Tipe: Koran
Tanggal: 1980-11-01
Halaman: 05
Konten
980 pat upa, SABTU, 1 NOPEMBER 1980 DAERAH "Operasi Genjot "bekuk perampok dan pembunuh nasabah 2 bank di Surabaya -5 kali- 1 SABANG SURABAYA, (Suara Karya).- "Operasi Genjot" yang dilancarkan Kepolisian Kowil- tabes 101 Surabaya, berhasil membekuk pelaku2 perampokan dan pembunuhan nasabah bank yang beberapa kali terjadi di kota- Surabaya dan perampokan 2 toko mas di Tuban, Mojokerto (Jatim) serta Subang (Jabar). Dan Wiltabes 101 Surabaya Kol. Pol. Harsono Prijatno yang didampingi Dan Satserse Mayor Pol. Drs. Moh. Ashar Kamis lalu menjelaskan kepada wartawan, tersangka pelaku2 perampokan dan pembunuhan yang sud dibe kuk ialah AK dan tiga anggota komplotannya, yakni Ng (26 th) WNI asal Surabaya, Arf (22 th) dan Ack (19th) juga dari Surabaya. AK dalam komplotan itu merupakan "otaknya" dan yang selalu melakukan penembak- an kepada korbannya. Menurut pengakuan keem- pat penjahat tersebut mereka adalah pelaku 2 perampokan terhadap nasabah bank di kota Surabaya. Paling tidak lima kali mereka lakukan, 4 kali di antaranya diikuti dengan penem- bak an yang mengakibatkan beberapa orang tewas. Kelima perampokan itu terjadi di jl. Menur pada tgl. 26 Nopember 1977, berhasil me- nyikat uang Rp.2.316.000,- dan menewaskan 2 orang; di jl. Gentengkali pada tgl 9 Mei 1978 berhasil menyikat Rp.5,- juta dan menewaskan se orang; di jl. Gatotan pada tgl. 29 Juni 1978 berhasil membawa kabur uang sebesar Rp.3,5 juta dan menewas- kan seorang; di jl. Gubeng Erlangga pada tgl 24 Maret 1980 berhasil menyikat uang Rp.2.025.000,- dan menewaskan seorang terakhir pada tgl. 8 Agustus 1980 mereka merampok nasabah bank di jl. Penjara, tidak menewaskan korban, sempat tetapi berhasil membawa kabur uang sebesar Rp.5,- juta.- Uang hasil rampokan itu mereka bagi di rumah makan DEADMA SAYER Antariksa di kota Surabaya. di komplek WTS. AK ditangkap pada tanggal 25 September 1980 di kompleks WTS Kremil Surabaya. Dari berdarah dingin ini pembunuh Polri berhasil menyita 2 senjata FN kaliber 45 dan 46 beserta ratusan peluru. Namun pada tanggal 5 Oktober 1980 AK menggantung diri sekitar jam Polri 06.45 dalam tahanan Kowiltabes. Tapi sebelum AK menggantung diri dengan kain sarung yang dikaitkan pada jeruji besi Polri berhasil sudah menangkap rekan2 AK. Senjata yang dipergunakan AK dalam perampokan dan sekaligus untuk menembak kor- ban yang melakukan perlawanan, menurut keterangan AK dibeli dari seorang oknum ABRI yang tinggal di Jakarta dengan harga Rp.160.000,-. Dalam kasus ini polisi menyita pula sebuah revolver kaliber 38 yang kemudian ditemukan dari seorang yang bernama SS di Jakarta. Untuk menguatkan bahwa keempat orang ini memang benar nasabah pelaku perampokan bank, menurut Harsono telah dilakukan rekonstruksi secara terpisah. Kepada Ng. Arf dan Ack juga disuruh membuat tulisan bagaimana proses perampokan nasabah bank mereka lakukan. tulisan "Ternyata dari hasil mereka maupun rekonstruksi yang dilakukan Polri, cocok dan sesuai pula dengan keterangan saksi mata sewaktu terjadi 5 kasus perampokan nasabah bank di kota Surabaya", ujar Harsono Prijatno. Dalam operasi perampok- kata Harsono, mereka mempergunakan sepeda motor Yamaha RX dan sepeda motor Suzuki dengan nomor polisi palsu. "Ini dengan keterangan yang diperoleh Polri semua sama sewaktu terjadi perampokan", lanjut Harsono. Cara mereka bergerak terdiri dari dua sepeda Kendaraan yang satu motor. dipergunakan untuk mengintai dan sekaligus sebagai cadangan. Dalam tiap operasi, komplotan perampok itu terdiri dari 3 atau 4 orang, dan AK yang selalu melakukan penembakan. Polri dalam kasus ini berhasil menyita pula sisa-sisa hasil perampokan berupa perhiasan emas. Menurut keterangan Ng telah melakukan perampokan sebanyak 7 kali sedang Ack sebanyak 5 kali. Dari hasil tiap perampok Ack, Ng, maupun Arf memperoleh bagian dari AK sebesar Rp.250.000,- sampai Rp.500.000,- tergantung dari hasil perampokan mereka. kasus kebakaran. Menurut Kol. Pol. Harsono Prijatno kebakaran beruntun yang terjadi di kota Surabaya pekan lalu ternyata motivasinya kelalai- an. "Tapi Polri masih melakukan pengusutan terus", ujar Harsona Mengenai kebakaran yang terjadi di pelabuhan Kalimas tanggal 18 Oktober 1980, polisi telah menahan seorang yang bernama RRS calon pegawai Bea Cukai Surabaya. Menurut peng- akuan RRS (20 tahun) yang bertugas di Pos III Pelabuhan