Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-09
Halaman: 08
Konten
BERITA ANTARKOTA I JEMBER: Muntaber Ancam Jember - Penyakit muntah berak (muntaber) kini mengancam penduduk di sejumlah desa di kabupa- ten Jember, Jawa Timur, akibat mereka mengkonsumsi air sungai yang tercemar. 1 1 | "Sekitar 11 orang terpaksa dirawat di Puskesmas terdekat akibat | terserang muntaber," kata Kepala Bagian Humas Pemda Kabupaten | 1 Jember, Chaidaroh Hasan di Jember, Jum'at. Penduduk desa Ka- rangpring dan sekitarnya (kecamatan Sukorambi) itu menderita muntaber diduga akibat setiap hari mengkonsumsi air sungai terde- | Ikat yang sudah tercemar. Kasus muntaber itu sekarang sedang ditangani Dinas Kesehatan kabupaten Jember di samping upaya pencegahan melalui penyuluhan kesehatan serta dilakukan droping air bersih. Pemda Kabupaten Jem- | | ber menyerukan seluruh warganya lebih berhati-hati memanfaatkan air | sungai pada musim kemarau sekarang yang debitnya menurun. (Ant) 1 IBANJARMASIN: Mewaspadai Transmigran "Kambuhan" - Pi- | | hak Kanwil Deptrans dan PPH Kalsel terus memonitor dan mewas- | padai oknum transmigran "kambuhan" yang sering membuat ulah negatif dalam mengikuti program transmigrasi, kata Kakanwil Dep- trans dan PPH Kalsel, Ambyah Gozali. "Kalau tidak diwaspadai perbuatan oknum transmigran kambu- | han tersebut tidak hanya merusak citra transmigrasi, tapi juga meru- gikan secara materil program transmigrasi," katanya kepada 1 ANTARA di Banjarmasin, Jumat. Transmigran kambuhan tersebut, kata Ambyah, memiliki mental yang "kropos", karena mengikuti pro- | gram transmigrasi hanya untuk mencari keuntungan pribadi semata, tanpa mau berusaha sebagaimana layak seorang transmigran. Mereka ini, kata Ambyah, hanya mau mengambil segala fasilitas yang disediakan pihak Deptrans tanpa mau menggarapnya, bahkan | fasilitas tersebut ada yang dijual. 1 1 SURABAYA: Berita Yudha Raih Juara Harapan - Menjadikan te- naga kerja sebagai produk unggulan Jawa Timur karya tulis warta- | wan BERITA Biro Jawa Timur, Gatot Soedjono berhasil meraih juara | Harapan II Lomba Karya Tulis jurnalistik Pembangunan Bidang Kete- 1 nagakerjaan 1997 yang diselenggarakan oleh Pemda Tk.I Jawa Timur. Selain menerima hadiah uang sebesar Rp.350.000,-, juara | Harapan II juga menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur H.M Basofi Soedirman. | 1 Penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba Karya Tulis yang bernilai total Rp21 juta tersebut diserahkan oleh Gubernur Ba- Isofi Soedirman bersamaan menyambut rombongan Karya Wisata | Pers Deppen dan PWI Pusat di ruang Biraloka Kantor Gubernuran Jatim Jl Pahlawan 110 Surabaya, Selasa malam lalu. (gat) 1 | DEPOK: 215 Mahasiswa IAIN KKN di Depok - Sebanyak 215 | Mahasiswa IAIN Hidayatullah Jakarta mengadakan Kuliah Kerja | 1 Nyata (KKN) di Wilayah Kotif Depok. Para mahasiswa itu, diterima oleh Sekretaris Kota Administratif Depok Drs. Tjepi Supriatna, di Aula | kantor Walikota, Jumat (8/8). 