Tipe: Koran
Tanggal: 1993-11-21
Halaman: 04
Konten
2CM 4cm MINGG Munas BKS PTIS di Sahid Gar- MINGGU WAGE 21 NOVEMBER 1993 (6 JUMADILAKIR 1926) ADA KESEBANDINGAN JUMLAH PAKAR DAN TINGKAT GNP Perguruan Tinggi Jadi Tumpuan Naikkan Mutu dan Jumlah Pakar pakar berada soalannya di bersifat 530 ADA hubungan kesebandingan antara jumlah 1000 dollar AS ra pendidikan tinggi menyadari Bagaimana di negara-negara hal-hal berikut: bahwa sekarang (saintis dan insinyur) yang melakukan riset berkembang lainnya? Ternyata kita dalam transisi pe- rubahan paradigma iptek yaitu dan pengembangan di suatu negara dengan GNP juga ada kesebandingan yang dari paradigma Newtonian yang perkapita. Makin banyak jumlah pakar makin hampir sama. Indonesia punya 64 tinggi pula GNP perkapita di negara tersebut. Per pakar tiap satu juta penduduk de bersifat mekanistik deterministik ngan GNP perkapita 530 dollar (klasik) ke paradigma Einsteinian sejauh ini Indonesia sendiri jumlah AS. Turki 353 pakar/juta pen- yang probabilistik rela- pakar begitu minim. Pada tahun 1987, jumlah duduk dengan GNP perkapita tivistik (modern, lanjut). pakar hanya 64 orang tiap juta penduduk. Tak 1.130 dollar AS. Yordania 217 Paradigma Einsteinian dan pakar juta penduduk dengan perkembangan iptek heran jika GNP perkapitanya hanya dollar, GNP perkapita 1.560 dollar AS. mengikutinya telah jauh di bawah negara lainnya. Iran 203 pakarjuta penduduk de- Dalam konteks ini perguruan tentang jumlah pakar dan GNP ngan GNP perkapita 1.778 dollar tinggi menjadi salah satu tum perkapita negara maju. Prancis AS. Irak punya 191 pakar/juta puan untuk memperbanyak jum- jumlah pakar tiap juta penduduk penduduk, dengan GNP perkapi lah pakar, yang melalui karyanya sebanyak 4.500 dengan GNP ta 1.861 dollar. Nigeria punya 52 nantinya diharapkan menjadi perkapita 9.450 US dollar. Jerbar pakarjuta penduduk, dengan "mesin pendorong bagi pening jumlah pakar 3.000 juta pen- GNP perkapita 760 dollar AS. katan kesejahteraan masyarakat duduk GNP 10.925 dollar. Jepang Pakistan punya 99 pakarjuta 6.500 juta penduduk GNP per penduduk dengan GNP perkapita secara keseluruhan. Ketua ICMI Orwil DIY Dr kapita 11.300 dollar AS. Belanda 380 dollar AS kapkan, bagi negara maju telah kapita 9.290 dollar AS. Inggris Umar Anggoro Jenie mengung 4.500juta penduduk NGP per 3.200 juta penduduk dengan GNP perlunya me- perkapita 8.460 dollar. Amerika ngembangkan iptek dalam pe- ngembangan industri dan bagi Serikat 6.500/jtga penduduk de- ngan GNP perkapita 16.690. Ini tentu sangat membutuhkan artinya pada tiap 429 pakar di ne- ekonominya. Hal ini pakar. Dengan mengutip Baiquni, gara maju dalam jutaan pen- dipaparkan UNESCO Statistics duduk sebanding dengan GNP lama menginsafi dukungan Diundur, Lomba Karya Tulis Ilmiah Populer BKSNT Menurut Ketua ICMI DIY ini, yang melahirkan modern basic science, seperti fisi- ka kuantum, fisika zat mampat, kimia fisika organik, biokimia, bi- ologi molekuler. "Modern basic science inilah yang menjadi dasar aplikasi teknologi canggih yang berkembang di negara-ngara In- dustri modern," katanya. Dikatakan, aplikasi industri iptek yang canggih sekarang uta- manya meliputi bidang-bidang sains material, mikroelektronik dan komputer, bioteknologi mod- ern. "Tidak ada pilihan lain bagi setiap lembaga pendidikan tinggi, selain harus ikut menguasai dan mengembangkan iptek modern juga dengan segala aplikasi in- dustrinya," katanya. Untuk mencapai maksud terse- but diperlukan kualitas tenaga edukatif yang menguasai iptek Dina Aprillia Tirta Terus Menata Diri "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 4. KANTOR SEMA UGM DISEGEL DAN DILUMURI TINJA Contoh Protes yang Anti Intelektual MAHASISWA, yang no- tabene sebagai calon intelektual, ternyata banyak yang tidak atau belum bisa menghargai arti de- mokrasi dan keterbukaan. Mere- ka menuntut lebih banyak keter- bukaan dan kehidupan yang demokratis, tapi justru dengan cara dan jalan yang bertolak be- lakang dengan hakekat demokra- si itu sendiri. Hasil dari pendidik- an politik yang gagal? Contohnya adalah yang terjadi di UGM. Di tengah hiruk-pikuk protes terbuka mahasiswa ter- hadap keberadaan dan keberlang sungan SDSB di boulevard uni- versitas itu, sejumlah mahasiswa lain Jumat pekan lalu melakukan protes dengan gaya yang lain lagi yakni dengan gaya lempar batu sembunyi tangan terhadap keberadaan Senat Mahasiswa (Sema) UGM. Tindakan sa- yangkan peristiwa itu, Elan Satri Harjana M Arch ketika dimintai awan dan sejawatnya merasa tak konfirmasi pada hari kejadian perlu menanggapi kejadian itu, mengaku belum tahu persis per Percuma saja ditanggapi. Tak soalan tersebut. Kepada KR yang menyelesaikan masalah, ujarnya menghubunginya pertelepon, mantap. Walau begitu, sehari se- mengatakan kejadian tersebut telah peristiwa itu pengurus Se- karena ada pihak tertentu yang ma UGM langsung meluncur ke mempersoalkan penggunaan fas rektorat, untuk melaporkan ilitas Gelanggang Mahasiswa, itu segala sesuatunya. menjadi masalah rektorat. "Sia