- buran tua daripada merubah kuri kulum," katanya mentamsilkan. Ternyata Stanton tidak sendiri. Kepada pers akhir bulan lalu, alumni Deutscher Akademisher Austaushdienst (Mahasiswa As ing Jerman - DAAD) yang menga- dakan pertemuannya di Yogya- karta akhir bulan lalu juga men- gungkap hal sama. Prof Dr Harsja W Bachtiar (staf Mendikbud RI yang juga alumnus DAAD), Dr Hartmut Glimm (Direktur DAAD Jakarta), dan Prof Dr Michael Fremerey (penanggungjawab te- mu alumni DAAD) semuanya me- ngatakan bahwa kecenderungan itu memang terjadi Menurut Prof Dr Harsja W Bachtiar, di Indonesia atau di mana saja masih sering dijumpai mereka merasa lebih tahu, teru- tama di bidangnya. Sehingga me- reka enggan menanggapi setiap dah ada satu lembaga atau badan kali ada usulan perubahan untuk khusus yang secara sah berhak perbaikan. "Apalagi jika yang memberi penilaian terhadap do mengusulkan itu dosen yang lebih sen mengenai kelaikan menga muda," katanya dengan menam- jarnya bahkan bahwa hal tersebut sa- ngat disayangkan, karena mere- ka kerja di lembaga ilmiah yang seharusnya terbuka bagi setiap usaha perbaikan. Tidak semua dosen bersikap konservatif memang. Kata Stan son ada juga yang progresif dalam mengajar. Tapi ini justru diang gap kurang umum. Yang diang- gap lazim oleh para dosen adalah mengikuti pola atau struktur yang sudah ada. Bahkan di AS bahkan ada semacam insensif khusus bagi dosen yang loyal pa da dekan atau atasannya," kata- nya Karena dosen kurang begitu bersemangat dalam mengajar ser ta tidak mengikuti perkembang an, tambahnya Stanston, akibat nya perguruan tinggi seperti ter bagi dalam 2 dunia. Yakni dunia mahasiswa yang sangat ingin tahu perkembangan dan dunia para dosen yang sungkan meng- ikuti perubahan-perubahan. Lembaga itulah yang memberi perpanjangan surat izin mengajar kepada dosen. Kalau lembaga me nilai dosen tertentu tidak lagi kre atif dalam mengajar, alias man- deg dan cenderung konservatif, maka lembaga tidak memperpan jang izin mengajarnya. Dengan cara tersebut, profesionalisme do sen niscaya dapat ditingkatkan Sekarang ini memang telah ada sejumlah persyaratan yang harus dimiliki seorang dosen un tuk bisa mengajar. Tetapi per- syaratan tersebut lebih bersifat tingkatan akademik. Seperti ke- harusan menyelesaikan minimal jenjang studi S-2 bagi dosen pen- gajar mata kuliah pokok. Tapi apakah dosen tersebut kreatif, ko munikatif dalam mengajar atau tidak, belum terpantau oleh ke- tentuan itu. Yang diperlukan sekarang ada- lah dosen yang tidak hanya me menuhi persyaratan akademik saja, tetapi juga menguasai tek- nik-teknik mengajar yang baik. Untuk bisa melihat ke sana, me mang perlu ada lembaga yang se- cara khusus memantau dan mem beri penilaian. "Dosen yang baik adalah bila dalam mengajar ia da- pat memberi motivasi kepada ma hasiswanya untuk terus mengem bangkan ilmu yang diperoleh- kata Prof Dr Hasja W Kecenderungan seperti ini jelas tidak kondusif bagi kemajuan Iptek dan juga dunia pendidikan itu sendiri. Untuk mengkikis ke- cenderungan ini, ia menilai segala bentuk hubungan hirarkis perlu ditiadakan, termasuk jurusan dan fakultas-fakultas perlu diha- pus agar tidak ada pengkotak-ko nya, takan yang telah menghalangi Bachtiar orang berpikir secara multidisi- pliner. Untuk itu ujar Stanton, setiap Di tengah bergeloranya konsep dosen setidak-tidaknya harus me Link and Match antara dunia miliki 2 kemampuan, yakni tidak pendidikan dengan dunia industri terbelenggu struktur dan memili (terutama) dalam menyongsong ki skill berkomunikasi. Yang dise era masyarakat industrial, dosen butnya kemampuan berkomuni- yang konservatif jelas tidak rele- kasi adalah termasuk kesanggu van lagi untuk tetap mengajar. pan dosen untuk mendengar, bak Dosen yang demikian ini semes masukan dari mahasiswanya ataupun dari yang lainnya. "Do tinya dipensiunkan lebih awal Tapi tentu saja, bila ini dilaku- sen juga harus bisa menghargai kan akan banyak rektor yang pendapat orang lain. Jangan ter- taran memensiunkan lebih awal yang terkadang sudah usang." Sebab dasar untuk itu memang ujarnya. belum ada. Lain halnya bila su- (lad)-h. Dalam program baru Universi tinggi bagi para murid sekolah di diperlukan lebih banyak lagi menghadapi perubahan struktur Pemilihan Putri Mekar Sari tahun tuk menggeluti 'modelling, tak tradisional cenderungan PTUN-kan oleh para dosen, lan