Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1994-10-21
Halaman: 02

Konten


2cm JUMAT PON 21 OKTOBER 1994 (16 JUMADILAWAL 1927) DANREM 072/PAMUNGKAS YOGYA DAN SEKITARNYA Kemajemukan di Yogya Bisa Menjadi Kekuatan Sekaligus Sumber Kerawanan *Letkol Sukedi Dandim 0734 Yogyakarta YOGYA (KR) - Danrem U72/Pamungkas Kolonel Inf Y Moeryono menegaskan, ke- majemukan masyarakat di Yogya bisa menjadi kekuatan tersendiri bagi kota ini. Na- mun di sisi lain, kemajemukan ini bisa pula menjadi sumber kerawanan yang perlu diwaspadai. Dicontohkan, benturan-benturan kepentingan yang sering terjadi di Yo- gya umumnya akibat kemajemukan tersebut Danrem 072/Pamungkas mene gaskan hal itu pada upacara ser- ah terima jabatan Komandan Kodim 0734/Yogyakarta dari pe- jabat lama Letkol Inf Unal Lasri kepada penggantinya Letkol Inf Sukedi di Stadion Kridosono, Kamis (20/10). pelaksanaan pembangunan di pat ditimbulkan dari kota ini," ce- daerah," tandasnya. tusnya. Pejabat lama Letkol Inf Unal Dandim 0734 selama 4 tahun 4 amat besar, baik dalam upaya bet ke kota lain, bahkan bisa men- sehingga ancaman itu tak sampai yang semuanya kini menjadi Keberadaan Menwa Perlu Direvisi Birokrat Harus Berpikir Kembali untuk 'Dropping' Ketua KNPI resimen mahasiswa oknum Menwa "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 2 SELINTAS DIY Menwa Yon I Selenggarakan LDK PANGDAM IV/Diponegoro Mayjen TNI Soejono, Kakanwil Depdik- bud DIY Drs Soetopo Sahib, serta peneliti P2K UGM Drs Helly Sutjip to, MA akan tampil sebagai pembicara dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang diselenggarakan Menwa Batalion I UGM di Gedung PAU-UGM. Kegiatan yang dimulai tanggal 23 hingga 30 Oktober 1994 tersebut, kata Dan Menwa Batalion I UGM Han Mashu- di, diikuti oleh siswa SLTA se DIY. "Kegiatan tersebut sebagai pengisi liburan catur wulan, agar ada kegiatan yang positif," ujarya. (lad)-f SKI FK-UGM Adakan Seminar SEKSI Kerohanian Islam (SKI) Fakultas Kedokteran UGM akan menyelenggarakan Seminar Sehari "Manajemen Kesehatan Ibu dan Anak, Sebuah Upaya Membentuk Generasi Rabbani, Minggu (23/19) pukul 08.00 hingga 17.00 di Auditorium Baru Fakultas Kedokteran. Materi-materi yang akan ditampilkan antara lain mengenai kesehatan wanita, kesehatan anak, psikologi ibu dan anak, dan pendidikan anak dalam Islam. Tampil sebagai pembicara: Dr Risanto Siswosudarno, Dr Soeroyo Machfudz, Drs Hasan Basri dan Ustad Didik Purwodarsono (R-28)-f UWMY Sumbang Air ke Gunungkidul UNIVERSITAS Widya Mataram Yogyakarta (UWMY), mem- berikan sumbangan bantuan air ke Gunungkidul, dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-12 UWMY. Menurut Ketua Panitia YG Suya- di SH, bantuan air ini secara simbolis diserahkan langsung kepada masyarakat Desa Jetis, Kecamatan Paliyan. Untuk tahun ini, bantuan air sebanyak 10 tanki, sebagai wujud kepedulian sivitas akademi (Rsv)-f UWMY. TELEPON PENTING RUMAH SAKIT: RSUP Dr. Sardjito 87333, Bethesda 62246, Pantirapih 63333, PKU Muhammadiyah 512653, RSUC Kodya Yk 371195, RSU Bantul 67381, RSU Kulonprogo 93169, RSU Wonosari 91007, RSU Sleman 68437. PMI: 372176, Klinik 24 Jam RS Ludira Husada Tama 513651 & 512033 (dokter datang ke rumah), RSKB "Patmasuri 372021. PEMADAM KEBAKARAN: 113 & 87101 MILITER: Korem 072, 63222, Gamizun 66472, Denpom IV-2 66103. POLISI: Polresta Yogya 512511, Pertolongan Polisi 110, da- Lasri, yang bertugas sebagai bulan, untuk selanjutnya meneri- ma tugas baru di DPRD Tingkat I Jateng. Sedang pejabat baru, Letkol Inf Sukedi (48) termasuk "orang lama" bagi Yogya. Lulusan Akmil Diingatkan, dalam memelihara tahun 1971 ini pernah bertugas dan meningkatkan stabilitas kea- sebagai Wakil Komandan Yon Karenanya, lanjut Kolonel Mo- manan dan kesejahteraan agar eryono, Kodam IV/Diponegoro se- 403 (1983-1986), Kasdim Bantul selalu tetap berpegang pada per- lalu menugaskan putra-putri ter- (1986-1987), Komandan Puslat- an ABRI sebagai kekuatan Han- pilih untuk memimpin dan mem- pur di Klaten (1987-1989), Ko- kam dan Sospol serta berpedo- bina Kodim 0734/Yogyakarta. Se- mandan Dodik di Gombong (1989- Menurut Kolonel Moeryono, man pada 8 Wajib ABRI bagai konsekuensinya, seluruh 1990), Kasi Ops Korem 071/Wi- akhir-akhir ini dinamika sosial di aparat teritorial di Kodim harus jayakusuma (1990-1992) dan ter- Yogya menunjukkan intensitas Danrem menyatakan, stabili- mampu mendengar dan akhir Komandan Kodim yang jauh lebih tinggi dibanding tas dan kesejahteraan di Yogya menangkap hati 0710/Pekalongan (1992-1994). daerah-daerah