Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1994-12-10
Halaman: 11

Konten


AT" HALAMAN 10 SABTU PON 10 DESEMBER 1994 (7 REJEB 1927) "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 11 DEN KLATEN: GKRAH: uhardi A aroyo PS UCUK KLATEN: dt CH Nuryadi Sth dt CH Nuryadi Sth RTOSURO: rs Pieter B Mboeik arsowiryanto Suroso BYOK KARTOSURO: S Murjiyo akub Wignyo Raharjo YOLALI SLANGGEN: s Basukiyanto tro Sunarjo NGGING BOYOLALI: Yulianto AYU BOYOLALI: wandi PH Nining Wibisono. (KR-Dwn). Gelar Dangdut Akhir Tahun AKTIAN Pdt Mateus Susanto Budi SMOREJO KARANGAN- Suratmo rs Agus Yuliantoro KEBAKRAMAT GANYAR: Pujo Pranoto utarno ONOSARI KLATEN: ukiman urwokartiko yoto H TAK WONOSARI: KSRAN WONOSARI: uyoto N: ARANGDOWO PEDAN rs L. Purwanto uranto ASEMAN KOTA KLAT- arsanto ukas Sadimin Istrini Suryamin rs Wiyono YAMPRIT KLATEN: fudiono MULAN KLATEN: MBORAN KLATEN: HIBURAN DOMINASI CERITA IMPOR DI TELEVISI Perlu Diimbangi Tema Hukum dan Pendidikan Masyarakat BOOMING televisi saat ini tengah terjadi setelah merebak- nya stasiun televisi swasta ber- munculan. Dengan begitu, televisi salah satu media audiovisual yang sangat ampuh. Sebab, mam- pu menerobos ruang dan waktu di dalam keluarga. Sehingga, seba- gai media komunikasi audiovisual diharapkan program acara tayan- gan televisi mengandung aspek hiburan, informasi dan pen- didikan. tema alternatif, yang dapat di- angkat dalam sinetron seperti hukum, dengan pendidikan men- gangkat kehidupan guru, maha- siswa dan kehidupan masyara- kat," ujar Fred Wibowo, directur Audiovisual PUSKAT yang juga sutradara film dokumenter dan berkali-kali mendapat penghar- gaan tingkat internasional. tema-tema hukum penonton tanah selama ini di Purnabudaya Yogyakarta percin- OT YA Prayogo Sth it Mungki Aditya Sasmita t YA Prayogo Sth NOSAREN: nawan HK OLALI: us Wiyanto PUNTON: natan S nata hatan BABTIS INDONESIA PING: Wardono Wardono t Wardono andalannya saat AKHIR tahun 1994 ini Yogya RB berharap Okky Ardilla, den- bakal digoyang dangdut dengan gan suara yang bagus dan wajah- penampilan OM Intan Sahara. nya yang molek, cantik itu mam- Gelar Dangdut dalam rangka tut- pu tampil dengan prima dan 'be- up tahun yang diprakarsai Radio rani. Menurut Panitia yang lain. Retjo Buntung RB ini antara Wahyu Sadarmawan, hiburan ini lain akan menampilkan bintang sama sekali non-profit. Artinya, tamu dari Ambarawa, Okky Ar- dalam Gelar Dangdut 1994 ini RB dilla Penggemar dangdut di Yo- mengambil keuntungan. gya akan dibuat panas dengan pe- Hitung-hitung sebagai hadiah nampilan penyanyi "berani" yang akhir tahun untuk penggemar RB memiliki reputasi di Jateng dan yang selama ini menggandrungi DIY Selain Okky Ardilla OM In- acara dangdut, yang disiarkan se- tan Sahara juga akan melun- tiap malam curkan penyanyi takkan masih labil cara berpikirnya. "Indonesia negara hukum, se- tronkan. Tapi, dalam kemasan- hingga penyuluhan tentang hu- nya jangan verbal, sehingga kum sebaiknya diupayakan se- tidak cara terus-menerus baik lewat tukas Rudi Hartono, SH lagi. KKN, media radio, media cetak, Sementara Ramdion Naning ceramah-ceramah dan media au- SH, ketua Ikatan Advokad In- diovisual yang dikemas lewat donesia Yogya, melihat tema sinetron, Kadarkum Sambung hukum dan pendidikan memang Rasa dan sebagainya. LBH sen- masih sangat kurang. Memang Dengan begitu, lanjut Fred Wi- diri juga berusaha memberikan diakui, selama ini sudah banyak bowo, tema-tema hukum perlu penyuluhan hukum kepada ma- media radio maupun media cetak dikemas dalam sinetron oleh tele- Tapi, tampaknya merebaknya visi swasta, lebih-lebih stasiun syarakat di desa-desa. Sehingga, mengadakan ceramah dan penyu- televisi swasta masih cenderung TVRI yang siarannya dapat men- diharapkan dapat memiliki ke- luhan di berbagai tempat. Tapi, pada aspek hiburan dan informasi jangkau ke seluruh pelosok sadaran hukum. Tindakan pre- tema hukum dalam