Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1994-09-18
Halaman: 05

Konten


N RAKYAT "HALAMAN ini Jadi atan mental. Soegijapranata gatan awal untuk menjaga ar tidak terkena gangguan Masyarakat umum sekarang kup mudah untuk mendap kan program pendidikan k an mental, seperti di Fakul kologi di perguruan ting asan (lembaga) tertentu Be pula di media massa sepertin , televisi, surat kabar atau m ah sering menyediakan siart u tulisan yang berisi p ikan kesehatan mental Mantan gurubesar pada Fak Psikologi UOM terseb ngingatkan akan arti penting kesehatan mental bag gkatan kualitas sumber day nusia Indonesia dalam me gun negeri ini. ara ini Bagaimana bisa membang syarakatnya banyak yang te ggu. jika kesehata Untuk membang nya sendiri saja susah, apalag uk kepentingan di lu nya" ujar Prof Sri Mulyan g kini bergabung dengan lah mantan mahasiswanya M yang saat ini berkiprah & Psikologi Unika Soep anata Semarang.. (Sgi-m ara Batalyon 10 Janabadra asehan Bela Negara tersebut diadakan dalam rangka yongsong peringatan HUT 5 Batalyon 10/UJB yang akan akan 10 Nopember 1984 datang. Maksud dan tujuan lakan acara tersebut, men Yuli Ihtiarto, untuk men ng para mahasiswa khusu dan masyarakat pada umun untuk lebih memahami, me mi dan melaksanakan tug gai warga negara dalam ha negara yang pada akhirny tercipta suatu kesadaran negara yang tinggi dikalang ahasiswa UJB enurut Kasi V/Humas lyon 10/UJB Retno Budi A a Sarasehan Bela Negara in dihadiri Rektor UJB Yogy a Wiwoho Sujono SH, Kas Mahakarta Dre Edy Purwan ara Danyon, Danden dan sat se-Mahakarta. Diks n, dalam rangkaian mem gati HUT Batalyon 10/UJB akan diadakan berbagai tan diantaranya, bakti sosial r darah, mencari SIM secara ktif, sepeda gembira untuk m, Bhakti Menwa, seminar pel korps serta tirakatan. YO (Ary)-b Santosa masuki ruang (KR-Nan) elawan dari berbagai kalan- Kedua partai tersebut juga iki lembaga-lembaga lobby angat kuat dan efektif, se- Common Couse", "Coalli- the Women Voters", "Rain- Coallition" dan "Interfaith for Aconomic Justice" ser kan masyarakat sipil (Civil lainnya yang sangat ber uh. gan pihak Kedutaan Besar Washington, kami dapat ber engan Duta Besar (Bapak Siregar), Councellor Minis cretaris Satu bidang Politik af lainnya. hari berikutnya kami di- g untuk memberikan pe di kediaman bapak Arif tri Harahap, Sekretaris bi- olitik dan membagi infor ntang perkembangan situ al ekonomi mutakhir yang di tanah air. n mengunjungi Lembaga kan Kejuruan (Profession ation), jadwal acara kami hington sangat padat, mi- mengunjungi Program on Studies, sebuah lembaga merican University, pimp of Dr Abdul Aziz Said, Ka mengunjungi dan sekali- awancarai secara resmi Joyce Davis dari US Insti Peace. Selain itu, Ms Neil ngatur kami untuk men International Institute ic Thought (IIIT), di Vir rta beberapa lembaga stu lainnya di seputar Wash T, kami ditemui oleh para emikir Islam tingkat du g menyediakan dirinya erdialog secara mendalam kami. Rata-rata mereka perhatian besar terha embangan pendidikan di rumpun maupun kegiat tan yang dilakukan oleh hal itu kami mengucap nakasih kepada Mr Shah m, Assistant Director De t of Human Development g telah bersedia mem banyak sekali publikasi -buku terbitan IIIT a kunjungan lebihku- inggu tersebut banyak unik yang kami alami. berkaitan dengan selera Perut kami khususnya Bersambung hal 9 MINGGU KLIWON 18 SEPTEMBER 1994 (12 BAKDAMULUD 1927) Kowani Menolak Lima Hari Kerja HAJJAH WINAFIYAH CHAWASI Mengajar Agama Kepada "KEDAULATAN RAKYAT HALAMAN 5 lima hari tapi ada ju- Misalnya di KEHIDUPAN kerja dengan kebijakan yang ada, maka bukan ke- hal tidak mungkin akan terjadi anak, Terlepas dari pro dan kontra, gejolak Seperti sosial. yang dilakukan De- grahan Para ibu memang sering men- Kanker Payudara, Masih Sulit Diatasi payudara. karsai las secara KEBIJAKAN lima hari kerja di semua instansi. Di DIY ini geluh, karena dilaksanakan lima pdikbud akan bisa mengambil keputusan secara benar. dan sekolah mendapatkan reaksi hanya ada beberapa yang sudah hari kerja, intensitas pertemuan keras para ibu yang tergabung melakukan lima hari kerja. Misal- antara ibu dan anak serta keluar- Dalam hal mensikapi dalam organisasi Kowani (Kong- nya di lingkugnan Kanwil De- ga menjadi berkurang. Sehingga kerja ini ada instansi yang hati- gres Wanita Indonesia). Sekitar pdikbud DIY kebijakan lima hari peran ibu khususnya yang beker- hati atau konservatif, 70 organisasi wanita dibawah ko- sekolah baru diujicobakan mulai ja dalam mengasuh anak menjadi ga yang progresif. IKIP Yogya, saat pemerintah bermasalah ordinasi Kowani menyatakan bulan September sampai Desem- berkurang. Jika sampai anak menolak kebijakan lima hari ker- ber 1994. berbuat yang menyimpang atau mengumumkan lima hari kerja, tam' tak pernah ja. Karena baik dari segi ekonomi, arakan. Dijadikan bahan