sekitarnya. "Ini harus benar-benar terkendali masyarakat. Dan setiap gejala Selulus dari Akmil, Letkol menyncarkan kita semua bahwa karena Yogya merupakan berom- atau permasalahan sosial hen- eter bagi kota lain "Jika terjadi daknya Kodim 0734/Yogyakarta menikul Sukedi sempat beberapa tahun segera diantisipasi bertugas di Daerah Istimewa peran dan tanggung jawab yang rejolak dampaknya akan merem- melalui pendekatan-pendekatan Aceh. Ia punya dua anak lelaki, memelihara stabilitas keamanan jadi gejolak nasional. Ini mengin- mengganggu stabilitas. maupun untuk memback-up gat pekanya kerawanan yang MUNCUL 9 KANDIDAT KETUA KNPI suara Danrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Y Moeryono menyematkan tanda jabatan kepada Dandim 0734/Yogyakarta Letkol Inf Sukedi. Di sebelahnya pejabat lama Letkol Inf Unal Lasri. (KR-Nan) MAYOR POL ANTON TABAH: Taruna di Akmil. (Nud/Ary)-e WADAN MENWA YON I: didikan civitas hari. (Fsy/R-5/R- YOGYA (KR) - Mayor Pol An- yang dilatih untuk lebih siap atau berwibawa bukan karena ton Tabah berpendapat bahwa ke dalam bela negara, tak ubahnya pakaian atau tongkrongannya yang angker, tetapi kewibawaan beradaan Menwa perlu direvisi, seperti hansip, satpam, atau kam- dan kehormatan itu akan timbul maupun dalam tatanan organ- dari sikap dan perilaku sehari- Kedua, lanjutnya, performance isasinya. Revisi yang paling anggota dan organisasi Menwa hari secara nyata," tambahnya mendesak adalah segera dihi- yang 'army look' akan mudah mengingatkan. langkannya profil 'army look' mempengaruhi Dalam situasi seperti saat ini, YOGYA (KR)- Metode pen- dalam kegiatan; sementara bagi Menwa (tampang tentara -Red). anggotanya Anton Tabah, mahasiswa sendiri bisa terlatih lebih baik di- Mayor Pol Anton Tabah, sadar kemudian mereka berperi- (Menwa) tidak perlu diubah dari menimbulkan YOGYA (KR) - Kecil kemung- katanya. sikap Wakapolresta Yogyakarta menga- laku (acting) seperti ABRI yang arahkan untuk membantu kea- kinan terjadi drop-dropan ketua takan hal itu ketika ditemui KR 'serem'nya Heru Wahyukismoyo meng: pola pendidikan militer ke pola arogan," tegasnya. manan dan ketertiban kampus dalam Musda VII KNPI DIY. ungkapkan bila sekarang muncul pendidikan lain. Timbulnya kon- Drop-dropan di ruang kerjanya, Kamis (20/10) ABRI sendiri di masa damai dok- (kamtibmas). Karena itu Menwa Bahkan pihak birokrat pun harus isu mengenai adanya drop-dropan flik antara Menwa dengan maha- Lebih jauh dikatakan, antara untuk realisasinya, menurutnya trinnya tidak seperti itu. ABRI lebih cocok untuk dikembangkan berpikir kembali mahasiswa atau civitas akademi- perilaku dan seragam Menwa se- untuk ketua, semua itu muncul sekadar siswa lain, yang belakangan ini orientasinya ke arah masalah- bahkan harus ramah. ka perlu membuat iklim yang hari-hari, serta tatanan organ- melakukan dropping dalam adanya kelompok yang sepaham marak, bukan disebabkan oleh Ketiga, kata mantan Wakapol- masalah Kamtibmas pendidikannya yang salah. Kon- kondusif tubuh KNPI. Bahkan kalau ini dan sepakat mendukung calon terciptanya isasinya, sedapat mungkin res Klaten yang juga kolumnis (berwawasan kamtibmas secara terjadi hanya akan membuat tan- yang ada. "Kalau yang demikian flik timbul karena belum adanya persepsi yang proporsional me- menghindari 'army look. Selain KR ini, dengan dihilangkannya luas) dengan didukung oleh sikap tangan yang dihadapi Ketua KN- itu, merupakan suatu kewajaran. kesamaan persepsi mengenai ek- ngenai Menwa. itu masih banyak yang harus di- sifat dan sikap yang 'army look', kampus yang berwawasan sistensi Menwa. Pl semakin berat. Mengingat Karena yang demikian bukanlah adalal Caranya dengan ubah. Antara lain sebutan resi- diharapkan lebih menyadarkan kamtibmas. yang dihadapi adalah aktivis drop-dropan," katanya. menyadari bahwa Menwa adalah men, batalyon, komando, koman- eksistensi Menwa yang tidak ek- "Di Yogya ini banyak kampus OKP yang potensial. Wakil Ketua DPD AMPI DIY mahasiswa biasa yang memiliki dan, harus dihilangkan dan di- sklusif, bahkan menjadi bagian yang belum berwawasan kamtib- Demikian rangkuman wawan- tersebut mengungkapkan, bila concern terhadap pendidikan ke- ganti dengan sebutan yang lebih yang tak terpisahkan dari alma- mas sehingga sulit untuk penga- caranya dengan mantan Ketua ada drop-dropan ketua, di- pemimpinan militer. mewarnai kedisiplinannya. maternya yang 'manjing', ajur, manan, misalnya kampus UGM KNPI DIY, GBPH H Joyokusumo pastikan peserta Musda akan "Kesan yang ada dalam