sinetron jus- yang lebih banyak terkandung air. "Memang ada beberapa si- fentif ini dilakukan bersama- tru belum banyak dilakukan se- unsur bisnis (iklan). Sehingga, as- sama baik TVRI, televisi swasta, cara kontinyu. netron yang mengangkat tema pemerintah dan tokoh masya- "Ternyata TVRI Pusat sudah pek pendidikan belum digarap hukum seperti Pedang Keadilan rakat," tutur Budi Hartono saat dalan program tayangannya. Mis- sering menggarap sinetron yang dibuat pihak kepolisian, na- alnya, tayangan sinetron, film. mun apakah sudah menyentuh ditemui di kantornya Jl Agus Sal- bertemakan hukum, atau TVRI im 36 Yogya. mega sinema, telenovela masih substansinya? Biasanya, baru Yogya lewat Problema Kita yang produk import. Sedangkan sine- Sebenarnya, lanjut dia, banyak akhir-akhir ini juga sering di- judulnya, belum mengupas isi- tron juga masih mengangkat nya. Atau tema-tema hukum dan tema hukum yang dapat diangkat tayangkan meski belum kontinyu, tema-tema yang tak sesuai den- dalam sinetron. Misalnya, ten- tapi saya menghargai upaya tero- pendidikan lainnya," tandas Fred gan kehidupan masyarakat kita. Wibowo lagi. tang hubungan sepasang remaja bosan yang dilakukan. Sebab, Menurut Fred Wibowo, sine- melakukan seks sebelum nikah. televisi swasta tampaknya masih Budi Hartono SH, kepala Ketika terjadi hamil, dikatakan pasif dalam mengangkat sinetron tron, film atau apa saja istilahnya, Bidang Humas Yayasan Lembaga bahwa hal itu dilakukan suka tema-tema yang disajikan pada tema hukum dan pendidikan Bantuan Hukum Yogyakarta, ju- LANGKA, tetapi nyata benar- Sadewa terlalu inelodramatik", harapan kalau pementasan ini sama suka tidak ada unsur pak- dalam keluarga. Kalau pun masih masyarakat masih berkutat sep- ga sependapat dengan Fred Wi- benar terjadi di Bangsal Kepati- Pertemuan yang mengharukan bisa dilaksanakan secara peri- saan, pasti yang dirugikan pihak ada beberapa, misalnya Si Doel utar percintaan, kekerasan, ac- bowo. Bahwa tema-tema hukum han Yogyakarta, Pekan lalu se- itu tampak terlalu dipaksa. perempuan, meskipun sudah Anak Sekolahan yang men- odik. Dalam hal ini Pemda sangat tion klasik atau modern. Con- buah pertunjukan "wayang wong dan pendidikan keluarga dalam cukup umur. "Melihat kasus gangkat budaya masyarakat Puncak Konflik tohnya, sinetron berjudul Den- tayangan televisi atau wayang orang digelar di tem- Lakon Mahabarata sendiri me- bisa mendorong per gelaran wa- dam Membara, Si Buta duri Goa masih sangat minim. Yang dis- tersebut pengadilan agama, atau Betawi. Yang disampaikan Si peps pengadilan apa pun tidak dapat Doel Anak Sekolahan itu di pat yang agung ini. Pertunjukan mang merupakan puncak konflik yang wong ini. Hantu, Kesaksian. dan seba- ajikan televisi swasta pada kesenian rakyat ini termasuk yang selama ini terjadi memaksa mereka menikah, kare- dalamnya sudah mengandung as- gainya Memang ada beberapa umumnya tema tentang na dilakukan suka sama suka. langka, karena mengambil gaya Pendawa dan Ngestina. Persoal sinetron yang baik, seperti Si Doel taan dan kekerasan (action), se- pek hukum. Nah, di Yogya Solo, padahal pentasnya di Bang an yang selalu mengganjal yang lebih beruntung, ketimbang Solo. Menurut Undang-undang Perka- banyak kehidupan sosial dan bu- Anak Sekolahan yang men- hingga sangat memprihatinkan, Kepatihan Yogyakarta. Tam- menimbulkan konflik itu adalah Ketika ketoprak Siswo Budoyo di- gangkat tema lokal budaya winan No 1/1974 yang sampai daya yang dapat diangkat dalam karena dampak dari tayangan sekarang masih berlaku, kecuali cerita sinetron, paknya hal ini sah-sah saja, kekuasaan atas negara yang di- tolak akan main di halaman-hala- Betawi, Kesaksian, Soero Boeldog film, sinetron dengan mudah hubungan seks sebelum nikah itu dalamnya juga apalagi yang main adalah seni- wariskan nenek moyangnya. Pa- man Mangkunegaran suatu ironi. yang di dalamnya mengandung mempengaruhi