Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1994-05-07
Halaman: 10

Konten


Color Rendition Chart 2cm 4cm SABTU LEGI 7 MEI 1994 (26 DULKAIDAH 1926) Kedaulatan Rakyat TERBIT SEJAK 27 SEPTEMBER 1945 Rapuhnya Yaman Bersatu PERANG SAUDARA yang meletus di Yaman merupakan kasus penyatuan dua ne- gara bersaudara yang berpisah kemudian menyatukan diri. 22 Mei 1990 Yaman Utara dan Yaman Selatan bersatu. Dua negara itu dulu terpecah mirip terpecahnya Korea Sela- tan dengan Korea Utara atau mirip Jerman Barat dengan Jerman Timur. Pendek kata, Yaman Utara dan Yaman Selatan terpisah akibat perang dingin antara Amerika Serikat dengan mantan Uni Soviet. Jika Jerman Timur bersedia tunduk di bawah pemerintahan Jerman Barat setelah Jerman bersatu, karena faktor kesamaan persepsi, yakni sikap Jerman Timur yang berniat merubah politik komunismenya ke liberalisme. Kecuali itu kemerosotan ekonomi Jerman Timur akan tertolong jika menyatu dengan Jerman Barat. Walaupun sampai sekarang perekonomian Jerman Timur belum pulih betul, tetapi ada faktor yang san- gat penting yang tak dimiliki saudara se- bangsa yang terpisah pagar ideologi, yakni kesatuan militer yang utuh. Artinya, setelah Jerman Timur bersedia menyatu dengan Jerman Barat, masalah Angkatan Bersenjata Jerman bersatu tidak ada kendala apapun, karena mayoritas Angkatan Bersenjata Jerman Timur terdiri tentara bekas Uni Soviet dan tentara Jerman Timur bangsa Jerman merasa beruntung jika menyatu dengan Angkatan Bersenjata Jer- man Barat. Lebih dari itu, sikap demokratis Jerman Barat yang mempesona rakyat Jerman Timur telah menyebabkan kepemimpinan nasional Jerman bersatu tidak dipenuhi sen- timen atau iri hati antara pimpinan tertinggi Jerman Timur dengan pimpinan Jerman Barat. Sehingga kebijaksanaan nasional un- tuk Jerman Bersatu tidak terganjal faktor emosional apapun. tidak terdapat pada Yaman Bersatu. Presiden Abdullah Saleh yang menjadi Kepala Negara Yaman Bersatu berasal dari Yaman Utara. Wakil Presidennya, Salim al Baith, bekas Kepala Negara Yaman Selatan. Untuk menentukan siapa Presiden dan siapa Wakil Presiden tentunya bukan perkara mudah. Salim al Baith yang meneri- ma jabatan Wakil Presiden tidak bisa diyaki- ni bahwa dirinya benar-benar ikhlas menjadi Wakil Presiden demi persatuan Yaman. Se- hingga kontradiksi antara keduanya kian mencuat dan ketidak-akuran itu nampaknya sulit dipendam dengan terus menerus menyembunyikan perasaan. Di lain pihak, karena masing-masing pribadi itu memiliki pengaruh di kalangan Angkatan Bersenjata dan di dalam Angkatan Bersenjata Yaman Bersatu juga penuh kon- tradiksi, maka segala hal yang bisa membuat bara segera menjadi api yang berkobar. Su- atu percikan kecil bisa menjadi ledakan kon- flik yang dahsyat seperti sekarang ini. Dan perlu diingat, antara Yaman Utara dengan Yaman Selatan sejak dulu sering ter- libat peperangan sebagaimana ketegangan antara Korea Utara dengan Korea Selatan yang pernah meletuskan perang besar. Kini parlemen Yaman Bersatu telah memecat Salim al Baith dan para pemimpin Yaman Bersatu yang berasal dari Yaman Se- latan. Dari langkah parlemen Yaman Bersatu, yang tentunya didominasi orang-orang Ya- man Utara, jelas sekali bahwa jurang ke- pentingan dan faktor emosional utara dengan selatan tidak bisa lenyap begitu saja. Hal ini diekspresikan dengan serangan pesawat-pe- sawat tempur eks Angkatan Udara Yaman Selatan, ke Ibukota Yaman Utara, Sanaa, yang merupakan Ibukota Yaman Bersatu. Dengan demikian Yaman Bersatu didominasi oleh pemimpin-pemimpin Yaman Utara tanpa kerelaan para pemimpin sipil dan militer bekas Yaman Selatan. Suatu hal yang sangat berbeda dengan sikap para pemimpin Jerman Timur untuk dengan rela hati diperintah pemimpin asal Jerman Barat. Lain dengan Yaman Utara dengan Ya- man Selatan. Sebab, setelah Yaman Bersatu ditegakkan empat tahun lalu, tatanan militer masih semrawut. Seorang perwira Yaman Utara bisa saja berperan lebih rendah setelah Yaman Bersatu, karena kedudukannya harus dipegang perwira dari Yaman Selatan Dari pertarungan ego para pemimpin dan sebaliknya. Begitu pula para Jendral bekas kedua Yaman, maka rakyat Yamanlah Jendralnya. Seorang Panglima Angkatan yang menderita. Usaha penengahan dari Bersenjata Yaman Utara bisa saja tergeser diplomat Amerika Serikat tidak akan mudah kedudukannya demi niat persatuan Yaman, dengan segera menyelesaikan persoalan, sehingga Pangab Yaman Selatan menjadi karena konflik Yaman juga konflik khas Afri- Pangab Yaman Bersatu. Hal ini bisa men- ka, seperti Somalia, Ethiopia, Sudan dan jengkelkan Pangab Yaman Utara yang Rwanda, dimana hasrat bersatu sedemikian tergeser. keringnya dan kemauan politik sedemikian Kecemburuan semacam itu yang tidak minim dengan konsesi. pernah ada pada 'proyek' Jerman Bersatu, Qe Penggoda Nilai Ebtanas de- swasta. itu lain, bila ke- Sorotan Tajam Terhadap Kasus Bapindo Oleh DR H Roeslan Abdulgani "The vague and convoluted accountabilty system of the state banks, with their oversseing bodies, invites the practice of in- fluence peddling and collusion among people with powerful connections in the goverment and state-bank management. is one example of this problem." The recent Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) scandal lah, bahwa Indonesia baru saja rintahan dan bank-bank pemerin- dapat kredit baru dari luar ne- tah. Skandal Bapindo, menurut geri. Yaitu