Tipe: Koran
Tanggal: 1994-04-21
Halaman: 01
Konten
Perintis Pemimpin Umum/Pemimpin Redaks/Penanggung Jawab Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/ Penanggung Jawab Wakil Pemimpin Redaksi Penanggung Jawab Redaktur Pelaksana K. Nadha K. Nadha : ABG. Satria Naradha Widminarko Made Nariana B. Ashrama Redaksi: Djesna Winada, Surawan, Adhy Ryadi, Gde Nym. Suryawan, Made Su- mendra, Gde Suyadnyana, K. Abinawa, Agus Talino, Nym. Wirata, Alit Susrini Kantor Redaksi: Jl. Kepundung 67A, Denpasar 80232. Telepon:238582-238239, Fax: 227418 Teleks: 35191, Alamat Surat: P.O. BOX:3010 Denpasar 80001. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No.005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/ 1985 tanggal 24 Oktober 1985, Anggota SPS-SGP. Penerbit: PT Bali Post. ISSN 0852-6515 KAMIS KLIWON, 21 APRIL 1994 MILIK MONUMEN PERS NASIONAL SURAKARTA Harian untuk Umum Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila HARIAN PAGI TERBIT 12 HALAMAN Kapal Feri Kaltim Mas II Tenggelam di Selat Bali *Delapan Tewas, Puluhan Hilang Negara (Bali Post)- Kapal Feri LCT Kaltim Mas II milik PT Jembatan Madura yang melayani lintasan Gilimanuk - Ketapang, Selasa malam (19/4) sekitar pukul 21.15 wita tenggelam di perairan Selat Bali. Hingga pukul 18.00 wita Rabu (20/4) kemarin, tercatat 8 orang meninggal dunia, 25 orang selamat, dan puluhan lainnya hilang bersama kapal. Administratur Pelabuhan (Adpel) Gilimanuk I Made Sudi- arta mengatakan, musibah ter- sebut terjadi akibat lambung ka- pal yang mengangkut 8 truk dan satu bus penuh penumpang itu, bocor. Dalam pelayarannya me- Bali Post Hari Ini Ketua DPRD Bali Prihatin....2 Uang Rp 117 Juta Raib.......... 3 Emansipasi Ekstrim... Bantuan Yayasan Mentok.... 5 Persetujuan Pemilu Afsel......8 Danger of Balkanisation.......10 4 nuju Gilimanuk sekitar pukul 21.15 wita, kapal feri yang di- awaki 7 kru tersebut terbawa arus ke arah selatan atau sekitar lima mil selatan Pelabuhan Gili- manuk. Menurut laporan, kata Sudi- arta, kapal itu berpenumpang lebih dari 70 orang, sebagian di antaranya penumpang bus Jawa Baru jurusan Jakarta-Bima no- pol EA 7326 BU. Ikut tenggelam bersama kapal selain bus, juga 2 truk tronton serta 6 truk engkel. Sebelum selesai meminta in- formasi dari nakhoda kapal yang bernama Naryo tersebut, kata Adpel Gilimanuk itu, sekitar pukul 21.30 wita tiba-tiba kontak dari kapal naas tersebut terpu- tus. "Selang beberapa menit berikutnya, saya kontak sejum- lah kapal yang ada di dermaga Sekjen PHDI tentang Surat Presiden Seperti Dapat Sesuatu dari Langit Jakarta (Bali Post) - Mengomentari surat Mensek- neg yang isinya Presiden minta agar semua pihak memperhati- kan bhisama Parisada soal pem- bangunan BNR di Tanah Lot, Sekjen PHDI Pusat Suyasa Ne- gara merasa seperti mendapat sesuatu yang turun dari langit. Komentar itu diucapkan Suyasa ketika ditemui dalam acara Pe- samuan di Bogor, Jabar, Rabu (20/4) kemarin. "Ketika PHDI mendapat surat itu, saya langsung minta wakil saya agar segera menulis surat yang isinya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Ne- gara. PHDI betul-betul menang- gapi surat itu sebagai sesuatu yang positif. PHDI sangat berte- rima kasih atas surat Presiden itu karena beliau menunjukkan sikap konsen," tutur Suyasa. Katanya, surat itu langsung disebarluaskan ke seluruh Ket- II, dan Kanwil Agama. Waktu ditanya apa dampak- nya dengan rencana eksistensi Bali Nirwana Resort (BNR), Sek- jen mengatakan semua pihak yang bersangkutan diharapkan memperhatikan bhisama. "Me- ngapa? Karena Kepala Negara