tingkah laku masih di bawah umur, pihak pria aspek hukum. Dan saya percaya, man wayang wong gabungan dari da saat Pendawa masih anak- Solo sebagai kota budaya dan ben- misi pendidikan dan aspek hu- masyarakat, terutama remaja Solo dan Yogya. anak, maka negara yang mes teng kokoh seni tradisi, Wali ko- dapat dilaporkan polisi, kemudi- TVRI Yogya mampu mengemas kum. "Sebenarnya masih banyak dan anak-anak yang biasanya an dituntut. Sebenarnya banyak dalam sinetron," tandas Ramdlon Pertunjukkan wayang wong itu tinya menjadi milik dua generasi tanya tak mau wilayahnya di "ko- Naning SH. sendiri mengambil lakon "Salya itu dikukuhi oleh Ngestina. tori" oleh "sampah ketoprak ini. Mahawira" atau bisa juga disebut Dalam lakon Şalya Mahawira ini Ini barangkali suatu sikap yang Sementara Agustina Prasetyo "Salya Madeg Senopati". Pentas Salya rela, menghadiahkan ne- Murniati Sucipto, Yayasan Lembaga Konsumen In- sekretaris "pethilan" dari Mahabarata ini donesia Yogyakarta mengatakan, tampaknya memang lebih modern, sehingga lebih tema hukum dan pendidikan hidup memberikan kemungkinan yang dikemas dalam sinetron di- komposisi gerak yang rasa sangat efektif. Bloking-bloking itu menurut ko- mentar Sal Murgiyanto memang digarap, sehingga masuk di dalamnya. Lakon Salya yang disine- merasa digurui," yang Adegan Setyawati yang nekad akan bunuh diri. Langka, Pentas Wayang Orang Gaya Solo di Bangsal Kepatihan (KR-Asp). berperan, bagaimana secara rutin antara Lebih Beruntung Tampaknya Yogya dan Jakarta sal yang terdapat sbenarnya berbagai di tak dikemas lebih apik. gara yang diminta Pendawa. tapi Pendawa sendiri tampaknya tidak mau menerima 'hadiah', Pendawa memilih jalan 'mere- dengan Te kota lain. Hal itu mengingat televisi merupakan media yang sekarang ini dapat menjadi sarana nikasi dengan masyarakat yang efektif. Dengan begitu, upaya komu- EK JAGA ni Darmantono Jl Priy- Rt 3 Rw IV, drg Umar Sidoluhur 67. jaga pukul: 08.00-11.00 EK: Kimia Farma' Jl pto 72 (telepon 35547), Laweyan 7 (telepon Widuran Jl Sutan 101 (telepon 33045), aras' Jl Gatot Subroto, dr Sutomo 42 (telepon jaga pukul: 09.00-12.00 17.00-20.00.-(Hut). AL RUKTUR TALIS XIX MARET m HOTEL 20 adapi Era Konstruksi PU Jakarta A andung Eng. abaya rakarta break, blocknote, stofmap FTARAN GUNAN STRUKTUR Maret. MS) 271) 47069-36663 55 ember 1994 Nasional JR urakarta GALARY 1 00 15.00 17.00 10.00 21.00 30 15.30 17.30 10.30 21.30 NSNAYNA TE NASYA NATASARI EPRASTICA Su dalam Cinta 115.00 16.00 17.00 10.00 21.4 GFU WASTER 13.30 15.30 17.30 16.30 21.00 RO DEV 13.00 10.00 17.00 10.00 21.00 HEAVY METAL Boyis Are Easi in Menurut Cut Djumadi, pen- gelola Gelar Dangdut 1994 yang menurut rencana akan dipen- taskan di Gedung Purnabudaya. Kamis (29/12, mendatang OM In- tan Sahara akan mengerahkan penyanyi andalan seperti Nining Wibisono, Dwi Haryono dan seba- gainya Namun yang jelas Gelar Dangdut akhir tahun ini murah meriah, hanya membayar Rp 1.000 dapat gratis sampel obat dan kopi bubuk. Selain disedi- akan ratusan door prize untuk pengunjung Seperti diungkapkan Herry S. Selain memberikan hiburan se- hat, sekaligus momentum ini bisa dimanfaatkan untuk jumpa moni- tor Penggemar dangdut yang se- lama ini hanya bisa bertemu lewat udara yang disiarkan RB maka kali ini bisa jumpa lang- sung. Selain murah meriah, pani- tia Gelar Dangdut 1994 juga menyediakan hadiah hadir an- tara lain, kompor gas, radio, payung dan masih banyak lagi. Cut Djumadi berharap Purnabu- daya bisa menampung sekitar 2.000 penonton, dan penga- manannya mendapat bantuan dari Brimob Gondowulung. (Asp)-z Vetty Vera Siap Hibur Penggemar di Purawisata YOGYA (KR) - Penyanyi dan- gdut ibukota Vetty Vera, Sabtu malam ini akan menghibur penggemarnya, dalam pentas di panggung hiburan Purawisata, jalan Brigjen Katamso Yog yakarta. Dalam pentas yang dige- lar Es-Es Enterprise Purawisata, bekerjasama dengan sponsor Kopi