1 1 1 1 1 Mahasiswa ini akan berada di Depok selama 2 bulan, disebar di tiga Kecamatan, Di setiap Kelurahan ditempatkan sebanyak 10 orang. Selama di Depok para mahasiswa IAIN, akan mengadakan berbagai kegiatan, antara lain memberikan ceramah agama, mem- | bersihkan lingkungan dan membantu masyarakat yang masih terbe- lakang, pada ilmu sosial kemasyarakatan, serta ilmu lainnya. (eha) 1 Layanan Masyarakat Terkesan Kurang Baik Ujungpandang, BERITA Gubernur Sulawesi Selatan Basrie Palaguna mengingatkan hingga saat ini pelayanan biro- krasi kepada masyarakat terke san kurang baik sehingga tidak heran masyarakat berubah sikap menjadi antipati para pemerintah. Sikap aparat yang sering membuat sakit hati masyarakat terkadang mengancam keutu- han bangsa bahkan dapat meng- hambat jalannya pembangunan. Sikap itu menurut gubernur di- antaranya sikap arogan dan sombong, tidak memberikan pe- layanan yang baik, terkadang se- ring memperlambat pelayanan. Gubernur mengingatkan hal nur. (bz) itu ketika menerima 78 alumnus STPDN (Sekolah Tinggi Pendi- dikan Dalam Negeri) angkatan V diruang data kantor gubernur.. Jumat (8/8), T Gubernur didampingi Wagub I Brigjen TNI Dhamadi Charsya dan Wagub II Drs H Masnawi MS. mengajak alumni STPDN yang sebentar lagi akan menja- lankan tugas sebagai pamong- praja agar menghapus kesan itu sekaligus menghentikan praktek birokrat yang membuat antisi pasi masyarakat. Pamongpraja harus mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa." kata guber- Jangan Jalan Ke Rumah Gubernur Saja Yang Diaspal Malang, BERITA Soedirman minta kepada selu ruh Bupati dan Walikotamadya se Jawa Timur bersama jajaran Binamarganya untuk memper- hatikan kondisi jalan di dae- rahnya terutama jalan masuk menuju ke kompleks peruma- han RS/RSS. Permintaan Basofi Soedir- man tersebut disampaikan seca- ra serius bagitu menerima kelu- han Suhadi, seorang Guru dari desa Ngraho Kabupaten Bojone- goro yang sampai kemarin (8/8) belum dapat pindah dan mendi- ami rumah idamannya gara-gara kondisi jalan masuk ke kom- pleks RS/RSS rusak berat dan belum diaspal. 0 Pedagang Musiman Lestarikan Semangat Merah Putih Dalam pemantauan BERITA harga bendera di Jabodetabek (Jakarta-Bo- gor-Depok-Tangerang-Bekasi) tidak jauh berbeda hanya berkisar Rp 1000, Rp 2000 hingga Rp 3000 ditambah tonggak bambu antara Rp 2500 hingga Rp 3500 per-batang. uang Rp 7500 untuk sekali setahun. ra yang dijajakan pedagang musiman. masyarakat yang lalai atas kebanggaan Kini yang menjadi pertanyaan, dari telah dapat mengibarkan sang saka mana pedagang itu bisa mendapat- merah putih di pekarangan rumahnya kan bambu itu?. Menurut pengecer menyambut HUT Kemerdekaan ke-52. ada agennya. Para agen mempredi- katkan dirinya sebagai juragan bam- bu. Juragan bambu ini berada di Bo- gor, Bekasi, Jakarta pinggiran, Tange- rang, Majalengka dan Cirebon. Se- dangkan pusat penjualannya ada di sepanjang Kali Malang Jaktim. putih ini kebanggaan kita. Bapak harus membelinya dan tempelkan di kaca mobil bapak. Setelah itu bapak akan semakin bangga sebagai bangsa Indo- nesia," rayu Udin. Freddy langsung membayar dua bendera pajangan di mobilnya seharga Rp 2000. Umumnya penjaja bendera ber- tonggak bambu itu hanya bermodal- kan tenaga (jasa). Keuntungan yang diperoleh hanya dari selisih harga penjualan yang ditetapkan juragan- nya. "Pokoknya yang kita setorkan sesuai dengan harga yang ditetapkan juragan. Harga pasar kita yang me- nentukan," tutur Dadang, pedagang di sepanjang Kalimalang Jaktim. Lain lagi dengan Hasan. Kalau Udin menjajakan dagangan bendera- nya itu di perempatan lampu penga- tur lalu-lintas, Hasan asal Tangerang ini justru mendorong gerobaknya Menurut Jumari, walaupun sejak keluar masuk gang. Dagangannya ben- awal Agustus pedagang bendera su- dera bertonggak bambu. Harga yang Setiap tahun menjelang HUT Ke- dah meramaikan Jakarta, namun ditawarkan cukup bervariasi. Sekibar merdekaan -17 Agustus 1945- batang tingkat permintaan