Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1994-10-21
Halaman: 06

Konten


Color Rendition Chart JUMAT PON 21 OKTOBER 1994 (16 JUMADILAWAL 1927) JAWA TENGAH 4cm "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 6 JUMAT PON 21 OKTOBE 2cm GUBERNUR MENGIRIM SURAT KAWAT SUSULAN Pungutan Rp 330.000 di Luar ONH Sifatnya Imbauan, Bukan Keharusan Sementara itu sumber KR di haji lalu, tamatuk, tamatuk, SEMARANG (KR) - Setelah surat kawat Wakil Gubernur Jateng perihal pung- Pemda Jawa Tengah mengatakan utan Rp 330.000 di luar ONH resmi dikeluhkan para calon jamaah haji di daerah- pada penyelenggaraan daerah, Gubernur Jawa Tengah Soewardi merasa perlu mengirim surat kawat susu- sebenarnya IPHI Jateng juga lan yang menegaskan bahwa pungutan itu sifatnya imbauan. memungut uang dam Dalam surat kawat nomor dapur umum dan dam tamatuk tetapi pertanggungjawabannya kawat yang membuat calon ja- 456/30740 tanggal 19 Oktober Tetapi Wakil Ketua Komisi E maah haji lega, tetapi Komisi E tidak jelas. Misalnya yang mestinya dibelikan kambing dan 1994 yang ditujukan kepada se- Drs Robbani Thoha dan anggota DPRD Jawa Tengah Jumat pagi sejenisnya sebagai dam mua Bupati dan Walikota di Jawa Komisi E Dra Umi Khasanah me- ini (21/10) tetap menggelar sidang tidak seluruhnya dibelikan. Tengah dengan tembusan para ngatakan salud atas isi surat dengar pendapat mengenai pung- "Kita akan minta pertanggung- Pembantu Gubernur. Gubernur kawat gubernur. Ia berharap pe- utan tersebut. menegaskan eksekutif jawaban pelak- jabat di daerah benar-benar men- "Misi Komdisi E DPRD Jateng, penyelewengan ini", katanya. sanaan dapur umum dan dam jabarkan instruksi gubernur pungutan tersebut secara total Sedang menurut Robbani Thoha, tamatuk haji Jawa Tengah yang Jawa Tengah itu secara murni. harus ditiadakan, tanpa diwarnai soal catering dan dam dikelola IPHI Jateng, bukan ke- harusan, tetapi bersifat imbauan. Jika Gubernur Soewardi sudah embel-embel macam-macam", ka- serahkan saja kepada para ja- menegaskan pungutan bersifat ta Robbani Thoha. maah haji untuk memilih sendiri "Ulangi, sifatnya imbauan", imbauan, berarti hanya ditujukan agar lebih mantap. bunyi surat kawat yang ditan- kepada yang mau secara datangani Sekwilda Jawa Tengah sukarela. Bagi yang sudah terlan- Drs Poedjihardjo. jur membayar dapur umum dan dam tamatuk agar dikembalikan tanpa ada pemotongan dalam bentuk apapun. rencana Sifat surat "amat segera" itu untuk meralat surat kawat Wakil Gubernur Jateng yang ditan- datangani Wagub II Jateng Ir Soesmono Martosiswoyo MBA bernomor 456/09871 tanggal 9 September 1994, yang menye- butkan instruksi bersifat keharu- san. Jika masih ada pejabat di daer ah yang memaksa calon jamaah haji membayar Rp 330 ribu, be- rarti tidak melaksanakan in- struksi gubernur dan perlu diam- bil tindakan tegas. Dikembalikan Menurut Robbani Thoha, sete- Surat kawat gubernur yang lah keluar instruksi gubernur meralat surat kawat wakil guber tersebut, tidak perlu lagi di- nur itu mendapat tanggapan posi- adakan koordinasi mengenai tif kalangan DPRD Jawa Tengah. pembayaran Rp 330.000 yang Menurut Ketua Komisi E Drs dikoordinir Kabag Kesra di daer- Karseno, lewat surat kawat itu ah-daerah. Meskipun sudah tegas bahwa tidak ada pe- maksaan dalam melaksanakan ngah sudah mengirim surat Gubernur Jawa Te- merintah di Madinah soal tamatuk KONFERCAB MENGALAMI 'DEADLOCK' Belum Diketahui, Siapa Ketua DPC PDI Pekalongan PEKALONGAN (KR) - Meski Harto. Namun bagian lagi masih Konfercab PDI Kabupaten Peka menginginkan Ketua lama Sub- namun hingga kini belum bisa mengalami 'deadlock', karena dipilih siapa yang bakal menjadi pimpinan konferensi, Wakil Ke- pimpinan cabangnya, akibat tua DPD PDI Jateng Woeryanto suara sejumlah korcam tidak memperoleh kontak dari Se sesuai dengan keinginan DPD marang. keterangan yang di- PDI Jateng. Menurut Kakansospol Pemda Kabupat- himpun KR dari kalangan warga en Pekalongan Ahmad ketika PDI mengakui dalam Konfercab terjadi antara arus benarkan masalah tersebut. Sam- bawah dan DPD. Tampaknya dikonfirmasi Kamis (20/10) mem- DPD tarik PDI menarik Jateng masih pai saat ini pihaknya belum mem- peroleh penjelasan mengenai sia- menginginkan Subagyo Mukti, pa yang menjadi Ketua DPC PDI sedang 10 Korcam mengharap- kan Ting Harto menjadi Ketua hasil Konfercab. "Kami masih me- "Pak Bagyo Mukti memang nunggu," tuturnya. baik. Namun untuk kepemimpin- Konfercab PDI Kabupaten Pekalongan yang berlangsung Se an di masa mendatang Ting Har lasa (11/10) di gedung DPRD to dirasa lebih pas dan cocok," tu- setempat berjalan alot. Karena tur beberapa kader. sebagian besar Korcam Belum dapat dipastikan lanjut menginginkan adanya pemba- Konfercab PDI Kabupaten Peka haruan kepemimpinan, banyak longan untuk menentukan Ketua Korcam yang mendukung Ting DPC. (Riy)-t Meledak, Warsin Soal membeli makanan sangat mu- dah