Kalimas, ia secara tidak sengaja membuang korek api di luar gudang dan api menjalar ke tumpukan lilin yang mengakibat- kan kebakaran hebat. "Ini menurut pengakuan RRS, tapi Polri tetap memeriksa terus", kata Harsono Prijatno. an, Serahkan tanah Peresmian Kantor Syahbandar dan pengerukan alur Kali Wiso dilakukan oleh Dirjen Perhubung- an Laut Pongky Soepardjo dan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Perhubungan Laut IV Bambang Wahyudiono, Adpel Semarang, R. Soedibyo. (FOTO: SK/W. Tobing). Direktur Jenderal Perhubungan Laut Pongky Soepardjo (x), Rabu lalu meresmikan pemakaian Kantor Syah- bandar dan pengerukan Kali Wiso di pelabuhan Jepara (Jawa Tengah). Dalam gambar tampak Dirjen Perla diantar Bupati Jepara Soedikto SH (xx) tengah meninjau keadaan pelabuhan Jepara, selesai acara peresmian. Permintaan Bupati Soedikto SH. Pelabuhan Jepara agar dijadikan pelabuhan yang diusahakan JEPARA, (Suara Karya). sebagai bandar dagang, Jepara terkenal pula sebagai bandar terutama pada masa perang jayanya Ratu Kalinyamat dengan Panglima Perang Patiunus yang pernah menyerang Portugis di Malaka. Keadaan demikian ber- langsung selama pemerintahan Kesultanan Demak. Bupati Jepara Soedikto SH menegaskan, permintaan menjadi- kan pelabuhan Jepara sebagai pelabuhan yang diusahakan bukan dengan tujuan "mercu suar", tetapi berdasarkan pertimbangan kemampuan ekonomis daerah Jepara yang didukung oleh daerah belakang (hinterland) yang cukup kuat. Hal itu dikemukakannya menjawab pertanyaan "SK", hari Rabu, selesai acara peresmian Kantor Syahbandar dan pengeruk- an Kali Wiso di pelabuhan Jepara. Dijelaskan di Kabupaten saja terdapat 1,3 juta pohon kapuk yang diolah 18 pabrik. Hasilnya bukan saja dipakai di Jepara, tetapi dikirim pula ke luar Jawa melalui angkutan laut. Selain itu Jepara menghasilkan pula ber- bagai jenis palawija juga untuk konsumsi daerah luar Jepara. Sedang ukiran rata-rata menghasil- kan 30.578 pasang per bulan dengan kebutuhan bahan baku kayu jati 4.000 m3 per bulan. Bupati Jepara Soedikto SH pada kesempatan itu telah menyerahkan tanah seluas 46.833 m2 kepada Ditjen Perla untuk dilola sebaik-baiknya dan di- manfaatkan bagi kepentingan pelabuhan. Kepada Kasubdit Agraria Kab. Jepara Bupati langsung menginstruksikan pe nyelesaian secepatnya status ta- nah tersebut sampai pensertifikat- annya. Dalam sambutannya Bupati Jepara menjelaskan, Kabupaten Jepara seluas 949 km2 memiliki penduduk 651.293 jiwa yang terdapat di 187 desa. Menurut Bupati, sejak dulu Jepara sudah terkenal sebagai "kota Bandar" dan "kota Ukir" dan belakangan ini dikenal pula sebagai "kota Kartini". Sesuai dengan kepustakaan Belanda, bandar Jepara sudah dikenal sekitar tahun 1624 sebagai pusat perdagangan yang menyalurkan berbagai hasil bumi. Disamping Tetapi sejak Belanda mem- bangun pelabuhan Semarang, secara perlahan kedudukan pe labuhan Jepara makin mengecil Berdasarkan latar belakang inilah dimintakan pertimbangan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Departemen Perhubungan, untuk menghidupkan pelabuhan Jepara dan meningkatkannya menjadi pelabuhan yang diusaha- kan. Saksi2 Dj. S dan M semua memberatkan RRS. Tapi pacar RRS bernama SW kepada polisi menjelaskan tanggal 18 Oktober petang ia bernama RRS menuju kota Jember. Menurut SW, RRS sangat gelisah akibat kebakaran terjadi di pelabuhan yang Posisi Jepara sendiri sangat strategis sehingga peningkatan pelabuhan Jepara menjadi pela- buhan yang diusahakan sangat membantu meningkatkan kesejah- teraan rakyat di daerah ini terutama para nelayan. Perahu dan kapal Bupati Jepara secara singkat menguraikan pula kegiatan pela- buhan Jepara dalam tahun 1979 y.l. Jumlah perahu layar besar, sedang dan kecil 2.721 buah, kapal motor 735 buah. Barang yang masuk kayu 121.173 m3, kopra 279.019 kg, kelapa 26.300 butir, ikan asin 22.410 kg, totok kimo 990.700 kg, gaplek 506.920 kg, agar2 laut dari Karimun Jawa 1.500 kg, ketela pohon 1.500 kg, jenis lainnya 75.360 kg. Sedang barang keluar beras 247.500 kg, gula 13.550 kg, garam 4.400 kg, minyak tanah/bensin 39.100 kg, genteng/bata merah 36.750 buah dan lain2nya 16.360 kg. Mengenai potensi ukiran kayu dijelaskan, daerah sentra ukiran kayu Jepara meliputi 46 desa dengan jumlah pengusaha 9.966 orang. Produksi setiap bulan rata-rata 30.578 pasang dan membutuhkan 4000 m3 kayu jati. Tidak membawa janji Direktur Jenderal