Tugu Luwak, akan diiringi OM Goro-goro Yogyakarta. Menurut salah seorang panitia pentas Suroso, yang didampingi Hasan dari Kopi Tugu Luwak di Yogya kemarin, sejak Vetty Vera namanya terkenal lewat lagu Sedang sedang Saja, hingga kini belum pernah tampil di Purawisa- ta, walau dua tahun lalu pernah pentas di Gembira Loka. Karena Vetty Vera. (KR-Dwn). itu, dengan ditampilkannya Vetty Dalam pentasnya nanti. Vetty Vera nanti, yang akhir-akhir ini lagu barunya Repot dan Ganti Ba- di dampingi Dwi Haryono, Tarti penyanyi lokal ju cukup ngetop, diharapkan bisa yaitu memuaskan penggemarnya di Yo- Puspita, Rini Samantha dan Okky Ardila. gya, ujar Suroso. (Dwn). PENINGKATAN SDM: Untuk menghasilkan materi tayangan televisi yang berkualitas, juga memerlukan sumberdaya manusia yang berkualitas. Salah satu upaya RCTI dalam me- ningkatkan sumberdaya manusia adalah melalui pendidikan dan latihan. Seperti nampak pa- da gambar, sebagian peserta diklat kru RCTI angkatan III di Studio Audio Visual PUSKAT Yo- gyakarta sedang mengadakan praktik lapangan. Diklat berlangsung belum lama ini selama dua bulan, diikuti 17 peserta. RI Tetap Bersedia Beri Bantuan Kesehatan dan Keluarga Berencana NUSA DUA, BALI (KR) Presiden Soeharto menge- mukakan, Indonesia tetap berse- dia membantu negara-negara berkembang lain terutama di bidang kesehatan dan keluarga berencana "Kami tetap akan membuka diri untuk membagi pengalaman kami lebih lanjut, kata Kepala Negara, di Nusa Dua, Bali, ketika membuka Kongres Internasional ke-7 Federasi Asosi- asi Kesehatan Masyarakat se Dunia (WFPHA), Indonesia sampai sekarang telah menerima lebih dari 2.100 pejabat senior dan kader-kader ta Presiden, didampingi Menkes pembangunan dari 80 negara, ka- Buya: Gus Dur Terpilih tak Masalah Bagi PPP JAKARTA (KR) - Terpilihnya KH Abdurahman Wahid sebagai Ketua Umum PBNU dalam Muk- tamar ke 29 di Cipasung awal pekan ini, sama sekali tidak ada masalah bagi Partai Persatuan Pembangunan. Sebab Muktamar NU tersebut mengamanatkan un- tuk tetap melaksanakan Khittah 1926. Hal itu dikatakan Ketua Umum DPP PPP H Ismail Hasan Metareum SH menjawab per- tanyaan wartawan di Jakarta. Menurut orang nomor satu dalam PPP ini, kalau NU tetap melaksanakan Khittah 1926, ma- ka setiap nahdliyin memiliki ke- bebasan untuk menyalurkan as- pirasi politiknya kepada salah satu orsospol sesuai pilihannya "Jadi, siapapun yang dipilih oleh muktamar NU untuk menja di Ketua Umum hai itu sama sekali tidak ada masalah bagi Partai Persatuan sejauh ketua umum terpilih secara konsisten melaksanakan Khittah," katanya. didirikan Partai Persatuan telah Selain itu menurut Buya, sejak menetapkan bahwa keanggotaan partai adalah perorangan bukan unsur Jadi, tidak ada yang perlu dipersoalkan dengan terpilihnya Gus Dur kembali sebagai ketua umum PBNU Menyinggung mengenai kon- solidasi partai. Buya menjelaskan konsolidasi partai di tingkat pusat telah selesai dengan dite- Pertimbangan Pusat). Mulai Jan- tapkan anggota MPP (Majelis uari 1995 mendatang, konsolidasi ditingkat wilayah kemudian di akan memasuki tahap berikutnya lanjutkan ditingkat cabang, yang diharapkan telah berakhir pada Agustus 1995. Dalam rapat pleno pertama MPP yang berlangsung kemarin, di Sekretariat DPP Partai Persat uan, Ketua Umum DPP men- Dari 31 anggota yang datang dari gukuhkan seluruh anggota MPP. berbagai daerah, bail ulama dan cendekiawan hanya seorang anggota yang berhalangan hadir Rapat Pleno yang dipimpin oleh Ketua MPP KH Maemun Zubair membahas tata kerja dan program kerja MPP masa bhakti 1994/1999. "Kami berharap pada Januari 1995 seluruh program kerja MPP sudah dapat dilak- sanakan tegasnya. dari MPP adalah memberikan Menurut Buya, tugas utama pertimbangan dan saran-saran kepada DPP yang dilakukan se- cara kolektif. Sebelum pertimban- gan dan saran tersebut disam paikan ke DPR, terlebih dahulu Menanggapi berlangsungnya dibahas