Tipe: Koran
Tanggal: 1993-09-04
Halaman: 06
Konten
SABTU LEGI 4 SEPTEMBER 1993 (17 MULUD 1926) 401 4cm "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN SABTU LEGE ditawari main di SCTV hingga kini, kredo itu selalu saja nampang di teve, padahal banyak mencaplok orang mimpi bisa unjuk muka di mesti soalan gi bagi menyiapkan Kalau sehingga jadi tidak pas. GRUP ketoprak Pelita Budaya Boyolali kini mulai bersiap lagi mengemas cerita baru dalam upa- ya meraih sukses kedua dalam festival seni tradisonal Panggung Pesta Remaja '93 di Beteng Solo gu (4/6), kembali akan dipakai untuk pagelaran Pesta Remaja 93. Dalam paket hiburan gratis ini sedikitnya telah disiapkan 6 jenis tontonan, diantaranya menampilkan musik humor Suku dari mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS). Secara rinci, ketua panitia Sapto Adhinugroho, menjelaskan se telah Pentas Remaja dibuka ditampilkan display drumband dari SMP Negeri 3 Solo, kemudian atraksi Solo Chopper Club, atraksi tari parade dance, demo disc Jockey 'N Rappin' Show, Street danc- ing, funny gathes, music show rock 'n roll oelh VOB (Voice les) dan kelompok Suku Apakah. Masih banyak yang lain seperti oblok-oblok dance oleh maha- siswa seni rupa UNS, Seriosa Plesetan, fasion show plesetan dan sebagainya. "Pokoknya segala kreatifitas kawula remaja akan ka- mi tampilkan selama sehari penuh." (Qom) Apakah Penerangan Nasional 1993. Persi- apan ini bagian dari tekat 'si mae- stro ndesa Sri Waluyo yang men- gomandani grup kesenian asal kota susu' yang pernah menyabet juara I dalam event serupa di Mataram, Nusa Tenggara Barat, tahun 1992 lalu. Akankah tekat itu mem- buahkan hasil, baru akan terlihat nanti setelah grup ketoprak yang pernah memancing air mata Men- pen Harmoko saat mementaskan sebuah lakon tentang orang desa itu, mendapat kesempatan mang- SURAKARTA Gapit Emoh Tampil di Televisi Keroncong Mbalelo' ala Anjar Any, Salah satu adegan Teater Gapit dalam lakon Tuk'. satu ini, kok (KR-Hut) suatu hal yang urgen, tak bisa muncul komplit. Garis besar ceri- ta, barangkali tak begitu terpen- garuh dengan pemotongan, nu- ansa lain itu lho, yang justru lebih penting jadi repot. Jika tak ada syarat macam- macam, tampil di teve sih, mau- mau saja, kata Bambang yang dipanggil Kenthut. akrab Apapun, dengan nampang di teve, nama jadi lebih beken seperti juga harapan orang kebanyakan. Pun pola pentas yang biasanya men- ganut pola panggung langsung, bisa saja dimodifikasi bagi ke- pentingan teve. Sayang seribu kali sayang, tawaran ini mesti dibarengi syarat yang rasanya sulit dipenuhi. Sejak tahun 1981, perdana Gapit memproklamirkan diri se- bagai teater.akyat di Pusat Kese- nian Jawa Tengah (PKJT) waktu itu, sudah seia sekata diantara pendukungnya memegang teguh prinsip-prinsip teatrikal yang di- anutnya. Bahasa Jawa sebagai media ungkap, realitas sosial ma- syarakat pinggiran sebagai tema sentral, dan sebagainya, merupa- kan kredo yang nyaris tak bisa ditawar-tawar lagi. Dan buktinya Alternatif Ciptakan Terobosan Baru UMUMNYA, -ya, ini umumnya cukup senang, begitulah, paling depan kamera teve. Ya, tentu saja Tho- artis, aktor, seniman, atau tidak tetangga atau kenalan ada alasan-alasan yang mapan, siapa sajalah, sangat pengin sekadar ngerti wajahnya terlihat dan mungkin itu sangat prinsip