Tipe: Koran
Tanggal: 1995-11-15
Halaman: 12
Konten
BERITA Ist) MUBARAK: Terkesan akan para pengawalnya di Israel. (Foto: JERUSALEM - Presiden Mesir Hosni Mubarak rupanya sangat terkesan akan cara kerja dan kesigapan sejumlah body- guard Israel yang mengawalnya selama ia menghadiri upacara pemakaman mendiang Perdana Menteri Israel, Yitzhak Rabin, baru-baru ini. Sebagai 'imbalan untuk keberhasilan tugas mere- ka, Mubarak telah mengundang mereka untuk bertandang ke Cairo Mesir. Dilaporkan, Mubarak mela- kukan kunjungan perdananya ke Israel sebagai Presiden untuk menghadiri pemakaman tokoh perdamaian tersebut, pekan lalu. Dalam suasana itu, para peng- awal Rabin harus menghadapi investigasi atau penyelidikan na- sional, berkaitan dengan kega- galan mereka mencegah seorang mahasiswa hukum Yahudi, Yi- "Dunia universiter memiliki peran besar untuk menyukses- kannya agar pengaruh globa- lisasi memberi peluang manfaat Mubarak Undang Tujuh daripada lebih bersifat sebagai Pengawal Israel Ke Cairo katanya. Urgensi dalam menyikapi keterbukaan, ujar Feisal Tan- jung, adalah dengan meningkat- kan keyakinan terhadap, Panca- sila dan UUD 1945 yang mem- berikan peluang maju tanpa perlu kehilangan identitas bangsanya. DHA SEOUL- Tokoh oposisi ter- kemuka Korea Selatan, Kim Dae Jung, baru-baru ini menyatakan akan melakukan perlawanan "habis-habisan" terhadap apa yang disebutnya sebagai kubu kotor" yang ingin secara politis menghancurkannya. RABU, 15 NOVEMBER 1995 Sebelumnya, Kim Dae Jung mengakui telah menerima US$2.5 juta dari Roh untuk upa- ya pencalonan dirinya sebagai presiden yang gagal pada tahun yang sama. Namun ia meng- klaim, Kim Young Sam memper oleh "jauh lebih banyak" dari Roh, yang kini dipersoalkan ka- Kopral "BeYe" gal Amir (25). Pemuda militan Yahudi itu berpeluang memper- oleh jarak tembak begitu dekat (cuma 1,5 m) untuk menghabisi nyawa sang Perdana Menteri, 4 November lalu. ujar sumber tersebut. Menurutnya, Dubes Mesir un- tuk Israel, Mohammad Bassiou- ny, telah memberikan tiket pp kepada mereka atas nama Pre- siden Mubarak. Para pengawal itu akan berkunjung ke istana Presiden di Cairo dan tempat- tempat pariwisata lainnya se- bagai tamu Presiden. (Rir/vds) "Tidak akan pernah ada kompromi lagi. Berjuang demi kemuliaan, atau akan jatuh samasekali. Itu saja," kata Kim Dae jung dalam nada emosional. Kim yang marah mengungkap- kan hal itu dalam suatu kaukus KIM YOUNG SAM yang diselenggarakan partainya National Congress for New Poli- tics (NCNP), Senin (13/11). Pemimpin oposisi ulung itu juga melantangkan akan segera membuka perlawanan seru dan langsung terhadap Presiden Kim Young Sam, sambil menuduh bahwa sang Presiden telah mela- kukan provokasi dengan perma- inan politik yang "kotor dan memalukan untuk menghan- curkan dirinya. Dalam kaukus NCNP terse- but, Kim Dae Jung mengajak KIM DAE JUNG untuk mengadakan kampanye "habis-habisan" (do-or-die cam- paign) guna membuktikan bah- wa Presiden Young telah mene- rima dan 'makan dana kotor pemberian pendahulunya yang kini tercemar, Ro Tae Woo, un- tuk membiayai pemilihan presi- den tahun 1992. Jakarta, Nov (BY) Peran informasi pada era globalisasi sangat penting pada waktu bersamaan