sebesar US$ 600 juta majalah tersebut, adalah salah nasional. dari sebuah sindikasi bank inter- satu contoh dari sistim perbankan dihadapi oleh Indonesia de- wasa ini. seringkali bawah "KEDAULATAN RAKYAT HALAMAN 10 PIKIRAN PEMBACA -Naskah disertai fotocopy jatidiri - Isi tanggungjawab penulis Ibu Sutiyem 3 Bulan Belum Ibu Sutiyem (50 th) Kembali sudah 3 bulan pergi mening- galkan rumah hingga kini belum kembali. Ibu yang stress berat ini ciri-cirinya (lihat foto): rambut lurus disanggul, kepala bagian depan agak botak, rambut beruban, ada tahi lalat di atas bibir sebelah kiri. hem putih lengan pen- mengetahui mohon menghubungi Polisi terdekat atau menghubungi alamat di bawah ini: Pujowiyarno, Bantul Karang, Ringinharjo, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, DIY. Ob. Waktu dek dan pergi kurang pakai rok ingatan. coklat, Siapa yang Mecury Jl Karanglo Mati Listrik Monjali Prihatin yang Makin Tajam Sudah lama masalah kolusi itu Sebelum itu nada kritik yang disinyalir oleh DPR dan pers kita. lebih tajam diberitakan oleh ma- Demikian pula tentang masalah jalah "Indonesian Business Week- kredit macet. Sumber-sumber (System yang samar-samar dan berbelit-belit mengenai pertanggun- ly" tanggal 1 April 1994. Disitu resmi, baik dari Menteri Keuan- gan-jawab dari bank-bank Pemerintah, dalam hubungannya dengan dikutip pendapat para ahli bank gan dan dari Gubernur Bank In: Lampu badan-badan yang harus mengawasinya, mengundang praktek untuk internasional, bahwa dalam ka- donesia mengatakan, bahwa jum- menjajakan pengaruhnya dan kolusi antara mereka yang mempunyai sus Bapindo nampak jelas adanya lah kredit macet dewasa ini Dalam beberapa hari ini, sampai surat ini saya tulis sudah lk 10 koneksi yang kuat dalam pemerintahan dan manajemen bank-bank kolusi antara penguasa politik de- berjumlah sekitar 35,590 trilyun hari lampu-lampu mercuri penerangan jalan sepanjang Jl Karanglo di pemerintah. Skandal terakhir dari Bapindo adalah salah satu contoh ngan pimpinan bank. Dan ini iba rupiah. dari masalah perbankan yang dihadapi oleh Indonesia dewasa ini). Kotagede Yogyakarta tiap-tiap malam ternyata selalu padam. Dikare- rat perampokan dan penyamun Banyak sebab-musababnya. nakan apa saya tidak tahu. Majalah "FAR EASTERN ECONOMIC an dalam sistim perbankan dan Menurut sumber-sumber yang Maka dari itu saya mohon dengan hormat, agar yang berwenang REVIEW", bab "Banking: Private sistim perekonomian kita. "These layak mengetahui, salah satu se- berkenan memperbaiki sehingga lampu-lampu tersebut berfungsi se- Treatment" 28 April 1994. are nothing more than predators babnya ialah bahwa bagaimana lazimnya, seperti JI Kemasan, Jl Mondorakan dan lain- in the Indonesian national bank agunan jauh di ketentuan lainnya. Mengingat beaya yang tidak sedikit telah dikeluarkan untuk SOROTAN tajam dari luar kerugian. Pemerintah akan sela- ing system and economy". minimal. Malahan ada yang tan- pengerjaannya. Dan sungguh amat berfaedah sekali seandainya lam- negeri terhadap Indonesia ti- lu bersedia "bail out and rescue". Ditambah lagi, kata majalah pa agunan sama sekali, seperti pu-lampu tersebut tiap malam menyala, karena saat sekarang dak berhenti-henti. Sorotan Yaitu "nomboki dan menolong tersebut, bahwa sebenarnya Ba- dalam kasus "Golden Key Group" frekuensi pengguna Jl Karanglo sangat pwy Kel. Pu tajam terhadap kasus Marsi- menghidupkan kembali". gindo menjadi "a den of thieves". nah kini di barengai dengan -nya Edy Tanzil. Dan sumber Soehadi, Kebowan RT 20 RW V Kel. Purbayan, Kotagede, sorotan tajam terhadap kasus Jangan Sembrono Suatu gua tempat bersembunyi bisik-bisik diberbagai kalangan Yogyakarta. Bapindo. Dalam kasus Marsi- perampok dan penyamun! nah y Alasan ini sungguh sembrono bisnis "bercerita-burung", bahwa Dan majalah itu menantang sekitar 10% dari setiap kredit Hallo PLN Cab Sleman: yang disoroti adalah pro- sekali. Seakan-akan kerugian pengadilan yang akan mengadili yang lolos-disetujui tergolong "ha- AGAR Pembangunan Jangka Panjang Tahap II berhasil, maka fessi para ahli hukum kita, bank Pemerintah, akibat kredit kasus Bapindo, apakah mereka ngus". Artinya dibagi-bagi seba- diperlukan fasilitas yang mendukungnya. Berangkat dari pemikiran baik hakim, jaksa maupun macet umpama, tidak perlu kita akan berani membersihkan goa gai kenduri-uang-pelicin kepada ini lewat Pikiran Pembaca KR ini, kami memprihatinkan kondisi para advokat kita. Adapun da- risaukan. Dengan lain perkataan penyamun ini. Ataukah nantinya para birokrat bank yang sudah jaringan PLN yang ada di lokal Monjali yaitu di sebagian dusun lam kasus Bapindo yang men- seakan-akan kerja tidak baik, dan pengadilan akan menjadi kelom terperosok kedalam nafsu materi- Jongkang dan dusun Sedan. Sariharjo, Ngaglik Sleman. jadi sasaran ialah profesi ahli merugikan umum, di biarkan sa- pok kaum birokrat berjiwa ABS. alisme. perbankan kita, dan juga para ja. Tetapi, apabila kita meneliti Will the courts uncover a den of ekonom kita. ahli finek kita dan para ahli dengan cermat segala apa yang thieves. or simple boss-pleasing terungkap dalam pers luar negeri bureaucrats?" mengenai Bapindo ini, khususnya dalam penerbitan kalangan ahli finek dan ahli ekonomi, maka kita akan menangkap nada suara la- in. Yaitu nada yang sangat mem- prihatinkan, dan yang mengingin kan usaha perbaikan yang sung- guh-sungguh dari pihak