tampil di layar gelas. Merekapun di layar teve. baginya. Yang jelas begitulah, bangga kalau bisa nebeng nam- pang di kotak ajaib ini. Tentulah, emoh lho. Teater Gapit, Solo, keti- Surabaya melakonkan TUK, Tapi yang justru ketika ia akses yang ingin diraih sebuah ka mendapat tawaran untuk bukan kata yes, yang terlontar, menelorkan lakon baru yang nota baru. main di Surya Citra Televisi tapi sebaliknya kata no. seorang ar- Urus punya urus, tawaran lam. tis, aktor atau seniman punya (SCTV), malah menolak. Jeilah, harapan namanya lebih dikenal apapula obsesi teater yang konsis- tampil di teve ini ternyata popularitas. Kalau itu masyarakat se antero Indonesia, ten menggunakan bahasa Jawa dibarengi beberapa syarat. Perta hingga pada gilirannya karier sebagai media ungkap ini, emoh ma, durasi pentas yang mestinya kian menanjak. Dan kalau itu orang biasa-biasa saja, pokoknya AGENDA SENI DAN HIBURAN Helda Febriana akan Goyang THR SOLO (KR)-Helda Febri- ana, penyanyi cantik yang melejit lewat album Jangan Sombong, malam nanti, menggoyang Taman Hiburan Remaja (THR) Sriwedari. Ini adalah penampilan perdana di kota Solo, setelah cukup lama ditunggu-tunggu fans musik dang-dut. Helda telah menyiapkan 10 lagu untuk pengge- marnya, satu diantaranya Jangkrik Genggong', sebuah lagu Jawa yang dipoles da- lam irama dang-dut. Y Toto Supriyanto, pimpinan THR, berharap pementasan Helda Febriana tampil maksimal dan mampu memuaskan penontonnya. "Ini benar-benar kami tekankan, karena dalam pekan terakhir ini warga Solo telah kenyang mendapat santapan dang-dut dari arena Sekaten." Selama Sekaten, lanjutnya, terus terang THR tidak berani menggelar pentas musik dang-dut. Ia menyadari akan kekuatan pentas di Sekaten, meski umumnya menampilkan artis lokal tapi daya tariknya luar biasa. "Begitu Sekaten berakhir kami baru be- rani mementaskan lagi." Dalam pentasnya nanti, Helda Febriana, didampingi Titik Nor- ma, Yulia, Endah K dan Rina Agustina dengan iringan OM Ervana 87 pimpinan Drs Kasmihadi. (Qom) SOLO (KR)-Taman parkir pusat perbelanjaan Beteng', Minge dan durasi pentas ga tawaran Menurut Saya menganggap tindakan saya 60-an musik "Saat ini sebenarnya saya te- waktu itu wajar, sebab jiwa muda menjadi primadona dan disegani kan rebana sebagai alat musik- nya, belum dimodifikasi seperti sekarang yang membuat musik dangdut melejit, kata Anjar yang mengaku dulu sering mengejar inspirasi untuk menciptak lagu, tapi karena sekarang terbentur pada kesibukannya seringkali ia harus menunggu inspirasi itu da- An- tang. Pada tahun 1972, menurut jar, musik dangdut berkembang lebih cepat, sehingga mampu menyalip keberadaan musik ke- roncong, sehingga keroncong kembali berada di tempat paling bawah, seperti pernah dialami pa- da dekade musik daerah munculnya musik- dan lagu-lagu pop. Lebih lanjut dikatakan oleh komponis yang telah mencipta- kan 2450 lagu keroncong, dalam perkembangan awalnya, instru- men keroncong hanya terdiri dari ukulele, thro, dan rebana, kemu- dian masuk kecapi. Masuknya Sandiwara Stambul, misalnya, Mamiek Melani, menunggu kelahiran anak ketiga. (KR-Erm) selain ada cerita juga memasukan musik zass sebagai ilustrasi, de- Nisha/Suti Hantoro Ketoprak Lesung Karangdowo Sragen cuat dan beragam. Tumbuhnya Mulai Jarang Manggung di Kampung seperti