dalam pertemuan MPP rapat pleno MPP tersebut, Buya menyatakan kegembiraannya se- bab melihat ada kegairahan dari semua anggota MPP untuk menyampaikan pandangan guna membesarkan partai. "Pandan- gan itu sangat berharga bagi DPP karena diberikan oleh para ulama cendekiawan partai," dan katanya. (Issa)-y Suyudi dan Gubernur Bali Ida Bagus Oka. Kepala Negara, yang juga Ke- tua Gerakan Non Blok (GNB), menegaskan, Indonesia akan memberikan yang terbaik bagi se- mua mitranya itu agar mereka tidak usah menempuh perjalanan saat pertameperti Indonesia pada saat pertama kali memasuki ja- man pembangunan. "Dengan kemitraan yang tulus, kita pasti bisa berbagi pengala- man dan bekerjasama memban- gun untuk sebesar-besarnya kese- jahteraan keluarga dan masyara- kat kita". Dengan kemitraan yang jujur dan tulus hampir pasti segala hal yang tidak bisa kita selesaikan sendiri akan dapat kita selesaikan secara gotong royong bersama- sama, tegas Presiden Kerjasama yang jujur dan tulus itu akan mambawa manfaat tim- bal balik. Bangsa-bangsa yang sedang membangun akan dapat mengurangi ketinggalannya dari negara-negara yang telah maju. AIDS Kepada 600 lebih dokter dan ahli kesehatan masyarakat dari 72 negara yang akan bersidang hingga 8 Desember, Presiden Soe harto juga mengatakan ker- jasama antarnegara perlu di- galang, terutama atas munculnya penyakit-penyakit baru. "Muncul jenis-jenis penyakit baru yang tidak kami kenal se- belumnya, misalnya HIV/AIDS. Karena itu tidak ada jalan lain ke cuali kita semua harus meng- galang kemitraan antarbangsa yang akrab", kata Presiden. Dengan menjalin kemitraan itu, maka semua negara bisa menyatukan kekuatan dan ke- mampuan sehingga tiap bangsa bisa menjaga diri atau memerangi berbagai penyakit dengan sebaik- baiknya. maka dunia yang makin kecil ini "Tanpa persatuan yang ikhlas, akan tidak bisa lagi memelihara sumber daya manusia yang tang guh untuk melanjutkan pemban gunan ekonomi yang memadai" kata Presiden. Dengan kemitraan, akan dibangun dunia baru yang penuh dengan keadilan dan kesejahter- aan yang menyejukkan. Ketika menjelaskan penangan- an kesehatan masyarakat di In- donesia, Presiden menyebutkan pemerintah bersama masyarakat mengembangkan pusat-pusat ke sehatan masyarakat seperti Rumah Sakit atau Klinik yang tidak berdinding. penduduk "Saya katakan klinik tanpa dinding karena masyarakat sendiri sesungguhnya telah men- jadi staf-staf klinik yang baik. Kliniknya tidak berdinding kare na rumah-rumah sendiri sesungguhnya kita jadikan halaman klinik yang ada di kecamatan atau desa. Anggota masyarakat sendiri adalah kader- kader kesehatan yang rajin", katanya. Besarnya peran masyarakat, telah mengakibatkan kemajuan- kemajuan di bidang kesehatan. Dicontohkan, jika pada tahun 1965-1970-an tingkat kematian bayi masih di atas 145 per 1.000, maka pada awal tahun 90-an su- dah turun menjadi 55 per 1000. 65 Tahun Tingkat kelahiran yang pada tahun 70-an masih 5,6 anak telah turun menjadi di bawah angka tiga anak di tahun 1991. Seba- liknya usia harapan hidup yang semula jauh di bawah angka 50 tahun, sekarang telah menjadi 62 tahun dan diharapkan naik lagi menjadi 65 tahun. nasional itu masih terus berkem- "Angka ukuran keberhasilan bang dengan sangat menge sankan karena masyarakat kami sadar terhadap arti penting kese- jahteraan dan kesehatan keluar- ganya", demikian Presiden Soe- harto. Kongres Internasional ke-7 Federasi Asosiasi Kesehatan Ma- syarakat sedunia yang diikuti 600 peserta dari 72 negara itu akan membahas 145 makalah. (Mgn)-a (KR-Frans). daerah Yogya misalnya. Sebaik- (Khocil Birawa)-z Pergelaran Wayang Kulit dengan 2 Kelir 5 Dalang SOPYAN (10/12) dua kelir. Kali perlu dikembangkan di kota- Pergelaran yang membela seni- man rakyat ini perlu terus dikem- bangkan. Para seniman sendiri but kembali haknya yang sudah harus bekerja ekstra keras bukan dirampas Ngestina saja untuk