Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1993-11-21
Halaman: 08

Konten


2CM MINGGU WAGE 21 NOVEMBER 1993 (6 JUMADILAKIR 1926) "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 8 Seniman dan Ilmuwan Harus Bersatu Membangun Kontinuitas, Konvergensi Memperjuangkan Hak hak Masarakat dan Konsentris Kebudayaan Modern BUDAYAWAN ataupun seniman di Indonesia masih pu- nesia yang kini telah menjadi bagian dari dunia global. Indo- nya tugas berat yang mesti dihadapi. Tugas ini sejalan dengan makin besarnya tantangan yang dihadapi masyarakat Indo- nesia tak bisa mengelak dari interaksi dengan negara lainnya. "Seniman dan budayawan selain berseru-seru tentang pene- gakan nilai-nilai juga perlu mengadakan perjuangan tentang Lubis kepada KR usai diskusi buku "Sedunia Perbedaan" hak-hak masyarakat," kata budayawan terkenal Mochtar karya JP Prong di Pusat Antar Universitas (PAU) UGM, be- lum lama wan, para berselang. Selain seniman dan budaya yang tak mengerti hak-haknya Dalam kaitan ini, seniman dan ilmuwan pun punya tu- gas yang berat dan mulia pula, ilmuwan mestinya melakukan yakni mencerdaskan bangsa dan kerjasama yang erat dan saling membuat masyarakat mengerti melengkapi. Mereka perlu ber- hak-haknya. Tugas ini tak kenal sama-sama memperjuangkan se- batas waktu sehingga perlu diper- suai dengan fungsi masing-ma sing. Mereka yang sama intelek- juangkan terus menurus dan ka- pan pun dan dalam kondisi tual punya tanggung jawab moral apapun. Apalagi kita tahu masya untuk memperjuangkan pene- rakat Indonesia masih banyak gakan keadilan dan kesejahtera- an masyarakat. Mereka juga bisa yang terbelakang dan miskin MOCHTAR LUBIS Pembaharuan politik dipandang puncak-puncak kebudayaan yang dikemukakan Ki Hadjar Dewan tara sudah dianggap tidak sesuai lagi dengan nilai muatan kebu- Arus OLEH: JAYADI K KASTARI MUNCULNYA konsep 'pun- cak-puncak kebudayaan dan sari- sari kebudayaan' yang dikemuka mengingatkan tentang kebenaran haruan yang bisa memberikan belakangi dari sebuah kesadaran dayaan. Banyak yang berangga maka proses terwujudnya kebu- kan Ki Hadjar Dewantara dilatar sekaligus keprihatinan. Betapa ti- pan, tidak semua puncak-puncak dayaan nasional dimulai dari ba dan berupaya mengingatkan kondisi bagi masyarakat age dak? Pada zaman penjajahan se kebudayaan itu berawal dari dae wah (dari daerah). Kalau sesuatu kat tak terkurangi hak-haknya, cara sengaja dan sistematis pihak rah. Sebagaimana konsep Ki Had nilai nyata berjiwa nasioanal dan orang yang berbuat menyimpang. bih mandiri, juga agar masyara Bersamaan dengan itu pemba- penjajah tahu, bangsa Indonesia jar, kebudayaan nasional itu be- diakui oleh seluruh bangsa, maka Persoalannya hingga saat ini, haruan yang dimaksud menurut memiliki budaya yang pluralistik rasal dari puncak-puncak kebu- nilai tersebut akan menjadi unsur antara ilmuwan dan seniman be kukan aksi sendiri-sendiri. Pada. Mochtar Lubis juga untuk lelu banyak sifat khusus berhubun- bang itu beralasan, banyak ek ada kecurigaan ataupun kekha- lum bersatu. Mereka masih mela- di banyak bidang dan mempunyai dayaan daerah. Suara-suara sum kebudayaan nasional. Tidak perlu hal dengan bersatu akan mempu- dorong masyarakat kreatif, lelu- gan dengan sifat kedaerahannya. spresi kebudayaan daerah justru watiran, bahwa sesuatu nilai bu- nyai kekuatan yang lebih besar asa dan bebas dari tekanan Indonesia berbeda dalam suku makin menepi, untuk tidak dika- daya daerah akan mendominasi tekanan. Sejauh ini masyarakat atau sinergi. Dan kekuatan terse dipandang masih berada dalam adat, tata hidup, agama, pandan budayaan daerah banyak yang seluruh tanah air, kiranya sudah bangsa, bahasa daerah, adat-isti- takan tersingkir. Atau bahkan ke dalam arti 'dipaksakan' untuk but dinilai akan memberi penga- ruh positip yang meluas bagi ma- belenggu sistem yang belum gan politik, dan sebagainya. sirna. Kemajemukan (termasuk tidak perlu lagi memungkinkan masyarakat un- syarakat. "Kita perlu mengu payakannya agar seniman dan il- tuk secara massa menyalurkan bat kebudayaan yang pluralistik eragaman. Kekhasan lokal diba- Balik Dan, amat disadari sebagai aki dalam budaya) tercecer oleh peny- gan masyarakat," papar Mochtar nya kesenjangan ekonomi sosial belum memiliki kebudayaan na lut identitas bersama, identitas muwan bersatu demi kepentin- aspirasi dan keinginannya. Ada- sional, maksudnya tata nilai ke- nasional Lubis yang kini menjadi Ketua dan sebagai hidupan yang menjadi milik tung- Padahal yang dimaksudkan Ki Yayasan Obor Indonesia ini. bukti dari adanya keprihatinan gal seluruh bangsa Indonesia. Ka Hadjar Dewantara, dengan Teori yang mesti diberantas itu. lau kondisi demikian dibiarkan, puncak-puncak kebudayaan', bah Menurut Mochtar pembaharu maka bangsa Indonesia meskipun wa dengan puncak maksudnya an itu tanpa melihat waktu, setelah merdeka tergolong bangsa adalah keluhuran hidup manusia yang tidak berkebudayaan na- (dan bukannya top), sedang de- ngan teori maksudnya adalah