paku pada pendapatnya sendiri masa depan. surut. dunia 'modelling DIY, Nunuk terpilih sebagai juara ekonomi dari ekonomi yang berba hidupnya, namun dalam kenyata- 1974 inipun lantas menjadi duta yang akan terjadi adalah struktur bukan merupakan cita-cita dalam pertama. Gadis kelahiran 3 Maret sis pertanian akan menjadi ekono annya kegiatan ini mampu mem- DIY dalam Pemilihan Putri Citra mi berimbang, dimana industri berinya prestasi yang lumayan. tingkat nasional. Satu hal yang membuat gadis menjadi tumpuan pembangunan Melalui dunia itu, nama Retno jangka panjang. Peranan minyak Nugrohowati termasuk dalam ja- manis ini penasaran. Selama ini peserta dari Yogya belum pernah sebagai sumber utama akan me jaran peragawati top DIY. nurun, peranannya akan diganti Menggeluti kegiatan ini di- ada yang berhasil dalam event ini. tralia. Sehingga menjadi suatu oleh industri yang mencakup in- akuinya mula-mula hanya meru- Belum pernah ada pesera dari pilihan karier menarik bagi dustri energi alternatif, agroin- pakan kegiatan yang tak disenga- DIY yang bisa berhasil dalam Pe- kalangan muda. Kata Prof Penington, dalam 20 dustri, industri rekayasa, manu- ja, yakni untuk mengisi keseng- milihan Putri Citra Nasional Sesungguhnya mahasiswi Fak faktur dan pariwisata. Katanya, program baru bacelor atau 30 tahun belakangan ini pro- gangan. "Memang mulanya sih, of teaching ini akan meningkat- fesi keguruan telah menjadi suatu Menurut Sekretaris Menristek hanya sebagai kegiatan di luar Teknik UAJ Yogyakarta ini me- kan standar akademis, menjalin bidang yang menarik orang-orang berbicara di depan peserta Semi- akrab Retno Nugrohowati. Na- Maka tidaklah mengherankan ji Prof Dr Ir Gunawan Satari saat kuliah, aku Nunuk, panggilan mang punya modal dasar kuat. kerja sama baru dengan sekolah yang tidak bisa memasuki juru- nar Nasional Perkembangan Tek mun ternyata prestasinya, di ka berbagai gelar dalam lomba sekolah dengan memasukkan pe san lain yang lebih sulit atau lebih latihan praktek di kelas dalam banyak tantangan. Bukannya be- nologi, Ketenagakerjaan dan A- dunia "modelling kian lama kian keluwesan berhasil diraihnya rah Kebijakan Pendidikan Nasio- membumbung. Diawali dengan Walau kini ia gagal menjadi juara kurikulumnya dan bakal mem- rarti tidak ada, guru yang sangat beri pendidikan bermutu lebih baik dan berdedikasi tinggi, tapi II waktu keberhasilannya merebut juara II nasional Putri Citra, tekadnya un- 1990. Sejak itu debutnya terus orang-orang seperti itu dalam pro- Hampir tidak ada waktu luang tas Melbourne yang bakal dimulai ekonomi seperti ini pemerintah mengalir. fesi seperti ini. Dewasa ini tingkat gaji guru di- telah menetapkan 7 sasaran bi- lagi baginya. Tugas belajar, kegi- tahun depan itu hanya akan diter- Program pendidikan ini mema ima pendaftar yang telah kan waktu dua tahun, dengan pandang kurang sepadan dengan dang pembangunan jangka pan- Anak sulung dari keluarga atan kampung dan berbagai akti- menyandang gelar akademis da- menitikberatkan pada teori pendi- tugasnya, sehingga banyak lulus jang. Dua sasaran bidang di- Hardito ini baru saja mengikuti fi- vitas yang dilakukan, jelas men- lam suatu disiplin ilmu bukannya dikan sekaligus prakteknya. Dalam program ini para calon perguruan tinggi tidak tertarik antaranya adalah iptek serta ke- nal Pemilihan Putri Cita tingkat guras habis waktunya sekolah lanjutan atas sebagaima- guru akan dipersiapkan untuk pada profesi ini. Dan dikalangan rakyat, pendidikan na biasanya Langkah ini diperkirakan ba- menghadapi tantangan mengajar guru sendiri, tidak banyak insen- kal besar pengaruhnya terhadap di kelas. Kemudian pada tahun ke tif untuk menempuh pendidikan pendidikan keguruan di seluruh dua, mereka diharuskan latihan lebih lanjut yang sebetulnya dibu- laksanakan fungsi dan misinya tuhkan oleh profesi ini. Demikian sangat tergantung dari kualitas Australia, mengingat bahwa Uni- mengajar selama 4 hari seminggu juga program penataran untuk sumberdaya manusianya yang versitas Melbourne merupakan di suatu sekolah di bawah peng- lembaga pendidikan guru terbe- awasan guru berpengalaman dan sar di negara itu. dengan diawasi serta diarahkan pula oleh para dosen yang sekali- Dekan Universitas Melbourne sekali datang meninjau David Penington mengata- Program ini yang didasarkan kan sejak tahun 1989 universitas pimpinannya