sosial, dan dari segi yang lain tersebut akan dilaporkan ke De- maksimal, karena waktunya un- Kemudian jika hasil uji coba amoral, ibu tidak bisa berbuat lembaga tersebut langsung me- gunjingan dan selalu muncul laksanakan. Jika di lingkungan dalam permasalahan kehidupan tidak menguntungkan, jika dilak- pdikbud Pusat awal 1995 men- tuk bertemu dengan anak ter- Kanwil Depdikbud DIY dilak- sanakan saat ini. datang. Jika Depdikbud meng- batas. sanakan secara bertahap, di IKIP sosial. Penangkapan, pembersi- gai penyuluh agama pada tahun Apa sebenarnya yang mendasari Yogya langsung diterapkan. Seti- han dan penanganan, baik secara "Berdasarkan survei yang di- anggap bahwa kebijakan lima Bertindak Arif 1990. Tanggapan kurang sim- mereka berprofesi sebagai WTS?. hukum maupun pendekatan patik ini tidak mengendurkan se- lakukan semua organisasi di- hari sekolah itu menguntungkan ap hari Sabtu libur. "Untuk pelaksanaan lima hari sosial selalu mewarnai kehidupan mangat, alumnus Mualimat Yo- Ibu Chawasi menangkap bebera- bawah koordinasi Kowani meno- baru akan dilaksanakan secara memang perlu didahului gya ini untuk tetap melakukan pa kejujuran dan keterušteran- Kemudian Ketua Program Pas- mereka. lak. Selain itu tim ahli Kowani ju- serentak. survei yang cermat. Dalam survei gan mereka. Sebagai seorang ga mendukung sikap para ibu casarjana (PPS) IKIP Yogya, Dr Siapa sebenarnya tugasnya. Prof Conny menjelaskan, kebi- ini semua pihak perlu dilibatkan," yang dianggap 'Ibu', memang ser- Moh Amien menyambut baik ke- hadap kehidupan mereka. tersebut," kata Prof Dr Conny R jakan lima hari kerja belum meru- ujar Prof Conny. Aparat pemerin- bijakan lima hari kerja. Bahkan Ibu Hajjah Winafiyah Chawasi "Sebagai seorang guru, tugas saya ing menjadi tumpahan dan cura- Semiawan, Anggota Tim Ahli pakan keputusan. Jadi jika kebi- tah juga perlu bertindak arif adalah mengingatkan orang yang han isi hati. Secara rinci penye- Kowani, pada KR, usai mem- jakan ini tidak menguntungkan dalam masalah ini. Karena jika sebelum pemerintah melem- (74 th) adalah satu diantara sedang lupa. Agar mereka ingat babnya antara lain, dendam ter- berikan ceramah di Auditorium dan tidak bisa mendorong proses aparat pemerintah hanya bertin- parkan kebijakan baru itu, PPS sekian orang yang peduli ter- dan kembali ke jalan yang benar", IKIP Yogya, Kamis (15/9). IKIP Yogya sudah melaksanakan hadap keberadaan dan kehidu- pembangunan maka bisa jadi di- dak sesuai ujar isteri almarhum wartawan lima hari kerja. "Setiap hari Pas- pan wanita-wanita tuna bela Prof Conny, masyarakat sanakan. "Keputusannya sampai nyataan casarjana IKIP Yogya sudah bek- Sebagai kaum wanita dan ibu de- Dari kesimpulan yang diambil, gagalkan. Artinya tidak dilak yang diambil, tanpa melihat senior Chawasi. Ia menyadari erja sampai lima sore," jelasnya. cukup siap untuk me- awal 1995 mendatang," ujarnya. lakukan lima hari kerja dan lima mengaku lapan hajjah Winafiyah Dengan kenyataan yang tim- nya melakukan hari sekolah. Selain itu sarana sikap para ibu yang tergabung dan prasarana pendukung juga dalam organisasi wanita dibawah pdikbud bisa diambil contoh. belum memadai. Sehingga akan koordinasi Kowani ini perlu disi- Karena instansi ini, sebelum kebi- bul, sebelum kebijakan lima hari la. "Pada bulan pertama meng- jalankan diputuskan perlu diperhitungkan hadapi mereka, saya tidak tega", secara cermat. Sikap ibu-ibu yang ujar ibu Chawasi mengawali ceri- banyak mengalami hambatan ji- mak. Karena wanita biasanya jakan lima hari sekolah dilak- tergabung dalam organisasi wani- ta pengalamannya "Kalaupun ka kebijakan itu dilaksanakan lebih peka dalam menghadapi sanakan, jauh-jauh hari sudah di- permasalahan. Wanita lebih pe- ujicobakan. Dan semua jajaran perlu dipertimbangkan. Meski Penyuluh agama di taskan ta dibawah koordinasi Kowani dalam waktu dekat. han Yogya Hasil ujicoba rasa dan cermat serta teliti dalam yang ada di bawah Depdikoud sikap itu dianggap pahit, tapi hal Sebagai seorang penyuluh agama, dah-mudahan mereka diberi ke- Mereka dengan enteng men- Berdasarkan pemantauan KR, menganalisa permasalahan yang diberi keleluasaan untuk menge- itu sebagai masukan. Namun Ibu Chawasi bertugas membina, sempatan untuk keluar dari lem- gatakan: "Apakah cuma laki-laki memang saat ini kebijakan lima muncul. mukakan pendapatnya. Dari ke- keputusan tergatung dari pemer- membimbing para penghuni Re- bah hitam", kata Ibu Chawasi. saja yang bisa bersenang-senang, hari kerja ini belum dilaksanakan luhan dan pendapat ini pihak De- intah sendiri. (Sihono)-t sos untuk suatu saat mampu Sentuhan-sentuhan rohani yang sayapun sebagai wanita mandiri dan terbebas dari peker- dilakukan seminggu tiga kali ini, jaan maksiat tersebut. Seperti memang belum tentu mem- Tentang alasan ekonomi, bi- yang dibayangkan banyak orang buahkan