civitas Perlunya perubahan itu, lanjut santun' dalam kampus. yang memiliki pintu keluar - ma- akademika sementara ini bahwa Anton Tabah, karena berbagai dan Wakil Ketua DPD AMPI DIY, menolak. Sebab, saat ini sudah "Karena itu sebutan Menwa suk banyak. Lain dengan UI di Menwa adalah drop-dropan dari alasan. Pertama, Menwa me- Heru Wahyukismoyo dalam ke- ada pemikiran siapapun yang harus diganti dengan kata yang Depok yang mempunyai satu pin- terpisah, sempatan atas, bukan sebagi bagian inte- mang masyarakat sipil, hanya sa- keluar-masuk, Kamis. menjadi ketua tidak jadi masalah. lebih mewarnai kedisiplinannya," tu sehingga Wawancara dilakukan sehubun- "Asalkan ia memiliki kepedulian ja mempunyai predikat terlatih kata Anton Tabah. "Seseorang memudahkan pengamanan dan gan akan dibukanya Musda VII terhadap masalah yang ada akademika itu atau kata lain mahasiswa tambahnya. Ia KNPI DIY, 22 Oktober besok. dalam OKP," lanjut Heru mengutarakan, karena kesan Menwa adalah tentara sudah be- Musda yang dilaksanakan di Wahyukismoyo. Mandalabhakti Wanitatama Selama ini baru GBPH H gitu kuat mengakar,perlu waktu untuk mengembalikan ke- direncanakan dibuka Menpora Prabukusumo yang tegas meno- san yang tepat terhadap eksisten- Hajono Isman dan berlangsung 2 lak dicalonkan. Sedang 3 kandi- si Menwa. dat lain yakni Tomi Harahap, Er- Dalam siaran pers KNPI yang win Nizar dan Khoirul Muhadjir Sandy AE Wiwanto mene- diterima KR diungkapkan bahwa menyatakan kesiapannya untuk gaskan, berdasar pengamatan YOGYA (KR)- Onggo Hartono dan fakta yang terjadi di UGM mengharapkan agar Pemda Kota- selain acara pokok juga akan ada dicalonkan dalam Musda VII KN- ti halnya koperasi, pengarahan Pangdam IV Dipone- PI. Sedang ketua KNPI lama, bisa disimpulkan bahwa konflik madya Yogyakarta dapat segera permasalahan yang terjadi antara mahasiswa menyelesaikan goro, Ketua DPD PPP, DPD Khairudin tidak mengungkapkan AE Wiwanto. Golkar dan DPD PDI serta Ketua bersedia tidaknya dengan Menwa bukan karena po- atau kasus yang menyangkut DPP KNPI. Musda akan diikuti dicalonkan. Walau demikian para la pendidikannya. Tetapi karena pedagang yang ada di Shopping persepsi yang salah. 38 OKP se DIY dan 16 peninjau. kandidat menyerahkan sepenuh- Centre. Permasalahannya sudah Disebutkan kini ada 9 kandidat nya pada keputusan peserta Mus- jelas, sehingga sebenarnya kalau Ketua KNPI DIY. Ke-9 calon da mendatang. dibiarkan berlarut-larut, pihak ialah Drs Khairudin, GBPH H 15/Ewi)-y- Pemda sendiri yang rugi. Prabukusumo, George BL Pang- Metode Pendidikan Menwa baik dalam sikap para anggota ra. tidak Perlu Diubah psikis para sehingga secara tak kata yang dominan. Padahal untuk PLN: 512402 & 512403 keberadaan ajer, dan dengan untuk Komandan Hal tersebut dikatakan Wakil Menwa Bataliyon I UGM, Sandy AE Wiwanto kepada KR yang menghubunginya Kamis (20/10) di Bulaksumur. Menurut nya, antara mahasiswa belum kesamaan persepsi me- ngenai keberadaan Menwa. "Ada kesan Menwa itu tentara," tegas- nya. memiliki Kesan tersebut, tambahnya, tidak saja telah mengakar di ka- langan mahasiswa umum, tetapi juga ada beberapa Menwa yang menganggap seolah-olah menjadi tentara. "Padahal, Menwa adalah kegiatan mahasiswa biasa, seper- senat, pramu- ka dan sebagainya, "ujar Sandy Menurutnya kesan yang demikian itu yang menjadi bibit konflik antara mahasiswa. "Ma- hasiswa luar Menwa segan atau enggan melibatkan Menwa di sendiri," gral dari fama Karena itu pola pendidikan militer yang bersifat komando tidak perlu diubah atau diganti. Drs Anis Santoso, Sukamo SH, Ir Malam Ini, 'Songsong Agung' Awali mando justru menjadi pola satu- Lugroho, Tomi Harahap SH dan Janu Ismadi BSc. atau organisasi akan dihormati pengawasan," katanya. (Fie)- Onggo Hartono Harapkan Pemda Segera Selesaikan Masalah Shopping mang sudah habis kontraknya dan tidak cocok, lebih baik pergi dan jangan diteruskan. Polsekta Ngampilan 512185, Kraton 373793, Mergangsan 512138, Kotagede 512577, Pakualaman 513178, Gedongtengen 512696, Tegalrejo 513877, Gondo- manan 512376, Wirobrajan 512832, Mantrijeron 513167, Umbulharjo 513916, Gon- dokusuman 513125, Jetis 513136, Polres Bantul 67410, Polres Kulonprogo 93100, Polres Gunungkidul 91110, Polres Sleman 68410, Pos Polisi UGM 902333 STASIUN KA: Tugu 512870, Lempuyangan 513284 & 512454. BANDARA Adisutjipto 512144, LANUD Adisutjipto 64466 TAKSI: Centris 512548, ASA 514706, JAS 373737, Rajawali 512976, Indra Kelana 515819, Vetri 63551, Pandawa 88353, Pataga 371725 KANTOR POS & GIRO BESAR