Tipe: Koran
Tanggal: 1989-08-19
Halaman: 03
Konten
USTUS 1989 Baru 80 Persen Proyek Hidup Pembangunan Terserap di NTB berarti tertutup atau sehingga tidak engan budaya a mengatakan tidak benar. it menerima ng betul, kare- emiliki tradisi mber pada adat, i," cetus Sa- Bertentangan Haya budaya. nya tidak terl g kuat, artiny jang tidak ber Haya leluhur. toh lukisan. ndapat penga- an ukir-ukiran. ok binatang eni rupa Bali an dari penga- nya dari Cina. Bali, menurut- Ciri-ciri adopsi, Haritas. Adopsi menerima bu- asi bisa menye- daritas berarti dan saling isi sa optimis ke- kan tetap les- bila mana ma- tai serta terus nilai-nilai lu- erikan banyak kehidupan di 8). n Aspal mbat. bantah ketika keterlambatan para anggota- karena kurang bauan ini saya untuk mengi- i agar mereka esional," ucap- adi pemborong i sektor konst- rat karena sa- sifatnya," tan- nya dia mengi. n berpikir pem ak uang. Men- justru banyak ko karena me- ai sektor," lan- la agar senan- kan tugas de- m hanya menge- yek saja, tetapi atkan kualitas utama bila di- tahapan pem- ongsong era le- Munas VII yang akan Palembang, Ga- irim 19 orang u- at sebagai peser- g, dan 14 orang -ninjau. Dalam figur pimpinan at nasional, Ga- mendukung fi- pilkan program si ke daerah. Se- ali akan mendu- o sebagai Ketua pensi, dan men. Inya generasi emimpinan Ga- enerbangan Merpati usantara 2864, 25841 Denpasar. aram taram-Sumbawa aram-Bima/ Ende/Tambolaka/ a-Ruteng-Kupang taram umere-Kupang abaya-Bandung/ aram abaya- karta aram bah tanpa pem a dahulu. RAQ A airlines 7, 23564 n 19A Dps. MINGGU/SENIN/ ar-Surabaya 3-Jakarta masin ar-Maumere- SELASA/KAMIS/ ar-Surabaya g-Jakarta masin ar-Waingapu- HUI mg Badung Denpasar, ance Gawat ng Badung. tan 113 24095 C 1248 m 117 Air Penerangan 63 aya, Jl. WR i Denpasar SABTU, 19 AGUSTUS 1989 . Poliklinik, service. Selong (Bali Post) - Dari 9.735 proyek yang dikelola Propinsi NTB dalam ta- hun terakhir Pelita IV (1988/1989) dengan nilai Rp. 58,10 milyar lebih, baru terserap 80 persen atau terselesaikan 7.621 proyek, Gubernur NTB. H Warsito menyatakan dalam peresmian proyek pembangunan, Jumat pagi, di Desa Sak- ra, Kecamatan Sakra, Lombok Timur. Penyelesaian proyek-proyek terbatas. "Banyak oknum- oknum berduit yang meman- faatkan situasi tersebut," ucap- nya prihatin. tersebut menurutnya perlu di- pacu tanpa mengesampingkan segi ketepatan mutu, waktu, vo- lume dan tempat atau alamat, tanpa mengurangi arti orientasi nilai tambah yang lebih tinggi dari hasil pembangunan ter- sebut. Menghadapi kenyataan terse- but, pemerintah tetap berjalan pada aturan-aturan yang ber- laku tanpa mengesampingkan kepentingan masyarakat, ter- masuk pemilik lahan dalam ba- tas-batas kewajaran. Keberhasilan yang dicapai dalam Pelita IV dipandang cu- kup menggembirakan, namun Gubernur Warsito juga menga- kui dibandingkan propinsi- propinsi lainnya di Indonesia, NTB masih pada posisi di bela- kang," ujarnya. Diakui pula NTB dibanding- kan wilayah lain di Indonesia relatif miskin potensi, untuk itu tandasnya konsep mengejar ke- sejajaran dengan wilayah lain tetap berorientasi pada tingkat kesejahteraan masyarakat ke- cil di pedesaan yang relatif miskin. Gubernur menyatakan dalam Pelita V pembangunan di NTB ditekankan pada terwujudnya struktur ekonomi yang seim- bang antara industri dan perta- an, meningkatkan sarana per- hubungan darat, laut dan udara yang juga menunjang pariwi- sata sebagai prioritas kedua. Kunjungan wisatawan asing dalam Pelita IV meningkat rata- Tata 56 persen per tahundan wi- satawan domestik meningkat rata-rata 6 persen per tahun. Dalam pengembangan kawa- san wisata, pemerintah meman- faatkan lahan-lahan kering yang tidak produktif yang di harapkan mendatangkan nilai tambah setelah menjadi kawa- san wisata. Masalah utama yang menjadi kendala dalam pembangunan menurut gubernur lahan yang Mataram (Bali Post) Sebanyak 25 sarjana pengge- rak pembangunan pedesaan (SP3) di NTB, Rabu (16/8) mulai bertugas di tiga Kabupaten se Pulau Lombok, Para sarjana itu hasil seleksi dari 130 peserta festing, 35 orang diantaranya berhasil mengikuti orientasi se- lama 1 bulan dan setelah dinilai kembali hanya 25 orang yang berhak mengikuti SP3 selama dua tahun di Pedesaan. ea Sasaran penempatan para sarjana tahun pertama ini guna memanfaatkan potensi yang be- Jum tergarap oleh masyarakat di pedesaan sehingga dengan ke- hadiran mereka akan dapat membantu warga desa mengga- li, mengolah dan memasarkan produksi yang mungkin bisa di- kembangkan. Di samping itu su paya sumber daya alam dan ma- nusia di pedesaan bisa diman- faatkan secara optimal. Sarjana Pedesaan NTB Auguspall mulai Bertugas DENDE ma- Desa sebagai objek dan sub- jek pembangunan masih me- merlukan perangkat pedesaan yang berpengetahuan memadai agar mereka mampu mengelola potensi di desa itu. Diharapkan oleh Warsito, para sarjana mampu mendinamisir syarakat desa, sehingga kelak akan menjadi desa maju. Selain itu katanya, membangun desa jangan dengan cara muluk- muluk agar tidak menjadi be- ban masyarakat, tapi buatlah program secara rasional dan te- pat guna. Harapan Setiap sarjana selama bertu- gas 2 tahun di desa diharapkan mampu mandiri menurut bid- angnya masing-masing. Seperti pesan gubernur, bila selesai bertugas di desa harus mampu mandiri di desa binaannya. "Ja. ngan berpikir otomatis akan bi- sa menjadi pegawai negeri, na- mun usahakan mampu hidup se- cara mandiri," pesan Warsito. 