meyakinkan pihak perang Bharatayudha. Salya me- penguasa, tetapi juga untuk me- muji sifat ksatria Pendawa yang ngundang partisipasi swasta. Ka tidak mau dan mendapatkan 'ha- lau partisipasi masyarakat penon diah'. Maka dengan berat hati ton, tampaknya tak menjadi per- Salya menyatakan diri menjadi soalan. Karena pertunjukkan senopati dalam Perang Bhara- yang hanya semalam itupun ba tayudha. Dari sini konflik batin nyak diminati masyarakat dan terjadi yang membuat Setyawati, wisatawan mancanegara. Modal permaisuri Salya murung ingin atau mati. unsur teatrikal Mahawira menyo- TVRI baik pusat atau pun TVRI dorkan problematika dan per- juangan Pendawa dalam upaya mengembalikan tanah tumpah nya upaya tayangan sinetron lep- darah as atau sinetron pendek tetap di- yang "dikukuhi" gestina. Lakon ini memiliki kekuatan pa- inilah yang tayangkan (diproduksi), dan se- baiknya pula pihak televisi swas- da dramatika yang digarap secara bunuh diri. Karena bagaimana- seniman wayang wong khusus- intens. Hanya Sal Murgiyanto pun anak-anak Pendawa masih nya terus bisa berkarya. ta mulai memproduksi sinetron Jakarta menurut Sal Mur- menyayangkan bahwa adegan keturunan darah dagingnya sen- yang bertema hukum dan pen- pertemuan antara Salya dengan diri. Namun semuanya tak bisa giyanto, tampaknya lebih berun- didikan. kedua keponakannya Nakula dan mengelak, urusan negara tak per- tung dibanding kota-kota seperti nah memandang sanak saudara, Yogya dan Solo yang merupakan SOPYAN 'DIUNDHUH' MENPEN HARMOKO yang ada adalah bertahan, hidup pusat budaya dan benteng perta- hanan seni tradisi. Tahun 1966- Salya harus berhadapan den- 77 Jakarta mendapat Gubernur gan Puntodewa dan semuanya itu yang peduli terhadap kehidupan tampaknya yang mengatur ada- kesenian. Bukan hanya memba- lah Tuhan Yang Maha Esa. Pe- ngun Pusat Kesenian Jakarta Ta- patah mengatakan "sapa sing man Ismail Marzuki, tetapi juga HW dkk Sabtu dari Yogyakarta. Mereka antara salah seleh". Karena Ngestina te- membentuk lembaga-lembaga ke- malam ini kembali lain Yati Pesek, Idur Daryadi, dan lah menguasai yang bukan hak senian seperti Akademi Jakarta. menggelar wayang kulit dengan Ngabdul. Selain itu juga akan di- miliknya maka Prabu Salya men- Keberadaan Dewan Kesenian ini yang 'nanggap iringi gendhing yang ditangani jadi korban kesalahan itu dan Jakarta sendiri sebagai "counter- bukan sembarang orang, melain- Sugeng Surono dan Ki Murjono. gugur ketika harus menghadapi part" Pemda, didengar suaranya kan Menteri Penerangan RI, H "Seperti biasanya, dalam ade- keponakannya sendiri Puntode- dan gagasannya menjadi pertim- Harmoko. Sopyan dkk yang akan gan gara-gara juga akan dilan- wa. Kesaktian Salya yang bisa bangan Gubernur dalam meng- ndalang di Kertosono Nganjuk tunkan tembang-tembang pop mengumpulkan para "dhemit" ambil keputusan bidang kesenian Jawa Timur ini dalam rangka dan ndangdut yang sedang nge- sangat tidak berarti, kalau me- dan kebudayaan. Tersedianya fa- kaulan memperingati seribu hari trend. Karena itu iringan juga mang itu sudah digariskan oleh silitas di Jakarta nyaring gaung- nya di seluruh Indonesia. Sampai wafatnya ayahanda H Harmoko akan ditambah alat musik key- "Maha Penguasa Bumi" ini. sekaligus peresmian Pondok Pe- board yang dipadu dengan alat Secara menyeluruh pertunju- sekarang wayang wong Bharata santren Kertosono Nganjuk. musik gamelan. Dengan begitu ci- kan wayang wong gabungan ke- mendapat subsidi dari Pemda ta rasanya akan sangat terasa," kesempatan ini, menu- lompok wayang wong Yogya dan DKI senilai Rp 10 juta/tahun. Ge rut Sopyan, akan menampilkan jelas Sopyan. Solo cukup bagus dan menurut dungnya selalu dipugar oleh Pem- lakon Aji Norontoko". Tidak da dan bagaimana yang di dae- Menurut Sopyan, Menpen Sal Murgiyanto tinggal meng- seperti biasanya, yang akan Harmoko sebenarnya pernah garap vokal agar semuanya tam- rah, tentunya juga