Yogyakarta 377322 Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Tidur Sendiri tuk kali YOGYA (KR) - Ny Sri Hartuti tertabrak mobil box Walls, di (73), warga Pringgokusuman 20 Jalan Godean Km 1 Sumberan Gedongtengen, Yogya, Rabu Baru, Batul, Selasa (18/10) (19/10) pukul 18.15, ditemukan malam pukul20.30, KR Rabu tewas mendadak di tempat (19/10), sudah diketahui Identi- tidurnya sendiri. Jenazah nenek tasnya, korban bernama Dasrun tersebut setelah divisum luar oleh (30), mahasiswa di Yogya, Korban dokter kehakiman di RSUP Dr asal Brebes, Jawa Tengah dan di Jalan Sardjito, diambil keluarganya un- kost Perkutut Saat ini, tercatat ada sekitar 18 dimakamkan. Gedongtengen, Yogya. Keterangan yang dihimpun KR kios di joglo dan ada sekitar 70 . Seperti diketahui, korban saat kios, los dan inspeki di wilayah menyebutkan, kematian Ny Sri itu mengendarai Honda Astrea, Hartuti diketahui pertama Shopping Centre tersebut. Prima AD 3625 KF, di tempat ke- Onggo juga menyoroti, menga- oleh adiknya, Susiwati (63). Keja- jadian tertabrak mobil box Walls pa kalau pedagang di Shopping dian itu kemudian dilaporkan ke dilarang bongkar muatan, lantas Polsekta Gedongtengen. Jenazah yang dikemudikan Abu Yamin. ternyata di Pasar Sriwedani nya setelah diperiksa dokter Karena korban pada saat kejadi- diperbolehkan. Puskesmasdisaksikan Muspika an tidak membawa KTP maupun Sehingga, pihak Onggo meng. setempat dikirim ke RSUP Dr kartu identitas lainnya sehingga harapkan adanya perlakuan adil Sardjito. Menurut polisi yang polisi kesulitan mencari keluarga- menangani kejadian itu kematian nya. Keluarga korban menge- dari aparat Pemda terhadap para korban tidak terdapat tanda-tan- tahui setelah membaca KR. Je- pedagang. Bahkan pihaknya juga mengamati, adanya areal di Sri- nazah korban setelah divisum di da unsur penganiayaan. Sementara itu, pemuda tak RSUP Dr Sardjito diambil keluar- berdekatan dengan Hotel Melia Purosani, saat ini di- dikenal yang tewas akibat ga untuk dimakamkan. (Ary)-z bongkar dan dibersihkan, dengan tujuan untuk bongkar barang buah-buahan dan sayuran. (Rsv)- d tahun 1993 juga tak lagi memba- yar dan juga tak punya izin HO. "Padahal, kalau mereka bisa diu- payakan mendapatkan HO, Pem- da Kodya akan beruntung karena ada pemasukan," ujarnya. Saat ini, sedang dilakukan pe- rundingan untuk langkah penye- lesaiannya. Onggo mengaku pi- haknya sudah pernah menga- Demikian dikemukakan Onggo jukan penawaran, namun tak di- tanggapi. "Jadi, saya laporkan sa- Hartono, kepada wartawan, keti- ja ke Walikota dan Polisi," tam- ka ditanya soal tindak lanjut per- satunya yang paling tepat, untuk masalahan pedagang di Shopping bahnya. kepemimpin- Centre. Sebenarnya, pihak Pemda, Siaran pers juga menyebutkan an mahasiswa yang baik. Disebutkan, bahwasannya dalam hal ini, Bagian Perekono- mian bisa bertindak tegas, de- "Menjadi Menwa itu relatif pedagang joglo, istilah untuk para adanya catatan penting dari surat - Episode membawa khabar, bahwa kom- Kepala Ditsospol Nomor 220/0962 singkat, maksimal hanya 4 tahun. pedagang penjual buku yang ada ngan melakukan langkah penin- wedani yang dakan secara nyata terhadap ngenai belum melaporkannya ke- siap pada festival antar Dati II menindas dan menyiksa bangsa. tanggal 21 September 1994 me- sendratari "Songsong Agung, peni Belanda merajalela dengan Padahal materi kepemimpinan di Shopping itu, tercatat sekitar yang diajarkan banyak sekali. 15 tahun ini tak membayar dan mereka. beradaan 4 OKP yakni GMNI, seluruh DIY, kontingen dari Kota- Sultan Agung membubarkan Kalau pola pendidikannya tidak tak memiliki izin HO dari Pemda Dalam penawaran yang dia- Pemuda madya tersebut akan tampil di pertemuan dan memerintahkan bersifat komando, maksudnya Kodya. Sedangkan pedagang lain jukan Onggo, katanya, pihaknya GMP, HMI Demokrat. Dalam hal ini Kadit- Pendopo Kepatihan, Jumat senopati memimpin perlawanan ada tugas dan laksanakan, maka di Shopping dan sekitarnya, sejak menyatakan bila pedagang me- terhadap Belanda. Melalui per- malam (21/10). sospol menyarankan sebelum Sendratari "Songsong Agung" juangan panjang, akhirnya Sul- kepemimpin- mengikuti Musda KNPI ke-4 OKP itu diminta melaporkan ke- menggambarkan perjuangan Sul- tan Agung mampu menundukkan an akan berhasil," ujarnya. (Iad)- tan Agung melawan Belanda. keangkuhan Belanda. (Sgt)-z y beradaannya pada Ditsospol DIY. Konsisten dan Festival Sendratari antar Dati-II YOGYA (KR) Pen- membentuk watak mustahil kaderisasi Peningkatan Kualitas Jajaran Sendratari