8 TELEPON Pengaduan Pelanggan Harian Bali Post Mataram dan sekitarnya 21846 TELEPON PENTING 113 110 21345 118 Pemadam Kebakaran Polisi RSU Mataram Ambulan PMI Cabang Lobar Gangguan Listrik Mataram Kepada kepala daerah ting- kat dua yang hadir pada kesem- patan tersebut juga ditegaskan agar membebani para kontrak- tor untuk melakukan/penghi- jauan, bukan sekadar menye- lesaikan proyek secara fisik se- suai tender yang ditandatanga- ni. Kalau memungkinkan peng- hijauan dengan "Tanaman yang sudah cukup umur, cukup ting- gi," tandasnya sehingga tingkat hidupnya lebih tinggi. 22357/ 21440 22182 Jumlah Proyek Ketua seksi peresmian proyek, Drs. Muhidin Azis me- laporkan 7621 proyek yang di- resmikan tersebut meliputi 90 proyek sektoral/APBN dengan dana Rp 12 milyar lebih, 89 proyek APBD Tingkat I dengan dana Rp 12 milyar lebih, 89 proyek APBD Tingkat I dengan dana Rp 8 milyar lebih dan Rp 21 milyar lebih untuk 7.442 proyek dari dana Inpres. Dalam kesempatan ini, Ny. H Mataram - Gubernur NTB, Warsito keti ka melepas keberangkatan SP3 ini berpesan, potensi desa yang ada hendaknya mampu dikelola bersama masyarakat setempat demi keberhasilan mereka. Di- tugasinya sarjana ke pedesaan Lintas Sabang menuju Los Pa- los, Timor Timur, kini semakin meningkat dengan dibangun nya tiga dermaga penyeberang- an di Nusa Tenggara Barat, yai- tu Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Kayangan Lombok Timur dan Poto Tano Sumbawa. Menurut data pada Kanwil Departemen Perhubungan NTB PPAD Saat bersamaan, gubernur NTB juga melepas keberangkat- an 25 pemuda dan mahasiswa mengingat kita semua juga ber yang mengikuti PPAD (pertu- di Mataram Selasa, ketiga jem- asal dari desa, dan desa merupa- kan basis dari berbagai pemba- ngunan. "Karena itu desa perlu dibangun supaya bangsa menja- di jaya. Sebab banyak keberha- silan datang dari desa," kata gu- bernur. karan antarpropinsi) dengan tujuan ke Timor Timur selama 12 hari. Di sini rombongan PPAD mengadakan kunjungan ke gubernur dan bupati setem- pat serta menjalin kerja sama dengan pemuda timtim di bi- dang kebudayaan dan olah ra- ga. Sekembalinya dari Timor Ti- mur peserta PPAD menuju Bali selama sehari dengan tujuan yang sama. (052). batan penyeberangan atau der- maga tersebut dilengkapi de- ngan peralatan modern, yaitu jembatan bergerak dengan alat penggerak hydrolis dengan mo- tor listrik. Untuk Dilakukan Kegiatan Sapta Tanggung jawab Gubernur dalam kesempatan Pesona di Lombok Barat ini juga sempat mengimbau ke- pada para pimpinan proyek a- gar tidak hanya berorientasi pada profit kepentingan pri- badi, tetapi berorientasi pada kepentingan bersama, dengan mengutamakan segi kualitas hasil kerjanya. "Sisi empat te- pat," imbaunya. Kakanwil Depdikbud NTB, Zua Fasihu, B.A. menjelaskan, anggota SP3 ini berasal dari Fa- kultas Pertanian, Sosial dan Fa- kultas Peternakan. Kesemua- nya bertugas di 5 kecamatan se P. Lombok seperti Kec. Seko- tong dan Bayan (Lobar), Praya Barat (Loteng), Kec. Sikur dan Terare (Lotim). Atas pertanyaan Bali Post da- lam kesempatan terpisah Kepala Bidang Pembangunan Generasi Muda (Binmud) Kanwil Depdi- kbud setempat H. Mudjafar Hu- sen, B.A. menerangkan, selama bertugas di pedesaan anggota SP3 diberi honor oleh pemerin- tah sebesar Rp 70 ribu/bulan, selebihnya dana transportasi dari Pemda dan biaya pengobat- an dari tiap kabupaten. Upaya ini adalah program Menpora (Menteri Pemuda dan Olah Ra- ga) untuk mengurangi pengang- guran intelektual yang selama ini dinilai cukup banyak, di samping untuk memajukan po- tensi pedesaan. ACARA BIOSKOP, DI MATARAM HARI INI IRAMA THEATRE FULL AC TGL. 17-20 AGUSTUS '89 LINTAR KETIKA MUSIM DUREN TIBA 5XSHOW 14.00-16.00-18.00-20.00-22.00 RINJANI THEATRE TGL 17-20 AGUSTUS '89 JUBAH HITAM Unter 4XSHOW 16.00-18.00-20.00-22.00 GEMINI THEATRE TGL. 17 AGUSTUS '89 MESSENGER OF DEATH TGL. 18-20 AGUSTUS '89 AMSTERDAM NED the 4XSHOW 16.00-18.00-20.00-22.00 RAMAYANA THEATRE TGL. 18 AGUSTUS '89 OMEGA SYND ROME TGL. 19-20 AGUSTUS '89 HIMMAT AUR MEHANAT 4XSHOW 16.00-18.00-20.00-22.000 MATARAM THEATRE TGL. 