Tipe: Koran
Tanggal: 1981-04-09
Halaman: 06
Konten
BERITA YUDHA - KAMIS. 9 APRIL 1981 metropolitan JAKARTA Gubernur Tjokropranolo didampingi Wadanjen Kopasandha Brigjen TNI-AD Djasmin sedang melihat dari dekat rumah mungil yang akan Teroris pembajakan DC-9 GIA di Bangkok diserahkan kepada Ny. Fadillah Achmad Kirang, janda almarhum Achmad Kirang pahlawan anggota penumpas baru-baru ini. Penyerahan rumah ini akan dilakukan pada Hari Ulang Tahun ke-29 Kopasandha pada 16 April mendatang dimana rumah termasuk berada dalam kawasan Proyek Perumahan Pondok Indah Jakarta Selatan. (Foto: R.20). Menteri Kesehatan Suwardjono Suryaningrat didampingi wakil Menteri Muda Urusan Peranan Wanita sedang melihat dari dekat proses pembuatan jamu dan kosmetika tradisionil 'Mustika Ratu' yang diresmikan Rabu siang yang dihadiri juga oleh Gubernur Tjokropranolo. (Foto: R.20). Produk Jamu Harus Dapat Dipertanggung Jawabkan Jakarta, April (BY). Menteri Kesehatan Dr. Suwar- djono Suryaningrat mengatakan, produk jamu tradisionil yang dibuat di pabrik Mustika Ratu harus dapat dipertanggungjawabkan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mening- katkan kesejahteraan rakyat ba- nyak. Demikian dikatakan Menteri kemarin saat meresmikan untuk yang pertama kalinya pabrik jamu tradisionil dan kosmetika PT. Mustika Ratu di Ciracas Pasar Rebo, yang dihadiri Gubernur DKI Tjokropranolo dan Ketua Iwapi Ny. Kemala Motik. Selanjutnya dikatakannya, me- mang sebenarnya jamu tradisionil dan kosmetika dari warisan nenek moyang kita itu sangat mempunyai nilai effektif. Selain itu bahan2nyapun masih banyak yang tersedia di alam Indonesia, hanya yang penting jamu pembuatan (obat) dan kosmetika tradisionil tersebut masih perlu dikembangkan lebih luas dengan penelitian yang mendalam. Dipesannya pula agar para Pengurus LKMD(K) benar-benar Gubernur dalam sambutannya mengatakan, kita jangan sampai melupakan hasil kekayaan alam kita yang dapat dijadikan obat2 dan kosmetika, jangan hanya berkiblat dari ramuan2 luar negeri. Sehingga pembuatan jamu tradisionil PT Mustika Ratu jangan sampai melupakan, jamu tersebut harus dapat membuat orang laki2 makin ngganteng, sehat dan kuat dan wanitanya makin cantik dan kuat. Muker LKMD (K) Jakpus Dibuka Jakarta, April (BY),-- Musyawarah kerja yang diadakan setiap tahun oleh LKMD(K) yang dimulai di tingkat Kelurahan, Kecamatan dan Walikota bukan untuk mode-modean, namun yang terpenting untuk mencapai titik pemecahan persoalan dalam kegiatan sehari-hari LKMD sehingga lebih berdaya-guna dan berhasil guna bagi kepentingan masyarakat banyak. Wakil Gubernur IV DKI Haki Choirmain mengatakan hal itu dalam pengarahannya pada Musyawarah Kerja (Muker) LKMD(K) tingkat kota Jakarta Pusat Rabu pagi di ruang serbaguna Kantor Walikota yang diikuti para Camat, Lurah, Pengurus LKMD(K), ibu-ibu PKK Kelurahan, para Sudin Tehnis yang dihadiri pula oleh Muspida, Wakil Walikota, Sekretaris Kota dan Team Pengarah pada pejabat Pemda DKI Jakarta. Presiden Direktur PT Mustika Ratu Ny. Mooryati Sudibyo dalam sambutannya mengatakan, pabrik tersebut kini memproduksi 40 jenis kosmetika dan tradisionil 70 ramuan jamu2 tradisionil yang mempunyai daya pemasaran sampai ke Malaysia dan Singapura. (R-36).*** Tubuhnya agak gemuk pendek, sedangkan usianya empat puluhan. Dia menjelaskan bahwa dia telah mendengar tentang diri kami dari pejabat-pejabat Novosti dan dia ingin membicarakan artikel-artikel tentang ilmu Sementara Walikota Jakarta Pusat Soeminto Hadisiswoyo dalam laporannya mengatakan, Muker LK- MD yang akan berlangsung selama dua hari ini berthemakan "Men- ciptakan, merencanakan, mengembangkan dan menggerakkan sumber-sumber potensi wilayah melalui wadah (LKMD(K), dimaksudkan untuk lebih meningkatkan fungsi dan peranan LKMD(K) dalam melaksanakan K.G.B DAN PARA PSIKOLOGI KARYA: HENRY GRIS-WILLIAM DICK. ALIH BAHASA: M.S. ARDHALIWA. menghayati akan tugas dan kewajibannya dalam usaha men- sejahterakan warganya dan harus benar-benar mengerti serta memahami akan kedudukan Jakarta sebagai Ibukota Negara. Penyusunan program tahunan harus didasarkan akan kemampuan, sesuai kondisi setempat, jangan terlalu muluk-muluk sehingga sulit dilaksanakan. Susunlah program- program yang pragmatis dan agar penanganan kebersihan lingkungan mutlak menjadi program LK- MD(K). (318) "Konklusi: Ekor Kasus Robert Toth" pengetahuan yang mungkin bisa ditulisnya dalam waktu senggang buat kami. Kedenga- dia cukup rannya pantas untuk diajak ke dalam kamar kami. Sesaat kemudian dia berbicara dengan agak cemas bahwa isterinya yang masih Rumah Mungil Komplit Buat Ny. Fadillah Kirang 0 M, jamban keluarga 40 buah, CK, Pos Kesehatan, Kran Umum n gerobak sampah dengan biaya . 