Tipe: Koran
Tanggal: 1989-08-19
Halaman: 01
Konten
2cm Perintis : K. Nadha Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi K. Nadha Wkl. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Widminarko, Drs. ABG. Satria Naradha Sekretaris Drs. Nariana Redaksi Djesna Winada, Surawan, B. Ashrama, Marmo Oetomo, Made Surita,Adhy Ryadi Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232 25764-25765 Fax: 27418 22937 : Kotak Pos 10 Denpasar 80001 : 35191 bpost la Kantor Redaksi Telpon Redaksi Alamat surat lewat pos Telex Perwakilan Jakarta Surabaya NTB Jl. Taman Cut Mutiah No. 1 Telpon 335106-3103369 JI. Gelong Baru Timur VI B No. 8 Jakarta Barat telpon 596719 Jl. Tambak Laban No. 15 telpon 317430 Jl. Wanasara II/1 Cakranegara, Mataram, Telpon 21846 BACA BERITA NTB HAL. III 1860 word Cina Bantah, Menteri Pertahanan Qin Ditangkap Beijing - Kementerian Pertahanan Ci- na, Jumat, membantah, Qin Ji- wei, ditangkap oleh tentara yang setia kepada Presiden. Itu betul-betul hanya kabar angin," kata seorang pejabat ke- (Bersambung ke Hal X, kol 2) Jakarta- Menteri Pertahanan Keama- "nan, L.B. Moerdani mengata- kan, kepentingan pertahanan dan keamanan negara di bidang politik adalah terwujudnya sis- tem politik yang stabil dan dina- mis serta bersifat kebangsaan dengan menerapkan Pancasila sebagai satu-satunya asas. Di depan peserta Kursus Re- guler Angkatan XXII Lemhanas Jakarta, Jumat, Menhankam menyatakan, Pancasila harus menyatu dalam kehidupan ber- masyarakat, berbangsa, dan bernegara hingga terjamin keu- tuhan, persatuan, dan kesatuan bangsa serta terpelihara suasa- na politik yang mendorong pem- bangunan nasional. Moerdani mengatakan, da- lam melaksanakan perannya, "Para aktor politik harus selalu berpola pikir, berpola sikap, dan berpola tindak secara kom- prehensif dan integral, sesuai jiwa integralistik yang dia- manatkan UUD 1945. Jayapura- Gerakan Pengacau Keaman- an (GPK) di Irian Jaya hanya segelintir oknum yang tidak puas. Hal ini sama sekali tidak membahayakan daerah ini, apa- lagi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Gubernur Irian Jaya, Bas Sue- bu; S.H. mengatakan hal itu da- lam wawancara khusus dengan dua wartawan Australia, Jumat kemarin, di kediamannya. Ia juga menekankan, GPK bu- kan suatu kekuatan militer atau politik, dan karena itu disebut gerakan pengacau keamanan yang mengacau karena kepen- tingan tertentu, karena frustra- si lalu mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Antara PENGHARGAAN-Presiden Soeharto, didampingi Ibu Tien Soeharto, menyerahkan tanda penghargaan dan Tabanas kepada I Ketut Subadia, awak bis teladan 1989 dari Bali, yang mewakili tujuh awak bis teladan 1989, pada acara ramah tamah dengan Paskibraka dan para teladan 1989 di Sasono Langon Budoyo Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Jumat (18/8), yang dihadiri oleh Wakil Presiden dan Ny. E.N. Sudharmono, pimpinan lembaga tertinggi dan tinggi negara, dan para menteri serta sejumlah pejabat lainnya. GPK di Irian Jaya hanya Segelintir Orang tak Puas berdasarkan nyempurnaan pengalaman masa lalu," kata gubernur dalam wawancara ter- sebut. Sekarang ini ruang gerak ok- num GPK makin terancam ber- kat kerja sama yang baik antara Indonesia dan Papua Nugini, khususnya dalam bidang kea- - manan di perbatasan. Gubernur juga menyatakan keyakinannya, kegiatan oknum pengacau keamanan itu pada saatnya akan hilang sendiri ka- rena