18-20 AGUSTUS '89 DENDAM JUMAT KLIWON 4XSHOW 16.00-18.00-20.00-22.00 Warsito juga meresmikan peng- ggunaan gedung Sekolah Mene- ngah Tehnologi Pertanian Ne- geri Sakra, Lotim di atas lahan 30 hektar. PERUMNAS THEATRE TGL. 18-20 AGUSTUS '89 PEREMPUAN MALAM 4XSHOW 16.00-18.00-20.00-22.00 PRAYA THEATRE TGL. 18 AGUSTUS '89 HIMMAT AUR MEHANAT TGL. 19-20 AGUSTUS '89 THE HUNTER 3XSHOW 17.00-20.00-22.00 Berkaitan dengan berfungsi- nya SMT Pertanian ini guber- nur meminta kepada pihak guru dan anak didik untuk meman- faatkan sarana yang ada tidak hanya pada jam jam sekolah, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam mengisi waktu luang, ti- dak hanya bagi anak didik te- tapi juga bagi masyarakat di se- kitar lokasi sekolah bersangku- tan. (060). (037) Mataram (Bali Post) - Tim Patut-patuh-pacu Kab. Lombok Barat memberikan pengarahan tentang kegiatan kepariwisataan Januari-Juni 1989 kepada masyarakat khu- susnya juga kepada tokoh tokoh masyarakat. Pada bulan Juli s.d. Desember 1989 semes- ter II kegiatan dilanjutkan de- ngan Sapta Pesona di lingkung- an masing-masing. Membenahi, menata lingkungan khusus Ko- tif Mataram sebagai ibu kota dan pusat kunjungan wisata- wan yang nantinya menyebar ke desa-desa wisata menjadi- kannya sebagai Kota Mataram yang berbunga. Membenahi dan menata kesenian di ling- kungan masing-masing teruta- ma di desa-desa wisata. "Khu- sus di desa-desa wisata dalam bulan ini masyarakat setempat mengadakan atraksi kesenian, ucap Ketua Bapparda II Lom- bok Barat H. Faturrahman Za- karia kepada Bali Post Rabu (16/ 8). Kegiatan yang telah dilaku- kan di lapangan antara lain mengadakan Lombok Wisata Sport dengan dua kegiatan. "Yg pertama sudah dilakukan yakni mengadakan kegiatan lin- tas alam dari desa wisata Seng- gigi ke wisata alam Pusuk." Ini diharapkan merupakan peristi- wa tetap tiap minggu II bulan Agustus. Ya, seperti 10 K Bali," ucapnya. Kegiatan kedua pada 27 Agustus mendatang meng- adakan kegiatan bersepeda gembira dengan route Ma- taram-Pusuk. Menurut F. Zakaria, kegiatan ini bertujuan menjadi wisata alam Pusuk sebagai persinggah- an wisatawan. Baik yang datang dari Mataram tujuan Bangsal Pemenang untuk menyeberang ketiga Gili juga sebagai persing- gahan dalam perjalanan ke air terjun Sendang Gila Bayan Lombok Utara. M Bapparda menurut F. Zakaria Mataram (Bali Post) - Sampai sekarang Perumnas Unit Mataram telah memba- ngun perumahan sederhana se- banyak 1244 unit berlokasi di Kotif Mataram, Praya dan Se- long. Dari jumlah tersebut seba- nyak 1144 buah dibangun pada tahap I dan II sedangkan 100 unit dalam tahap ketiga. Dari jumlah 100 unit itu yang telah terjual atau dialokasikan kepa- da masyarakat sebanyak 75 unit dan sisanya 25 unit lagi belum ada peminatnya. Demikian dije- laskan kepala Perumnas Mata- ram Daniel Iskandar BE kepada Bali Post Jumat kemarin di Ma- taram. Diterapkan, Sistem Baru Pemilikan Rumah Sederhana Perumnas Mataram mengadakan upaya merang- sang masyarakat sadar wisata se- bagai promosi dalam bulan Agustus ini dengan mengada- kan atraksi kesenian pada 3 obyek wisata yang banyak men- dapat kunjungan wisatawan se- perti Senggigi, Gilir Air dan Gili Terawangan. Mengadakan ju- ragan atau lomba naik batang pi- nang, perisaian, serta kesenian lainnya, dari tanggal 17 s.d. 21 Agustus. "Bahkan di Senggigi ada pertandingan membuat ku- lit ketupat dan makan ketupat, ucapnya. Sedang pada malam hari tanggal 17 Agustus dise- lenggarakan malam kesenian Daerah. Juga di Senggigi pada bulan Oktober mendatang akan diselenggarakan lomba melukis Hal tersebut dikemukakan di Mataram Jumat menanggapi pemberitaan Bali Post (9/8). Da- manik terkejut, karena sebagai pimpinan kedua PT tersebut ia tidak menerima informasi lang sung dari direktur operasional dan bidang usaha yayasan Sem- bilan Delapan Dr. Yohanes Ya- cob Ph.D. "Hingga kini pihak kami belum menerima surat Mataram (Bali Post) Tiga Kepala Desa yang berha- sil mengantar desanya ke ting- kat juara lomba desa tingkat NTB tahun ini, Jumat meninjau bangunan rumah arisan di Das- an Tengak Desa Sokong Keca- matan Tanjung Lobar. Para ke- pala desa yang datang itu di- dampingi oleh Wakil Bangdes propinsi NTB dan disertai pula ketua tim penggerak PKK dari masing-masing desa. Ketiga desa juara tahun ini ia- lah juara I Desa Tanjung Lobar, II Desa Rasabau Kec. Bolo Bima, dan III Desa Peneda Gandor Se- long Lombok Timur. Sedangkan untuk desa Sokong yang dikun- jungi berhasil pula meraih pre- dikat juara I dalam lomba desa tingkat NTB 1987. Lintas Sabang Menuju Los Palos Meningkat Atas pertanyaan Bali Post, Wakil ketua Bangdes (Pemba- ngunan desa) Tk. I, NTB, Drs. H. Abdurrahim Sanusi menjelas- kan, maksud kunjungan para Hat Tano Sumbawa diresmikan pe- makaiannya