Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1981-05-18
Halaman: 07

Konten


BERITA YUDHA-SENIN, 18 MEI 1981 OLAH RAGA Lambannya permainan petinju2 dalam STE VI ini menurut Benny disebabkan kondisi petinju2 terse- but memang belum pada puncak- nya. Seperti diketahui hampir seluruh petinju yang terjun dalam STE VI ini merupakan petinju2 yang sedang menjalani persiapan untuk PON X dan SEA Games. Tingkat latihan mereka saat terjun di STE VI ini memang masih dalam tingkat latihan fisik saja, sehingga dari segi tehnis bertanding memang masih terlihat lamban dan kaku. Minarto (kiri) dari sasana BABC Lampung yang terpilih sebagai Petinju Favorit STE VI, ketika sedang berhadapan dengan Rachman Boga dari sasana Rencong (Aceh) dalam final kelas welter, Minarto dinyatakan menang angka. (R-26). STE VI Di Tanjungkarang Buku Prestasi Bagi Petinju Tanjungkarang, Mei (BY). Apa yang pernah diramalkan oleh Ketua Komisi Tehnik PB Pertina Benny Tandiono maupun beberapa pengurus Pertina lainnya memang benar, arena STE VI ini belum dapat dijadikan ukuran dari prestasi petinju2 nasional saat ini. Sebagian besar petinju baik dari kelas2 bawah maupun atas, tampak bermain lamban, beberapa bahkan tidak menampilkan tehnik permai- nan sebagai layaknya petinju yang dikategorikan utama. Syamsul Anwar (AMI ASMI DKI) Budi Harsono (ASMI dengan Undhap) hanya dalam 56 detik Syamsul meng KO lawannya. juga kelas Demikian dalam Frans menengah ringan antara Reane ( (Kaltim) dengan Gondo Prawoto (Banyumas). Hal ini menurut beberapa pengamat tinju disebabkan karena menye- salah satu syarat hanya butkan petinju yang pernah meraih medati dalam satu event nasional, tanpa melihat lagi kapan medali tersebut diperoleh oleh petinju yang bersangkutan. Benny sendiri yakin dalam PON X maupun SEA Games VI nanti setiap petinju sudah berada pada puncak latihannya sehingga mampu menampilkan permainan yang bermutu. Meskipun sudah diseleksi secara ketat, dari 103 petinju yang datang hanya 47 orang berhak ikut STE VI, namun masih terjadi juga pertarungan yang tidak bermutu pada beberapa kelas. Misalnya dalam kelas welter ringan antara Pelud Dari Hal. I an yang tinggi, khususnya kepada warga TNI AU, Pemerintah dan rakyat Riau. "Atas kerjasama yang baik, lapangan udara yang penting dan strategis ini dapat dibangun!", katanya. ini Menurut Menteri, sebagi- an besar peralatan yang diperlukan bagi pembangun- an lapangan udara didatangkan dari tempat yang jauh. Tanpa kerjasama berbagai pihak, usaha yang demikian akan mengalami kesulitan. Peresmian lapangan udara Ranai, ditandai dengan pemo- tongan tali yang melintang landasan dengan kampak oleh Menhankam, dibarengi dengan sirine dan dentuman suara meriam. Musik dan tari tradisional Natuna, ditampilkan di landasan dalam upacara yang dihadiri oleh KSAU Marsekal Ashadi Tjahadi, Kapolri Awa- ludin Djamin, Pangkowilhan I Letjen Susilo Sudarman, Guber- nur Riau Imam Munandar, anggota2 Muspida Riau, Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. E. Jusuf serta anggota2 Pimpinan Pusat Dharma Pertiwi lainnya. Peningkatan lapangan udara Ranai tahun 1980/1981, meli- puti penyempurnaan run way, taxy way, apron dan drainage- nya. Menyusul, pembangunan shelter, bengkel, dan peralatan visual. Lapangan udara ini bisa didarati semua jenis pesawat yang dimiliki Pemerintah RI, baik pesawat2 sipil maupun pesawat yang milik ABRI Secara ekonomis, lapangan