Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1993-09-04
Halaman: 11

Konten


ALAMAN 10 SABTU LEGI 4 SEPTEMBER 1993 (17 MULUD 1926) "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN I dermawan mem- berpartisipasi BACA gjawab penulis an Supermi ingin uat. Pernah dalam as 1993 kok belum Desa Sumberagung Kab Sleman, DIY. tuan Buku d Saw. Kerjasama mpulan Muda-Mu- di desa Podosuko, mayoritas Muslim Bhakti sosial dan ng cukup mempri- gus i, Bahan pangan, MULAI SORE INI DI MANDALA KRIDA PSIM Gelar Pertandingan Segitiga dengan Mataram VOLAHRAGA PSIM, Sepakbola dan Gubernur Jateng Putra dan Persita maksimal bianc Persita an disumbangkan Lasut, dkk. Per- ariat panitia : Jl. (0274) 86788 atau 5221 Telp. (0274) 5221 Telp. (0274) Yogyakarta 55221 pon (0274) 86788 P Yogya babak 93 perihal akan Motor Seri V Diadakan di Solo diikuti September. Selasa, selain diikuti para crosser tangguh yang atas hingga IKIP Yogyakarta betul-betul mem- dak dapat (belum kesibukan kerja. formasi per telpon hampaknya belum anakan. Kami ya- belum menyelesai gram tersebut. Te- ah Sarjana Muda tinya mata kuliah Ilmu yang telah di- iplin ilmu lain un- ru tersebut ingin nantinya menggu- e?) sehingga tidak acing-kucingan de- Sarjana Muda se- tuk mencapai SM yang ditulisnya di kan gaji Pegawai il" jadi terbengke nya..... sita dalam kesempatan uji keku- atan itu merupakan yang perta- Widadi Karyadi, dkk ma kali dalam sejarah. Persita tidak mau menerima begitu saja tiga nanti. (Mus-Dwn). 25-26 sore besok. ke Pertemuan PSIM dengan Per- akuan ini, akan terbukti, Minggu mereka mau berbondong-bondong Brian Laudrup akan Mulai di AS Roma yang mengandal- tentunya Mandala Krida, untuk menyaksikan pertandingan segi- Debutnya di AC Milan Kejurnas Lintas Azwar Anas Diminta Meninjau Lagi, Pemberhentian Sondang purnaan. dah siap menanti ah Sarjana Muda aru SMTP, karena lalu. si guru-guru tidak kerja, entah tidak, bagi majuan. Ir. Sutami 109 Solo. Reli sprint Umum PSSI untuk tampil PSIM dan Gubernur Jateng menjadi kiper yang bisa dian- senantiasa kota di manapun luber Suwardi pada dekade 80an ada- dalkan itu juga mempunyai oleh suporter Yogya. Tuswandi lah dua nama yang tidak bisa strategi permainan yang bagus. sampai kewalahan sendiri dan itu dilepaskan. Tanyalah pada Man- Dia tidak menganggap terpilah sedikit menjadi 'tragedi ketika su ajer PSIM saat ini dr Hadianto Is nya strategi militer dengan porter Yogya mengamuk di Sta- mangun atau ketua umum PSIM strategi sepak bola. Blietz krieg dion Diponegoro dalam semi final Ir Dasron Hamid MSc, bisakah atau serangan kilat adalah strate Kompetisi Divisi Satu 1984/1985 YOGYA (KR) - Tim Laskar yang sudah dua kali terjun dalam bahwa kemampuan mereka di Mataram, PSIM Yogyakarta, me- kancah Divisi Utama PSSI, sem- bawah Persita. Dari sini jelas lah mereka melepaskan nama Pak gi yang amat disukainya. Saya in- menghadapi Persitara Jakarta Wardi dari perjalanan PSIM gat benar di Cirebon dia memberi Utara." nggelar pertalingan segitiga de pat ditangani Bertje Matula- sudah, untuk membuktikannya, ngan Mataram Putra dan Persita pelwa. mereka akan tampil hingga saat ini menjadi anggota briefing pada pemain PSIM un- Begitulah Jateng memang Tangerang untuk uji kekuatan, se PSSI? tuk melakukan serangan cepat akan beruntung di segi olah raga Dengan demikian, pertanding dalam arti bukan saja berusaha belum ketiganya akan terjun da- PSIM mulai menunjukkan sejak menit pertama. Bila kick off dengan Gubernurnya saat ini. Te an tersebut merupakan pelepas meraih kemenangan, tapi juga i- tajinya dalam persepakbolaan na dilakukan oleh PSIM, maka itu tapi semuanya tentu tergantung lam event penting. PSIM dan Per rindu bagi Bertje dengan mantan ngin bermain mengesankan. Ka- sional ketika Suwardi (yang saat harus merupakan satu bangunan pada berbagai cabang olah raga sita sebagai persiapan mengha- anak-anak asuhannya, meskipun rena dalam ujicoba termasuk pe dapi Kompetisi Divisi Utama PS sudah ada generasi baru yang ngaduan nasib mereka, dicoret itu menjadi Danrem Pemungkas) gempuran yang membahayakan untuk melakukan pendekatan berpangkat Kolonel. Suwardi lawan-lawannya. terhadap beliau. SI, sedang Mataram Putra meng- belum sempat dijamah tangan atau terpilih masuk squad PSIM hadapi Turnamen Piala Liga. Bertje. ke