pun sampai mengeluarkan su- rat. Maka kalau betul BNR akan tetap berjalan, seharusnya ber- pedoman pada bhisama. Seperti di luar radius dua kilometer dari pura," kata dia. Seandainya BNR tetap ber- jalan tanpa mengindahkan bhi sama, Suyasa menegaskan bah- wa PHDI tidak bisa berbuat apa- apa. Yang maksimal sudah di- lakukan yaitu mengeluarkan bhisama. Dijelaskan, pihaknya hanya bisa mengemukakan bhi sama itu kepada masyarakat, lain tidak. Lebih lanjut, dia mengutara- ua Parisada Tingkat I, Tingkat (Bersambung ke Hal.1 1, Kol.5) dengan harapan dapat menuju lokasi," ujar Suyasa. Setelah diperintahkan mem- berikan pertolongan, sejumlah kapal tidak berani melawan arus, angin kencang, dan gelom- bang besar. Sementara itu, kapal milik PT Jembatan Madura lain- nya, KMP Citra Mandala Bakti nekat menuju lokasi. Pada waktu bersamaan, Adpel Gilimanuk itu melakukan koor- dinasi dengan beberapa instansi terkait, termasuk aparat di Pe- labuhan Ketapang Banyuwangi. Kapolres Jembrana Letkol Pol. Drs. Ateng Soemantri men- jelaskan tim penyelamat, satu di antaranya Kapal Citra Mandala Bakti, "saudara kandung" kapal naas tersebut, berhasil mene- mukan 13 penumpang yang se- belumnya terapung di perairan Selat Bali. Sebelumnya, Rabu sekitar pukul 09.00 wita, kata Kapolres Jembrana, 10 penumpang kapal tersebut diselamatkan nelayan Banyuwangi yang kemudian di- daratkan di Pantai Pengamben- gan Negara. Korban selanjutnya dirawat di RSU Negara. Tim penyelamatan di Banyu- wangi juga menemukan 5 pe- numpang lainnya di Pantai Mun- car Banyuwangi. Dari 5 yang ditemukan itu, 3 di antaranya meninggal dunia. Pukul 11.45 wita, sejumlah nelayan mene- mukan 5 mayat lainnya ter- dampar di Pantai Pebuahan, Ne- gara. Hingga kemarin malam, secara keseluruhan penumpang yang baru ditemukan sebanyak 33 orang. Dua korban tewas yang baru diketahui identitasnya adalah Sunario (50) asal Serang, Jawa Barat dan Komang Subawa (29) asal Negara. Adpel Gilimanuk Sudiarta belum mengetahui secara pasti jumlah penumpang kapal naas itu. Ia hanya memperkirakan lebih dari 70 orang. "Kami belum menerima laporan dari Keta- pang," katanya dan menam- bahkan bahwa PT Persero ASDP Gilimanuk telah meminta berita acara penumpang dan jumlah karcis yang terjual. Menurut informasi data spesi- fik kapal Kaltim Mas II antara lain, isi kotor 275 GT, dapat me- muat penumpang sekitar 50 orang, 14 kru serta 14 berbagai jenis kendaraan. Mengenai keadaan kapal itu telah diberi- kan dispensasi untuk berlayar hingga 30 Juni, setelah itu harus naik dok. Namun seperti umum- nya, pihak kapal harus menem- patkan sejumlah petugas agar tetap mengadakan pengawasan seperti surat-surat, personil ka- pal dan alat keselamatannya. Sejumlah truk yang telah diketahui datanya adalah truk nopol DK 8337 MC bertuliskan PT Nusa Raya, truk nopol L 2466 AA milik PT Birawa Sembada, truk nopol L 2517 CE milik PT (Bersambung ke Hal.1 1, Kol. 6) Gubernur belum Terima Surat Mensekneg tentang "Bhisama" Denpasar (Bali Post) - Gubernur Bali Ida Bagus Oka ternyata belum menerima tem- busan surat Menteri Sekretaris Negara perihal bhisama kesu- cian Pura Tanah Lot. Sementara itu, surat yang ditandatangani Moerdiono itu juga belum diko- ordinasikan oleh Menteri Ne- gara Penggerak Dana Investa- si/Ketua BKPM dan Menparpos- tel. nya. Surat Mensekneg yang dimak- sud sebenarnya dibuat pada Maret 1994 lalu. Surat bernomor M-61/M.Sesneg/03/1994 itu ditu- jukan kepada Menteri Negara Penggerak Dana Investasi/Ket- ua BKPM dan Menteri Pariwisa- ta, Pos dan Telekomunikasi den- gan tembusan kepada