dari warga be- bendera tanpa tonggak bambu dita- bambu dalam jumlah yang cukup- lum seramai pedagang. Para peda- warkan Rp 2500 hingga Rp 3000. besar sangat dipastikan Jakarta tam- gang ini memperkirakan peningka- Tonggak tanpa bendera antara Rp 3500 pak menjadi kota bambu. Betapa tan minat beli masyarakat baru tera- hingga Rp 4000 per batang. Tapi yang tidak. Gerobak dorong keluar-masuk sa setelah tanggal 10 hingga 16 pasti. hanya dengan mengeluarkan gang silih berganti membawa bende- Agustus. (mar/tie/kha/gar/pet) saja yang diaspal", pinta Basofi serius. Jakarta, BERITA KEJELIAN pedagang musiman mampu membaca selera pasar ternyata sangat menguntungkan bagi semua pihak. Terutama bagi masyarakat yang kerap kali lalai akan kebutuhannya, sangat tertolong dengan kehadiran pedagang musiman. "Soalnya dalam memasarkan da- gangannya pedagang musiman itu menggunakan pola jemput bola. Kita tak perlu repot-repot. Hanya dengan membuka kaca mobil di perempatan lampu lalu-lintas, kita dapat membe- linya," tutur Freddy Limbong kepada BERITA sesaat percakapan singkat didalam mobilnya sambil menunggu pergantian lampu merah perempatan lalu-lintas di Jl. Yos Sudarso Jakarta Utara (Jakut) Jumat (8/8). Pedagang musiman itu langsung menawarkan sang saka merah putih kepada Freddy. Kaum urban musiman asal Kuningan Jawa Barat ini mengaku bernama Udin. Kedatangannya ke Jakarta hanya sekali setahun setiap menjelang perayaan HUT kemerde- kaan. "Tidak mahal! Bendera merah H Dalam acara yang dihadiri oleh 22 Bupati/Walikotamadya serta Direktur Kredit BTN Pusat Siswanto, Gubernur Basofi juga minta agar sebutan rumah se- derhana dan rumah sangat se- derhana diganti dengan Rumah sejahtera bagi RS dan Rumah se- tengah sejahtera bagi RSS. "Tu- juan kita kan mensejahterakan rakyat", kilah Basofi. HUT Kemerdekaan Mendatangkan Berkah HUT Kemerdekaan ini menda- setiap waktu menerima pesanan. desakkan, toh Juli mengaku senang. "Saya kesini untuk cari tambahan. karena pesanan mebel juga sedang agak sepi," akunya. dera ini bisa didaur ulang menjadi pita untuk dijual pada peringatan HUT RI yang akan datang. Untuk itu, bersama teman-teman nya mereka menemui seorang tetang- ganya yang telah 'sukses' di Jakarta. Secara kebetulan tetangganya yang tinggal di Gang Arus -Cawang- Jak- tim, menyambut gembira kedatangan mereka. tangkan berkah bagi lelaki muda. Juli (20), warga asal desa Watubelah Pali- manau-Cirebon. Bahkan bukan ha- nya kepada Juli, tetapi juga buat 15 orang kawan sekampungnya. Juli bersama temannya itu sengaja menyerbu Jakarta. Mereka datang hanya sementara, sekedar mengais rezeki dengan jualan bendera dan tong- gak bambunya. "Mungkin untuk se- mentara saya tinggal bersama teman-te- man sampai tanggal 16 Agustus nanti," ujar Juli yang baru datang ke Jakarta sejak tanggal 7 Agustus kemarin. Pekerjaannya di Cirebon adalah sebagai pengrajin Mebel, yang tidak Bandung, BERITA Memasuki persaingan global banyak hotel saat ini yang me- ayerahkan pengelolaannya ke pada jaringan hotel internasi- onal. Namun perlu diupayakan agar daya saing itu dilengkapi dengan ciri etnis khas Indonesia. Dialah yang kemudian mengkoor- dinasi Juli dan teman-temannya un- tuk menjualkan bendera dan tiang bambu. Untuk sementara, mereka tinggal dan menginap di rumah te- tangganya ini. Meski harus berdesak- Mendagri Resmikan Hyatt Regency Hotel Bandung "Seperti jaringan hotel Hyatt di Indonesia maupun di Ban- dung. harus menampilkan ciri khas sehingga