didapat. Demikian pula pe- akan ratusan Arab Saudi menyedi- setiap saat siap melaksanakan dibeli ribu kambing jamaah yang TANGGULANGI ABRASI. Untuk membentengi sedikitnya 42 rumah nelayan di desa Pasirsari Kabupaten Batang dibangun tanggul terbuat dari karung berisi pasir. Pembuatan 'Benteng' PENANGKAPAN IMIGRAN GELAP KETURUNAN CINA haji Tewas memak- Iman Jawa Tengah pimpinan sa untuk membayar Rp 330 ribu. BI Mencoba Menyuap Petugas Imigrasi kerjasama Koordinator TVRI Jateng Membagi-bagi Hadiah paspor to 'Dinamit' Tertimpa Batu Kapur Kasinem. Sedang Ketua Komisi E DPRD Jateng juga optimis kejutan besar akan mewarnai hasil sidang komisi yang membidangi Kesra tersebut. Eksekutif yang bakal diundang yang dam tersebut dilakukan anggota ABRI bersama Pemda, Rabu (19/10) lalu. (KR-Riy) selain Asisten III Sekwilda Jateng tamatuk. beserta staf terkait juga utusan Robbani mengharapkan agar Kanwil Depag Jateng. Komisi E calon jamaah berani bersikap tidak mengundang pengurus tegas jika ada pihak IPHI BANYUMAS (KR) - Warsim tarjo maupun Ny Kasinem (36) Syafi'ie karena tidak ada Jika dipaksa, laporkan saja kepa- (43), warga Grumbul Angkruk istri korban kepada KR me- relevansinya dengan Dewan. "Itu da aparat terdekat. Pokoknya Gunung Desa Paningkaban Keca- nyangkal Warsim tewas akibat SEMARANG (KR) - Jajaran urusan eksekutif yang menjalin belum mengajukan permohonan menentukan pusat. matan Gumelar Banyumas tewas ledakan 'dinamit'. Keduanya ya- dengan IPHI Jateng", para jamaah sekarang sudah be- Imigrasi Semarang berhasil ke kantor Imigrasi Se- marang, BI pernah meminta ban- ngan tertangkapnya Imigran mengenaskan setelah tubuhnya kin korban tewas akibat rerun- Ka Kanwil Depkeh Jateng, de- kata Robbani Thoha. bas dari paksaan membayar uang menangkap seorang Imigran sebesar Rp 330.000. (Isi)-z tuan biro jasa Rikola jalan Dr Cip- Gelap di Semarang meminta agar tertimpa batu kapur sebesar ker- tuhan batu kapur. "Batu itu run- Gelap (IG), ketika hendak mem- bau. Rabu (19/10) sekitar pukul tuh ketika korban sedang me inta paspor. Berkat ketelitian Semarang untuk mengurus- jajaran Imigrasi Semarang untuk 15.30, korban tengah bekerja nambang dengan pengungkit di petugas BI alias TLG (63) IG ke- nya. Namun karena dokumen selalu waspada terhadap orang turunan Cina akhirnya ditangkap yang dimiliki BI tidak lengkap asing yang masuk ke wilayahnya. menambang batu kapur. Saksi bagian bawahnya," kata Ny dan diserahkan ke Dirjen Imi oleh biro jaksa tersebut ditolak. Jangan sampai ada Imigran mata menyatakan, batu kapur itu grasi di Jakarta. Sebagai pekerja penambang Akibatnya BI minta bantuan Gelap asing memperoleh paspor, runtuh akibat ledakan "dinamit" batu kapur, sehari Warsim rata- Bupati Tolak Permintaan Ka Kanwil Depkeh Jateng Drs rekannya di Jakarta Bk untuk dengan cara memalsukan data yang dipasangnya. SEMARANC (KR) - Meskipun tangani Puskud Jateng, sedikit- Soeroso didampingi Ka Kanim mengurusnya. Bk mendengar ataupun mencoba menyuap petu- Menurut saksi mata yang eng- rata memperoleh 2 meter kubik. gan disebut namanya, bahan Dijual pada pengusaha tobong nya sudah menyerap tenaga kerja Imigrasi Semarang Syaiful Rach- terjerat berbagai rintangan, na- permintaan BI lalu bersedia gas. Petani 'Berdasi' Tanam Tebu peledak itu disulut dengan meng- gamping setempat seharga Rp mun dengan semangat dan moti- man SH, kepada wartawan di membantu dan kurang lebih tiga ribu orang. segera gunakan kabel yang dihubung- 10.000. Pendapatan bersih seki- fasi yang tinggi Koordinator daer- kantornya Kamis (20/10) kemarin menghubungi kantor Imigrasi. Pi- Jumlah tersebut tersebar di KUDUS (KR) - Enam petani Karena itu, belum berse- ah pendaftaran dan pungutan iu- berbagai daerah dan kota se Jawa menindak tegas oknum petugas kan dengan baterai, dan korban tar Rp 6.000," kata Kasinem yang membenarkan penangkapan ter- berdasi' mengincar lahan di Ke- dah menaruh curiga, membuka yang melakukan kolusi dengan menjauh. Namun beberapa kali mengharap santunan dari peng- hak Imigrasi Semarang yang su- TVRI Tengah. Selain itu lanjut Wahyu- hadap IG keturunan Cina. Menu- Ka Kanim Semarang peluang bagi Bk untuk mengurus Imigran Gelap dalam pembuatan camatan Undaan, meski Bupati lang atas perintah Bupati selaku Jateng telah berhasil di adalah program pemerintah, Kudus telah menetapkan areal di Ketua Satpel Bimmas, Kabag Perekonomian dan Kakansospol memenuhi target yang diten- karena iuran ini merupakan an- penangkapan terhadap BI cukup paspor rekannya. Untuk mengu- wilayah tersebut bebas tanaman telah memanggil mereka. Dalam tukan TVRI pusat sebesar Rp 1,5 dalan modal penyiaran TVRI. unik, mengingat BI sempat rus paspor BI menyuap Menurut Keterangan yang berhasil di- Dalam undian itu Sukirman melarikan diri dari kawalan petu- petugas Imigrasi dengan mem- gawasan terhadap orang pertemuan itu mereka mem- alamat Jl Cinde