Divisi Utama PSSI. "Serangan cepat yang saat menjadi 'lurahnya' Berbeda Pertandingan segitiga itu a- Pada Kompetisi Divisi Utama Gambaran kekuatan Jawa Tengah bukan hanya men- tekanan psikis pada pemain Memang agak berbeda pola ke- kan dimulai Sabtu sore ini hingga PSSI yang akan digelar akhir Ok- secara nyata sebenarnya sudah jadi pembina PSIM dalam struk lawan dan kepercayaan diri yang pemimpinan Suwardi dengan Gu Senin sore di Stadion Mandala tober atau awal November men- bisa diamati sore ini saat mereka tur kepengurusan dalam artian baik untuk kita," ujar Gubernur bernur sebelumnya Ismail. Ismail Krida. Pertandingan pertama datang, kedua tim berbeda grup. meladeni Feliks mana saja. Tetapi tanyalah Edi Jateng yang amat konsisten da Njawani, namun Suwardi yang Prapto, Maryono atau Mellius lam pola dan sikap pemikiran (Sabtu, 4 September) Mataram Persita masuk grup Barat sedang tandingan ini merupakan adu Mau pemain Yogya di tahun positif itu. Putra meladeni Persita. Minggu PSIM bergabung dengan grup gengsi perserikatan dengan gala er Militernya lebih disiplin dan (5 September) Persita lawan PS timur. Tapi kalau kedua tim ber tama, kendati dalam suasana ber 80an. Suwardi tak segan terjun Pada soal penggalian dana un- keras. Saya masih mengingatkan IM dan Senin (6 September) PS hasil masuk 4 besar dalam grup- balik. ke lapangan, mengawasi latihan tuk PSIM pun Suwardi tak ser- ketika dia juga menjadi proyect IM bertanding dengan Mataram nya maka akan bertemu dengan Menurut ketua panitia penye- pemain bahkan tak jarang ikut ampangan. Artinya tidak grasa Officer PS ABRI Jateng Semua Putra. event resmi memasuki fi- lenggara Avianto, diadakannya bermain dengan mereka. grusu, namun penuh dengan pen- pemain senantiasa dalam disiplin susnya bagi PSIM dimanfaatkan Jakarta. Pertandingan segitiga itu, khu nal di Stadion Utama Senayan pertandingan segitiga di Mandala LATIHAN KERAS: Pemain-pemain sepakbola Kolombia, berlatih keras baik tehnik maupun bawahannya Dandim 0734 waktu yang dianggap mampu menyum- Kepindahan Suwardi dan staf dekatan yang akrab pada mereka yang mantap dan punya karakter. Krida ini, sekaligus dijadikan uji Untuk pertemuan kali ini, ten- coba bagi PSIM, yang mulai akhir fisik, untuk menghadapi pertarungan berat lawan Argentina, dalam pertandingan penyisihan itu Letkol Tuswandi (sekarang bang Ketika PSIM dihukum untuk untuk seleksi terakhir dari 36 pe- main yang terdaftar, seperti per tunya sekaligus sebagai bahan Oktober atau awal November, Pra Piala Dunia 1994, di Stadion River Plate, Buenos Aires, 5 September. Dalam gambar, tiga pe. Brigjen yang bertugas menjadi bagaimanapun PSIS harus me- di Jadi tidak menyelenggarakan pertan- nah dikatakan pelatih PSIM, Ber penjajagan kekuatan, kendatipun menjadi tuan rumah kompetisi di- tertawa, melihat rekannya terjatuh dalam latihan itu. (KR-Rtr) main Kolombia dari kiri ke kanan Ivan Valenciano, Carlos Valderrama dan Leonel Alvarez, Kastaf Tentara PBB di Vietnam) manfaatkan benar potensi yang karena kasus stadion Diponegoro tje Matulapelwa. Disamping itu kubu PSIM secara jujur meng: visi utama PSSI. Karena itu, ke- nyaris membuat pengurus PSIM dimiliki oleh Gubernur Jateng pun, Suwardi langsung secara juga dimanfaatkan untuk meng- akui kekuatan mereka masih di pada para penggemar bola di Yog- frustasi. Karena apa? Dua per- tersebut. disiplin mematuhinya. Padahal gali dana. wiea ABRI itu memang amat kon- Sedangkan Tuswandi hebat da- lewat lobinya bisa saja itu tak ter- sisten dalam menangani PSIM lam kan pemain Jerman lain, Thomas Yogyakarta. PSIM bertanding di manapun Haessler. Tahun 1985, ketika PSIM ha- Roma yang sebelumnya rus melakukan pertandingan pro- dikalahkan Genoa 2-0, juga akan mosi - degradasi dengan Persiba ROMA (KR) Pemain tengah Pemain non-Italia lain yang menampilkan pemain asal Serbia Balikpapan, Persija Jakarta dan asal Denmark, Brian Laudrup, memperkuat AC Milan kali ini Sinisa Mihajlovic dan striker Ar- Persema Malang di Cirebon. akan memulai debutnya di klub adalah Marco Van Basten (Belan- gentina Abel Balbo yang dibeli Suwardi dan Tuswadilah yang juara Italia AC Milan yang akan da), Florin Raducioiu (Rumania), dari Udinese seharga 4,5 juta mendampingi dan menghibur me bertanding melawan Genoa di Jean-Pierre Papin (Perancis) dan dolar. reka ketika gagal ke Divisi Uta- Zvonimir Boban (Kroasia). Naples, Minggu. Sementara itu pemain tengah JAKARTA (KR)- Wartawan an untuk menggeser Sondang AC Milan diperintahkan Fed- JAKARTA (KR) - Kejurnas olahraga yang sehari-harinya Meliala selaku Humas PSSI. Minggu mendatang, klub-klub Inter Milan asal Belanda, Wim Sebelumnya, lewat pertarung- nasional lintas motor yang akan meliput kegiatan sepakbola an-pertarungan sulit erasi Sepakbola Italia untuk me- Italia akan kembali diperkuat Jonk meskipun membuat gol can- Beberapa Wartawan yang sem- (PSSI) menghimbau Ketua pat mewawancarai Azwar Anas mindahkan jatah pertandingan para pemain-pemain asing yang tik ke gawang Reggiana minggu Satu maupun Divisi bawahnya pertamanya di kandang sendiri minggu sebelumnya harus mem- lalu, kemungkinan tidak akan di- Danrem Pamungkas dan Dandim Perum Mojo Songo, Solo Berseri, paya meninjau kembali rencana akan berlangsung di Sirkit Bumi peserta lokal dan asing. Umum PSSI, Ir Azwar Anas su- seusai menyaksikan pertanding: melawan Genoa ke stadion netral perkuat negaranya masing-ma- tampilkan dalam pertandingan 0734 itu terus memacu pemain an final sepakbola Indocement I di pengistirahatan" Humas PSSI Bogor hari Sabtu 28 Agustus lalu setelah terjadinya kerusuhan oleh sing dalam kualifikasi Piala Minggu melawan Foggia untuk Yogya. PSIM bagaimanapun tak pendukungnya pada akhir musim Dunia. Pimpinan Perlombaan Faryd Sondang Meliala dari Jabatan mengatakan, tidak ada penggant- kompetisi lalu. memberi kesempatan bagi pema- bisa melupakan trio perwira Sungkar mengatakan di Jakarta, nya. ian di Struktur Kepengurusan Juventus akan diperkuat pe- in belakang Antonio Manicone ABRI yang terus menerus me- Laudrup, anggota tim Juara main Jerman Andreas Moeller dan Nicola Berti. ningkat kariernya tersebut. seperti Johny Pranata liala, menurut pada wartawan Pengistirahatan Sondang Me- PSSI, tapi memang ada penyem- Eropa asal Denmark, bergabung dan Jurgen Kohler, serta pemain Olah Raga dengan Milan sebagai pemain peliput sepakbola sebelumnya ti- Gubernur Suwardi memang Khusus untuk Sondang Meliala pinjaman dari Fiorentina setelah amat komitmen dalam olah raga. kini menempati urutan ter- dak pernah diberitahukan ter- selaku Humas PSSI, ucapnya klub tersebut tergusur dari Divisi putaran ke empat (ni- Apapun jabatannya dan di mana- lebih dulu kepada yang bersang waktu itu sengaja dialihkan un- I. pun di tempatkan dia senantiasa SLEMAN (KR) Tiga klub klub. "Lebih baik klub sedikit na- lai 80) serta Frans Tanujaya, kutan. Bahkan menurut Sondang tuk menduduki posisi sebagai Se- Laudrup diperkirakan tampil anggota Divisi II PSS yaitu Perset mun kwalitasnya baik dari pada menjadi orang di belakang layar, akan datang pula peserta dari AS, hubungi untuk mengikuti rapat di Pieter Tanujaya dan lainnya, sendiri ia merasa tidak pernah di kretaris Yaposi (Yayasan Pembi- sebagai gelandang kanan meng Tirtoadi, Mlati, PS KC Caturtung- banyak tapi kwalitasnya rendah terutama dalam cabang sepak bo- Jepang, Thailand, Filipina. Peserta kita akan dicoba ke- Menko Kesra tanggal 27 Agustus nan Olahraga Sepakbola Indone gantikan tempat pemain asal gal, Depok dan PS Hargo Pakem, katanya. la. Ketika bertugas di Palembang. tangguhannya oleh para peserta "Katanya ada yang menghu- berpotensi untuk menduduki po- sia). "Saya melihat Sondang Montenegro, Dejan Savisevic dicoret dari anggota PSS Sleman, "Maka jika dua klub yang saat Galatama Pusri Palembang men- sisi itu. Apalagi PSSI kini sedang yang sedang sakit. karena dua kali berturut-turut ini absen tahun depan absen lagi jadi bagian garapannya. Mungkin asing yang sudah kerap datang ke bungi saya, tapi saya tidak mera- Indonesia," kata Faryd yang juga Laudrup berharap di klub yang tak mengikuti kompetisi. Sedang juga akan dicoret dari anggota karena tugasnya yang kian berat sa pernah ada yang menghu- membutuhkan dana, untuk itu mempunyai enam pemain asing satu klub baru memastikan ma- pereli itu. PSS. Hal ini untuk memacu agar saja sebagai Kasdam di Sriwijaya saya lihat Sondang orang yang klub terus menjaga kelangsungan maka apa yang dilakukan Suwar- Disebutkan, para calon peserta PWI", katanya kemarin kepada paling tepat", ujarnya. Condongcatur, Depok. hidupnya dan memberi kesem- di