Perhubung- an Laut Pongky Soepardjo dalam sambutannya mengatakan, keda- tangannya ke Jepara tidak membawa suatu janji, tetapi untuk melihat fakta yang dapat dipelajari dan dikembangkan. Dengan demikian proses mening- katkan pelabuhan ini menjadi pelabuhan yang diusahakan di- harapkan bisa lebih cepat. Pada kesempatan itu juga Dirjen Perla menginstruksikan kepada Administrator Pelabuhan Semarang. R. Soedibyo yang membawahi pelabuhan Jepara untuk mempelajari kemungkinan2 menjadikan Jepara sebagai pela- buhan yang diusahakan. Tentang kebakaran yang terjadi di Jln. Wuni pekan lalu, Harsono menurut pelakunya sudah ditahan Polri. Kebakaran ini terjadi karena kurang hati2 membuang korek api sehingga terjadi kebakaran. Kebakaran2 lain seperti di Polak Wonorejo, rumah penduduk di daerah Jagir Sidoresmo dan Kenjeran akibat kompor dan kabel listerik. "Tidak ada unsur politis?", tanya wartawan. "Sampai dengan pemeriksaan hari ini belum ditemukan unsur politis", kata Kol. Pol. Harsono Prijatno. (050).- jadi "capeg" PURBALINGGA, (Suara Karya). Sebanyak 206 pegawai Pemda tk. II Kab. Purbalingga yang ini masih selama berstatus "honda" (honor daerah) kini telah diangkat menjadi calon pegawai (capeg) negeri. Upacara "honda" status penanggalan menjadi "capeg" itu dilangsung- kan Senin pagi baru lalu di halaman pendopo Kabupaten Purbalingga, kemudian dilanjut- kan pengarahan di ruang sidang DPRD tk. II Purbalingga dengan pembicara Bupati Purbalingga Drs. Soetarno serta dr. Hargadi Kab. selaku ketua Korpri Purbalingga. rasa Bupati mengharapkan kepada pegawai "honda" itu setelah diangkat menjadi Capeg hendak- nya prestasi kerja serta mengabdi kepada negara semakin ditingkatkan". Adalah pantangan bagi seorang pegawai dalam usahanya mengambil hati atasan- dengan menyuap nya ataupun yang upaya-2 lain bertujuan untuk menjatuhkan teman sejawat". Sebab, lanjut Bupati mengingatkan, "cara-2 cara Nilai produksi industri di Jatim Rp 1,- trilyun lebih SURABAYA, (Suara Karya).-- Jumlah industri di Jawa Timur sampai dengan tahun anggaran 1979/1980 sebanyak 13.025 unit dengan menyerap tenaga kerja 366.898 orang dengan nilai pro- duksi Rp.1.072.158.000.000,00 atau Rp.1,- trilyun lebih. Diban- ding dengan tahun sebelumnya, terdapat tambahan 502 unit perusahaan industri yang mampu menyerap tenaga kerja 5.984 orang dengan nilai produksi Rp.114.874.000.000,00. Industri rumah tangga dan kera- jinan rakyat sampai dengan tahun 1979/1980 berjumlah 336.633 unit yang menyerap 702.684 orang pengrajin yang pada tahun 1978/1979 baru berjumlah 309.914 unit dengan menyerap 654.544 pengrajin sehingga mengalami pertambahan 26.719 unit kerajinan dengan daya serap 48.130 pengra- jin. Dirjen Perla menyimpulkan berdasarkan fakta yang ada, kemunduran pelabuhan Jepara disebabkan faktor ekonomis se- hingga barang2 lari ke pelabuhan lain. Berdasarkan kesimpulan ini jelas pembangunan daerah Jepara harus dimulai secara ekonomis sehingga barang2 yang akan keluar masuk daerah ini harus dapat ditarik melalui Jepara. Diingatkan pula pelabuhan yang diusahakan mempunyai segi positip dan negatip. Kalau pelabuhan yang tidak diusahakan semua fasilitas gratis, tetapi kalau sudah menjadi pelabuhan yang diusahakan semua harus bayar. Hal ini diingatkan oleh Dirjen karena ada pemakai jasa di satu pelabuhan yang melakukan protes karena mereka dikenakan bayaran dalam penggunaan jasa pelabuhan. Kali Wiso MERAUKE Kalimas. Kepada SW, RRS mengatakan: "Kalau saya dihu- kum lama, kamu bisa mencari pacar lain", kata RRS. Kali Wiso di Jepara yang merupakan tempat kapal berlabuh selama ini hanya mempunyai kedalaman 50 cm. Pengerukan dimaksudkan untuk memper dalam alur pelabuhan hingga 2 meter. Tugas mengeruk pelabuhan Jepara dibebankan kepada Kapal Keruk Batanghari yang sudah mulai bekerja sejak bulan Mei 1980 yl. (W-1). Sosio drama alat penerangan di Jatim PANDAAN, (suara karya).