yang disutradarai Drs GUBERNUR DIY "Supaya tidak ada drop-dropan, Kuswariyanto dari ISI terbagi peserta Musda harus konsisten. dalam tujuh adegan. Karena di dalam AD/ART di- dukungnya sebagian besar beras- ungkap yang dapat menjadi ketua al dari ISI yang warga Kota- adalah harus menjadi pengurus madya Yogyakarta. KNPI minimal 1 kali periode, Ke- lama, Menurut Kahumas Kota- tua OKP dan juga peserta Musda. madya, Dra Soesilowati Perdani, Jadi kalau ada drop-dropan ringkasan cerita tersebut diawali artinya harus mengubah AD/ART suasana desa Kerta yang aman, dan itu memerlukan waktu tentram dan damai. Di tengah tandas H suasana hening tersebut, terden- GBPH gar gemabende untuk memanggil Joyokusumo. Mantan ketua KNPI DIY terse- panglima perang serta Prajurit but mengakui masih adanya Mataram berkumpul di Alun- kekurangpahaman baik dari lem- Alun. Dalam cerita tersebut desa baga pemerintah, masyarakat Kerta akhirnya menjadi ibukota maupun OKP sendiri di daerah kerajaan Mataram. Dilanjutkan adegan berdirinya terhadap hakikat keberadaan KNPI. Sehingga KNPI menjadi negara Mataram, seorang ulama lembaga yang dilematis. Di ka- kerajaan dengan khusuk mem- langan OKP tidak dipercaya seba- baca ayat-ayat suci yang divisu- gai wadah yang menghimpun. alkan membaca macapat. Para Sedang dipihak masyarakat di- senopati dan prajurit berdatan- anggap perpanjangan tangan pe- gan untuk "pisowanan". Sultan merintah. Sementara, Pemerin- Agung tiba dalam pertemuan dan tah sendiri menganggap lain," saat pertemuan, datang utusan KASUS PEMBUANGAN BAYI tak Bisa Ditunda-tunda Lagi YOGYA (KR) - Peningkatan kualitas seluruh jajaran Golon- gan Karya (Golkar) merupakan suatu hal yang tidak dapat ditun- da-tunda lagi, termasuk pula dalam peningkatan kualitas or- ganisasinya. Hal ini sangat diper- lukan mengingat permasalahan yang berkembang di masyarakat akibat pelaksanaan pembangu- nan dan era globalisasi, butuh ki- at-kiat yang berbeda dengan yang pernah kita lakukan. Gubernur DIY selaku Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Propinsi DIY, Paku Alam VIII mengemukakan hal itu, dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Drs Suprastowo, Sekwilda sekali- Golkar gus Sekretaris Dewan Pertimban- gan Golkar DIY menyambut HUT ke-30 Golkar di Kantor DPD Tingkat I DIY, Rabu malam (19/10). Dalam malam tirakatan HUT Golkar tersebut Paku Alam VIII usia yang semakin dewasa ini da- menandaskan, hendaknya dalam pat terus ditingkatkan eksistensi Golkar di tengah masyarakat, de- ngan menampilkan karya-karya nyata yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Pagi harinya, Kamis (20/10) acara dilanjutkan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara. (R-15)-z KETUA PN YOGYA: Aturan Helm Standar Memang Belum Ada BANTUL (KR) - Pembebasan terhadap empat pelanggar lalu lintas yang disidangkan di PN Bantul oleh Sahlan Sahid SH, dinilai sudah tepat karena tetap mengacu pada aturan hukum yang ada. Demikian diungkapkan Ketua Pengadilan Negeri Bantul, R Sutjiadi SH Kamis (20/10). "Putusan yang dijatuhkan ini memang belum ada aturan telah sesuai, karena hingga saat ataupun petunjuk tentang jenis helm standar tersebut. Jadi de- ngan dibebaskan empat pelang- garan dari denda tilang harus da- pat diterima semua pihak," lanjut R Sutjiadi SH. Diakui dalam Peraturan Pe- merintah (PP) nomor 44 tahun dise- 1993 tentang UULLAJ pan pada sepeda motor termasuk butkan penggunaan perlengka - helm pengaman, tapi dalam pen- jelasannya tidak disebutkan stan- dar yang dimaksud. Sedangkan untuk standarisasi hanya ada pa- da pasal 76 PP nomor 44 tahun 1993 yaitu tentang sabuk penga- man, jelas Sahlan Sahid SH kepa- da KR. Tentang pembebasan denda tilang terhadap empat pelanggar tersebut, Sahlan Sahid SH mene- gaskan belum ada aturan yang pelanggar tentang jenis helm mengharuskan standar. SH surat edaran Menteri Perhubun- gan memang pernah ada tentang jenis helm yang dimaksud. Di- antaranya harus tebal, ada tali pengikat, tahan benturan dan da- pat menyerap getaran, jelasnya. Menanggapi adanya surat edaran Menhub tersebut, Sahlah Sahid menyatakan, berdasarkan penjelasan dalam PP nomor 44 tentang UULLAJR, segala Peraturan Pemerintah, Surat Keputusan dan lain-lain- "Saya tidak mau nya yang mengacu pada UULLAJ menghukum orang tanpa adanya aturan," tegas hakim PN Bantul yang belum diatur dapat menye- suaikan diri dengan Surat Kepu- yang dikenal lugas dan vokal itu. Hal senada diungkapkan Ke- tusan Dirjen Hubungan Darat. "Jadi untuk jenis helm