hasil. Saat diberi penyu- asanya hanya alasan klise. untuk membina mereka tidaklah luhan, banyak yang menyadari. Walaupun memang ada. Seperti PAMELA (32) mencoba tidak penyakit serius. Bahkan kini di tral Registry-menyebutkan bila sar ilmuwan menyarankan de- mudah. Ini juga dialami oleh Ibu Tetapi begitu selesai, mereka yang dijumpai oleh Ibu Chawasi, terlalu memikirkan kanker da- Australia setiap tanggal 19 Sep- hanya sekitar 32 persen dari ka- ngan mengkonsumsi antioxidant Chawasi. Čibiran tidak hanya kembali melakukan pekerjaan- seorang penghuni resos yang lam hidupnya. Namun dia tak tember diperingati sebagai Hari sus kanker payudara yang bisa vitamin C dan E-diduga bis datang dari para penghuni Resos nya. Banyak faktor yang menye- masih tergolong bocah ketika di- Hajjah Winafiyah bisa menghilangkan trauma ke- Kanker Payudara-yang dipra diterangkan diketahui dengan je- amencegah kanker babkan mereka terbelenggu den- tanya: "Nak, kamu masih kecil. itu sendiri, tetapi juga dari orang Karena vitamin ini secara alami baik-baik. gan profesi mereka. Bagaimana perasaanmu bila "Saya sudah tidak melihat apa- Yang penting saya bisa bertahan akan melindungi sel dari keru Mengajar Agama Dendam Lelaki melayani orang yang sudah tua?. apa lagi, tua maupun muda dan hidup. Karena saya bodoh dan sakan kimiawi. Ada ilmuwan "Untuk apa ngurus mereka. Untuk mengetahui latar belakang Jawabnya sembari menangis yang menegaskan vitamin A begi- tu dikonsumsi akan aktif mela- wan bibit kanker. Para Wanita Tuna Susila para wanita penghuni lembah hi- las-jelas habis untuk tu. kok berapa orang kepada Ibu Chawasi ma kali Seperti kurang pekerjaan saja. Je dan yang mendasari para wanita wanita tuna susila begi- terjun ke lembah hitam ini, kita diajari agama", kata be- sering terjebak oleh yang ditujukan gan sému mereka. Ada yang men- ketika perta- gaku karena tekanan ekonomi menjalankan tugas seba- dan cerita-cerita klasik lainnya. keterusteran- yang peduli ter- hadap laki-laki, kekurangmatan- susila. gan mereka sebagai ibu rumah- tangga, rendahnya pendidikan bahwa, tugas membimbing mere dan kawin muda. trenyuh melihat kaum- pelanggaran susi- men- agama. membalas kelakuan suami den- Resos menjadi Sang- hasilnya, usaha saya mereka belum saya tetap berdoa mengen- gan perbuatan yang sama. banyak "Ini antara lain mu- oleh mereka", kata Ibu Chawasi. yang dilakukan bisa". - (KR-Aft). apapun bentuk perangainya. kepepet". (Arief Budiarto).-k Diet matian akibat kanker. Karena oleh Ny Anita Keeting (is- medis. dua saudara perempuan sekan- teri perdana menteri Australia). Ramalan Ada Bibit dung-meninggal akibat kanker Peringatan tersebut dimaksud- dalam Keluarga payudara dalam usia 37 dan 39. kan sebagai warning bahwa Apakah riwayat kesehatan ke- Ibundanya, dalam usia 58 me- penyakit ini perlu penanganan se- luarga berperan tinggi muncul- ninggal setelah menderita kanker rius. Serta mengupayakan pence- nya bibit kanker pada tubuh sese- paru-paru. Dan, dua bibinya pun gahannya. orang? mengalami hal yang sama setelah Tidak Menyerang Kasus Pamela pada awal tul- terkena kanker payduara. Perempuan Muda sian ini, misalnya. Mungkinkah dia tengah menunggu giliran "Saya mencoba melupakan se- Meski data statistik kanker payu- mua itu dan berserah diri kepada dara mengerikan, namun kenya setelah lima saudara sedarahnya Tuhan" katanya. taan menunjukkan bila kanker mati direnggut kanker? Dari data lembaga penelitian payudara jarang menimpa perem- Dokter Graham A Colditz dari resmi di Australia menyatakan puan muda (di bawah usia 35 Fakultas Kedokteran Universitas bila satu dari 13 warga negeri tahun). Riset dari The Australian Harvard (AS) dengan tegas men- tersebut terserang kanker. Enam Institute of Health and Welfare gatakan, "prakiraan munculnya di antaranya mati setiap hari. De (AIHW)-menunjukkan hanya bibit kanker pada diri seseorang mikian ditulis majalah Cosmo 33 perempuan di abwah usia 35 akibat terinduksi oleh saudara September ini. yang mati akibat kanker jenis ini sedarah, tidak meyakinkan. Bah Dan, kanker payudara yang apda 1988 (ketika dilakukan kan bisa dikatakan itu salah sama sekali" penelitian untuk validitas jangka momok perempuan me nunjukkan keganasan sebagai lima tahun). Kontrasnya, 82 penyakit pembunuh pula setelah persen dari data penderita kanker ini diderita oleh perempuan usia 45 tahun atau lebih. Yang kemudian muncul dan menarik minat masyarakat ada lah bagaimana cara preventifnya (pencegahan)? Namun kenyataanya: beluma ada jawaban yang jelas! Bahkan masih menjadi bahan perdebatan kalangan ilmuwan. ker payudara masih merupakan Data dari Cancer Councils Cen- politan, menjadi kanker terbitan leher rahim. Bahkan kan ker payudara, dinyatakan sebagai pembunuh dua kali lipat kanker apru-paru. Lembaga penelitian kanker di Australia memperki- rakan tahun