Kencana berikan seuntai kalung berlian harus lebih himpun KR dari Bagian Pere- beranikan diri meminta kepada nunaikan banyak no 39 RT 08/RW IV Tegalsari, Ke- konomian Pemda Kudus Rabu Bupati agar diizinkan lagi mena- nam tebu di Kecamatan Undaan mengalami hambatan, karena camatan Tegal Barat Kodia Tegal hadap BI ini terjadi Selasa (18/10) untuk mendapatkan paspor RI. Dijelaskan penangkapan ter- ratusan juta rupiah demi kedatangan (19/10) menyebutkan, sejak Sep- Jateng selain masih banyak masyarakat de- keluar sebagai pemenang, dia lalu, ketika BI mengajukan per- Petugas yang sejak lama ingin masukan bagi tember 1991 Pemda Kudus telah selama satu musim lagi. mohonan dengan data-data dan menangkap BI, menerima kalung orang asing tersebut ngan berbagai alasan untuk mendapat Honda Astrea. Hadiah mengadakan pendekatan kepada dokum lengkap. Petugas melihat tersebut dan menyimpannya se- "Permintaan itu mereka aju- menolak membayar iuran TV- kedua 2 buah TV 20' berwarna hayakan keamanan negara. para "petani berdasi" tersebut. Untuk itu dalam melakukan data-data yang dibawa BI bagai barang bukti. Berdasarkan nya," kata kepala korda yayasan masing-masing diraih Priyo Mu- kan dengan alasan, pada musim Namun hingga musim tanam lengkap, segera menginterview hasil pemeriksaan tanam 1993 rugi akibat kebanji- TVRI Jateng Wahyudi SE kepada lyono, Jembangan Jetis, Wetan, yang di- pengawasan terhadap orang as- tahun ini, mereka masih mena- wartawan seusai acara undian di Kecamatan Pendan Klaten dan BI. Namun saat interview dilak- lakukan petugas, data-data yang ing, jajaran imigrasi sudah masing-masing 30 Ha a Ngem- kantor Puskud Jateng belum Ngatikum, Desa Penusupan RT nam tebu di areal seluas 95 Ha, melakukan koordinasi dengan in- sanakan dan petugas mulai curi- diajukan BI semua asli dan sesuai ga, BI karena takut selanjutnya prosedur. Namun setelah di- 08/RW I Kecamatan Cilongok stansi terkait, seperti kepolisian, Undian yang dilakukan ini Banyumas. minta izin pada petugas untuk lakukan pengecekan, ternyata da- Pemda, Sospol, Depnaker dan in- stansi lainnya. (Tri)-d ta-data yang diberikan BI dalam pergi ke WC, merupakan Selain hadiah tersebut juga yang pertama kalinya, sedangkan undian terse- disediakan 3 buah TV warna 14', Oleh petugas permohonan BI membuat dokumen yang diluluskan, tetapi tanpa sepenge- disyaratkan Imigrasi palsu. but akan dilaksanakan setiap tiga 5 buah sepeda federal, 10 kipas Ini sebagai angin dan 100 hadiah hiburan. sekali. bulan perangsang pemilik TV agar tepat (Bdi)-d waktu dalam membayar iuran. tebu. plak dan 65 Ha rowo. lagi di Karang- Meski saat ini semua tebu telah ditebang dan masuk PG lahan tersebut masih belum kan but. lama ran. Musim tanam 1994 mereka difungsi- ran televisi wilayah yayasan miliar perbulan. "Para kolektor dalam me- tugasnya masih lama ini. dengan Wahyudi menje- PG Rendeng Daur ada keputusan menarik mengatakan modalnya baru bisa kembali. Nah, pada musim tanam mendatang mereka berharap akan memperoleh keuntungan," ujar Bambang yang didampingi Rendeng, namun sisa garapan di Kasi TRI, Ngaidi. pati melalui SK Nomor 525/8/91 Namun karena sejak awal Bu- dikembalikan seperti semula. Tanah be-lum diratakan, dan tanggal 19 September 1991 telah Lebih lanjut masih ada tunas yang bila dibiar menetapkan wilayah Undaan laskan, iuran wajib dibayar bagi akan tumbuh dengan diproyeksikan kembali menjadi pemiliknya karena pungutan Air Bekas Buangan sendirinya. lumbung padi dan melarang tebu tersebut sudah Menurut Kabag Perekonomian, ditanam di lokasi tersebut, per- presiden nomor 40 tahun 1990. KUDUS (KR) - Dinas Peker- Kudus Drs Bambang SS, ke-6 mintaan mereka tidak dikab- "Tidak ada alasan mau setel jaan Umum (DPU) Muria Barat petani, yang 2 di antaranya dari ulkan. Dengan belum acara TVRI atau acara TV lain, Kudus menjatah air kepada PG Pati itu mungkin berspekulasi. kannya kembali lahan tersebut yang penting kami ini iu- Rendeng sebanyak 100 liter/detik Bila tidak ada teguran lagi dari menjadi sawah Pemda akan ran TV yang dimiliki masyara- setiap hari. Akibatnya, pabrik Pemda, mereka akan melan- segera membuldoser sisa-sisa tersebut "kehausan" dan terpaksa kat," jelasnya. jutkan menggarap lahan terse- tanaman yang ada. (Gus)-y Dengan adanya iuran yang di- mendaur ulang air bekas buangan untuk proses pendinginan mesin. SIDANG KASUS 'MOBIL PALSU' Hal itu tertuang dalam surat DPU Muria Barat kepada Bupati tertanggal 8 Oktober. Menurut Kudus selaku Ketua Satpel Bimas Kabag Perekonomian Pemda Berkas tuntutan setebal 29 ha- tersebut tidak sesuai dengan yang Kudus Drs Bambang SS yang (34), warga Kelurahan Tegalsari laman yang dibacakan secara Kecamatan Tegal Barat Kodya bergantian oleh Anang Maryoto Akibat perbuatan tersebut, saksi Senin (17/10), kebutuhan air PG dikeluarkan pihak Kepolisian. ditemui KR di ruang kerjanya, Tegal dituntut Jaksa