- Kanwil Departemen Penerang- an Propinsi Jawa Timur juga akan sosio drama mempergunakan (berupa teater tradisional) sebagai alat menyampaikan pesan-pesan pembangunan kepada masyarakat. Usaha ini dititik beratkan kepada masyarakat di pedesaan. Demiki- penjelasan Drs. Soediono, Kepala Bidang Penerangan Daerah Kanwil Deppen Prop. Jawa Timur kepada Suara Karya, pekan lalu di Pandaan. an PONOROGO: 250 Guru Taman Kanak 2 Islam negeri dan swasta se Kabupaten Dati II Ponorogo baru2 ini telah ditatar. Penataran bertempat di gedung Pemba tik dan berlangsung selama 2 hari dengan materi pelajaran terdiri dari unit2 pelajaran TK, pekerjaan tangan, agama dan administrasi. Kasi, Pendidikan Islam Kantor Depag, Kabupaten Ponorogo Drs. Soewardi mengatakan, penataran itu bertujuan untuk meningkat. kan mutu dan ketrampilan para guru TK yang bernaung di bawah Dep. Agama dan guru2 swasta yang ada di daerah itu. (R-O).. DI PEMDA KAB. PURBALINGGA: 206 "Honda" diangkat Data industri di Jatim itu di- kemukakan Gubernur Jatim Soenandar Prijosoedarmo pada Rapimda V (Rapat Pimpinan Daerah), hari Rabu lalu. Ia mengatakan tekanan kebijak- sanaan pembangunan industri oleh Pemda Jatim diletakkan pada industri kecil dan kerajinan rakyat. Sedang pendukungnya disediakan dana sebesar Rp.1.353.500.000,00 baik dari anggaran APBN dan APBD 1980/1981. Pemikiran ke arah sana, menurut Soediono, di dasarkan kepada kenyataan bahwa masya- rakat di pedesaan akan mudah dimotivasi dalam usaha mem- bangun desanya, apabila pesan- pesan itu disampaikan melalui media pertunjukkan rakyat. Penelitian mengenai hal itu di Jawa Timur pernah dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Gajah Mada bekerja sama dengan Departemen Penerangan. Hasil penelitian menunjukkan Menurut penilaian Gubernur, sektor industri adalah pilihan ter- baik bagi masa depan, karena itu Gubernur minta kepada para pem- bantu gubernur, bupati/walikota- madya yang demikian itu jelas melanggar norma pegawai negeri". Tentang banyaknya jumlah pegawai "honda" yang diangkat, Bupati menjelaskan, hal itu sesuai dengan jumlah kebutuhan serta banyaknya para pegawai di lingkungan Pemda yang menjalani masa pensiun. Dikatakan para karyawan yang sekarang berstatus telah capeg, pada umumnya masa "berhonda" menjalani antara 1 sampai 7 tahun. Seluruhnya terangkat. TU Pemda Kab. Kepala Purbalingga Ismaun, kepada SK menjelaskan karyawan para "honda" yang telah diangkat itu meliputi Golongan I, dan II. Namun kebanyakan dari mereka termasuk golongan II dengan pendidikan SLA. Mereka me- nempati berbagai pos, termasuk di antaranya para sopir mobil VW Safari (kecamatan) yang telah mengabdi sejak tahun 1975. Dengan diangkatnya ke-206 karyawan "honda" tersebut, di lingkungan Pemda kab. Purba- lingga kini hanya tinggal 7 orang "honda" yang belum diangkat. Namun menurut Ismaun, mereka segera diangkat karena prosesnya telah selesai dan tinggal penan- surat keputusan. datanganan (MW). Dikatakan oleh Gubernur, be- berapa sektor industri di Jatim sekarang ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Sebagai contoh dikemukakan industri pertekstilan, perkulitan, rokok dan lain yang pada tahun 1978/1979 berjumlah 12.309 unit dengan 327.523 tenaga kerja, pada tahun 1979/1980 berkembang menjadi 12.778 unit dengan tenaga kerja 331.746 orang. Kemudian industri logam dasar tahun 1978/1979 terdapat 179 unit dengan 20.818 tenaga kerja, pada tahun 1979/1980 menjadi 211 unit dengan 22.418 tenaga kerja. Gubernur selanjutnya menge- mukakan peningkatan kerajinan dan industri rumah tangga dipe- ngaruhi oleh beberapa faktor antara lain adanya penyesuaian rencana produksi dengan ke- bijaksanaan pemerintah, dukung- an anggaran dari APBN dan APBD yang makin meningkat serta ada- nya daya beli rakyat. Begitupun dengan berhasilnya program listrik masuk desa ikut menunjang meningkatnya jumlah industri kerajinan rakyat. (030).--- SUKABUMI, (Suara Karya).- A.R. (35 th), pengusaha penyulinganoli (minyak pe- lumas), bekas, Jumat malam pekan lalu ditangkap Polisi dari Satuan Reserse Kores 823 Sukabumi. Di samping itu Polisi juga menyita 400 liter oli, 2 jerigen H2 CO4 dan 2 zak bahan kimia yang digunakan untuk membersihkan oli bekas. Dan Satres Kores 823 Lettu Pol Oyim Abdurrachim yang mengungkapkan hal itu Senin lalu mengatakan, A.R. adalah pendu- duk kampung Langensari desa Pasirhalang kab. Sukabumi Ber- samanya ditangkap pula RR 30th penduduk Gang Nugraha kota Sukabumi yang memiliki pabrik tempat A.R. oli penyulingan mengerjakan bekas itu. Polisi menangkap mereka. berdua karena dicurigai telah melakukan pemalsuan minyak pelumas, setelah diketahui A.R. sering membeli oli bekas di beberapa bengkel kendaraan bermotor di Sukabumi. Bupati Karanganyar Drs. agar meningkatkan Waloeyo Cokrodarmanto, telah pembinaan dan bimbingan di melantik Dilar, sebagai kepala sektor itu, khususnya industri kecil dan kerajinan