kini ma- bahasa Jawa Ayam Den Lape dari daerah Sumatra, Ampar-Ampar Pisang KETOPRAK lesung dari Kalimantan Selatan, dan yang sekarang sudah tiada lagi. dialog ketoprak ini lain-lain, mampu menyalip keber- sih tetap hidup di Kampung Lakon Keramat krama-madya, dengan cerita adaan musik keroncong. Bahkan Karangdowo, Sragen tengah. Sen- Menurut Bardjo Sutrisno, da- berkisar pada kehidupan rakyat dalam perkembangannya kemu- iman ketoprak lesung masih bisa lam keterlibatannya dengan keto bawahan. Seniman ketoprak dian musik pop Indonesia mem- dijumpai di kampung Karang- prak lesung, Bupati KRT Soe- lesung ini juga berasal dari kelas buat peminat musik keroncong dowo ini, meski kesenian keto- monegoro berhasil mencipta bawah, sehingga dalam lakon ti- turun drastis, ungkap komponis prak lesung itu sendiri sekarang lakon Sendang Tunggul Babad dak pernah ada satu kedudukan kelahiran Ponorogo 3 Maret 1936 tak pernah lagi 'manggung. Na- Jambean. Menyimak lakon ini, raja. Paling tinggi kedudukan PELAKSA Sep PENGANT Hari 'H' pela (UULLAJ) ting jumlah pakar m UULLAJ? Lal tan Rakyat dari BERBEDA I yang disahkan 20 Mei 1992 itu syarakat mema yang muncul sa pai terdapat se menuduh ada a duk hukum itu menuntut agax batalkan; ada p hanya gertaka laupun pelaksa gal 13 hari lagi setahun, segala ti sudah beres. Nyaris, dalam ini tak ada lag mahasiswa me tes terhadap pe Terakhir, kalar RI memang me sanaan UU yar dang demonstr sampai tahun an' itu tak ber sahut "Bagaimana laksanakan," yanto Danutir Menhub, lalu donesia dikena karena disiplin dah. La me pun tik. Walaupun transportasi ja bas hambatan tetapi tingkat lintas dan jum yang di jalan m hatinkan usal jiwa di jalan it sa" tak bisa t kan," katanya Saresehan Jan kerto pekan la Data hasil menunjukkan "Dalam akibat kecela cull wilayah Asia T Indonesia memegang re sehari rerata 2 atau dalam a ribu jiwa mela Kecenderung ningkatnya lalu-lintas ja manya, kata 1 tor manusia y UULLAJ satu misinya kan disiplin la nya, di negar Lalu Lintas-n ka kematian lalu lintas bi kian kecil. M dari 10.000 ke renggut 5 kor pura lebih kec 4 korban jiw daraan. Sedang di serta Jepang mudian seperti Bengawan ngan seperangkat alat-alat musik seperti gitar, terompet, bass, pi- NAMA dangndut asal Boleh-boleh ano, dan lain-lain. Keroncong ke- Salatiga (Jateng), Mamiek Mati Lampu, Basa-basi, dan Ke bingungan menghadapi lawan Melani, tiba-tiba menghilang dari luar-masuk musik yang demikian hebat de- blantika musik yang full goyang Anjar Any, sempat dicap mbalelo karena ciptakan terobosan ngan alat-alat musik yang cang tersebut. Paling tidak, dalam be keenam? Tunggu saja setelah menyertai setiap kali Gapit (KR-Wijang) gih. Akhirnya satu persatu alat bulan terakhir goyang anak saya ini lahir, jawabnya musik jenis barat dipakai dalam Mamiek memang tidak dapat di- singkat. Judulnya? "Masih raha bene semuanya ditulis orang da- NAMA Anjar Any, pencipta gilan akrab Anjar Any, di kedia- keroncong. "Pembaruan semacam ini pun sempat membuat marah jumpai penggemarnya di pang- sia. Tunggulah pada hari 'H' nan lagu keroncong Jangkrik Geng- mannya, kawasan Parkit Solo. Sebagai teater rakyat, Gapit gong pernah dituduh sebagai pe- gung-panggung dangdut. Sudah ti," kilah Mamiek, ibu dari dua memulai kehadirannya dengan rusak keroncong. Karena