Penuntut SH, Handoko Setyawan SH dan Kyong Ta dan Agus Rahardjo Rendeng setiap hari dalam Umum Anang Maryoto SH 6 Rahardjo Budi Kismanto SH sela- dirugikan. keadaan normal mencapai 300 tahun penjara potong selama ma sekitar 1,5 jam. hingga 500 liter/detik. dalam tahanan. Rn dinyatakan Jaksa menyatakan terdakwa Menurut Jaksa, perbuatan ter- dan sebanyak 4 kali pinjam uang Rp dakwa melanggar hukum sesuai plai dari sumur artetis milik PG terbukti sah secara meyakinkan melakukan tindak 75 juta pada Kyong To dan Agus yang diatur pasal 263 ayat 2 jo dan jatah air dari Sungai Gelis pidana sesuai yang diatur pasal Rahardjo, penduduk Kecamatan paka 65 ayat 1 Kaga Kerena Wa yang dikordinir DPU. Akibat KUHP. itu Rn Tetap Tegar Dituntut 6 Tahun SLAWI (KR) - Terdakwa Rn KUHP. mo- bil dengan STNK dan BPKB pal- dihukum 6 tahun penjara dipo- dalam tahanan, dan menyatakan panjang, sumur artetis maupun sungai ge- setiap harinya. (Gus)-r Dalam sidang Kamis (20/10) di su. Atas perbuatan terdakwa ke- tong selama dalam tahanan. Juga lis sendiri mengalami penurunan, Pengadilan Negeri Slawi yang dua korban menderita kerugian memerintahkan terdakwa tetap sehingga total air yang masuk ke STNK dan BPKB ke-4 mobil itu agar barang bukti berupa STNK PG hanya sekitar 250 liter/detik dipimpin Hakim Ketua Arwan Rp 55 juta dan Rp 21 juta. Byrin SH dengan anggota Erna Murtjipto SH dan Achmad Sho- dinyatakan palsu atau dipal- dan BPKB dan mobil tersebut di bari SH, mendengar tuntutan sukan, berdasar hasil pemerik- rampas untuk negara. Selain itu tersebut Rn yang didampingi pe- saan Laboratorium Kriminal Pol- Jaksa minta agar terdakwa di- nasehat hukum Frans Hudioro ri Cabang Semarang 31 Juli 1993. hukum membayar biaya perkara Diketahui STNK dan BPKB Rp 5.000. (R-39)-d SH nampak tegar. BENGKEL SPESIALIS MOBIL ANTIK DAN KUNO Menyimpan Mobil Anti Peluru yang tak Dijual TUA-TUA keladi, makin tua makin menjadi, dan semakin menggila pula harganya. Siapa yang mengira kalau barang rong- sokan berupa besi tua setelah dipoles di bengkel harganya mele- jit, mencapai ratusan juta rupiah "Sekarang semua orang tahu kalau mobil kuno harganya ma- hal Saya beli barang rongsokan perbuah Rp 10 juta. Itupun sa- ngat sulit dicari, hingga harus keluar Jawa," ujar Edi Santoso, pemilik bengkel Santoso, spesialis mobil kuno yang mangkal di Blo- tongan Salatiga. Mestinya, banyak warga ne- gara asing yang datang ke bengkelnya untuk membeli mobil antik dengan harga penawaran cukup tinggi. Tetapi karena ter- bentur peraturan, terpaksa Edi ditolaknya. Menggeluti mobil antik sejak 1979 bersama Darma Putra, rekan senasibnya, kini di bengkel Edi terkumpul puluhan mobil an- tik. Ketika KR melihat 'show room' yang agak masuk di desa Blotongan, terdapat puluhan kendaraan antik roda 2, dan lebih dari 50 mobil kuno jenis Chrysler tahun 1922, Cadilac Limousin glia 1948, Ford Austien 1938. Dan 1938, Galaxie 500 tahun 1962, Dogde 1948, De-soto 1947, For An- yang istimewa, Cadilac type Fleet- wood tahun 1957 anti peluru, yang konon bekas milik Presiden RI pertama. "Mungkin sudah jodoh saya. Sewaktu beli lewat lelang pe- saingnya banyak dan jatah ke ta- ngan saya dengan harga Rp 20 ju- ditawar Rp 65 juta. Tetapi tidak ta. Sekarang dalam kondisi rusak saya jual. Insya Allah dalam wak- sneling dari Amerika seharga Rp tu dekat, suku cadang berupa per- 7,5 juta sudah datang," kata Edi tentang mobil anti pelurunya. Rata-rata harga mobil kuno, Edi Santosa dan Darma Putra dengan Mobil-mobil antiknya.. Jakarta yang enggan disebut na- manya, dan dipajang di museum pribadi. Suku cadang Edi Santoso dan Darma adalah dua sekawan yang 'Keranjingan mobil rongsokan. Hobinya itu menyebabkan banyak kenalan dari berbagai penjuru tanah air perkenalannya dengan Pemimpin datang ke bengkelnya. Termasuk Umum KR H Soemadi M Wonohi- to SH, yang juga pecandu berat mobil antik. "Pak Madi (panggilan Soemadi Wonohito-Red) sering ke sini dan pernah keliling dengan saya ke mana-mana," kata pria kelahiran Mojokerto itu. Hobi atau kesenangan memang mahal harganya. Untuk itu bagi penggemar mobil kuno yang ter- gabung dalam PPMKI (Persatuan Penggemar Mobil Kuno Indone sia) sering menyalurkan hobinya dengan sekedar keliling kota. "Saya mempunyai teman di Amerika, Jerman, Inggris dan Be- landa yang siap mengirim spare part. Ada sebagian spare part yang masih diproduksi, ada juga yang dibuat baru di pabriknya," ungkapnya. Ketika ditanya mengapa mesti mendatangkan suku cadang asli suku cadang produk kendaraan bukannya memodifikasi dengan buatan Jepang ?, dikatakan, bagi penggemar mobil antik yang ter- penting adalah orisinal barang. Sehingga keberadaan spare part merupakan hal yang sangat pen- ting. pengelola dan pemilik mobil kuno "Kalau dahulu kendala utama adalah pengadaan suku cadang, sekarang tidak ada masalah lagi sejak ada jaminan datangnya spare part dari negara