kehalusan hidup. Dengan kata lain, kebudayaan daerah yang bisa dijadikan modal kebudayaan nasional, dipersyaratkan yang berjiwa nasional Kebudayaan daerah cukup dinyatakan sebagai milik kita bersama dan akan dibi- na dan dipelihara oleh seluruh bangsa, melainkan oleh suku bangsa yang mendukungnya. Sebenarnya kalau sudah me mahami UUD '45 pasal 32, yang menyangkut masalah puncak puncak kebudayaan di daerah- daerah di seluruh Indonesia ki- ranya sudah mendapatkan veri- fikasi, sehingga tidak perlu me- nimbulkan persepsi yang berbe- da-beda. Kebudayaan dapat men- jadi modal kebudayaan nasional, Kita saksikan baik seniman dan ilmuwan sama-sama melaku- kan pembaharuan yakni pemba- CATATAN BUDAYA Bersambung hal 9 Catatan Kecil dari Kasus Ibu Dewi BEBERAPA waktu ini me dia massa kita banyak disi- bukkan berita tentang terbit- nya buku Syuga, yang berisi foto-foto (setengah) telanjang mantan ibu negara, Ratna Sari Yang paling menarik dari kasus ini, perta- ma: upaya seorang manusia membebaskan diri dari struk tur sosial masyarakat yang di- rasa menghimpitnya. Pengu kuhan atas kebebasan individ- ual yang hakiki (?) Mampukah keduanya terpenuhi, terutama pada hal yang kedua - yang le- bih bersifat idealitas daripada realitas? Dewi Soekarno. Perilaku manusia memang ditentukan zamannya, meski embrio setiap kehendak ada di dalam dirinya sejak zaman purbakala Naluri eksistensi setiap manusia senantiasa berkembang seirama dengan perkembangan budaya masya- rakat itu sendiri. Semakin orang menjadi berkembang, semakin ia memiliki tuntutan lebih dari hidup dan dirinya sendiri. Maka terbukalah ke- mudian pintu-pintu eksperi- mentasi perilaku yang menuju ke arah pencarian dan upaya aktualisasi diri. Demikianlah, semakin akan semakin besar keinginan besar pembaruan- pembaruan yang ditawarkan, manusia untuk memenuhi se- tiap kehendaknya. Sementara penawaran dan kehendak ada- lah dua bersaudara dalam satu diri. Maka nilai-nilai di- dalam hal ini seringkali terk- aburkan oleh posisi sifat-sifat OLEH: WHANI DARMAWAN manusia yang abstraktif. Se- mentara yang bernama diri di memiliki dalam manusia struktur dan bangunan yang sama sekali berbeda dengan sistem sosial. Sistem di dalam diri sangat ditentukan oleh ego dan sifatnya sangat priba- di, sementara sistem sosial di- bangun atas dasar hubungan antar manusia dan sangat tol- eransif. Kadang-kadang terasa sangat mudahnya menyele saikan persoalan sosial daripa da mengatasi diri sendiri. Seorang manusia dewasa bernama Ratna Sari Dewi, mencoba mengusir mithos se- jarah yang selama ini membe lenggunya yakni sebagai man- tan janda Presiden. Manakala diukur secara predikatis, Dewi merasa tak memiliki dirinya lagi Semua perilaku seolah- olah terpagari oleh mithos- mithos tersebut yang meng- haruskan dirinya berlaku se- bagaimana layaknya janda se- orang yang sangat dipuja dan disegani oleh masyarakat In- donesia (bahkan hingga kini). Kenyataan seperti ini tidak da- pat dipungkiri oleh manusia manapun juga, sekalipun ia mencoba berontak dari mithos- mithos tersebut. Lady Di Resiko yang ditanggungnya apabila ia mencoba keluar dari mithos tentu tidak ringan. Bukankah juga punya hak berpe- siar kemana pun juga tanpa harus menyandang gelar per- maisuri seorang bangsawan? Namun, lihatlah, sampai ke lubang tikus sekalipun ia bersembunyi, kamera warta- wan tak jera jeranya meng- ikuti Tetapi marilah kita coba pa- hami persoalan ini dari sebe- lah sisi Apakah biru (Blu Anda pernah me- nyaksikan pertunjukan film Film? Nah, jika per- nah, apa yang terlintas dalam benak Anda setelah menyak- sikan film itu - kecuali terlon- jaknya naluri-naluri biologis kita sebagai manusia wajar yang dikaruniai sex (jenis ke- lamin)? Kebiadaban? Kebu- asan? Kepuasan? Ataukah per tunjukan yang sensasional sifatnya, pengumbaran naluri purba manusia? Sensasionil. Inilah kata yang tepat untuk mewakili pe- nilaian atas persoalan terse but. Sedikitnya, manusia se- lalu memiliki naluri sensasi di dalam diri. Sensasi berguna untuk bereksperimentasi, gu- na membongkar nilai-nilai yang sudah mapan di dalam diri untuk kemudian memper- barui. Tetapi sampai di man- akah batasan sensasi? Sensasi tentu tidak akan memiliki ba tasan ruang jika manusia se- dang berada di dalam dirinya (ego). Nilai-nilai yang ada di dalam sensasi dapat beragam sifatnya: Kebuasan, kebiada- ban. keliaran dsb. Apabila TANGGAPAN TULISAN JA'FAR SHADIQ TENTANG PELUKIS STAINED GLASS HENING Seni dan Bisnis OLEH: DOPO YEIHAN KONON, banyak asumsi bah- rakat, tidak terjebak asyik de- wa hubungan bisnis dan seni sela atas bahwa seni bersekutu de- ngan orang eksperimentasi tersebut dipu blikasikan, persoalannya akan menjadi lain. Ia mendapat ben turan dari ruang sosial yang ada. Dari antar sesamanya. Maka jebollah unsur-unsur pribadi dari satu sisi. Sudah menjadi kodrat, manusia tidak akan mampu membebaskan dirinya sendiri jika kebebasan itu telah melabrak sistem ke- sadaran diri. Sebab kebebasan adalah kesadaran akan