hasil pembangunan nasio- nal yang makin meningkat di se- gala bidang di propinsi ini. Dengan begitu maka ber- dasarkan keputusan Presiden Soeharto, kata Rudini, Jabar di- tetapkan sebagai penerima tan- da kehormatan Parasamya Pur- nakarya Nugraha, sementara Jateng dan Jatim masing- masing menerima tanda peng- hargaan Prayojana Kriya Pata Parasamya Purnakarya Nug- raha. Menhankam: Aktor Berpola Pikir Komprehensif sia tuan rumah di negeri sendiri dan sekaligus menghapuskan kemiskinan, kata Menhankam. Selain itu, etika politik juga harus selalu memperhatikan ni- lai budaya bangsa, hal itu perlu karena iklim budaya politik ser- ta penyelenggaraan politik sa- ngat berpengaruh pada semua aspek kehidupan bangsa, ka- tanya. Menyinggung masalah tran- smigrasi, Bas Saebu mengata- kan, tetap dilaksanakan di Irja sebagai unsur penting dalam pembangunan sumber daya ma- nusia untuk mempercepat pem- bangunan daerah ini. Dan tidak benar isu yang dikembangkan pihak luar seolah-olah Irian Jaya menolak kehadiran tran- smigrasi. Tidak benar. Atas pertanyaan wartawan selesai menghadiri acara ramah tamah antara Presiden Soehar- to dan Paskibraka serta para te- ladan 1989 di Taman Mini Indo- nesia Indah, Mendagri men- jelaskan, Jateng dan Jatim ma- sing-masing memperoleh Prayojana Kriya Pata Parasa- mya Nugraha karena mereka sudah pernah memperoleh Pa- rasamya Purnakarya Nugraha. "Program pemindahan pen- duduk dari Pulau Jawa ke sini masih tetap akan dilaksanakan di masa datang, cuma nanti akan ada beberapa pe- Tiga Propinsi Terbaik di Indonesia -Tabanan Menerima Parasamya Jakarta - Propinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dinyatakan terpilih sebagai tiga propinsi Dati I terbaik dalam melaksanakan program-program pembangunan selama Pelita IV, demikian diumumkan Menteri Dalam Negeri, Rudini, di Jakarta, Jumat. (Sumbar), Kodya Jambi (Jam- bi), Kabupaten Bengkulu Sela- tan (Bengkulu), Kabupaten Bangka (Sumsel), dan Kabupa- ten Lampung Tengah (Lam- pung). Kedua wartawan itu, Thomas Francis Hiland dari Australian Associated Press dan Lindsay Ed- mund Murdoch dari Harian The Age, yang datang khusus ke Irja untuk meliput peringatan HUT ke-44 Kemerdekaan RI. TERBIT 12 HALAMAN Menurut gubernur, pe- nyempurnaan yang dimaksud, kalau pada masa lalu transmig- rasi yang diprogramkan ke sini berdasarkan jumlah manusia, maka tahun ini dan seterusnya hanya didasarkan pada aspek kualitas manusia. Dengan kata lain, transmigr- an yang masuk nanti sudah ha- rus disiapkan mental dan keter- ampilannya menjadi pekerja yang produktif agar pada gili- rannya nanti dapat mengalih- kan ketrampilannya itu kepada penduduk sekitarnya. Transmigrasi ini, kata guber- nur, memiliki makna strategis bagi Irian Jaya dalam upaya me- nambah kekurangan tenaga kerja berkualitas untuk mema- cu pembangunan daerah ini yang sekarang hanya dihuni sa- tu juta lebih penduduk. SABTU, 19 AGUSTUS 1989 Agar tidak terjadi kesenjang- an antara transmigran dengan penduduk di sekitarnya, teruta- ma dalam masalah keterampil- an, maka Pemda telah menyiap- kan satu konsep pendidikan ke- terampilan bagi penduduk yang tinggal di desa-desa yang ber- dampingan dengan lokasi pe- mukiman transmigrasi. Bali Post Konsep ini dilaksanakan de- ngan bekerja sama Kanwil Dep- naker dan Depdikbud, kata Gu- bernur Suebu. (Ant). Ia juga menjelaskan, Jabar terpilih sebagai penerima Para- samya Purnakarya Nugraha