akan menambah daya saing" kata Menteri Dalam Negeri Yogie SM ketika meres- mikan grand opening Hyatt Re- gency Hotel di Bandung. Jumal (8/8). Peluang Menyongsong Era Globalisasi, merupakan thema yang dipilih dalam Kongres alumni ITB ke-V tahun 1997 yang akan diadakan 27 Nopember 1997 di Bandung. Kongres tersebut akan berlang- sung selama empat hari di Kami pus TTB JL.Ganesha 10 Bandung. Peresmian yang juga dihadiri Gubernur Jawa Barat R.Nuriana. Dirjen Pariwisata Andi Map- Dalam membangun kawasan padat pisameng. Mendagri minta. Hyatt Regency Hotel tidak ha- penduduk seperti program kali bersih, nya menyajikan masakan Eropa Selain itu, juga untuk me- diharapkan adanya kali yang nyaman dan atau internasional saja, masakan Seksi Humas kongres Alum- ningkatkan hubungan yang baik bersih sehingga masyarakat bawah dapat Sunda pun mungkin dapat men- ni ITB. Ludwig, Suparno, Jumat antara ITB dengan masyarakat menikmati sarana rekreasi di tengah-tengah jadi bahan pertimbangan. Kare- (8/8) di Bandung mengatakan, serta memperkenalkan kepada kota. Diakuinya bahwa masyarakat bawah pleks perumahan RS/RSS. "Ja na selain citarasanya berbeda, maksud dan tujuann kongres, masyarakat karya-karya unggu- mayoritas tak punya tempat bermain, se- Gubernur Jatim HM Basofi ngan jalan ke rumah Gubernur kalau dikelola dengan baik sa- untuk menggalang persatuan se- lan ITB yang berguna bagi pem- hingga mereka butuh sekali lokasi rekreasi ngat menunjang usaha pening- luruh alumni dan civitas akade- bangunan bangsa Indonesia. (yl) Menyinggung latar belakang Kongres Ke-V ITB kongres dikatakan, sebagai upa- Sementara itu. karya-karya ya untuk mendapatkan rumu- unggulan Institut Teknologi san teknologi dan kurikulum Bandung (ITB) akan mewarnai pendidikan yang dikembangkan kongres ke-V alumni ITB di di ITB. sebagai antisipasi era Bandung. Melalui karya-karya globalisasi menghadapi milleni- unggulannya diharapkan dapat um kedua. bermanfaat bagi masyarakat. Bendera yang harganya sekitar Rp 2500 hingga Rp 12.500, mulai diser- bu oleh warga Jakarta. Demikian pula dengan tiang bambu yang seharga Rp 1500 hingga Rp 2500. Dari hasil jua- lan ini, Juli bisa mengambil keuntu- ngan sekitar Rp 500 hingga Rp 1500. Dia perkirakan, bendera jualannya ini akan laku tiga hari menjelang hari "H". Sedangkan untuk saat ini, masih sedikit warga yang mencari bendera. "Sebenarnya enak bikin bendera sendiri, karena kalau tidak laku bisa disimpan dan dijual lagi tahun depan," kata Juli. Kalaupun kurang awet, kain ben- katan kesehatan, kata Yogie. Putu Idrawati, PR Manager Hyatt Regency Hotel menga- takan, sejak soft opening bulan Mei lalu, rata-rata tingkat huni- an mencapai 50% -60% pada ha- ri-hari biasa. Sedang pada akhir pekan atau hari libur lainnya tingkat hunian bisa mencapai 70%-90%. Hotel yang memiliki 225 kamar dengan tarif antara US$ 130- US$ 1500 ini meru- pakan hotel bintang lima kedua yang ada di Bandung setelah Grand Hotel Preanger. mika ITB, serta menciptakan persepsi dan citra positif ma- syarakat terhadap dan memper- kokoh apresiasi masyarakat pada pengabdian ITB, Trg Jumari misalnya, sejak 1971 sudah bergelut di dunia perdagangan bendera merah putih. Bahan baku kain diracik oleh 20 orang penjahit musiman. Se- dangkan tiang bambu dipesan dari Cirebon dengan harga Rp 800 per ba- tang. Para pengecer atau pedagang keli- ling menjualnya dengan harga antara Rp 2000-Rp 3500 per batang. Diharapkan Tanah Abang Tidak Macet Lagi Juli