telah melakukan pada suatu model yang digu- serangkaian tinjauan terhadap nakan lebih dari 20 tahun lalu, pendidikan keguruan, dan meny- bakal menggodok mahasiswa de impulkan bahwa dijumpai kurang ngan prestasi akademis tinggi un- cukupnya latar belakang akade tuk menjadi pengajar dan pen- mis dalam pendidikan guru yang didik yang nantinya bakal me- menyebabkan menurunnya stan- ningkatkan profesi ini di Aus- Prof BEDAH Hal-hal dan sejahteraan kebudayaan. Nasional. Dalam seleksi tingkat (Subchan)-b. PT Dituntut Terlibat dalam Keberhasilan iptek dalam me Departemen Kemusliman SKI FS-UGM. Usaha Memerangi Kemiskinan guru sangat terbatas, baik macam pada gilirannya amat ditentu nya maupun lama waktunya. kan oleh kualitas pendidikan demikian membuat profe dan pengajaran. Oleh karena itu si ini kurang menarik saja untuk keterkaitan antara kebijakan orang-orang muda yang berpoten- Ristek dengan pendidikan dan pelatihan harus terus ditingkat- si John Gillis wakil ketua federasi kan. Yang membanggakan kini guru serikat Victoria mengatakan telah terjalin kerjasama yang er- diperlukan peningkatan gaji guru at antara Menristek dengan dan program penataran yang baik Mendikbud, menaker dan Men- untuk meremajakan profesi ini, pan/Ketua Bappenas. Sekarang serta menaikkan citranya dimata tinggal menindaklanjuti kerja- masyarakat. sama tersebut. (Umiyati)-b. BUKU (Sihono)-h. Pemahaman akan Makna Kemitraan SEDUNIA PERBEDAAN Judul Buku: 'Sedunia Perbedaan'. Sebuah Acuan Baru dalam Kerjasama Pembangunan Tahun 1990-an. : JP Pronk Yayasan Obor Indonesia, Jakarta, 1993. longan miskin dan termiskin da- lam negeri yang dibantu. Dalam hal ini, falsafah baru bantuan pembangunan ekonomi harus didasarkan pada pemikiran kembali hamabatan-hambatan struktural dan kultural terhadap pembangunan, berlandaskan prin sip-prinsip pemerataan (equity) dan hak-hak asasi manusia. Buku ini dinilai berhasil mem- mang tepat bila dikatakan seba- ligus juga menyodorkan pemikir- gai sebuah acuan baru dalam ker- an-pemikirannya serta kritik-kri- beri fokus yang tajam pada berba- jasama pembangunan tahun 1990 tikannya terhadap beberapa kele- gai masalah pembangunan, dan an. Karena landasan pemikiran mahan yang dilihatnya di negara sangat patut untuk disimak oleh dan pengalaman yang dituangkan yang dibantunya. Sehingga, bisa semua orang yang terlibat, baik secara intelektual maupun secara syarakat kemuslimahan SKI sastra UGM dan meningkatkan wawasan ma- hasiswa tentang tata cara perni- kahan yang diatur oleh syariat Is lam. Selain itu juga untuk mem- perkenalkan pernikahan Islami sebagai sebuah alternatif pelak- sanaannya. Adakan Seminar Pernikahan Islami DEPARTEMEN Kemuslima- han SKI Sastra UGM akan me- ngadakan Seminar Sehari dengan tema Pernikahan Islami: Fenom- ena dan Problematika Masa Kini 20 November 1993. Dasar kegiat an ini adalah arti penting perni- kahan belum terpahami oleh ma- muslim pada umumnya. Mereka berpandangan bahwa Is lam hanya mengatur masalah yang berkaitan dengan perkara ritual: shalat, puasa, zakat, haji belaka. Sementara itu sisi yang lain seperti pernikahan dianggap tidak terlingkupi oleh kelengka pan Islam yang mendorong ter- tradisikannya tatanan pernikah- an lain yang dipandang sebagai suatu keharusan". Seringkali ta- tanan itu tidak sesuai dengan yang dimiliki Islam bahkan se ring-sering berupa sisi negasi, yang bukan hanya menjauhi, bah- kan menolak tatanan pernikahan Islami. Kondisi realitas yang dibe rikan diatas menjadikan upaya sosialisasi tata cara pernikahan Islami menjadi vital. Kegitan tersebut untuk mereal- isasi program kerja departemen Seminar Sehari tersebut akan dilaksanakan Sabtu, 20 Novem- ber 1993 pukul 07.30-16.00 WIB di University Centre (UC) UGM. Adapun para pembicaranya Drs Adaby Darban SU, Drs Sunardi Syahuri, DR Djamaludin Ancok dan Drs Yunahar Ilyas LC. Para pembicara tersebut akan membe- rikan materi tentang arti penting pernikahan. dilaksanakan Pendaftaran tanggal 10-19 November 1993 pukul 08.00 sampai 16.00 di Musholla Fakultas Sastra UGM. Kontribusi bagi pelajar/mahasis- wa sebesar Rp 3.500 sedangkan untuk umum Rp 5.000,00. Para peserta akan mendapatkan fasili- tas yang berupa blok note, Map, co-card, piagam, snack dan ma- kan siang (Hendy W)-b. tanggap terhadap gejala yang yang berhubungan dengan krea- ada. Maklum, saat ini memang tivitas, produktivitas