udara Ranai mempunyai arti yang penting, terutama dalam usaha peningkatan pembangun- an serta pemerataan hasil2 nya, juga dalam usaha pemeliharaan dan peningkatan stabilitas nasional. Pertamina, juga mendaratkan pesawat2 regulernya di lapangan udara Ranai, melayani program2 pengeboran minyak lepas pantai yang dilaksanakan para kontrak- tornya. Dalam menunjang program transmigrasi, pesawat2 yang mengangkut transmigran dari daerah asal dapat mendarat di lapangan udara ini, agar pengangkutan ke daerah tujuan dapat lebih cepat. (R-14). Apakah sejak memperoleh medali petinju tersebut masih aktif dalam dunia tinju dan mempunyai prestasi untuk terjun di STE, belum sepenuhnya diperhatikan oleh PB Pertina. Beberapa petinju bahkan memi- liki medali hanya karena lawannya mengundurkan diri, seperti Didi Lesar (Sulut) dikelas bulu dan Djuani (Sulut) dikelas ringan yang meraih medali dalam Kejurnas Tinju '80 di Ujung Pandang karena lawannya dari Jatim dan Sumut mengundurkan diri. Untuk lebih meningkatkan mutu petinju2 yang tampil dalam STE mendatang perlu kiranya PB Pertina meninjau atau mungkin menambah persyaratan2 yang sudah ditrapkan dalam STE VI yang lalu. Tidak hanya berpatokan pada petinju yang pernah meraih medali dalam event nasional maupun internasional boleh terjun di STE, tetapi juga melihat bagaimana prestasi petinju tersebut selama ini. Tanpa adanya persyaratan yang lebih ketat, terutama yang menyangkut medali, tampaknya akan tetap ada petinju2 yang dikategorikan utama mengotori nama baik STE, baru beberapa detik sudah menyerah. Harus diingat oleh setiap penggemar tinju, petinju maupun pengurus Pertina sendiri, event nasional seperti Sarung Tinju Emas ini bukanlah hanya sekedar arena prestasi saja tetapi juga arena penempaan mental petinju yang baik. Untuk itulah Pertina sebaiknya juga menilai mental dari setiap petinju yang tampil dalam STE, dan bagi mereka yang dinilai mempu- nyai mental yang kurang baik hendaknya Pertina dapat bersikap tegas dalam kejuaraan2 mendatang. Buku Prestasi Jakarta, Mei (BY). Para pembalap senior sangat me- rasakan sepinya kegiatan balap mo- bil dan motor di landasan balap Ancol akhir-akhir ini. Hal ini mereka ungkapkan dalam pertemuan nostalgia antara 'pem- balap senior dan tokoh-tokoh yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Pertemuan diselenggarakan di Hotel Sari Pasific Kamis malam dan sebagai sponsor pembalap senior Karsono bekerja sama dengan SIWO/PWI Jaya. Dan ini akan membuat setiap Panitia Penyelenggara maupun PB Pertina harus bekerja keras dalam setiap event yang hanya boleh diikuti petinju2 utama saja. Dimilikinya buku prestasi yang diawasi oleh PB Pertina sendiri, juga akan mempermudah bagi PB Pertina untuk mengirimkan petin- ju2 terbaik dalam setiap event internasional yang penting. Sehing- ga disamping mendorong petinju berlatih intensif setiap saat, agar isi buku prestasinya tetap baik, juga. tidak perlu mengadakan seleksi setiap akan mengikuti event melaksanakannya. "Dengan adanya Komisi Sport di IMI, semuanya akan berubah. Komisi ini diadakan dengan tujuan dari pembalap untuk pembalap" kata Slamet yang merupakan salah seorang formatur dari lima STE Oleh: Wartawan "BY" Waskito Mirmanto Memang sulit saat ini untuk mengetahui sampai sejauh mana kemampuan dan prestasi dari setiap petinju nasional kita. Disamping data fisik, kurangnya tehnis maupun prestasi dari setiap petinju