Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-09
Halaman: 05

Konten


+ BERITA ARIES Ny Uga Wiranto Bicara Ecstasy Palembang, BERITA Soal ecstasy yang menimpa kalangan remaja mendapat perhatian dari Ny Uga Wiranto SH. Ke- pada anggota Persit diingatkan, hendaknya membe- rikan perhatian penuh kepada putra-putrinya agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan obat ter- larang. "Kita perlu memberikan penjelasan kepada putra-putri kita tentang bahaya dan kerugian yang dapat ditimbulkan obat terlarang. Lebih luas lagi. pc- ngaruhnya terhadap kelangsungan hidup bangsa kita," kata istri Kasad Jenderal TNI Wiranto. Ny Uga, panggilan akrabnya, yang juga sehari- hari memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, mengatakan hal itu ketika memimpin serah terima jabatan Ketua Persit Daerah Il Sriwijaya, Ketua Yayasan Kartika Jaya Perwakilan II, Ketua Dharma Pertiwi Daerah B dan Ketua IKKA Daerah B. Empat jabatan itu diserahterimakan dari Ny Su- silo Bambang Yudhoyono kepada Ny Suadi Atma di Palembang, Kamis lalu. Serah terima jabatan itu juga masih dalam rangkaian serah terima jabatan Pang- dam Sriwijaya dari Mayjen TNI Susilo Bambang Yu- dhoyono kepada Mayjen TNI Suadi Atma yang sebelumnya menjabat Kasdam Trikora. Pangdam Bukit Barisan: Berantas Premanisme Medan, BERITA ABRI akan tetap memberantas premanisme dan kalau ada anggota ABRI yang terlibat membekengi segala permainan judi di daerah ini, juga akan ditin- dak tegas. Pemberantasan premanisme masih akan merupakan PR (pekerjaan rumah) bagi semua aparat keamanan termasuk Kapolda Sumatera Utara yang baru, Brigjen Pol Drs MA Sambas. Hal itu dikemukakan Pangdam I/Bukit Barisan Ma- yjen TNI Sedaryanto kepada wartawan seusai meng- hadiri serah terima jabatan Kapolda Sumatera Utara di Medan, Jumat kemarin. Jabatan Kapolda Sumut diserahterimakan dari Mayjen Pol HM Nurdin kepada Brigjen Pol Drs MA Sambas. Didampingi mantan Kapolda Sumut, Mayjen Pol Drs HM Nurdin, Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Sedaryanto selaku Ketua Bakorstanasda Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), menegaskan. ABRI akan menindak tegas premanísme maupun oknum-oknum ABRI yang mendukungnya. Dalam memberantas premanisme itu, ABRI mendukung pihak kepolisian untuk menegakkan hukum termasuk memberantas premanisme di Sumut. Kepada peserta upacara, Wiranto juga menegaskan pentingnya penelitian dan pengembangan yang akurat serta metode pendidikan yang berorientasi ke depan guna mendukung belajar mengajar di Akmil. Menurut Ny Uga, anggota Persit memberikan perhatian kepada putra-putrinya sangat penting. Sebab dengan demikian, kaum remaja sebagai calon pemimpin di masa datang, setidaknya tidak terjeru- mus ke kenakalan remaja, minuman keras, ecstasy maupun obat terlarang lainnya. Dalam amanatnya Kasad Wiranto mengatakan, Akmil diharapkan senantiasa memutahirkan sitem pendidikan, latihan dan pengasuhan dengan mengako- modasikan kemajuan ilmu pengatahuan dan teknologi. Dan, upaya tersebut jangan sampai melupakan orienta- si sebagai lembaga pendidikan yang membentuk pra- jurit pejuang Sapta Marga. Dengan kondisi seperti itulah, kata jenderal berbin- tang empat ini, Akmil akan mampu memberikan bekal dasar di bidang mental kepribadian, intelektual dan kemampuan jasmani kepada para taruna, sebagai prasyarat utama bagi terwujudnya profesionalisme ke- prajuritan yang memiliki jatidiri