ia mela- aslinya Anjar Mujiono. Nama Ani hankan pakem. Tapi bagi saya datang baru yang bermunculan Frama Puspita Arum (4). Anjar mengakui bahwa nama senior yang tetap memperta- kalah saing dengan pen- anak, Daksa Masdiaksan (10) dan mengetengahkan persoalan-per- kukan pembaruan dan eksperi- adalah nama pacarnya yang ke- bukanlah masalah besar, sebab bagai cendawan di Penyiar Radio waktu dua jam lebih, masyarakat di sekelil- men terhadap lagu-lagu yang menjadi istrinya. Perpad, saya melihat prospek yanng ba penghujan itu? saja tidak diperpendek lantaran jam ingnya lewat kacamata kaum diciptakan, tidak berpegang pada uan nama Anjar dan Any jadilah gus bagi perkembangan musik Saya tetap bergoyang dang dut, ternyata Mamek Melani Selain menjadi penyanyi dang- tayang teve memang terbatas, di- pinggiran. Berawal dari lakon pakem keroncong. Tapi Anjarani Anjar Any. Ketika ditanyakan ke keroncong selanjutnya, ungkap dut sampai tua," kata Mamiek ga punya kesibukan lain, sebagai samping juga biaya produksi ting- Gandrung Kecepit yang disingkat menerima tuduhan itu dengan beradaan musik keroncong saat Anjar yang pernah mendapat Melani kepada KR, ketika men- penyiar Radio Zenith' Salatiga jika durasi tayang amat pan- Gapit, dan kelak menjadi nama ketegaran. Tidak apa-apa kok, ini, Anjar mengakui musik keron- penghargaan dalam bidang mu dampingi OM Puspita Ria, di Sta- Menjadi pengasuh jang. Kedua, media bahasa yang grup ini hingga sekarang. Secara mereka (senior keroncong, red) cong saat ini berada di bawah. biasa dipergunakan, yakni ba- rutin terus meluncur lakon-lakon memang berhak marah. Sebab Tapi tingkatnya masih di atas oleh Gubernur Jateng sik keroncong pada tahun 1989 dion Sriwedari Solo, belum lama Zenith, sejak sekitar tiga tahun hasa Jawa, mesti disalin menjadi berikutnya, seperti Stup (Segelas melanggar pakem itu dianggap karawitan ini. "Selama ini saya memang se- lalu," kata Mamiek. Bahkan tan- bahasa Indonesia. "Lha, ini yang Teh untuk Pembangunan), Rol, saru. Tapi saya sebagai anak mu Mendirikan Hamkri dang cuti kami tidak bisa, sebab bahasa Leng, Reh, Tuk, dan terkahir da pada waktu itu memang nakal. tahun Dalam situasi seperti itu, Anjar sambil teater Dom. keronconng pernah dan rekan-rekan seprofesinya sedang Gapit adalah sebuah 'ritus', hing- mendirikan Hamkri (Himpunan ganya Sebagai itu terpaksa ditolak, ngah naskah baru saya pada waktu itu selalu meng- banyak orang. Ini terbukti de- Artis Musik dan Keroncong Indo Mamiek ungkap Bambang Widoyo Sp, berjudul Luh (air mata), tapi be- inginkan sesuatu yang baru. Se- ngan banyaknya judul lagu ke- nesia) di Jakarta. "Pendirian sang komandan Teater Gapit. lum sempat rampung seratus suatu yang baru seringkali diang- roncong yang dijadikan judul film, Hamkri muncul dari ide Malady, dari nol. Kalau sekarang ia ujarnya. saja durasi pentas sil menggapai ketenaran sebagai Meski disibukkan sebagai pe- dipersingkat, berarti ada bagian- digarap, keburu meletus dulu ke adaptasi yang cukup lama. Seper- Gesang. Di Tepi Benngawan So- yang sering menciptakan lagu de persen tema sentral yang hendak gap tidak baik, perlu Solo' ciptaan pencipta lagu-lagu keroncong. salah seorang penyangyi dangdut nyanyi dan penyiar, Mamiek bagian yang harus dipotong, atau permukaan," Bambang berkisah, ti UU