mengaku sudah 7 kali datang ke Jakarta. Setiap even HUT RI, Juli dan teman-temannya menyerbu Ja- karta untuk berjualan bendera dan tiangnya. yang dapat mempertemukan antar warga. Lebih lanjut dikatakan di wilayah pen- duduk yang padat seperti Kalideres dan Cengkareng fasilitas rekreasi yang ada ma- sih kurang, akibatnya banyak bantaran su- ngai dipakai warga sembarangan. Pihaknya telah menyelesaikan bedah kumuh di be- berapa lokasi bantaran sungai. "Kami harapkan sungai yang ada itu bisa dipakai oleh warga semaksimal mungkin," katanya. Menyinggung memanfaatkan lingkung- an sungai seoptimal mungkin, kini pihak- nya telah merencanakan pembangunan wilayah sungai sepanjang Daan Mogot hingga Cengkareng. Pemanfaatan bantaran sungai itu selain dipakai sebagai penam- ■ Peresmian 5 "Fly Over" Dan 1 Lintas Bawah Tanah Kemacetan di sekitar Tanah ragu-ragu raga dan rekreasi. Kepada para Developer, Ba, Jakarta, BERITA namun karena biaya pembangu- bagian dari keseluruhan progam sofi minta agar tidak nan jalan layang (fly over) dan pembanguan jalan layang dan membantu para Guru untuk Abang diharapkan segera ter- jalan terowongan cukup mahal, jalan bawah tanah yag berjum- mendapatkan fasilitas kredit RS/ tanggulangi seiring dengan sampai tahun 1997 pembangu- lah keseluruhan 23 Yuah uk pung air, juga akan dibangun jalan arteri di RSS/. "Jangan ragu-ragu mem- peresmian lima jalan layang dan nan jalan tersebut baru terealisir tahun anggaran 1992-1997. bantu para guru, mereka amat satu jalan bawah tanah oleh kurang lebih 50 persen. Atau Walikota Jakarta Pusat Abdul sisi sungai sebagai jalan umum, serta diba- Tolong para Bupati dan Wali- berjasa. Tanpa pendidikan dari gubernur KDKI Jakarta Surjadi dengan kata lain road ratio jalan Kahfi dalam laporannya meng- ngun pula jalur hijau sebagai sarana olah kotamadya di Jawa Timur perha- guru tak mungkin saudara bisa Soedirdja. Jum'at (8/8). Dari di DKI Jakarta baru mencapai ungkapkan kendati proyek seca- tikan yang satu ini, supaya sege- jadi pengusaha seperti sekarang enam jalan yang diresmikan ter- 5.93 persen dari 10 persen yang ra mengaspal jalan menuju kom- ini". tekan Basofi. (gat) sebut empat diantaranya adalah direncanakan. jalan yag menghubungkan atau melewati daerah padat kenda- raan kawasan Tanah Abang, Demikian harapan gubernur pada acara Peresmian lima fly over dan satu jalan terowongan di Cideng Jakarta Pusat. Menurut sepengetahuan Juli, ba- nyak orang Cirebon yang merantau sementara hanya untuk mengais rezeki berjualan tiang dan bendera. "Saya sebenarnya lebih betah ker- ja di Cirebon. Jadi nantinya kami kembali lagi ke Cirebon," ujar Juli mengakhiri percakapannya bersama media ini. (tie/mar) na masih ada bangunan yang belum dibongkar, sekalipun su- dah menerima ganti rugi. Se- hingga mengakibatkan jalan itu sebagian masih belum bertro- toar. Walikota berjanji untuk me- nyelesaikan masalah tersebut. (tan/did) "Kami tidak hanya membangun kawasan masyarakat menengah saja tapi juga mem- bangun fasilitas bagi masyarakat bawah pu- la." kata Kasudin Tata Kota Jakarta Barat. Nurfakih. Kamis lalu. Dikatakan, pembangunan sentra primer barat (SPB) di wilayah Kembangan dipriori- laskan untuk komersial, sedangkan penata- an kali di sekitar bantaran kali untuk sarana rekreasi bagi warga berpenduduk padat. YITNO BENDERA - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-52 penjual bendera bermun- culan dimana-mana. Momen ini sebagai bisnis yang menjanjikan