Dari nadanya yang tercermin papun yang akan menggunakan dari poster yang mereka pasang, Gelanggang Mahasiswa harus tindakan protes tersebut berlatar mendapat izin dari rektor," ujar belakang kecemburuan. Ada ba- nya nyak kemungkinan yang bisa saja Sumber KR menyebutkan, ma terjadi. Bahwa mereka adalah salah penggunaan fasilitas Ge reval Elan Satriawan di Fakultas langgang Mahasiswa itulah yang Ekonomi yang kalah suara pada menjadi sumber kecemburuan s saat pemilihan Senat awal tahun jumlah mahasiswa. Ia yang eng ini. Bisa juga mereka adalah sesa gan disebutkan jatidirinya itu me ma pengguna Gelanggang Maha- nilai, Sema UGM sepertinya d siswa, yang merasa cemburu atas nomorsatukan dari yang lamnya prioritas yang diberikan pada Se Lembaga itu selain menempati ma UGM juga dengan yang lebih luas, lokal protes tersebut "Saya tak mau berspekulasi, mudah mendapatkan dana untuk ngat luar biasa. Dalam sejarah ki- menduga-duga, siapa di balik se- merenovasinya. mua ini. Kami semua merasa ti- ranya baru kali itu terjadi suatu protes yang dilakukan mahasis- dak punya musuh," kata Elan Sa- Elan Satriawan dalam hal ini wa tetapi dengan gaya sembunyi- triawan. Soal kantor sekretariat membantah. "Kami sembunyi. Karuan saja, Ketua Se- Sema UGM yang menempati 3 nempati kantor atas persetujuan ma UGM, Elan Satriawan dan lokal di sayap barat Gelanggang rektor. Kami para senator lainnya menilai tin- Mahasiswa yang memang le- kan usulan renovasi. Tapi rek dakan itu sebagai sangat naif dan bih bagus dan strategis, itu pe- torat yang melaksanakan reno bertanggung jawab. nunjukkan rektor", tambahnya. vasi, bukan kami," katanya. Apa yang mereka protes, sebe- Ia bersama teman pengurus Lepas dari latar belakang ma tulnya tidak jelas benar. Tetapi lain justru merasa heran tiba-tiba salah entah mengapa sehingga kantor ada protes dengan cara kotor se- tersebut, yang jelas sekretariat Sema UGM yang ber- perti itu. "Sema UGM mengharap dengan cara seperti itu tidak da ada di pintu barat Gelanggang segala kritik dan saran kepada pat dibenarkan. tidak Ratna Sar laboratorium Pengunduran Nilai Tradisional yakarta Drs Tashadi, Tahap II diundur. Penyerahan pada naskah yang semula terakhir an. tanggal 30 November diundur sampai dengan tanggal 31 De- sember 1993 pukul 12.00. itu menurut Kepala Balai Kajian Sejarah dan (BKSNT) Yog- ta untuk mem- berikan waktu yang cukup bagi calon peserta. Mengingat penting pemenang punya 16.000 pakar sum- yang bersangkut Ketentuan Lomba. Karya tulis harus asli, belum pernah diikutsertakan dalam lomba dan belum pernah dipüb- likasikan dalam media cetak ser- disiarkan lewat radio dan TV. Setiap peserta maksimum bisa mengirimkan 2 karya. Jumlah halaman minimal 15 halaman, spasi ganda dengan kertas HVS ta penduduk. Pendidikan Iptek ukuran kuarto. Karya tulis diserahkan lang- Dari data di atas, menurut ran dalam kebudayaan meliputi sung atau dikirimkan melalui pos Umar A Jenie, Indonesia masih ngembangan bila dirasakan ilmu IP Tinggi Belum Tentu Cerminkan Kemampuan dak dipakai lagi," teks diharapkan nantinya Ilmiah Populer. Penulis 1993 se Jateng "Untuk bidang olah raga, saya berlatih tenis seminggu sampai ujarnya. yang ada," ujarnya. dua kali," katanya. bau Menurutnya lembaga pendi- Bagi Dina, kegiatan-kegiatan Ketika ditanya bagaimana dikan tinggi harus pula sejak dini kampus bukan sekedar imaginer dunia mahasiswa sekarang ini. mengantisipasi dampak negatif tetapi betul-betul menjadi wa- "Cukup kritis tapi kadang kurang dari setiap perkembangan sains hana demokrasi yang baik mapan, dalam tidak bisa dan teknologi modern. Untuk itu, Putri nomer bungsu dari dua menempatkan diri," kilahnya me- nya karya kebudayaan bagi pem- lembaga pendidikan ini harus bersaudara keluarga Drs nutup perbincangan bangunan dewasa ini. Nurhadi Cahyono dan pasangan Dijelaskan, pokok-pokok piki- (Patmawitana)-b. mampu menawarkan konsep Ray Ambar Kusbandiah ini per- "kode etik bagi penelitian dan pe- ISYU akan dimasukkannya jau) dari Presiden Soeharto. pendidikan, teknologi, lingkung di alamatkan kepada Panitia tertinggal dalam penguasaan dan tertentu, apabila Bahasa Arab dalam kurikulum "Saya kira gagasan dima- an hidup, kepariwisataan, Lomba Karya Tulis Ilmiah Pop- pengembangan iptek. Karena itu itu nanti dapat keluar dari kon- nasional, sebagaimana dilon- sukkannya Bahasa Arab dalam berdaya manusia sebagai pemer- uler, Balai Kajian Sejarah dan Ni- dalam PJPT II yang sarat dengan kemaslahatan umat Akademik tarkan Meneteri Agama dr H kurikulum nasional ini juga baru an sentral dalam pembangunan lai Tradisional", Jl. Brigjen intervensi teknologi, peningkatan Dengan memperbanyak pakar, Tarmizi Taher beberapa waktu gol bila telah mendapat 'gong dari INDEKS PRESTASI (IP) kini tuk menentukan apakah IP me- lalu, menimbulkan berbagai pan- Pak Harto," kata Taufiq dan media tradisional. Pokok- Katamso 139, Telp 73241 Yogya sumberdaya manusia, utamanya mereka da- tampaknya semakin diidolakan mang mencerminkan kemam- dangan. Di satu sisi masih ba