PB Pertina, yang dimiliki oleh setiap petinju sampai sekarang juga belum mempunyai "buku prestasi" yang bisa dipakai sebagai barometer prestasi dari masing2 petinju. dari luar negeri, didatangkan sekalipun dari sebuah negara yang maju dalam olah raga tinju, akan menjamin dapat menambah prestasi dari petinju2 nasional kita. Ada baiknya kalau PB Pertina pelatih 2 lebih memperhatikan nasional, karena bagaimanapun juga akan lebih nasional pelatih mengenal jiwa, watak, psikologi maupun faktor2 non tehnis dari petinju2 asuhannya. Di mana semua faktor2 ini sangat besar pengaruh- nya terhadap kemajuan prestasi yang dapat dicapai oleh setiap petinju. Tanpa adanya data 2 yang lengkap dari setiap petinju dan dimilikinya "buku prestasi" oleh setiap petinju, sulit agaknya bagi PB Pertina untuk menetapkan mana yang petinju2 utama dan yang bukan. mana Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah fungsi pelatih dalam pembinaan prestasi setiap petinju. Terutama dalam usaha mendatangkan pelatih2 dari luar negeri hendaknya Pertina benar2 memperhatikan kwalitas dari setiap pelatih. Belum tentu pelatih yang Komisi Sport IMI merupakan badan yang berwenang mengatur segala kegiatan olahraga mobil dan motor di Indonesia dan komisi itu dimiliki organisasi organisasi semacam IMI. semacam Komisi Sport. Ketua I IMI Pusat drs. Slamet Tinggal Kenangan. Sukardi secara terbuka mengakui Helmy Sungkar dalam kesem- eksistensi IMI sekarang ini kurang patan itu mengatakan, landasan dirasakan para pembalap. Bahkan, balap Ancol hanya tinggal kenangan menggambarkan buat IMI hanya pembalap-pembalap senior sebagai tukang stempel yang yang sekarang lebih banyak terjun kerjanya menstempel izin-izin ke rally. pengadaan rally, tanpa ada kegiatan yang bermanfaat bagi para pembalap. ia IMI seharusnya memiliki kalen- der kegiatan, menentukan mana event-event penting serta menyusun ranking pembalap dan bukan para pembalap sendiri yang harus menyusun ranking itu. Selain itu, IMI Pusat perlu memberikan petunjuk kepada daerah-daerah, karena hal tersebut sangat dinantikan IMI daerah. Ia melihat, kegiatan IMI Pusat paling menonjol selama berada di bawah Ketua Umum Sumpono Bajuadji, setelah itu pengurus IMI hanya bisa menyusun rencana yang banyak, tetapi tidak mampu Sydney, Mei (BY). Harapan manager Selandia Baru John Adshead hanya meraih 1 angka dan kehilangan satu angka dengan bermain seri melawan team nasional Australia di Sydney, di luar dugaan dalam pertandingan hari Sabtu terjadi pelampauan perkiraan, ketika team asuhannya secara meyakinkan mengalahkan tuan rumah 2-0. Kemenangan ini makin memantapkan kedudukan Selandia Baru dalam pertandingan Pra Piala Dunia Grup I Asia/Oceania mengingat mereka sudah berhadapan dua kali dengan Australia, di mana pada per- tandingan pertama di Auckland tanggal 26 April kedua team bermain 3-3. Jakarta, Mei (BY). PHSI (Persatuan Hockey Selu- ruh Indonesia) menyambut baik rencana pemerintah untuk menye- rahkan kembali stadion Hockey Senayan kepada fungsinya semula sebagai tempat kegiatan olah raga dengan dikelola bersama antara PB. PHSI dan PB. PASI. internasional. Melihat event2 internasional penting yang akan dihadapi Pertina Ketua Umum PB. PHSI P. Ray tahun '81 ini, yakni Kejuaraan Kumar Singh dalam keterangannya Tinju Asia X bulan Juli di Seoul, kepada wartawan2 olahraga ibukota Korsel, dan SEA Games XI di Manila pada akhir tahun perlu