se- telah melalui proses penilaian berjenjang beberapa tahap. Penyerahan tanda kehorma- tan kepada propinsi terbaik itu oleh Presiden Soeharto, sam- bung Rudini, kemungkinan di lakukan dalam bulan ini juga. Di samping tingkat propinsi, ada 26 Dati II yang juga telah ditetapkan menjadi penerima Parasamya Purnakarya Nug- raha atas keberhasilan mereka melaksanakan pembangunan selama Pelita IV. Kepentingan Hankamneg di bidang ekonomi adalah terwu- judnya sistem ekonomi Panca- sila dengan struktur yang sehat dan mampu mandiri yang dito- pang oleh sistem distribusi yang menjangkau seluruh nusantara. Dengan demikian, terjamin kebutuhan hidup seluruh ra- kyat secara layak serta mampu (Bersambung ke Hal X, kol 2) Penerima penghargaan untuk Presiden, Paskibraka, dan Para Teladan'89 tingkat Dati II itu adalah Kabu- paten Aceh Tengah (di Aceh), Kabupaten Labuhan Batu (Su- mut), Kabupaten Bengkalis (Riau), Kabupaten Tanah Datar Ekonomi Pancasila Tentang kemajuan ekonomi untuk keadilan sosial, Menteri Moerdani menjelaskan, perma- salahannya ialah bagaimana da- pat tetap mengendalikan dina- mika kehidupan ekonomi ke a- rah terwujudnya demokrasi e- Teheran Siap Bantu Bebaskan Pancasila. Pembangunan ekonomi tidak dapat seluruhnya diserahkan kepada kekuatan pasar, pemba- ngunan itu sudah mengandung konotasi adanya desain serta proses konstruksi dan engini- ring, katanya. Oleh karena itu, katanya, di samping deregulasi juga harus tetap ada upaya reformasi un- tuk menjadikan bangsa Indone- Teheran siap membantu pem- bebasan para sandera Barat di Lebanon hanya jika pemerintah Washington membuktikan ti- dak lagi akan mengambil sikap yang bermusuhan terhadap Iran. Harian Untuk Umum Presiden Ali Akbar Hashemi Rafsanjani, Kamis menyatakan, "Jika Amerika Serikat mengha- rapkan bantuan kami dalam soal Lebanon itu, negara itu le- bih dulu harus memperlihatkan dalam praktek bahwa mereka telah menghentikan sikap ber- musuhannya terhadap kami. Kemudian kami akan terdorong untuk menyelesaikan soal itu." Pernyataan ini dikeluarkan Rafsanjani dalam suatu per- temuan dengan Menlu Pakist- an, Sahabzada Yaqup Khan, yang mengatakan ia telah di- minta untuk mengusahakan kerja sama Iran dalam membe- baskan sandera di Lebanon. Iran mengaku mempunyai, pengaruh spritual, atas kelom- pok kelompok fundamentalis pro-Iran di Lebanon yang didu- ga kuat telah menyekap 15 san- dera Barat, delapan di antara- nya warga AS. Rafsanjani mengenyamping- kan perundingan langsung de- ngan Washington mengenai ma- salah sandera itu. Pengemban Pengamal Pancasila Kendati demikian, ia secara tidak langsung memuji Presi- den George Bush, dengan meng- atakan, "Bush tampaknya lebih Selain itu juga Kabupaten Ta- sikmalaya (Jabar), Kabupaten Wonogiri (Jateng), Kabupaten Kulonprogo (di Yogyakarta), Kabupaten Blitar (Jatim), Ka- bupaten Pontianak (Kalbar), Kabupaten Kota Waringin Ti- mur (Kalteng), Kabupaten Kota Baru (Kalsel), Kodya Balikpa- Medan - Sutan Iskandar Siregar (22), petinju kelas berat andalan Su- matra Utara yang menolak panggilan PB Pertina untuk me- masuki Pemusatan Latihan Na- sional (Pelatnas) SEA Games XV, di Kuala Lumpur nyaris te was tertembak oknum polisi. Sutan yang juga mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Pancabudi Medan dan Direktur PT Waja Bakti, "ditembak petu- gas pada hari Senin karena di- duga merampok," kata Sekreta- ris Pertina Medan, Liberty Siahaan, di