pokok pikiran ini bisa dijadikan karta 55152. Sudut kiri atas am- dalam penguasaan iptek menjadi pat berkarya secara inovatif yang Sementara itu Drs Syamsul bahasan dalam menyusun karya plop ditulisi "Lomba Karya Tulis prioritas utama yang harus bermanfaat bagi peningkatan para mahasiswa. Mereka berlom- puan akademis, masih perlu nyak yang mempertanyakan rea- Hadi SU MA merasa optimis yang dilombakan," ujarnya. segera dilaksanakan oleh bangsa kualitas dan kesejahteraan ma- ba-lomba untuk meraih IP tinggi. diteliti bagaimana proses penca- lisasi ucapan Menag tersebut, dan akan terrealisirnya gagasan ter- Sementara menurut Ketua Pa- syarakat. Pada gilirannya diha- Atau setidaknya tidak dibawa paian IP itu," lanjut Asip. Semua karya yang dikirim ha- Indonesia. di sisi lain banyak yang sudah sebut menyusul keberhasilan ma- rus dilengkapi dengan identitas nitia Drs HJ Wibowo, pihak pe- Diungkapkan, pelaksanaan rapkan juga pendapatan mereka Menurutnya, IP tinggi yang di- menyambut gembira dan optimis suknya pelajaran Bahasa Arab nyelenggara akan memilih 5 penulis, yaitu nama lengkap, ala- pendidikan iptek di lembaga-lem- juga turut meningkat sebagaima- Untuk mencapai target itu, se- raih mahasiswa belum tentu mur mat, tempat dan tanggal lahir baga pendidikan tinggi hanya na di negara-negara maju lain- mentara mahasiswa rela bekerja ni dan karenanya bukan jaminan laksana rencana tersebut akan segera ter- dalam siaran televisi. Bahkan hal karya terbaik. Bagi 5 karya ter- semacam itu merupakan kewa- baik panitia menyediakan uang (terlampir fotokopi KTP), dan akan berjalan sesuai yang diha- nya. ekstra keras. Mereka belajar kemampuan akademik. Bisa jadi Berbagai pendapat mencuat jaran yang harus terjadi. tabanas sebanyak Rp 775.000 dan pendidikan serta profesi. - (Ono).- rapkan apabila para penyelengga- (Usy)-b. serius terutama menjelang ujian IP itu diperoleh dengan cara yang dari diskusi yang diselenggara- Ini mengingat Bahasa Arab, se- semesteran. Tapi tak sedikit pula tidak etis, atau diperoleh setelah kan Ikatan Mahasiswa Sastra lain sebagai bahasa keagamaan, yang menempuh jalan pintas menempuh ujian berkali-kali. Asia Barat (IMABA) Fakultas juga merupakan bahasa dengan yang sama sekali tidak etis, mis- "Kalau mahasiswa dapat IP ting- Sastra UGM Sabtu beberapa multi fungsi, dan sudah alnya nyontek saat ujian, minta gi setelah mengikuti beberapa waktu lalu. Diskusi yang dimak- bahasa internasional yang sejajar nilai kepada dosennya dan seba- kali ujian, ya wajar saja," kata- sudkan untuk menyambut diber- dengan Bahasa Inggris. Bahasa lakukannya Bahasa Arab sebagai Arab juga telah menjadi basis un- mata pelajaran nasional itu me- tuk studi sastra Melayu lama, nampilkan pembicara Drs Syam- arkeologi, antropologi, hukum, fil- sul Hadi SU MA (Sekretaris Staf safat, dan berbagai ilmu sosial. Pengajar Jurusan Sastra Asia Ba- "Saat ini juga terdapat sekitar 23 rat Fak Sastra UGM), Drs Fadhi- bidang ilmu yang menggunakan lah Madani (Direktur Lembaga istilah Bahasa Arab," kata Drs Bahasa Arab Yogyakarta/LBAY) Syamsul Hadi dan Taufiqurrohman Zhd bila Turki dan Mesir tidak diikut- sertakan maka rata-rata angka untuk negara muslim adalah 134 pakar tiap juta penduduk dengan GNP perkapita 1000 dollar AS. "Kecilnya jumlah pakar di negara muslim, utamanya pakar bidang iptek, menyebabkan pentingnya kualitas maupun kuantitas pendi- Kesannya keka dikan iptek, utamanya di pergu- nak-kanakan. "Mestinya kalau ruan-perguruan tinggi, termasuk BANYAK yang harus dihadapi nah meraih banyak prestasi. An- itu, me- mau protes atau mengajukan ke di Indonesia," papar Umar di modern tersebut, dalam hal ini setelah menjadi mahasiswa, teru- tara lain: memasang puluhan proses dialogis yang dewasa dan beratan, lakukan dengan cara hadapan pimpinan PTIS dalam staff developmen program dalam tama penyesuaian terhadap kam- Cup (tunggal berbagai keca bertanggungjawab, tegas yang benar," katanya. pus. Dina Aprillia Tirta, gadis ke- nis Ganda Putri Bupati Cup se terhadap pe- Tak tanggung-tanggung, sikap la menilai mahasiswa yang YOGYA (KR) - Lomba Karya piagam penghargaan. Pemenang den belum lama berselang lembaga pendidikan tinggi meru lahiran Solo 21 April 1975 yang Kedu, Juara III Tenis Tunggal pakan program yang harus dipri- Sema UGM tersebut segera dis- bersikap demikian, karena Sejauh ini Israel unggul dalam oritaskan. "Pengembangan fasili- kini kuliah di Fakultas Tulis Ilmiah Populer dengan tema akan diumumkan tanggal 15 De- Putri Se Purworejo (Umum) dan Tindakan tersebut kelihatan usun dan disebarluaskan ke wasannya terhadap organisasi, "Dimensi Kebudayaan Dalam. sember 1993 lewat mass media jumlah pakar. Negara yang pen- UAJY mencoba memahami situ- tas dan perpus- didunia Model pernah Juara III kotor sekali, sebab para pelaku berbagai media massa. "Biar ma- demokrasi dan politik dalam arti Pembangunan Jangka Panjang dan pemberitahuan langsung ke duduknya mayoritas Yahudi ini takaan harus dilakukan dan dise- asi kampus yang begitu pelik. Festival