menyebutkan tidak terdapat kon- tradiksi antara cabang atletik. kiranya bagi Pertina untuk bersiap bahkan hockey diri dengan Meskipun saling secara matang. menunjang. Tujuan kedua induk Kejuaraan Asia X yang sudah cabang olahraga ini searah yaitu diambang pintu sulit bagi kita meramalkan bagaimana harapan memassalkan olahraga ditengah- petinju2 Indonesia dalam event ini, tengah masyarakat sambil mening- melihat prestasi yang belum katkan prestasi para atlit. menampakkan kemajuan dari hasil VI, ada baiknya Pertina mempersiapkan diri sebaik baiknya terutama dalam memilih petinju2 yang akan dikirim dalam kejuaraan Asia X ini. Dikatakan, PHSI melihat bahwa PASI dewasa ini benar2 dalam mengembangkan upaya cabang olahraga atletik dengan cara yang mengesankan yaitu mencari bibit melalui pelajar2 sekolah yang masih memiliki masa depan yang panjang. Perkembangan atletik yang pesat, tidak terlepas dari kepentingan hockey yaitu dapat menggunakan atlit2 atletik yang "drops out" menjadi pemain hockey, karena atletik merupakan induk dari seluruh cabang olahraga. Pengembalian stadion hockey Nostalgia Pembalap Ala Karsono formatur Komisi Sport IMI (Ikatan Motor Indonesia). Ia duduk sebagai Ketua Formatur yang otomatis akan menjadi Ketua Komisi Sport IMI dan empat anggota formátur lainnya, Albert Panggabean, Tinton Suprapto, Idat Lubis dan Dolly Indra Nasution. Sementara Albert Panggabean, orang yang pernah menyelengga- rakan Rally Internasional Darma- putra, dalam kesempatan itu mengatakan, tidak berfungsinya sirkuit Ancol tidak bisa disalahkan kepada siapa-siapa, masalahnya cukup kompleks. Selandia Baru Favorit Juara Grup I Keberhasilan Selandia Baru mengalahkan Australia 2-0 sementara mereka hanya mampu bermain seri di kandang sendiri ketika berhadapan dengan team dari negara kanguru, menguatkan pendapat Ir. Sutiyono Alis, anggota Badan Team Nasional PSSI yang menyaksikan pertandingan Selandia Baru-Australia di Auckland. Menurut dia, ada larangan dari FIA (Federaal Auto mobil Intemasional) menggunakan Ancol untuk balapan internasional karena tidak memenuhi persyaratan. Sebenarnya, persyaratan yang dikehendaki FIA tidak terlalu berat, hanya melapis sirkuit dengan dua lapis pagar serta memperbaiki beberapa tikungan. "Saya menghimbau para pengu- saha industri mobil untuk bisa membantu perbaikan Ancol, sehing- ga sirkuit itu bisa digunakan untuk perlombaan internasional" katanya. Brontolaras, seorang pengusaha yang banyak melibatkan diri dalam kegiatan olahraga bermotor me- Rasa kebanggaan akan bertam- bah bila petinju2 nasional kita mampu membuat prestasi dalam arena internasional karena hasil Indonesia karya dari sendiri. (habis). pelatih2 Baru dengan kemenangannya tersebut, menempati urutan teratas grupl dengan mengantongi delapan biji kemenangan hasil dari tiga kali menang dan dua kali draw tanpa kalah, sementara saingan ter- beratnya Australia dan Taiwan baru mengumpulkan satu biji kemenangan. Setelah mendapat gempuran terus menerus dari para pemain Australia pada awal pertandingan, Selandia Baru mengambil inisiatif menyerang dan melakukan tekanan2 berat ke daerah pertahanan lawan. Dalam suatu kesempatan baik, Keith Mackay dan Brian Turner--si top skorer-- melakukan kerjasama yang rapih sebelum memberikan umpan kepada Steve Wooddin dan peluang bagus ini tidak disia-siakan. Sebuah tembakan keras yang dilepaskan Wooddin dari jarak dekat berhasil