sebagai penjuang pra- jurit dan prajurit pejuang. (105) Ny Uga merasa prihatin dengan banyaknya rema- ja yang bergaul dengan ecstasy dan obat-obat terlarang akhir-akhir ini. Padahal pengaruh obat itu, Kasad Wiranto mengingatkan, lembaga pendidikan selain akan dapat merusak kesehatan yang bersang- ini dituntut menghasilkan perwira berkualitas keju- kutan, juga tanpa disadari akan mempengaruhi masa "Untuk itu, kerja sama dengan lembaga pendidikan angan tinggi, profesional dalam setiap penugasan, serta depan bangsa ini. Sebab, kaum remaja saat ini yang lainnya, baik pada tingkat Angkatan Darat, ABRI mau-mampu mengimbangi tuntutan perkembangan dina- nantinya akan menentukan masa depan, hengsa dipumptrguruan tinggi dil har ABRI-senantiasa dipeli- nis masyarakat maupun kemajuan ilmu pengetahuan masa yang akan datang. no ide2 619 hara dan ditingkatkan!" kata Kasad. dan teknologi. (*). Sementara itu. Jumat kemarin juga Ny Uga Wiran- to memimpin serah terima jabatan Ketua Persit Kar- tika Chandra Kirana Cabang BS Akmil dan Ketua Yayasan Kartika Jaya Perwakilan XV dari Ny Facrul Razi kepada Ny Djoko Subroto di Magelang. Ia ber- pesan agar segenap anggota Persil memberikan teladan. sehingga para taruna memiliki persepsi yang benar tentang kehidupan keluarga prajurit. (*) th rele stil pornclaiool clonour nains A TAXAMOS di- Seperti diktuip ANTARA. kasus kejahatan yang lakukan para preman (orang yang kerjanya berbuat ja- hat) akhir-akhir ini semakin merajalela di Sumut, se- perti pembakaran terhadap rumah Ketua Aosiasi Eks- portir Kopi Indonesia (AEKI) Sumut. Hasan Wijaya. Kemudian penggusuran masalah tanah yang dila- kukan kelompok preman seperti di kawasan Medan Estate dan penganiayaan yang dilakukan para pre- man terhadap anggota ABRI hingga tewas, di daerah Martubung. Medan Labuhan. "Segera beritahu kepada saya atau kepada ang- gota ABRI lainnya, jika ada oknum-oknum ABRI yang terlibat mendukung kegiatan premanisme," tegas Mayjen TNI Sedaryanto yang pada 13 Agustus mendatang akan menyerahkan jabatannya kepada Mayjen TNI T Rizal Nurdin. Dia secara khusus memuji kepemimpinan, prestasi dan keberhasilan Mayjen Pol Drs HM Nur- din selama menjadi Kapolda Sumut dalam upaya menekan angka kriminilitas serendah-rendahnya baik secara kuantitas maupun kualitas. Sementara Mayjen Pol Drs HM Nurdin yang akan menjabat Askamtibmas Mabes Polri mengakui masih ada PR yang ditinggalkan, seperti belum terungkapnya para pelaku serangkaian kasus pem- bunuhan di Sungai Ular. Agum Gumelar Bersedih Sekaligus Bangga Ujungpandang, BERITA Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agum Gume- lar tidak mampu menyembunyikan rasa sedihnya. la seakan sulit untuk melepas kepergian partnernya selama ini. Mayjen TNI Kivlan Zen. Tetapi di balik ke- sedihannya itu, ia sekaligus merasa bangga, sebab. bawahannya yang selama ini menjadi Kasdam naik pangkat menjadi Mayjen sejajar dengan dirinya. dam sebelumnya," kata Pangdam VII Wirabuana, Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agum Gu- melar yang bertindak sebagai Irup dalam serah terima jabatan itu. mengatakan, pergantian jabatan merupa- kan mekanisme organisasi yang terus bergulir di jajaran ABRI. Karenanya pergantian jabatan ini harus kita syukuri disamping karena karunia Tuhan juga merupakan kepercayaan pelaksanaan tugas dari pim- pinan. kepada bangsa," kata Mayjen TNI Agum Gumelar. "Saya bersama Mayjen Kivlan Zen alum- nus