ini 7.000 wanita ne- gara itu menderita kanker payu- dara dan 2.500 akan meinggal. dunia masih mengakui bila kan Agaknya kalangan medis se- PESONA Kain Motif Sebagai Busana Kerja dang identitas diri: usia 31, be- Mbak Chaliet yang baik; Saya mempunyai kain sepa- rat badan 62 kg, tinggi 160 cm. njang 4 meter, lebar 1,5 cm de- ngan motif saya sertakan. Bantuan Mbak, sangat saya nantikan. Ny Yuli Supriyanto - Yo- Mohon saran dan sket Mbak Chaliet untuk busana kantor. Perlu Mbak ketahui, meski ke gya. kantor saya selalu mengena kan busana muslimah. Saya karyawati bank swasta. Se- Ny Yuli yang baik; Terimakasih suratnya. Dan, di sini akan saya bikinkan sketsa sesuai dengan contoh kain yanga dik sertakan. Perhatikan three pieces yang terdiri dari blus panjang de- ngan aksen kancing satu di ujung leher, bahan dari contoh dipadu dengan celana palaco dari bahan yang sama. Beri vest/rompi panjang sesuai dengan blus dalam. Ba- han dari warna dasar kain yang adik miliki. Atau pilih salah satu warna polos. Untuk kerudung, sesuaikan dengan warna polos vest adik. Semoga adik suka. Pembaca Yth; Rubrik yang diasuh peran- cang busana dari Yogyakarta: Chaliet Bambang, ini bermak- sud membantu Anda yang memiliki problem busana. Kir- im surat lewat KRM, dan jan- gan lupa menuliskan data pribadi. (Red) Hal ini dikuatkan oleh penye- lidikan terhadap 2389 perempuan penderita kanker payudara dan ternyata hanya 9 persen saja yang keluarganya pernah mende rita kanker. Data lain menun- jukan 6,9 persen perempuan usia 30-an, mampu bertahan hidup le- bih dari 70 tahun, bahkan terbe- bas dari kanker. "Memfokuskan penyebab kanker pada health family histori adalah hal yang mengada-ada" kata Dr Colditz. Menjelang dan setelah meno pause, banyak dipercayai awam menjadi saat-saat suburnya kan ker payudara sehingga dimi- oleh haid-perempuan memiliki toskan bila makin lama memper- sedikit saja peluang diserang kanker. Melahirkan anak perta- nya anak sama sekali-disebut ma setelah usia 30 atau tak pu- sebut sebagai rawan kanker payudara. Pro-Kontra Pencegahan Melalui Pola Makanan Upaya pencegahan melalui po- la konsumsi, masih pula menjadi pro-kontra. Namun sebagian be- rendah lemak dan ka sangat berat. Disadari pula Sebagai seorang ibu muda yang bahwa selama masih di Resos, kurang berpendidikan, meng- para penghuni sulit untuk hadapi suami 'nyeleweng', maka kewajiban-kewajiban keputusan yang diambil adalah ee Tab meng konsumi banyak buah dan sayu- ran segar, diduga cukup efektif se- bagai pencegahan. Terbukti bang sa (perempuan) Jepang yang mengkonsumsi lemak relatif lebih rendah dari perempuan AS maka sedikit saja kasus kanker payudara yang muncul di sana. Upaya pencegahan yang dise- tujui kalangan medis adalah de- ngan pendeteksian sedini mung kin. Melakukan mammographic screening, amat dianjurkan bagi perempuan usia 40 tahun ke atas. Hal ini lebih cermat dan lebih bisa dipertanggungjawabkan -dari- pada mendeteksi sendiri dengan cara-cara yang sering dipublika sikan. "Lebih baik jangan ber spekulasi dengan kondisi Anda" saran Dr Marry Rickard, ahli Jumputan kreasi Chaliot kanker.' Bertahan Tetap Hidup dari Renggutan Kanker Terlepas dari konflik pem- bicaraan tentang kanker-baik dalam mitos maupun penelitian ilmiah fakta menunjukan, kanker payudara tetap menjadi leading penyebab kematian. "Bila Anda menjadi salah satu penderita" kata Robyn Wicks dari lembaga pelayanan konsultasi kanker payudara, "pertama-tama jangan terlalu panik. Dan, miliki- lah kemauan untuk sembuh dan bertahan hidup". Kemudian se- cara intensif dan bersemangat tinggi, melakukan pengobatan dan perawatan di bawah pela- yanan medis. Ternyata faktor psikologis, am- at membantu seseorang melawan *Bersambung hal 9 Tunjukkan Baik-Buruk Kepada Anak-anak nya. Hal ini terlihat dari adanya KELUARGA bukan hanya tempat lahirnya anak-anak yang saling kemudian menjadi manusia seba- arga adalah suymber dari pengembangan kepribadian agar menjadi utuh dan mantap. Demikian kesimpulan dari seminar sehari tentang keluarga yang disampaikan Romo Tan Thi- an Sing, MSF dan seorang kepala keluarga Suhardjo Hadi Sumarto, Rabu lalu. kontak, Adu Kreasi ART IAN N dalam 'Tie-Dye' anggota APPMI. Dengan dise- lenggarakannya An Exciting: Tie- Dye- seperti dikatakan Poppy Dharsono, Ketua APPMI, "kami memang bermaksud melestari- kan motif-motif tradisional de- ngan memberi peluang untuk membuatnya ke dalam high fash- ion atau busana-busana modern". DESAINER busana dari Yog- sesi dari para desainer busana yakarta, Chaliet Bambang, me- ngemukakan kepuasannya atas pagelaran busana An Exciting: Tie Dye-yang diselenggarakan APPMI (Asosiasi Pengusaha dan Perancang Mode Indonesia), di Ruang Puri Agung Hotel Sahid Jaya (Jakarta) belum lama ini. Chaliet seperti dua rekan lain- nya dari Yogya: Ardiyanto Pran- oto dan Dadang