oleh Menteri Per- hubungan Ir. H. Azwar Anas akhir pekan lalu. Jembatan penyeberangan Po- to Tano, yang dibangun tahun 1986 hingga 1988, menghabis- kan dana sebesar Rp 3,82 milyar terbagi menjadi tiga tahapan yaitu tahap I tahun anggaran 1986/1987 untuk pembebasan tanah seluas 5 hektar dengan biaya Rp 331.347 juta. Tahap II tahun 1987/1988 jembatan pe- nyeberangan Lembar, Lombok Barat, yang telah diresmikan pemakaiannya dua tahun lalu, kini sudah banyak disinggahi kapal motor milik swasta seper- ti Nusa Penida dan Nusa Bhakti, serta KMKP Merak milik Perum Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP). pembuatan dermaga jembatan yang menghabiskan dana Rp 1,05 milyar dan tahap III tahun 1988/1989 lanjutan pengerjaan. dermaga, seperti pemasangan lainnya sebesar Rp 2,43 milyar. alat hidrolis, bangunan fisik Dermaga Kayangan, yang di- bangun mulai tahun anggaran 1986/1987 hingga 1989/1990 menghabiskan dana Rp 2,61 mi- lyar, terdiri atas pembebasan tanah 5 ha Rp 776.950 juta, pa- Pelabuhan Lembar sebagai gar kawat duri Rp 18,35 juta, jembatan dermaga Rp 1,63 mi- pintu gerbang NTB lewat laut di lyar dan mooring dolphin Rp 1,19 milyar. bagian barat serta berdekatan dengan Bali, memiliki prospek cukup baik di masa mendatang untuk melancarkan sarana ang- kutan para wisatawan, baik manca negara maupun Nusanta- Untuk arus penyeberangan antarpulau NTB, yang menghu- bungkan Pulau Sumbawa de- ngan Lombok, selama Pelita IV terus meningkat selaras dengan kemajuan ekonomi serta pem- bangunan di segala bidang oleh Pemerintah, demikian menurut Kanwilhub NTB. ra. Hal ini terkait sekali dengan letak NTB yang sangat strategis, yaitu antara Bali di sebelah ba- rat sebagai tujuan utama wi- Tahun 1984 jumlah penum- satawan manca negara dan Pu- lau Komodo NTT di bagian ti- pang dari pelabuhan Lombok mur, yang merupakan lokasi bi (Kayangan) menuju Alas dan Poto Tano Sumbawa tercatat natang langka di dunia. Isus Kelancaran 235.020 orang, 1985 meningkat pe- nyeberangan laut dari NTB me- menjadi 244.398 penumpang, nuju daerah tujuan di belahan 1986 naik lagi menjadi 256.028 barat dan timur daerah ini, orang, 1987 sebanyak 247.789 akan tambah lancar lagi setelah orang dan 1988 sejumlah pelabuhan penyeberangan Poto 282.996 penumpang. (Ant).- arus Kepala Desa Juara Se-NTB Tinjau Rumah Arisan di Sokong Dikatakan pembekuan kerja sama yang direncanakan Yoha nes Yacob memang menjadi we- Mataram (Bali Post)-apapun yang berkaitan dengan Direktur Cabang PT Saptade. pembekuan kerja sama terse- la Delatama dan kuasa direktur but," ucap Damanik. PT Moga Jaya Prima NTB R. Da- manik, S.H. membantah berita rencana pembekuan kedua PT yang dipimpinnya. Menurut Da- manik hanya Menteri Perda- gangan atau Menteri Kehakim- an atas permintaan Kepolisian dan pihak kejaksaan yang bisa membekukan sebuah perusaha- an karena melakukan tindak pi- dana. Bali Post wenang pihak yayasan Sembil. an Delapan. Tetapi ucapnya ia merasa tidak percaya apakah pihak Yayasan Sembilan Delap- an begitu gegabah membeku- kan kerja sama dengan pihak lain. "Apalagi yang membawa PT Saptadela Delatama dan PT Moga Jaya Prima ke NTB ada lah Yayasan Sembilan Delap- an," ucap Damanik. Peminat kurang Dinaikkannya suku bunga BTN bagi pemilikan rumah Per- umnas mulai 1 Juli 1989, dari 12 persen per tahun menjadi 16 persen menyebabkan berkur- angnya peminat pemilikan ru- mah Perumnas. Sebelum di- naikkan suku bunga uang muka Perumnas Tipe T. 36 sebesar Rp 1,4 juta dengan harga cicilan perbulan sebesar Rp 56.350,00 selama 20 tahun. Setelah suku bunga dinaikkan maka uang muka menjadi Rp 1.590.000,00 dengan uang cicilan sebesar Rp 66.483,00 perbulan selama 20 tahun. Salah mengerti Menurut Damanik, pernyataan Yohanes Yacob itu karena emo- si saja dan semuanya didasari salah pengertian. Hingga kini ucapnya hubungan antara pi- hak PT Saptadela Delatama dan PT Moga Jaya Prima dengan Sistem baru Untuk mengatasi berkurang- nya peminat pemilikan rumah Perumnas di Mataran maka Perum Perumnas menerapkan sistem baru bagi pemilikan yai- tu bagi yang berminat selama satu tahun hanya boleh menci- cil uang muka saja, sedangkan untuk tahun kedua dan seterus- gentong, lanjutnya. Khusus untuk di masing- masing kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Barat me- nurut F. Zakaria juga akan mengadakan kegiatan yang sa- ma. Bulan September menda- tang tiga kecamatan masing- masing Kecamatan Narmada, Gunung Sari dan Kecamatan Labuapi. Bulan Oktober, Keca- matan Kediri, Gerung dan Keca- matan Sekotong. Bulan Novem- ber 1989 masing-masing Keca- matan Tanjung, Gangga dan Ke- camatan Bayan. (041). kepala desa juara ini sebagai kegiatan widyawisata melihat dari dekat keberhasilan Desa Sokong dua tahun lalu untuk menumbuhkan