keber- adaan ruang yang majemuk. Tidak perlu kita berbicara ten- tang budaya timur maupun barat. Dalam batas-batas ter- tentu semuanya akan menda- pat kecaman apabila berbagi- bagi. Jangankan di Indoensia, di Amerika pun film Basic In- sting mendapat kecaman yang keras dari masyarakat- nya, yang notabenenya adalah masyarakat liberal Kesejarahan dan kebebasan adalah sesuatu yang berlainan sifat dan pengertiannya. Per- soalannya kemudian adalah bukan bisa atau tidaknya Ibu Dewi menolak kesejarahannya dan membebaskan dirinya se perti yang ia kehendaki. Na- mun norma etika, pemahaman dan penerapanlah yang musti disadari Catatan kecil ini tentu sa- ngat mustahil sampai ke Je- pang di hadapan yang terhor- mat Ibu Dewi. Oleh kare- nanya, kita pakai sendiri sa- jalah, untuk-paling tidak-ki- ta pakai sebagai cermin untuk melihat diri kita, demi kerja hari depan kita bersama.-h kesalahan sional Beranbgkat dari kesadaran dan keprihatinan tersebut Ki Hadjar Dewantara untuk men- cari terobosan melalui pernyata an Teori puncak-puncak kebu- dayaan dan sari-sari kebudayaan' yang berjiwa nasional, yaitu ke- budayaan nasional. Ini adalah suatu himbauan, agar kebu- dayaan daerah sebagai modal per- tama sebagai milik seluruh bang- sa. Dengan pengakuan tersebut, maka sebagai suatu bangsa kita waktu itupun (ketika dijajah) su- dah berkebudayaan. Permasalahannya, Teori pun- cak-puncak kebudayaan' banyak yang disalah tafsirkan. Apalagi akhir-akhir ini muncul suara- suara sumbang, bahwa konsep nasional tab kebudayaan-kebudayaan yang lainnya, keampuhan media komunikasi baik yang elektronik maupun cetak sudah tidak tere- demikian, persoalan-persoalan yang kecil tidak sempat men gangkar atau menjadi persoalan kebudayaan milik umum. Misal nya kebudayaan yang berangkat dari etnis tertentu, kebudayaan daerah yang bersifat pluralisme seluruhnya berangkat dari pun lakkanlagi dan arah arus komuni cak-puncak/sari-sari kebudayaan kasi berkecenderungan dari pusat daerah untuk menjadi kebu ke daerah. Padahal yang sering dayaan nasional. Bahkan terjadi terjadi persoalan-persoalan kebu arus balik proses terjadinya kebudayaan yang terangkat yang ke- dayaan nasional. Bentuk dan isi cil-kecil sering terabaikan, kalau kini toh diangkat hanya bersifat tem datangnya tidak lagi melalui pun porer atau sporadis saja. Dengan kebudayaan cak-puncak kebudayaan dan sari- sari kebudayaan daerah sebagai mana yang dimiliki Ki Hajar De wantara, tetapi arus kebudayaan mengalir deras dari pusat nasio nal melalui kota-kota ke wilayah Kebudayaan Tentu persoalannya tidak se wilayah lokal. Dan yang mengalir mudah apa yang diungkapkan di ke tingkat ialah unsur-unsur Hanya saja kebudayaan yang atas. Teori puncak-puncak kebu modial, baik sebagai bagian sis mana? Sebab proses akulturisas dayaan dan sari-san kebudayaan' tem budaya maupun sebagai sis kebudayaan menurut isi dan ben tuknya ada beberapa hal yang dalam kondisi sekarang ini perlu tem sosial Kondisi semacam ini memang perlu diperhatikan. Kebudayaan bentuk penafsiran yang arif. Atau setidak-tidaknya, konsep teori harus dimaklumi, bila melihat re sebagai sistem budaya, sebag puncak-puncak kebudayaan dile- alitas dalam arus informasi global sistem sosial dan sebagai kebu takkan pada sifat terbuka, konsep yang selama ini mendominasi dayaan material Kalau kebudayaan sebagai sis kebudayaan Ki Hadjar Dewan segala aspek kehidupan bang- tara. Dalam upaya untuk membi sa/manusia. Arus komunikasi tem budaya hal itu dapat berben na kebudayaan nasional disebut didominasi arus warna barat, se- tuk gagasan, pikiran, konsep, ni- teori Trikon (Kontinuitas, konver- hingga pola budaya (massa)-pun lai-nilai budaya, norma-norma, gensi, konsentris). Kebudayaan mengalir dari pusat (dalam hal ini pandangan yang bentuknya ab itu pada dasarnya bersifat terbu- negara-negara maju, maju secara strak serta merupakan bagian ka yaitu harus bersedia menerima teknologi, ekonomi) ke negara-ne- dari otak dari pemangku kebu- gara pinggiran atau Dunia Keti- dayaan. Sedangkan sebagai sis pengaruh kebudayaan asing se- cara selektif. Ki Hadjar Dewan-ga. Hal ini tanpa kecuali yang ter- tem sosial berupa aktifitas ting tara mempersyaratkan agar ke- jadi dengan kebudayaan di Indo- kah laku berpola, perilaku upaca majuan kebudayaan harus beru- nesia, arus informasi banyak ra-upacara serta ritus-ritus yang pa kelanjutan langsung dari ke- yang mengalir dari pusat pemer- bentuknya lebih konkrit dan da intahan yang menyerbu ke dae- pat diamati. Sementara sebagai budayaan sendiri (kontinuitas), menuju ke arah kesatuan budaya rah. Agaknya kendali informasi kebudayaan material, yang biasa dunia konvergensi) dan terus akan menentukan arah informasi nya berupa benda hasil tingkah mempunyai sifat kepribadian da yang dikehendaki, tanpa kecuali laku dan karya para pemangku lam lingkungan kebudayaan kebudayaan itu sendiri. Dalam kebudayaan itu sendiri. Sehingga era globalisasi informasi kondisi layak diajukan pertanyaan, kebu