Jeans Bamboo se DIY protes itu mengotori kantor itu syarakat luas tahu duduk per- luas, masih sangat lemah. Pendi Ternyata banyak hal yang mem- dan Jawa Tengah, Finalis Putri dnegan tinja, air kencing, dan soalan yang sebenarnya," katanya dikan politik (bukan praktis) ga tiap satu juta suaikan dengan pengembangan buat kita harus menata diri. Di Sari Ayu 1992 pecahan kaca. Tentu sa- penduduk, disusul Jepang 6.500 iptek modern dewasa ini. Texbook mengenai press release yang gal membentuk sikap mahasiswa pakar juta penduduk yang may- yang masih berisi ilmu-ilmu kampus kita bukan hanya belajar dan DIY. ja kantor yang baru selesai diren- dibuat beberapa jam setelah terja- untuk menghargai demokras oritas Budha. Bekas Uni Soviet klasik (umumnya tahun 1960-an saja, tetapi juga harus berani ovasi April lalu, telah menyerupai di penyegelan dan pengotoran "Kalau dikaitkan dengan hal ter- punya 5.000 pakar/juta pen- ke bawah) sudah seharusnya ti- mengatasi segala permasalahan pada umumnya WC umum yang kantor Sema UGM itu. sebut itu terlalu jauh," sanggah- duduk. Prancis yang mayoritas menjijikkan. Pembantu Rektor (Purek) III nya. Kristen punya 4.500 pakar/juta Meski kagol Kemahasiswaan UGM, Ir penduduk. India yang mayoritas Hindu punya 1.300 pakar tiap ju- ta penduduk. Mesir yang mayori- tas Islam punya-367 pakar tiap ju- tinggal me memang mengaju Bu Me JANGA tersebut, tambah sumber Ratna S tahu persi bahwa protes minya, Pr memperha wanita sep Mahasiswa balok-balok kayu. Selain 'disegel' dengan kami hendaknya disampaikan se cara terus terang agar terjadi Dalam s 1982 Dew Juara I Tenis Spalawan reka juga wa Bung I putri), Juara II Te- man dan ngurus poster Sema yang ancaman UGM berisi lehkan dim talon wa dala juga. "Da Ekonomi ngan suam mamerkan Sesunga mengetah dan seonggok Daigaku, martabat ia pernah dan dan sangat menya Bidang -(lad)-h. arti Bahasa Arab RM standar. menjadi gainya. nya. Para juara BEDAH BUKU Mengupas Peluang Ekonomi Pala dan Kenanga SUNANTO BUCIDARY PAL KOMODITAS BUDIDAYA AHLI pertanian dan penulis pengembanganya (Bab II, s.d Bab produktif masalah-masalah per- V). Sementara itu, pada bagian kini meluncurkan kembali karya posisi strategis pala bagi Indone tanian Ir Hatta Sunanto BSc MS, pendahuluan, diuraikan sedikit nya berupa buku. Buku pertama sia, dan sekilas sejarahnya. tentang pala (Budidaya Pala, Ko- Sebagai kelompok tanaman moditas Ekspor dan buku kedua rempah-rempah, buahnya/hasil- mengenai bunga kenanga (Budi- nya telah lama dikenal oleh ma- daya Kenanga. Kedua buku karya syarakat dunia. Pala Indonesia dosen Fak Pertanian Universitas yang banyak dikembangkan di Wangsa Manggala ini melengkapi kawasan Indonesia timur, hingga buku pertanian yang telah ditulis kini tetap mendominasi pasaran daya Lengheng, Budidaya Melin- butuhan pala dunia dicukupi dari nya sebelumnya, seperti Budi- pala dunia. Sekitar 60 persen ke jo, Budidaya Cokelat, dan Budi-, Indonesia. Sedangkan selebihnya daya Petai. Sebagai ilmuwan. (40 persen) dipenuhi oleh Grana- to nampaknya menyadari bahwa yang rajin menulis, Hatta Sunan- da, India dan sejumlah kecil nega- ra penghasil pala lainnya. Selain masih banyak sekali tanaman diambil bijinya dan fulinya, hasil sekaligus perlu ditulis yang menarik untuk ditulis lain yang dimanfaatkan adalah daging buahnya. Daging buah Tanaman-tanaman tersebut ti- pala dimanfaatkan sebagai man- dak hanya menarik untuk diku- isan, asinan, selai dan jamur pala. pas aspek biologinya, melainkan Justru dari manisan dan asinan Jensi ekonominya Dengupas po pala inilah, masyarakat kota di sodor- Indonesia, mengenal buah pala. an potensi ekonomi yang dikan- Manisan dan asinan pala kini ba- masyarakat diharapkan memper- dung tanaman-tanaman tertentu, nyak dijual di supermarket-super- oleh informasi yang lebih jelas dan rinci mengenai potensi di ba- market maupun toko-toko makanan. Manisan daging buah pala ada yang berbentuk basah, tertentu, dan ada pula yang berbentuk ker- Judul Buku : 1. BUDIDAYA PALA, Penerbit Cetakan Tebal KOMODITAS EKSPOR 2. BUDIDAYA KENANGA : Ir Hatta Sunanto BSc MS : Kanisius, Yogyakarta : Pertama, 1993 : 94 halaman dan 66 halaman ta- nanganan pasca panen pala. Manfaat tanaman pada dan hasil- hasilnya dikupas secara khusus dalam Bab IX. Pada buku Budidaya Pala, penulis boleh dikatakan tidak menyinggung potensi ekonomi naman. Pernyataan yang bisa dilontarkan berapa keuntungan usaha menanam pala, berapa ta- naman yang harus dikembang. guk kan agar petani mampu menang keuntungan, masih mungkinkah mencari keuntung- an dari budidaya pala, bagaimana perkembangan harganya di pasaran lokal maupun internasio- nal dan bagaimana pula pengem- bangan pemanfaatan hasilnya. kan gambaran yang semakin jelas mengenai posisi dan potensi eko- nomi tanaman ini, sebagai bekal pengembangan perpalaan di ke- dibuat dari bunganya, hingga kini masih termasuk komoditas ek- spor non migas Indonesia. Sekitar 50 ton minyak kenanga setiap ta- hun diekspor Indonesia ke Eropa dan Amerika Serikat. Minyak