Koesdarto-me- mamerkan 12 karyanya. "Semua dari bahan teknik jum- put" kata Chaliet. patan tersebut, dia otomatis bela- jar banyak tentang motif tradi- sional. Bahkan, berikut teknik pembuatannya. Diakui Chaliet dengan kesem- bangkan motif tradisional, kemu- "Tujuan APPMI agar desainer anggotanya mampu mengem- dian mengaplikasikan ke gaun "Meskipun mereka berpencar dengan beragamnya kreasi yang saling modern-saya lihat cukup suk- mengabarkan keadaan mereka ses" kesannya. Hal itu terbukti gai penghuni dunia. Tetapi kelu- walaupun hanya lewat surat. tetap bersatu dengan saling muncul dan terekpresikan dalam busana-busana yang dipera- mengabari" lanjut Sumarto, ba- gakan. "Yang paling menonjol pak sembilan anak yang sudah adalah teknik pewarnaan yang berkeluarga semua itu. membuat peragaan busana nam- ahli keluarga lebih menyoroti dari pak seperti pelangi warna-warni" Tan Tian Sing MSF seorang kata Chaliet. hakekat keluarga Menurutnya, Dari segi warna, banyak de- keluarga adalah sekolah untuk sainer yang telah mengacu kepa- da trend warna 1995. Yakni war- pengembangan pribadi manusia ngan 'warna permen'. Sedang yang utuh. Ini memerlukan pros- na-warna terang atau populer de- "sekolahnya" sehingga dapat garis rancang, masih banyak es yang panjang sampai setiap anggota keluarga siap lulus dari cang tahun ini. Artinya, belum yang menuruti trend garis ran- membangun dunia sekitarnya. sekolahan itu, guru tertlalu istimewa. Kembali memasyarakatkan pasti memberikan ti orangtua harus menunjukkan jumputan, agaknya menjadi ob- petunjuk bagaimana yang benar. Ini berar- mana yang baik dan buruk. Dengan kenyataan ini berarti membangun keluarga tidak boleh 'disambi'. Karena dalam keluarga kita mendapat tanggung jawab menge- untuk membentuk manusia- mukakan kesulitan-kesulitannya. manusia kukuh, mantap dan mili- Atau keluh kesah dari pengala- man hari itu. Juga ketidaktan dalam segala hal. terus berkembang dan belajar Sebagai orangtua, juga harus puasan dari keluarganya. memahami apa yang diinginkan anggota keluarga" kata Romo Dalam keluarga perlu adanya saat untuk saling membagi perasaan bersama. Sehingga kita akan dapat memperhatikan kebu- tuhan keluarga secara keselu- ruhan. Diumpamakan, makan malam bersama adalah saat yang tepat untuk mengungkapkan perasaan itu. Seperti yang dialami keluarga Hadi Sumarto dalam seminar ini ia mengatakan betapa penting- nya saat kebersamaan pada makan malam. Sebab saat itulah dapat keluarganya "Anak-anak kami terbiasa me- nyatakan perasaan dan pengala- man mereka pada waktu makan malam" kata Sumarto yang sudah memasuki usia 80 tahun ini. Sampai saat ini menurut Hadi Sumarto, pengalaman itu ditu- larkan oleh anak-anaknya kepa- Dengan cara da cucu-cucu. demikian, mereka menjadi se- makin peduli terhadap kebu- tuhan orang lain selain keluarga- DESETAR Bekas Luka Operasi Ibu Pudji Yth; Belum lama ini, saya di- rawat di rumah sakit karena kecelakaan lalulintas. Seka- rang saya sudah sembuh dan boleh pulang. Namun saya memiliki ma- salah dengan bekas luka pada kepala yang memanjang pada bagian atas telinga. Luka tersebut membuat sebagian rambut aya hilang hingga se- karang nampak botak. Dan anehnya hingga sekarang ram but tak kunjung menunjukan akan tumbuh lagi. Nah, apa yang harus saya lakukan Bu, agar rambut se- gera tumbuh lagi? Setelah sembuh dari sakit yang cukup lama (hampir 3 bulan), saya ingin intensif melakukan perawatan kulit tubuh dan rambut. Mohon sa- ran Ibu, agar saya bisa mela- kukan sendiri dengan cara nonkimiawi. Oh ya, saya gadis umur 19 tahun, rambut lurus dan ber kulit sawo matang. Lestari - Wonosobo. Ananda Lestari; Ibu ikut bersyukur Nanda sudah sembuh dari sakit. Nah, tentang problem yang Lestari kemukakan barangkali Ibu tidak bisa memberi banyak jalan keluar. Sebab bila luka biasa biasanya rambut akan tumbuh normal kembali. Te- tapi bija luka itu menjadi keloid (penebalan) pada kunt memang sangat sulit ditum- buhi rambut. Untuk lebih je- lasnya, sebaiknya Lestari kon sultasikan langsung saja de- ngan dokter kulit. Sedang untuk perawatan kulit tubuh dan rambut, beri kut ini akan Ibu jelaskan. Perawatan kulit tubuh: "Pilling seminggu dua kali memakai jagung tumbuk ha lus dicampur dengan buah avokat yang sudah masak be- tul dan dilumat halus tetesi de- ngan air jeruk nipis sedikit. Masker tubuh seminggu dua kali dengan campuran: 1 butir telur ayam kampung dikocok, susu, air kenir sedikit, 2 sendok makan pisang ambon yang masak betul dilumat ha- lus, tepung maisena secukup- nya. Campuran tersebut dia duk hingga rata lalu oleskan rata dan tunggu hingga ke- ring. Setelah kering, basuh dan tepuk-tepuk dengan air men- timun dingin. Tunggu sampai kering juga.Kemudian oleskan baby oil atau minyak kelapa asli supaya kulitnya lembab. Gunakan baby oil atau minyak kelapa dua kali sehari setelah mandi. Dalam Tan. ap anggota keluarga, ini juga Dengan lebih memahami seti- akan menjadi pelajaran bagi anak-anak. Karena dengan de- mikian akan melahirkan calon 'orangtua' yang bermutu, serta pribadi-pribadi beriman yang ku- (Wahyu).