manusia se-dunia (konsentris). semacam ini akan semakin deras dayaan yang mana serta kebu- Memang, kalau melihat fenom- ena yang berkembang sekarang saja menghubungkan kutub-ku- dayaan yang bagaimana? Proses kebudayaan nasional tidak tub kebudayaan saatu dengan ku- KETIKA sebuah ilmu atau ETNOMUSIKOLOGI : ajaran ada dalam sebuah kehidu- pan, maka ilmu atau ajaran terse but akan memenuhi keberadaan- nya dan berkembang memenuhi keberadaannya untuk dijadikan sebuah pedoman bagi masyarakat pendukungnya. Demikian halnya kesenian, yang secara So- siologis dapat ditunjukkan bahwa kesenian yang dimiliki oleh setiap lingkungan setempat dapat me- dengan nentukan jalannya kehidupan, yang tanpa disadari menjadikan manusia untuk dapat mengisi dan membuat, membantu manusia suatu peker- jaan yang ada kaitannya dengan masyarakat. untuk melakukan Agama salah satu dari ilmu yang sekaligus memberikan suatu ajaran yang sifatnya bertujuan untuk memberi kepercayaan ke- pada manusia tentang ke-Tuhan an dan hakekat hidup manusia, agar dalam mencapai hidupnya manusia dapat mencapai kesem- purnaan. Dari agama itu timbul suatu emosi menyebabkan keagamaan yang manusia mempu- nyai sikap serba religi dan meru- pakan suatu getaran yang meng- mengambil isi dalam brosur yang gerakkan jiwa manusia Karena agama menyebabkan salah cetak kalau dikonsultasikan pada pemegang otoritas tentunya getaran yang menggerakkan jiwa manusia, maka diantaranya ma da produk yang selama ini telah nusia akan berkarya, mencipta tidak terjadi. Juga pa- terpasang adalah produk Hening atau bertingkah laku dalam hi Cipta Incomporation, karena selu- dup sesuai dengan ajaran agama pesanan dilakukan dengan yang dianutnya. Bahkan lewat se- ruh buah karyanya, manusia dapat prosedur, bukan atas nama Hen- ing pribadi. Apabila ia mengklaim menjadikan media untuk menye barkan agamanya dan karya melakukan pengingkaran mansuia itu bermacam-macam, institusi dan ini akan berhadapan dengan pengurus sebagai peme yang diantaranya seni atau berke- gang saham dan Bersambung hal 9 Seni Musik Islam Tidak Banyak Dapat Perhatian sampai sekarang masih tetap di- mainkan setiap malam Jum'at kliwon. Kendati kedua kesenian terse- but mempunyai sumber yang tukan sama dari Kitab Barzanji, namun segi kehidupan masyarakat yang sedikit berbeda sangatlah menen- pembawaan kesenian ter- sebut. Misalnya saja dari desa Pa- pringan senang membawakan lagu-lagu yang gembira dan di de- sa Dawuhan membawakan lagu- lagu yang cenderung lebih bersi- fat religi Secara fungsional me- mang tidak merubah konsepsi dari tujuan semula. kesenian tersebut me- Kedua mang sudah mendapatkan ijin Kebudayaan setempat, dari pihak tapi mungkin ijin hanyalah seke dar formalitas saja bagi mereka. terbukti mereka harus Hal ini masih membeli konstum sendiri menambah instru dan berusaha men nian sendiri. Sebenarnya tidak itu seruan jika dan tusi. seke yang mereka harapkan dari kese- Slawatan tersebut yang ha- nya dibiarkan hidup dan berkem bang secara lokal saja. Seperti bisnis adalah applied jelas artnya, bukan pure artnya. Ini yang dituturkan kaki Tajiwa bab- perlu disadari kedudukan dalam wa beliau menginginkan para re- Alat musik Slawatan di Dawuhan yang terdiri ferbang, gong, kempul, kenong dan kendhang (CR-Rud) 1 orang sebagai persekutuannya dengan orang maja ikut belajar dan mempunyai ngan ego penciptaannya sendiri. dewan konsultatif. bisnis sebagai investor yang is Dengan berkesenian itulah yang sangat pribadi Sekalipun subordinasi-dominasi dari salah yang berbatu dan terdiri dari per- kelompok slawatan sendiri sesuat lu tidak "klop", seakan suatu per- Sungguh, sekarang sudah saat- statmenkan sendiri. Rasionalitas Kesan promotif personal pada manusia, diantaranya dapat me demikian, musik-musik pujian ke satu unsurnya. Semua bagian da bukitan menyebabkan para pen- keadaan sekarang Upaya tesse seteruan. Masing-masing mem- nya jikalau seorang pelukis atau seorang pelukis yang kebetulan tulisan saudara Ja'far Sahdiq ten-menuhi keberadaannya untuk da pada Allah selalu dapat ditemui lam struktur kesenian mempu- duduk desa tersebut untuk punyai wilayahnya sendiri, seniman bersekutu dengan kaum sarjana dan dosen seharusnya tang produk stained glass pun pat mencapai tingkat kesempur- sebagai salah satu ekspresi yang nyai kesamaan fungsional, sama menanam ketela pohon atau padi Tajiwa mungkin hanya impian lau salah satunya melanggar ke- bisnis yang biasa mengurus se- bisa membedakan antara seni se- harusnya proporsional, tidak asal naan dalam mencapai hidup. salah satu wilayah lainnya, ma- yang belum terwujud saja. buah usaha, yang selama ini se- bagai applied art dan pure art bersungguh-sungguh baik di seperti kesenian musik primitif, si kedua desa tersebut terdap nulis, karena dengan tulisan itu Agama Islam, merupakan sa- dalam masjid maupun di luar sangat berbeda misalnya dengan Secara detailnya saya tidak sing-masing pasang kuda-kuda lalu dikesankan oleh seniman, se- Dan harus