ke nanga yang dihasilkan Indonesia, kebanyakan berasal dari tempat penyulingan yang ada di Jawa Ti- mur (Blitar), Jawa Tengah (Boyo- lali) dan Jawa Barat (Cirebon dan Banten). Konon, perdagangan minyak kenanga dari Indonesia ke Eropa sudah dimulai sejak za- man penjajahan Belanda sekitar tahun 1864. Sebenarnya orientasi mengejar nilai di kalangan mahasiswa, baik mahasiswa Perguruan Tinggi Ne- geri (PTN) maupun swasta, bukanlah hal baru. Tapi belakan- gan ini ada tanda-tanda kecende- rungan itu kian kuat, menyusul ditetapkannya IP sebagai tolok ukur/kriteria atau persyaratan untuk menjadi dosen, melan- jutkan studi ke program pasca sarjana, menjadi pegawai negeri, bahkan untuk menjadi Pengurus Lembaga Kemahasiswaan. Dengan demikian, dorongan mengejar IP tinggi itu tak sema- ta-mata datang dari dalam diri mahasiswa itu sendiri (faktor in- trinsik), melainkan juga dari berbagai kebijakan atau sistem yang ada (faktor ekstrinsik). Yang menjadi persoalan, apa- kah IP itu betul-betul mencer- minkan kualitas atau kemam- puan akademis yang bersangkut an? "Belum tentu, kata Asip F Hadipranata, dosen Fakultas Psikologi UGM kepada KR. "Un- Berkait dengan itu, psikolog yang juga konsultan pengem- bangan sumber Daya Manusia (SDM) ini menyatakan tak begitu sepakat kalau IP dijadikan krite- ria atau persyaratan utama un- tuk melanjutkan studi ke jenjang pasca sarjana atau untuk mendaf tar menjadi calon pegawai negeri. Kendati demikian, toh dia juga menilai ada aspek positifnya pene tapan IP sebagai persyaratan un- tuk menjadi pegawai negeri mau- pun jadi dosen, dan sebagainya. "Paling tidak, hal itu bisa mema cu atau mendorong mahasiswa untuk rajin belajar," ujarnya. Yang jelas, kalau orientasi pa- da IP tinggi begitu kuat di kalan- gan mahasiswa, maka di masa mendatang akan berkurang jum- lah mahasiswa atau sarjana yang "aslu" (asal lulus). Tentu saja sa- ngat ideal kalau IP tinggi itu me- mang berkorelasi dengan kemam- puan akademis pemiliknya. (Taufik Hidayat)-h. Sosialisasi Politik di Kampus Pembaca tentu ingin mendapat anggap tanaman yang memberi Masih Cukup Efektif mudian hari. Dalam buku Budidaya Kenan- ga, penulis selain memaparkan seluk beluk tanaman kenanga dan hasilnya, pengembang bi- akannya dan proses penyulingan bunganya, juga menjelaskan se- cara terinci mengenai potensi eko- nomi tanaman ini (dalam bab me- ngenai "Analisis Ekonomi"). Hal Sunanto juga memuat daftar im- portir minyak kenanga. Dengan adanya daftar importir minyak kenanga, siapapun yang akan me- ngembangkan bisnis minyak ke- nanga akan cukup terbantu. Akan semakin komplit bila juga Di kalangan petani, tanaman kenanga memang tidak begitu di- hasil cukup banyak. Kalaupun ada pihak yang menanamnya, se- lain untuk melengkapi tanaman, juga untuk memanfaatkan lahan yang ada. Bila jumlah tanaman- nya cukup banyak, hasil yang di- peroleh petani memang cukup memadai. Hal ini terjadi karena tanaman tersebut di Indonesia ti- dak memerlukan penanganan khusus, seperti pemupukan, pem- berantasan hamanya dan pena- tanaman pokok untuk yang menarik sekali, Hatta mencari penghasilan, hingga kini nganan pasca panennya. Sebagai tanaman kenanga mungkin be- lum bisa diandalkan. Tarafnya baru sebagai tanaman penambah penghasilan atau tanaman untuk mencari penghasilan sampingan. Namun demikian tidak berarti ta- naman ini kurang layak dikem YOGYA (KR) Di Perguruan Tinggi, mahasiswa memiliki ke- sempatan lebih luas dalam sosial- isasi politik. Keadaan ini menye- babkan mahasiswa lebih peka ter- hadap persoalan politik yang se- dang berkembang di Indonesia. Penilaian tersebut diungkap kan Drs Supriyadi dosen Univer- sitas Cokroaminoto Yogyakara dalam makalahnya "Sosialisasi Politik di Kalangan Mahasiswa" dalam seminar yang diselengga- CXIV, angka Dies Natalis Menurutnya, lewat perguruan tinggi, sosialisasi politik dapat ter- jadi baik secara langsung maupun tak langsung. Sosialisasi politik yang bersifat langsung dapat kita temukan pada pengajaran mata kuliah dasar umum, seperti Pan- UCY kemarin. bangsa dan negara. Dengan demi- kian harapan terciptanya orien- tasi politik berdasarkan Pancasila dan UUD 45 pada generasi men- datang tak perlu dikhawatirkan," katanya. Pada kesempatan tersebut juga dibahas persoalan prospek dan potensi PTS dalam menyongsong PJPT II, dengan pembicara Drs Syarafuddin, Drs Wendri Rusli MBA, Ir Syaruri Rustam dengan pembahas Djoko Prabowo SH, Rektor UCY, Ir Supriyono, Drs Roihan Ahwan MA, Drs Edward Tandelilin MBA, Dr Samijo Bro- tokiswoyo. (Gow)-h. Masuk Kurikulum Nasional? Peluang Baru bagi Sarjana Bahasa Arab Dalam kesempatan tersebut Taufiqurrohman mengingatkan bahwa gagasan Menag yang dikeluarkan tidak secara formal Untuk mendukung terrealisas inya gagasan tersebut sebenarnya di Indonesia sudah banyak terda pat infrastruktur yang berkaitan dengan hal tersebut. Infrastruk tur tersebut antara lain dengan adanya lembaga-lembaga yang mengelola studi Bahasa Arab, baik MI, MTS, MA, berbagai per- guruan tinggi agama pondok pe- santren, dan