membobolkan gawang tuan rumah Australia, 1-0. Gol ini lahir pada menit ke-29. Australia mencoba menembus pertahanan ketat Selandia Baru melalui operan2 panjang dan operan2 menyilang, namun taktik ini pun tidak mampu menghasilkan gol balasan bahkan sebaliknya pada menit ke-83 Selandia Baru mem- perbesar kemenangan menjadi 2-0. Mackay memberikan umpan Duncan Cole kepada yang nan det meneruskan umpan ini dengan PHSI Kecam KONI Dan Gelora Senayan nganggap olahraga itu sudah merakyat. Sebagai contoh, dalam perlombaan motocross di Bukit- ribu penonton tinggi, menyaksikannya. Hal ini ditemui pula di daerah-daerah lain. ratusan Sedangkan Tonny SK, tokoh yang selalu melibatkan diri dalam kegiatan melihat IPMJ rally menurunnya kegiatan olahraga tersebut mengingat adanya anjuran penghematan energi dari pemerin- tah dan sirkuit Ancol sendiri belum memenuhi inter- persyaratan nasional. Idat Lubis, pembalap yang merupakan pula organisator rally mengatakan, para pembalap merasa mereka dianak tirikan KONI, padahal setiap turun ke arena mereka selalu membawa dan membela nama bangsa. Menurut Sutiyono, Selandia Baru merupakan suatu team yang mampu membuat kejutan. Hal ini sudah mereka memperlihatkan di per- tandingan Pra Piala Dunia melawan Australia, di mana team asuhan John Adshead itu merusak "definisi" pertandingan "home and away" dengan faktor keuntungan bagi tuan rumah. "Kami berjuang demi keharum- an nama bangsa dan dengan biaya sendiri, serta kami belum pernah mengalami kekalahan sampai 0-8". Kepada pembalap-pembalap "old crack" seperti Karsono, diharapkan mere ka walaupun sudah tidak terjun ke gelanggang te tap memberikan dukungannya terhadap kegiatan olahraga tersebut dan ia mengutip ucapan Jendral McArthur yang terkenal "the old soldier will never die". Ketika di Aucland, Selandia Baru tidak berhasil memanfaatkan faktor keberuntungan itu, dan di Sydney mereka menghilangkan pula faktor keberuntungan Australia dengan membobolkan gawang tuan rumah dua kali. Para pembalap dan tokoh-tokoh olahraga mobil dan motor merasakan pentingnya pertemuan nostalgia yang di sponsori Karsono bersama SIWO/PWI Jaya dan gagasan tersebut perlu dilanjutkan pembalap-pembalap lainnya. Hadir dalam kesempatan itu, sederetan nama yang punya prestasi seperti Idat Lubis, Tin ton Suprapto. Aswin Nasution, Dolly Indra Nasution, Richard Wuisan, Helmy Sungkar, dan Silitonga. (R.23). Keberhasilannya ini telah menempatkan Selandia Baru pada posisi paling atas grup beranggotakan lima negara tersebut dan mereka tampil sebagai favorit untuk berhadapan dengan juara2 grup lainnya Arab Saudi, Kuwait dan Cina dalam babak2 final mem- perebutkan dua ticket ke Spanyol tahun depan. Selandia secara keseluruhan kepada fungsi- nya semula merupakan dorongan besar bagi PHSI dalam mengem- bangkan olahraga hockey di tanah air. Perhatian pemerintah terhadap missi yang sedang diperjuangkan PB. PASI dan PHSI merupakan petunjuk bahwa peme- rintah benar2 memberikan bantuan serta perhatian yang besar kepada cabang olahraga yang dinilai mempunyai potensi. Menanggapi suara2 diluar bahwa pengelolaan bersama antara PB. PASI dan PHSI terhadap penggu- naan stadion hockey Senayan akan menimbulkan masalah 2, Ray Kumar Singh mengatakan hal itu memang akan terjadi tetapi semuanya akan dapat diselesaikan bersama dengan saling pengertian. Memberikan keterangan tentang program jangka pendek PB. PHSI dikatakannya