memahami bahwa hal ada kesan seakan-akan Hening lah satu agama yang diakui di In- masjid. kesenian Jawa yang menunjuk- at sekelompok kesenian yang ber akan mengungkapkan lebih lan- layaknya persiapan sebuah pepe bagai sosok 'vampire' yang siap itu tidak bisa sendiri dalam pen- sendiri yang menjadi sosok pelo- donesia, bahkan mayoritas bang- Salah satu jenis pendidikan kan sebuah musik dari masyara- nafaskan Islam, yaitu Slawatan jut, mengingat sorotan saya ada- menghirup keuntungan semata. gelolaannya, sebagaimana pro- por produk Hening Glass itu. Ini sa Indonesia memeluk agama Is yang dapat menciptakan kepriba- kat yang otoritarian dengan sis- Untuk di desa Papringan seke lah kurangnya mendapat perhati Bisnis mempunyai wilayah de Menurut Rendra (Kompas, 11/12/ fesinya sebagai seorang pelukis yang perlu saya luruskan mengin- lam, oleh sebab itu sesuai pertum- dian dalam agama Islam adalah tem hirarki yang kuat lompok Slawatan tersebut hidup an terhadap musik Islam dan ngan penuh tatanan untuk me- 1985), persekutuan bukan lagi Ketika menjatuhkan pilihan ber gat saya sebagai pemberi emisi buhan dan perkembangan Islam pendidikan pesantren. Sejarah Dalam pengkajian Etnomusi dalam kelompok seni tradisi di ba- saya mengambil sample kesenian langsungkan dan menggol kan urusan harga diri atau sikap ma- kerjasama dengan orang lain, untuk investor, dewan konsultatif yanga ada di Indonesia seiringan menunjukkan bahwa peranan pe kologi terhadap kesenian Sla- wah pimpinan kaki (kakek) Taj Slawatan di Banyumas sebagai sebuah urusan usaha dengan per- terialistik hingga merosotkan ni- ketika itu pula ia sudah berhada- penanggung jawab pada mas pertumbuhan dan perkembangan santrean dalam Islam, khsusunya watan akan banyak mengungkap wa yang sekarang berumur lk 60 oleh-oleh KKN bulan Juli yang hitungan ekonomi. Sedang seni lai seni, tetapi itu sikap realistik pan dengan orang lain dan insti- ter glaser dan disainer. kesenian di daerah lingkungan bagi orang Jawa di pedesaan, sa- mengenai struktur sosial tempat tahun. Dia memimpin Slawatan lalu. Lalu dari segi apa sehingga mempunyai wilayah yang khas Masalah mutu tergantung men- Sehingga yang menyangkut Mengingat begitu besar penga masyarakat yang umumnya me ngat penting. Budaya pesantren kesenian itu berada, struktur sosi sejak bapaknya menjadi pemain Musik Islam tersebut hingga ku dan penuh misteri talitas senimannya. Artinya keti- produk stained glass sebagai usa- ruh suatu tulisan dimass media, meluk agama Islam, sudah ba- juga dialirkan ke pedesaan, bah- al dari kelompok pemusik, hu- Slawatan sekaligus koordina- rang mendapat perhatian sock seningar atau pekerja ka ia bersekutu dan merupakan ha itu harus diketahui oleh badan maka perlu proporsional dalam rang tentu keseniannyapun ber kan bentuk-bentuk kesenian yang bungan penyanyi Solo dengan tornya. Jadi sifatnya turun-temu- seni (baca pelukis) senantiasa pilihannya, tapi akhirnya menya usaha itu, yang ditangani oleh menulis tentang suatu usaha pro- nafaskan Islam pula, walaupun bernafaskan Islam yang ada di pe grup, kualitas suara penyanyi, run. Anggotanya terdiri dari para Itu karena perkembangan ke- memasang brikade bahwa masalahi tatalaksana (sistem) yang orang yang mempunyai otoritas. duk applied. Mungkin dengan unsur-unsur tradisi menjiwai desaan karena pengaruh dari pe tingkat dan jenis perlengkapan bapak-bapak yang rata-rata usia senian di jaman sekarang ini atau lah seni adalah masalah pencip dicipta dan di sepakati bersama, Apabila berjalan tanpa sepenge- melakukan wawancara sekelebat adanya kesenian itu santren ialah Slawatan' dalam yang digunakan serta tingkat Ik 35-60 tahun. Instrumen musik karena kesenian tersebut sudah taan yang tidak bisa dipengaruhi dengan memakai keuangan tanpa tahuan badan usaha jelas meru- pada salah satu karyawan bisa Dikatakan oleh Bruno Nettl da- berbagai variasinya. Kesenian keterpaduan koor dan orkestra, yang dipakai terdiri dari klasi- terlalu kuno untuk disajikan, se- dari luar dunia sang senimannya. persetujuan pengurus, atau meng pakan pengingkaran hal ini akan menambah keakuratan informasi lam bukunya Music Primitive Slawatan ini telah menggabung yang semuanya dapat menunjuk fikasi membran, yaitu trebang hingga hanya dalam sekelompok kan terjadi maka akan klaim badan usaha adalah milik menghadapi konsekwensi dari yang disampaikan oleh Hening. Culture, bahwa nilai kepercayaan kan berbagai seni, diantaranya kan kaitan sistem sosial dan kese dan kendhang. Demikian halnya tertentulah yang masih mencoba merosotkan sebuah nilai karya nya. Siapa yang bermental gom- badan usaha itu yang akhirnya hingga seakan "pengingkaran" in- serta keagamaan merupakan seni musik, tari, teater, sastra da- niannya yang terdapat di desa Dawuhan, untuk bertahan dan ada kemung seni, dan keluarlah teriakan dari bal? akan menghadapi hukum dalam stitusi tidak terjadi. sumber imajinasi atau gagasan lam bentuk yang unik. Dapat di- Pada kesempatan ini penulis yang