dan efektivi sedang "musim" memerangi ke- tas maupun manajerial masyara terbelakangan dan kemiskinan, kat. Kendalanya adalah, sebagian sebagaimana juga dilontarkan mahasiswa sendiri selama ini BAPPENAS. Masalahnya, tentu belum dibekali dengan hal-hal perguruan tinggi tak semudah semacam itu Bekal kewira- mengucapkan, jika ingin berbuat swastaan mahasiswa pun ke- langsung memerangi kemiskinan, banyakan minim. ada kendala-kendala tertentu Gelora semangat untuk meme- rangi kemiskinan, ternyata me landa kalangan mahasiswa pula Bahkan, kalangan perguruan ting gi pada umumnya dihinggapi de mam itu. Mahasiswa KKN, semi- nar pemaduan kurikulum dengan pemberantasan, dan lain-lain di- lakukan. Semua itu setidaknya pertanda bahwa dunia pendi- dikan tinggi ingin menghilangkan Kurikulum Mahasiswa KKN misalnya, su- kesan sebagai menara gading" di lit untuk berbuat terlalu banyak Tekad atau mungkin bisa dise tengah masyarakatnya yang dan berarti di masyarakat desa but demam pemberantasan kemis masih dibelenggu keterbelakan yang miskin. Salah satu keny- kinan keterbelakangan dan ke- gan, kemiskinan dan kebodohan ataan, sebagaimana juga diakui Ir bodohan ternyata juga mencuat Ir Bugi Rustamadji MSc misal- Bugi dari UGM, mahasiswa KKN dikalangan perguruan tinggi. nya, ketika menyerahkan maha- sering terjebak untuk berbuat khususnya di beberapa fakultas siswa KKN UGM di Kabupaten sesuatu yang kurang esensial. Se- Fak Teknologi Pertanian UGM Bantul belum lama berselang lama ini mereka lebih menitik be misalnya, beberapa waktu lalu menyebutkan harapannya, agar ratkan pada bidang prasarana mengadakan seminar menyang- mahasiswa berkonsentrasi de- fisik seperti pembuatan plang kut hal tersebut dikaitkan dengan ngan aktivitas yang bisa mengen- Tingisiasi, pembangunan pos kam konsep pendidikannya. tas atau setidaknya turut andil ling. perbaikan jalan kampung Akan tetapi, sebagaimana mengentaskan kemiskinan. Ber- dan sebagainya. Dengan program akui Dekan FTP UGM Dr Ir Su bicara mewakili rektor UGM, dia kerja semacam itu, tentu tak prodjo, untuk mengarah pada bahkan mengungkapkan niat banyak berarti bagi pekerjaan be- pengentasan kemiskinan acuan memerangi kemiskinan itu lewat sar mengentas kemiskinan di de kurikulum di mahasiswa KKN. sa yang nyaris menjadi kemiski- Kemiskinan sendiri berkait de- Tekad demikian memang pan- nan struktural-struktural itu. ngan pelaksanaan pembangunan tas diberi catatan khusus. Arti- Sebenarnya, jika memang te yang ada selama ini. Sedangkan nya, pihak perguruan tinggi telah kad untuk memerangi kemiski konsep pengajaran atau kuriku- nan itu besar dan bulat, ada bi- lum memiliki standardisasi ter- di- PT tidak mudah. Musyawarah Kerja Sekber Kesenian UGM dang lain yang harusnya mendap tentu, yang tentunya korelasi an at prioritas. Misalnya program tara keduanya belum atay sedikit sosial budaya, peningkatan pro- dikaitkan. Memang, semestinya MINGGU P Nataya selalu Bagi Seba NATAYA N nya bernafas le lagi menjadi p layak dan piha bungan denga nya, Basoeki A perampok Jun lu. Para ters suaminya kin Salah seorang nama Wyd, tu ga almarhum. Sejumlah m jak semula m membunuh B atau setidak- masuk dalam bunuh-adal luarga almari demikian dida pa petunjuk di rumah Bas nyalak saat a rumahnya- isu pembagian lai tidak adil. Menyanyi berm Pengarang Penerbit 1 J.P. PRONE Sun Topare: MOOREAR LEWS Tebal : 430 hal. terhadap tuk dan nya itu. ya juga wartawan. Penerbit Pembina Staf Redaksi A Bilm SH 2CM Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Wakil Pemimpin Redaksi I Wakil Pemimpin Kedaulatan Rahyat H Semadi M Wonohito SH Suwariyan Drs M Idham Samawi Redaksi II Bambang Daulat Pemimpin Perusahaan Redaktur Pelaksana Redaktur Fotografer Sekretaris Redaksi Alamat Kantor Redakai Drs M Idham Samawi Drs Octo Lampito, Krisnan Drs Sahadi Sukarno SU, Wismoko Poernomo, Theo Sutiyono, Drs Al Suging Wiyono, Djuweni, Lalu Hidayat, Soeparno 8 Adhy, Joko Budhiarto, Arifin Hawin Drs Y Sarworo Soeprapto, Rakiman 8. Bambang Soenamo, Dra Esti Susilarti Makaum Parjiyo, Mulyadi Adhisupe, Ronny Viko, Dra Fadmi Surtiwi, Maahada Ircham, Moeljona, Yuwano, A Poedjono, Frana Budikaranto Arief Budiarto Jalan P Mangkubumi 40-42 Yogyakarta 56232. Telex 25176 Facs (0274-63125 Telp (0274)-65685 dan 63125 SIUPP (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers Perwakilan dan Biro: Jakarta Magelang Surakarta Semarang Purwokerto Koordinator Perwakilan No. 1278K/MENPENSIUPP/A7/1986 tanggal 4 Desember 1990. Anggota SPS Terbit Perdana Perintis Manajer Iklan Drs Guno Indarjo. telp (0274)-62911 Dewi Marni Astriyanti BSc. telp (0274)-63541 dan Rp 2.000,00 Langganan per bulan termasuk Kedaulatan Rakyat Minggu. Rp 10.000,00 Tlan 1 mm/kolom Iklan Keluarga 1 mm/k Iklan Cilik 1 baris/kolom (minimum 3 baris/kolom). Tklan Halaman I Tambahan biaya 200% dari Tarif yang berlaku (Ukuran Maks 2 kim x 150 mm). Tambahan biaya 100% dari Tarif yang berlaku -Full Colour (4 warna warna) 1 mm/kolom. Dua Spot (2 warna) 1 mm/kolom. Satu Spot (1 warna) 1 mm/kolom Iklan Halaman XII Iklan Warna Iklan ditambah PPN 10% Bank Bank BNI 1946-Rek. Giro: 428931-001 Dinas Giro dan Cekpos Noj.15.78. Jalan Utan Kayu No. 85, telp (021) 8563515, 8563602 Jakarta Timur 13120 Kepala Perwakilan HRH Soetoto SH. Rp 4.500.00 Rp 3.500,00 Kepala Hiro ( Jalan Achm Yani No.9, telp (0293) 3552 dan 2502 Kepala Perwakilan Didiek Santoso, Kepala Biro Yon Hariyono Hadi Jalan Bhay No.2, telp (0271) 48015, Kepala Perwakilan Drs Aari Salman, Kepala Biro Theo Sutiyono Jalan erian No 55, telp (024) 315769 Kepala Perwakilan Djoko Suprapto, Kepala Biro FN Arifin Husein, MBA Jalan Achmad Yani No. 14, telp (0281) 61347, Kepala Perwakilan Drs Zulkardi, Kepala Biro Sugeng Pamudj Dicetak di Percetakan Kedaulatan Rakyat Jalan Raya Yogya Solo km 11 Sleman Yogyakarta 55573, telp (0274)-965-49 dan (0274)-96449. Isi diluar tanggungjawab percetakan nemu. Namun demikian, kemajuan bidang pendidikan yang diraih nya bukan satu-satunya penentu kemajuan bidang ekonomi, indus tri dan iptek. Ada faktor lain yang ikut menentukan kemajuan di bi- dang ekuin dan iptek yang mere- ka raih Faktor yang dimaksud adalah faktor budaya. Korea Sela- tan dalam meraih kemajuan di bi- Dan PT-BP Kedaulatan Rakyat Yogyakarta H Tanggal 27 September 1945 Samaw 1917-1984) M Wonohito (1912-1984) H Proboscetedjo Direktur Utama H Soemadi M Wonchito SH. telp (0274)-65683 Direktur Pemasaran Drs M Idham Samawi, telp (0274)-65682 Manajer Sirkulasi 65683 (sang) Rp 3.000,00 Rp 2.500.00 Rp 6.000,00 ra, di SEBAGAI pengejawantahan aktifitas dan kreatifitas seluruh di Bali, peringatan Dies Natalis duksi dan kesehatan. Memang apa yang dilakukan perguruan tri dharma perguruan tinggi, para UKM Kesenian yang ada, bebera- mahasiswa UGM berupaya meng pa waktu lampau Sekber Kesen- ke-44 UGM, muhibah kesenian, harus diakui, program-program tinggi juga bertujuan untuk men- hidupkan, sekaligus melestarikan Latihan Kepemimpinan Manaje- seperti ini kurang terasa secara gentas kemiskinan masyarakat- ian UGM mengadakan Musyawa- men Seni dan Konsolidasi Kepen- langsung sebab memang tak keli- nya perkembangan dunia yang cukup rupakan satu laporan resmi dari praktis dalam pembangunan di berbagai rama matra kesenian se dalam buku ini didasarkan pada dikatakan, buku ini sekaligus me- rah Kerja (Muker), dengan meng- gurusan serta persiapan kemu- hatan nyata. bagai bagian yang tidak ter- ambil tempat di Kaliurang, Yog- ngkinan keikutsertaan dalam akui, nafsu untuk membuat sema Sesungguhnya, pengembangan negara kita. lama, mulai dari tahun 1973-1989 Pemerintah Belanda kepada par- pisahkan dari kebudayaan secara yakarta. Student Performance Art di Kuala cam "prasasti" sebagai peninggal kemampuan mahasiswa jika me yang menandai akhir dekolonisasi lemen negeri itu. Satu hal menarik yang ditulis universal. Hal ini juga merupa Dalam Muker itu semua unit Lumpur. an atau kenangan semasa KKN mang diarahkan pada relevansi sampai berakhirnya perang din- Penggambaran Pronk JP Pronk dalam buku ini, ketika kan bentuk kesadaran dari calon yang ada dalam lingkungan Sek- Pengurus Sekberkes periode cukup besar. dengan kebutuhan pembangunan gin, hingga kemudian tahun 1990 negara-negara berkembang cu- membahas masalah hak-hak asa- kaum intelektual muda UGM, ber Kesenian mengirimkan utu- 1993-1994 yang terpilih: Ketua Mahasiswa memang tak sepe- pada akhirnya akan bermuara pa- sebagai masa pergantian dasawar kup realistik. Seperti misalnya si manusia. Disebutkan bahwa bahwa mereka adalah insan yang san-utusannya. Puguh Djaka Sulistya, Wk Ketua nuhnya bisa dipersalahkan. Ka- da kepedulian pada persoalan- sa, untuk kemudian diproyeksi- tatkala memaparkan masalah ke analisis tentang sumbangan