bahwa untuk semen- tara ini yang dianggap paling penting adalah pembentukan team nasional hockey dalam menghadapi Asian Games 1982 di India. Karena waktunya agak mendesak PHSI akan segera menyelenggarakan suatu Pelatnas di Jakarta dan untuk ini PHSI benar2 memerlukan sarana bagi kegiatan Pelatnas tersebut. Kecaman Bila stadion hockey Senayan termasuk ruangan2 yang ada di bawah tribune segera dapat dimanfaatkan oleh PHSI dan PASI maka rencana Pelatnas seluruhnya akan diselenggarakan oleh PHSI dengan mengambil tempat di stadion tersebut. Cara yang ditempuh KONI dan Yayasan Gelora Senayan saat ini terhadap induk2 cabang olahraga yang mengadakan Pelatnas bagi atlit2nya di Senayan dirasakan sangat memberatkan terutama masalah pembiayaan yang harus bayar pemondokan. Ia juga mengeluh bahwa penyediaan "catering" untuk atlit di Pelatnas yang tidak dibenarkan disediakan oleh induk cabang olahraga yang bersangkutan tetapi harus melalui KONI. "Ini namanya cari uang", kata Ray Kumar Singh yang menambahkan kalau mau cari uang jangan melalui kegiatan olahraga, karena organisasi olahraga adalah badan sosial. PHSI menghimbau kepada pemerintah agar menaruh perhatian yang lebih tegas dalam mengawasi Yayasan Gelora Senayan dalam mengelola komplek olahraga Sena- yan, malah kalau bisa menyerahkan pengelolaannya kepada suatu Departemen yang membawahi kegiatan olahraga sehingga benar2 ada yang bertanggung jawab. ada Kemerosotan dunia hockey Indonesia selama 10 tahun ini adalah sesungguhnya tanggung jawab kepengurusan yang lama dan KONI yang tidak mampu membina dengan baik sehingga hockey tidak bisa berkembang, kata Kumar lebih lanjut. Kepengurusan PHSI yang seka- rang tidak akan tunduk kepada kepentingan2 individu maupun golongan yang mencari keuntungan melalui kegiatan keolahragaan, dan hal ini akan ditentang keras oleh PHSI, demikian Ketua Umum PB. Robert PHSI itu mengakhiri keterangan- nya. (R.17). sebuah tembakan lambung menyilang dan dimanfaatkan dengan sundulan kepala secara tepat oleh Grant Turner. Bagi Selandia Baru, ini merupakan kemenangan pertama atas Australia dalam suatu kompetisi Piala Dunia setelah tiga kali berhadapan dan kemenangan ini sekaligus diraihnya dikandang lawan. Menhankam dan polisi bisa tidur nyenyak. "Sebab, jika ada orang berbuat jahat di lingkungannya, rakyat akan segera lapor!". Menhankam, juga menekankan kembali pentingnya penegakan disiplin prajurit ABRI dari semua jajaran. "Kalau aku inspeksi ke daerah, aku lihat setiap prajurit dari ujung sepatu sampai ke ujung rambut!", katanya. Menteri, sangat memperhatikan bagaimana kerapi- han mereka berpakaian, bagaimana sikap dan cara membawakan diri. "Diam2, aku nilai, dan hasil penilaian itu aku sampaikan pada Asisten Personil!". Dengan cara demikian, Menhan- kam mengetahui riwayat hidup prajurit bersangkutan, dan me- nyampaikan "catatan2" berharga tentang diri mereka. 60 POS KB ABRI Di Lembah Damai Balikpapan, Sabtu petang Ny.E. Jusuf selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi meresmikan secara serentak 60 Pos Keluarga Berencana ABRI yang ada di daerah Kalimantan Timur. Peresmian, ditandai dengan pembu- kaan selubung papan nama Pos KB AB 01-Lembah Damai, setelah mendengarkan laporan perkemba- ngan keluarga berencana dilingku- ngan ABRI se Kalimantan, dari Ibu Murgito Ketua Dharma Pertiwi daerah I- Kaltim. Selesai peresmian pos KB, Menhankam mengadakan tatap HALAMAN