rakyat. Kadin (Kamar Dagang dan Industri) diha- rapkan pula tidak melupakan pera- nannya dalam pembinaan dan pengembangan sektor industri. desa Karangbangun yang baru, di balai Desa Karangbangun, Keca- matan Motesih, baru2 ini. Dilar dilantik sebagai kepala desa Karangbangun, setelah terpilih dalam rapat pemilihan kepala desa Karangbangun yang Dalam kaitan ini Gubernur menginstruksikan kepada apara- diselenggarakan belum lama ini. Dalam pemilihan kepala desa itu, turnya untuk mengembangkan Dilar menyisihkan 6 orang calon konsep pembangunan industri di kepala dengan desa lainnya, Jawa Timur berdasarkan wilayah memperoleh suara terbanyak. pengembangan utama yang sejak Dalam acara pelantikan itu, Pelita II telah ditetapkan yaitu juga diselenggarakan serah terima Surabaya untuk wilayah Ger- jabatan dari pejabat sementara bangkertosusila, Malang untuk kepala desa Karangbangun, Suki- wilayah dataran tinggi tengah, no (Carik Desa) kepada kepala Madiun untuk wilayah dataan desa yang baru. (R-O).- rendah bagian barat, Jember untuk wilayah dataran rendah di bagian timur dan Sumenep untuk wilayah kepulauan. A.R. maupun R.R. mengata- kan kepada Polisi, usaha penyu- lingan oli bekas itu sudah berjalan enam bulan, tanpa memiliki izin. Oli bekas dibeli A.R. dengan harga Rp.25.000,- per drum, kemudian diolah melalui proses KARANGANYAR: pertunjukkan tradisional seperti ludruk, dagelan, ketoprak sangat disukai masyarakat dan sangat komunikatif bila pesan pesan pembangunan dibawakan dalam pertunjukkan rakyat tsb. Karena itu, Kanwil Deppen Jatim kini sedang menggarap sosio drama untuk dijadikan salah satu media penerangan di seluruh Jawa Timur. Langkah pertama, mengada- kan penataran penulis lakon dan penata laku selama tiga hari di Pandaan, yang diikuti pegawai Kantor Deppen Kab/Kodya se Jawa Timur dan KNPI. Peserta penataran dilatih dan dididik bagaimana menjadi penu- lis lakon dan penata laku yang baik, serta bagaimana menyisip- kan pesan-pesan pembangunan melalui lakon-lakon yang dipen taskan. KNP Dikatakan, dilibatkannya dalam kegiatan sosio drama mengingat banyak pemuda di desa-desa yang bisa menunjang peranan sosio drama atau bahkan menjadi pendukung sosio drama. "Dengan demikian, pemuda juga kita libatkan untuk berpartisipasi dalam kegiatan penerangan peme- rintah", ujarnya. Polisi tangkap pengusaha penyulingan oli bekas Berapa jumlah teater tradisio- nal yang ada di Jawa Timur, pihaknya kini sedang melakukan inventarisasi, terutama grup-grup pertunjukkan rakyat yang dimiliki kantor Deppen di seluruh Jawa Timur (057).- DANPASAR (Suara Karya). Kebutuhan daging untuk keperluan hotel2 di Bali, kini sudah bisa dipenuhi dengan produksi peternak daerah Bali sendiri, sehingga import daging sudah tidak ada lagi. Hal itu dikemukakan oleh Ketua Bali Ida Bgs PHRI Kompyang kepada wartawan di Denpasar, ketika memberikan keterangan pers bersama Kepala Dinas Pertanian Bali Ir Sukatja tentang hasil2 pertanian di Bali, Jumat pekan lalu. Menurut Kompyang, kebutuh- an daging sapi yang empuk kini sudah bisa dipenuhi peternak sapi dari Bali sendiri. Begitu juga daging ayam, sudah sangat banyak peternak menjual langsung ke hotel dan kwalitasnya cukup baik. telur2 Sedang ayam yang dibutuhkan juga tidak pernah jadi -DI SUKABUMI- 2015 Anta kimia (campuran-campuran) anta- ra lain menggunakan zat H2 C04 dan zat kimia pembersih oli yang disita Polisi itu. Oli tersebut setelah disuling dan bersih, dipasarkan kembali dengan harga Rp.57.000,- per drum kepada seorang pengecer bernama "E" di Sukaraja yang menjualnya lagi dengan harga Rp.400,- per Rp.80.000,- per drum. liter atau A.R. mengaku tidak memalsu- kan minyak pelumas. Namun jika dituduh sebagai pembeli atau penerima oli bekas dan selanjut nya membersihkan kembali dan siap dipakai kembali, ia menerima tuduhan itu. Di samping itu diakuinya bahwa usahanya me- mang tidak memiliki izin. (KNI).- Tiga orang tewas, enam luka bakar disambar petir Keperluan daging hotel 2 dipenuhi peternak 2 Bali karena banyaknya persoalan peternak ayam petelur di Bali. Karena kebutuhan daging dan telur bisa dipenuhi oleh peternak Bali sendiri, maka tarif makanan di hotel bisa diturunkan, sebab bahan bakunya menjadi lebih murah hampir 400%. Pupuk Sementara itu dari kantor BANJARMASIN, (Suara Karya).