yang memiliki kewajiban moral untuk Muker tersebut merupakan Andri Heriawan, Sekretaris I Asis lau memang tekad itu terkonsep persoalan sosial kemasyarakatan ORANG bilang, jarang sekali kan ke tahun 2000. miskinan, dalam pembahasannya dalam kader hubungan kerja ikut bertanggung jawab secara kegiatan rutin tahunan Sekber Joko Yulianto, Sek II Budi Ken, jelas, pengelola harus tegas-tegas Di Indonesia hal ini berarti men- pemberian sesuatu tak disertai Berbagai tantangan tahun mengenai kondisi 10 tahun tahun sama pembangunan dapat diberi- aktif pada kelangsungan hidup Kesenian UGM. Hal ini sejalan Bendahara I Kurnia Rochana, memberi aturan agar mahasiswa gacu pada pengembangan ilmu dengan pamrih, apa pun itu ben- 1990-an ini dipaparkan oleh JP abad ke-20 ini. Sehingga, terka- kan untuk realisasi hak-hak asasi kesenian yang berakar pada nilai dengan hakikat dan fungsi organ- Bendahara II Eri Yusnian Arief, tak lagi berbuat yang sifatnya dan teknologi yang mampu men namanya. Demikian pula Pronk, dengan menyodorkan tiga dang fakta fakta yang disodorkan manusia baru lengkap kalau se- nilai normatif kepribadian bangsa isasi ini. Dalam Muker kali ini, Humas Hendri Krist, Ratna, Ka- sekedar memoles desa dan mene- jadi jangkar guna pengentasan terutama halnya bila bantuan itu masalah utama sebagai fakta-fak- Pronk ini menjadikan satu ma- mua hak asasi manusia dipan- Indonesia. masing-masing delegasi Unit Ke- trin; Pembantu Umum Anggit kankan pembangunan bidang masyarakat dari kubangan ke menyangkut antarnegara. Indo- ta yang mengisyaratkan bahaya, sukan bagi negara-negara berkem dang sebagai satu kesatuan. Untuk memberi wadah bagi senian dibagi menjadi 2 komisi, Budi Nugroho, Siwiargo Yacintus yang lebih mengena pada persia- miskinan, kebodohan dan keter- nesia, sebagai negara berkem- yakni ledakan penduduk, akhir bang maupun mungkin juga nega- Puguh menyatakan, keperca- pan pengentasan kemiskinan se belakangan bang yang juga masih menerima Dalam hal ini, Menteri Luar mereka yang benar-benar punya yaitu komisi A dan B. Komisi A dari alam dan teknologi. Dalam ra-negara maju sebagai acuan da- Negeri terutama bertanggung-ja- komitmen dan bakat pada bidang membicarakan bidang yang ber- yaan yang diberikan punya kon- cara mendasar. Jika penilaian ju- bantuan pinjaman dari luar nege tulisan-tulisannya ini, JP Pronk lam upaya mewujudkan pemba- wab atas memajukan rasa hormat kesenian, UGM membentuk Se- kaitan dengan perencanaan pro- sekuensi tidak ringan. Ia yakin de ga mengacu pada hal demikian, Untuk mengarah kesana, bu- ri, tentunya tak luput dari berba- memang berupaya untuk menyo ngunan ekonomi yang ideal gram-program kegiatan dan kerja ngan partisipasi dari seluruh re maka mau tak mau mahasiswa kan sesuatu yang mudah. Diper- pada hak politik dan hak warga. kretariat Bersama Kesenian yang gai pamrih dari negara pendonor dorkan satu makna kemitraan Di dalam buku ini pula tersirat Memajukan rasa hormat pada hak-hak asasi manusia melalui punya kewajiban memperjuang Sekber. Kesenian masa kepengu kan, semua tanggung jawab yang akan berbuat sesuai keinginan lukan pemikiran, konsep dan ino- nya tersebut. Kita masih ingat ba terhadap negara-negara lain, ter- keinginan Pronk kepada negara- kan setiap aspirasi bagi kelang- rusan yang baru, sekaligus terbeban dipundaknya akan tera pengelolanya gaimana Pemerintah Indonesia utama negara dunia ketiga. Bah- negara berkembang untuk bersi- kerja sama pembangunan dapat sungan aktifitas dan kreatifitas memilih formatur Sekber Kesen- sa ringan. "Saya sangat optimis Dapat disebutkan program-pro- bersikap tegas menghentikan ban wa dengan pemberian bantuan, kap terbuka dengan negara pen- sebagian dibenarkan oleh kenya- mereka. Sekber Kesenian terdiri ian untuk periode 1993-1994. dengan masa depan aktifitas-ak- gram yang pantas untuk di- tuan IGGI, karena sudah cukup memang seyogyanya diikuti de- donornya, khususnya dalam hal taan, bahwa itu juga menyum- dari Unit-unit Kegiatan Mahasis Sedangkan komisi B membahas tifitas UKM kesenian. Saya meli- lakukan mahasiswa dan mereka lama Sengkel lantaran bantuan ngan upaya memikirkan bersama mewujudkan pembangunan eko- bang kepada memajukan hak eko- wa (UKM) Kesenian. Sampai saat bidang AD-ART hat adanya indikasi bahwa rasa mestinya juga memiliki kemam- itu terkesan dikaitkan dengan masalah-masalah