Presiden (sebagai laporan), Gubernur Bali dan Sekjen PHDI Pusat. Isinya, Presiden telah memberikan petunjuk agar keputusan PHDI (bhisama) dijadikan landasan bagi pemecahan masalah pem- bangunan hotel dan lapangan golf di sekitar Pura Tanah Lot, Oka yang terlihat masih segar Tabanan. Selanjutnya, Mensek- seusai menyampaikan pidato neg minta kedua menteri segera setebal 65 halaman itu menge- mengambil langkah koordinasi tahui adanya surat Mensekneg mengenai masalah tersebut. dari media cetak. "Kalau Bali Kendati belum menerima tem- Post tidak memuatnya, saya busannya, Oka mengatakan te- tidak tahu ada surat itu," ujar- tap konsisten dengan pernyata "Demi Allah, saya belum me- neria tembusannya," kata Gu- bernur inenjawab Bali Post seu- sai rapat paripurna khusus di Gedung DPRD Bali, Denpasar, Rabu (20/4) kemarin. Wimanjaya Gugat Pejabat yang Menuduh Dirinya PKI dan Gila Jakarta (Bali Post) - Penyusun "Primadosa", Wi- manjaya akan menggugat secara perdata ke pengadilan dua peja- bat dan pengusaha yang menu- duh dirinya PKI dan gila. Pejabat yang akan dituntut itu adalah Sudomo dan pengusaha Probo Sutedjo serta Mensekneg Moer- diono. "Pernyataan Probo Sutedjo dan Sudomo yang menyatakan saya PKI tidak mendasar, kare- na saat pemberontakan PKI di Madiun, saya baru kelas satu SMP di Manado, Sulawesi Uta- ra," kata Wimanjaya kepada wartawan usai diperiksa di Pol- da Metro Jaya, Rabu (20/4) ke- 1948. "Mana mungkin, tahun itu saya masih duduk di bangku SMP di Manado," katanya ber- api-api. Atas tuduhan itu, ia telah me- nyiapkan materi gugatan sebe- sar Rp 43 milyar kepada Probo dan Sudomo melalui pengacara. Sedangkan kepada Moerdi- ono, besarnya gugatan belum di- pastikan. Pejabat ini digugat oleh Wimanjaya karena menu- duh dirinya "orang gila" sehing- ga apa yang ditulis dalam "Pri- madosa" tidak perlu dipercaya. "Saya punya sertifikat sehat fisik dan mental dari dokter. Dokter saja yang memeriksa orang gangguan mental tidak sembarang mengumumkan ke- Wiman mengatakan, Probo pada khalayak ramai," tegasnya. Sutedjo dan Sudomo pernah Dalam pemeriksaan kedua mengatakan bahwa dirinya men- kalinya di Polda Metro Jaya, jadi salah seorang ketua organi- Wiman didampingi pengaca- sasi yang terlibat pemberon- ranya Alamsyah Hanafiah, S.H. takan PKI di Madiun tahun Ia tetap menolak tuduhan meng- marin. hina Presiden karena "Prima- dosa" bukanlah buku melainkan bundel gugatan terhadap Presi- den yang telah diajukan ke PN Jakarta Pusat. Ia juga menyatakan bertang- gung jawab atas isi dari "Prima- dosa" yang ia tulis. "Pokoknya seluruh isi 25 pasal dan analisis yang saya tulis dapat dipertang- gungjawabkan kebenarannya, kecuali kliping dari majalah dan koran dalam dan luar negeri," katanya. Dalam pemeriksaan yang ber- langsung selama empat jam itu, Wimanjaya yang mengaku "Pri- madosa" banyak diminati di luar negeri, sampai Belanda ini mem- protes pemeriksaan karena, Presiden Soeharto sebagai saksi korban belum diperiksa. Namun akhirnya jalan peme- riksaan dapat diteruskan karena sudah ada surat pemberitahuan yang ditandatangani oleh seo- Diskusi "Bali Post" tentang Kepemimpinan Hindu rang pejabat Intel Polda Metro Jaya. Pemeriksaan kemarin meru- pakan pemeriksaan kedua kali- nya di Polda Metro Jaya atau pe- meriksaan keenam kalinya sete- lah tiga kali diperiksa di Kejak saan Agung dan dua kali di Ko- dam Jaya. Gugat Kejakgung Pada bagian lain keterangan- nya, Wimanjaya tengah meng- adukan Kejaksaan Agung RI ke PTUN atas pelarangan pere- daran "Primadosa". Sidang tun- tutan itu akan kembali digelar