kita. Baru-baru ini umpama, dari Tokyo disiarkan oleh Kantor Beri- ta AFP, bahwa lembaga yang ter kenal menilai sistim perbankan di mana-mana, yaitu "Standard & Poor's Asia Ltd", mengatakan, bahwa sistim perbankan Indone- sia kini berada dalam lingkungan yang ber-risiko tinggi. "In a high risk environment. Ini mengan- dung sinyalemen hendaknya dunia bisnis internasional yang * Sungguh tajam sorotan ini. Tapi kita harus mengetahui, bah- wa istilah "perampokan" dalam kasus Bapindo ini, terlontar juga oleh para ekonom muda kita; se- perti Prof Dr Sri Edi Swasono dan Dr Sri Bintang Pamungkas. SABTU LEGI 7 MEI 19 Lennox Lawan I ATLANTIC CITY melihat juara dunia tim menyerahkan sabuk ju pagi ini kita akan men berat WBC Lennox Le Jackson. Pertarungan dan disiarkan langsung Lewis yang menerima juara di 'keranjang sampal- mantan juara dunia R Bowe, punya rekor bertin ring dan Menghadapi Phil petinju Inggris itu diunggulkan 5:1 Lewis tak mau sesumbar. dalam kondisi kurang prima kurang siap untuk menang.. Lewis kali naik terkalahkan. Dalam dua penampilan 'e sebelumnya pemegang juara itu tampil kurang m penggemar olahraga adu jot tinju negeri Paman Sam, sankan dan kurang diharga Tapi untuk memuaskar sependapat dengan pen bahwa ia harus membuat nangan dek dari Lewis. mutlak lawan Phill postur tubuhnya 12 Cm lebi Dan melawa inju lebih pendek diakui petinju yang sama tinggi de "Petinju yang lebih menghindar di bawah pin anda dan menyerang di b bawah. Saya selalu suka p tingginya lebih sulit ketimbang mengh Didaerah tersebut yang terdiri dari didukung satu travo, yang jalan menuju Perumahan Jom- Berani Koreksi bor Baru, sehingga berakibat Jelas kiranya, bahwa di sini ki- 1. Voltage menurun, pada malam hari hanya untuk ta menghadapi tantangan berat menghidupkan satu lampu TL pun tidak mengangkat sampai kemana kualitas professi lebih dari itu). ahli perbankan kita serta ahli 2. Listrik rutin mati, saya katakan rutin karena hampir satu ekonom kita dapat bertahan dan minggu satu kali padam, bahkan pernah satu minggu tiga kali padam meningkat, ditengah-tengah kri- dan apabila padam dibutuhkan waktu 3 sampai 4 jam untuk hidup sis moral dan etika yang rupanya kembali. melanda dikalangan berbagai profesi kita. sekitar 100 KK/rumah, hanya terletak di sehingga mampu (apalagi nya. Oleh sebab itu, karena di daerah tersebut 65% adalah usia belajar (pelajar dan Mahasiswa) dan juga usahawan dibidang pendidikan (fo- to copy dan pengetikan komputer) kami mengusulkan : 1. Agar ditambah satu travo lagi pada jaringan tersebut. bor. beban dapat sebagian diputus dan disam- Demikian, dua alternatif yang dapat kami ajukan. Terima kasih atas diperhatikannya keluhan keluhan kami ini. -h. Surono Hasan, Jombor lor, RT 06, RW 020, Sinduadi, Mlati, Sleman DIY Ada kalangan dalam negeri yang menganjurkan sorotan-so- rotan tajam dari luar negeri itu tidak perlu kita hiraukan. Seba- liknya tidak sedikit di antara kita sendiri yang merasa perlu mem- perhatikannya. Kalau tidak kita seperti burung onta, tak mau melihat realita. Dan kita akan ru- Sebab-Musababnya gi sendiri. Generasi tua, sebaya saya, Memang! Memperhatikan sua Selain itu ada pula pihak-pihak yang sudah lama minggir, dan luar negeri yang mencoba men- yang masih hidup sempat 2. Untuk mengurangi ra-suara luar negeri sama sekali cari sebab-musababnya permasa mengamati lakon-lanjutnya bungkan ke jaringan Gondang Waras atau Jongkang (sisi barat)\/Jom- jangan diartikan, bahwa kita lahan kritis yang melanda per- Negara ini, mendoakan semo- mempercayai itu semua. Tidak! bankan kita. Antara lain majalah Generasi sekarang yang se- Tapi memperhatikan itu semua "Far Eastern Economic Review" dang memegang kekuasaan, berarti menyila-nyila-kan mana dalam penerbitannya tanggal 28 dapat mengatasi krisis moral yang benar dan mana yang bo- April yang saya kutip di atas. Ma- dan etika, yang nampaknya hong. Dan yang sekiranya ada se- jalah ini terkenal tajam sekali melanda berbagai cabang pro- gi-segi kebenarannya, kita harus pandangannya, dan objektif. fesi kita. Nampaknya kemak. berlapang-dada untuk meneri- Salah satu sebab ang dike- muran lan kemewahan yang MEMBACA Kedaulatan Rakyat Sabtu 23 April 1994 tentang "fat- mawas-diri dan untuk mengorek- selanjutnya oleh lembaga peneliti adalah sistim yang samar-samar manya sebagai masukan untuk bonafide, berhati-hati. Dikatakan mukakan oleh majalah tersebut mengelilingi tingkat-hidup wa" yang disampaikan sosok pejabat dalam acara pelepasan PKL mereka sekarang, membuat Sekolah menengah Sosial "Nasional Bantul" yang intinya Para peserta kita counter dan kita bantah. si diri. Kalau yang bohong, harus tersebut, bahwa banyak asset dan yang berbelit-belit mengenai sebagian dari mereka lupa PKL harus menjauhi sifat "Bantul" (Bodo, Aras-arasen, Ngeyel, Tege- Kita sering mendengar, bahwa pemerintah kita dalam hu- kasus Bapindo tidak mempenga dalam kredit sangat potensial bungannya dengan yang eling-lan waspada" dan be- paikan ketidak cocokan dengan "fatwa" tersebut ruhi kepercayaan luar negeri. Bi- sekali. "A high level of non-perfor yang harus mengawasinya. Situ- Markus Trimunarja Caben Kec. Bambanglipuro, Sdr. Muh Subarkah, asanya pendapat ini keluar dari ming assets and potential loan asi ini mengundang praktek un- rani bertindak korektif, demi ke- Banyon Kec. Sewon, Sdr. Suparwanto, Jetis, Kec. Pajangan, ternyata pihak