baru yang diciptakan peme lo', Mina Padi', 'Solo di Waktu ngan mennggunakan nama tenar di negeri ini, menurutnya, Melani mengaku tetap memper- karena bimbingan Drs Frans SP, hatikaan anak-anak dan suami- setidaknya diperpadat, begitulah. Jadilah kini masih mencari-cari rintah, toh pada mulanya terjadi Malam', dan Putri Solo'. Lagu marannnya Arima," tambahnya. Kalau ini terjadi, keutuhan alur pengalihan materi tanpa harus pro dan kontra. Demikiann pula Janggrik Genggong yang menja- pimpinan OM Puspita Ria yang nya. "Bagaimana pun sibuknya, Terlebih suasana merubah tema sentral yang sedik terhadap eksperimen saya dalam di trade mark Anjarani pun per- pa cabang di beberapa juga suami Mamiek Melani. Kare- saya selalu na bimbingan Frans, hingga kini untuk memperhatikan anak dan lakon yang bagi Gapit menjadi it telah tergarap (Hari D Utomo) mencipta lagu. kata Anjar, pang- nah dijadikan ilustrasi musik da- seperti Yogyakarta dan Surakar- Mamiek telah merampungkan li- suami. Keluarga tetap nomor lam film Buah Bibir, pada tahun ta. Di Hamkri cabang Surakarta, 60-an. Tetapi Anjar mengaku su- Anjar duduk sebagai ketuanya. 'Pelita Budaya' Boyolali Kembali ma album rekaman lewat Puspita satu," tandas artis yang kini ting- dah lupa film itu disutradai oleh Record Jakarta. Kelima album gal di Jl AArgo Darmo 16 Salatiga siapa. tersebut masing-masing berjudul itu. (Erm) Setelah kurun waktu 10 tahun, Persiapkan Garapan untuk PPN 93 tepatnya setelah tahun 60-an per- kembangan seni musik kian men- Mamiek Melani Sedang Cuti artis Saja, Duh Kangmas, Kemungkinan lahirnya albut berapa ini musim akan Tentu Goyang Primadona Anjar, Sebelum Mamiek pa kan hamil," tambah menunjuk perutnya yang bahwa honor mengandung anak keti- acara yang mengudara 07.30 sampai 08.30 itu sebesar Rp penyanyi dandut, 15 ribu. Lumayan untuk tam mengaku merangkak bah-tambah jajan anak-anak," malu-malu Mamiek menyebut sebagai penyiar pukul berha- sa- Hamkri juga memiliki bebera- kota besar, menyempatkan diri itu. melakukan gung di pentas Pekan Peneran- gan Nasional (PPN) 1993. of Beat- yang lahir baru. Pembacaan Puisi Penyair Tegal SOLO (KR)-Sembilan perryair Tegal malam nanti dan besok (4 dan 5 September 1993) akan tampil di Taman Budaya Jawa Te- ngah Surakarta dalam acara Pembacaan Puisi Penyair Tegal. Ke- sembilan penyair akan membacakan puisi mereka di Arena Teater TBS adalah; Piek Ardianto Supriyadi, SN Ratmana, Wid- jati, Nurhidayat, Yeye Haryoguguritno, Yono Daryono, Eko Tunas, Rofie Dimyati, dan Ki Enthus Susmono. Acara tersebut akan dimulai pukul 19.30. Penyelenggaraan acara pembacaan puisi penyair Tegal tersebut sekaligus untuk membuktikan bahwa Tegal merupakan lahan sangat subur bagi kehidupan sastra, khususnya perpuisian. Dan yang menarik dari penampilan mereka adalah tampilnya penyair senior Piek Ar- dianto Supriyadi, tokoh teater Yono Daryono, dan Ki Enthus yang selama ini juga dikenal sebagai dalang wayang kulit. Selain acara pembacaan puisi tersebut, dalam bulan ini TBS ju- ga akan menggelar pentas tari oleh 'Manira Tari' dari Solo (10- 11/9), pergelaran Komedi Kalang Kabut Yogyakarta dengan lakon Piramus Tisbi (18/9), pembacaan puisi Timur Supraba (19/9), baca cerpen ST Wiyono bersama Hanindawan (28/9), dan baca puisi Cempe Lawuwarta bersama Murbaut (29/9). (Hut) sia sia HARI INI ATRIUM 2 1FAJAR 2 13.00 15.00 17.00 19.00 21.00 SOLO 1 STUDIO 3 13.30 15.30 17.30 19.30 21.30 ANDA DITANTANG MENYEBUT NAMANYA. HARI INI SOLO 2 STUDIO 2 13.00 15.00 17.00 19.00 21.00 VIRGINIA MADSEN TONY TODD ACARA BIOSKOP SOLO HARI INI ATRIUM 4 FAJAR 1 13.30 15.30 17.30 19.30 21.30 PRESIDENT 2 14.00 16.00 18.00 20.00 22.00 DIRECTED BV BOAZ DAVIDSON JOE LARA NICOLE HANSEN JOHN RYAN B WILL DECIDE THE FATE OF THEIR BATTLE HARI INI ATRIUM 7 STUDIO 1 13.00 15.00 17.00 19.00 21.00 TONY LEUNG JIMMY LIM CHANG MAN YI CHANG MIN CHANG SIE YU GLORIA YIP 13.30 15.30 17.30 19.30 21.30 PRESIDENT 3 14.00 16.00 18.00 20.00 22.00 FLYING DAGGER ACARA MIDNITE SABTU HARI INI ATRIUM 8 13.30 15.30 17.30 19.30 21.30 STUDIO 1 ATRIUM 7 SOLO 4 23.30 WANG CHING DOLPH LUNDGREN HARI INI YORAM GLOBUS PRESENT THE HUMAN RACE... FOREVER. CANDY MAN AMERICAN CYBORG STEEL ORION ATRIUM 6 SOLO 4 13.30 15.30 17.30 19.30 21.30 13.00 15.00 17.00 19.00 21.00 BRIDGET FONDA THE ASSASSIN "TERRIFIC NON-STOP ACTION!" JOHN BADHAM 141 HARI INI ATRIUM 1 13.00 15.00 17.00 19.00 21.00 AARON KWOK VEGEND OF THE iQCjD SWORD HARI INI ATRIUM 5 13.00 15.00 17.30 19.00 21.00 ROBERT DEMI WOODY REDFORD MOORE HARRELSON INDECENT PROPOSAL JOSHUATREE FAJAR 1 SOLO 1 ATRIUM 8 24.00 PRESIDENT 2 FAJAR 3 24.30 JACKY CHAN WU MENG WE CHENG CE SHE Leather Jackets 13.00, 15.00, 17.00, 19.00, 21.00 WONOGIRI: GIRI CAHAYA 1 Gadis Metropolis 13.00, 15.00, 17.00, 19.00, 21.00 GIRI CAHAYA 2 The Girls From Beijing 13.30, 15.30, 17.30, 19.30, 21.30 WIDYA THEATRE Guntur Tengah Malam 13.00, 15.00, 17.00, 19.00, 21.00 SRAGEN: SRAGEN 1 Super Lady Cop 13.00, 15.00, 17.00, 19.00, 21.00 SRAGEN 2 Single Female 13.00, 15.00, 17.00, 19.00, 21.00 SRAGEN 3 Live Hard 13.30, 15.30, 17.30, 19.30. 21.30-(Hut). ATRIUM 3 PRESIDENT 1 13.30 15.30 17.30 19.30 21.30 CHRISTINE TERIE KIKI FATMALA IBRA AZHARI Extra Midnite UP.Theatre 23.30 PERMAINAN NAFSU ASMARA YG MENDEBARKAN 4 SEP 1993 ATRIUM 5 STUDIO 2 23.30 PRESIDENT 3 SOLO 3 24.00 JAMES WOODS LOUIS GOSSETT JR CRIME STORY STING SOLO 2 FAJAR 2 23.30 Histeri DIMALAM PENGANTIN GALAXY1 17 TAHUN KEATAS ICHUSUS DEWILSA HARI INI ATRIUM 6 24.00 RAMA 1 12.00-15.00-17:00 STUDIO 3 PRESIDENT 1 24.00 RUB LOWE CALE HANSEN LEACY GRIFFITH FINEST HOUR. 18.00-21.00 NUSUKAN 2 REGENT 11.30-75.30-18.30 18.30-2130 Gadis Metropolis DHADY 13.00-15.00-17.00 8.00-21.00 Adeva Sakti GALAXY 2 11.30-15.30-13.30 1.30-230 Legend Brathers RAMA 2 11.30-15.30-18.30 18.30-21 DRAGON INN NUSUKAN 1 11.00-15.00-1200 12.00-21.00 AVENGING QUATET Sekelompok di Pulau Kir yang unik in wisata 55 P Dise REMAJA P keras, akhir-a temui dimana di kota-kota, di ditemui. Dan ngat mengk orang tua dan peminum terse tai dengan me jahatan. Banya kan, bahwa me man keras, yang belum cu kali mengarah perilaku seksu dan kematian jalan raya Di Amerika me jumlahnya timbang di Indi poran pemerim ngemukakan, b alabat minuman lakukan remaja sepertiga ana yang melakuk belumnya telah keras. Selain in sen anak muda di dalam penja minum minum melakukan aksi Kaitan antar dengan kejahat terdapat di Lem Tinggi di Ameri hasiswa telah kana tindak km minum minum berlebihan. Laporan ters catat bahwa mim menjadi faktor terjadinya pemer dalam hubunga risikonya dapat bagai penyakit. Aida. Dalam stu sus pemerkosa bahwa dalam s