Medan, Jumat. Liberty menegaskan, karena Jakarta - Presiden Soeharto Jumat pa- gi mengadakan ramah tamah dengan anggota pasukan peng- ibar bendera pusaka (paskibra- ka) dan para teladan tahun 1989 yang berlangsung di Sasono La- ngen Budoyo Taman Mini Indo- nesia Indah, Jakarta. Acara yang berlangsung da- lam suasana kekeluargaan dan meriah itu dihadiri pula oleh Ibu Tien Soeharto, Wakil Presi- den dan Ny. En.Sudharmono, pimpinan lembaga tertinggi dan tinggi negara, para menteri serta sejumlah pejabat peme- rintah lainnya. Tidak ada sambutan- sambutan resmi dalam acara itu kecuali penyampaian laporan menteri/sekretaris negara Moerdiono selaku ketua panitia negara perayaan 17 Agustus 1989, yang merupakan pengan- tar ramah tamah sekaligus memperkenalkan secara umum paskibraka serta para teladan yang hadir. Ramah tamah yang berlang- sung hampir satu setengah jam itu ditutup dengan lagu "ke- mesraan" oleh Andi Meriem Matalata, yang pada beberapa bait syairnya sempat diikuti se- cara koor oleh para teladan. Paskibraka yang beramah ta- mah dengan presiden itu ber- anggotakan 54 orang terdiri atas siswa-siswi terpilih dari 27 propinsi. Seluruhnya berjum- lah 692 orang terdiri atas guru, siswa SLTP/SLTA, dosen, maha- bijaksana dibanding dengan pendahulunya Ronald Reagan, sekali pun demikian Amerika Serikat harus mendukung kata- katanya dengan perbuatan," katanya seperti dikutip kantor berita Iran, Irna. Rafsanjani tidak menjelas- kan bagaimana Washington ha- rus membuktikan suatu per- ubahan dalam sikapnya. Ia ha- nya menandaskan soal aktiva Iran dan sandera Barat adalah masalah yang sepenuhnya ter- pisah. pan (Kaltim), Kodya Manado (Sulut), Kabupaten Donggala (Sulteng), Kabupaten Kendari (Sultra), Kabupaten Polewali mamasa (Sulsel), Kabupaten Tabanan (Bali), Kabupaten Lombok Barat (NTB), Kabupa- ten Timor Tengah Selatan (NTT), Kabupaten Maluku Te TOEL ngah (Maluku), Kabupaten Jayawijaya (Irja), dan Kabupa- ten Kofalima (Timtim). Tapi dikemukakannya, kesu- litan utama yang dihadapi Bush dalam memperbaiki hubungan- hubungan Iran-AS adalah pen- dapat umum rakyat Amerika, yang katanya sudah salah arah akibat propaganda anti-Iran se- lama satu dasawarsa. Mendagri menjelaskan, Pro- pinsi Jabar dinilai telah me lakukan upaya sungguh- sungguh dalam melaksanakan pembangunan selama Pelita IV sehingga membuahkan keber- hasilan luar biasa. (Ant) Sandera jika AS tak Bermusuhan kemarin. Teheran - Kendati kecaman keras yang dialamatkan kepada AS, namun pernyataan Presiden Iran ini masih lebih moderat dibanding dengan pernyataan Senin lalu oleh pemimpin spritual Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dengan tegas menolak setiap perundingan dengan pemerin- tah AS. "Tidak ada seorang pun di Re- publik Islam Iran yang telah atau akan berunding dengan Anda," ujar Khamenei. Kamis pagi, anak mendiang pemimpin spritual Iran Ayatol- lah Khomeini juga mengecam sikap Washington perihal san- dera itu. (Ant). siswa, dokter dan paramedis puskesmas, kepala desa, ketua tim penggerak PKK desa, ketua I LKMD, transmigran, pengelo- la program KB, pengurus koper- asi, pengurus Karang Taruna, pekerja sosial masyarakat, pe- kerja, juru penerangan, dan awak kendaraan umum teladan. Hadiah dan kenang- kenangan yang mereka terima, selain berupa foto Presiden dan Ibu Tien Soeharto, adalah se- jumlah tabanas serta peralatan kerja yang sesuai tugas masing- masing. Acara ramah tamah