standar tua Pengadilan Negeri Yogya, dikeluarkan oleh Zubaidhi SH bahwa aturan ten- tang jenis helm standar hingga Dirhubdar," jelasnya. (Eka/R- pun saat ini memang belum ada. Pada 14)- menghukum harus BUNTUT PEMBATALAN PENTAS WAYANG Stempel Asli BPRI dari Kayu Sawo Lengkapi Koleksi Monumen Yogya Kembali anggota BPRI itu membuktikan adanya kepedulian generasi tua akan kelestarian peninggalan se- jarah. Kita harapkan, pelaku perjuangan yang lain, yang masih menyimpan benda-benda saksi sejarah dapat pula 'menitipkan'- nya ke Monumen Yogya Kem- bali," harap Soerjono. YOGYA (KR)- Koleksi Monu- barang bersejarah dari mantan men Yogya Kembali bertambah, setelah beberapa mantan anggota Barisan Pemberontak Republik Indonesia (BPRI) menyerahkan barang-barang bersejarah berupa stempel asli BPRI yang terbuat dari kayu sawo, mesin ketik merek Reminton, bendera merah putih, guci, tiang bendera, dup- likat seragar BPRI, dup- likat vandel BPRI. serta Ketika menyerahkan barang- barang bersejarah tersebut kepa- da pihak pengelola Monumen Yo- gya Kembali, Kamis (20/10), man- tan pemimpin BPRI Mataram H Turmudzi Hadisuprapto menje- laskan, waktu perang kemerdeka- an tahun 1945, stempel dan me- sin ketik Reminton sangat besar peranannya untuk kelancaran ko- munikasi antar anggota. Karena itu, BPRI berharap Monumen Yo- gya Kembali dapat meng-koleksi- nya untuk dipamerkan kepada generasi muda. Saat ini, pihak Monumen Yo- gya Kembali memang tengah mengintensifkan pengumpulan benda-benda bersejarah; teruta- ma benda-benda saksi sejarah perang kemerdekaan pada clas ke-2, tahun 1945-1949. Soerjono menjelaskan, semakin banyak koleksi sejarah mampu dipamerkan di Monumen Yogya Kembali, berarti semakin besar pula kemungkinan untuk dapat meyakinkan generasi muda akan arti perjuangan. "Dengan jumlah pengunjung 75 persen anak-anak muda, baik mahasiswa maupun pelajar, kita yakin tujuan itu bisa tercapai," katanya. Cipto Tuntut Ganti Rugi 12 Perwira Akpol pada Kades Wanita Itu Gugurkan Kandungan karena Malu Ikuti Pelatihan SLEMAN (KR) - Wid (23), ma- hasiswa sebuah PTS di Yogya, sebenarnya berani bertanggung termasuk jawab, menikahi kekasihnya, GP (23), yang tengah mengandung 5 bulan. Namun di luar dugaan, GP justru bersikeras wanita berkulit putih mulus itu agar kandungan itu digugurkan melalui dukun Ny Kpt. Sebab merasa malu di kampus, di sam- ping masih ingin membantu orangtuanya. an Wid dan GP yang dibekuk Polisi Depok lantaran kepergok Demikian pengakuan pasang- Wid dan rekannya, Myt (23), di membuang janin berusia 5 bulan. Seperti diberitakan KR (19/10), tangkap ketika membuang janin daerah Seturan, Rabu malam ke Selokan Mataram, tepatnya di lalu. Menurut GP, mahasiswi asal Malang (Jatim) yang kos di Nolo- gaten itu, ia belum siap menikah. Itu sebabnya ia memilih meng- REUNI ALUMNI gugurkan kandungannya. Seba- gai anak, GP mengaku masih hendak mengabdi pada orangtua dan membantu membiayai biaya pendidikan adik-adiknya. Sedang Wid justru ingin menikahi GP semasa kandungan Wid menemui orangtuanya di berusia 3 bulan. Namun GP menolak, termasuk ketika diajak Malang. "Kalau dipaksa terus, aku mau gantung...." kata Wid menirukan ucapan kekasihnya. Sampai Rabu (19/10), yang dia mankan di Polsek Depok yakni Wid, GP, TG (40) warga Mlati dan yang sama. Sedang barang buk- Ny Kpt, dukun yang kerap beru- rusan dengan polisi dalam kasus tinya antara lain, tiga tangkai kulit telur, dan kain mori yang daun ketela, kampak, baterai, dipergunakan untuk membuang janin itu. Ayah GP, yang kebetulan bera- da di Yogya, ketika diberi tahu permasalahan yang menimpa pu- TEKNIK SIPIL & ARSITEKTUR UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Mengharap kehadiran segenap Alumni Teknik Sipil dan Arsitektur untuk hadir dalam acara : TEMU ALUMNI '94 Minggu, 23 Oktober 1994 Jam 08.00 WIB - selesai di Kampus Terpadu Ull JI. Kaliurang Km 14 Yogyakarta. Pengumuman ini berlaku sebagai Undangan Keterangan lebih lanjut hubungi Sekretariat TA '94 Kampus Terpadu Ull Jl. Kaliurang Km 14 Yogyakarta. Telp 0274-95330 trinya, kontan shock. Ia sama sekali tidak mengerti jika anaknya tengah mengandung. Ketika keduanya bertemu di Mapolsek Depok, GP dan ayah- nya sama-sama menangis sambil berangkulan. Menurut pengakuan GP, ia dan kekasihnya sudah mengeluarkan Habis Rp 1 Juta uang Rp 1 juta untuk meng- lewat perantara Tg, ia dibawa ke gugurkan kandungan. Pertama dukun Sf di Jalan Godean, saat kandungan masih tiga bulan, Agustus lalu. Ia membayar Rp 500.000 dan kemudian diberi