kreativitas me- reka secara nyata dan mengam- bil contoh yang mungkin bisa di- terapkan di desa mereka ma- sing-masing. Dengan demikian akan ada usa- ha memelihara predikat juara itu secara berlanjut. "Sebab se- bagaimana kita maklumi meme- lihara itu jauh lebih sukar dari pada mencapai kejuaraan itu sendiri," jelasnya. Dengan widyawisata ini akan diperluaslah wawasan mereka setelah melihat dan membandi- ngkan hasil yang telah dicapai di desanya. H. Abdurrahim ti- dak menginginkan setelah me- raih juara akan terpaku pada predikat itu saja, justru kepala desa harus punya kemauan ke- ras melihat kemajuan desa lain yang telah maju sekaligus men- terapkan apa yang diperoleh di sini. Demikian pentingnya kun- jungan ini sebagai penambah gairah membangun desa seter- usnya dan mengajak seluruh warga setempat ikut berpartisi- pasi dalam seluruh kegiatan pembangunan. Camat Tanjung, Drs. Djiha- dul Muluk dalam kata peneri- maannya menerangkan, kunci keberhasilan desa Sokong ta- hun lalu karena didukung peran serta masyarakat yang cukup tinggi, sehingga semua program bisa berjalan lancar . Keadaan demikian tampaknya didukung juga peran serta dinas instansi terkait yang ada di tingkat keca- matan. Meski demikian menu- rut camat Tanjung, untuk mem- pertahankan hasil juara itu ma- sih memerlukan perhatian se- rius dari seluruh warga disini berupaya tetap melestarikan hasil yang sudah dicapai dua ta- hun lalu. Kepala Dusun Dasan Tengak, Pengadaan Beras Lombok Timur Lampaui Target BUIL Selong (Bali Post) - Pengadaan beras di daerah Lombok Timur untuk tahun ini diberikan kepercayaan untuk mencari dan mengumpulkan beras yang mutunya betul-betul melampaui target nasional, yak-baik, yang bisa disimpan lama, ni dari 25.000 ton menjadi dan tetap mengupayakan peng- 38.000 ton. Hal ini disebabkan ontrolan yang seteliti mungkin. makin meningkatnya jumlah produksi padi, teristimewa lagi karena makin baiknya kerja sa- ma Dolog dengan KUD peserta pengadaan. Jumlah pengiriman tersebut masih rendah dibandingkan de. ngan pengiriman tahun lalu, yang dalam periode yang sama tercatat 20.000 ton. "Hal ini ter- jadi karena daerah-daerah yang biasanya sebagai penerima ki- riman beras NTB, gudangnya masih penuh, dan pengadaan berasnya juga meningkat pula tahun ini," tandas Amaluddin. Kepala Perwakilan Dolog Lombok Timur, Amaluddin di Sikur kemarin menjelaskan, KUD peserta pengadaan beras Namun demikian, menurut Amaluddin, koordinasi antara Dolog dengan instansi terkait juga merupakan penentu, mi- salnya pemberian penyuluhan- penyuluhan pola tanam yang baik dari para PPL pertanian kepada para petani, sampai ke- pada penanganan pascapanen. "Sebagai mitra kerja utama, KUD harus terus ditingkatkan NTB Angkat 721 Guru SD pelayanannya, agar analisis kikib beras me- menuhi standar kualitas peng- adaan," ucapnya seraya menilai keberadaan KUD merupakan awal kelancaran pelayanan pengadaan, penyaluran dan te- tap memperhatikan keamanan harga dasar. nya baru mencicil ke BTN sebe- sar yang telah ditetapkan. Mu- lai bulan Agustus isi tegasnya Perumnas menjual kembali ru- mah-rumah yang masih tersedia dengan sistem baru tersebut. Selain itu Perumnas juga membuka pendaftaran bagi pe- minat kapling tanah matang da- ri segala tipe dalam acara pa- meran di Cilinaya tersebut. Un- tuk kaplingtanah matang ini pe- minat tidak terikat sudah punya rumah atau belum tegasnya mengakhiri pembicaraannya dengan Bali Post. (037). Untuk posisi akhir Desember 1988 yaitu kredit investasi ter- catat Rp 2,58 milyar dengan na- sabah 44 orang, KIK Rp 3,79 mi- lyar diberikan kepada 1.068 na- sabah, KMKP Rp 9,78 milyar ba- gi 3.900 nasabah, KMK Rp 8,05 milyar untuk 738 nasabah, kre- dit profesi guru Rp 1,62 milyar dengan 2.583 nasabah, kredit Mataram plex Nusa Tenggara Barat dalam tahun 1988/1989 mengangkat sebanyak 721 orang guru Seko- lah Dasar (SD), guna memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di daerah ini, demikian Kepala Di- nas P dan K NTB Drs. H. Nanang Muhammad kepada Antara, Rabu. Mereka yang diangkat itu ter- diri atas guru umum 477 orang, guru agama Islam 19, guru olah raga dan kesehatan tiga orang, guru agama Budha dua orang, guru agama Hindu satu orang dan penjaga sekolah 219 orang. Untuk tahun 1987/1988, kata- "Bumi Gora", mengangkat se- nya, NTB yang juga dijuluki banyak 1.542 orang guru SD me- liputi guru umum 813 orang, gu- ru olah raga dan kesehatan 511 orang, guru agama Hindu 23 orang penjaga sekolah 195 orang serta lima orang guru Se- kolah Dasar Luar Biasa. Tidak Benar PT Saptadela dan Moga Jaya Dibekukan nanigai tenggelam di perairan sebelah utara Buleleng (Bali) Juli lalu. Yayasan Sembilan Delapan cu- kup baik. "Bahkan direktur utamanya di Jakarta telah membicarakan persoalan