tersebut merupakan bagian dari seluruh rangkaian acara peringatan HUT ke-44 Kemerdekaan RI ta- hun ini. Mensesneg Moerdiono dalam laporannya mengatakan para anggota paskibraka dan para teladan tsb. terdiri atas priba- di-pribadi yang bisa dicontoh oleh lingkungan sekitar me- reka. Setelah penyerahan peng- hargaan dan kenang-kenangan secara simbolis dari presiden dan ibu Tien Soeharto kepada warga masyarakat terpilih itu, acara dilanjutkan dengan hi- buran yang mengetengahkan kelompok penyanyi Elfas Si Jika Sistem Distrik Dipakai, nger, Tety Manurung dan Andi Meriem Matalata. "Dengan pertemuan ramah tamah ini kita berharap tercipta tali silaturahmi dan suasana ke- keluargaan antara lapisan ter- pilih dari masyarakat kita de- ngan pimpinan nasional," kata- nya. (Ant). Jakarta - Kapuslitbang Politik LIPI, Dr. Alfian berpendapat, meskipun Presiden Soeharto memberikan peluang kepada kekuatan sosial politik untuk bilamana perlu -- memperjuangkan perubahan sistem Pemilu, sistem yang ada dan disepakati sampai sekarang akan sulit diubah. "Apabila sistem yang dipakai sekarang diganti dengan sistem distrik, kemungkinan besar Golkar akan memboyong semua kursi dan dua kekuatan sosial politik lainnya tidak kebagian," kata Alfian di Jakarta, Jumat Menurut Alfian, sistem Pe- milu yang dipakai sekarang dan yang merupakan kombinasi dari sistem distrik dan propor- sional sudah memadai untuk ta- hap pembangunan politik nasio- nal dalam masa transisi ini dan tetap relevan untuk menjadi landasan bagi pelaksanaan Pe- milu 1992 mendatang. Golkar akan Boyong Semua Kursi "Saya belum melihat adanya keperluan untuk memperjuang- kan kemungkinan perubahan itu. Sebab, dengan sistem Pe- milu sekarang dimungkinkan ketiga organisasi politik peser- ta Pemilu terwakili baik di MPR aupun DPR secara bermak- na," katanya. MILIC MONUMEN PERS NASHARIAN PAGI SURAKARTA ATIONAL CAMEL Yang dimaksudkan dengan pengertian "bermakna" oleh Alfian ialah jumlah wakil-wakil rakyat dari masing-masing Or- pol cukup menentukan, meski- pun ada yang mendapat jumlah kursi yang besar dan ada yang kecil. Seandainya dipakai sistem di- strik, katanya, untuk setiap dis- trik ditentukan hanya satu wa- kil, berarti hanya satu orang pe- menang yang menjadi wakil Or- pol. "Bila itu terjadi, Golkar su- dah pasti dapat memborong se- mua kursi yang diperebutkan dalam Pemilu," tegasnya. Dijelaskan, apabila pada Pe- milu 1987 digunakan sistem dis- trik, Golkar diperhitungkan da- pat memboyong semua kursi, kecuali sekitar empat kursi yang diperoleh Partai Persa- Mencemaskan, Tata Ruang Bali nya ruang kota (urban space) beserta bangunannya akan ter- tata dengan baik, keselamatan dan keamanan manusia yang memanfaatkannya dapat ter- PRODUK pengaturan tata ruang dan ruang kota banyak manfaatnya dalam menata sua- tu lingkungan pemukiman kota. Inilah suara sumbang yang se- ring terdengar dalam masyara- kat terutama yang hidup di kota-kota besar, tak kecuali di Denpasar. Tidak kurang dari Di- rektur Tata Bangunan Departe- men Pekerjaan Umum, Ir. Nur- saidi, mengakui kenyataan ini. NOMOR 2 TAHUN Ke-42 "Pendapat itu cukup berala- san, karena pada umumnya ma- syarakat menganggap apa bila suatu kota telah mempunyai tata ruang, maka setiap pemba- ngunan di kota tersebut dapat diarahkan, didorong, serta di- kendalikan," ucapnya di Den- pasar belum lama ini. Selanjut- tuan Pembangunan (PPP), se- dangkan, Partai Demokrasi