- Sejumlah penduduk Desa Sungai Turak Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalsel dikejutkan bunyi petir yang menggelegar memekakan telinga pada siang hari bolong baru2 ini dan menyambar sekelompok penduduk. Sambaran petir tersebut menewaskan tiga orang dan enam orang lainnya menderita luka bakar. Ketiga orang yang tewas tersebut masing2 Ardiansyah dan Barman keduanya murid SMP Sungai Turak, kemudian Jarmansyah murid PGA Amuntai. Mereka tewas seketika sekujur tubuhnya seperti terbakar. Sedang enam orang lainnya hanya sebagian yang terbakar seperti badannya, tangannya atau dadanya dan sempat mendapat pertolongan doter Puskesmas setempat. ORANG SE- PERTI INI, PASTI RELA BERKOR BAN UNTUKKU.. DENGAN DIA AKUS BISA BERSAMA MELAWAN BAHAYA! Penduduk desa tersebut sedang menghadapi musin panen, hingga banyak yang bekerja di sawah menuai padi. Sebelum musibah maut itu terjadi, hujan turun rintik2 dan beberapa kali kilat menyambar, tapi karena hujan tidak lebat, sebagian mereka masih tetap meneruskan pekerjaannya di tengah sawah. Peristiwa yang menelan korban jiwa tersebut untuk pertama kalinya menimpa penduduk setempat selama sepuluh tahun terakhir, dua tahun yang lalu kejadian serupa pernah terjadi tapi hanya mengakibatkan para korban luka2 bakar. (Ant).- BANYAK DI NON PETANI Tunggakan kredit Bimas di Karawang Rp 2,- milyar lebih KARAWANG, (Suara Karya).-- Tunggakan pengembangan kredit Bimas di kabupaten Kara- wang diperkirakan jumlahnya masih di atas dua milyar rupiah, karena sampai akhir September 1980 jumlah tunggakan itu tercatat Rp.1,9 milyar, tidak termasuk tunggakan pada MT 1979/80. Seorang anggota tim penyelamat kredit Bimas kabupaten Karawang mengatakan, ia merasa pesimis untuk menyelamatkan uang kredit tsb., karena sebagian besar tung- gakan kredit Bimas menyangkut pada orang2 non petani. Hal ini terbukti dari hasil pene- litian pihak tim penyelamat kredit Bimas Karawang yang menye- butkan bahwa orang2 bukan petani yang menunggak kredit Bimas jumlahnya meliputi jutaan rupiah. Mereka dulu mendapatkan kredit itu dengan menggunakan areal fik- tif. baru 5%. Menyinggung hasil buah-buah an di Bali, Kepala Dinas Pertanian Bali Ir. Sukatja mengatakan, untuk kebutuhan hotel baru bisa diserap sekitar 5% dari produksi yang ada. Sedang yang lain yang rata2 dikomsumsi oleh penduduk Bali sendiri, walaupun diakui masih banyak pula buah2-an yang belum bisa dijadikan barang konsumsi yang tetap dan menghasilkan penghasilan tam- bahan buat petaninya. "Pemda Bali kini berusaha untuk mengolah buah-buahan itu menjadi minuman segar khas Bali "ucapnya. Beberapa buah seperti nenas Bali, jeruk Bali sudah mulai dicoba untuk diolah menjadi minuman "Mudah-mu- segar. dahan cocok dengan selera turis 'katanya. Sebab buah2-an di Bali bisa dijadikan minuman yang baik. Yang baik yaitu yang sudah biasa dipakai minuman oleh orang Bali, seperti pisang batu untuk minuman Tis "ujar Sukatja. Dikatakan pula, turis2 ke Bali tentu menginginkan hal2 yang betul2 khas Bali. Sehingga dengan demikian, sejumlah buah seperti masih juwet, klecung, bisa diperkenalkan dan diolah menjadi minuman. "Sama halnya seperti brem Bali yang setelah berhasil dipromosikan kini sudah dapat menduduki klas minuman tinggi dan tidak lagi menjadi minuman- khusus buat orang2 mabuk "katanya. Dalam rangka inilah Pemda Bali menyelenggarakan pameran hasil2 pertanian Bali yang berlangsung tgl. 26 sampai 31 Oktober 1980. (ika). Opstibda Karawang diperoleh keterangan, usaha penyelamatan uang negara juga dilakukan terha- dap para penyalur pupuk dan pengelola uang pengadaan pangan. Penyelewengan pupuk dan obat- 2an yang dilakukan oleh beberapa penyalur di Karawang jumlahnya meliputi Rp.22,- juta. Sedangkan penyelewengan uang pengadaan pangan yang masih menyangkut pada oknum2 pengurus KUD masih meliputi Rp.244,-juta. Sumber SK menyebutkan, ter- catat 9 orang oknum pengurus KUD yang sudah diperiksa dan berkasnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan untuk pengusutan lebih lanjut. Pihak Opstibda juga mensinyalir adanya pemotongan liar terhadap uang pengadaan pangan itu, yang dilakukan oleh oknum2 petugas kantor Koperasi Karawang yang jumlahnya diperkirakan tak kurang dari Rp.71 juta. Untuk itu pihak Opstib kini sedang sibuk me- nangani kasus tsb. (MTS).