penguasa. Alasannya ialah, losses" tuk menjajakan pengaruhnya yang tercinta ini!. -b. selamatan Negara dan Bangsa hingga kami ikut menulis dirubrik Pikiran Pembaca KR ini, sama bahwa Bapindo sebagai bank Pe- DR H Roeslan Abdulgani, Terhadap berita ini ada juga pi- (influence peddling") dan kolusi merintah tidak mungkin bang- hak-pihak kita, yang tidak mau antara mereka yang mempunyai mantan Menteri Luar Negeri dan krut, bagaimana besarnya pun memprihatinkan. Alasannya ia- koneksi yang kuat dalam peme- Menteri Penerangan RI. Saya di KO di Banjarnegara P yang sama de saya," ujar Lewis. "Saya merasa tidak dalan asi bisa menang." Bila Lewis punya ma OLAHRAGA Kapolwil Cup 94 MAGELANG (KR) - Da mewakili Polwil Kedu dalam k hari badan-badan sama sekali, dan bahwa kerugian bank Pemerintah tidak bergerak pertanggungan-jawab dari bank begitu. Semoga masih banyak lan, Ugal-ugalan, Loyo), sudah ada tiga warga Bantul yang menyedr. diantaranya: Sdr. selama dua Kapolwil Cup-1994. Kejuaraan yang berlangsw dibuka Kabag Binmas Polwil Polwil, diikuti enam um bolave jo, Polres/Polresta Magelang, F Selain memilih tim yang a Kapolda Cup, kejuaraan bola sejak (Kamis untuk menyongsong Kodim Purworejo HUT Bha PURWOREJO (KR) 1 Manusia, Kodim Purworejo ma Revitalisasi Wayang dalam Arus Globalisasi Pengantar sekali belum ada tanggapan dari pihak tersebut minimal merevisinya. Sebab kami berpendapat, yang mengeluarkan "fatwa" itu bukan sekadar seorang yang mempunyai predikat rendah sehingga kesan yang timbul di masyarakat luas akan lain, lebih-lebih bila "fatwa" tersebut dicerna mentah-mentah tanpa di saring lebih dulu, akan menimbulkan dampak negatif yang sangat berlebihan. yang mengeluarkan "fatwa" Redaksi: di- Sabtu, 7 Mei 1994 Fak. Sas- tra Universitas Sanata Dhar- ma Yogyakarta menyelengga- rakan seminar mengenai "Re- vitalisasi Wayang Dalam Kepe mimpinan dan Sastra" de- ngan pembicara utama : Prof Sartono Kartodirdjo, Prof. U- mar Kayam, Jakob Oetama, G.P Sindhunata, Fran Magnis Suseno, I. Kuntara Wiyamar- tana, dan Ki Subarno. Percik an pemikiran tulisan berikut kiranya memperkaya materi perbincangan sekaligus turut menyemarakkan seminar ter- sebut. keabadi- Kami sebagai rakyat kecil bagian dari warga Bantul tercinta ini yang sudah baik-baik dengan etos kerjanya Projotamansari kita jaga serta kita lestarikan jangan sampai diartikan yang aneh-aneh (negatif) menyesal nama Bantul yang menginjak usia yang ke 153 malah "dilecehkan". dari negara-negara terbelakang Oleh Antonius Darmanto Sekelumit Pengalaman : Kami suatu hari berkunjung ketempat maupun negara yang sedang ber saudara di Banjarnegara Jawa tengah. Ternyata benar "fatwa" pak pe- atu paham bahwa pembangkitan universal. kembang, kini sudah makin nya- jabat tersebut sudah dijadikan syarat meng KO saya. Dia bilang bah- kembali rasa cinta terhadap hal- ta adanya kecenderungan pola wa Bantul Kotanya: Orang Bodo, Orang aras-arasen, Orang Ngeyel, Dengan demikian dapat dika- tingkah laku banyak orang yang Orang Tegelan bahkan Ugal-ugalan. Dengan peristiwa tersebut kami menumbuhsuburkan semangat disebut tradisional, baik dalam dirinya diakui merupakan bagian hal yang tradisional sama artinya takan bahwa apa yang sering tidak murni lagi karena ingin yang kelahiran Bantul tulen, sangat merasa terpukul mendengar sen- primordialisme. Padahal telah bentuk kesenian maupun lain dari masyarakat dunia. Sehingga tilan orang Banjarnegara tersebut. Tidak ada jeleknya pejabat tersebut mencabut "fatwa"nya dengan terbukti bahwa semangat primor- nya, adalah kristalisasi dari nilai- antuk itu ingin menyamakan harapan paling tidak dapat meredam suara-suara yang sumbang di dialisme sempit senantiasa ren- nilai universal yang telah teruji dirinya dalam hal pilihan poton- gan rambut, pakaian, pemakaian masyarakat luas. Kepada peserta PKL khususnya dan masyarakat tan terhadap dinamika progresi- resistensinya. Sejauh mana ting- vitas. Primordialisme sangat ti- kat resistensi dan eksistensinya parfum, pilihan jenis makanan, Bantul pada umumnya, mari kita dekati kota Bantul ini, dengan dak bersesuaian dengan kecen- amat dipengaruhi oleh anasir-a gaya hidup, tempat berbelanja, sikap, prilaku, serta ucapan yang positif sehingga dengan teladan derungan universalisme nilai-ni- nasir yang membentuk ketradi- dan lain-lain dengan masyarakat pembangunannya, Bantul menjadi Kabupaten yang gemah ripah lo- hjinawi.-h. lai yang diperderas aliran oleh sionalan itu sendiri. Semakin be- dunia pada umumnya di mana arus globalisasi. sar nilai universalisme yang di- orang-orang dari negara maju di- Pendapat tersebut bagai mene- kandungnya semakin tinggi pula jadikan prototypenya. gasikan konsepsi-konsepsi para tingkat resistensi dan eksisten Kecenderungan tersebut se- ahli di pihak lain yang kemudian sinya. Dalam kata lain, sungguhnya telah merambah ma- SEMENTARA orang berpen- tersosialisasikan melalui bahasa an hal yang tradisional berkore- syarakat kita sekarang. Banyak Akhmat Mujiyono, Keyongan, Sabdodadi, Bantul, DIY. PENANGGALAN SATU tafsiran yang harus di- Ebta/Ebtanas yang berkondisi mal pencapaian yang dipersyarat pahami dengan cermat bersum- kritis, Sebagai gambaran bila kita kan artinya kita telah mundur. ber sebagian acuan kelulusan menghadapi seseorang peserta Artinya pula dunia pendidikan Ebta/Ebtanas adalah dalam kai- mempunyai nilai akhir satu atau akan semakin rendah