mampu me- manfaatkan peluang dan tanta- ngan nuntuk dapat survive, skelaigus juga mampu memper- tahankan identitas dan jati diri bangsa Indonesia, demikian Kepala Staf Umum (Kasum) ABRI Letnan Jenderal TNI Kim Dae Jung: Presiden Young Mau Hancurkan Saya Soyono dalam sambutannya pada Pembukaan Rapat Koordi- nasi Penerangan (Rakornispen) ABRI di Mabes ABRI Cilang- kap Jakarta, Selasa pagi. Lebih lanjut Letjen TNI Soeyono mengatakan, kemajuan teknologi informasi juga mem- punyai dampak negatif antara lain, kebebasan tanpa batas dan muatan-muatan paham serta ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, pornografi, sadisme, kekerasan, kebrutalan dan lain sebagainya, hampir menjadi daya tarik yang menandai perkembangan mass media di Indonesia. rena menyalahgunakan dana se- besar US$650 juta selama masa pemerintahannya (1987-1993). Pangab: Lanjutkan Terus Komunikasi Sosial ABRI & Generasi Muda Kedua Kim itu, dahulu dike- nal sebagai sesama figur oposisi yang bersama berjuang untuk melumpuhkan pemerintahan yang otoriter. Namun dalam arus Jakarta, Nov (BY) Panglima ABRI Jenderal TNI Feisal Tanjung mengatakan, komunikasi sosial antara ABRI dan generasi muda perlu terus dilanjutkan baik secara formal maupun informal guna mening- katkan ketahanan nasional bangsa. dinamika politik yang terus me- ngalir dan berubah, mereka pun saling 'menyenggol' secara di- am-diam - kini kian terbuka - sebagai rival politik yang ber- saingan. "Kunci keberhasilan mening- katkan ketahanan nasional adalah keserasian pertumbuhan aspek-aspek kehidupan bangsa yang sinergis. Dalam kaitan ini dunia universiter memiliki peran yang besar," kata Pangab dalam ceramahnya yang dibacakan Assospol Kassospol ABRI Mayjen TNI Syarwan Hamid di seminar nasional Globalisasi, Keterbukaan Informasi dan Ketahanan Nasional di UGM, Yogyakarta, Senin. Pangab mengatakan, pemuda dan mahasiswa merupakan pilar kehidupan bangsa di masa datang, maka kaderisasi pemuda mahasiswa yang lebih berpoten- si dan berciri kenegarawanan, mendesak untuk diintensifkan. (AFP/vds) "Presiden Mubarak telah me- ngundang tujuh pengawal Israel dari unit perlindungan VIP untuk berkunjung ke Mesir. Mereka telah dengan sangat baik meng- selama berada di Israel untuk menghadiri pe- Peran Informasi makaman Pangab mengemukakan bebe- rapa sikap dalam menyambut era keterbukaan, di antaranya adalah revitalisasi di bidang moral untuk membentuk watak yang tetap Pancasilais dan tidak perlunya peninjauan kembali perangkat kebijaksanaan yang ada sebab semua perangkat tersebut masih valid untuk jangka panjang. Lebih jauh pangab menjelas- kan perlunya mencermati ber- bagai dampak yang ditimbulkan dalam era keterbukaan guna mengetahui perkembangan selanjutnya. Globalisasi menurutnya, telah membuat masyarakat dunia dipaksa untuk menghadapi jaman yang sama sekali baru. Dampak yang begitu luas dan proses berlangsungnya yang sangat singkat menjadikan era keterbukaan sebagai era revolusi peradaban manusia. Di hadapan peserta seminar, Pangab mengatakan bahwa diakui atau tidak, era keterbu- kaan juga telah mengaburkan persepsi masyarakat antar bangsa tentang kebenaran cita- cita bangsanya dan kebenaran dari