ini langsung kepada ketua Yayas- an Sembilan Delapan, Profesor Ibnu Hartomo di Jakarta," ucapnya. "Hal inilah yang membuat pi- hak Yayasan Sembilan Delapan salah mengerti, seakan-akan Pak Yohanes Yacob tidak per- caya kalau kami tertimpa musi- bah dan beranggapan kami se- ngaja menutupi kegiatan PT Saptadela Delatama dan PT Mo- ga Jaya Prima," tandas Da- manik. PT Saptadela Delatama dan PT Moga Jaya Prima perusaha- an ekspor impor yang berpusat di Jakarta. Sejak Mei 1989 membuka cabang di NTB dan mengkhususkan usahanya da- lam dunia Batu Apung. "Kami mengekspor Batu Apung ke Hongkong," ucap Damanik. Sejak berdiri PT Saptadela Delatama dan PT Moga Jaya Prima telah mendapat jatah ek- spor Batu Apung satu kali. Pengiriman ini tidak sampai ke tujuan karena KLM Bunga Nu- santara yang digunakan meng- angkut Batu Apung tersebut Selain meninjau rumah aris- an di Dasan Tengak, para kepa- la desa juara juga melihat dari dekat usaha peternak lebah ma- du di dusun Bangkoang, kegiat- an kelompok RXB/ PKK dusun Prawira dan meninjau gedung PKK Desa Sokong. (052).- BPD NTB Salurkan Kredit Rp 37,82 Milyar Mataram - konsumtif Rp 7,20 milyar diber- ikan pada 11.286 nasabah. Jumlah kredit yang disalur kan Bank Pembangunan Dae- Posisi kredit hingga April rah (BPD) Nusa Tenggara Barat 1989 yaitu investasi Rp 2,67 mi- sampai dengan April 1989 men- lyar dengan 46 nasabah, KIK Rp capai Rp 37,82 milyar dengan 4,27 milyar nasabah 1.080 nasabah 21.546 orang. orang, KMKP Rp 11,87 milyar dengan 4.146 nasabah, KMK Rp 8,85 milyar bagi 2.678 orang KPG Rp 1,65 milyar untuk 2.350 nasabah, kredit konsumtif Rp 8,48 milyar diperuntukkan 11,246 nasabah. Direktur I BPD NTB,Drs. H. Abdul Azim AR di Mataram, Ka- mis mengatakan, posisi kredit yang diberikan tersebut me- ningkat dibandingkan akhir De- sember 1988 yang tercatat 19.619 orang dengan nilai kre- dit Rp 33,04 milyar. Hal ini menunjukkan per- kembangan BPD NTB berkelan- jutan khususnya dalam mem- bantu pengusaha golongan eko- nomi lemah. Walaupun begitu sebagai bank pembangunan BPD harus dapat menjaga pro- porsi kredit sehingga perusaha- an dapat berkembang saling mendukung atau wajar, kata di- rektur. (Ant). Sebelumnya di NTB tercatat 21.762 orang tenaga guru. Mere- ka tersebar di Kabupaten Lom- bok Barat 4.574 orang, Lombok Tengah 4.300 orang, Lombok Ti mur 5.445 orang, Sumbawa 2.755 orang, Dompu 1.145 orang dan Kabupaten Bima 3.547 orang. Jumlah gedung sekolah dasar tercatat 2.755 buah dengan jum- lah 15.628 ruang kelas dan mu- rid 532.226 orang. Guna menunjang berbagai kegiatan pendidikan di daerah ini, pihaknya memperoleh dana melalui tiga sumber yakni bantuan Dana Inpres untuk ta- hun ini mencapai Rp 1,58 mi- Pe- lyar, Subsidi Bantuan nyelenggaraan Pendidikan Rp 1,54 milyar dan dari APBD I Rp 99.76 juta. Kebijaksanaan Disebutkan Yayasan Sembil- an Delapan selalu bijaksana da- lam memutuskan suatu masa- lah. "Bila dalam hal ini hubung- an kerja kami harus dibekukan, itu sepenuhnya menjadi hak pi- hak Yayasan Sembilan Delap- an," ucap Damanik, seraya me- nyebutkan dalam hal bisnis se- gala sesuatu juga memerlukan tindakan dan sikap yang arif dan bijaksana. (057). Dana tersebut, kata Nanang Muhammad, dipergunakan an- tara lain untuk biaya perbaikan SD, pembangunan ruang kelas dan rumah guru, pencetakan buku rapot, biaya pencetakan Surat Tanda Tamat Belajar (STTB), peningkatan prestasi olah raga dan kesenian, peng- embangan kebudayaan daerah dan peningkatan kewajiban be lajar. Amak Mariah menerangkan, kegiatan arisan rumah ini ber- jalan sejak tahun 1986 dibina melalui dua kelompok, setiap kelompok 10 orang. Hingga kini semua anggota aris- an sudah memiliki rumah per- manen yang mulanya hanya di- peroleh dari sumbangan buah kelapa. Setiap anggota yang akan membangun rumah, oleh ketua arisan diber- ikan dana sekitar Rp 100 ribu, Hari Anak Nasional Diperingati untuk pembelian genteng pada tahap awal. "Asalkan mereka punya biaya setengah dulu, sisa- nya ditanggung oleh ketua ke- lompok," tutur Kadus tadi mengenai sistem arisan rumah itu. di Lobar Hari Ini Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dilakukan berbagai usaha antara lain mengadakan penataran guru, kepala sekolah dan penilik se- kolah, khusus untuk SD Kecil/ SD Pamong diadakan penatar- an guru mengenai pengajaran melalui modul, demikian Na- nang Muhamad. (Ant). Mataram (Bali Post) Peringatan Hari Anak-anak Nasional 1989 di Lombok Barat dilaksanakan hari ini. Kegiatan tersebut dipusatkan di Keca- matan Narmada dengan acara puncak berupa resepsi dan di- alog antara Bupati Lombok Ba- rat Drs. H. Mudjitahid dengan anak-anak di Lombok Barat. Demikian Kabag Humas Pem- da Lombok Barat Kiagus Syah- rul, S.H. kepada Bali Post Jumat kemarin. Dikatakan