-b at. Sedang perawatan rambut sendiri, sbb: Oleskan pada kulit kepala air jeruk nipis dan garam da- pur dicampur. Gosok-gosoklah perlahan-lahan, tunggu sam- pai Ijam. Lalu: Massage rambut dengan: campuran buah avokat yang sudah masak betul dilumat halus dicampur dengan san- tan, perasan wortel. Pijat sela- ma 10 menit, diamkan 30 menit. Kemudian dikeramas. Setelah keramas bersih, boleh dioleskan tonik yang sesuai de jenis kulit Nan da. Dan, jangan lupa minum sari buah dab makan sayur- mayur. Sekian saran dari Ibu, se- moga Nanda selalu sehat. RUBRIK ini, diasuh Ny Pu dji Lirnawati (Larissa Salon), membantu memecahkan pro blem perawatan kulit wajah dan rikma serta kecantikan pada umumnya, secara non- kimiawi. Kirim surat via KRM (Red). (Esti WN) Jaksa Sunarti: Tak Segan Menuntut Hukuman Mati SEBELUM tahun 1985, di lingkup kejaksaan dan pengadi- lan negeri Yogyakarta belum per- nah ada tuntutan hukuman mati Dan, memutus terhadap seorang penjambret" uang beberapa ribu rupiah saja. Hakim perkara tersebut dengan hukuman seu- mur hidup! antasan kejahatan) yang dipra- karsai oleh Bapak Moh Hasbi. "Tentu saja ini amat efektif mem- kriminalitas para gali berantas yang waktu itu amat tidak mem- buat nyaman. Apalagi bagi perempuan dan gadis-gadis" katanya. Karir Sunarti SH di dunia hu- kum telah diawali sejak 1962. Sunarti (lahir 13 September 1936) berpindah-pindah tugas. Pur- worejo, Kebumen, Salatiga, Am- barawa, Yogyakarta dan di Klat- en sebagai terminal terakhir. Karena sejak 13 September lalu, dinyatakan purnatu- Sunarti gas. SH Sebagai perempuan juga ibu- mengabdikan hidupnya se- hukum, bagai hamba -(KRM-Dwn). Sunarti Sungguh, masyarakat awam pun waktu itu amat terkejut atas putusan hakim tersebut. Namun akhirnya mereka maklum, bah- kan putusan Hakim itu diacungi jempol karena hanya dengan cara itulah para penjambret yang ke- mudian dikenal dengan istilah gali menjadi jera.. kata Ny Sunarti SH-yang waktu itu se- bagai Jaksa. Dan dengan kete- garan seorang penegak hukum mengaku telah banyak makan tak segan mengajukan tuntutan Ny E Sunarti asam-garam. "Karena tugas saya menegakkan hukum, saya justru Tapi, apa sebab terhadap pen- disabet, si pembonceng (perem- harus tahu hal-hal yang melawan jambret dia tega' menuntut puan) terkejut. Lantas jatuh hukum. Ternyata dunia ini penuh nyawa? menghempas aspal. Dalam per- kekerasan, kejahatan dan keti- "Karena meski uang yang di- jalanan ke rumah sakit, dia dakadilan" katanya. jambret hanya beberapa ribu ru- tewas. Mengaku piah, tapi menyebabkan nyawa Jadi layak kalau saya pun me- sip-prinsip Jawa. Yakni: jujur, seseorang melayang" kata Sunar- nuntut hukuman mati" tegas ibu santun, trapsila, tata krama, lu- ti mengenang. Dituturkan, pen- lima anak itu. wes, sugih iguh pertikel-Sunarti jambret waktu itu menguntit sep- menyatakan puas, karena bisa asang suami-isteri berboncengan mengabdi kepada negara sampai hukuman mati. Lahir OPK Buntut 'peristiwa pengadilan' sepeda motor di kawasan Gondo- yang menggemparkan itu, di- layu Yogyakarta. Ketika dompet adakannya OPK (operasi pember- bekerja dengan prin- Bersambung hal 11 Tienuk Riefki Demontrasi 'Paes Ageng Yogya' di Tokyo masing masing. ASIAN Bridal Summit, akan diselenggarakan di Tokyo Jepang. Pertemuan ini disponsori The Japan Bridal Association ini akan menjadi forum dimana para ahli tata rias pengantin bertemu, perkenalkan budaya tatarias, tata berdiskusi dan sekaligus mem- busana dan tata upacara adat Bukan peristiwa budaya yang kecil, bila pertemuan yang dise- lenggarakan di Tokyo akhir Janu- ari 1995 itu terlaksana. Sebab menurut President of Japan Bridal Association, Miss Yumi Katsura yang sengaja datang ke Jakarta untuk pertemuan pers, pertemuan ini akan diikuti 7 ne- gara Asia. Yakni, Cina, Korea Se- latan, India, Thailand, Malaysia, Jepang dan Indonesia. Bagi para ahli rias pengantin Indonesia, pertemuan di Tokyo ini tentu memberi semangat untuk melihat. "Apalagi tujuan Asian Bridal Summit ini lebih jauh dalam rangka pelestarian dan pengembangan budaya tata rias pengantin terutama di Kawasan Asia," ucap Ny Ning Sukarno, Ke- tua DPP HARPI (Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia) dalam pertemuan pers di Mustika Cen- tre, Kamis, Ajang Demontrasi Permintaan ke Indonesia sen diri sudah dilakukan sejak Juli lalu. Sebagai organisasi para ahli rias pengantin, DPP HARPI pun kemudian menghimpun masukan dari seluruh DPD. Dan melalui beberapa kali rapat akhirnya diputuskan 3 tatarias pengantin yang akan dikirim ke Jepang, yakni tatarias pengantin Solo Basahan lengkap dengan upacara adat panggihnya. Sedang