tergantung 'mayang' dua kelir ini bukan em- menyaksikan pargelaran wayang pil dengan baik. Soal penarinya, Pemda dan partisipasi seniman kulit dua kelir, yakni dalam pen- tampaknya, bisa digarap dan ada dan masyarakatnya. (Adhi Sp)-t pat orang, melainkan lima orang. tas di Pagelaran Kraton Solo Para dalang yang akan tampil terdiri Ki Sukoco, Ki Edi Suwondo dalam rangka Langen Bhakti (anak dalang Ki Sugito kembaran Dalang untuk mengenang dalang Ki Sugati), Ki Murjono, Nyi kondang Ki Narto Sabdo tahun Suharni (dari Sragen), dan Sopy- 1992 lalu. "Dalam pergelaran menggunakan dua kelir ini saya an HW sendiri. dan teman-teman hanya sekedar Pergelaran wayang ini juga akan dimeriahkan dengan pe- mengembangkan," kata Sopyan. (Fie)-k nampilan para pelawak terkenal Dalam Musim Kemarau Tahun Ini Terburuk Sepanjang Sejarah JAKARTA (KR) - Menteri Ne- gara Urusan Pangan/Kabulog Ibrahim Hasan membenarkan bahwa musim kemarau tahun ini merupakan terburuk sepanjang sejarah. Karena biasanya kema- rau itu paling lama hanya tiga bu- lan atau empat bulan, tapi tahun ini mencapai tujuh bulan. "Ini merupakan yang terburuk sepanjang sejarah, karena bi- asanya kemarau itu paling lama tiga bulan atau empat bulan, tapi tahun ini mencapai tujuh bulan, jadi orang tidak bisa mera- malkan," ujarnya ketika ditanya apakah kemarau tahun ini merupakan yang terbu- ruk, seusai menghadiri silaturah- mi Ikatan. wartawan man yang masuk yaitu 400.000 ton yang jatuh tempo sampai bu- lan Desember. Kemudian ada yang bersifat komersial mencapai beberapa ratus ribu ton, jadi ke- seluruhan pengembalian sampai sekarang mencapai 700.000 ton lebih yang berasal dari G to G (Pe- merintah dengan Pemerintah) dan Counter Trade. Mengenai proyeksi tahun de- pan, dikemukakan akan ada ke- naikan harga dan itu telah diu- mumkan akan mulai berlaku pa- da Januari nanti. "Saya kira ini akan merangsang para petani un- tuk menanam, apalagi nanti har- ganya akan sangat bagus, sekarang saja sudah bagus," ujarnya. Persaudaraan Haji Indonesia di Istana Negara Jakarta mulai Namun dengan datangnya hujan yang turun, sekarang sudah banyak lahan-la- han yang mulai dikerjakan untuk ditanami, sehingga kegiatan op- erasi pasar sudah mulai dik- endorkan. "Sesuai petunjuk Presi- den, karena hujan tiba-tiba turun, mereka yang sudah siap lahan- nya sudah menabur benih. Mala- han padi ladang sudah ada yang siap dipanen, dan ada sebagian sudah masuk kepasar," ujar Menteri Ibrahim Hasan. erasi pasar tidak dihentikan, Diingatkan bahwa kegiatan op- karena biasanya kalau hujan tu- run permintaan berkurang, dan kalau tidak turun hujan per- mintaan akan bertambah. Se- mentara itu operasi pasar sudah bagian masyarakat yang gemar mulai dikendorkan, ada selera se- pada beras berkualitas tinggi. "Prospeknya kalau hujannya malkan. Belajar dari pengalaman bagus, kita kan tidak bisa mera- masa lalu, biasanya kalau kek- eringan akan ada hujan yang lebih banyak dan juga penennya lebih baik," ujar Menteri sambil menambahkan bahwa produksi beras tahun ini diharapkan bisa sama dengan tahun 1993 yaitu 48 juta ton. Ditanya apakah Indonesia akan impor beras atau tidak, Menteri Ibrahim Hasan men- gatakan ada pengembalian pinja- Mengenai stok beras di Bulog sekarang mencapai 850.000 ton lebih. Dengan stok sebesar itu be- rarti persediaan aman, karena ke- butuhan setiap bulan 2 juta ton. "Kita dukung untuk operasi pe- gawai negeri sebesar 165.000 ton, dan juga operasi pasar. Kita telah melakukan operasi pasar sejak bulan Pebruari 1994 lalu sampai sekarang," tambahnya. Mengenai operasi pasar tempo hari merupakan yang terbesar karena mencapai 160.000 ton, dan itu belum pernah terjadi. Sedangkan untuk pegawai negeri dan ABRI tiap bulan sebesar 350.000 ton, ujarnya lagi. (Mgn)-y KETUA MAHKAMAH AGUNG: Sinyalemen 50 Persen Hakim tak Baik, Bukan Suatu Aib JAKARTA (KR) Asumsi mantan Ketua Muda Mahkamah Agung (MA), Prof