kegiatan tersebut dimaksudkan member- ikan penghargaan kepada anak- anak agar mereka merasakan hak yang sama dengan orang de- wasa atau orang tua. "Yang le- bih penting anak merasa diper- hatikan dan merasa diberikan kasih sayang," ucap Syahrul. Menurutnya memberikan perhatian dan kasih sayang ke- pada anak amat penting, karena memberikan pengaruh yang be- sar bagi perkembangan jiwa Selain arisan rumah, warga Dasan Tengak juga menggalak- kan arisan haji guna membantu warga lain yang kesulitan uang yang hendak menunaikan iba- dah Haji ke tanah Suci, Mek- kah. Dari 20 orang anggota aris- an haji sudah berhasil dibantu 15 anggota dengan cara, setiap anggota yang akan berangkat haji mereka harus mempunyai biaya setengah dari ONH (Ong- kos Naik Haji). "Arisan ini me- nyangkut masalah kesadaaran mereka sendiri," ucap A. Mas- rah, seraya menambahkan aris- an ini dimulai tahun 1985. Kepala Desa Rasabau Keca- matan Bolo, Aina Arifin yang di- tanya menerangkan, Desa So- kong pantas meraih juara kare- na didukung potensinya yang cukup bagus dan peran serta masyarakat sangat tinggi. "Jadi disini tidak mudah mengajukan sesuatu karena dukungan tadi," SMANSA Mataram 32 Tahun ungkap Arifin. LAGU Happy Birthday me- luncur merdu lewat lantunan suara sepasang dara manis a- lumnus SMAN I Mataram dalam malam 'Pergelaran Musik dan Tari Gempita SMANSA'. Malam pergelaran kesenian ini me- rupakan mata rantai kegiatan sekolah yang pada 15 Agustus lalu menginjak usia 32 tahun. Selamat ulang tahun agaknya pantas dilayangkan kepada SMA ini, paling tidak dengan u- sia yang berkepala tiga itu SMAN I Mataram telah mampu tumbuh mandiri, meski prestasi ini diawali dengan kepriha- tinan. Sekolah lanjutan ini semula bernama SMA ABC yang kegia- tan belajar-mengajarnya dimu- lai 15 Agustus 1957, lewat surat keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan nomer 4132 tertanggal 16 Agus- tus 1957. Dikatakan, sejak Januari ta- hun ini, sampai Agustus, Dolog Lombok Timur telah mengirim sekitar 8.000 ton beras ke dae- rah-daerah antara lain NTT, Timtim dan Sumatera Barat. Bagaikan seorang bayi, SMA ini bukan saja merangkak me- rintis keberadaannya, tetapi juga harus hidup dalam keterpi- sahan. Sebab masing-masing ju- rusan: A, B, dan C terpaksa me- numpang di sekolah lain seperti Sekolah Rakyat (SD sekarang) 7 Mataram, SMPN I dan SMPN II mataram. Selong (Bali Post) - Pemasangan Portal (tiang ku- ning) pada jalur jalan dan jem- batan yang kondisinya tak me- mungkinkan bagi kendaraan angkutan berat, di daerah Lom- bok Timur, sejak beberapa bul- an terakhir ini kurang diman- faatkan, malah menjurus kepa da perusakan oleh kendaraan berat. Karenanya pihak LLAJR merasa prihatin. Hidup terpisah ini berjalan delapan tahun. Rupanya tra- gedi nasional G 30 S/PKI mem- bawa hikmah bagi SMA ini. Se- lain berubah nama menjadi SMA Negeri Mataram, sekolah tersebut berhasil pula memper- satukan diri di bawah satu atap kegiatan belajar, dengan me- nempati gedung sekolah Chung Hua Chung Hui di Cakranegara (kini SMPN II Cakranegara- Red). LLAJR Lotim Prihatinkan Portal yang Dipasang Kepala Wilayah IV LLAJR Lombok Timur, Muhidin HA, kepada Bali Post Rabu (16/8) mengatakan kesadaran peng- usaha angkutan pada umumnya dan para supir jenis angkutan berat khususnya, masih kurang dalam mematuhi rambu-rambu tersebut. Perkembangan tersebut tam- paknya mengetuk hati Pemda setempat untuk menyediakan Dikatakan, kendati masalah operasional lalu lintas di jalan raya saat ini merupakan wewe- nang dari Polantas, "Namun se- cara teknis pemasangan Portal anak. "Mereka akan penuh per- caya diri dan teguh pada pendi- rian," ucapnya. Muhidin HA mengimbau agar 2680sili "es kesadaran para pengusaha jasa dabadezillamedangkutan dan para supir tetap berpedoman dengan aturan me- makai jalan raya. "Rambu- rambu yang telah dipasang itu sesungguhnya berbicara untuk kebaikan dan keselamatan selu- ruh masyarakat. Jadi bukan un- tuk keselamatan perusahaan angkutan itu sendiri," tan- dasnya. Nilai kesadaran, lanjut Muhi- din, bukan semata-mata takut pada petugas jalan raya. Akan tetapi ketakutan pada diri sen- diri dalam hal melakukan se- suatu yang bertentangan de- ngan aturan yang ada. Memberi arti Dikatakan pihak Pemda Lom- bok Barat berusaha member- ikan arti bagi Hari Anak-anak Nasional agar anak-anak benar- benar merasakan masa kanak- kanaknya. "Porsi perhatian yang lebih besar perlu diber- ikan, agar mereka bisa tampil lebih baik untuk masa menda- tang," ucapnya. Peringatan Hari Anak-anak Nasional 1989 di Lombok Barat diperingati dengan berbagai ke- giatan, termasuk di dalamnya lomba bermain, di antaranya lomba bermain kelereng. Di samping itu ucap Syahrul juga diselenggarakan lomba paduan suara anak-anak, membaca