VII Paris, Mei (Antara./UPI) Bintang sepakbola Brazil Pela dianugerahi penghargaan tertinggi sebagai "Juara Abad Ini" setelah memenangkan suara terbanyak dari pemilihan yang dilakukan 20 Surat Dunia di Paris Jumat lalu. Pele (40 tahun) yang mengun- durkan diri dua tahun lalu menerima penghargaan itu pejabat2 Surat Kabar Olahraga L'Equipe sebagai penyelenggara pengumpulan suara itu sebelum dilakukannya persahabatan pertandingan tim Brazil dengan tuan rumah Perancis di stadion Parc Des Princes, Paris. Sekitar 50.000 hadirin mengelu- elukan Pele yang berhasil mencipta- kan 1279 gol selama karirnya ketika ia berlari seputar dilapangan untuk menghormati penggemarnya. Dalam pengumpulan pendapat yang dilakukan bulan Juli tahun lalu Pele itu mendapat nilai tertinggi 178 atau 9 angka lebih baik dari bintang atletik terkemuka Amerika Serikat Jesse Owen dan ditempat ketiga pembalap sepeda legendaris asal Belgia Eddy Merckx dengan nilai 99. "Raja" Pele yang pertama kali Kedudukan sementara kelima negara peserta kompetisi penyisihan grup I Asia-Oceania ini adalah sbb: 1. Selandia Baru 2. Australia 3. Taiwan 4. Indonesia 5. Fiji 5-3-2-0-(14-6)-8 2-0-1-1-(3-5)-1 1-0-1-0-(0-0)-1 1-0-0-1-(0-2)-0 1-0-0-1-(0-4)-0 (Ant/Rtr/R-23). Dari Hal. I muka dengan anggota ABRI dan keluarganya yang tinggal di asrama AD Lembah Damai. Dalam tatap muka yang berlangsung demikian akrab itu, Menhankam menanyakan keadaan anggota ABRI di asrama itu. "Saya sampaikan pada saudara, Panglima Kodam IX Mulawarman, sedang mengusahakan agar rumah2 yang ditempati anggota AD disini, dapat dimiliki oleh penghunil", ucap Menhankam yang disambut begitu hangat oleh masyarakat. Menteri juga menyatakan, Pangdam yang sekarang, akan segera menuju ke posnya yang baru di Surabaya. Sebagai Pangdam VIII/Brawijaya. "Nanti, kepada Pangdam yang baru, saudara sampaikan saja apa2 yang saudara rasakan perlu perhatian!", katanya. "Pengganti Pak Murgito, juga sama baiknyal", tambah Jusuf. Kunjungan kerja Menhankam dan rombongan, berkahir hari Minggu, setelah meninjau Palem- bang, Pekanbaru, meresmikan lapangan udara Ranai di Natuna, serta mengadakan pertemuan dengan perwira2 ABRI dan tokoh2 masyarakat di Palembang, Pekan- baru dan Balikpapan. KASAU Marsekal Ashadi Tjahjadi, KAPOL- RI Awaludin Djamin, dan pejabat2 teras HANKAM lainnya, mengikuti kunjungan kerja tiga hari ke Sumatera dan Kalimantan itu. (R-14).- 1 Bintang Lapangan Pele "Juara Abad Ini" menggugah perhatian internasional ketika ia tampil dalam Piala Dunia 1958 diusia 17 tahun, menerima penghargaan itu berupa Piala setinggi 80 cm dan berbobot 23 kg dari Direktur majalah L'Equipe d Marcel Hansenne yang didampingi Direktur Jenderalnya Jacques Goddet. Selama karir panjangnya yang cemerlang, Brazil berhasil merebut Piala Dunia tiga kali dari klubnya Santos dimana Pele bergabung tahun 1954 sampai 1974 berhasil Piala merebut Antar Jazirah (Continental Cup) dua kali. Pele secara umum dikenal sebagai pemain sepakbola terbaik didunia dan terkenal dengan keahliannya dalam membawa dan mengolah bola untuk membuahkan gol2 manis.. la berhasil mencetak 90 gol dari 108 penampilannya untuk tim nasional Brazil dan mengakhiri karir hebat sepakbolanya di Amerika Serikat ketika ia bergabung dengan Jew York Cosmos dan kini bekerja sebagai penasehat sebuah perusa- haan AS. DUA GENERASI. Zico, pemain muda Brazil dan Pele, si bekas maha bintang sepakbola dunia.