minum jamu ginseng. Ternyata GP hanya muntah-muntah, tapi tidak keguguran. Kemudian melalui Tg pula, GP dibawa ke dukun Ny Kpt pada Minggu (16/10). Dengan biaya Rp kandungan 500.000, digugurkan dengan cara alat vi- talnya disodok dengan tangkai daun ketela plus diberi obat anti demam. Pengguguran ini dilak- sanakan di rumah Ny Kpt di Gedongkuning. Selasa siang, GP merasa mules. rumah kos, ia diajak ke rumah Tg Tapi karena ayahnya ada di sampai janin itu keluar, Janin tersebut kemudian dibungkus bersama Myt dan selanjutnya kain mori, lalu di bawa oleh Wid dibuang di Selokan Mataram. Sementara itu, Ny Kpt ketika ditanya petugas hanya mengaku menerima Rp 350.000 dari Tg. Ny Kpt ia mendapat "komisi" Rp Hal itu diakui oleh Tg bahwa dari 150.000. Sedang pada penggugu ran yang pertama, dukun Sf hanya diberi Rp 150.000, lalu dikantongi sendiri. sisanya GP (Nud Ims) DIBUKA 1.PROGRAM REGULER (seminggu 3x pertemuan) 2.PROGRAM SABTU-MINGGU (3jam tiap kali pertemuan) 3.PROGRAM MINGGU (6 jam tiap kali pertemuan) di Polwil Yogya YOGYA (KR)- Dua belas per- wira baru lulusan Akpol Se- marang sejak kemarin (13/10) me- ngikuti pelatihan di lingkungan Polwil Yogyakarta. Keduabelas jajaran Puskodal Ops Polresta Yo- perwira itu akan ditempatkan di gyakarta, Sleman dan Bantul, masing-masing empat orang. gyakarta, Letkol Pol Drs Dewan Kapuskodal Ops Polwil Yo- Hevriadi, mengungkapkan hal tersebut kepada KR Rabu (12/10). Letkol Dewan sendiri akan bertindak sebagai Perwira Pen- ituping bagi keduabelas perwira Menurut Letkol Dewan, di samping berlatih, mereka dihara- pkan juga dapat membantu kerja jajaran Puskodal selama sebulan kehadiran mereka. RAIH ERINGANA BIAYA BIMB 30% CABANC YOGYAKARTA (R-28)-f YOGYA (KR) - Buntut kasus pembatalan pentas wayang kulit dan disusul peristiwa pencabutan kumis yang menimpa Cipto Pitono (50), warga Tangkisan, Tawangsari Sukoharjo ternyata masih berlanjut. Kali ini, ia me- nuntut ganti rugi yang ditujukan kepada Kades Tangkisan atas tidak diberinya izin dalam pe- mentasan wayang kulit tersebut. Kepada KR, Kamis (20/10), Cipto menyampaikan tuntutan- nya, karena akibat kejadian terse- but ia banyak menderita keru- gian. Melalui kuasa hukumnya dari LBH Yogya, A Budi Hartono SH, ia menuntut kepada Kades Tangkisan untuk membayar gan ti kerugian secara material sebe- sar Rp 4.035.925,- dan immaterial sebesar Rp 25 juta. Cipto meng- harap pula agar Kades Tangkisan bersedia menyelesaikan per- soalan ini secara musyawarah, se- PRESTASI TINGGI DI SEKOLAH SUKSES EBTANAS DENGAN NEM TINGGI SUKSES UMPIN Segera saja bergabung dengan sistim dan suasana belajar di Primagama BIMBINGAN 6 SD 13 SMP BELAJAR 1,2,3 SMA I PRIVAT Gelombang XIII, mulai bimbingan 30 Oktober 1994 Tangkisan belum pihaknya memperkarakan ke pengadilan. Sebagaimana diberitakan KR, Cipto beberapa kali mengadu ke LBH. Ketika itu, ia menuntut kepada pemerintah setempat agar diberi ganti rugi atas pembe- basan tanahnya. Akibat perisiti- wa tersebut, ia tidak mendapat izin pementasan wayang kulit dari aparat desa ketika hendak melangsungkan pesta perkaw- inan anaknya pada 20 September 1994. Karena itu ia mengadu ke LBH Yogya. Akibat pemberitaan tersebut, Cipto dipanggil aparat setempat hingga peristiwa ancaman agar mencabut kuasanya dari LBH sampai ia dicabuti kumisnya oleh oknum aparat. Namun peristiwa tersebut akhirnya ditangani Den- pom Surakarta, karena merasa dirugikan Cipto menuntut ganti kerugian kepada Kades Tangk- isan. (R-31)-t LEMBAGA PENDIDIKAN PRIMAGAMA KANTOR PUSAT OPERASIONAL JI. Sugeng Jeroni 49 PO BOX 1300 YOGYAKARTA 55142, Telp. (0274) 375608, 371643 YOGYAKARTA: J. C. Simanjuntak 50 Telp. (0274) 66901. JI. (0274) 379398, 378088 J Kapt.P.Tendean 49 Telp Kapt P. Tendean 36 Telp. (0274) 377560. J. Demangan Kidul 92 J Sultan Agung 24 Telp. (0274) 379811. Jl. Kaliurang Km. 5,8 (Ring Road Utara) Telp. (0274) 60561. J. Abubakar Ali 20 Telp. (0274) 512217. J. Magelang Km. 6 No. 43. Jl. Tamansiswa 140. J. Laksda Adisutjipto (Janti) No. 98. KLATE: JI. Sindoro 2 Telp. (0272) 21400. MAGELANG JL. P. Senopati 1A Telp. (0293) 3654 PURWOREJO: JL. Sudirman 3 Telp. (0275) 22201, Jl. Sudirman 1A SALATIGA: JL. Brigjen Sudiarto 5-C Telp. (0298) 24337. TEMANGGUNG: Jl. Soeyoto 5 Telp. (0293) 91675. "Tiang dan bendara merah putih inipun, selalu kami pasang di markas BPRI," jelas Turmudzi. Sedang gucinya, digunakan seba- gai tempat air minum bagi para pejuang kemerdekaan di markas BPRI. Kepala Badan Pengelola Monu- men Yogya Kembali, RH Soerjono