Akabri angkatan II tahun 1971 menjabat Kasdan VII/ Wirabuana selama 10 bulan. Pak Kivlan langsung Sebelumnya bertugas sebagai melakukan sujud Kesedihan sekaligus rasa bangga Agum itu tampak Jumat (8/8) kemarin pada serah terima jabatan Kasdam "Saya minta ini harus menjadi motivasi untuk Wirabuana di Ujungpandang. Jabatan Kasdam diserah- meningkatkan dedikasi dan pengabdian jenderal terimakan dari Mayjen TNI Kivlan Zen kepada Brigjen TNI Ampi N Tanujiwa. Selan- jutnya Kivlan Zen mendapat tugas baru sebagai Panglima Divisi II Kostrad Singosari. Malang, Jawa Timur dan Am- pi N Tanujiwa sebelumnya menjabat Danrem Yusuf Ma- ulana di Serang, Jawa Barat. "Memang selama ini Ki- vlan Zen baru saja naik yang pangkat menjadi Mayjen, selama berpatner dengan saya benar-benar mampu menjadi teman kerja, dan sahabat yang mampu membaca situasi sehingga tugas saya sebagai Panglima sangat mudah. Saya benar-benar merasa kehila- ngan dengan kepergian Ki- vlan yang merupakan pasang- an harmonis di Kodam Wira- buana," kata Agum Gumelar. syukur di masjid ketua kontingen dalam misis perdamaian antara Filipina dengan pasukan MNLF pimpinan Nur Misuari. Lela- ki kelahiran 12 Desember 1946 ini dikenal sebagai jen- deral ulama karena selama bertugas di daerah ini selalu berdatangan undangan untuk memberikan ceramah agama. yang megah itu," kata Brigjen TNI Ampi N Tanujiwa. Tetapi sebagai Pangdam. dia juga merasa bangga karena bawahannya mendapat kepercayaan promosi jabatan. Bahkan kini pangkatnya menyamai Panglima. Kemudian kasus kejahatan yang cukup meng- gemparkan selama ia menjadi Kapolda Sumut ada- lah kasus pembunuhan berantai yang dilakukan tersangka dukun AS terhadap 42 wanita, di kawasan perkebunan tebu Sei Semayang. "Syukur kasus ter- sebut bisa terungkap dan berkas perkara dukun AS telah dilimpahksn ke Kejaksaan Negeri Lubuk Pa- kam," ucap Mayjen Pol Drs HM Nurdin. (jis) Khusus kapada Brigjen TNI Ampi N Tanujiwa diha- rapkan mampu berbuat yang terbaik untuk daerah ini. "Saya optimis dengan pengalaman jenderal selama ini mampu melanjutkan tugas yang telah diemban Kas- Gubernur Akmil Dijabat Mayjen TNI Djoko Subroto Penggantinya, Brigjen TNI Ampi N Tanujiwa alumni Akabri angkatan III tahun 1972. Ternyata, ia juga pernah digembleng seniornya Kivlan Zen untuk bidang dakwah ketika menjadi taruna. Tidak heran begitu pria kelahi- ran 21 April 1948 ini begitu tiba di Ujungpandang langsung ke Masjid Al-Markaz. Al Islami yang didirikan Jenderal TNI Puur HM Yusuf. "Saya bersama Pak Kivlan langsung melakukan su- jud syukur di masjid yang megah itu," kata Brigjen TNI Ampi N Tanujiwa kepada BERITA, seusai shalat Jumat kemarin. (bz) Magelang, BERITA Jabatan Gubernur Akademi Militer (Akmil) Magelang diserahterimakan dari Mayjen TNI H Facrul Razi kepada Mayjen TNI Djoko Subroto di Magelang, Jumat (8/8) ke- marin. Serah terima jabatan dalam suatu upacara militer itu dipimpin langsung Kasad Jenderal TNI Wiranto. Anggota DPR Dukung Kasad Soal Dialog ABRI-Rakyat Jakarta, BERITA Kalangan DPR setuju dan sangat mendukung pene- gasan Kasad Jenderal TNI Wiranto tentang perlunya peningkatan dialog antara ABRI dengan rakyat. Dialog itu ada dalam berbagai bentuk, tetapi nampaknya be- lum efektif sehingga di berbagai daerah masih muncul gejolak yang memprihatinkan. bahkan dalam bentuk pengrusakan. Hal itu dikemukakan Ketua FKP Achmad Moestahid Astari. Sekr- etaris FABRI Paula B Renyaan, Ketua