di koordinir oleh bapak Ar- kinan kalau pimpinan kelompok pada ahli seni atau masyarakat penyelesaiannya. suatu bentuk kesenian dalam mengerti bahwa masing-masing mengambil sample terhadap kese jasmita, yang kini berusia lk 50 itu sudah meninggal kesenian ter Maka dengan tanggapan ini seni sendiri sebagai karya pesa- Ketika seniman mulai bersedia Seperti tulisan sdr Ja'far KR kerancuan tentang hubungan sekelompok masyarakat. tipe mempunyai pernyataan sim- nian Slawatan yang ada di desa tahun sebut akan punah dan hilang nan atau penciptanya sebagai bersekutu dengan orang bisnis, Minggu 14 Nopember lalu yang seni (applied art) dan bisnis dilu- Kalau kita amati, didalam Is- bolis dan simbol-simbol estetis Papringan dan Dawuhan Keca- Seperti daerah lain, sumber sama sekali seniman pesanan. saat itu juga sang seniman tidak menulis tentang pelukis stained ruskan. Dan kita mengingat sama lam khususnya tentang seni tersendiri. Dari segi Sosiologi Seni matan Banyumas Kabupaten dari Slawatan tersebut Kitab Sebagai terobosannya mungkin Apabila kita membuka mata, sendirian lagi. La harus menatap glass yang karyanya telah dikolek -sama sebagai makluk sosial ha- musik, Islam tidak mempunyai menurut Kuntowijoyo, kesenian Banyumas Barzanji yang merupakan karya perlu diadakannya semacam Fes bahwa keberadaan kita ini berada kenyataan bahwa ia bekerjasama si oleh Direktur Marcedes Benz, rus sama-sama melihat sisi ke- musik masjid yang dapat disa sebangsanya slawatan mempu Kedua desa tersebut di wilayah sastra tulisan Jafar Al-Barzanji tival Slawatan atau pengenalan ditengah bergulirnya abad perad dengan orang lain dan institusi. Museum Istana Negara, Mara In- pentingan orang lain, tidak makan dengan musik-musik ke nyai sifat-sifat pedesaan dengan Kecamatan Banyumas tergolong Yang berisi tentang kisah Nabi terhadap para remaja. Memang aban teknologi komunikasi cang- Persekutuan yang saya mak- stitut Tecnologi dan Nasional Art dar kepentingan pribadi semata. baktian atau musik rohani di da- masyarakatnya yang egalitarian. desa miskin, kehidupan masyara- Muhammad selama menye benar apa yang dikatakan DR gih. Satelit, sebuah manifestasi sud bukan persekutuan profesi- Gallery Malaysia dan lain-lain Semoga. Ob. lam gereja. Islam tidak ada juga Di sini seni Islam itu nampak se katnya terbiasa dengan bertani barkan agama Islam sampai Kuntowijoyo bahwa dengan pe- peradaban itu telah mengorbit di nya sebagai pelukis tapi 'expert adalah bukan karya stained glass angkasa luar mengelilingi bumi lain yang ia miliki, yakni meran- (Dopo Yeihan, Koord Media adanya kelompok koor khusus da- bagai folk culture atau art of the atau mencari pasir di sungai Ser- akhir hayatnya. rubahan masyarakat dan dengan tapi karya pure artnya. Sungguh- dan Seni PPIP-UKDW dan Ex lam masjid. Untuk hal-hal terse poor atau peasant art. Dalam ke- ayu untuk memenuhi kebutuhan- Kesenian tersebut memang kampanye aliran pemurnian, ke menebar informasi dari bumi ke cang seni stained glass atau seni pun begitu saudara Ja'far hanya nya sehari-hari. Keadaan tanah mengandalkan seni vokal dan Bengkel Teater Rendra but, Islam merupakan agama senian rakyat ini tidak ada unsur bumi setiap saat, sehingga sehari- menyusun aneka warga kaca Bersambung hal 9 hari kita dihadapkan pada kejadi yang digapit timah untuk diper- an-kejadian dunia yang aktual gunakan sebagai unsur keinda- dan faktual, dari pembantaian han ruangan (interior). Hingga kaum muslim di Bosnia sampai kedudukan stained glass hanya pelelangan barang seni di Chrys sebagai salah satu bagian dari tie London, atau dari pembunuh rencana rancang bangun seorang an pelukis Basuki Abdullah sam artistik. Ini yang membedakan demonstrasi SDSB atau dari seni lukis cat dengan seni stained Setiawan Djodi memasukkan mo- glass, kalau seni lukis sebagai eks bil-mobil mewah sampai laju in- presi obsesif pelukis, sedang stai flasi. Informasi yang begitu deras ned glass sebagai sebuah produk kita terima dalam keseharian itu ketrampilan yang kompromistis telah menohok sisi hati paling da sebagaimana esensi fungsinya lam bagi seniman yang punya no- yang bisa didikte oleh pemesan. rani, hingga kita bisa lebih arif Bisa dikatakan bahwa stained glass bisa menjadi produksi masal (mass-produci sebagaimana ubin keramik (tile) atau furniture uki- ran Jepara sesuai permintaan but sampai sekarang bagi kaki pai dalam laku kita ditengah masya rakat. Bergulirnya peradaban pasca- modern ini, membawa pula kema juan dalam media cetak, teruta- ma buku. Buku-buku pengetahu an telah terbit merebak mengisi pikiran-pikiran kita, sehingga ki ta bisa berdialog dengan sejarah peradaban, dari soal agama sam- Kisen dan psyko Sudah banyak stained glass yang menghiasi rumah dan ge- dung-gedung di kota-kota besar dari produk perusahaan yang cu kup terkenal macam Estu Glass dan Art Glass di Jakarta, Parama Glass di Surabaya, mereka cukup solid dalam pengelolaan meng- MT disainer dan master glas er handal produk perguruan