--- SAMBAS Bupati Kendal belum lama ini memberikan bantuan uang sebesar Rp.4 juta untuk Parpol, Golkar dan Pakokarda Tingkat II Kendal, Bantuan itu diperinci masing- masing Rp.1 juta untuk Partal Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrasi Indonesia (PDI), Golkar dan Pakokarda. Bupati Kendal, Drs. Herman Soemarmo mengharapkan agar bantuan itu dapat dimanfaatkan seefisien mungkin. "Gunakanlah untuk lebih meningkatkan parti. sipasi dalam mensukseskan pelak. sanaan pembangunan", begitu pesan bupati Herman. Bupati mengingatkan agar Parpol dan Golkar menyelesaikan Penataran P4 dan sesudah itu melaksanakan pula program-program pelak- sanaan P4 (R-O) SUKOHARDJO: MURNI ?!? SIAPA LAKI/TU? KENAPA KAU BER SAMANYAR HEEHH LAKI BERKEDOK SIAPA DIA, MURNI? SIAPA DIA? SUARA KARYA HALAMAN V ANTAR DAERAH Harl Sumpah Peringatan Pemuda 28 Oktober di Kabupaten Sukohardjo antara lain ditandat dengan pemilihan pelajar teladan tingkat SLTA, SLTP dan SD. Pelajar teladan tingkat SLTA dimenangkan oleh Rahayu DLT, memperoleh hadiah Rp.80.000,-. Untuk tingkat SLTP dengan hadiah sebesar Rp.60.000,-, dimenangkan oleh Joko Seto Adi siswa SMP Negerl I, Sukohardjo, Untuk tingkat SD dimenangkan oleh Wijayanto dari SD Negeri II Sukohardjo, yang memperoleh hadlah Rp.40.000,-. Penyerahan hadiah berupa Tabanas tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan harl Sumpah Pemuda. (R-O).- BEKASI: Sebanyak 50 orang peserta Penataran P4 tipe B di Kabupaten Bekasi berhasil lulus seluruhnya. Penutupan penataran P4 tersebut dilakukan di Kecamatan Cibaru- sah baru baru ini oleh Bupati Bekasi yang diwakili oleh Drs. Nonon Sentant. (R-O).- MAGELANG: Bertempat di Pendopo Pakis Kecamatan Kabupaten Magelang baru baru ini telah dilangsungkan upacara penyerah- an bantuan untuk korban bencana alam di Kecamatan Pakis dan kecamatan Sawangan. Di Kedua kecamatan tersebut tanggal 21 September yang baru lalu telah terjadi bencana angin taufan, Desa Pogalan, Kenalan, Kragilan dan Kaponan di Kecamatan Pakis telah rusak oleh serangan angin taufan itu. Sedang di Kecamatan Sawangan yang terkena bencana adalah desa Banyuroto dan desa Wonolelo. Akibat bencana angin dan rumah taufan tersebut, tanaman rakyat antara lain berupa jagung dan tembakau, roboh. Menurut perkiraan, kerugian akibat bencana alam tersebut puluhan juta rupiah. Bantuan yang diberikan antara lain uang dari Gubernur Jawa Tengah Rp.500.000,- dan dari Pemda Kabupaten Magelang Selain Rp.500.000,-. itu darl Dinas Sosial Pemda Kabupaten Magelang 600 Kg beras sedang Dharma Wanita Kabupaten Magelang menyerahkan bantuan berupa ikan asin 110 Kg. (R-0).- SEMARANG: tahun. Selain Itu bantuan juga diberikan kepada 360 orang anak anak miskin dan 240 orang tua miskin. Sedang untuk penderita cacat seperti buta, tull dan cacat tubuh lainnya, Kantor Depar- temen Sostal Payahkumbuh memberikan bantuan untuk 50 orang. (R-O).- OH, CELAKA..... KAKANG SEN- JAYA.. NADA KATA NYA BEGITU GUSAR! PURBALINGGA: Sebanyak 11.787 ekor tikus berhasil dibunuh di desa-desa Kecamatan Kallmanah, Kabu- paten Purbalingga selama bulan September yang lalu. Kegiatan pemberantasan hama tersebut dilakukan secara gotong royong, baik dengan gropyokan maupun dengan umpan tikus. Tenaga penggropyok sebanyak 2238 orang telah menghasilkan 11.787 ekor tikus. Pemberantasan hama tikus itu dilangsungkan dengan pimpinan kepala desa dan akan berlangsung terus sampai hama tikus itu habis. (R-0).- TUBAN: Desa Bregas Kidul dan desa Gedang Kecamatan Klepu, Kabupaten Semarang, mendapat bantuan alat ketrampilan wanita dari Nyonya Susmono, isteri Bupati, Semarang. Bantuan berupa mesin jahit, mesin pembuat getuk lindri, mesin pembuat mie dan sebuah cetakan kue kue secara simbolik diserahkan kepada Kepala desa Bregas. Rombongan tersebut diikuti juga oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Drs. Suyono. Perkenalan dengan Bupati baru Tuban dan perpisahan Bupati lama telah dengan diselenggarakan baru baru ini di Tuban. Pejabag baru Soerati Mursam dalam kesempatan itu menyata- kan penghargaannya atas hasil pembangunan selama masa jabatan Bupati yang lama. Sedang Bupati lama. H. Moch. Masduki mengharapkan masyarakat men- dukung kepemimpinan Kepala Daerah yang baru. (R-O).