keuntungan. Nampak dalam gambar penjual bendera tengah menawarkan barangnya yang digelar disepanjang jalan Asia Afrika Senayan, Jakarta. Kandatel Medan Percepat Peroleh Program Tata Kota, Menjaga Keseimbangan Warga Dana Segar Dari Pelanggan Medan, BERITA Jakarta, BERITA biaya pasang baru. Subijanto menambahkan, PT. Telkom Kandatel Medan memper- keterlambatan melaksanakan ketentuan jad- singkat dan merobah jadwal pembayaran re- wal pembayaran rekening itu, karena selama Suku Dinas Tata Kota' selain membuat kening telepon dan telex untuk bisa mem, ini pihaknya masih menguji coba-keampu- kan pelayanan pembangunar tintuk semua pelanggan. Kepala Kandatel Medan. Ir H. rencana operasional perkotaan juga melaku dengan dand para han warga. Untuk itu pelayanan Suku Dinas Tata Totok Subijanto di Medan Jumat (8/8) me- Kota tidak membedakan antara kepentingan ngatakan, kebijaksanaan itu sebenarnya su- bagi masyarakat menengah maupun masya- dah lama ditetapkan Direksi PT Telkom. akan tetapi baru direalisasi di wilayahnya. rakat bawah. Rezeki "Apes" RAWINDA (30) warga Cirebon pai 60 lembar per hari dengan rata- dan Dedi (27) asal Semarang menco- rata untung Rp 60.000. "Di sini ka- ba beruji nasib dengan menjajakan yaknya tidak ada gambaran dapat un- bendera dan tonggaknya di depan tung segitu," gumaminya. Plaza Hero Bekasi. Namun Dedi seba- Lain halnya dengan Rawinda. Kendati sudah empat hari dagangan bendera baru Rp 20.000 masuk kan- tong (termasuk dengan modal). masih ada sebetik harapan di benak- nya. "Biasa ramai mulai tanggal 12- an," ujar bapak satu anak ini di depan RS Mitra Keluarga yang mengaku setiap HUT Kemerdekaan datang ke Bekasi dagangan bendera. Menurut- nya datang ke Bekasi menjual bende- ra karena lumayan untung ketimbang berladang. Membandingkan semasa dagang bendera di Semarang, Solo dan Yog- yakarta bagi Dedi sangat mengun- tungkan, setibanya di Bekasi tampak "Tahun lalu selama Agustusan cu- bermuram durja tak sebatang pun ma untung seratus ribu rupiah, pada tonggak bambu benderanya itu dili- hal teman-teman lain ada yang sam- rik warga Bekasi. Di Jawa, Dedi pai dua ratusan ribu," akunya. mengaku bisa menjual antara 40 sam- (mar/als) gai pendatang baru di Bekasi rupanya belum kenal betul karakteristik kota Bekasi. Sehingga tak sebatang dan se- helaipun dagangannya itu diminati orang yang berlalu di depannya. "Belum ada yang laku mas. Saya mau cari tempat lain," katanya sembari berkemas-kemas mengumpulkan sang saka merah putih beraneka ukuran. Selama ini pelanggan di wilayah Kanda- tel Medan diberi kelonggaran membayar rekening telepon dan telex selama 20 hari atau dari tanggal 11 sampai tanggal 30 bulan berjalan. Sesuai kebijaksanaan baru yang berlaku awal Agustus 1997 lama waktu pembayaran itu dipersingkat menjadi hanya 15 hari, mulai tanggal 6 sampai tanggal 20 bulan berjalan. SABTU, 9 AGUSTUS 1997 Proyek normalisasi Kali Mati di Jl. Raja- wali-Sawah Besar, sebenarnya sudah digem- bar-gemborkan sejak setahun lalu. Bahkan, sekitar 120 rumah di sepanjang bantaran Kali Mati terkena normalisasi, sehingga ha- rus hengkang dari lokasi tersebut. Namun hingga kini proyek normalisasi Kali Mati ini belum berjalan. Pemantauan BERITA, Jum'at (8/8) di lapangan, masih ada sekitar 14 KK yang tetap tinggal di Bantaran Dengan adanya program kali bersih. Kali. Termasuk 2 rumah prostitusi yang ma- akan didapat kesempatan untuk menindak sih berdiri di lokasi tersebut, meski menga- ra fisik telah rampung dan