tanggal 26 April mendatang. Menurut Wimanjaya, kalau dalam tuntutan itu pihaknya menang, ia akan menggugat pi- hak Kejaksaan Agung Ri sebesar Rp 10 juta milyar. "Sekarang ini kami sedang berjuang di PTUN, kalau nanti menang kita akan gugat Kejak gung," katanya. (066) (2-Habis) annya yang disampaikan kepada utusan PHDI ketika menyerah- kan bhisama beberapa pekan sil- am. "Saya akan mengamankan esensi atau tujuan bhisama," katanya kepada wartawan yang mengerumuninya. Sampai se- karang, pihaknya telah mela- kukan penyesuaian-penyesua- ian. Misalnya tentang salah satu poin bhisama untuk mengkaji kembali secara mendalam ter- hadap segala aktivitas pemba- ngunan yang ada di kawasan suci Tanah Lot untuk menjaga kelestarian dan kesuciannya Ketika ditanya apakah ada kemungkinan penggeseran ba- ngunan di kawasan Tanah Lot sejauh dua kilometer dari bibir pantai, Oka menukas, "Lho, apa sih yang dimaksud esensi tadi? Kan menjaga kesucian pura Pemimpin Perusahaan Sekretaris Umum Manajer Iklan Manajer Sirkulasi Bagian Iklan : ABG. Satria Naradha Retno Endah Sada Kariawan, Kariadi Suryantha, Oka Wipraja Jin. Kepundung 67 A, Denpasar 80232 Bagian Iklan Telepon: 225764 Fax: 227418 Teleks: 35191 Senin s.d. Jumat 08.00- 19.00 Sabtu 08.00-13.00 Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan: Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 3.000 Iklan Umum: Rp 3.000 per mmk. Iklan Keluarga: Rp 2.000 per mmk. Iklan Warna: 1 warna Rp 5.000, 2 warna Rp 5.500, 4 warna Rp 6.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 19.00. Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl. Kepundung 67 A, Denpasar 80232. Telepon: 225764 Pager Telepon:226531 pesawat 1056. Fax: 227418. Harga Langganan: Rp 9.500 sebu- lan. Pembayaran di muka. Harga eceran Rp. 500. Terbit 7 kali seminggu. Rekening BRI Denpasar Rekening BDB Denpasar Rekening BCA Denpasar Rekening Bank Aken Denpasar Rekening Bank Seri Partha Rekening BUN Denpasar 31-45.1065.4 :173.804 : 040-30-07061-8 900601028 : 0274000384 071 000567.7 NOMOR 234 TAHUN KE-46 Bali Post/070 ANTRE - Walaupun telah ada kesempatan untuk datang bersembahyang selama tiga hari, umat Hindu tetap antre dan bersabar untuk memasuki Pura Luhur Tanah Lot dalam rangkaian upacara pujawali yang diselenggarakan mulai Rabu (20/3) kemarin. Ribuan Umat Hadiri Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot Tabanan (Bali Post) - Upacara pujawali di Pura Lu- hur Tanah Lot Tabanan berlang- sung Rabu (20/4) kemarin. Ri- buan umat Hindu secara bergilir menghadiri rangkaian upacara yang melibatkan para penge- mong dari empat desa-Bera- ban, Nyitdah, Kediri, Pandak Gede - itu. Upacara pujawali mulai berlangsung sekitar pukul 12.30 wita. "Biasanya pujawali sudah berlangsung pagi hari. Namun, karena membanjirnya umat se- jak pukul pukul 05.30, kami memberikan mereka kesempat- an untuk beribadah dulu. Kami juga menunggu para penglingsir dari Puri Kediri," ungkap Ketua IPanitia Pengemong Pura Luhur Tanah Lot I Ketut Toya Adnya- na. Menurut pengamatan Bali Post, sejak pukul 07.00 wita luap- an umat yang pada umumnya berasal dari desa-desa sekitar nya telah memadati pura yang oleh Presiden Soeharto sudah "diamankan" lewat surat Men- (Bersambung ke Hal.11, Kol. 9) sekneg Moerdiono. Dibebaskan, Enam Pengamat Militer yang Ditahan Serbia Jakarta (Bali Post) - Enam orang pengamat militer RI yang ditahan pihak BSA (Bosnian Serbian Army) ternya- ta sudah dibebaskan sejak 19 April 1994 pukul 24.00 waktu setempat. Demikian dikemuka- kan Kepala Staf Umum ABRI, Letjen TNI HBL Mantiri