beberapa perguruan tinggi negeri baik kependidikkan masal IKIP Malang Jatim, mau- pun umum misalnya UGM dan UL "Saat ini di Jawa Timur juga sudah banyak SMA yang menga jarkan Bahasa Arab," kata Drs Syamsul Hadi Karenanya dengan masuknya Bahasa Arab dalam kurikulum nasional, kata penterjemah Ketua PLO Yasser Arafat ketika meng- ikuti KTT GNB IX ini, akan mem perluas jumlah lembaga pengelo- la pengembangan Bahasa Arab Selain itu juga akan memberikan berbagai kemungkinan baru, mis alnya menambah luas lapangan kerja. "Saya yakin kalau rencana tersebut terrealisir, akan keku- rangan guru," tegasnya. (Fie)-h. Perpustakaan Kampus Dituntut itu masih merupakan isyu yang Sediakan Buku yang Memadai akan terus menggelinding. "Kita sebagai kalangan akademisi ma- sih perlu membuktikan realisasi gagasan Menag tersebut," kata mantan Ketua Imaba ini. Untuk menunggu realisasinya, nampaknya masih akan mema kan waktu lama. Hal ini meng- ingat gagasan tersebut muncul dari Menteri Agama yang semua lembaga pendidikan di bawah- nya, dari MI, MTS, MA, sampai IAIN, sudah lama mengajarkan Bahasa Arab. Lain halnya bila gagasan tersebut muncul dari Menteri Pendidikan dan Kebu- dayaan, maka realisasinya relatif akan lebih cepat, sebab gagasan tersebut lebih banyak berkaitan langsung dengan lembaga pendi- dikan di bawah pembinaan Dep- dikbud, khususnya SD, SMP, dan SMA yang belum mempunyai kurikulum Pelajaran Bahasa Arab. Dan kalau merujuk pada pen- galaman realisasi siaran pela- jaran Bahasa Arab di TVRI, maka realisasi dimasukkannya Bahasa Arab dalam kurikulum nasional masih akan lama lagi Dalam hal ini, Menag Tarmizi Taher masih 'sendirian. Padahal rencana siaran pelajaran Bahasa Arab di TVRI yang sudah mendapat ke- sepakatan dari berbagai pihak, yakni Depag, Depdikbud, Deppen, dan MUI, baru terrealisir setelah mendapat green light (lampu hi- KEBERADAAN gedung per- pustakaan kampus yang megah harus dapat diikuti dengan lang- kah-langkah lanjut bagi peman- faatan yang optimal. Misalnya, menyediakan buku-buku referen- si yang berkualitas dan dalam jumlah yang seimbang dengan tingkat kebutuhan mahasiswa. Harapan ini disampaikan oleh Gubernur DIY Paku Alam VIII, berkenaan dengan telah diresmi kannya gedung perpustakaan berbentuk huruf L, di kampus Universitas Kristen Duta Wa- cana, beberapa waktu lalu, di kampus Jl Dr Wahidin, Yogya Langkah lain yang perlu ditem- puh, kiranya adalah membangk- itkan minat baca di kalangan ma- hasiswa maupun staf penga- jarnya, agar mereka nantinya mau memanfaatkan fasilitas per- pustakaan ini. disampaikan Sebagaimana Rektor UKDW, Pdt Djaka Soeta- pa ThD, embrio UPT Perpus- takaan Duta Wacana ini dimulai sejak dipersatukannya koleksi perpustakaan Sekolah Tinggi yang kemudian menjadi Fakultas Teologi, dengan koleksi pustaka fakultas-fakultas Ekonomi, Tek- nik, dan Biologi, di bawah satu at- ap pada bulan Juli 1993 lalu UPT Perpustakaan ini terbuka untuk dikenal dan dipetik man- faatnya oleh segenap sivitas akademika UKDW dan bagi para pemburu informasi pustaka pada umumnya. Gedung perpustakaan beben- tuk 'L' ini pada lantai pertamanya seluas 743 meter persegi untuk pusat kegiatan administrasi dan penempatan serta layanan kolek- si. Lantai kedua seluas 421,75 me ter persegi dikhususkan untuk ruang baca. Suasana sedemikian ini diharapkan mampu menim- bulkan dan meningkatkan hasrat untuk belajar dan membentuk perilaku belajar komunitas kam- pus Perpustakaan ini mengguna- kan sistem layanan terbuka, se hingga para pencari informasi pustaka dapat secara leluasa menelusuri koleksi yang relevan dengan kepentingan studinya. Se mentara panduan bibliografis, se jauh itu diperlukan, bisa dilayani oleh staf perpustakaan yang telah berpengalaman dalam bidangnya Sistem klasifikasi pustaka yang dipergunakan di UKDW ini ada- lah sistem Dewey Decimal Class fication' atau yang terkenal de ngan singkatan DDC. Saat ini, perpustakaan Duta Wacana ini memiliki koleksi buku sebanyak 39.192 jilid dan me jalah jurnal 145 judul, mikrofis 2.533 eks serta kaset bahasa 100 buah. Hanya 20 Persen Lulusan Bidang Hukum (Ronnie SV)-b baik potens farmakologi, potensi ing. Manisan yang kering biasa dimuat perusahaan-perusahaan bangkan. Dengan budidayanya casila dan Kewiraan. Pada aku dan Kehakiman yang Terserap Pasaran Kerja botani (khususnya me- ngembangkan keanekaragaman hayati) maupun potensi ekonomi- nya. da. penyuling tertentu nya war- na-warni, sehigga cukup menggo- Hatta Sunanto dalamkaryanya ini kecuali menguraikan hama dan penyakit yang mengancam tanaman pala, serta cara-cara mengatasinya, juga mengemuka- kan masalah pemanenan dan pe- Dalam Budidaya Pala, diu- raikan secara gamblang perihal seluk beluk tanaman pala, sejak ciri-ciri morpologinys jenisnya, syarat tumbuhnya maupun cara Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Wakil Pemimpin Redaksi I Wakil Pemimpin Redaksi II Pemimpin Perusahaan Redaktur Pelaksana Redaktur Staf Redaksi Fotografer Sekretaris Redaksi Alamat Kantor Redaksi donesia, eksportir-eksportir