ting giseni. Harga jual produksinya permeter Rp 100.000 sampai de ngan Rp 350.000,- dengan kuali- tas kaca import Jikalau stained glass dipaksa kan sebagai seni murni (pure art) Buronan pai filsafat, dari politik sampai kriminalitas dari teknologi sam- pai lingkungan logi sampai Dengan buku, kita menjadi dekat dengan tokoh pemikir yang ikut andil da lam merobah dunia, dari Isaac Newton sampai Einstein, dari Yesus sampai Martin Luther, dari Adam Smith sampai manajemen akan mengalami kendala yang Seorang seniman (pelukis) se- sangat prinsip dalam fungsinya, bagai makluk sosial tidak bisa yakni spesifikasi keindahannya melepaskan diri dari lingkungan stained glass adalah penyinaran yang sedang berg dari belakang (backlighting) dan seorang penduduk yang mengata rasionalitas yang terkedudukannya yang dicampuri kan telah bertemu dengan orang pelukis produk per- deh orang lain, proses penjadian yang diberitakan melarikan diri ting bisa mengakumulir aya harus sesuai dengan keingi dari penjara, penduduk desa itu gerak bergulirnya peradaban itu, sehingga sebagai makluk sosial nan pemesan bukan sebaliknya menjadi gusar. Sebelumnya bebe layaknya sebuah karya pure art rapa surat kabar dan televisi bisa menghormati tatanan masya Korelasi yang saya maksud di telah memuat wajah pelarian itu, peradaban itu rini Maka tanam guruan pada OLEH: BASUKI FITRIANTO BERMULA dari cerita salah sehingga penduduk yang bertemu itu merasa yakin, orang yang dite- mui itu adalah orangnya, yang di- cari pihak berwajib "Aku yakin dan aku tidak berbohong telah bertemu dengan nya," kata orang itu. "Dimana kamu bertemu? hangat. Koran-koran yang biasa- ngan senjatanya. Pelan-pelan ke lut orang malang itu dengan nya lakunya sedikit, kini naik bun itu mereka sisir. Obor mere- rokok. Segala rintihan orank itu oplahnya. Masyarakat begitu ka arahkan ke depan, dan gerum tertelan oleh amarah penduduk haus akan berita itu. Mereka bulan tanaman yang sekiranya desa ingin tahu kejadian apa selanjut bisa untuk bersembunyi disi- nya yang akan menimpa buronan itu. Apa bisa tertangkap lagi, atau mungkin mati diterjang pelor Dekat pasar melihat kesiapan penduduk da- Kapan lam berjaga. Di tempat lain pak "Kemarin malam ketika aku Lurah juga memberi nasehat- sedang mengantarkan istriku nasehat kondangan Saudara-saudara, baru kali ini Mendengar berita itu, pak Lu- di desa kita ketamuan seorang rah menyuruh penduduk desa penjahat. Aku tahu kalian menja- mengetatkan dalam jaga malam di gusar. Tapi marilah kita Tiap-tiap jalan yang menuju desa bersama-sama menjaga nama polisi? itu harus dijaga Pintu-pintu baik desa ini, menangkapnya tan- rumah kalau malam harus dikun- pa menyakiti ci. Dan bagi kaum perempuan ti- dak itu boleh keluar, karena buronan sangat berbahaya. Terkenal sadis duduk Jadilah desa itu seperti pesta obor. Tiap-tiap pojok desa berdiri beberapa obor. Kalau dilihat dari atas bukit sebelah utara, maka ronan itu. Mengetahui kalau buronan itu baknya, Mata mereka hampir ti- tertangkap, pa Lurah bergegas dak berkedip menuju ke tempat kejadian. Dili- "Menyerah saja, kami tidak hatnya orang sudah banyak. Me- akan menyakiti teriak salah se- reka membentuk lingkaran besar. Dengan paksa pak Lurah masuk orang "Ayo keluar, sebelum kami ke dalam lingkaran itu "Berhenti Berhenti teriak kentongan masih terden- pak Lurah di tengah lingkaran. marah Suara gar bersahutan, sehingga kebun Sudah itu makin banyak didatangi nyakiti aku bilang, jangan me Tapi dia juga sering menyaki- orang. Ttu dia, lari dibalik pohon bam- ti, pak, jadi pantas kalau menda- bu pat hukuman itul". "Aku tahu, aku Suara titir kentongan dari po- jok desa terdengar bertalu-talu Pertanda bahwa orang-orang de sa sana telah menemukan se- Maka mulailah malam itu pen- menjadi indah desa itu. Obor suatu. Bunyi itu pun dibalas, se berjaga-jaga. Segala senja- yang dibawa penduduk ke sana- hingga seperti perpaduan musik ta mereka bawa. Kentongan yang ke mari, seperti kunang-kunang yang mencekam Orang-orang mendekati arah biasanya jarang dipakai dan tua, Sungguh indah. Tapi keindahan tahu! Sedikit- Yal'Ayo kejar!" kini diperbaharui itu tidak dirasakan penduduk, suara itu. Mereka berlari sambil Orang-orang yang sudah ada di lah mempunyai rasa kemanusi Aku berharap saudara-saudara pikiran mereka hanya lekas berteriak-teriak, mengecam, tengah kebun pisang segera aan! Coba pinjam obornya Salah jangan main hakim sendiri, se- menangkap buronan itu. menyumpah ingin menghajar bu bubar, menuju ke gerumbulan po- seorang memberikan obor kepada andainya buronan itu tertangkap. Hati mereka jadi semakin gen- hon bambu samping kiri, Kini se pak Lurah. Hati-hati pak Lurah Jangan dipukuli. Kita tangkap tar, karena dikhabarkan juga, bu- Kaum perempuan semakin mak-semak pohon bambu yang mendekati orang malang itu dan serahkan kepada yang ronan itu bisa menghilang. Tentu tenggelam di dalam rumah. Men menjadi perhatian mereka Obernya diarahkan ke wajah berwajib," pesan pak Lurah ada