pembuat kendaraan tersebut," tambahnya. Diakui, kebanyakan peminat mobil antik dari kalangan orang berduit. Namun banyak pula nya hanya berasal dari satu buah mobil antiknya saja. Masa lalu pria kelahiran 1948 dan bapak 6 anak itu cukup pa- jang. Pria jebolan SMP itu sudah rut gas. tahuan BI, Ka Kanim Semarang memerintahkan Adi Pramono, untuk melakukan pengawasan. Tahu dirinya diawasi, BI, lang- sung memukul Adi dan men- dorongnya ke WC. Suap bernilai mencoba Palsu Menjawab wartawan, pertanyaan Kakanwil akan paspor. Korban dinamit itu tidak mendekat Ka Kanwil Pen- kulnya dengan dan memu- martil asing gungkit ditingkatkan, orang asing menghasilkan karena meledak ke pe- sempat batu kapur besi. dan menghindar sebesar 'Dinamit' langsung tak negara, dapat juga runtuh. Korban segera memba- ke RSU diselamatkan nya. "Warga kami yang menjadi korban yang penambang, batu kapur lebih tertimpa banyak direkrut pengusaha dari kerbau yang Desa Darmakradenan. Seyogya- dilarikan Margono Sukaryo Pur- kanya desa tersebut atau pen- wokerto, namun jiwanya tak bisa gusaha, menyertakan para pe- nambang menjadi peserta asur- lagi. (R-37)-t Baik Kades Paningkaban Su- ansi," ujarnya. BECAK BERMOTOR DIAMANKAN usaha tobong gamping. meletus. Tentang santunan kecelakaan terhadap korban, Kades Sutarjo dan pen- akan berusaha mengusahakan- Sriyati Meninggal Polres Tangkap Pengacara Miah dilaku yang dimiliki BT Secara Mencurigakan Atas Pengaduan Pemilik Salon suaminya, Misalnya KTP BI setelah dilakukan pengecekan di kelurahan Mlatibaru Semarang GROBOGAN (KR) - Ny Sriy- tidak ada. Demikian juga dengan atmi (23), penduduk Desa Dokoro Kartu Keluarga (KK) tidak jelas Kecamatan Wirosari Grobogan milik siapa. Untuk akte kelahiran meninggal dengan luka mencuri- Melihat petugas terjatuh, BI yang dibuat dicatatan sipil yang gakan. Korban, sebagaimana segera melarikan diri ke jalan menerangkan BI anak Chen AM raya. Adi sendiri begitu melihat En asli, ternyata o rang tuanya meninggal karena bunuh diri de- yang dilaporkan BI lari lansung berteriak "Maling- sendiri tidak jelas, bahkan ada ngan cara meneguk racun obat maling". Chen menyebutkan sudah serangga. Namun oleh keluarga- Teriakan petugas membuat meninggal. Selain itu surat kawin nya, diduga meninggal karena se- pengunjung yang sedang mengu- maupun surat ganti nama yang bab lain. Karena pada tubuh kor- ban didapati luka memar. rus paspor maupun tukang parkir dibuat ternyata juga palsu. serentak mengejarnya. Begitu Sumber di Kepolisian Kamis Karena dokumen yang dimiliki tertangkap BI langsung dihajar. BI palsu, oleh petugas BI yang (20/10) menyebutkan, ayah kor- petugas ingin memiliki paspor Indonesia ban Daman (60), melapor ke akhirnya BI dapat diamankan karena didorong keinginan untuk polisi, sesaat jenazah korban tiba dan usai menjalani pemeriksaan mendapatkan penghidupan yang dari Jakarta dengan mobil ambu- segera dikirim ke Jakarta dengan baik, BI diserahkan ke Dirjen lance, Selasa (18/10) sore. Atas la- pengawalan petugas Imigrasi un- Imigrasi bersama barang bukti poran itu suami korban kini dim- kalung berlian dan uang untuk intai keterangan polisi. (Tas)-t tuk diserahkan ke Dirjen. Menurut Syaiful, kecurigaan diproses lebih lanjut. Apakah BI petugas terhadap BI sebagai imi- nantinya akan diusir dari wilayah gran gelap sudah lama, karena se- Indonesia menurut Syaiful yang Berkat kesigapan Retribusi Dispensasi Jalan Sumbang Kas Daerah Rp 57 Juta mobil (20/10). nakan retribusi dispensasi jalan. Meski Izin Masuk Kota dan Retribusi Dispensasi Jalan sudah diberlakukan, namun kadang masih terjadi pelanggaran. Menu- rut Satpol PP Kotif Purwokerto, Tumingin pelanggaran itu berupa melakukan bongkar muat barang tahun 1976 pasal 9 dilarang KENDAL (KR) Kapolres menangkap seorang yang men- Tersangka Kendal Letkol Pol Drs Kurnia Ra- gaku pengacara. madhani akan menindak tegas sekarang dititipkan di LP Kendal, kendaraan roda empat plat hitam setelah ditahan di Polsek Weleri," yang beroperasi mengangkut katanya. penumpang. Termasuk 8 buah be- cak bermotor jenis Honda, yang sekarang diamankan di Polres Kendal. Menurut Kapolres kepada war tawan, Rabu (19/10) sampai hari ke-17 pelaksanaan Operasi Zebra di Kendal terjadi 989 kasus pelanggaran. Terdiri kasus me- langgar kecepatan 96, rambu- rambu 209, peruntukan 90, surat- surat 61, perlengkapan ken- daraan 311, dan muatan 75 ka- sus. Pengacara gadungan Kendal Penangkapan atas diri B asal Sukoharjo itu atas pengaduan Ny Nn, warga gang Rajin Pekauman yang sehari-hari bekerja sebagai bidan di RSU Kendal. Menurut pengakuan tersang- ka, ia kenal dengan Ny Nn beber- apa bulan lalu ketika sama-sama sedang "nyekar" di daerah Suko- harjo. Sejak perkenalan tersebut, tersangka dan korban sering bertemu di Semarang dan di salon milik korban di Kecamatan Weleri. Jumlah uang korban yang "di- Pada kesempatan tersebut