tamba- hannya ialah peragaan pengantin Betawi dan Banjar. Pertemuan itu memang bukan Sebagaimana diungkap Miss Yu- sekadar dan ajang demonstrasi. mi Katsura dalam pertemuan pers di Jakarta itu, ada 2 kegiatan yang dilaksanakan. Pertama, Asian Wedding Symposium dan Asian Wedding Show. Sementara dari hasil rapat DPP HARPI wak- il dari Indonesia ialah Ny Ning MENDAPAT SOROTAN TAJAM UNICEF DAN ECPAT "Ini dapat saya pahami, karena Sukarno (Ketua DPP HARPI), Kali ini, akunya, saya memang BRAY Moorjati Sudibjo (anggota tidak membawa tatarias pengan- HARPI) dan juga Ny Tienuk Rief- tin Yogyakarta Yogya Paes ki (Ketua DPD HARPI DIY). Ageng maksudnya dalam Ke-3 utusan itulah nantinya Asian Bridal Summit di Tokyo yang akan mewakili Indonesia ke Jepang tahun mendatang. Jepang. Pada forum tersebut, BRAy Moorjati akan menjelaskan sejarah dan cara perkawinan, Ny Ning Sukarno sebagai ahli paka- ian pengantin tradisional. Semen- tara Ny Tienuk Riefki sebagai pakar rias pengantin yang akan mendemonstrasikan cara merias sekaligus mengungkapkan mak- na, simbol dan falsafah tatarias pengantin. Tugas ini tidak ringan. Ini merupakan tugas mewakili ne- gara Indonesia," ucap Ny Tienuk Riefki, seusai pertemuan pers kepada Kedaulatan Rakyat. Mak- sud pakar rias pengantin asal Yogyakarta ini, karena ia bukan sekadar mendemonstrasikan ke- piawaiannya merias pengantin tetapi juga pemahaman akan makna, falsafah dan juga simbol- nya. Banyak Ragam Indonesia memang memiliki banyak ragam tatarias pengantin. Dan 3 tatarias itu semuanya su- dah dibakukan serta merupakan hasil rapat DPP HARPI. Sebagai wakil serta utusan Indonesia, saya siap melaksanakan semua itu," ujar Ny Tienuk yang me- mang menguasai tatarias pengan- tin yang sudah dibakukan itu. Memang, lanjutnya, saya sela- ma ini dikenal sebagai perias asal Yogyakarta yang juga seringkali merias gaya Yogyakarta. Kalau pun kali ini tidak membawa tatarias pengantin Yogyakarta, ujar ibu 3 anak tersebut, saya mendapat 'gánti "Akhirnya, saya tetap mem- bawa tatarias pengantin Yogya Paes Ageng kedunia internasion- al," kata Ny Tienuk Riefki. (Niniek)-k. Jutaan Perempuan Muda Terperangkap Bisnis Seks ADALAH kenyataan yang dapat jutaan gadis di bawah memprihatinkan, bila saat ini ter- umur yang terperangkap bisnis seks. Tragisnya, data menun- jukkan keadaan itu terjadi di bisa dikatakan kontradiksi dari daerah kawasan wisata. Sehingga industri pariwisata yang kini ten- gah naik daun di seluruh penjuru dunia. Juni lalu, kondisi seperti ini dibeber habis di Bangkok (Thai- land) oleh Kelompok Eliminate Tourism dalam konferensi yang Children Prostitution in Asia membahas berbagai hal tentang kondisi dan nasib anak-anak di lokasi wisata. Mengapa kegiatan itu di Thai- land? lepas dari pengamatan kalangan Keadaan itu agaknya tak ter- yang berkecimpung dalam dunia Thailand pariwisata bahwa adalah salah satu pusat bisnis seks. Banyak orang berpendapat, prositusi merupakan profesi ter- tua di dunia. Dengan berbagai alasan, kaum wanita terpaksa terjun ke "dunia hitam" iní, den- gan cara sukarela maupun den- gan paksaan, bahkan tidak jarang Kebanyakan diantara mereka dengan kekerasan. terjebak oleh janji-janji muluk un- tuk mendapatkan pekerjaan yang layak dengan upah yang banyak mun kenyataannya, sebagian be- seperti artis atau pramusaji. Na- sar mereka dijadikan korban naf- su rendah kaum hidung belang. gadis di bawah usia 15 tahun Di balik bisnis seks itu ternyata ada kenyataan terlibatnya jutaan dalam bisnis prositusi dunia dan diorganisasi secara rapi, bahkan memiliki jaringan berskala inter- nasional dengan pola máfia. Fantastis Menurut catatan Dana Bantu- an Anak-Anak PBB (UNICEF), berusia 10-15 tahun di Brazil bek- sekitar dua juta anak perempuan erja sebagai wanita tuna susila. Angka ini terhitung cukup fan- tastis. Karena merupakan pen- orang pengacara anak-anak ingkatan yang tinggi, sehingga se- Brazil menyebutkan kepada komisi parlemen bahwa kota-kota di tepi pantai negeri telah meng- gantikan Thailand sebagai tem- pat tujuan wisata seks. Belum lama ini para pengacara di Brazil berkampanye dan mem- inta pemerintah agar mengakhiri wisata seks yang beroperasi di timur laut negeri itu. Mereka menyaksikan keny- ataan bahwa banyak anak perem- puan berusia delapan tahun di- la. Ketua Pusat Informasi dan Ke- rekrut menjadi wanita tuna susi- sehatan Sosial Brazil, Dilma Fe- lizardo, mengatakan, "Ini meru- pakan jenis wisata seks yang bi- adab." Felizardo tampaknya sangat kecewa terhadap sikap pemerin- tahnya dan menilai pihak berwe- nang tidak serius menumpas kegiatan itu. Bahkan telah meli- batkan pula kalangan hotel, supir taksi dan pemandu wisata di be- saro dan Caico. Anak-anak yang berapa kota, seperti Natal, Mas- direkrut itu kebanyakan adalah anak-anak jalanan. Di Brazil alasan yang paling prostitusi adalah