su dah diuji tetapi proyek ter- sebut belum selesai tuntas kare- keras bagi perusahaan/industri yang mem- ku telah menerima ganti rugi. buang polusi ke sekitar sungai. (kha) Jika pelanggan terlambat membayar reke- ningnya, maka pihak Telkom Kandatel Me- dan akan mengenakan denda minimal se- besar lima ribu rupiah dan maksimal sebesar telex, ujarnya. (Ant) Proyek Dinas PU Di Jakpus Tersendat Jakarta, BERITA mah di bantaran kali tersebut, Dinas PU me- Dinas Pekerjaan Umum (PU) rupanya masih mempunyai pekerjaan rumah, dalam menata wilayah DKI Jakarta. Sejumlah pro- yek yang sedianya akan dilakukan di wi- layah Jakarta Pusat, misalnya, berjalan ter- lalui Kelurahan setempat telah memberikan ganti rugi kepada warga sebesar Rp 105 ribu per meter. sendat-sendat. Sebelumnya, kepada para pemilik ru- Pengemudi Ujung Tombak Pelayanan Jasa Angkutan Jakarta, BERITA pengemudi teladan angkutan Pengemudi teladan diharap- umum. kan benar-benar mampu men- jadi teladan bagi pengemudi la- innya, terutama terhadap para pengemudi yang masih suka ugal-ugalan. Awak kendaraan umum merupakan ujung tom- bak dalam pelayanan jasa ang kutan, yang mempunyai kedu- dukan sangat penting dalam rangkaian upaya mensukseskan pembangunan. Pemilihan AKUT ini diseleng- garakan untuk memotivasi para pengemudi angkutan umum agar mereka bekerja lebih baik, lebih berdisplin dan lebih memahami keselamatan penumpang dan pa- ra pemakai jalan lainnya. Penyelenggaraan pemilihan pengemudi teladan belum memberikan hasil optimal. Ke- teladan yang sudah banyak di Gubernur DKI Jakarta, Surja- raih oleh para pengemudi dan di Soedirdja dalam kesempatan yang dilaksanakan setiap tahun, menyerahkan hadiah pemenang menurut Gubernur belum mem- pemilihan Awak Kendaraan berikan dampak atau pengaruh Umum Teladan (AKUT)) Ting- kepada pengemudi yang lain. kat DKI Jakarta tahun 1997, di Hal ini dibuktikan masih ba- dapat menampung kendaraan Sasana Widya Sarwono LIPI Lt. JALAN LAYANG DAN BAWAH TANAH-Gubernur DKI Jakarta Surjadi Soedirdja Balaikota, Jumat (7/8) menam- nyaknya kecelakaan lalulintas Gubernur Surjadi mengata yang banyak mengalir di ruas IV Jl. Jend. Gatot Subroto No. 10 didampingi oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Eddy Waluyo, Walikota Jakarta Pusat, Abdul Kahfi, liwung, akan dibangun jalan inspeksi. Rea bahkan, sikap perilaku sopan di jalan raya yang diakibatkan kan pembangunan jalan layang jalan tersebut. lisasi proyek ini menurut Abdul Kahfi di- santun di jalan raya harus meru- ulah para pengemudi yang ma- dan lintas bawah tanah sudah Enam buah jalan yang baru Ttd mungkinkan akan berlangsung pada tahun pakan darah dan daging setiap sih cenderung ugal-ugalan. (did) sangat dibutuhkan oleh Jakarta diresmikan tersebut merupakan Panitia Lelang anggaran 1998/1999. (tie) Untuk itu pembangunan ja- lan layang dan jalan terowongan menggunakan progam terpadu dengan pemerintah pusat dalam hal ini Departemen Pekerjaan Umum (PU) dengan pemerintah daerah. Keterpaduan tersebut Kepala Dinas Pekerjaan diperlukan untuk saling bahu Umum (PU) Soeharto dalam membahu membiayai pemba- keempat jalan yang berada di laporannya mengemukakan ngunan jalan. Sedangkan lima jalan layang Pengumuman kawasan Tanah Abang tersebut dan satu jalan terowongan yang No. 101/PF-VIII/1997 adalah jalan layang KS Tubun, diresmikan Gubernur adalah Jl Proyek Prasarana Fisik LIPI TA tas bawah tanah Tanah Abang. Cideng, Karet Mas dan jalan lin- layang KS Tubun, Cideng