pui- si, pawai anak-anak dan dise- lenggarakan pula resepsi ter- sendiri. (057). Kemandiriannya Diawali dengan Keprihatinan didikan yang telah berkepala tiga, hal itu tentu memiliki se- baris pengalaman. Dengan de- mikian, dari pengalaman- pengalaman itu nanti panitia yang bermaksud menggelar ke- giatan serupa, dapat mengam- bil hikmah yang baik sehingga kekurangan-kekurangan yang sebenarnya tak perlu ada dapat teratasi sejak dini. HALAMAN III sebuah gedung permanen yang cukup memadai. Sejak tahun 1972 resmilah aktivitas belajar- mengajar terpusat di Jalan Pen- didikan hingga sekarang. Bah- kan memasuki dasawarsa ke- tiga ia berubah nama menjadi SMAN I Mataram. Gelar juara lomba menga- rang, tangkas terampil koperasi merupakan predikat yang per- nah diraih SMA ini di tingkat nasional. Sementara pemenang pembacaan puisi prosa, jua- ra bola voli sebagian kecil dari gelar yang diraih di tingkat Ko- tif Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. me- Prestasi ini rupakan kebanggaan yang turut mengukir kisah sayu dalam lem- baran perjalanan SMA ini. Maka mungkin dengan dasar i- tulah, masyarakat seakan bere- but mendapatkan kursi bagi a- nak-anaknya untuk dididik di Dukungan dan kepercayaan sekolah ini. Apalagi sejalan de- masyarakat, tersedianya sarana ngan perkembangan dan kema- dan kelengkapan belajar, guru- juan teknologi dewasa ini, guru, kemudian tingkat kelulu- SMAN I Mataram dilengkapi san yang sebagian besar dite- pula ruang laboratorium IPA rima di berbagai perguruan dan bahasa, perpustakaan, dan tinggi dalam dan luar daerah sarana keterampilan lainnya. mempunyai andil yang cukup Satu hal yang barangkali belum besar guna menopang pertum- terwujud yakni tersedianya buhan dan perkembangan seko- ruang dan peralatan komputer. lah ini. Tiga dekade sudah usia SMA Negeri I Mataram, lengkap de- ngan segala prestasi yang di- raihnya. Sebagai lembaga pen- Dicampur Stok beras tahun lalu akan di- campur dengan pengadaan ta- hun ini, yang nantinya akan di- salurkan kepada golongan ang- garan setempat. Hal itu pun, menurutnya, karena pengirim- an untuk tahun ini masih relatif kecil kepada daerah-daerah yang biasanya menerima kirim- an dari Dolog NTB. Akan tetapi, lanjutnya, sisa pengadaan beras tahun lalu ma- sih tetap terjamin mutunya. Pencampuran itu hanya beber- apa bulan terakhir ini saja, se- dangkan "Pada bulan Novem- ber mendatang beras akan disa- lurkan dari pengadaan yang ba- ru," tandasnya. (040) Prestasi Berbicara masalah prestasi yang diukir baik oleh para siswa atau pun para guru, SMANI Ma- taram barangkali tak kalah de- ngan sekolah lain yang sedera- jat. Predikat siswa dan guru te- ladan di tingkat lokal dan nasio- nal berasal dari SMA ini. Tak terhitung berapa banyak alum- nus dan mantan guru yang kini memegang jabatan penting di pemerintahan. Antara lain, Drs. M. Achwan (Kabid Dikmenum Kanwil Depdikbud NTB), Lalu Maliki, B.A. (Kepala Sekolah SMAN II Mataram), masing- masing mantan kepala sekolah dan guru, tercatat sebagai guru teladan di tingkat nasional. Bu- pati Lombok Barat, Drs. H. Lalu Mudjitahid, sekarang, adalah mantan guru sekolah ini. tersebut dari pihak LLAJR", ucapnya dan menegaskan ram- bu-rambu tersebut dipasang justru untuk menciptakan ke- tertiban berlalu-lintas.e "Hendaknya para pengusaha angkutan, khususnya para supir tersebut menyadari, bahwa yang menggunakan jalan raya tersebut bukan dirinya sendi- ri," kilahnya. Menurutnya, kon- disi jalan dan jembatan di dae- rah Lotim, yang sebagian be- sar kelas sedang ke bawah, me- rupakan alasan untuk pema- sangan Portal. "Itu demi me- nyelamatkan jalan dan jembat- an," tandasnya. Portal yang dipasang di ba- nyak tempat tersebut, sebagian besar bagian atasnya dirusak. Sementara besi yang tadinya terlepas, hilang entah ke mana. "Yah, siapa lagi yang merusak- nya jika tidak para supir yang kajuman (sok-aksi)", ungkap se- buah sumber di Tanjung. Imbauan Kondisi jalan raya di daerah Lombok Timur, sampai dengan awal Pelita ini menunjukkan kondisi yang relatif sedang. Se- mentara jalan berkerikil men- duduki jumlah yang terbanyak, yakni 236,49 km, yang diaspal 220,91 km, jalan tanah 179,8 km untuk jalan kabupaten. Sedang. kan jalan propinsi sepanjang 63,30 km (diaspal), dan 27,30 km jalan negara. (040) Waktu memang membentang di depan, adakah SMA Negeri I Mataram membiarkan dirinya tenggelam di balik nama besar- nya? Tetapi kita berharap SMA Negeri I Mataram akan lebih maju. Selamat berulang tahun SMAN I Mataramku tercinta! (Khaerul Anwar) BERLANGGANAN BALI POST, PENGADUAN LANGGANAN, PASANG IKLAN DI SUMBAWA BESAR HUBUNGI : BIRO Bali Post Jl. Hasanudin No. 107 A Sumbawa Besar Bali Post Ball Post Cukup Bali Post Kenali dan Nikmati Dunia Ini 4cm Color Rendition Chart