gelapkan" tersangka mencapai Rp Kapolres membenarkan pihaknya 9 juta lebih, (Hel)-t MASALAH TANAH PENGGANTI WADUK TRUWOLU Tidak Bisa Disertifikatkan Karena Belum Ada Rembug Desa lebih dulu harus ada izin dari Gu- menukar kembali. Apalagi seba- gian ada yang sudah pindah tan- Langganan (0274) 62911 Rabu (19/10), dikenakan retribusi dis- 18.00 WIB," kata Masripah. PURWOKERTO (KR) - Sam- GROBOGAN (KR)-Masalah pai kini Kotif Purwokerto belum mempunyai terminal truk dan tanah pengganti Waduk Truwolu bernur," kata Maryono. Tidak mudah terminal bongkar muat. Namun yang tidak bisa disertifikatkan gan atau dijual kepada orang lain. untuk mendukung ketertiban lalu sekitar 30 warga pemiliknya ter- "Asal mereka mau menukar kem- Dijelaskan, tukar menukar lintas, khususnya bongkar muat nyata belum dibuat rembug desa tanah warga yang terkena proyek bali, desa tentu mau. Wong saya oleh aparat desa setempat. Se- waduk Truwolu itu terjadi sekitar sudah ketemu Kadesnya kok. box dan truk, harus mem- punyai surat izin masuk kota. hingga sampai kapanpun kasus tahun 1971 sebelum ia menjabat Karena keberatan, tanah bekas Masripah dari bagian Cabang di trotoar. "Berdasar Perda No 7 tersebut tidak akan selesai. Camat Ngaringan. Pada tahun itu waduk tersebut sekarang ini ten- belum ada ketentuan kalau tanah tu dikuasai desa, dengan kata lain Dipenda Kotif Purwokerto men- Demikian dikemukakan man- bondo desa jika digunakan proyek menjadi kekayaan gatakan hal itu pada KR, Kamis melakukan bongkar muat barang tan Camat Ngaringan Grobogan atau diubah status pemilikannya tidak benar kalau tanah bekas di trotoar. Pelanggaran ini bisa Maryono BA yang kini menjadi harus seizin gubernur, tetapi waduk disewakan tidak resmi," je kepada Walikotatif. Karena pem- Rp 50.000", katanya. Izin bongkar muat diajukan dikenai denda setinggi-tingginya Camat Gabus Grobogan kepada cukup ditingkat kabupaten. Kare- las Maryono yang mengaku tahu KR, Mestinya begitu barang diam- kabupaten. Hal itu dikatakan na masalah itu baru terungkap tentang inta izin sekarang, tentu penyelesaiannya Wakil Ketua DPRD Grobogan pensasi jalan, tergantung waktu bil dari kendaraan langsung setelah beberapa pejabat tingkat tidak mudah," ujar Maryono. Du- Yusmanto Yosowidagdo dan kendaraan yang digunakan dibawa ke gudang atau toko. Na- kabupaten maupun Camat Nga- lu ia pernah menyarankan kepa- ka dimintai komentarnya men- pengangkut barang. Untuk siang mun masih sering terjadi barang ringan Erman Soeharto ketika di- da warga, tanah hari, retribusi Rp 2000, dan sore diambil terus diletakkan di tro- tanya KR mengaku tidak tahu 5 hektar tersebut lebih baik Rp 1500. toar. "Memang belum banyak persis permasalahan tanah di De- dikembalikan kepada desa, den- Selain retribusi harian, Dipen- yang melakukan pelanggaran. Se- sa Truwolu Kecamatan Nga- gan demikian statusnya tetap da juga menetapkan retribusi bu mentara ini para pelanggar baru ringan Grobogan itu. menjadi bondo deso. Sedangkan lanan. Untuk kendaraan box ret- pada tarap diperingatkan", tutur Menurut Maryono, kasus terse- tanah yang digunakan waduk, ka- ribusi bulanan Rp 20.000, truk Rp Tumingin. but terungkap ketika ia menjabat rena sudah tidak berfungsi lagi, 30.000 dan truk gandeng Rp Untuk Kotif Purwokerto daer- Camat Ngaringan. Seorang warga diminta warga bekas pemilik. 40.000. "Izin masuk kota siang ah yang terlarang untuk bongkar mengajukan transaksi jual beli Karena warga sudah terlanjur hari mulai pukul 07.00-13.00 muat barang ditetapkan di Jl Jen- tanah pengganti waduk Truwolu. menguasai tanah bondo deso, tangan. Sehingga WIB, dan sore hari 13.00 sampai dral Soedirman Purwokerto yang Kendati ada surat keterangan yang tentunya lebih produktif di mana letak kesalahan merupakan daerah protokol. dari Kades setempat. Maryono dari pada tanah bekas waduk menangani masalah penggantian Larangan melakukan bongkar mengaku curiga tentang status yang tiap musim penghujan se- desa. Jadi di permasalahan tersebut. pengganti seluas Truwolu SH keti- gaakan, masalah tanah di Desa perlu segera mendapat penanganan eksekutif. Karena ji- ka sampai berlarut-larut, pemi- liknya menjadi tidak tenang. Se- gungjawaab, harusnya panitia saat itu bertang- tidak cuci tangan. Untuk itu pihaknya minta kepada Pemda agar bisa diketahui segera turun dalam tanah yang terkena proyek ban-1 lalu tergenang, mereka keberatan gunan waduk tersebut. (Tas)-y PENGADILAN (KR-Ads). puluhan tahun menggeluti on- derdil kendaraan. Di antaranya pernah bekerja di bengkel RP- KAD Yogyakarta, dan bengkel Marinir Surabaya. Delapan pos Untuk memantau kendaraan muat disini mulai pukul 07.00 tanah yang diajukan warga terse- yang akan bongkar muat di sampai 15.00 sore. but. Ternyata ketika diteliti di dalam kota, Kotifi menempatkan Tentang pemasukan uang ke Buku C Desa, status tanahnya 8 pos di pintu-pintu masuk Ko- kas Dipenda, pada 