In- donesia (PDI) diperhitungkan tidak mendapat kursi sama se- kali. "Padahal, dengan sistem Pe- milu yang dipakai sekarang, ke- dua kekuatan sosial politik se- lain Golkar juga mendapat kur- si yang bermakna: 61 kursi un- tuk PPP dan 40 kursi untuk PDI," kata Alfian. Dengan demikian, menurut pengamat politik itu, cukup ber- alasan apabila pimpinan ketiga kekuatan sosial politik seperti Wahono (Golkar), J. Naro (PPP) dan Soejardi (PDI) tidak mem- persoalkan betul perubahan sis- tem Pemilu yang penting meka- nisme pelaksanaannya yang di- harapkan lebih jujur dan adil alias Jurdil. "Namun, peluang yang diung- kapkan Presiden Soeharto su- dah sepatutnya dipikirkan da- lam bentuk dialog antarkekua- taan sosial politik agar didapat perbandingan dan konsensus nasional apakah perlu atau ti- dak perlu mengubah sistem Pe- milu tersebut sehubungan de- ngan dinamika dan perkemba- ngan pembangunan politik," u- jarnya. Bagian integral Adanya ajakan Presiden Soe- harto untuk bilamana perlu mengubah sistem Pemilu dalam pidato kenegaraannya itu, me nurut Alfian menunjukkan, ke- terbukaan itu merupakan ba- gian integral dari budaya poli- tik nasional. Petinju Sumut Nyaris Tewas Tertembak kasus itu Pertina Medan sangat dirugikan, karena petinju po- tensial andalan Sumut ini men- jadi korban tindakan main ha- kim sendiri oknum polisi Med- an. Korban adalah anak mantan petinju nasional almarhum, Pa- ruhum Siregar. tapi beberapa jam kemudian datang oknum-oknum petugas yang mencari dua pemuda yang berkelahi dengan Sitohang, te- Dengan penegasan Presiden tersebut, katanya, dibuktikan. bahwa bangsa Indonesia, boleh membahas apa saja, berpikir dan memutuskan apa saja asal dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, termasuk dida- lamnya memikirkan kemungki nan perubahan sistem Pemilu. "Melalui pidato itu, semakin jelaslah bagaimana politik de- mokrasi Pancasila bekerja dan bagaimana keterbukaan politik dijalankan di Indonesia," demi- kian Alfian. (Ant). m99.1 Ditambahkannya, jika masalah ini tidak dapat diselesaikan se- cara tuntas, Pertina Medan akan mengirimkan surat lang- sung kepada Kapolri dan Kasad. tapi tidak ketemu. Peristiwa penembakan itu terjadi, gara-gara ada seorang Menurut Sutan ketika dite- mui di rumah sakit Pirngadi wanita bertengkar dengan pa- Medan, hari Jumat, petugas yang datang itu kemudian mengajaknya ke luar dan lang- sung menembak kaki sebelah carnya Marga Sitohang di ru- mah Ny. Komaria, Jalan Jangka Medan, Minggu malam. kirinya. Ia sangat menyesalkan ok- num petugas yang bertindak se- perti crossboy dan tidak profe- sional itu. "Menurutnya, petu- gas yang profesional dalam me- Keluarga korban ketika dita- nangani masalah harus dapat nyai kejadian ini, menyatakan, mengetahui," mana yang penja- mereka pasrah dan hat, residivis, ABRI, pegawai hingga terjadi perkelahian de- nyerahkanya kepada pihak ber dan olahragawan," tegas Liber- ngan Marga Sitohang itu. wenang dan Tuhan. Pihak korb- ty yang kini aktif sebagai ko- Sutan yang ada di tempat itu an juga sudah mengadu kepada lumnis di harian Analisa Medan. berusaha melerainya, akan te- POM ABRI. (Ant).