tidak seperti yang dikerjakan- yang dibatasi sampai 150 orang, Wartawan di Sekretariat PSSI Mengenai penggantian dari masih dapat mendaftarkan diri "Musim kompetisi kali ini akan nya untuk PSIM Dari hasil pertemuan patan klub baru yang akan ma- pada panitia di Jakarta atau di Senayan. Humas ke sekretaris Yaposi, Son- cukup berat, setiap pemain ingin kompetisi Divisi II B kemarin ju- suk. Biasanya klub yang baru ma- Kini sebagai gubernur Jateng Taman Wisata Curug Solo, Jalan dengan kondisi persepakbolaan Sebagai rekan satu profesi de- dang tidak bisa memberikan ko- tampil dalam tiap pertanding- ga terjadi dua klub absen dalam suk justru mempunyai kwalitas yang sebenarnya cukup 'mempri- ngan Sondang Melials, Wartawan mentar. Hanya saja dijelaskan- an...namun menjelang Piala kompetisi tahun ini, yaitu PS Tri- lebih baik dari pada klub yang su- hatinkan' Komda PSSI Jateng Sementara itu, dari Panitia Re- agar Ketua Umum PSSI mengacu Ketua peliput sepakbola menghimbau nya latar belakang bahwa pernah Dunia pasti tidak ada pemain harjo, Sleman dan Gema Ngaglik dah lama namun targetnya dalam mustinya mulai mengadakan li Sprint Nasional diperoleh kepada kebijaksanaan pembinaan bicarakan jabatannya selaku Se- petisi," kata Laudrup. mem- yang dapat tampil penuh di kom- Dengan dikeluarkannya tiga klub kompetisi asal tidak degradasi" pendekatan dengannya. Saya pu- keterangan sampai Selasa sudah olahraga nasional khususnya sep- kretaris Yaposi. Tapi mengenai tersebut maka anggota PSS saat tandasnya. Dalam 2 tahun ini ada dua klub nya keyakinan Laudrup percaya bahwa persia- ini ada 57 klub, hingga pengurus 60 peserta yang mendaftarkan akbola menolak untuk berkiprah. Apala- penggantian saya sebagai Humas, pannya menghadapi pertanding- masih membuka bagi 3 klub yang yang begitu masuk langsung gi Jateng memiliki dua perseri- Tanpa bermaksud memihak, tidak pernah dibicarakan, tutur an-pertandingan kualifikasi Piala akan masuk anggota PSS Sle- menerobos ke Divisi Utama yaitu katan di Divisi Utama maupun di dalam perlom- Wartawan peliput sepakbola se- Sondang yang kemarin Sore sen- Dunia akan lebih baik karena di man. baan seri ke empat nasional di Villa Permata, Karawaci, Jabar, 5 kali lagi menghimbau agar Ketua gaja diundang oleh wartawan AC Milan cukup banyak pemain Gama II Sleman dan IKIP Yogya- Divisi Satu. Umum PSSI Ir Azwar Anas peliput sepakbola ke Senayan. Sekum PSS Suparlan men- karta. September. asing yang siap tampil bergant- gatakan pengurus tidak mentar- Gubernur Suwardi yang jika (Ant/qom)-f meninjau ulang kembali keputus- (Sy)-z ian. getkan anggota PSS (Skd)-t tampil di lapangan bola sering Divisi Utama ini memberikan sesungguhnya lebih dekat ke kar untuk PSIM. dingan Yogya selama tiga bulan Brazil Julio mengkordinasi suporter. jadi. (Briyanto AS)-e Olah Raga Singkat Daerah ma. di Divisi PON XIII DIY Karena itu, ono dan Idrus penghargaan PASI DIY selaku pengurus Effendi selaku Putra Persada, KMCI, VW Iringi Api PON SLEMAN (KR) - Lembaga Seni Beladiri Tenaga Dalam (LSBTD) "Putra Persada" Sleman Selasa (31/8) mendapat kepercayaan untuk mengirimkan regu-regunya sebagai pelari pengiring regu pelari inti pembawa Api PON tersebut melewati wilayah Persada diwakili Suprantiy- menyampaikan (Rtr)-y 3 Klub Anggota PSS Dicoret tehnik rektur Suwardi tak akan II ketika Api LSBTD Putra ketua dan sekretaris dan terima kasih kepada Pengda koordinator atlet/regu pelari pembawa Api PON XI- II. Dalam waktu dekat ini LSBTD Putra Persada ini akan menerima anggota baru, sekretariatnya di timur RSU Sleman di Morangan. Se dang pengiring Api PON lainnya di DIY dari Kawasaki Motorcycle Club Indonesia (KMCI) Yogya dan 20 mobil VW. (Hir)-t Final Turnamen Bolavoli Garuda Cup WATES (KR)-BAKN Yogyakarta akan menantang Bima Sakti Kulonprogo dalam final turnamen bolavoli Garuda Cup di Nanggulan Kulonprogo. Kedua klub tersebut maju ke final setelah menang atas lawan-lawannya dalam semifinal yang berlangsung Minggu dan Rabu di lapangan Temanggal Wijimulyo, Nanggulan. BAKN maju ke final setelah menang 3-1 atas Walet Magelang, sementara itu Bimasakti yang diperkuat pemain-pemain Gajahloka menang atas Nirwana juga dengan 3-1. Babak final menurut rencana akan berlangsung Sabtu (4/9) mendatang. (Skd)-t Gerak Jalan Beregu Hari Radio YOGYA (KR)-RRI Nusantara II Yogyakarta akan menyeleng- garakan lomba gerak jalan beregu putra dan putri (setiap regu 11 orang) untuk memperingati Hari Radio 1993. Even ini akan digelar 9 September mendatang, memperebutkan tropi bergilir Menpen dan Di- Radio serta uang pembinaan. H Mulyono salah seorang panitia pelaksana, kepada KR gerak jalan itu pesertanya dibatasi 100 regu putra dan putri. Uang pendaftaran per regu Rp 2500 "Kalau peserta sudah memenuhi 100 regu, pendaftaran langsung ditutup sebelum tanggal pelaksanaan," kata Mulyono. Tempat pendaftaran di RRI Nu- setiap hari kerja pagi/sore. Adapun besarnya uang pem- binaan untuk juara I Rp 200.000,- II Rp 150.000,- dan III Rp 100.000,- Kriteria penilaian diutamakan ketepatan waktu. Lain-lainnya akan ditentukan dalam pertemuan tehnik. (Mus)-t santara sedalam-dalamnya harus 60 di guru-guru lesaikan studinya yang berwenang ebut (IKIP Yogya) enunggu kabar. progo, Tegalgendu, 73864, Yogyakarta. G dan KBKSI sampaikan pembe amai bahwa saya: Suprapto 100 Yog- hubungan/ikatan namakan dirinya: PMG) dan Kelom- KSI) yang pada saat tariat Jl. Kenari 43 alamat sekretariat p. 2417 yang digu- gunakannya nama asaran KBKSI dan ktivitas mereka se- a merupakan salah arta dan Daerah Is- vital dan penghar- r dll.). ghendaki dan meng- t saya terlebih pada kegiatan/aktivitas n persetujuan saya. ihak yang merasa uan ini tidak tahu- rkara dengan saya. san saya agar kha- iksa serta maklum n. Amin. O, Yogyakarta 55272. LAN sarkoro, Yogyakarta. Pasarannya Kamis- tanggal 8 September Pon tanggal 11 Okto- tanggal 10 Desember tungan kami Minggu- Dal anggal 9 Agustus 1995 n tanggal 28 Mei 1996 ta. Eyangnya mening- Hari dan pasarannya at-Legi tanggal 24 Sep- egi tanggal 23 Nopem- won tanggal 4 Agustus anggal 26 Juli 1995 (27 gi tanggal 11 Mei 1996 (R)-b. jok KR persaingan ideologi dahan benar-benar egawai negeri harus kita semua mestinya usia 15. al kesebelasan masa Berabe diri DALAM LOMBA IMUT-IMUT SUZAN DI CILACAP HIBURAN Ria Enes Sempat 'Kena Batunya' Tiga Aktor Yogya Siap Ria Enes berdialog dengan seorang peserta Lomba Imut-imut Suzan di Cilacap, beberapa waktu lalu. IBARAT boneka meteor, Suzan mendadak menjadi idola anak-anak Indonesia. Hal itu dapat menirukan suara balita, se- karena kepiawaian Ria Enes yang hingga dapat memberi kesan Suzan bukan lagi sosok boneka, sok tahu dan ngeyel. Orang pun namun sosok balita yang cerdas, menjadi gemes, karena ulahnya. Kehadiran Suzan dan Ria Enes di setiap daerah selalu dikerubuti anak-anak balita dan ibu-ibu, me- reka ingin berbicara dan bercanda dengan Suzan atau foto bersama. melanda anak-anak Indonesia, Boleh dikata Suzanmania sedang sehingga dalam penampilan kese hariannya anak-anak balita seka rang selalu diusahakan seperti layaknya Suzan, lengkap dengan asesorisnya. (KR-Mak). Demam Suzan juga merambah anak-anak balita Cilacap, sehing ga sewaktu RSPD Cilacap bekerja sama dengan Kantor Catatan Sip il Kab Cilacap menggelar lomba imut-imut Suzan, peserta pun mbludak. Tidak kurang 60 anak- anak balita Cilacap mendaftar ja di "Suzan'. Namun dari sejumlah peserta itu hanya 10 anak yang masuk babak final. "Baiklah, pasti semuanya Su- zan asli kan?" tanya Ria Enes, yang menjadi juri terakhir untuk menyandang gelar mirip Suzan, menentukan siapa yang berhak di Stadion Wijaya Kusuma Gu- milir Cilacap. Sepuluh finalis yang tampil lengkap dengan ase- soris Suzan, di tes satu persatu oleh Ria Enes dan Suzan. AGEN RESMI PENJUALAN TIKET KA PERUMKA DAOP VI YOGYAKARTA PT. PUSAKA NUSANTARA Jl. Brigjen Katamso Selatan 171 Telp. 73357 PT. PUSAKA PERTIWI Jl. Kaliurang Km 5 Telp. 63291 Yogyakarta PT. TOEGOE MATARAM Jl. Laksda Adisucipto Km 6 Telp. 63514 PT. MANUNGGAL Dongkelan Blok 1/48 Jl. Bantul. Telp. 72162 PT. GITA SUDARMA PUTRA Jl. Melati Wetan IV/27 Yk Telp. 65337 DAPAT DIPESAN 7 HARI DIMUKA Kengeyelan suara Suzan asli di Mainkan 'Pak Kanjeng' tengah dialog dengan peserta lom ba, kadang membuat ger penon- ton yang membayar karcis rata- rata Rp 2.000 dan undangan Rp 5.000. Juga ditambah ungkapan REPERTOAR karya buda- lau ia main bersama Teater Gan- ta, aktor, pemusik dan kerabat lugu dan tingkah laku peserta yawan dan penyair Yogya, Emha drik. "Di sini saya dituntut secara produksi. Beberapa nama lain yang seenaknya, seperti layaknya Ainun