idiologi masing-masing. Patut dicatat, kata Feisal, negara barat yang maju dan mendominasi sistim Iptek ter- masuk sistim informasinya juga memiliki kelebihan di bidang industri perdagangan serta ekonomi. Oleh karena itu tidak lah heran kalau masyarakat antar bangsa lebih mengkonsumsi persepsi Barat. Dalam waktu belakangan ini tertangkap suatu gejala dari sebagian masyarakat yang terpengaruh pemikiran serta budaya yang negatif dari luar negeri. Kekerasan, kebrutalan, sadisme, dan sebagainya hampir menjadi mode yang menandai kriminalitas di masyarakat. Peluang-peluang yang diberi- kan bagi partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan, sering kali dimanfaatkan melalui cara-cara yang berlawanan dengan hukum dan perundang- undangan yang berlaku. Dengan dalih sesuai Demokratisasi dan Hak Azasi Manusia dengan tolok ukur paham kebebasan (liberalisme) yang sebenarnya sama sekali tidak memiliki akar sejarah dalam sistem budaya Demokrasi Pancasila yang lebih menitik beratkan kepada se- mangat kebersamaan. Di- samping itu juga cenderung menggembor-gemborkan berbagai issue pertentangan kelas dalam masyarakat, dengan memutar balikkan fakta sejarah dengan menokohkan para eks G 30 S/PKI dan menulis memoar yang menyesatkan. "Sikap kita dalam menyikapi hal itu adalah dengan mengem- bangkan optimisme, sebab Pan- casila sendiri bersifat terbuka. Untuk itu perlu dirumuskan sikap Keterbukaan Pancasila," ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Kasum ABRI mengingatkan seluruh Jajaran Penerangan ABRI untuk mencermati pem- beritaan semacam itu dan mam- pu meluruskan serta meng- counter pemberitaan yang merugikan kepentingan bangsa dan negara. Rakornispen ABRI bertema "Dengan Tekad Serta Semangat Soeyono dalam sambutannya Sapta Marga dan Sumpah Sangat Penting Pd. Era Globalisasi Prajurit, Aparat Penerangan ABRI Siap Mendukung Tugas Pokok ABRI Dalam Rangka Menyukseskan Pemilu 1997 dan Pembangunan Nasional", ber- langsung selama dua hari diikuti Jajaran Penerangan ABRI di tingkat Pusat dan Daerah. Selama Rakornispen para peserta akan dibekali ceramah/ arahan antara lain dari Kassos- pol ABRI, Dirjen PPG Deppen. Pangab Terima Dubes Korea Utara Sementara itu Panglima ABRI Jenderal TNI Feisal Tanjung, Selasa pagi, bertempat di Mabes ABRI Jakarta, telah menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Rakyat Korea Utara di Indonesia, Ri Sam So. Kunjungan tersebut adalah untuk pamitan sehubungan tugasnya di Indonesia telah selesai, dan akan ada tugas baru sebagai Dubes Republik Rakyat Korea Utara di Thailand. Kepada Panglima ABRI disampaikan terima kasih selama tugasnya di Indonesia telah banyak memberi bantuan dalam kelancaran tugas membina hubungan baik antara kedua negara. Untuk Dubes yang akan datang pasti akan meneruskan hubungan yang baik antara In- donesia dengan Republik Rak- yat Korea Utara. ✔ Panglima ABRI dalam kesem- HE P.T. HARRY PRINTING KONPEKSI, SABLUN, PERCETAKAN SHOWROOM JL MASJID CIDODOL NO 27 KEB LAMA JAKARTA 12230-PHONE 7221057 KEKUATAN. TENAGA AIR JANGAN DIANGGAP REMEH PAK ANDA INGIN MEMASANG IKLAN DI HARIAN UMUM BERITA YUDHA" HUBUNGI : JALAN TAMAN TANAH ABANG III/23 JAKARTA PUSAT TELEPON: 