kepada wartawan di Mabes ABRI, Ci- langkap, Jakarta, Rabu (20/4) ke- marin. "Enam pengamat militer In- donesia yang tergabung dalam Unprofor di sektor Bosnia yang ditahan oleh BSA sejak 14 April 1994, terhitung sejak 19 April 1994 pukul 24.00 waktu setem- pat sudah diberikan freedom of movement atau kebebasan berg- erak kembali sesuai dengan hak dan fungsi mereka selaku petu- gas PBB," kata Mantiri. Menurut Mantiri, pembe- basan tersebut mencakup 53 orang military observer dari berbagai negara yang bertugas di sektor Bosnia Herzegovina, se- bagai hasil dari upaya pen- dekatan perundingan tingkat tinggi yang dilakukan pi- hak-pihak terkait. dan Selama dalam status tahanan, tambah jenderal berbintang tiga ini, keenam perwira pengamat militer Indonesia itu diper- lakukan dengan baik. "Kondisi fisik dan mental mereka juga di- laporkan dalam keadaan baik," ujarnya. Pura Tanah Lot yang memiliki menekankan, kehadiran umat panorama menakjubkan, de- juga telah diharapkan menye- ngan pesona matahari yang tia- suaikan dengan keadaan air da duanya di buana ini, pada Bu- laut. da Wage Langkir kemarin, tam- pak menyemburatkan suasana religius. Pada upacara Pujawali yang sebelumnya hanya dilang- sungkan sehari, kini Ida Bhata ra akan nyejer selama tiga hari, hingga Sabtu (23/4) mendatang. "Hal ini dilakukan untuk mem- berikan kesempatan kepada umat pedek tangkil," kata Toya didampingi sekretarisnya Drh. Putra Astawa. Walaupun suasana mendung dan hujan rintik-rintik yang mulai turun sekitar pukul 08.30 wita, pemedek tidak merasa ter- hambat hasratnya untuk memu- ja kebesaran Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Mereka berdatan- gan bukan saja dari Tabanan, tetapi juga dari seluruh Bali. Tampak pula orang asing ber- sembahyang bersama-sama de- ngan khidmat dan khusuk he- ning. "Kami perkirakan 10.000 umat datang dalam sehari ini," kata Toya Adnyana. Pihaknya "Air laut tidak pasang karena menurut kalender Bali, seka- rang siang hari air belum pa- sang. Menjelang malam baru air mulai tinggi, dengan demikian umat sampai sore tidak akan terhambat oleh pasangnya air laut," papar Jero Mangku Nyo- man Semudra, salah satu pe- mangku pura Dhang Kahyangan di Bali itu. Jero Mangku juga menjelas- kan, pengemong Pura Tanah Lot berjumlah kurang lebih 300 KK dari empat desa yaitu Desa Be- raban, Desa Pandak Gede, Desa Nyit Dah, dan Desa Kediri. Pani- tia Pengemong, Toya Adnyana menjelaskan, pelaksanaan pio- dalan kali ini menghabiskan bi- aya Rp 2 juta. Umat dikenakan biaya bila kas dari dana punia maupun sumbangan dari pemda dan pihak pengelola pelaba pura memang kurang. Pelaba pura yang luasnya 1,5 hektar di sekitar pura dikelola oleh pengelola kawasan wisata Tanah Lot. "Pada saat ini secara periodik kami memberikan sum- bangan rata-rata sebesar Rp 500 ribu," ungkap IGP Aryadi, penge- lola kawasan Tanah Lot. Nyegara-giri Keberadaan Pura Luhur Tanah Lot dan Pura Pakendun- gan, sesuai konsep nyegara giri, mempunyai kaitan dengan Pura Luhur Batukaru, Puser Tasik, serta pura-pura lainya. Kedua pura yang berdiri kokoh di pan- tai selatan Tabanan itu meru- pakan unsur pura segara-nya, sedangkan Pura Luhur Batu- karu di kaki Gunung Batukaru merupakan unsurgiri-nya. Kondisi ekologi sekitar Pura Luhur Tanah Lot memang amat mendukung keberadaan pura itu. Tanahnya subur, airnya be- sar, udaranya yang segar serta alam lautnya yang magis, me- mang benar-benar terjaga kese- imbangannya. Seorang rohani- wan yang enggan disebutkan na- manya menilai, kondisi ekologi (Bersambung ke Hal. 5, Kol.4) Megawati