FPP Hamzah Haz dan anggota Ko- misi II Oka Mahendra secara terpi- sah di Jakarta, Jumat kemarin. Mere- ka mengemukakan pendapat sena- da, aparat keamanan perlu meman- tau dan mengantisipasi permasala- han di masyarakat. diharapkan dialog itu tidak semu." kata mantan Kadit Bimmas Polda Jatim. Bahkan, sebenarnya sekarang ini perlu diefektifkan adanya Posko Kewaspadaan, dan khususnya di Polri lewat Bimmas atau Bintara Kamtibmas. Aparat trsebut hendaknya tidak hanya berpangku tangan di balik mc- ja menunggu laporan dari aparat di bawahnya atau masyarakat. Posko Kewaspadaan atau Bintara Kamtib- mas hendaknya lebih proaktif. "Ibaratnya, bila ada jarum jatuh di suatu desa, aparat Posko Kewas- padaan, Bintara Kamtibmas atau Bimmas harus cepat tahu, apa pe- nyebabnya dan akibatnya," kata Paula. Menurutnya, antisipasi per- masalahan di daerah prlu segera menjadi perhatian untuk lebih me- ningkatkan keamanan dan kenya- manan di daerah. Mereka juga menilai, pernyataan Kasad Wiranto sebagai ungkapan ke- arifan seorang pimpinan ABRI. Seperti diberitakan, Kasad Jenderal TNI Wiranto seusai serah terima ja- batan Pangdam Sriwijaya di Palem- bang mengatakan, perlunya dialog Achmad Moestahid Astari yang lebih intensif antara aparat pe- merintah, khususnya aparat tritorial ABRI dengan Kasad Wiranto meminta agar dialog aparat-rakyat rakyat. ditingkatkan dan digalakkan, baik menyangkut kuantitas, wahananya maupun kualitas mekanis- menya. "Dialog itu perlu dan sebenarnya sudah terbina sejak lama," kata Moestahid. Tidak ada persoalan ten- tang komunikasi, sudah lama komu- nikasi itu berjalan baik, hanya perlu lebih ditingkatkan. Lantaran itu. YITNO Kepada wartawan, Brigjen Pol Dra Paula B Renyaan mengatakan, yang dimaksud dialog yang diartikan ha- rus selalu bertatap muka secara langsung dalam jum- Sementara Hamzah Haz dan Oka Mahendra menga- lah yang banyak, tetapi lewat berbagai cara. Seperti takan senaçla, dialog antara aparat dan rakyat saat ini yang selama ini dilakukan, melalui AMD, bhakti sosi- masih lemah sehingga perlu ditingkatkan. Dan, al, atau silahturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat. menurut Oka Mahendra, pemantauan keresahan ma- "Dialog itu sudah ada, tetapi sekarang perlu syarakat juga masih lemah sehingga perlu pula ditingkatkan intensitasnya agar lebih efektif, sehingga ditingkatkan. (aji/ken) DISPENAU TABUR BUNGA-Menyambut HUT ke-34 Wanita TNI-AU (Wara) yang jatuh 12 Agustus, anggota Wara melakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Rabu lalu. DISPENAL PECAHKAN KENDI Selesai penyerahan 20 pesawat Nomad ke TNI-AL, Pangab Jenderal TNI Feisal Tanjung memecahkan kendi di moncong pesawat disaksikan Menhankam Edi Sudradjat dan Kasal Laksamana TNI Arief Kushariadi. Menhankam Edi Sudradjat Perlu Ada Jaminan Keamanan Laut 1 Surabaya, BERITA Perlu ada jaminan stabilitas keamanan di laut dalam era perdagangan bebas pada abad ke-21 yang mulai kita rasakan sekarang ini, yaitu lalu lintas di perairan atau laut dapat dipastikan akan semakin padat. Sehingga tidak ada pilihan lain kecuali mengawasi dan mengamankan alur laut kita secara efisien dan efektif. sq "Laktaranzitup dengan penambahan pe- masa mendatang pengawasan dan penga- sattedralara Nonite delajaran Penerbangamanan alur laut sangat penting. Apalagi anFNI-AE: Heildakinya dapat meningkat- beberapa megaproyek nasional yang ada kan pelaksanaan operasi laut dalam men- di