seksual bukan pi yang mengkons keras, pihak yan Keberadaan Dangdut mun, seniman ketoprak lesung ada satu peristiwa yang yang ada hanyalah Beranjak dari itu, mulailah An- yang rata-rata sudah berusia tua, suk akal. Sebab, apabila lakon itu mang. Begitu tradisionalnya jar berpikir, bagaimana caranya masih ada di sana. Mereka setiap dipagelarkan akan terjadi hujan lakon-lakon yang ditampilkan da agar musik keroncong bisa kem- saat masih bisa diminta tampil deras, meski saat itu kemarau lam ketoprak lesung, sehingga bali menjadi primadona, seperti bersama group ketpraknya. panjang. Percaya boleh, tak per- kalangan anak muda enggan me- yang terjadi pada tahun 60-an. Ia Dulu, setahun sekali kesenian caya pun boleh, tapi sudah 3 kali lestarikan kesenian ini. Mesti- pembaruan dan ini tampil di kampung sendiri un- peristiwa itu terbukti. Karena nya, generasi muda akan malu eksperimen terhadap lagu-lagu tuk merayakan HUT Kemerdeka keramatnya lakon itu, pada ta- kalau keroncong yang diciptakannya. an, atau seminggu sekali mengu hun 1978 pihak Pemerintah Dae punah Meskipun untuk itu ia harus di- dara lewat RSPD. Tetapi bebera- rah (Pemda) Tingkat I Jawa Te- tuduh sebagai perusak keron- pa tahun ini ketoprak lesung mu- ngah melakukan syuting lakon lai jarang manggung di kampung itu untuk film dokumentasi. Memang terlepas dari harapan Grup ketoprak 'Pelita Budaya' selalu tampilkan nilai-nilai cong' karena eksperimennya ke- itu, setidaknya seluruh kru pen- dukung grup kotoprak (KR-Dis) luar dari pakem keroncong. kampung di sekitar Karangdowo. Lokasi pengambilan gambar dila- Lagu keroncong yang berpedo- Menurut Bardjo Sutrisno (60), sa- kukan di Desa J mbean, Kecama- di bawah payung Departemen gung hiburan, juga didukung oleh bih dipertegas. man pada pakem, menurut Anjar, lah seorang anggota ketoprak tan Sambirejo, Sragen, sebuah de Penerangan (Deppen) Kabupaten para pengrawit yang memilik ke- Kelompok yang anggotanya di- harus mengikuti 28 bar, dibatasi lesung, surutnya kehidupan kese sa di kaki Gunung Lawu daerah Boyolali itu kini tengah bekerja mampuan individu handal dalam rekrut dari para seniman pentas oleh acord tertentu. Sementara nian ini, karena sekarang sudah perbatasan Jawa Tengah-Jawa keras mengerahkan seluruh po- dunia musik gamelan. keliling ini, memang mempunyai Anjar pernah mencipta lagu de- banyak kehilangan anggota se Timur. Saat syuting berlangsung. tensinya dari pemain sampai pen- grawitnya. Mereka Malah, untuk menyatukan po- ciri khas tersendiri, baik dalam ngan 32 bar dan ia melakukan pe- nior. "Mereka telah dipanggil hujan turun dengan deras. Pada nyimpangan-penyimpangan ter- Tuhan, sedang kaderisasi seni- hal tak ada angin tak ada men- fatihan, tensi itu Waluyo tidak seorang manajemen, personal, ide cerita, bereksperimen, mencari paduan diri, justru dalam kondisi seperti maupun pemanggungannya. Ciri hadap beberapa pakem keron- man tidak berjalan sama sekali, dung Mengherankan ide cerita serta menggali asparasi itulah ia mendatangkan seorang khas itu terlihat jelas dalam ben- kata Bardjo ketika ditemui KR, di công. Meski tak ada kemajuan, keto- seni, mencari tonjolan dialog dan pelatih profesional, agar lebih da- tuk garap ceritanya maupun ben- Lagu-lagu yang diciptakan An- rumahnya, Kampung Karang- gerak tari serta