1993 tercatat milik bondo deso. "Sehingga saya tatif. Tiap pos dijaga 2 petugas. Rp 57.603.000. Sedang sampai tolak. Karena tanah bondo deso ji- Pada malam hari memang belum Agustus 1994, retribusi dispen- ka akan dirubah stasunya, baik dipantau kegiatan kendaraan sasi jalan tercatat Rp 39.464.000. itu untuk pembangunan proyek bongkar muat, juga belum dike- (Rhy)-t maupun menjadi hak milik ter- SEORANG TERTEMBAK TANGANNYA DAN BURON Polres Bekuk 6 Pencuri Kawat Telepon Anggota komplotan yang ter- tangkap adalah De (20) warga De- sa Sukamaju RT 02/05 Ciamis Jabar, Jam (27) warga Sukawera CILACAP (KR) - Dalam wak- tu 24 jam Polres Cilacap berhasil pada menangkap 6 anggota komplotan Kegemarannya kendaraan antik "ketemu jodo" pencuri kawat telepon yang telah dengan Darma Putra, pria kelahi- menggasak jaringan telepon yang ran Medan 1949, dan membuka membentang di lintas rel KA Se- usaha mengelola barang rong- latan dan Tengah. Mereka di- sokan mulai tahun 1985 dengan tangkap secara terpisah, dan seo- mendirikan bengkel di desa Blo- rang lagi dinyatakan buron. tongan Salatiga sampai sekarang. "Saya mempunyai kendaraan antik pertama kali jenis Citrun dan Hadler. Kalau sekarang sih Menurutnya, bila sebuah mobil cukup banyak," ungkap Darma. antik miliknya laku terjual, ia berprinsip minimal harus bisa memperoleh 2 kendaraan antik lainnya sebagai modal usaha. Se- hingga kelangsungan dan perse- diaan dagangannya tak pernah habis. "Manusia kadang aneh. Sudah RT 01/07 Kubangkangkung Kawunganten, Da (37) JI Bawean Cilacap, Tum (25) JI Thamrin RT (31) Lomanis, Nga 08/24) Kubangkangkung RT 01/06 Kawunganten, dan Tug (30) asal Kroya Cilacap. Sedang Sar yang diduga menjadi otak komplotan, dinyatakan buron. Kapolres Cilacap Letkol Pol So- eroso SMIK didampingi Kasat ada yang lebih modern, tetapi Serse Lettu Pol Wasan ketika di- kuno. kendaraan antik bukan orang benarkan tertangkapnya kom- Tetapi penggemar aneh. Ini hanya sekedar hati yang plotan pencuri kawat telepon memang sulit dinilai dengan yang beroperasi di Cilacap. Barang bukti berupa kawat tem- uang," akunya. (Ads)-y Edi yang duduk sebagai teknisi setelah dirawat di bengkel Edi dalam PPMKI, tidak ingin anggota PPMKI yang "kekayan- kadang masih saja kepingin yang hubungi KR Kamis (20/10) mem- harganya berkisar Rp 100 juta. mengecewakan anggotanya. Un- Bahkan ia pernah menjual mobil tuk itu ia mempunyai 'canel' di be seharga Rp 125 juta. Kendaraan datangkan suku cadang mobil antik jenis Houdson tahun 1914 berapa negara, yang siap men- itu dibeli pengusaha besar dari kuno. baga diameter 3 mm seberat 280 Kg diamankan. Diperoleh keterangan, barang bukti diambil dari tempat peny- impanan sementara dijual di Pur wokerto Kulon. Diduga kawat yang sudah terkemas dalam karung plastik itu sudah ditawarkan kepada tukang loak dengan harga Rp 2000/kg. Penangkapan tersebut bermula dari tertangkapnya De (20) dan Jam (27) saat beraksi di Kesugi- han pada jaringan telepon Maos- Sidareja Km-385. Salah seorang tersangka tertembak tangannya karena berusaha melarikan diri, Selasa (18/10) malam. Dari pengakuan kedua ter- sangka polisi mengembangkan kasus tersebut, sehingga berhasil menangkap 4 tersangka lainnya. Penggrebekan terhadap mereka berlangsung Rabu malam secara terpisah. Dari keterangan De, komplotan hanya memotong kawat telepon pada jaringan Maos-Sidareja dan Maos-Cilacap. Sedang hilangnya kawat telepon pada jaringan Kroya-Purwokerto diduga di- lakukan komplotan Sar. Selama 2 minggu lalu terjadi 6 kali pencuri- an secara berturut-turut dengan tempat kejadian terpisah. Menanggapi terungkapnya ka- sus tersebut, Kapolres mengaku sedikit lega, kendati belum puas. Menurutnya, ia akan memberi "bebungah" kepada anggota tim Buru Sergap Reserse Polres Cila- cap. Secara terpisah, Zaenal Abidin, Eksekutif Manager PT Telkom Cilacap menyatakan gembira atas terungkapnya kasus pencuri- an tersebut. "Polres sudah mem- beritahu kepada kami tentang tertangkapnya komplotan pen- curi itu," ujarnya. "Sebenarnya kabel yang dicuri hanya kabel back up atau cadan- gan, yang siap dioperasikan se- waktu-waktu bila kabel telepon otomat mengalami gangguan. "Kabel tersebut sementara tidak digunakan dengan diotomatisas- ikannya hubungan telepon di Sidareja, Maos dan Kroya," ujarnya. (Mak)-d NEGERI KLAS IB PURWOKERTO JALAN GERILYA NOMOR 241 - TELP. 41030 "PENGUMUMAN LELANG BARANG SITAAN KEDUA PENGUMUMAN NOMOR : 08/Pdt.Eks/1990/PN.Pwt. - jo. NOMOR : 61/Pdt.G/1985/PN.Pwt. Berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Klas IB Purwokerto, tanggal 1 Oktober 1994, Nomor : 08/Pen.Pdt. Eks/1990/ PN.Pwt. - jo. Nomor : 61/Pdt.G/1985/PN.Pwt. - Pengadilan Negeri Klas IB Purwokerto dengan bantuan Kantor Lelang Klas II Purwokerto naik, menjual secara lelang dengan penawaran naik pembayaran tunai, pada akan HARI SELASA, TANGGAL : 08 NOPEMBER 1994, JAM. 10.00 WIB