mutunya. tannya dengan memahami eksis- beberapa pelajaran berangkakan Dengan ungkapan tensi angka nilai 6 (enam). Kenya 5,49; 5,48; 5,47; 5,46, tidak dapat hendak untuk mengangkat nilai taannya secara istimewa angka tidak siapapun akan terketuk tadi terlalu besar, kita telah ter- ini hadir lebih bervariasi berdasar hati karena dihadapkan kepada jerumus ke arah memberikan kan kriteria yang berlaku. Menja- kenyataan yang mengenaskan "hadiah" cuma-cuma tanpa alas di sangat penting angka tersebut sekaligus tragis. Terhayati sangat an dan tergolong berlebihan. Men harus dicermati mengingat ada- kasihan sebab kalau saja ada jadi demikian sebab satu hal yang nya dua ketentuan atau kriteria sedikit lagi prestasi tambahan harus diingat pula ialah bahwa sebagai sumber asal kelahiran akan tertolonglah nasib siswa hasil 5,49 sebenarnya adalah ni- angka tersebut. Bila tidak cer- yang tidak kurang selama tiga lai yang sudah mendapat subsidi mat, terkadang bisa khilaf dipaha tahun sekolah baik di SMP mau- sangat tinggi. Hal mudah mi oleh seseorang yang menerap- pun SMA dengan biaya yang mengerti mengingat nilai akhir kan perhitungan angka-angka ni- tidak sedikit, apalagi bagi sekolah yang sebelum dibulatkan berkon- lai pada umumnya berkenaan disi seperti dicontohkan di atas ngan lulus dan tidaknya menem- Bisa dimengerti asumsi di atas dalam perata-rataannya lebih puh Ebta/Ebtanas. bila kita kembali kepada prinsip dahulu telah didukung angka Dalam kenya taan kita menge- pembulatan seperti diketengah pengaman yang tidak tanggung- nal angka nilai 6 dan 6,0. Semen- kan di depan. Berapakah selisih tanggung. Sebagaimana dipaha- tara itu beda antara 6 dan 6,0 da- antara nilai 5,49 dan 5,50. Hanya mi bersama pengolahan nilai un- pat dilacak dari proses menda- berbeda 0,01, atau secara lebih tuk mendapatkan angka-angka patkannya. Nilai 6 dapat ditafsir gampang disebut sebagai berse- tadi menggunakan komponen P kan dua kemungkinan. Betul-be- lisih seperseratus. Sebab, kalau dan Q yang umumnya diperbesar dapat bahwa upaya revitalisasi retorik para pejabat, bahwa un- lasi dengan besarnya nilai-nilai diantara warga kita yang tidak tul 6 atau lewat le bih dahulu pem mata pelajaran itu ditambah ha- nilainya dan R yang apa adanya. wayang, juga genus lain yang tuk menghadapi arus globalisasi universal yang ada di dalamnya. punya percaya diri lagi manakala bulatan ke atas. Dalam pembula- nya dengan seperseratus sebe- tan ke atas berla ku ketentuan narnya nasibnya sudah tertolong. lai semester 6, dan R hasil Ebta bernama tradisional, dianggap maka harus ada kesadaran untuk P adalah nilai semester 5, Qni- Dalam kerangka pemikiran belum berpakaian, memakai sa- sebagai suatu langkah mundur. 5,50 ke atas dinaikan menjadi 6. melestarikan milai-nilai lama yang demikian, wayang -baik da- bun mandi, pasta gigi, parfum, No. 415 Sdr Aliemin. Jl Mas Soeharto 67, Yogyakarta. Sementara itu untuk angka di angka 5,50. Lalu, dibulatkan ke kan nilai 8 dan nilai R'3 saja, un- Dari 5,49 ditambah 0,01 jadilah Ebtanas. Dengan P dan Q diisi- Pendapat itu didasarkan pada su- yang terpendam dalam produk- lam keberadaannya sebagai seni minyak rambut, sepatu, dan lain- Meninggal dunia 2 Mei 1994, hari dan pasarannya: Senen-Legi (21 bawah 0,50 dihilangkan atau di- atas sesuai aturan yang berlaku tuk di luar mata pelajaran-mata produk budaya tradisional. Kon- pertunjukkan maupun budaya lainnya; seperti halnya figur-figur Zulkaedah 1414 H-21 Dulkidah 1926 Je). Peringatan 7 (Tujuh) pelajaran sakral tadi sudah dapat vidu untuk menjadi pahlawan sepsi yang demikian itulah yang dalam artian yang lebih luas publik yang dilihatnya melalui harinya: Ahad-Pahing 8 Mei 1994 (27 Dulkaidah 1926 Je) 40 (Empat bulatkan ke bawah. Contoh 5,49 menjadi 6. kemudian merangsang bangkit dapat dikatakan mempunyai ni- penyelamat. siaran TV, pemutaran film/video, puluh) harinya: Jum'at-Kliwon 10 Juni 1994 (30 Besar 1926 Je). 100 harus dijadikan 5. Dalam kaitan- Padahal, sebenarnya untuk be- meloloskan diri. Sebab kalau hal itu terjadi nya kembali gerakan kepemihak lai-nilai universal yang sangat iklan di media cetak maupun di (Seratus) harinya: Selasa-Kliwon 9 Agustus 1994 (30 Sapar 1927 Dal). nya pembulatan ke atas ini satu da nilai yang relatif kecil tadi ialah bahwa kita memiliki tiga membedakan anak yang pintar pakan langkah penyimpangan sional; dalam bentuknya yang pada kenyataan bahwa wayang kultural dari arus globalisasi itu Dal). 2 (dua) tahunnya: Rabu-Kliwon 10 April 1996 (21 Dulkaidah an terhadap hal-hal yang tradi- tinggi. Pendapat itu didasarkan radio. Dan begitulah pengaruh 1 (Satu) tahunnya: Kamis-Wage 20 April 1995 (20 Dulkaidah 1927 hal yang penting harus diingat bukanlah hal yang berarti untuk yang dilakukannya sudah meru- yang tidak mustahil membawa sederhana adalah nguri-uri (me- mempunyai keabadian yang tak masuk dan menguasai sikap hi- 1928 Be). Dan 1000 (Seribu) harinya: Sabtu-Kliwon 25 Januari 1996 mata pelajaran yang tergolong dan bodoh. Jangankan sepersera- nilai akhir adalah akibat bagi si pelaku. Sangat lestarikan) kesenian tradisional. terkatakan. Berabad-abad wa- dup masyarakat kita. (16 Pasa 1929 Wawu). "sakral". Yaitu mata pelajaran tus, berbeda angka bulat 1, 2, 3, penda mengenai yang telah menyatu dalam kehi Arus kecenderungan yang se- yang tidak boleh dilakukan peng- dan bahkan 4 misalnya secara hitungan