Soekarnoputri di Irja Pembangunan Sosial Budaya Intim, Salah Satu Program Prioritas PDI Jakarta (Bali Post). OFM di kantor Keuskupan Jaya- pura. Sedangkan pertemuan de- ngan GKII yang berlangsung di kantor Sinode Jayapura, Mega- wati diterima oleh Ketua Sinode, Pendeta WF Rumsarwir, Sth dan pimpinan gereja-gereja perseku- tuan Kristen di Irja. rakat, ujar Megawati. Ketua Umum DPP PDI, Ny. Sangat Tertinggal Sementara itu Direktur Ek- Megawati Sukarnoputri mene- gaskan, pembangunan aspek sekutif Yayasan Pendidikan dan sosial budaya di kawasan Timur Persekolahan Katolik (YPPK) Indonesia (Intim), merupakan Irian Jaya, Drs. Anthasius YS salah satu program prioritas Tenan, dalam kesempatan ke- perjuangan PDI dalam pemba- marin itu mengungkapkan, pen- ngunan mendatang. Sebab, as- Ketua Umum PDI itu mene- didikan baik di pesisir maupun di pek budaya ini merupakan tong- gaskan, PDI tetap memperju- pedalaman Irja, sangat terting- gak utama bagi kemajuan suatu angkan aspek sosial budaya, se- gal dari daerah-daerah lain. Mu- bangsa yang merdeka. perti masalah-masalah pendi- tu pendidikan di sini 70 persen Penegasan itu disampaikan- dikan, kesehatan, budaya yang merosot. Hal mana sangat ber- nya secara terpisah, ketika men- sedang dihadapi masyarakat Ir- pengaruh terhadap kualitas jawab pertanyaan peserta pada ja. Irja yang merupakan bagian sumber daya manusia Indonesia acara bertatap muka dengan dari Indonesia, budayanya harus di wilayah Intim untuk mem- warga Keuskupan Jayapura dan diperjuangkan agar juga dapat bangun daerah ini. Badan Sinode Gereja Injil (GKII) dihargai dan ditumbuhkem- Menanggapi apa yang diung- Jayapura yang diterima di Ja- bangkan dalam memenuhi tun- kapkan Dir. Eksekutif YPPK itu, karta Rabu (20/4) kemarin. tutan pembangunan. Megawati menjanjikan, akan Tatap muka dengan Keuskup- Pendidikan sebagai dasar memperjuangkan agar kondisi an Jayapura, antara lain diha- pembentukan sumber daya ma- pendidikan di Irja khususnya, diri Uskup dan Pembantu Uskup nusia dalam pembangunan, ha- dan Intim umumnya, lebih men- se-Irja, Mgr. HFM Munninghoof, rus terus dikembangkan agar (Bersambung ke Hal. 4, Kol. 4) OFM dan Mgr. Leo Laba Ladjar, dapat bermanfaat bagi masya- (Bersambung ke Hal. 5, Kol. 1) Mantan Pangdam Udayana ini mengharapkan kepada selu- ruh pengamat militer Indonesia yang sudah dibebaskan itu bisa melanjutkan kembali tugasnya. "Semoga pada hari ini, 20 April 1994, pukul 06.00 waktu setem- pat sudah bisa melanjutkan kembali misi PBB, seperti yang sudah mereka lakukan selama Ngurah Bagus Perampok Bertopeng Tuntutan Nanti, Pemimpin bisa Berdialog Berbicara Benar dan "Gumuli" Kenyataan Tembak 2 Korbannya MUNCULNYA kasus Bapin- jadikan cermin untuk menero- gedung setempat, Senin (18/4). do yang merembes dengan pong kondisi objektif kepemimp- si. berat. SEBUAH realitas mesti diterima. Banyak bangannya dalam kaitan bernegara. pemimpin Hindu yang tidak menghayati konsepsi Menurutnya, walaupun ada pemilahan antara dan pengetahuan Hindu secara baik. Hanya dua jenis pemimpin seperti itu, namun dalam hal berdasarkan pengalaman, tidak memadai. Lalu bobot, tuntutannya sama. Pemimpin dari kalangan apa? Kegairahan berupacara tak berimbang den- sulinggih maupun walaka harus memiliki bobot gan peningkatan bobot filosofi. Maka apa arti ban- ajaran Agama Hindu yang bersumber pada Weda, ten dan dupa yang hadir dalam setiap upacara? Sesana, Niti dan sebagainya. Di samping itu, juga Hampa. Tak mampu memberi semangat religius harus memiliki pengetahuan politik, yang diper yang kemudian tercermin