wilayah perairan internasional dan ber- ciptakan stabilitas keamanan di perairan kaitan dengan adanya berbagai isu di se- Nusantara. Hal itu harus disertai dengan putar perairan Laut China Selatan. maka peningkatan dan pemeliharaan pesawat Indonesia merupakan medan kritikal yang sesuai prosedur." kata Menhankam Edi memerlukan pengamanan dan pengawasan. Sudradjat. Dikalakan. Samudera Indonesia akan dapat menjadi kawasan kompetitif yang memerlukan pengamanan untuk peman- faatan sumberdaya laut untuk peningka- tan kemakmuran dan kesejahteraan selu- ruh rakyat Indonesia. "Kelalain dalam pengamanan itu sa- ngat bolek jadi dapat berakibat buruk bagi kehidupan bangsa dan negara secara nasi- onal. Dalam kaitan itu, peranan TNI-AL sebagai komponen utama dalam penga- manan di laut menjadi semakin menge- muka," katanya. Hal itu dikemukakan Menhankam keti- ka secara resmi menyerahkan 20 pesawal Nomad yang terdiri dari 14 Nomad N-22 dan enam Nomad N-24 yang dibeli dari Australia kepada Pangab Jenderal TNI Fei- sal Tanjung yang selanjutnya diserahkan kepala Kasal Laksamana TNI Arief Kus- hariadi. Penyerahan pesawat itu dilaku- kan di Pangkalan Udara TNI-AL (Lanudal) Juanda Surabaya, Jumat (8/8) kemarin. SABTU, 9 AGUSTUS 1997 = 5 Pengumpul data intelijen Seusai upacara, Menhankam yang di- dampingi Pangab dan Kasal meninjau dari dekat ke-20 pesawat Nomad yang ada di sarang Rajawali Lanudal Juanda, Sura- baya. Tentang kemampuan pesawat itu, Menhankam mengomentarinya. "Nomad sebagai bagian integral Sistem Senjata Ar- mada Terpadu telah dapat bertindak sebagai force-multiplier kapal perang dan pengumpul data intelijen yang andalo katanya. med LAST Wakapolri mengatakan, melihat geogra- fis posisi Sumut yang berbatasan dengan negara tetangga, memiliki potensi terjadi- nya tindak pidana lintas batas, khususnya penyeludupan, pengiriman TKI ilegal dan perampokan di laut. Ke-20 unit pesawat Nomad itu merupa- kan buatan Government Aircraft Factories. Australia. Bagi TNI-AL sejak 1975 sudah mengoperasikan pesawat Nomad. Pesawat ini bermesin turboprop Allison 250-B 17 B (dua mesin) dengan kecepatan jelajah 311 kilometer jam dan memiliki jarak tempuh maksimum 1.352 kilometer serta' erkapa- silas 12 tempat duduk untuk jenis N-22 dan 15 tempat duduk untuk N-24. Upacara penerimaan pesawat Nomad itu dihadiri pula Atase Pertahanan Kedatangan pesawat eks Army Austra- (Athan) Australia Brigjen E Chamberlain, Dalam kesempatan itu, Menhankam lia disertai 16 kontainer suku cadang pesa- Atase AL Australia Kapten David Ramsay. memuji kemampuan Nomad dalam me- wat yang juga datang secara bertahap yak- Pangdam V/Brawijaya, Pangarmatim, Ko- laksanakan patroli maritim yang telah ter- ni delapan kontainer pada 18 Juni, tujuh mandan Kodik-AU, dan Wakapolda Jatim. uji kehandalannya sejak masuk ke jajaran konatiner pada 17 Juli dan satu kontainer Menurut Menhankam Edi Sudrajat, di TNI-AL pada 1975. pada 1 Agustus 1997. (min/tb) Dari 20 pesawal yang dibeli itu, tahap awal tiba 30 Januari 1997 yang diawali dengan tujuh unit pesawat. Salah satunya diterbangkan langsung oleh Kasal Laksa- mana TNI Arief Kushariadi dari Australia. Tahap berikutnya tiba 6 Mei 1997. dan enam unit tiba pertengahan Juni 1997 dan dua unit pada 23 Juni lalu. Wakapolri: Kejahatan Di Selat Malaka Jadi Perhatian Medan, BERITA Jabatan Kapolda Sumut dari Mayjen kejahatan bentuk baru yang mungkin be- Pol Drs HM Nurdin (baru