yang percaya ada yang tidak dengar teriakan-teriakan itu saja "Ayo keluar" teriak penduduk orang itu. Kemudian melihat wa "Kalau dia menyerang, pak? Percaya, karena buronan itu bisa sudah membuat tengkuk mere semakin marah. Kalau kebetulan jah itu. Wajah pak Lurah menjadi "Kita kan orang banyak? melarikan dari penjara yang dija- mang. Mereka selalu bertanya ada batu di bawah kakinya, mere Masak akan kalah dengan se- ga ketat. Tidak percaya, karena apa yang sedang terjadi ka ambil dan dilemparkan ke se- "Kalian telah membuat kesala- orang saja? manusia tidak bisa menghilang "Aku tadi lihat bayangan orang mak-semak bambu han! Ini benar-benar memalukan Tapi dia berbahaya, pak, tega "Jangan percaya omongan- itu menyelinap di antara pohon "Jangan dilempari, nanti dia siapa yang kalian pukuli? Tahu! membunuh." omongan itu, kata salah seorang pisang itu!" kata salah seorang Itu adalah keponakan Marno, da penduduk desa ketakutan penduduk Segala penjuru mereka obrak- tang dari kota kemarin. Anak itu Benar "Buktinya ia bisa melarikan abrik. Dan akhirnya orang yang memang kurang waras "Aku tidak berbohong, Kalau dikejar mereka diketemukan "Ah, aku kira itu karena ketele dak salah dia memakai baju Orang itu bersembunyi di tengah Penduduk desa manggut-mang doran para sipir. Bisa jadi huro- berwarna biru tua, ya biru tua semak. Orang itu ditarik keluar. gut. Semangat mereka telah ter- nan itu a "Coba saudara-saudara, ke- ada main dengan orang "Jangan, jangan teriak orang pompa, yang biasanya penakut, dalam." kini wajahnya seperti harimau yang siap menerkam. Mereka yakin bisa menangkap orang itu kalau memang buronan itu ada di depannya Dia juga manusia seperti kalian, yang mempunyai rasa takut. Apa dia berani sendirian din melawan kita? ti- malah takut pucat Haa teriak penduduk ham- pir bersamaan Kata haa' itu seperti koor yang dibawakan dengan padu. Pen- Jangan berkata begitu "Lalu kenapa ia bisa dapatkan sepucuk pistol? Dari mana pistol itu "Lha, ya tidak tahu." Kembali pak Lurah berkeliling mukul, bahkan ada yang menyu- pung kebun pohon pisang milik itu, berusaha melepaskan diri. yang merasa telah me pak Amat itu, jangan sampai lolos Penduduk desa tidak menghi- dengan pelan mundur orang itu perintah salah se- raukan teriakan itu. Orang itu de orang itu. Wajah mere orang ngan paksa diseret ke tanah yang ka dilanda kekhawatiran. Mereka Serentak kebun pohon pisang lapang Lalu dihajarnya. Mereka tahu siapa Marno itu. Seorang be yang cukup besar itu dikepung membabi buta. Menendang, me kas penjahat besar yang telah in- Bersambung hail 9 duduk mukuli menjauhi Di kota pun berita itu menjadi Para penduduk sudah siap de MINGGU PENTAS Ke SELAMA November 199 daya dipadati tidak sampai pertunjukkan Penonton kal sikan lakon F memperjuang nuraninya ya jak oleh ketida jeng yang di Nadjib mewak cil 'cord yang bersahabat lengkap denga Lakin Pak pakan sebuah lahan peristiw lahan bumi a Kanjeng den kecil yang me nya terinjak-i an. Dari aw mengalir fen dengan Pak H semula penu dengan kead lagi bisa memi nya dan Pak berontak Pada awaln seorang peju karena itu k negeri ini terw menyepi dan lantara di seb patnya yang b membuka la depan, denga lam kedamai nya meman Pak Kanjen dikenal sebag sahabatnya Cara Ba Sam zat seniata ki Vi Sistem vit untuk mengu bahan sepert karang banya pat-tempat p nuklir di Pern gara nuklir la ini, produk li ngan bahan b han tambaha kaca. Limbah da temperatu limbah ance hingga mend arkan, kemu pat dingin da Departeme mempelajari jak tahun 19 Massa yang t logi untuk m limbah cair naan lainny menangani sa bah medis. A (pembakar) a diproses. Lin Langsung din fikasi Para ilmuv men Energi kan dan men yang meleleh Northwest Pa an dengan Estrik. Ini me pengembang kasi tadi Begitulah. mang senant tuk segera d harus berhad la dana, sem pun masalah pol ringkali justr selalu be paling sukar at baik, ya.. kira. Celoteh yang bisa ber lebih baik lagi Dengan sule mereka dulu, para musisi B bin Crosby, E ratnya daging ren De berhobi ilmu hal-hal lain. St Juan at anda coba mendeng musik ini musi sendiri berjing ngikuti iraman Nikki Sixxx mengakui, K suatu yang kom seberang sana ngalami hal-hal pada band ini lainya dulu Sag erangkannya hanya dapat dim tohnya, anda lih dang duduk sam alat itu tiba-tiba tar itu. Suatu dan menancap c Film. SamSun Tetapi, sifat-sifa pada kita. setiap oran Dalam kont ini, musuh perj orang E ta bukan serakah dan pem lekat pada oran pun para pejuang Guna mencap perjuangan ya "film", sineas ki ngan otobiografi cam Presiden Son Ali Sadikin, AH karno dan yang kali lebih aman 5lmkan adalah m kini telah ta macam Sri karno Hatta, lain. Apa pandam reka terhadap P sa, penga apa saja yang di ka sa berjuang, ha itu, dan sebag Kalau sastra Ahmad Tohari a bis juga Toto Su dah mampu m dengan menying juangan bangsa nusiawi, sudah neas kita mela juangan yang m hanya hitam pu Kiranya, tak harapan kita b film tentang pe Soedirman dalam proses p yan dibicarakan ora (Muhamm 4cm