- PAYAKUMBUH: - KLATEN: Klaten DPRD Kabupaten dalam tahun sidang 1979/1980 telah mengadakan sidang dan rapat serta peninjauan ke daerah sebanyak 605 kall. Yang paling banyak mengadakan peninjauan adalah Komisi I bidang Sebanyak 1025 orang anggota masyarakat yang mengalami berbagai macam masalah sosial mendapat bantuan dari kantor Departemen Sosial Kota Madya Payakumbu pada tahun anggaran 1980/1981. Kepala Kantor Departemen Sosial, Kota Madya Payakumbuh M. Rais Bsc mengatakan dalam suatu ceramahnya baru baru ini, bantuan untuk orang jompo diberikan kepada 375 orang yang berusia 50 sampal dengan 65 pemerintahan dan keamanan, tercatat 107 kall. Sedang yang paling sedikit Komisi II 97 kall. (R-O).- BREBES: Bupati Brebes, Syafrul Supard! baru baru Int meresmikan pembangunan cek dam di desa Pemulihan Kecamatan Larangan. Pembangunan tersebut akan menelan biaya Rp.16.724.805 dari dana Inpres 1979/1980 Cek dam tersebut direncanakan panjang 60 M, lebar 4M tinggi bendungan 8M, serta daerah tangkap air seluas 110 hektar, dengan luas genangan 1,5 hektar dan dapat menampung 60.000 meter kubik atr. (R-O).- KUDUS: Pengurus Bakom PKB Kabu- paten Kudus baru baru int dilantik Bupati Kudus. Pengurus Bakom PKB tersebut tersusun sbb: Ketua Umum Arif Mulyad! BA, Ketua I Muhasan, ketua II Subianto Djuhadi, ketua III Drs. Romeo Wirodimejo, Sekretaris Bambang Hadi Wijaya, Bendahara Trenggono Sutejo. Selain itu masih ada Ketua ketua bidang serta anggauta. Bupati mengatakan dengan jiwa sumpah pemuda 28 Oktober 1982, kita tidak membeda- bedakan lagi mereka yang pribumi dan yang non pribumi (R-O).. PESISIR SELATAN: BAPPILU Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, baru- baru ini dilantik. Zaglul Sutan kebesaran, Ketua DPD Golkar Daerah Tingkat I Sumatera Barat mengatakan, Badan Pengendalian Pemilihan Umum (Bappilu) itu berupaya agar pelaksanaan pemilu tahun 1982 mendatang berjalan jujur dan bersih sesuai dengan undang-undang Pemilu. Selain itu ditekankan Pemilu 1982 agar dimenangkan oleh Orde Baru, demi kelangsungan hidup bangsa dan negara. BAPPILU kabupaten Pesisir Selatan itu diketual oleh Alwis Darwis BA. (R-O).- JEPARA: "Temu Wicara Pestisida" belum lama ini berlangsung di pendopo Kawedanan Kota Jepara, diprakarsai oleh PN Perhutani Sub. Kesatuan Pemasaran Jepara. Di undang dalam Temu Wicara itu sebanyak 200 orang yang mewakili unsur2 PPL, KPH, BUD/KUD, Kelompok Tani, Bapel Bimas dsb. Maksud Temu Wicara adalah untuk membina pengertian konsumen pestisida, terutama mana petani, sampai sejauh obat-obatan itu dapat digunakan. Di samping diberikan penjelasan- nya, juga diperkenalkan jenis pestisida yang baru. Dialog antara wakil2 produsen pestisida dengan para peserta Temu Wicara pun berlangsung. Pembicara2 dari PT. Bayer, PT. Ciba Gelgy, PT Shell, PT. Petro Kimla, PT. Agrocorp, PT. ICI dan PT FMC, selain menjelaskan produksi pestisida mereka, juga melayani pertanyaan2 peserta Temu Wicara. (R-O).- SAWAHLUNTO: RAHASIA ISTANA BIRU BEGITULAH, AKHIRNYA MEREKA BER JALAN BERSAMA, NAMPAKNYA, MURNI, INGIN MEMANFAATKAN SOMALI... TETAPI, RENCANA MURNI ITU TIDAKLAH MU- LUS, MELESET DARI DUGAANNYA, KARENA... 23 ngunan Bupati Sawahlunto/Sijunjung Nur Bahry Sald Pamuncak, Rabu dua pekan lalu di operation room bantuan Pemda menyerahkan uang dari Dep. Agama sebanyak Rp.3.940.000,- untuk pemba- 4 mesjid di kawasan kabupaten Sawahlunto/Sijunjung. Bantuan itu diperinci untuk Mesjid Sitiung III Rp.1,- juta, Mesjid Istiqamah Tanjung Ampalu Rp.1, juta. Mesjid Simancung Rp.990.000,- dan Mesjid Gunung Medan Rp.950.000,-. Bupati menegaskan, bantuan kepada mesjid2 itu adalah untuk mengingatkan masyarakat bahwa pembangunan yang dilaksanakan pemerintah benar2 pembangunan antara yang seimbang pem- bangunan pisik dan spiritual. (R-O).- GORONTALO: HUT Golkar ke 16, pada 20 Ok to ber lalu diperingati dengan suatu upacara di gedung BPU Gotontalo. Kabupaten Talaga Dihadiri oleh anggota Dewan Penasehat Golkar Dati II Gorontalo, unsur pimpinan Golkar, tripida kecamatan dan tokoh2 masyarakat. Dalam kesempatan itu, karyawan dan karyawati Deppen kab. Gorontalo menyuguhkan sosio drama dengan judul "Sarjana Kembali Ke Desa" yang mendapat sambutan meriah. Dewan Ketua Penasehat Golkar, kab. Gorontalo Drs. Ardi dalam Arsyad sambutannya antara lain mengatakan, Golkar telah meletakkan dasar dari kepercayaan yang diberikan rakyat dengan usaha dan hasil pembangunan yang dilancarkan. (R-O).- MURNI NAMPAK GUGUP-EAVA A MENCARI AKAL UNTUK MENJAWAB PERTANYAAN TSB 4 USAHA KITA GAGAL, DIA MASIH SELAMAT BAHKAN KINI, DIA DILIN- DUNGI OLEH SEORANG PENDEKAR TANGGUH, BAGAIMANA KAUPUN BI- SA GAGAL MENANGANINYA LAKI ITU, TERLALU KUAT BUATKU, BAHKAN SAUDARA SOMALI INIPUN TAK BERDAYA MELAWAN NYA...