3457338-3452158 Dua pendekatan Pangab juga mengemukakan masalah kebebasan berpendapat melalui dua pendekatan, yaitu ditinjau dari perspektif hukum dan budaya. Menurut Feisal, kebebasan berpendapat belum merupakan sesuatu yang luar biasa, karena Pasal 28 UUD 1945 telah menjamin hal itu. Yang menjadi masalah adalah pengaturan dalam UU-nya, yang acapkali dilalaikan oleh banyak pihak. "Masih ada kalangan yang menafsirkan bahwa kebebasan berpendapat itu cenderung tanpa batas. Bila penafsiran tersebut dibiarkan dapat membahayakan persatuan dan kesatuan," ujarnya. 12 Sementara kita juga sepakat bahwa kebebasan yang dipasung dapat membuka peluang bagi bangkitnya totaliterisme, ujar- nya. Dari segi budaya, kata Feisal, perlu disadari bahwa tidak semua persoalan hidup dapat terwadahi dalam hukum dan peraturan. Kebebasan berpen- dapat perlu dikembangkan sesuai dengan norma budaya yang berlaku. "Dengan memperhatikan norma budaya, memungkinkan terciptanya suasana yang kondusif. Dan dalam norma budaya yang disorot adalah masalah adat dan etika," katanya. Oleh karena itu, tuturnya, bila setiap warga negara dapat menempatkan kebebasan ber- pendapat berdasarkan kedua perspektif tadi, maka kebebasan akan berkembang secara wajar. (Ant). patan tersebut juga menyampai- kan terima kasih atas kerjasama yang baik selama tugas di Indo- nesia. Dikatakan pula, untuk menyampaikan permohonan maaf kepada Menteri Pertahanan Marsekal Choi Huang, dimana pada waktu menjadi Panglima Angkatan Bersenjata telah mengundang Panglima ABRI untuk berkunjung kesana. Suatu saat Panglima ABRI akan memenuhi undangan tersebut. Hal ini penting untuk mening- katkan kerjasama yang baik antara kedua negara, terutama antara kedua Angkatan Bersen- jata. (Puspen ABRI). Clinton Tapi Clinton masih akan dapat "mengikuti penuh forum KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pa- sifik (APEC) di Osaka, sebelum ia menuju Tokio untuk lawatan kenegaraan, kata McCurry. Jurubicara itu menjelaskan, lawatan Clinton itu dilakukan "untuk kepentingan nasional. Dalam kenyataannya, jutaan kesempatan kerja dalam pere- konomian AS tergantung pada ekspor kita ke Asia". Clinton akan kembali ke Washington hari Selasa. Selama di Osaka, Clinton akan mengadakan beberapa pertemuan satu jam dengan para pemimpin Asia, antara lain de- ngan Presiden Cina Jiang Ze- min. (Ant/Rtr/Afp) Hal 1 AB Malaysia Tingkatkan Kemampuan Udara ● Penanganan (komplek IKPN Bintaro) Senin lalu, sehingga dapat mengurangi sekecil mungkin kerugian harta benda maupun korban jiwa. Di Jakarta terdapat tiga belas sungai yang bermuara ke Teluk Jakarta. Kondisi sungai tersebut menurut Gubernur, saat ini sa- ngat memprihatinkan. Untuk mengatasinya Pemda DKI Jakar- ta mengadakan kerjasama de- ngan Pemda Jawa Barat, disam- ping program dan sistem sendi- ri dalam mengatasinya, yaitu Program Kali Bersih (Prokasih). Mengenai Prokasih itu sendi- ri menurut Gubernur, dilihat da- ri sistemnya, berdasarkan hasil Panglima Angkatan Darat Republik Philipina Letnan Jenderal Orlando V. Soriano, Selasa pagi, telah mendapat anugerah Bintang Eka Paksi Utama dari Pemerintah Republik Indonesia. Penyematan disampaikan langsung oleh Panglima ABRI