yang muncul, nomi tersebut. nomi, sosial dan budaya. "Ker- ini terdapat 11 UKM Kesenian Forum itu berhasil menyusun handarbeni dari masing-masing puan berbuat, semisal memberi Dalam kata pengantarnya, jasama pembangunan bukan alat, berbagai kepentingan lain yang tanpa harus bersikap arogan dan Dalam rangka mengupayakan berbagai program kegiatan. An- anggota UKM Kesenian, pada latihan ketrampilan, menularkan intinya mencampuri urusan da- mendikte, apalagi ikut campur Mochtar Lubis mengatakan, bah- akan tetapi bagian dari politik lu- kelangsungan sekaligus mening tara lain pengiriman delegasi Sekber Kesenian semakin besar," teknologi tepatguna, penanaman ar negen (hal 405). lam negeri. Untuk beberapa ka- dalam masalah kebijakan politik wa sebuah pemerintah yang mene katkan kuantitas serta kualitas lomba dalam rangka Peksiminas kata Puguh. (Ery Purbojo)-k hidup sehat, serta bidang-bidang sus, pemberian bantuan kepada negara yang diberi bantuan terse rima bantuan harus menegakkan Di sinilah, penulis mencoba negara lain, seakan dimaksudkan but birokrasinya yang bersih, tidak menyodorkan konsep kemitraan sama dengan keabsahan untuk Buku Sedunia Perbedaan' ini korup, yang efisien, efektif dan ju- mendikte negara yang dibantu- punya judul asli 'A World Differ- jur, dan memiliki kemampuan, dengan negara yang mendapat ence: A New Framework for De- merupakan syarat utama bagi se- bantuan. Buku ini menarik dikaji JP Pronk, yang tahun 1989 di- velopment Cooperation in the tiap kerja pembangunan ekonomi. oleh siapa pun yang terkait dalam tunjuk sebagai Menteri Kerja sa- 1990. Dalam buku ini, JP Pronk Di pihak donor, bantuan luar nege masalah pembangunan, baik pe- ma Pembangunan para Pemerin- selain memaparkan pengalaman- ri harus diubah dari hanya berpe- rencanaan pembangunan ekono mi, orang-orang yang bekerja di tahan Lubbers di Belanda, punya nya dalam pemberian bantuan ran sebagai instrumen politik luar PESATNYA kemajuan ekono ekonomi Korsel selama tiga dasa lah peribahasa kuna Korea yang dan "hwarang" (tunas muda seba- segudang pengalaman dalam hal dalam berbagai bentuk untuk negeri, menjadi bantuan yang be- LSM, lembaga sosial, dan tentun- warsa ini erat berkaitan dengan memberikan akar kuat untuk me gai patriot bangsa. Ketiga konsep mi dan bidang-bidang lain di ne- seperti ini. Sehingga, bukunya ber pembangunan ekonomi di negara- nar-benar diarahkan untuk me- judul Sedunia Perbedaan ini me gara industri baru seperti Korea sukses negara tersebut di bidang macu perkembangan ekonomi ne- budaya inilah agaknya yang men- negara sedang berkembang, seka naikkan taraf hidup golongan-go- (Ronnie S Viko)-k Selatan, tak pelak lagi adalah pendidikan gara tersebut. jadi pemacu keberhasilan ekono berkat keberhasilan mereka da- Orang tua di Korea sangat Tidak dapat disangkal lagi, Ko mi Korsel, yang didasarkan atas lam membangun dunia industri. memperjuangkan pendidikan ba- rea Selatan yang beribukota Seo kesetiaan dan tanggung jawab se keberhasilan membangun gi anaknya, karena orang berpen- ul merupakan pesaing terberat seorang pada perusahaan tempat negara tetangganya, yaitu Jepang ia bekerja dunia industri diraih berkat ke didikan sangat dihargai dan mem majuan bidang pendidikan. De- dalam bidang ekonomi. Padahal, Ketakriman pada zaman dulu punyai status khusus. Sejak da- pada zaman dulu, Jepang pernah diperuntukkan bagi raja dan ke- ngan pendidikan yang berhasil, hulu bangsa Korea berusaha sek- bangsa-bangsa tersebut di atas eras-kerasnya untuk mengatasi memporakporandakan Korea luarga (orang tual, sedangkan pa- men jadi puing-puing kemiskin- da masa sekarang ketakziman itu mampu mengembangkan ilmu kemiskinan. Keinginan itu antara an. Bahkan, beberapa saat sete- masih dapat dipertahankan teta- Pada awalnyan teknologinya lain karena mereka ada ingin awalnya, mereka memang mewariskan kemiskinan pada tu- lah perang saudara pada da- pi tidak lagi kepada raja, melain bukan bangsa penemu di bidang runannya. Kaum tani tidak ingin sawarsa 1950-an. Korsel merupa- kan pada pemimpin, baik itu pe- iptek. Mereka lebih banyak men- mewariskan pekerjaannya kepa- kan salah satu negara miskin di mimpin negeri, perusahaan, orga stransformasikan kemajuan di bi- da anak-anaknya karena peker- Asia nisasi, maupun guru. Konsep bu- dang iptek dalam bentuk "meni- jaan itu dianggap tidak