kemiskinan dan, menonjol untuk memasuki dunia angka pengangguran yang tinggi karena sempitnya lapangan ker- ja. menimpa WTS di bawah untur di utara Thailand. Awal tahun ini Akibat kemiskinan pula yang saja terungkap data, sekitar 240 desa miskin di utara Thailand gadis usia 12-14 tahun dari desa- dipekerjakan sebagai pelacur di Bangkok. Bahkan informasi yang diper- oleh Kementerian Pendidikan Thailand memperkirakan ratu- san.lainnya siap bergabung. catat, para gadis itu akan pergi ke Kementerian itu juga men- selatan, Bangkok, dan kota-kota lainnya sebagai pekerja baru pa- da industri seks Thailand yang berkembang pesat begitu mereka menyelesaikan pendidikannya (sekitar bulan April). Sistem ijon Berdasarkan data yang dikutip dari Lembaga Nasional Pengem- bangan Administrasi dan Ke- menterian Pendidikan Thailand, ternyata selama ini para pengelo- la bisnis seks mempraktekkan sistem ijen. Instansi tersebut mencatat pu- telah diijon lebih dulu, yaitu dibi- la, ada 240 gadis yang diketahui ayai pendidikannya, tetapi kemu- dian direkrut menjadi WTS oleh para mucikari di Payao, Propinsi Chiangrai dan Lampang. Menurut Lembaga itu, ada sek- itar 500 gadis yang akan mereka, bergabung dengan sedang 1.500 lainnya bersiap se- dia pergi ke selatan untuk mengisi tempat-tempat pelacuran yang ada. Sementara itu data ECPAT memperkirakan, sekitar 400.000 hingga 500.000 anak gadis India terjerumus di dunia hitam, sedan- gkan di China mencapai 200.000 Thailand (200.000-250.000). Angka yang hingga lebih rendah tercatat di Filipina, Srilanka, Taiwan, Bangladesh, Pakistan dan Kamboja. 500.000, timbul reaksi cukup keras dari Belakangan ini, di Thailand masyarakat terhadap praktek bisnis seks. Para pejabat Ke- menterian Pendidikan dan para pekerja sosial berusaha mencegah terjadinya perekrutan gadis-gadis di bawah umur untuk dijadikan WTS, dan menganjurkan mereka untuk melanjutkan sekolah atau mengikuti pendidikan kejuruan praktis. Menteri Pendidikan Thailand, Samphan Thongsamak, meny- atakan, akan membuka pusat ko- ordinasi penanggulangan di Chi- angrai untuk memberikan ma- sukan kepada pejabat setempat, tokoh masyarakat dan pendeta Budha mengenai situasi yang ada sehingga mereka dapat memban- tu mencegah para gadis mening- galkan rumah mereka. Bahkan, Perdana Menteri Thailand, Chuan Leekpai, meny- atakan bahwa tujuan utamanya dibidang kesejahteraan sosial adalah pemberantasan pelacuran anak-anak. Namun ironisnya, pe- Thailand pemerintah sendiri turut terlibat penjualan jabat gadis dalam bisnis seks di Jepang. Seorang penasehat Duta Besar Thailand di Jepang menuduh para pejabat pemerintah Thai land mengadopsi gadis-gadis re- maja untuk kemudian dijual ke tempat perdagangan seks di Jepang. "Beberapa orang menggunakan jalur hukum dengan mengadopsi gadis-gadis remaja dan kemudian menjual mereka." kata Udom Sophito, seperti yang dikutip surat kabar berbahasa Inggris di Thailand. "The Nation". Sebagai bukti, dikatakannya, sebanyak 400 wanita Thailand tiap bulan minta kepada Kedu- taan Besar Thailand di Jepang agar mengembalikan mereka ke Thailand. Kementerian Luar Negeri Thailand memperkirakan, lebih dari 40.000 wanita negeri itu bek- erja secara gelap di beberapa lokasi hiburan Tokyo, ke- banyakan di antaranya sebagai wanita penghibur atau WTS. Sumbangan Jepang Secara terpisah, dalam rangka menanggulangi pelacur di bawah umur, Pemerintah Jepang menyumbang lebih dari 130.000 dolar AS (sekitar Rp 262 juta) kepada tiga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Thailand yang menentang prostitusi anak. Kelompok itulah yang baru- baru ini menyampaikan petisi kepada PM Chuan Leekpai untuk memprotes rencana Kementerian Dalam Negeri memperpanjang jam buka klub malam dan bar di seluruh negerinya. "Perpanjangan ini secara lang- sung atau tidak akan mempen- garuhi meningkatnya jumlah wanita dan anak-anak dalam pelecehan seksual," kata Dr. Kri- taya Archavanitkul, jurubicara satuan tugas untuk mengakhiri pelecehan seksual terhadap anak- anak di Thailand. Ternyata, di dalam pen- ingkatan kegiatan pelacuran di Thailand, masih ada masyarakat- nya yang peduli untuk menen- tang keadaan yang semakin parah itu. Di Filipina terjadi pula hal yang serupa. 'Bahkan kontes Miss Universe (Ratu Sejagat) yang di- adakan awal tahun ini menjadi sasaran kecaman kelompok wani- ta negara itu. Aktivis penentang itu mengatakan, kontes Miss Uni verse di Manila sebagai suatu ke- jahatan ditengah 100.000 wanita Filipina harus bekerja sebagai prostitusi untuk bisa memperta- hankan hidup. "Manakala para kaum pria di pemerintahan punya gagasan un- tuk 'menjual' negara, ide pertama yang muncul adalah untuk menyelenggarakan pagelaran tubuh wanita untuk ditonton," demikian pernyataan kelompok feminis Gabriela yang berang- gotakan 48.000 wanita. (Tantri Putri/Aminuzin)-m. 2CM 4cm