ke dalam action; ke oleh dari dasar ilmu-ilmu empiris seperti politik, dalam perilaku beragama. Mengerikan! Prof. Dr. I hukum, antropologi, sosiologi dan lainnya. Gusti Ngurah Bagus melempar isyarat "bahaya" Tuntutan pemimpin Hindu versi Bagus itu sekaligus membantah anggapan awam selama ini, Perkembangan nanti, kata Bagus, akan menun- bahwa seorang pemimpin umat Hindu cukup ka kondisinya seperti apa yang diistilahkan Bagus "mengerikan" itu, bagaimana bisa terjadi dialog (Bersambung ke Hal. 5, Kol. 1) dengan tokoh-tokoh agama lain, yang mendalami agamanya sendiri? Bagaimana mungkin dapat be- rargumentasi dengan umat lain? Pak Kasi, seorang kepala seko- cauan perang'. Ini perlu dire- bukan hukum mutlak yang ud yang aktivis organisasi, mis- tempat kejadian menyebutkan, nya berhamburan ke luar ru- tut dialog antarpemimpin umat beragama. Lalu ji- hanya mendalami teologi Hindu. Terbantah sudah Dalem Beda Ulu (1260-1343) Jakarta (Bali Post) - menembakkan dua butir peluru, Tampaknya, Sudibya melihat, yang kemudian oleh dinasti para Sekelompok perampok berto- satu di antaranya bersarang di terseretnya sejumlah pejabat, inan Hindu. sistem kepemimpinan Hindu Arya Majapahit sampai kini den- peng yang diperkirakan lebih bagian dada. Anak pertama pe- tampaknya tak lepas dari Menurut Drs. I Gde Sudibya, gaya tempo doeloe harus dirom- gan satria panditanya menjelang dari delapan orang, Rabu (20/4) milik rumah ini akhirnya tewas adanya krisis etika. Krisis ini tak sistem kepemimpinan Hindu bak dan dilakukan terobosan- akhir abad kedua puluh, me- dini hari kemarin beraksi di Jln. bermandikan darah. hanya terjadi di kalangan peja- masa lalu yang terefleksi dalam terobosan yang lebih menyentuh mang belum pernah berhenti, Sukasiri, Saru Indah, Ciputat, Mendengar dua kali letusan bat, juga melebar kepada sistem kinerja belum menjawab kepada kepentingan zaman. Ar- dan belum pernah mati. Warna Jakarta Selatan. Dalam aksinya senjata dan teriakan pemilik perangkat lainnya yang dinamika zaman, baik di masa tinya, bagaimana mengakumu- Hindu yang ditampilkan dalam itu, dua anak pemilik rumah rumah, para pelaku menjadi pa- melakukan pengingkaran profe- lalu apalagi untuk masa depan. lasi konsep-konsep yang diterap- gaya kepemimpinannya me- yang dirampok ditembak, seo- nik. Mereka hanya berhasil me- "Kondisi ini telah menimbulkan kan para pemimpin di masa lalu mang masih melekat, namun ki- rang tewas, seorang lainnya luka nyambar kalung emas seberat Di sisi lain, mencuatnya kasus gejala anomi, semacam 'keka- kemudian dijadikan pegangan, ni tampak kian tak jelas. 12 gram serta dua cincin yang ini. Alit Kelakan, mahasiswa Un- Keterangan yang diperoleh di dikenakan Ny. Nurdin. Selanjut kawanan perampok yang diper- mah. kirakan tidak menggunakan Namun sebelum mereka me- kendaraan itu membongkar ru- langkah jauh, telah dihadang mah Nurdin (63) menggunakan oleh Abdul Gazali (29), adik kan linggis sekitar pukul 04.00. dung dari Abdul Choir. Pemuda Dari jendela yang dibongkar yang baru pulang ini sempat nya itu tiga orang masuk ke da- menyambar pas bunga dan di- lam rumah dan langsung men- hantamkan ke bagian kepala galungkan sebilah clurit ke leher tersangka, Ny. Nurdin. Korban yang tidak Abdul Gazali alias Nanang ini berdaya dipreteli harta benda- pun akhirnya roboh, bermandi- nya sambil diancam untuk mem- kan darah setelah seorang ter- beritahukan tempat persembun- sangka kembali menembakkan yian uang sebesar Rp 200 juta dua butir peluru dari senjata- hasil penjualan sebidang tanah nya. Ia kini dalam keadaan