mengatakan, penyerahan barang- Diharapkan, dengan adanya keyakinan generasi muda akan perjuangan yang telah dilakukan para pahlawan, semangat dan ji- wa pembangunan untuk me- neruskan perjuangan itupun akan dapat ditingkatkan. (R-20)-f SABBE SANKHARA ANICCA Namo Sanghyang Adi Buddhaya, Namo Buddhaya, Bodhisattvaya - Mahasattvaya Telah meninggal dunia dengan tenang pada hari Selasa, tanggal 18 Oktober 1994 pukul 04.50 WIB: MAHA UPI. PANDITA HEMAPRAJNA (PAKME SANTOSO) Usia: 85 tahun Akan dikremasikan di krematorium Pingit pada hari Minggu, tanggal 23 Oktober 1994. Diberangkatkan dari Vihara Buddha Prabha (Klenteng Gondomanan) Jl. Brigjend. Katamso No. 3, pukul 10.00 WIB. Semoga dengan kekuatan karma baik, beliau dapat terlahir di alam bahagia. Semoga Sang Tri Ratna selalu melindunginya. Metta cittena, Anak laki-laki TJHEN NIE NAM-(RRC) TJHEN NIE GON-(RRC) TJHEN NIE KIN (HONGKONG) TJHEN NIE CIAK TJHEN NIE GIAM TJHEN NIE SONG Anak Perempuan TJHEN KWIE SIONG (HONGKONG) TJHEN KWIE TJHEN Anak Angkat FEDIANTO, S.E. HARMAN, B.A. HARTONO, S.H., CN. VERY NOVITA, B.A. Menantu Perempuan WONG TJUK YONG LONG SAUW BIN WONG SIOE TJEN TJONG NJUK DJIEN WATIK Menantu Laki-laki HAUW SAUW GIỐNG Menantu Angkat FIFI ALAM BUDIARTI, S.E. beserta segenap cucu dan buyut dan Keluarga Besar Vihara Buddha Prabha (Klenteng Gondomanan) Yogyakarta NB: 1. Diharapkan sumbangan dalam bentuk uang yang akan digunakan untuk kepentingan Vihara Buddha Prabha (Klenteng Gondomanan) Yogyakarta. 2. Perayaan Kathina Puja 2538-1994 di Vihara Buddha Prabha diundur hingga hari Sabtu, tanggal 12 November 1994. JUMAT PON 21 OKTOB PROF DR LOEKM Agar Peta Sebaiknya YOGYA (KR) - Terjadin pelaksanaan program TRI- merupakan praktek-prakte Sultan HB IX dan Sri Paku "Dulu, pada saat daerah-daer- ah lain di Indonesia belum menge nal Demokrasi, di Yogyakarta, Sri Sultan IX dan Paku Alam VIIL telah mengenalkan dan menerap kan demokrasi di masyarakat pedesaan, yaitu dengan berusaha bu- menghilangkan feodalisme g di mi Mataram" ujar Guru Besam UGM Prof Dr Loekman Soetrisne kepada KR menanggapi per- masalahan pelaksanaan TRI yang telah membawa keresahan petan di Bantul, Rabu (19/10). Program TRI yang dipaksakan sehingga timbulnya kejadian pen- traktoran katanya bukan meru- pakan metodologi pembangunar Yogyakarta. Masyarakat Yogya demokratis, hasi dari ajaran Sri Sultan IX dar VIII, tidak me nginginkan praktek-praktek feo lagi. karta yang telah Paku Alam dal terjadi Pedagang di Ruar agar Dipindah ke WONOSARI (KR)-"Jika Pe merintah Daerah mindah pedagang akan me yan kakilima menempati ruang tunggu pe numpang di terminal bus W nosari, hendaknya disiapka tempat yang strat fasilitas dan gis. Sebab, mereka sebenarny korban dari suatu sistem lelan kios yang tidak beres", Demikia dikatakan Ketua Fraksi PDI G nungkidul Suhardjono WD, kep da KR di ruang kerjanya, Kam (20/10). baru ini, menur Soal lokasi Suhardjono rah telah daerah WD, Pemerintah d menganggarkan ■ lakukan perluasan terminal b Wonosari. Karenanya, akan leb pas jika mereka itu ditampu dalam satu kompleks termin Namun begitu, lanjut Suham jono WD, dananya tid memungkinkan lagi, pemerint hendaknya dapat meng payakan tempat dilakukan seca kompensasi. Dalam hal ini pem mengupayakan tempat di ko pleks terminal bus Wonosari, mentara yang membangun pa pedagang kakilima. Untuk tid memberatkan mereka, dap ditempuh kerja sama deng Marsma TN Pjs Danlanu Sc Marsma TNI Irawan PS, Pjs Komandan La Adisucipto. (KR-Pentak S) YOGYA (KR) - Marsma Irawan Saleh ditunjuk seb Pjs (Pejabat Sementara) Komm dan Lanud Adisutjipto. Mar MENELUSURI PEL Dari Ka SECARA konsep, mekani TRI memang cukup ideal. Na demikian pihak Pemda, seb Satpel dalam menyediakan la sesuai target areal, mestiny= lalu meninjau ulang secara p odik. Artinya, aspek-aspek te pertanian, keadilan dan yang harus diperhitungkan. Sistem bagan sebagaimana dilakuka Bantul bisa saja diubah diperbaiki. Model TRI Sus I, II dam (tegalan) mengandung sekuensi terhadap biaya h yang diterimakan petani. U- TRIS I petani menerima Rp ribu per hektar, sedangkan II terima Rp 220 ribu/hektam mudian untuk tanah teg (TRIS III) hanya menerima 160 ribu per hektar. Hal ini K gandung kelemahan. Kelompok Tani yang kuran lus, bisa saja menentukan ba areal di daerahnya adalah t long TRIS III, sementara ta nya sendiri atau tanah m aparat desa dikatagorikan TE Akibatnya, lahan dengan I yang sama petani menerima uang tunggu yang berbeda. Sepasang Elang di Padang Perburu SER DEBUK MENORE oleh SH MINTARDJ 239 4cm