- Pada saat itu, dua pemuda yang tinggal bersama Ny. Koma- ria membela wanita tersebut se- me Tetapi kemudian pada ke- nyataannya di lapangan menja- di sangat lain, seperti yang diha- rapkan. Bentuk ruang kota men- jadi tidak jelas wujudnya, bah- kan sering terjadi bahaya dan bencana. Sebagaimana perkem- bangan pembangunan yang di- alami kota-kota besar di Indone- sia, dan pada daerah tujuan wi- sata lainnya, Bali termasuk da- lam lingkaran itu. Bahkan ter- akhir ini Bali dinilai mencemas- kan tata ruangnya dan sangat perlu penataan sebagai daerah wisata primadona dan pintu gerbang pariwisata Indonesia. Lalu kita bertanya, mungkin- kan karena anggapan itu benar, yang kemudian mengantarkan Bali kini mendapatkan proyek rintisan tata ruang seperti yang akan dilakukan di daerah wi- sata: Ubud, Kuta, Bedugul dan Gilimanuk. Pemimpin Perusahaan: AA Bagus Wirajaya, SE. Penerbit PT Ball Post anggota SPS-SGP SIUPP No: 005/SK/Menpen/A. 7/1985 tanggal 24 Oktober 1985 Dengan tidak sekadar men- cari-cari siapa yang bersalah dan bertanggungjawab terha- dap penyimpangan yang terjadi dalam penataan bangunan kota, tentu sebaiknya keterpaduan antara aparat pelaksana, pera- turan-peraturan dan masyara- kat akan lebih mampu menja- wab, akan kita kemanakan Bali pulau sorga kita ini. Masih segar dalam ingatan, bahwa Pemda Bali bersama-sama dengan DPRD-nya telah merampung- kan Perda Tata Ruang Daerah bulan Juli lalu. Selintas terbesit harapan masyarakat Bali sangat perlu untuk melestarikan alam budaya sebagai sumbangsihnya terhadap kasanah kebudayaan Indonesia. Terbit sejak 16 Agustus 1948 Harga langganan Rp 6.500,-/bulan terbit 7 kali seminggu termasuk Edisi Minggu Pedesaan lewat Pos biasa dan Udara tambah ongkos kirim pembayaran di muka Harga Eceran Rp 300,00 Alamat Tata Usaha Jl. Kepundung 67 A Denpasar 80232 Telpon 25764 (2 saluran), Fax: 27418 Harga iklan 1 mm kolom Rp 2.000,00, iklan mini minimal 2 baris maksimal 10 baris kolom, perbaris Rp 1.650,00 Iklan keluarga Rp 1.000,00 kolom - 1 kolom berita pembayaran tunai. Pencetak percetakan Offset Bali Post. Rekening BRI Denpasar: 31-45-2065.0 BDB Denpasar: 173.804. Mind BCA Denpasar: 440.70061 Bar Post ga MENCOLOK-Mengabaikan penataan ruang kota berarti menyuguhkan pemandangan yang kurang enak. Akan halnya salah satu pemandangan di salah satu sudut kota Denpasar ini, kurang mendapat perhatian dari yang berwajib sehingga sponsor seenaknya saja memasang papan iklan berukur- an besar dan mencolok. jamin. Lebih jauh disebutkan pro- Prancis Gagal di Lebanon duk pengaturan tata ruang te- lah disusun secara lengkap dan terinci mulai dari rencana u- mum, rencana detail, sampai kepada rencana teknik tata ruang kota, juga telah menca- kup berbagai aspek yang di perlukan dalam pengelolaan dan pengembangan kota. Gencatan Senjata dan Diplomasi Beirut- Seruan gencatan senjata PBB dan diplomasi Prancis gagal menghentikan peperangan di Lebanon. Pasukan Suriah dan milisia Lebanon, sekutunya, menggem- pur pelabuhan-pelabuhan sayap kanan di utara Beirut, Ka- mis. Pasukan sayap kanan mem- balas serangan itu dengan menggempur garis pantai di u- tara kota Beirut di mana satuan artileri Suriah ditempatkan. Menteri Muda Prancis, Alain Decaux, bertolak ke Lebanon dan mengadakan pertemuan- pertemuan terpisah dengan penjabat Perdana Menteri Le- banon, Selim Hoss, dan Ketua Parlemen, Husseini. Hoss memimpin suatu peme- rintahan dukungan Suriah yang bertikai dengan golongan sayap kanan pimpinan Kastaf Angka- tan Darat Mayor Jenderal Mic- hel Aoun. Lima belas ribu pasu- kan Aoun bertempur melawan tentara Suriah dan milisia Leba- non sekutunya sejak pertenga- han Maret. Sumber-sumber yang dekat dengan Hoss dan Husseini