Nadjib, yang berjudul "Pak optimal mengeksplorasi kemam- yang terlibat: Indra Tranggono, balita membuat suasana lomba Kanjeng", akhirnya lolos sensor puan seorang aktor. Terutama, Simon Hate, Harry Wahyu Wido- menjadi semarak. berdasarkan Surat Izin dari Pol- untuk mengembangkan kejiwaan do, Agus Noor, Piyel G Ade dan Ria Enes pun sempat kena res Sleman No Pol: SI/82/ VIII/ tokoh yang saya mainkan," ujar Gendon Tohyora. "Kami sedang batunya, ketika memberi kesem- 93/IPP, tertanggal 16 Agustus Butet yang dikenal sebagai aktor mengupayakan proses penggara- patan para peserta lomba menga- 1993. Diizinkan pementasan la- Teater Gandrik. pan yang lebih merangsang krea- jukan pertanyaan. "Kok Suzan kon "Pak Kanjeng" ini menghi- Berbeda dari biasanya, proses tivitas komunal. Karena itu, di si- mulutnya bolong?" ujar Puput. langkan kekhawatiran Panitia penggarapan pementasan ini ni tidak dicantumkan nama grup Dengan tergagap Ria Enes men- Penyelenggara menyangkut ke- tidak dikendalikan oleh sutra- tertentu tetapi sebuah lingkaran jawab," Mulut bolong itu untuk mungkinan tidak diizinkannya dara tunggal, melainkan meli- pergaulan yang mendasarkan pa- pentas tersebut, mengingat hing- batkan partisipasi total dari selu- da kemesraan dan kehangatan," "Lha yang itu suara siapa?" ga sekarang Emha masih di- ruh pendukungnya: penulis ceri- ujar Butet. (Sri Utami)-b. lanjut Puput menanyakan suara isukan dicekal ngomong. Suzan. "Suara Suzan, ye!" jawab Tengah. di wilayah Jawa Dynasti Ingin Eksis dikatakan, lomba imut oleh tiga aktor Yogya, Butet Kardi Jawa Tengah dan DIY Bisa Suzan sambil ngakak. cap belum lama ini berhasil imut Suzan yang digelar di Cila- Rahardjo. "Pak Kanjeng yang dimainkan taredjasa, Joko Kamto dan Novi Budianto, akan digelar di Purna WALAU grup kami masih ter- menghibur masyarakat setempat, Budaya, Bulaksumur, Yogyakar- golong baru, namun rata-rata per- terutama dengan tujuan mema- ta, 22-23 September 1993. Toto sonilnya sudah banyak pengala- syarakatkan akte kelahiran bagi Rahardjo, pimpinan produksi, me man, karena pernah memperkuat balita Cilacap dari kalangan ku ngatakan bahwa diizinkannya pe- grup-grup lain. Jadi dalam waktu rang mampu. "Makanya dari se- mentasan ini menunjukkan se- mendatang, kami menginginkan bagian hasil pagelaran ini akan makin arifnya aparat keamanan Orkes Melayu (OM) Dynasti, bisa dipergunakan untuk membantu dalam memandang dan menyi- ternama di Jateng dan DIY. Ke- masyarakat kurang mampu da- kapi proses kreatif seniman di inginan tersebut, disampaikan lam mengurus akte kelahiran," ujar Bambang Nususeno, ketua Yog ya. "Saya kira, ini merupakan kordinator grup dangdut Dynasti, gejala positif yang perlu dipeli- Jengges', ketika ditemui sehabis hara guna menciptakan kebe- pentas, di panggung hiburan, penyelenggara (R Maksum Noor) basan kreatif seniman," ujar Toto Gembira Loka Yogyakarta, Ming- Penutupan Lomba Cipta (29/8). Desain Cinderamata Dalam dinamika kesenian di Menurut Jengges, grupnya Yogya, karya-karya Emha acap- yang baru berdiri setahun lalu, Diundur 10 September kali mengundang reaksi aparat merupakan produk Dynasti En- keamanan yang berbuntut de- terprise, yang dipromotori Lurah YOGYA (KR) Penutupan ngan pembatalan maupun pela- Merakrejo, Widiasakto, dengan Lomba Cipta Desain Cinderama- rangan, baik dalam acara baca kantor sekretariat, di jalan ta Yogyakarta diundur sampai 10 puisi, ceramah maupun pemen- Bawen Km 7 Semarang. Meski September 1993. Semula diren- tasan drama yang mengangkat berusia muda, namun grup kami canakan lomba akan ditutup 28 karya "kiai mbeling" yang gemar sudah mulai diperhitungkan oleh Agustus 1993, tetapi untuk mem- protes itu. Umpamanya, pemba- penggemar musik dangdut, se- beri kesempatan lebih luas bagi caan puisi Emha di Kantor LBH hingga sudah banyak mendapat masyarakat yang ingin berperan Yogyakarta (1983); Pementasan undangan, untuk pentas men- serta dalam lomba maka penutu- "Patung Kekasih" (1984) dan be- gelilingi kota-kota di Jateng dan berapa acara lain yang melibat DIY, serta beberapa kota Jatim. kan Emha. Yang terakhir dan menyebabkan munculnya isyu cekal itu, adalah ceramah Emha pan diundur. Demikian dikemukakan Sekre- taris Lomba Cipta Desain Cin- deramata Yogyakarta 1993, Ir Mardjono, kepada KR kemarin. sudah