Bertempat di Kantor Pengadilan Negeri Purwokerto, Jalan Gerilya terhadap barang sitaan berupa Nomor 241 Purwokerto, "Sebidang tanah pekarangan terletak di Kelurahan Purwokerto Kulon, Kecamatan Purwokerto Selatan, Jalan Pramuka Nomor 117/36, Purwokerto, Persil No. 25 a, D.II , luas± 822 M2, tersebut dalam Buku C No. 1445, Sertipikat SOEMINAH, Hak Milik No. 231, tercatat atas nama berikut dengan bangunan-bangunan yang berdiri diatasnya Kepaniteraan Purwokerto, pada Untuk keterangan lebih lanjut dapat dimintakan di Pengadilan Negeri Klas IB yang beralamat di Jalan Gerilya Nomor 241 Purwokerto setiap jam kerja. Peminat lelang diwajibkan menyerahkan uang panjar sebesar Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah) dan diserahkan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. PEMOHON LELANG MAFUL TERMOHON LELANG : HADIPRAYITNO Puluhan Terseran PURBALINGGA (KF Bukateja, Kabupaten Purb usia SD di Desa Karangged bengkak-bengkak pada lehe gondongen. Beberapa orangtua yang dite- mui Kedaulatan Rakyat Kamis (20/10) kemarin, gejala penyakit cacar air sudah dirasakan sekitar sebulan lalu. Wabah penyakit. yang berasal dari virus tersebut, membuat penduduk menjadi panik. Para penderita cacar yang puluhan, telah jumlahnya diperiksakan di Puskesmas Bukateja. Menurut Kasi Pemberantasan Penyakit Menular DKK Purbal- ingga, Ny Yumari yang telah meninjau ke lokasi wabah, Rabu Diduga Memb Seorang Pend TEMANGGUNG (KR) E penduduk Kalibeber (19) Wonosobo sampai kemarin masih ditanyai secara intensif oleh petu gas Polisi Kehutanan (Polhut) Te berkaitan kebakaran manggung hutan di Gunung Sindoro bebera pa hari lalu. "Pemeriksaan ter hadap P itu atas keterangan perm duduk, ujar Kepala BKPH Te manggung, Bagio Mulyanto BSc kepada wartawan. Dikatakan, diperiksanya I tersebut karena ketika tenga terjadi kebakaran tersangka bera da di lokasi. Semula, ujarnya, sempat mungkir kalau mem bakar hutan tapi setelah ada sal si akhirnya mengakuinya. Laporan penduduk tersebut di lakukan setelah BKPH bersam petugas dari Polhut memeriks bekas hutan yang terbakar. Na mun tidak dijelaskan apa mot vasi membakar hutan. Dalam pengakuannya, dia hanya main main dengan membakar rumpu (ilalang) yang terdapat di seputa hutan lindung. Ketika ditanyakan kebakara hutan itu terkait dengan keb karan serupa yang terjadi s belumnya, Bagio kepada wart wan belum bisa mengungkapka secara rinci. "Yang jelas pemeri AKIBAT SEMEN 275 Karya Genteng M MAGELANG (KR) - Samp saat ini di wilayah kotamad dan kabupaten Magelang mas langka semen. Menurut pa pedagang stok semen mema- sedikit dan terbatas yang mere peroleh dari distributor. Apala untuk memperolehnya harus d berminggu minggu lamanya ba datang, sehingga dengan terpa sa mereka harus membatasi ju lah pembelian para konsumen. Ridwan pimpinan CV Arc yang bergerak dalam bidang pe buatan genteng dengan bah baku dari semen, kesulitan un mendapatkan semen. Di pasa harganya bervariasi dari ham Rp 8.500 sampai 10,000 per sebenarnya tidak masalah b perusahaannya. Tetapi untuk mendapath barangnya yang sulit kare persediaannya terbatas, sehin dengan terpaksa 275 tenaga ke (75%) menganggur karena rusahaannya sementara berhe menunggu pasaran semen norm yang membuat E wan pusing dan prihatin, kasil kembali. Ini bahwa karyawannya seban; itu terpaksa tidak bekerja. Karyawan yang mengang merupakan karyaw borongan, sedang yang 85 or tersebut sebagai tenaga honorer ma tetap berada di pabrik yang Tempuran letak di jalan Ma lang-Purworejo. Mereka set hari hanya bersih-bersih mengatur sisa produksi y masih tersisa. Pada saat ini k masih punya tulan persedi genteng 700.000 buah yang cu persediaan untuk 2 bulan. Sampai saat ini pihak masih terus menerima order kota. Sebagian luar hasil produksinya besar untuk luar Magelang seperti lewat kan kantor cabangnya di Yogyaka Semarang, Bandung dan Jaka untuk sedang Magelang sem banyak. Kesulitan mendapatkan sem juga dialami kontraktor Ha Pranoto pimpinan CV Satya da Utama, kontraktor yang = malah tidak begitu PEDAL KARYA ASMARAMAN "CIA KENG HONG, jaga ngan kami!" Coa Kiu berseru Bu sudah m keras dan tiba dia dan Coa jang maju, pedangnya men leher dan pedang adiknya m suk “Trang trang Pedang Kayu Harum s menangkis kedua pedang sekaligus sehingga kedua pe itu terpental. Namun kaka radik Coa itu adalah ahli-ah dang yang kenamaan dan ba pengalaman. Sungguhpun getaran melalui yang mereka bahwa tenaga itu jelas ini seperti yang pe membuk sinkang pem sudah tahui, amat kuat, namun pe merek mereka yang terpental itu m ikuti dengan tubuh, dan me kini berpencar ke kanan ki rus pedang itu langsung me mengirim penyera dari kanan Coa RUSLAN WARTOJO, SH= NIP. 040 013 790 kan Purwokerto, tanggal 21 Oktober 1994 Panitera / Sekretaris Pengadilan Negeri Purwokerto, lik dan kiri. Cepat seka tangnya penyerangan itu, pe Kiu membabat kaki se pedang Coa Bu men