Jenderal TNI Feisal Tanjung, bertempat di Mabes ABARI Jakarta, yang dihadiri oleh Kasad Jenderal TNI R. Hartono serta beberapa Pejabat ABRI lainnya. (Photo: Puspen ABRI). Angkatan Bersenjata Malay- sia (MAF - Malaysian Armed Forces) terus berupaya mening- katkan kapasitas dan kekuatan Salah satu pertahanan langkah yang ditempuh adalah menambah kapabilitas pengisi- an bahan bakar di udara (mid- air refuelling) untuk kelancaran penerbangan pesawat-pesawat tempurnya. Cara ini diyakini akan mempertajam mobilitas dan efektivitas Pasukan Gerak Cepatnya. Menhankam Edi Sudradjat hari Selasa diruang kerjanya di Dephankam Merdeka Barat Jakarta, menerima kunjungan kehormatan Panglima Angkatan Darat Philipina Let.Jen. Orlando V Soriano. Menhankam saat saling menyerahkan Cenderamata dengan Pangad Philipina disaksikan oleh Kasad Jenderal TNI. R. Hartono. (Foto Biro Humas Kermalugri). Langkah konkrit-teknis yang telah diayunkan adalah melaku- kan konversi terencana terhadap pesawat-pesawat transpor jenis Hercules C-130 menjadi pesa- wat tanker udara. Jalan ini diam- bil untuk menyediakan dukung- an logistik yang lebih memadai penilaian, terbaik di Indonesia. Namun demikian, karena situasi dan kondisinya yang berat serta terbatasnya dana, juga masih ada warga masyarakat yang kurang mengerti dan kurang mendu- kung program tersebut, sehingga hasilnya kurang memuaskan. Yang pasti menurut Guber- nur, tiap tahun Prokasih di DKI Jakarta mencapai kemajuan-ke- majuan. Buktinya, beberapa dae- rah yang biasanya kebanjiran setiap tahun, saat ini banjirnya telah berkurang. Prokasih memang membutuh- kan waktu, kesinambungan dan konsistensi. Dan yang tak kalah 002/TK/BY/11-95 "HALLOOO... BISA KIRIM AQUA HARI INI?" HUBUNGI TELEPON: - Jakarta. (021) 4609166 7507622-24. 331170 Sukabumi, (0266) 22941 Bandung (022) 303777,304913. Cirebon, (0231) 204202-Cilegon, (0254) 92527 Semarang, (024) 475023 Yogyakarta, (0274) 68048 Surabaya, (031) 831163 Bandar Lampung (0721) 75005 Palembang, (0711) 710481-83. Jambi (0741) 22779,24027-Pekan Baru, (0761) 32260 - Padang. (0751)21411.32084-Medan, (061) 327290. 325905, 323206 Pulau Batam, (0778) 458410 Pontianak (0561)-4629 Denpasar, (0361) Air sehat setiap saat 224457 Manado. (0431) 64228 bagi 1500 pasukannya yang se- dang mengemban misi pemeli- hara perdamaian di Bosnia. Kunci untuk perkembangan mutakhir ini adalah akuisisi Ma- laysia terhadap lima buah pesa- wat C-130-H-30 baru, yang me- rupakan perluasan dari Hercules jenis standar. Pesawat tersebut dibeli dengan patokan harga an- tara US$30 juta dan US$40 juta per buah. Mahal, memang! Na- mun kemahalan yang relatif demi kemajuan. Pesawat-pesawat terbaru itu akan bergabung dengan sembi- lan Hercules yang telah dipakai MAF selama ini. Enam buah di antaranya berfungsi sebagai pe- sawat angkut, sementara tiga yang lain menjalankan misi Hal 1 pentingnya adalah bagaimana mengamankan bantaran kali, se- hingga tidak ada lagi rumah-ru- mah atau bangunan kondomini- um di atas kali. Untuk ini Gubernur mengajak warga Jakarta untuk terus meng- upayakan sungai sebagai seram- bi depan kota Jakarta, bukan lagi halaman belakang, sebagai tempat pembuangan sampah yang akan mencemari