Jatiba- 1997/1998. Akan melaksanakan ru, Karet, Pramuka tahap II, Pelelangan Terbatas. Diharapkan dengan pemba- lapangan Rose dan jalan lintas Rekanan kualifikasi A untuk pe- ngunan prasarana pendukung bawah Tanah Abang. Diharap- kerjaan Pemb. Lab. Mikrobi- bawah tanah dapat mengurangi nya bernilai kurang lebih Rp jaan pemb. Asrama. seperti fly over dan jalan lintas kan proyek yang keseluruhan- ologi, kualifikasi B untuk peker- kemacetan yang terjadi di sana. 95,5 milyar dapat mengurangi Lokasi Proyek di Cibinong-Bogor "Kita tahu Tanah Abang adalah antrian panjang yang selama ini Persyaratan khusus lulus DRT-T sentra perdagangan perekono- terjadi di persimpangan-persim- LIPI 1997/1998 pendaftaran dan mian yang sangat sibuk. Dengan pangan tersebut. Dengan rata keterangan lebih lanjut dapat kesibukan itu tentu berpenga- panjang jalan antara 500- 700 menghubungi Panitia, pada tgl. 9 ruh kepada arus lalu lintas," ka- meter dan lebar 15 17 meter s/d 12 Agustus 1997 ta Soeharto. ARIES Jakarta Selatan. serta Asisten Administrasi dan Pembangunan, Prawoto SD, mendapatkan penjelasan dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Soeharto, (kiri) mengenai maket jalan layang dan jalan bawah tanah, seusai peresmian yang dipusatkan di Jalan Layang Cideng, Jakarta Pusat, Jumat (8/8). Perobaban jadwal pembayaran rekening itu secara teknis telah dikordinasikan de- ngan pihak Indosat sebagai salah satu pe- nyelenggara telekomunikasi international. Singkatnya waktu pembayaran itu akan membawa berbagai dampak antara lain ter- jadinya desak-desakan dan antri di loket pembayaran serta menimbulkan titik kema- cetan lalulintas. Sehubungan itu, pihak Kandatel akan membuka lagi 18 loket baru menambah 57 loket pembayaran yang melayani warga Medan sebagai pelanggan 150 ribu satuan telepon. Selain itu masyarakat diharapkan pula agar membuka giral atau jasa bank lain yang dananya bisa ditransfer langsung untuk membayar rekening telepon atau Meski ganti rugi ini dirasakan warga cukup kecil, namun mereka rela membong- kar sendiri rumahnya. 2. Sementara itu, sekitar 14 KK yang tetap bertahan tinggal di bantaran Kali mengaku belum mau membongkar rumahnya sendiri karena belum menerima uang ganti rugi. "Kami sebagai warga setuju saja dilakukan pembongkaran demi pembangunan. Tapi kami minta uang ganti rugi segera diturun- kan," ujar Nurdin, warga. Camat Sawah Besar, Asril Ilyas, ketika dikonfirmasi di kantor Walikotamadya me- ngatakan, dana ganti rugi belum turun dari Dinas. "Ini kan proyek Dinas. jadi saya tidak ta hu kapan dana ganti rugi bisa turun untuk sisa warga yang masih bertahan. Kalau me- mang sudah turun, warga bisa cepat me ninggalkan bantaran Kali," kata Asril Ilyas. 20 Selain itu, rencana proyek normalisasi anak kali Ciliwung di Mangga Dua Selatan juga mengalami kemacetan. Sedikitnya 60 KK yang tinggal di sepanjang bantaran anak Kali Ciliwung ini terkena proyek. Kepada para warga, Dinas PU melalui Kelurahan Mangga Dua Selatan telah memberikan uang ganti rugi atas pembongkaran rumah mereka. Menurut Walikota Jakpus, H.Abdul Kah- fi, proyek ini membutuhkan lahan sekitar 17 meter dari tiap sisi Kali. Untuk itu, sisa lahan pembebasan milik warga juga akan diberi ganti rugi. Namun hingga saat ini, uang ganti rugi sisa lahan pembebasan belum juga turun dari Dinas PU. Sehingga proyek normalisasi anak Kali ini belum berjalan, meski kondisi Kali sudah harus diperbaiki. Setelah proyek normalisasi anak kali Ci- 200