iringan gamelan pat mengemas nilai-nilai seni tuk lain, seperti munculnya ade- jar setelah tahun 60-an adalah dowo yang selaras dalam padu, sehing: panggung ketoprak yang berkual- gan pamer. Dilestarikan Yen ing Tawang Ana Lintang', ga kelak akan muncul karya seni itas bahkan dalam penggarapan Kesenian tradisionil yang su- Jangkrik Genggong'. dan lain- yang utuh yang bukan saja bakal lakon, pengrawit juga ditukangi Grup yang pernah 'dikerjain' lain. Kemudian Anjar melakukan dah langka dan tak pernah bisa nya Inkon yang apik tapi juga mampu STSI Solo. Tentu dengan harapan ngan dalih akan ditampilkan di pembaruan dengan membuat maju menghidupkan pentas gerak dan lagi oleh seorang pelatih dari putra Ki Manteb gadungan de ini, dicoba lagu keroncong 'nge-rep'. Awal ta- dilestarikan warga kampung itu. minimal 24 orang. Sedang alat in- mensuguhkan iringan musik bahwa potensi yang ada itu tidak Istana Merdeka dalam peringat hun 70-an, musik keroncong mu- Alat instrumen sebagai iringan- strumen tidak mengalami pe- gamelan yang menjiwa diatas belaka. Yang jelas kami panggung an kawin emas Pak Harto itu, lai bisa bernafas lagi. Keber- nya, seperti lesung, rebab, serul- rubahan, jika ada alat instrumen ingin menampilkan suatu pentas mencuat lantaran teknik garap- yang mumpuni, tapi tidak mele- nya selalu menekankan pada adaannya sudah sama tinggi de- ing, terbang kemanak, dan ken- yang tidak akan dipakai lagi ten- Sri Waluyo (34) yang juga men- tongan, masih tetap disimpan tu bukan lesung. Sebab, lesung jadi bidan kelahiran Pelita Bu- paskan pakem, meskipun di- prinsip seni untuk rakyat. Arti- ngan Keberadaa group ketoprak yang menamakan tak boleh ditanggalkan, karena daya, nadanya memang optimis, dalamnya akan tetap diselipi pe- nya teknik garap apapun akan di- Sementara dangdut pada wak- diri Ngesthi Budaya ini. Pemain lesung menjadi ciri khas keseni- idealnya untuk menghasilkan mbeni yang utuh bukan hal gan", katanya sembari menjelas lahirkannya tidak merugikan tu itu belum diperhitungkan ke ketoprak, meskipun hanya satu- san moral, sosial dan pembangun pakai sepanjang hasil yang di- an ini. Namun, kunci seluruh kan bahwa dalam lakon yang kini seni itu sendiri dengan demikian beradaannya. Karena dangdut dua juga masih ada, walau yang terdapat pa- mustahil. Sebab, selain grup ini pada waktu itu masih sangat senior sudah banyak yang me da seruling, kemana nada 'men- didukung oleh pemain-pemain tengah digarap untuk festival rakyat seni pun juga tidak andalan yang telah mapan dan PPN 1993, pesan kesadaran dirugikan. lama malang-melintang di pang- berbangsa dan bernegara akan le- tidak ma- seorang de- sampai kesenian ini (Suti Hantoro) AGENDA BIOSKOP CEMANI THEATRE prak han lesung mengalami peruba- seiring dengan perkembang- an jaman mengijinkan hadirnya seorang pemain pemain pria saja dan untuk pemain juga terus meningkat, wanita. Dulu ha- jumlah dari instrumen pengiring sederhana dalam hal peralatan. ninggal. Dulu, group ketoprak ini garah' slendro atau Dangdut masih merupakann dipimpin Kadjijokartodikromo, tung dari seruling (Edi Sutejo). musik gambus yang mengguna- seorang purnawirawan ABRI Bahasa yang pelog, tergan- berbunyi digunakan dalam HARI INI UP.Theatre 13.00 15.00 17.00 19.00 21.00 SOLO 3 FAJAR 3 2CM Color Rendition Chad