Asikin Kusumahatmadja yang meng- ungkapkan bahwa 50 persen hakim tidak baik ditanggapi Ke- tua MA baru, Soerjono SH bahwa itu bukanlah suatu aib tapi se- buah masukan yang berarti demi tegaknya hukum di Indonesia. Namun tentang benar atau tidaknya yang diungkapkn itu perlu dilakukan penelitian ter- lebih dahulu. membuka seminar di Soerjono mengatakan dengan terus terang mestinya jika dia membeberkan asumsi seperti itu, harus bisa melengkapinya de- ngan data-data yang jelas. "Jika Prof Asikin tidak bisa membuk- tikan dengan data yang jelas, su- dah jelas bahwa apa yang diperki- rakannya itu tidak benar. Jadi, ya jangan tanya tindak lanjutnya dulu," kata Soerjono yang saat itu mengaku baru tiba dari daerah dalam rangka tugas. Yang pasti, tambahnya, masalah re-check dari penelitian Prof Asikin sendiri belum ada. Bahkan mungkin Asikin sendiri belum mengadakan chek and re- chek. Ketua MA Soerjono mengata- kan itu kepada wartawan, usai tentang Wawasan Penegakan Hukum Dalam PJP II, Jakarta. Diadakan hasil kerja Jika Pak Asikin berani menga- sama Majalah Dwi Mingguan Fo- takan seperti itu, berarti dia itu rum Keadilan dengan Forum mempunyai dasar dan bukti-buk- Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi). ti yang dapat ia pegang untuk mengenai mempertanggungjawabkannya? Menurutnya, masalah benar atau tidaknya de- Tanya wartawan. ngan apa yang dilontarkan oleh Ketua Muda MA tersebut dirinya sama sekali belum menge- tahuinya. "Jadi untuk itu pihak kami akan segera mengadakan penelitian bersama dengan partemen Kehakiman," ujarnya. "Nanti kita akan minta data- data itu dari Pak Asikin. Kalau perlu saat kita membicarakannya dengan Departemen Kehakiman dirinya kita undang pula." (Ful)-a Puisi-Musik Kyai Kanjeng Pasti Digelar di Surabaya tim telah SURABAYA (KR) Perge- laran Puisi Emha dan Musik Kiai Kanjeng dipastikan akan digelar di Gedung Go-Skate Surabaya, 29-30 Desember 1994. Polda Ja- mengeluarkan izin un- tuk pementasan. "Izin ini membu- at kami merasa plong," ujar Rach- mat R, pimpinan Salam Pemuda Interprise Surabaya (SPIS), penyelenggara pergelaran. "Kami mengucapkan teri- makasih kepada seluruh aparat keamanan di Jatim, khususnya Surabaya. Kami berharap, kekhawatiran politis atas acara ini dengan ser dirinya tertepis. In- sya Allah pentas ini akan mem- berikan makna kultural bagi masyarakat," ujar Rachmat lagi. Meski sebelumnya Emha dan Komunitas Pak Kanjeng pernah dicekal di Surabaya, namun berkat kerja ekstra keras SPIS se- jak Oktober lalu, dan rasa optimis bahwa izin bakal turun, akhirnya upaya itu membuahkan hasil. "Sebelumnya kami memang san- gat yakin atas keterbukaan dan kedewasaan aparat keamanan di Jatim. Dan, ternyata keyakinan kami terbukti," kata Rachmat. Rasa lega itu juga diakui Butet Kartaredjasa, pimpinan produksi Komunitas Pak Kanjeng. "Hi- tung-hitung kami bisa menebus kekecewaan penonton yang tak bisa menyaksikan pementasan drama Pak Kanjeng, karena dicekal beberapa waktu lalu," ujarnya. Menurut Butet, meski bentuk paket antara Puisi Emha dan Musik Kiai Kanjeng dengan dra- ma Pak Kanjeng berbeda, tapi substansinya sama, yakni seni pertunjukan yang menawarkan sikap kritis terhadap keadaan. Dan, dalam pergelaran di Surabaya nanti akan tampil pula tiga pemeran tokoh Pak Kanjeng, yakni Joko Kamto, Novi Bu- dan Butet. Mereka dianto, bersama akan membacakan puisi Klembak Menyan' karya Cak Nun. Sementara itu penata musik Kiai Kanjeng, G Djaduk Ferianto mengatakan, dalam pergelaran nanti ia bersama tujuh pemusik lainnya akan menyajikan 'dua eksperimentasi musik, Jazz Odjo Dumeh dan Kebyar-Kebyar karya Gombloh yang diaransir khusus. (R-50)-z Saksikan Grand Final Lomba Nyanyi Pop II RPB Anna Swalayan - PMC 1994 Menampilkan Slap Rappin SMA Tirtonirmolo Sanggar Suwung Yogya Sabtu 10 Desember 1994 jam 19.00 WIB di GOR DWI WINDU BANTUL KOTA Ticket Box Rp. 1000 Color Rendition C 4cm 2CM