minyak kenanga di Indonesia, berikut perusahaan-perusahaan penampung bunga kenaga di berbagai kota (dengan alamat lengkapnya, tentunya). Minyak kenanga, salah satu hasil dari tanaman kenanga yang Kedaulatan Rahyat H Soemadi M Wonchito SH Suwariyun Drs M Idham Samawi Bambang Daulat Drs M Idham Samawi Drs Octo Lampito, Krisnam Drs Suhadi Sukarno SU, Wismoko Poemnomo, Theo Sutiyoos, Drs Al Sugeng Wiyono, Djuweni, Lalu Hidayat, Soeparno S Adhy, Joko Budhiarto, Arifin Husein Drs Y Barworo Soeprapto, Rakiman S Bambang Soemarno, Dra Eati Susilarti, Maksum Pariyo, Mulyadi Adhisupo, Ronny 8 Viko, Dra Fadmi Sustiwi, Massahada Ircham, Moeljono, Yuwono, A Poedjono, Frans Budisukarmanto Arief Budiarta Jalan P Mangkubumi 40-42 Yogyakarta 55232 Telex 25176. Facs (0274-63125 Telp 0274-65685 dan 63125 SIUPP (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers) Perwakilan dan Biro: Jakarta Magelang Surakaris Semarang Purwokerto Koordinator Perwakilan No 127/SK/MENPEN/SIUPP/A7/1986 tanggal 4 Desember 1990. Anggota SPS Penerbit Terbit Perdana Perintis Pembina Direktur Utama Direktur Pemasaran Manajer Sirkulasi Manajer Iklan tanamannya yang memadai dan penanganan pasca panennya (khususnya proses penyulingan nya) yang efisien, hasil dari ta- naman kenanga masih bisa dibu- tungkan. at lebih baik dan lebih mengun- (I. Yulianto)-h. PT-BP Kedaulatan Rakyat Yogyakarta. Tanggal 27 September 1945 H Samawi 1917-1984) M Wonohito (1912-1984) H Proboscetedjo H Soemadi M Wonohito SH. telp (0274-65683 Drs M Idham Samawi, telp (0274-65682 Drs Guno Indarjo. telp (0274-62911 Dewi Marni Astriyanti BSc. telp (0274)-63541 dan 65683 iang Rp 10.000,00 Rp 3.000.00 Rp 2.500,00 2.000,00 Rp Langganan per bulan termasuk Kedaulatan RakyatMinggu.. Iklan 1 mm/kolom. Iklan Keluarga 1 mm/kolom Iklan Cilik 1 baris/kolom (minimum 3 baris/kolom). Iklan Halaman I Tambahan biaya 200% dari Tarif yang berlaku (Ukuran Maks 2 klm x 150 mm Iklan Halaman XII Tambahan biaya 100% dari Tarif yang berlaku Iklan Warna -Full Colour (4 warna 3 wama) 1 mm/kolom. -Dua Spot (2 warna) 1 mm/kolom. -Satu Spot (1 warna) 1 mm/kolom Iklan ditambah PPN 10%. Bank Bank BNI 1946-Rek. Giro: 428931-001" Dinas Giro dan Cekpos No. j. 15.78 Jalan Utan Kayu No. 85, telp (021) 8563515, 8563002 Jakarta Timur 13120 Kepala Perwakilan HRH Soetoto SH, Kepala Biro Chaidir Rp Rp 6.000,00 Rp 4.500.00 3.500.00 Jalan Achmad Yani No.9, telp 10293) 3552 dan 2502 Kepala Perwakilan Didiek Santoso, Kepala Biro Yon Hariyono Hadi. Jalan Bhayangkara No.2. telp (0271) 48015. Kepala Perwakilan Drs Asri Salman, Kepala Biro Theo Sutiyono. Jalan Lampersan No 56, telp (024) 315769, Kepala Perwakilan Djoko Suprapto, Kepala Biro FN Arifin Husein, MBA Jalan Achmad Yani No.14, telp (281) 61347. Kepala Perwakilah Drs Zulkardi, Kepala Biro Sugeng Pamudj A Simi SH Detak di Perestaican Kedaulatan Rakyat Jalan Raya Yogya-Solo km 11 Sleman Yogyakarta 55573, telp (0274)-96549 dan (0274)-96449. ir diluar sangpungawal perpetakan seperti kemampuan Fisipol, misalnya, memang tak perlu dipersoalkan, sebab sudah PROGRAM studi bidang hu- menjadi kajiannya. Sedangkan kum dan kehakiman, saat ini me sosialisasi politik yang bersifat ngalami kejenuhan. Berdasarkan tak langsung dapat berupa kegiat- data yang ada, sejak dua tahun an-kegaitan kemahasiswaan, mis- lalu jumlah lulusan bidang terse alnya keorganisasian, pers kam- but jauh melebihi kebutuhan. Se- pus, seminar dan diskusi. hingga tidak aneh, jika sekarang Diungkapkan ini banyak sarjana hukum yang mencerap nilai-nilai politik oleh bekerja di luar bidang keahlian nya. Malahan tidak sedikit dari mahasiswa banyak pula faktor mereka yang tidak tertampung di faktor yang menentukannya, an- tara lain, latar belakang kehidu- pasaran kerja pan sosial dalam keluarga, keakti- Keadaan ini akan semakin fan dalam masyarkaat, dan faktor memperhatikan, dengan adanya internalnya berupa minat dan ke- kebijakan yang menitikberatkan sadaran moralnya, di samping ju- sektor ekonomi yang diharapkan ga faktor suasana atau iklim kam- mampu mendorong industrial- isasi. Arah kebijakan ini akan se- makin menurunkan kebutuhan lulusan hukum. Dengan kecende rungan seperti ini, perlu adanya langkah untuk menyesuaikan an- tara jumlah lulusan dengan tena- ga yang dibutuhkan. pus itu sendiri. Menurut dia, agar proses sosi alisasi politik dikalangan maha- siswa menjadi efektif, perlu ada koordinasi peninjauan kembali matakuliah yang berkaitan lang sung dengan pemahaman sistem politik relegius, secara bertahap. Kembangkan dan selektif ter- hadap berbagai kegiatan maha- siswa agar bermuatan atau beror- ientasi pada peningkatan kualitas pembangunan terhadap sistem politik. Memperbanyak frekuensi diskusi dan pembuatan karya ilmiah dengan isu sentral tentang sistem politik, misalnya tentang persatuan dan kesatuan, hetero- genitas bangsa, perubahan dan modernisasi. "Hal ini perlu dilakukan agar para mahasiswa out put perguru- an tinggi memiliki komitmen yang kuat terhadap kehidupan Untuk menselaraskan ini, pe- ran