cukup banyak, kami me- "Meskipun jumlah peserta lomba mandang perlu membuka kesem- patan yang lebih luas bagi per- orangan, kelompok perajin, sainer, seniman, serta pelajar dan dalam lomba ini," ujar Ir Mard- mahasiswa, untuk berperan jono, de- Perindustrian DIY. juga Kepala Kanwil Sesuai ketentuan, setiap peser ta dapat r menyertakan lebih dari satu karya, asal memenuhi faktor kekhasan Yogyakarta, orisinil, dan bernilai artistik. Karya-karya peserta dialamatkan ke Panitia Lomba Cipta Desain Cinderama- ta Yogyakarta 1993, d.a. Kanwil Departemen Perindustrian DIY JI yakarta. Tentara Rakyat Mataram 11 Yog Kepada para pemenang disedi- akan hadiah uang Rp 2,5 juta. Sé lain itu juga disediakan tropi dan piagam dari ketua Dekranas Propinsi DIY. (Job)-b. gu Personil dan penyanyi. Dalam pentasnya itu, OM Dy- di Semarang tahun lalu. Kasus ini nasti sering juga mengiringi artis berbuntut dengan dicekalnya artis ternama ibukota, seperti Emha untuk membacakan puisi- nya di Kraton Solo, Juni lalu. Korban penggusuran "Pak Kanjeng yang tatagerak dan tatamusiknya ditangani G Jaduk Ferianto ini, mengisahkan soal pertempuran batin tokoh pe- juang 45 yang menjadi korban penggusuran Dalam kegelisahan itu, sosok Pak Kanjeng terbelah menjadi tiga karakter. "Lakon ini merupakan potret pertentangan antara nilai-nilai yang bersifat esoterik di dalam diri Pak Kan- jeng," ujar Emha. Karena itu, Lambahnya, tokoh itu sengaja diperankan tiga aktor yang mas ing-masing mewakili sisi-sisi yang berbeda dari kejiwaan Pak Kanjeng Butet Kartaredjasa, salah satu pemeran Pak Kanjeng menga iakan, ini merupakan kesem- patan menampilkan seni peran Evie Tamala, Cucu Cahyati, Ida Sanjaya, Dewi Purwati, Herry Mukti dll, di PRPP Semarang atau di Sriwedari Solo. Sedang pe nyanyi OM Dynasti sendiri, umumnya juga sudah dikenal di Jateng dan DIY, karena mereka sering ikut grup-grup lain. Ketika tampil di Gembira Loka, OM Dy- nasti membawa empat penya- nyinya, yaitu Azhari Soraya, Yan- ti Asmara, Shintya dan ratu goyangnya Rini Samantha Dari beberapa personil yang memperkuat grup Dynasti, Jengges, selain bertindak sebagai kordinator, juga sering merang- kap sebagai MC. Sedang lainnya, yaitu Mamik (bass gitar), Edi (kendang), Muh (melody/lead gi- tar), Samsu (keyboard), Memet (suling) dan Ari (drum) Mengenai penampilannya di Yogya, menurut Jengges memang masih tergolong sedikit. Namun kami mengharapkan, lama kela- maan, masyarakat Yogya mau menyenangi OM Dynasti, sehing ga kami bisa sering manggung di Yogya, kata Jengges, sambil me nambahkan beberapa waktu lagi, grupnya bakal tampil di Puraw- isata Yogya. (Djuweni). yang lebih serius, dibanding ka- Barisan pendukung dan penyanyi OM Dynasti (KR-Dwn). PERCAKAPAN DENGAN DRS MOH AS'AD, SU Kreativitas Anak Dapat Mandul TAYANGAN Televisi Swasta Indonesia (TSI notabene sarat hiburan dan iklan - kini bisa dipantau di mana-mana. Kehidupan pelosok de- sa pun tak lagi sepi. Positif, atau sebaliknya? Lalu apa yang akan terjadi? Drs Moh As'ad SU- dosen Fakultas Psikologi UGM, pengisi rubrik Psikologi Untuk Anda' di TVRI Yogyakarta, pe- ngamat masalah sosial dan juga seorang da'i kon- dang-berbincang-bincang panjang dengan Ke daulatan Rakyat mengenai berbagai kemungkin- an yang bisa terjadi, berkait dengan berjejalnya paket-paket hiburan dan iklan yang ditayangkan TSI (RCTI dan SCTV) di masyarakat. Siaran TSI kini bisa dipantau di mana- mana-tak terkecuali di pelosok-pelosok desa. Semua itu, tentu ada implikasinya. Apa yang bisa terjadi? Harus diakui, menu tayangan RCTI dan SCTV luar biasa memikat. Tidak saja anak-anak dan remaja yang kesengsem'. Para orang tua pun ti- dak sedikit yang rela menghabiskan waktunya berjam-jam dalam seharinya untuk menonton RCTI dan SCTV. Pengaruhnya terhadap kehidupan masyara- kat jelas sekali. Jam belajar anak sekolah (di rumah) jadi berkurang. Waktu bercengkerama sesama anak-anak atau anak dengan orang tua juga berkurang. Secara luas, produktifitas ma- syarakatpun bisa turun. Bayangkan, seperti yang sudah terjadi di Ame- rika Serikat atau di negara maju lainnya, masya- rakat di sana, menghabisokan lebih dari 40% waktunya dalam sehari-harinya hanya untuk nonton televisi. Di Indonesia, dengan adanya RC- TI dan SCTV siaran nasional - apalagi dengan waktu yang panjang, dari