mengun- Tetapi sekarang Korsel menjel- daya ketakziman pada pimpinan ru", namun kemudian mengem- tungkan, sehingga dengan sekuat ma menjadi salah satu negara in- akan menghasilkan konsep dua kungan penduduk Korsel tentu saja bangkannya. Bersamaan dengan tenaga mereka menyekolahkan dustri terkemuka di Asia, bahkan arah, ke bawah dan ke atas Tang perusahaan raksasa Korsel sudah gung jawab ke bawah, menuntut pengembangan iptek, mereka te anaknya. rus berupaya untuk menjadi pe- Tanpa ijazah universitas pemu- mulai merambah dunia. Sejak tanggung jawab seorang pemim- da Korea tidak mendapat calon 1960, GNP (Gross National Prod- pin Seandainya anak pemimpin ti- istri yang baik, dan tidak mempe uct) negara tersebut tumbuh rata- roleh pekerjaan yang layak. Se rata sembilan persen per tahun, dak benar, ini disebabkan adanya Di negara-negara industri baru lain itu, orang Korea seringkali yang membawa peningkatan ke ketidakbenarap di dalam diri mengejar kekayaan, kehormatan, sejahteraan rakyatnya. Penda- pemimpinnya dalam memimpin lain, seperti halnya Taiwan, dan kedudukan tinggi dalam patan per kapita negara ini pada Tanggung jawab ke atas akan Muangthai dan Singapura, tentu waktu bersamaan. tahun 1991 sudah mencapai 6.498 serta merta diusahakan oleh faktor budaya juga memiliki peng Kondisi demikian membuat dolar AS, lebih dari sepuluh kali anak pimpinan, misalnya melak- aruh pada pembangunan. mereka gila kerja dan selalu ber- lipat pendapatan per kapita Indo sanakan tugas sebaik-baiknya usaha untuk mencapai tujuan- nesia pada tahun yang sama. Sedangkan penyidikan adalah Bagaimana hal ini bisa terjadi konsep lama yang masih diperta- padahal, beberapa saat setelah hankan. Di dalam perusahaan, dang ekuin dan iptek agak berbe- da dengan Taiwan dan Singapu- "Pohon yang memiliki akar perang saudara, Korea Selatan tidak jarang terjadi kepala bagian walaupun antara mereka yang dalam tidak akan bisa ter- dak lebih baik dari Indonesia? berfungsi pula menyidik anak pe ada kesamaannya. goyahkan oleh angin topan sekali- Ada tiga konsep yang memacu mimpinnya yang kemudian dila- Pendidikan pun, bahkan akan menghasilkan keberhasilan ekonomi Korsel, porkan pada atasannya Siapapun mengakui, sukses bunga dan buah yang lebat." Itu- yaitu ketakziman, penyidikan Padahal harus di- antara negara pemberi bantuan Faktor Pendidikan dan Budaya, Pemacu Utama Kemajuan Ekonomi Korea Selatan memanfaatkan nilai-nilai budaya yang positif bagi pembangunan un- tuk kepentingan industrialisasinya nya. Faktor Budaya Rangkaian penyidikan ini ber vasi yang mampu merealisasikan- nya. Tak gampang mengimple- mentasikan konsep relevansi per- guruan tinggi dan pembangunan karena tidak saja metoda, kuriku lum atau yang lain, tetapi juga ke beranian untuk mengevaluasi diri dan merombak sistem yang ber- (Gow-b tahun telah mapan. laku sampai sub-bagian perusa- haan yang paling bawah, sehigga tiap unit pemimpin dan anak pe rusahaan akan bertanggung ja wab pada tugas masing-masing Demikian pula dengan hwa rang yang masih terus memba yangi pemikiran bangsa Korea Kalau dulu konsep ini berarti bersedia mati untuk raja, maka sekarang berubah menjadi rela mati demi perusahaan atau demi keluarga serta demi bangsa Hanya saja sekarang ini nilai- nilai itu sudah agak sedikit ber geser. Generasi muda sudah tidak terlalu ketat lagi dalam melak sanakan budaya tersebut. Ini di- sebabkan makin sibuknya para orang tua Korea, sehingga kurang waktu dalam membimbing anak Di samping sejumlah nilai bu- daya yang menopang kemajuan stri, di ling ekonomi dan juga ada nilai-nilai budaya yang ku rang mendukung modernitas. Ma- salahnya, bangsa Korsel mampa Budaya apa saja yang menopang pemba- ngunan ekonomi dan industrialisasi ang ada di Taiwan dan negara in dusin baru lain, agaknya perlu di amati dan diidentifikasi oleh bangsa Indonesia (I Yulianto dari sejumlah sumber)-b Yang Mbak Cha Bagaima yang cocok usia 16 dan santai? Misal sek re, nonton r teman atau sama si dia? Kami ing Chaliet un akan tetap ria, gaya da mode busana Ita, Nana Halo: Tiga Senang surat dari In Bersama in dua sket. Pv akan nampa Terusan Kalian aka sekaligus cem da, lengan pe dari tali-tema trendy. Kulq Berpotongan Pertegaslam tindas (doubl kerah, lipata Bisa menggu Yang kedu yang akan m dan seksi. K hatkan sedik Keistimewaa yang seakan Tetap mema Color Rendition Chad