pembulatan ke atas. hakikat untuk dalam jumlah Jadi bila diterapkan akan diper mempunyai motif-motif tertentu tidak kunjung mencapai titik te- merupakan komunitas terbesar amat berbahaya karena mungkin bila hal itu dilakukan tradisionalisasi VS globalisasi dupan orang suku Jawa yang perti itu, dalam jangka kepada pelaku bisa didakwakan Ketiganya adalah Pendidikan yang besar meliputi total nilai No. 416 Ny Indarti Soelaiman. Guru SMP 14, Yogyakarta. mu. Masing-masing pihak meng- dari warga Indonesia. Dan dalam pat terlepas dari akar budayanya Agama, PMP, dan Bahasa dan dalam STTB yang minimal 66 un- oleh angka akhir dengan pembu- yang tersembunyi di baliknya. Ibunya (Ny Darno Pranoto) meninggal dunia 25 Nopember 1992, Lebih dari itu bila dari angka klaim pendapatnya sebagai yang perkembangan zaman yang mo- Sastra Indonesia. Ketiga pelajar tuk Program A 2, misalnya, bu- latan ke atas sendiri dan kehilangan nilai-nilai hari pasarannya: Rabu-Pon (29 Jumadilawal 1925 Jimawal). 2 (dua) an tersebut nilai akhir melalui kankah sangat kecil artinya. De- kemudian dipaksakan dern sekalipun, wayang tidak ju- humanis yang universal. Arus tahunnya: Jum'at-Pahing 4 Nopember 1994 (29 Jumadilawal 1927 Tulisan ini sejauh mungkin ga musnah, tapi justru makin yang berkembang sekarang ini proses penghitungan yang berlangan pemikiran dasar itulah ma- 8+8+ (2 x 3) = 16+6 = 5,50 menjadi 6 emosional agar mencapai Dal). 1000 (Seribu) harinya: Senen-Pahing 21 Agustus 1995 (24 Mulud 0,50 pada dasrnya telah melaku- menghindarkan diri dari tendensi menyeruak ke lingkup yang lebih lebih banyak merangsang muncul 1928 Be). ku berdasar rumus P, Q, dan R ka gambaran kekurangan-keku- Jelaslah angka 3 saja sudah kan dua kali langkah menolong untuk memihak pada salah satu luas; tidak saja menasional bah- nya sikap hedonistik, dan ini ber harus tertemukan rata-rata 6,0. rangan 0,01; 0,02; 0,03; 0,04 dari arus pendapat saja. Bagaimana. kan menginternasional. Artinya bukan 6 yang asalnya angka-angka minus (5,49; 5,48; dapat menjadi syarat kelulusan dan tergolong berlebihan. Setelah lawanan sekali dengan semangat semisal dari 5,50 atau lebih tinggi 5,47; 5,46) atau hanya berjumlah bila P dan Q bernilai besar-besar. langkah pertama ditolong penye- pun keanekaragaman pendapat Persoalan, jika wayang benar- pengembangan harkat kemanusi- itu justru memperlihatkan ada- benar mengandung nilai-nilai aan kita. Citra manusia seutuh- No.417 Ny Sri Hartati Brotosusilo. Terban, Yogyakarta. Ibunya (Ny. Hj Siti Fatimah) meninggal dunia 23 Desember 1992, dengan P dan Qyang nya dinamika positif dalam mere- universal yang cukup tinggi dan nya, yakni manusia yang memili- hari pasarannya: Rabu-Legi (27 Jumadilakir 1925 Jimawal). sebenarnya lebih dari cukup me- ngapa harus pula ditambah de- spon perkembangan zaman yang karenanya nilai keabadiannya ki keseimbangan antara yang jan Peringatan 2 (dua) tahunnya: Kamis-Wage 1 Desember 1994 (27 Ju- ngan pembulatan yang dipaksa- mewujud dalam arus globalisasi. tidak perlu dirisaukan; apa mak- maniah dengan rokhaniah; an- kan. Kalau demikian adanya Sehubungan dengan itu uraian sud di balik usaha keras revita- tara yang individualitas dengan madilakir 1927 Dal). Dan 1000 (Seribu) harinya: Senen-Kliwon 18 bukankah secara tidak disadari pada artikel ini hendak memper lisasi wayang? Apakah usaha re- sosialitas; tidak akan tercapai ji- September 1995 (22 Bakdomulud 1928 Be). bincangkan arti penting tradisi vitalisasi itu sendiri di dalamnya ka kehidupan manusia hanya di- lagi tetapi belum mencapai 6,0. Hal itu kerjadi sebab rumus hitungan sekaligus mendapatkan yang dipergunakan untuk peng. P+Q+2R = N kritis tadi secara 0,10 untuk empat mata pelajaran jarang sekolah sekolah yang P dan Q-nya diisi kan lebih tinggi lagi, dengan hara Walaupun kondisi seperti dike- pan agar N (nilai akhir) beres. Ingat mukakan di depan sangat mung Padahal tí-dak lamatannya Jangan Dua Kali kin menjadi fakta yang bisa meng Atas Berkaitan dengan pembulatan bukan hal yang besar. ke atas dan ke bawah seperti di- kemukakan di depan adalah da- lam rangka untuk menerapkan angka-angka nilai STTB yang harus berangka bulat. Dan sistem ini berbeda dengan cara menulis kan angka-angka NEM dalam Danem atau Daftar Nilai Ebtanas Murni yang sengaja menerapkan dua angka di belakang koma. Dilematika Berpikir Dalam konteks pemberlakuan sistem pembulatan ke atas mau- pun penghapusannya angka di bawah 0,50 itu umumnya menim- bulkan tahta pemikiran yang dilematis bila akhirnya melihat hasil nilai seseorang peserta Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Wakil Pemimpin Redakai I terbenar. *** orang da- panjang goda dalam pemikiran seseorang kiran dasar, di satu sisi kita meli- dunia pendidikan pada umum- yang akan menghasilkan nilai hat nilai tragis dan mengenaskan nya. Jelaslah bahwa fakta contoh globalisasi, dan bagaimana se- bahwa keberadaan wayang se- yang hedonistik, dan tanpa reflek pertimbangan dua pemi- langkah itu justru merugikan onalisasi, pengaruh kultural arus tidak mengandung pengertian manjakan dalam lingkungan nlai akhir Ebta/Ebtanas demi sementara di sisi yang lain kita angka-angka minim seperti dike- baiknya menyikapi persoalan tra- dang "sekarat", tidak eksis, teran- menghasilkan STTB, satu hal harus ingat akan mutu pendidik mukakan di depan tidak lebih disionalisasi di tengah arus glob- cam? tidak