keber- adaan sungai dan lingkungan. Keberhasilan Prokasih tidak ha- patroli maritim. Kini terdapat lebih dari 2000 Hercules yang melayani' ang- katan bersenjata berbagai nega- ra di dunia. Tak dapat dipung- kiri, pesawat-pesawat dari tipe tersebut telah banyak berjasa untuk negara-negara pemakai- nya (termasuk Indonesia). Her- cules dapat diibaratkan sebagai "kuda beban" yang multifungsi. la dapat mendarat pada - dan le- pas landas dari-pangkalan atau landasan udara yang berukuran pendek. Pengambilalihan (akuisisi) armada Hercules yang baru ter- sebut, menurut Jane's Defence Weekly, memungkinkan Malay- sia untuk membebaskan' satu atau dua Hercules tua jenis C- 130 untuk dikonversi menjadi tangker udara. Lagi menurut Jane's, kapabi- litas pengisian kembali bahan bakar sambil terbang (inflight refuelling capability) akan sa- ngat menopang dan memampu- kan gerak cepat pasukan udara MAF, juga mempermudah pe- laksanaan peran-peran pemeli- haraan perdamaian. Sama dengan Kanada dan Inggris Sama seperti Malaysia (atau sebaliknya), Kanada dan Inggris dilaporkan telah melakukan kontrak serupa untuk mengkon- versi pesawat angkut Hercules- nya mengandalkan pemerintah, tetapi juga memerlukan partisi-nya menjadi tangker udara, seka- ligus untuk mengembangkan pasi aktif anggota masyarakat. teknologi inflight refuelling' (R.22).- 5555 FO The standard Hercules HALAMAN 12 The stretched Hercules BA Bigger and better workhorse The stretched version of the standard Hercules transport plane, the C-130H-30, will enhance the Malaysian Armed Forces' mobility. itu. Selain itu, berhembus speku- lasi bahwa Malaysia pun ingin memodifikasi pesawat-pesawat tempur buatan Rusia (kurang- lebih 20 buah) jenis MiG-29 untuk fungsi serupa. Menurut seorang analis militer, langkah ini akan mendorong atau me- mungkinkan Malaysia memper- banyak lagi jumlah pesawat dari tipe tersebut. Versi baru Hercules-yang le- bih panjang 4.57 m dari model standar-akan secara mendasar meningkatkan mobilitas dari 1400 pasukan khusus gerak ce- pat, yang telah diluncurkan' setahun silam. Menurut taksiran matematis, metode itu akan menambah ka- pabilitas pasukan dan cargo se- banyak 40 persen. Sebagai misal, bila komplemen dari pesawat standar C-130 adalah 64 pe- nerjun payung, maka model baru akan mampu membopong' 92 pasukan penerjun payung, Kemampuan lebih jauh, C- 130H-30 merupakan satu-sa- tunya pesawat terbang yang dapat mendrop (dari udara) kese- luruhan seksi/unit artileri medan (field artillery) dalam sekali drop. Pasukan Gerak Cepat Malay- sia terdiri dari Brigade Parasut ke-10, unsur-unsur Resimen Khusus Angkatan Darat, dan pa- sukan khusus AL, serta didu- kung oleh AB Kerajaan Malay- sia (RMAF) dan AL Kerajaan Malaysia. (Ist/valens ds) Hercules Standar • Mampu mengangkut 92 pasukan, 64 penerjun payung atau 74 pasien plus 4 perawat Dapat membawa lima artileri ringan dan menengah Hercules versi baru Mampu angkut 128 pasukan, 92 penerjun payung atau 97 pasien plus empat pendamping/ perawal "Dapat membawa 7 artileri ringan dan menengah Timesgraphics "KUDA BEBAN" LEBIH HEBAT: Inilah 'tampang' Hercules versi mutakhir Malaysia, C-130H-30, untuk meningkatkan mobilitas AU-nya.