pagi sampai tengah malam, apa yang terjadi di negara-negara maju segera pula terjadi di sini. Bisa dijelasokan sebab-sebabnya? Fungsi televisi itu sedikitnya ada tiga. Sebagai media pendidikan, penerangan dan hiburan. Sa- ya melihat RCTI dan SCTV justru lebih besar porsi hiburannya. Baik melalui film, ataupun tayangan lain seperti musik dan iklan. Dalam situasi kehidupan yang serba sulit se- karang ini, masyarakat memang butuh pelipur- lara', butuh hiburan. Tayangan RCTI dan SCTV yang atraktif itu bagi masyarakat menjadi pelipur-lara' Saya tidak mengatakan hiburan itu jelek. Se- baliknya justru sangat perlu, apalagi dalam za- man di mana banyak orang sakit karena stress. Akibat dari semua itu, apa saja yang dianggap dapat menyenangkan hati, diburu orang. Pertim bangan pasar (market choice) RCTI dan SCTV, agaknya, ya di sini ini, menyodorkan hiburan. Dampak nyatanya? Dari penelitian yang saya lakukan tahun 1981/82, mengenai pengaruh film nasional ter hadap perilaku anak-anak nakal, terbukti bahwa perilaku mereka (anak-anak nakal - red) banyak meniru adegan-adegan dalam film yang mereka lihat, terutama film action atau film yang menon- jolkan seks. Mesoki penelitian itu tentang film nasional, tetapi saya kira bisa untuk mengukur pengaruh dari film-film televisi Jadi mendorong tindak kekerasan, ke- nakalan, atau penyalahgunaan seks (sex- abuse) di kalangan generasi muda? Tidak hanya itu. Dampak yang sangat mem- prihatinkan dari banyaknya hiburan melalui televisi adalah, terciptanya generasi yang kurang atau tidak prihatin. Generasi yang tidak kreatif, generasi yang selalu bergantung atau tidak man- din Bagaimana bisa? Terutama film dan iklan yang diputar di tele- visi-televisi, banyak yang hanya menonjolkan hal-hal glamour dan hedonistik. Hal-hal yang ME menyenangkan, penuh mimpi-mimpi saja. Kare nanya sudah terpola seperti itu, generasi televisi sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Ka- lau saya mengistilahkan fenomena generasi se- karang dan yang akan datang, adalah generasi yang kurang atau tidak prihatin. Generasi yang diajarkan oleh televisi melalui hiburan-hiburan nya untuk tidak kreatif. Kaitannya dengan minat baca anak-anak sekolah? Salah satu dampak negatif dari televisi bagi anak-anak adalah memandulkan kreatifitas Contohnya para pelajar sekarang, yang men- sikapi tugas-tugas belajarnya dengan to solve his or her problem. Maksudnya mereka (para pelajar -red) hanya mau belajar atau melakukan tugas- tugas yang dihadapi saat itu. Mau belajar bila mau ujian, atau ada PR saja. Kaitannya dengan minat baca, jelas buruk se- kali. Sebab para pelajar lebih suka nonton tele- visi daripada membaca buku di luar buku pela- jaran. Buku pelajaran saja dibaca kalau hendak ujian atau ada PR. Mereka tidak ingin mempela- jari buku yang punya perspektif jauh ke depan, yang tidak terkait saat itu. ka jar Bagaimana bisa? Ya, karena mereka kesengsem' televisi. Mere malas melakukan kegiatan di luar tugas bela- selain dengan nonton televisi. Berbeda ketika belum ada televisi. Waktu-waktu senggang para pelajar digunakan untuk berbagai kegiatan. Se perti latihan musik, main drama, membaca bu- ku, rekreasi atau kegiatan penyaluran hobi yang bisa merangsang kreatifitas Dengan adanya televisi yang cukup dominan, pilihan-pilihan penyaluran kreatifitas seperti ter tutup. Selepas sekolah para pelajar lebih suka televisi. Contoh anak saya (sambil menun nonton juk ke depan pesawat televisi, sejak pulang seko- lah sampai kini menjelang maghrib, waktu itu - red) masih nongkrong di depan televisi (tertawa) Dampak sosial, yang terjadi dalam ma- syarakat, tidak dalam arti individu? RCTI dan SCTV. Semua orang, di se- Demam mua level ramai-ramai membicarakan dan ber- menu kedua stasi- yang belum punya pesawat usaha meyakinkan tayangan un televisi televisi itu. Bagi Yang berusaha membeli. sudah punya te- tapi kurang baik, melengkapinya dengan antena Pendeknya, RCTI dan SCTV (harus membeli. telah membuat atau baru dalam masyarakat. an sekunder jadi kebutuhan Semula menu RCTI dan SCTV dianggap seba- menciptakan kebutuhan Yang semula kebutuh primer gai pelipur lara' untuk pelampiasan stress, ter- nyata sebaliknya. Yakni menjadi stressor baru, (Riadho S/E Nisha)-h. pembuat stress baru. Color Rendition Chart 4cm 2cm