boleh dilupa. Yakni, kita an, satu hal yang perlu diingat sekedar nilai penggoda dalam alisasi. harus ingat. Ingat, bahwa angka- dalam penentuan nilai Ebta/Eb- Ebtanas yang harus kita waspa- angka mengenaskan seperti ter- tanas tadi hendaklah kita bersifat dai. Sekali-kali kita jangan sam- tulis 5,49; 5,48; 5,47; 5,46 tadi objektif. Maknanya kalau angka pai terpengaruh untuk melaku- kan tindakan yang merugikan ba adalah benar-benar angka yang 5,49 benar-benar hadir kita harus menggoda. Artinya, kalau kita melihatnya sebagai kenyataan nyak pihak lebih-lebih menyang terlena hanya bersumber emosi dan bersifat rasional. Tidak perlu kut diri sendiri, pengolah nilai ke- lalu terpancing secara sentimen- dengan melihat fakta tadi sea- berhasilan Ebta/Ebtanas. O-h. tal ingin mengangkat-angkat ni- kan-akan terpanggil naluriah pri- (*) Drs Nursisto, Kepala SMA Negeri Argomulyo Bantul, DIY. lai agar memenuhi sebatas mini- badi kemanusiaan selaku indi- Xadaulatan Rakyat : H Soemadi M Wonohito SH : Suwariyun. Dre M Idham Samawi. Wakil Pemimpin Redaksi II: Bambang Daulat. Pemimpin Perusahaan Redaktur Pelaksana Redaktur Staf Redaksi Fotografer Sekretaris Redaksi Alamat Kantor Redaksi Drs M Idham Samawi. Wiyono, Drs Octo Lampito, Krisnam. Drs Suhadi Sukarno SU, Wismoko Poernomo, Theo Sutiyono, Dre Al Sugeng Djuweni, Lalu Hidayat, Soeparno 8 Adhy, Joko Budhiarto, Arifin Husein. Drs Y Sarworo Soeprapto, Rakiman S, Bambang Soenarno, Dra Esti Susilarti, Maksum Parjiyo, Mulyadi Adhisupo, Ronny S Viko, Dra Fadmi Sustiwi, Mussahada Ircham, Moeljono, Yuwono, A Poedjono, Frans Budisukarnanto. Arief Budiarto : Jalan P Mangkubumi 40-42 Yogyakarta 55232. Facs (0274)-63125 Telp (0274)-65685 dap 63125. SIUPP (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers) Perwakilan dan Biro: Jakarta Magelang Surakarta Semarang Purwokerto Koordinator Perwakilan No. 127/SK/MENPEN/SIUPP/A 7/1986 tanggal 4 Desember 1990. Anggota SPS. Penerbit Terbit Perdana Perintis Pembina Direktur Utama Direktur Pemasaran Manajer Sirkulasi Manajer Iklan : PT-BP Kedaulatan Rakyat Yogyakarta. : Tanggal 27 September 1945 : H Samawi(1917-1984) M Wonohito (1912-1984) : H Probosoetedjo. : H Soemadi M Wonohito SH. telp (0274)-65683. Drs M Idham Samawi, telp (0274)-65682. Drs Guno Indarjo. telp (0274)-62911 : Dewi Marni Astriyanti BSc. telp (0274)-63541 dan 65683 (siang). Langganan per bulan termasuk Kedaulatan RakyatMinggu... Iklan 1 mm/kolom. Iklan Keluarga 1 mm/kolom.. Rp 10.000,00 Rp 3.000,00 Rp 2.500,00 Rp 2.000,00 Iklan Cilik 1 baris/kolom (minimum 3 baris/kolom)................. Tambahan biaya 200% dari Tarif yang berlaku Iklan Halaman I (Ukuran Maks. 2 klm x 150 mm) Iklan Halaman XII: Tambahan biaya 100% dari Tarif yang berlaku. -Full Colour (4 warna/3 warna) 1 mm/kolom. Rp 6,000,00 Iklan Warna Rp 4.500,00 Dua Spot (2 warna) 1 mm/kolom............. Rp 3.500,00 Satu Spot (1 warna) 1 mm/kolom........... Bank BNI 1946-Rek. Giro: 428931-001. Bank Bukopin Rek. No. 004.016845 Dinas Giro dan Cekpos Noj.15.78. Iklan ditambah PPN 10%. Bank Jalan Utan Kayu No. 85, telp (021) 8563515, 8563602 Jakarta Timur 13120 Kepala Perwakilan HRH Soetoto SH, Kepala Biro Chaidir Jalan Achmad Yani No.9, telp (0293) 3552 dan 2502. Kepala Perwakilan Didiek Santoso, Kepala Biro Yon Hariyono Hadi. Jalan Bhayangkara No.2, telp (0271) 48015, Kepala Perwakilan Drs Asri Salman, Kepala Biro Theo Sutiyono. Jalan Lampersari No. 55, telp (024) 315769, Kepala Perwakilan Djoko Suprapto, Kepala Biro FN Arifin Husein, MBA. Jalan Achmad Yani No. 14, telp (0281) 61347, Kepala Perwakilan Drs Zulkardi, Kepala Biro Sugeng Pamudji. A Silmi SH Dicetak di Percetakan Kedaulatan Rakyat" Jalan Raya Yogya - Solo km 11 Sleman Yogyakarta 55573, telp (0274)-96549 dan (0274)-96449. Isi diluar tanggungjawab percetakan Memperbincangkan mengenai "tradisional" orang cenderung mengkontraskan dengan "mo- dern". Jika modernisasi dipahami sebagai suatu arus yang mema- jukan masyarakat dan hasilnya ditunjukkan dalam perubahan tingkah laku yang ditandai de- ngan sikap rasional, penghar- gaan yang tinggi terhadap waktu, penghargaan tinggi atas nilai ker- ja, ketergantungan besar terha- dap informasi, serta terbuka bagi arus perubahan dan pemberon- takan atas kemampanan; maka tradisionalisasi dimengerti seba- gai hal yang sebaliknya. Sehingga sering kali muncul anggapan yang salah kaprah; karena mo- dern diidentikan dengan progre- sivitas, maka tradisional disama kan artinya dengan kestatisan atau kemonotonan. Penyederhanaan konsep sema- cam itu dapat merugikan kita sendiri dalam melihat esensi dari apa yang kita sebut sebagai tradi- sional. Makna tradisional dari su- atu budaya tidak terletak pada kestatisan dan kemonotonannya, melainkan dalam keberadaannya sebagai suatu puncak bermuara- nya nilai-nilai keutamaan dari su- atu masyarakat masa lampau. Terbentuknya puncak muara tersebut melalui suatu proses di- alektika yang panjang dan mema- kan waktu dengan arus perbentu- ran yang kuat antara yang objek- tif dengan yang subjektif, yang temporal dengan abadi, yang du- niawi dengan yang rokhani, dan antara yang relatif dengan yang si. Karena refleksilah yang me- nuntun manusia mencapai mak- Jawaban atas persoalan di atas na hidup yang sesungguhnya tidak dapat dilepas dari konteks sesuai dengan pilihannya. Untuk menumbuhkan iklim re- permasalahan arus globalisasi. Karena dalam konteks