Dierjen Dikti sangat besar. Karena sekarang ini memang jumlah Perguruan Tinggi (PT) yang membuka program hukum cukup banyak. Di DIY sendiri dari sekitar 60 PT yang ada, lebih dari 75 membuka program stu- di hukum. Untuk itu perlu di- batasi baik jumlah mahasiswa maupun ijin operasionalnya bagi PT yang ingin membuka program khusus Pembatasan ini tidak berarti ahli hukum tidak dibutuhkan, te- tapi untuk mencegah agar jangan sampai banyak ahli hukum beker ja di bidang yang tidak sesuai. Ka- rena jika ini terjadi akan memba- hayakan kelangsungan hidup bernegara yang berdasarkan hu- kum Upaya menselaraskan antara lulusan dan kebutuhan bidang hukum tidak hanya membatasi jumlah lulusan saja tetapi juga bisa dengan jalan menselaraskan keterkaitan antara masyarakat, pemerintah dan universitas. Pe- ngelola lembaga pendidikan perlu realistis dalam masalah ini, Kare na jika hanya bedasarkan pertim- bangan ekonomi saja dalam pe- nyelenggaraan program hukum akan semakin menambah per- soalan pemerintah. Perlu diketa- hui bahwa membuka progam hu- kum biayanya tidak sebesar bi- dang teknik. Hanya 20 persen yang terserap usun Depnaker, tambahan kebu- Berdasarkan poryeksi yang dis- tuhan tenaga kerja lulusan hu- kum dalam lima tahun men- datang berjumlah 40.125. Sedang kan dari Depdikbud diproyek- sikan dalam kurun waktu yang sama akan dihasil 226.618 lulus- an bidang hukum dan kehakim- an. Dengan data seperti itu maka jumlah lulusan yang terserap di lapangan kerja yang sesuai de- ngan keahliannya hanya sekitar 20 persen. Yang menjadi persoalan, ada sekitar 186.493 lulusan yang ha- rus bekerja di luar bidang masa depan yang cerah. Seperti bidang teknologi dan manajemen memang layak untuk menjadi pil- ihan prioritas. Selain itu juga bi dang-bidang yang mampu men- dorong industrialisasi. keahliannya. Ini berarti tidak ada keterpaduan antara dunia pendi- dikan khususnya hukum dengan dunia kerja. Dan keadaan ini akan diperburuk oleh ketimpan- gan di bidang yang lain, seperti bi- dang ilmu kependidikan, keseni- Perlu diakui bahwa sekarang an, humaniora, ilmu sosial dan bidang keterampilan dan teknolo pertanian gi di lapangan kerja pada dunia Dari 12 bidang yang diproyek- industri perkembangannya lebih sikan, ada 7 bidang yang jumlah cepat dibandingkan di lembaga sarjananya melebihi lapangan pendidikan. Jika lembaga pendi yang tersedia. Yaitu ilmu pendidikan tidak cepat mengejar dikan dan keguruan, kesenian ketertinggalan ini, maka akan dan kehakiman, pertanian terma-terjadi ketidakpercayaan pe suk kehutanan dan perikanan, makai tenaga kerja di industri serta komunikasi. 3 Bidang yang terhadap lulusan lembaga pendi- persentase ketimpangannya ting- dikan. adalah hukum dan kehakiman, ilmu sosial Sedangkan tambahan dan humaniora bidang ja Terjadinya pengangguran ter- yang jumlah didik karena hasil lulusan yang kebutuhan tenaga ker dihasilkan melebihi jumlah yang dibutuhkan. Kemudian juga tidak melebihi jumlah lulusan yang tersedianya hasil didik yang me dihasilkan adalah administrasi perusahaan dan keuangan, ilmu guasai keterampilan dan tekno- logi yang relevan dengan perkem alam, matematika, dan komputer, bangan yang ada. Untuk itu, per- obat-obatan dan kesehatan serta lu kebijakan yang bisa mensepa- teknik. Berarti bidang-bidang ter dankan dan mengkaitkan antara sebut mempunyai masa depan yang cerah dalam lima tahun dunia pendidikan dengan dunia mendatang. Bidang ilmu alam atau ilmu dasar paling berproyek karena tambahan kebutuhan tenaga kerja di bidang tersebut 30.67, sedangkan jumlah lulusan yang dihasilkan 5.563 Untuk bidang yang mengalami kejenuhan perlu dibatasi jumlah mahasiswanya. Sebaiknya untuk penerimaan mahasiswa baru le- bih dikonsentrasikan pada bi- dang-bidang yangmempunyai kerja. Memasuki era industrialisasi, perlu pemikiran yang kritis dan tegas di berbagai bidang, terma- suk pendidikan. Jika kita ragu-ra gu mengambil sikap justru akan menambah masalah selanjutnya. Seperti bidang-bidang pendidikan yang mengalami kejenuhan, me- mang selayaknya perlu disesuai- kan dengan kebutuhan. (Ono)-h. dalaminya Tetapi m keputusan Daigaku W nya sekal Par 'Ha GUNA tahuan da pengantin berwawas Melati Pro dengan GA Nopember dan Lomba Wanita 7 g Menuru Djanti Barm tuk mening dan ketera tanya tena yang andal tas dan be progam pe nas pengar sebut untu dipersiapka nasional di Seminar tin, ahli kec ber. lon juga ma lenggarakan Busana Inta materi Ta (TRP) Kalim Padang dan Acara lon lam yang di daya Rias Bulake Penga Yogya Putri Solo Putri, S Putri, Sunda jang. Malam penyerahan 16 D QUE Karya desainer ENAM BEL sana Yogya al Trend Busan Alam Tingkat I langsung di Jak RA. Koes APPMI (Asson Perancang M pusat menjela Yogya yang a antaranya ada darto, Ardhiya Chaliet Bamba sainer Solo ha seorang pesert hardjo pemena hurik di Yogyak Perancang d sempatan ini l sempatan yang nunjukkan kn mendesain, men pagelaran ini ju jukkan kekua pasar mereka di mendesain", uja Thema trendi adalah warna, nya sangat dip khas masing-ma tiap perancang