naik pangkat) di- lum dikenal dalam khasanah perundang- gantikan oleh Brigjen Pol Drs M Achdiyat undangan. Kasus kejahatan yang terjadi di jalur Selat Malaka seperti penyelundupan, pe- ngiriman TKI ilegal dan perompakan, "Sambas. perlu terus diwaspadai dan menjadi per- hatian segenap jajaran Polri di Sumatera Utara (Sumut). Tantangan tugas masa depan Polri akan semakin kompleks, karena keberhasilan pembangunan melahirkan masyarakat kelas-kelas menengah yang memerlukan layanan lebih baik, sehingga mereka me- nuntut pelayanan Polri lebih baik. "Aspek sosial ekonomi masyarakat yang berkembang sebagai hasil pembangu- nan, hendaknya juga mendapat perhati- an," kata Wakapolri Letjen Pol Drs Luthfi Dahlan dalam sambutannya pada serah Dikatakannya, tantangan tugas Polda terima jabatan Kapolda Sumut, di Lapa- Sumut dinilai semakin kompleks antara "Tidak ada negara yang sedang berkem- bang yang semakin maju, justeru tantang- annya semakin surut. Analog dari negara- negara lain. jadi kalau masa depan kamtib- ngan Benteng, Medan. Jumat kemarin se- lain munculnya kejahatan konvensional mas semakin kecil menyimpang dari perti dikutip ANTARA. dengan modus dimensi baru dan bahkan tiori." kata Wakapolri. (*) Menteri juga menjelaskan bahwa peng- Ditanya tentang jumlah ideal pesawat gunaan Sukhoi SU-30 K di Rus untuk Nomad yang dibutuhkan Indonesia, Men- mengangkut para wisatawan hanya untuk hankam mengatakan, masih banyak kare- advertensi, agar orang makin mengerti. na wilayah laut Indonesia itu luas, yakni "Jadi tidak benar kalau pesawat jenis itu 5.000 Km panjangnya dan 3.000 Km le- untuk pariwisata di Rusia," katanya. barnya. Sementara itu berbicara tentang ke- Sementara itu, Atase Pertahanan Menhankam Tepis Anggapan Sukhoi Su-30 K Tidak Handal Surabaya, BERITA mampuan orang Indonesia dalam meng- (Athan) Australia Brigjen E Chamberlain Menteri Pertahanan dan Keamanan operasikan pesawat-pesawat Nomad jenis yang didampingi Atase AL Australia Kap- (Menhankam) Edi Sudrajat menepis ang- N-22 dan N-24 yang dibeli dari Australia ten David Ramsay menjelaskan, penggu- gapan yang meragukan kehandalan pesa- sebanyak 20 unit dan telah diserahkan ke- naan pesawat Nomad yang dibeli Indone- wat tempur jenis Sukhoi SU-30 K yang pada TNI-AL di Surabaya, Menteri menga- sia dari Australia merupakan bukti kerja akan dibeli pemerintah dari Rusia. takan, sumber daya manusia (SDM) Indo- sama Indonesia-Australia. "Hal itu menunjukkan kerja sama anta- "Tiap-tiap teknologi itu ada kelebihan nesia itu pintar dan mampu untuk itu. dan kekurangannya. Kalau ada pandangan ra Indonesia dengan Australia sejak lama Sukhoi tidak handal, itu anggapan orang." "Kita operasikan Nomad sejak 1976. telah berjalan dengan baik. Adanya orang ujarnya seusai menyerahkan pesawat No- Jadi, untuk soal perawatan, pengoperasi- yang berusaha mengganggu hubungan itu mad yang dibeli dari Australia kepada an, pengendaliannya, kita sudah mempu tidak akan berpengaruh bagi pemerintah TNI-AL, di Lanud TNI-AL, Juanda, Sura- nyai pengalaman yang cukup banyak." Australia," katanya dengan logat Indone- baya, Jumat kemarin. ujar Edi Sudradjat. sia yang cukup fasih. Senada dengan itu, Kepala Staf TNI-AL (Kasal) Laksamana TNI Arief Kushariadi mengatakan, pesawat Nomad diperlukan dalam jumlah banyak karena wilayah per- airan Indonesia sangat luas, sehingga me- merlukan "mata-telinga" yang cukup ba- nyak untuk pengamanan. (*)