itulah ke- fleksi, manusia harus tetap mem- sadaran revitalisasi wayang di- punyai kesadaran terikat pada tumbuhkembangkan. Tujuannya akar budayanya. Dan pula, piki- bukan untuk menjawab perta- rannya tidak hanya terikat pada nyaan atas keberadaan wayang impian-impian hedonistik melain- itu sendiri di tengah arus global- kan juga terus dirangsang untuk isasi, tetapi ke arah membangun memikirkan dan memiliki nilai- citra dan kesadaran kebutuhan nilai keutamaan hidup. Usaha ke bahwa nilai-nilai universalisme arah itu tidak selamanya peman: yang terkandung dalam dunia pe- jaan tapi boleh jadi terasa sebagai wayangan perlu diglobalkan pula. suatu desakan sehingga pada diri Arus globalisasi yang berkem- manusia muncul kesadaran bah- bang sekarang ini, mau tidak wa refleksi itu sendiri suatu kebu- mau harus disadari bahwa di da- tuhan penting. lamnya mengandung unsur hege- moni budaya yang dihembuskan oleh negara-negara maju untuk memenangkan ideologi mereka masing-masing. Memang tidak semua ideologi yang hendak didik tekan bersifat negatif, namun toh hegemoni kebudayaan tersebut tetap lebih bersifat penganoma. lian (pengosongan) dari nilai-nilai lama yang dianutnya untuk ke- mudian digantikannya dengan ni- lai-nilai baru yang telah dipa- ketkan. Prose yampaian paket ni- lai/ideologi dari negara-negara maju terhadap negara lainnya, termasuk Indonesia, dipercepat melalui siaran-siaran televisi baik yang dapat ditangkap de- ngan atau tanpa bantuan antena parabola melalui siaran radio, film-film, video, media cetak, mau pun sarana-sarana lainnya. Na- mun dari sekian banyak yang pa- ling berpengaruh adalah media massa elektronik, TV. Berkat usaha gigih untuk mera suki cara berpikir masyarakat Dalam kerangka untuk menja- ga keseimbangan antara unsur- unsur yang terkandung dalam diri manusia itu, maka antara tradisionalisasi dan globalisasi se- mestinya tidak relevan untuk dipertengtangkan. Karena bagai mana pun antara satu dengan lainnya saling mengisi, saling me- lengkapi, dan saling memperka- ya. Sehingga pengutamaan salah satu di antaranya (apakah tradi- sionalisasi saja, atau sebaliknya globalisasi semata) hanya akan menyeret kita pada suatu sikap yang timpang, dan itu berarti rentan terhadap perkembangan. Dengan demikian maka mem- persoalkan perbincangan menge- nai revitalisasi wayang perlu atau tidak; kemunduran atau kema- juan langkah tidaklah begitu rele- van. Yang lebih relevan adalah bagaimana menjadikan wayang tetap vital di tengah arus globa- lisasi yang makin menderu-deru gemanya. -b. (*) Antonius Darmanto, alumnus MMTC, Yogyakarta. *** *** No. 418 Ny. Sri Hartati Brotosusilo, BA, Yogyakarta. Bapaknya (HAS Yudoprayitno) meninggal dunia 6 Desember 1992, hari pasarannya: Ahad-Wage (10 Jumadilakir 1925 Jimawal). 2 (dua) tahunnya: Senen-Pahing 14 Desember 1994 (10 Jumadilakir 1927 Dal). Dan 1000 (Seribu) harinya: Jum'at-Pon 1 September 1995 (5 Bakdomulud 1928 Be). No. 419. Sdr Basuki. Jl Endrasana, Surabaya. Keluarganya meninggal dunia 4 Mei 1994, hari pasaranya: Rabu- Pon (23 Dulkaidah 1926 Je). 7 (Tujuh) harinya: Selasa-Wage 10 Mei 1994 (29 Dulkaidah 1926 Je). 40 (Empat puluh) harinya: Ahad-Pahing 12 Juni 1994 (2 Sura 1927 Dal). 100 (Seratus) harinya: Kamis-Pahing 11 Agustus 1994 (2 Mulud 1927 Dal). 1 (Satu) tahunnya: Sabtu-Legi 22 April 1995 (22 Dulkaidah 1927 Dal), 2 (dua) tahunnya: Jum'at-Pahing 12 April 1996 (23 Dulkaidah 1928 Be). 1000 (Seribu) harinya: Senen- Pahing 27 Januari 1997 (18 Ruwah 1929 Wawu). inl. (R)-b. Pojok KR Dialog IV antara RI dan Portugal: Posisi RI makin kuat. -- Kita tunggu Portugal menyadari realitas Timtim saat 000 Tenis Piala Davis Indonesia -Korea Selatan kemarin posisi sementara 2-0 untuk Indonesia. Demam merebut kembali Piala Thomas (dan Uber !) mulai melanda Jakarta. Sampdoria lawan Liga Selection di Senayan besok kita tunggu kiprah Kurniawan. Olahraga Indonesia sedang alami pasang naik ! - *** Kebun plasma nutfah pisang milik Yogya dukung pendidikan dan pariwisata. Yogya banyak simpan sentra-sentra bermanfaat. Berabe ing kota Purworejo. Acara lari massal 10 K ter Makodim Purworejo Minggu p Untuk acara tersebut tela eri. "Kami berharap peserta B pendaftaran ditutup ujar Dandim menang 1, 2 dan naan. Peserta dari lari massal serta" sampai 7 Purworejo 3 dari lari ma Ayu Soraya. (KR-Dwn). Ayu Soraya Menggoya (KR)-Penyanyi 5 r YOGYA dut ibukota Ayu Soraya, malam ini, berjanji akan goyang penggemarnya di Y karta, dalam acara pentas dut memeriahkan akhir pek panggung hiburan Puraw jalan Brigjen Katamso Yogy ta. Janji akan menggoyang sampaikan oleh Ayu Soraya ka Kamis lalu dihubungi di B mannya di Pondok Bambu J ta Timur, sehubungan akar tasnya di Yogya nanti, de iringan Raindos Muziek, dikordinatori ME Antony BS Menurut Ayu Soraya, E rasa gembira mendapat um an pentas dari Raindoz M. untuk menghibur penggem di panggung hiburan Purav Setelah di awal tahun bar saya pentas di panggung hi Gembira Loka, malam in jumpa lagi dengan penggem di Purawisata. Karena itu, pentasnya nanti, saya mena pkan penampilannya bisa t askan selera penonton, uja Soraya, penyanyi yang p tampil di Purawisata lima lalu, ketika lagunya yan judul 'Di Balik Kaca Mata sedang ngetop. Ditanya lagu-lagu apakal akan disuguhkan kepada p marnya nanti, menurut A raya, dirinya telah menyi lagu-lagu pilihannya, yang gap cocok untuk penggeman Yogya, mulai dari lagu ya