ko- di Jakarta Selatan, ma di Rumah Sakit Fatmawati. lah dasar di Denpasar hingga menyeretnya ke meja hijau lan- taran menampar siswanya, juga tak lepas dari adanya krisis eti- ka. Dua persoalan yang meng hangat itu tampaknya dapat di- I Gde Sudibya nungkan untuk menghindari harus diterapkan. adanya alineasi, terutama di kalangan Hindu," papar pen- garang buku anyar "Hindu Men- jawab Dinamika Zaman" itu pa- da diskusi terbatas Bali Post di سیا Gedong Bagoes Oka Melongok kepemimpinan Hin- alnya, menyatakan kebingun- du di Bali sejak seribu tahun sil- gannya melihat munculnya am- dimulai dari kepemimp- berbagai konflik di kalangan inan Dinasti Warmadewa (913- Hindu. Pada kenyataannya, pa- 1077), Jaya Pangus (1077-1260), par aktivis kampus itu, kejuju- ran sering diselewengkan, se- mentara di kalangan muda masih minimnya pengetahuan kepemimpinan yang berdimensi Agama Hindu. "Kondisi ini juga tak jarang ditemui di kalangan pemimpin Hindu." Alit Kelakan Bali Post/070 Dalam keprihatinannya, ia mengajak umat Hin- du tak berhenti pada kondisi keumatan yang ada sekarang. Tetapi mempertanyakan kembali, se- jauh mana kepemimpinan para pemimpin Hindu? Sudahkah memenuhi syarat-syarat bobot ke- pemimpinan yang dapat memenuhi tuntutan umat dan dalam kaitan bernegara? Ngurah Bagus melontarkannya dalam forum diskusi terbatas Bali Post tentang kepemimpinan Hindu, Senin (18/4). Dengan pertanyaan ini kita dapat mengevaluasi keberadaan pemimpin kita (baca: Hindu) yang ada dewasa ini, katanya. Ia mempersoalkan, sejauh mana pemimpin Hin- du mampu memberikan jawaban atas tuntutan yang semakin meningkat. "Apabila kita (baca: umat Hindu) melihat dari aspek internal yang bersumber pada umat Hindu di Indonesia, dan dari berbagai permasalahannya, serta melihat dari hasil yang telah dicapai oleh pemimpin Hindu di In- donesia, kita dapat membayangkan bobot apa yang harus dimiliki oleh pemimpin Agama Hindu, baik sulinggih maupun walaka," kata Bagus. Pemimpin Hindu, dalam istilah lebih rinci, sul- dan rumah di kawasan elit Ra- inggih dan walaka, perlu mengadakan evaluasi dalam proses merefleksi diri, dengan melihat (Bersambung ke Hal. 4, Kol. 2) segala keperluan pembobotan dharma, dan sum- Untuk itu, ia mengharapkan adanya konsep penyadaran di kalangan Hindu-terutama un- tuk memformulasikan konsep- konsep dalam action kepemimp- Namun sebelum korban mem- Sementara itu Kadispen Pol- inan. "Jadi yang terpenting beritahukan tempat persembun- da Metro Jaya, Letkol Pol A. pemimpin Hindu harus punya ji yian uangnya, salah seorang Latief Rabar, ketika ditanya usul senjata tersebut masih di- selidiki, tetapi identitas para tersangka sudah diketahui. Diperkirakan para tersangka bukanlah orang jauh dari rumah korban karena mereka menge- tahui keluarga korban baru saja menerima uang penjualan tanah wa besar dan menghargai perbe- anak korban, Abdul Choir (32), ti- wartawan mengatakan, asal- daan." Lontaran Kelakan tam- ba-tiba memasuki ruangan tem- paknya sejalan dengan pandan- pat ibunya disandera. Secara re- gan Sudibya yang mengharap- fleks ia menyambar topeng yang kan pemimpin hendaknya sadar dikenakan oleh salah seorang akan kepemimpinannya. perampok. Berbicara Benar Ketika topeng ibu berhasil di- Gedong Bagoes Oka, satu di rebut, Abdul Choir berteriak se- antara deretan panjang cendeki perti mengenali wajah orang awan Hindu yang masih rajin yang merampok rumahnya. Tetapi sebelum ia berbuat ba- (Bersambung ke Hal.1 1,Kol. 1) nyak salah seorang perampok C Ngurah Bagus Bali Post/070 2cm Color Rendition Chart 2cm 4cm