me- nyatakan, perundingan itu di- pusatkan pada bagaimana membuat gencatan senjata te- tap berlangsung serta menga- khiri blokade-blokade di darat dan laut. Kunjungan Decaux, yang di- rencanakan menemui Aoun, Ju- mat, merupakan bagian dari u- saha diplomasi Prancis untuk mengakhiri pertempuran yang telah menewaskan lebih dari 750 orang dan melukai 3.000 da- lam lima bulan. Pertempuran paling akhir terjadi ketika tentara Suriah dan sekutu-sekutunya, yang me- nolak seruan gencatan senjata PBB agar membuka pelabuhan- pelabuhan di daerah kantong (Bersambung ke Hal X, kol 1) sayap kanan yang boleh jadi di- singgahi kapal-kapal dengan membawa persenjataan, me- nembaki pelabuhan-pelabuhan Aoun dan pantai utara kota itu, kata sumber-sumber kea- manan. KEPUASAN BATIN - Heidy Diana, yang menemukan kepuasan batin. Sepanjang hari Kamis, suatu gencatan senjata yang rapuh menyingkirkan senjata-senjata berat yang telah menghancur- kan Beirut dalam minggu- minggu belakangan ini. Gencatan senjata itu dilang- gar ketika tentara lawan meng- gempur daerah-daerah pendu- duk dengan senjata artileri, me- newaskan empat orang, terma- suk seorang bayi, dan melukai 18 lainnya. Dewan Keamanan PBB men- desak semua pihak untuk meng- akhiri pertempuran, membuka semua saluran komunikasi dan menghentikan pengepungan- pengepungan. Aoun menerima baik seruan perdamaian itu na- mun khawatir adanya pembala- pelabuhan- jika pelabuhannya diserang. san Warga Beirut, yang menyaksi- kan ratusan gencatan senjata datang dan pergi selama 14 ta- hun perang saudara, mengguna- kan suasana tenang hari Kamis untuk mendapatkan udara se- gar atau melarikan diri dari kota yang porak poranda itu. Banyak penduduk Beirut yang memperbaiki rumah mereka dan membuat tempat-tempat perlindungan bawah tanah. Sebagai bagian dari upaya di- plomasinya, Prancis telah mengirim utusan-utusan ke Moskow-sekutu lama Suriah- dan juga ke Damaskus, Kairo, Tunis, Aljir, Riyadh, Rabat dan Vatikan. Sumber-sumber keamanan menyatakan, Suriah yang me- miliki 33.000 pasukan di Leba- non, telah menyusun 10.000 pasukan. (Ant) Yayang Menemukan Kepuasan Batin PENYANYI lagu ceria, Heidy Diana (24) membuat kejutan. Album terbarunya yang terga- bung menjadi satu paket, corak musiknya bervariasi. Bayang- kan, ada Sweet Pop, Pop Senti- mentil, Pop riang, Pop Elit, Slow Rock sampai ke musik yang ber- aliran Melayu Deli, bahkan Pop Dang Dut pun tidak keting- galan. "Kali ini saya bereksperimen dalam membawakan lagu, mes- ki ada yang berpendapat tidak sesuai dengan corak lagu gaya terdahulu, sehingga ada kejang- galan dan keganjilan. Tapi bagi saya perasaan itu sudah saya buang jauh-jauh. Dan saya su- dah siap dengan komentar. Tapi perlu diketahui, album itu ter- nyata saya menemukan kepuas- an batin," ungkap Yayang - panggilan akrab Heidy Diana, yang ditemui Bali Post saat mengadakan pentas di Sura- baya. Gebrakan Heidy, nampaknya baru pertama kali terjadi di Blantika Musik di Indonesia, dan ia terlalu 'berani' dalam ek- sperimen itu. Ternyata keber- anian membuahkan hasil yang bermanfaat, terbukti dukungan penuh dari beberapa vokalis, musisi bahkan produser rekam- an pun mendukung idenya. Me- reka antara lain, Obbie Mes- sakh, Pance Poondang, Benny Ashar, Judhi Kristiantho, Khun- tet Mangkulangit- yang sukses lewat album 'Judul Judulan' se- kaligus lagunya yang bikin he- (Bersambung ke Hat X, kol 1) 4cm Color Rendition Chart