106 juta lebih. Dari partisipasi masyarakat yang rkena proyek jika diperhitungkan ngan uang seharga Rp 206 juta piah. Jakarta, April (BY). Gubernur DKI Jakarta Tjokro- pranolo kemarin melihat langsung sebuah Rumah Mungil di komplek Pondok Indah-Kebayoran Lama, yang akan dihadiahkan kepada Ny. Fadillah Kirang janda almarhum Lettu Achmad Kirang. tersebut Dikatakannya, rumah mungil sangat cocok dengan keluarga ny. Fadillah Kirang dengan empat orang anaknya, karena rumah tersebut masih diwilayah Jakarta dan untuk anak2 yang masih sekolah rumah tersebut tidak jauh dari sekolah. Pertimbangan janda almarhum Kirang mendapatkan rumah terse but, menurut Gubernur, bagia seorang pasukan atau jandanya yang tidak aktif lagi akan lebih senang tinggal diluar komplek. Rumah mungil tersebut akan dilengkapi dengan perlengkapan baik meubelairnya, alat dapur sampai ke pesawat Televisinya semuanya dari Gubernur. Tetapi walaupun demikian, apabila Ny. Kirang masih menghen- daki perobahan disana sini agar dapat tinggal lebih nyaman, Gubernur masih bersedia memper- baiki rumah mungil tersebut. Rumah Mungil yang dimaksud- kan itu terdapat di jalan Alam Elok IV/UD 21 Pondok Indah, yang kini satu2nya rumah diantara sekian banyak rumah yang masih kosong. Dalam peninjauan tersebut juga disaksikan Wadanjen Kopasandha Brigjen Djasmin. Brigjen Djasmin inilah yang saat itu dimintai pendapat dari Gubernur tentang rumah Mungil tersebut. RESMIKAN JALAN MHT DI RAWABEBEK Sebelum peninjauan ke Rumah Mungil, itu, Gubernur didampingi Walikota Jakarta Barat Eddy M. Shoheh meresmikan proyek MHT di kampung Rawabebek-Jakarta Barat. Menjawab pertanyaan pers, Gubernur menandaskan proyek MHT sampai sekarang kurang menjangkau 3.301 hektar atau sekitar 3,5 juta jiwa penduduk sudah dapat menikmati MHT. Berarti pemerintah sudah dapat memberikan subsidi kepada separo jumlah penduduk di Jakarta. Proyek MHT tersebut sangat besar pengaruhnya bagi peningkat- an harkat kehidupan masyarakat kecil, malahan banyak ibu yang mengandung makin berkurang, juga masalah gizi dll. Pembangunan proyek MHT di Rawabebek, masing2 dibangun jalan kendaraan 1.300 M, jalan orang 3.621 M, saluran penghubung pembangunan wilayah Rp. 738,7 juta. Walikota menggambarkan bahwa usaha swadaya masyarakat setiap tahunnya terus meningkat. (R.11), Untuk itu Walikota Jakarta Barat Eddy M Shoheh menghimbau nasyarakat Jakbar, agar dengan rela emberikan tanah dan memotong mahnya bila sewaktu waktu akan kena proyek MHT. Karena yek MHT pada dasarnya untuk ayani kebutuhan masyarakat yak dalam meningkatkan kehi- an dan penghidupan. (R-36)*** J arta, April (BY),-- Kereta2/gerbong khusus untuk angkutan barang Ingatasi a kah nantinya untuk, keranjang buah2an atau sayur2an agaknya amat dibutuhkan oleh para pengguna jasa kereta api di lintas Bogor- Jakarta oleh karena hampir setiap harinya tidak sedikit buah2an dan sayur2an diangkut ke Jakarta untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Ibukota & sekitarnya. Keadaan yang demikian ini dapat dilihat dan dirasakan oleh masyarakat pengguna jasa angkutan kereta api setelah berulangkalinya dilancarkan operasi "Gemas" (gerakan memberantas asongan, calo2 dsb) selama 2 tahun terakhir ini, dan di waktu2 yad di lintas yang padatfrekuensinya itu. Jika saja tidak ada atau belum adanya KA khusus itu, apakah yang berupa KA dengan gerbong2 barang sebagai rangkaiannya, atau yang berupa KA campuran, akan selalu timbul masalah angkutan tsb mengingat sarana yang bisa disediakan oleh PJKA, khususnya EBT PJKA, masih amat minim, lebih2 kereta yang sekarang disediakan olehnya terbatas pada KA langsam yang hanya sekali meluncur dari Bogor menuju Manggarai jam 04.25 dan tiba di tempat tujuan kl. 2 kemudian. Kereta api ini baru kembali ke Bogor jam 16.28, dan kereta2nya sambil menanti keberangkatan menju Bogor, selam beberapa jam itu, menunggu di Spoor 7 setasiun Manggarai jika tidak diman- faatkannya. Setelah masyarakat pengguna jasa kereta angkutan api yang menggunakan kereta langsam, terkadang tidak mau naik KA tsb, mereka banyak yang ingin menggunakan KRL. Namun karena KRL dan KRD hanya untuk angkutan orang, maka mereka dicegah oleh para petugas PJKA. Tetap harus menggunakan kereta api langsam. dan jika tidak mau maka HALAMAN VI Jaksa Agung Mendadak Tinjau Kejati Jakarta Jakarta, April (BY),-- Kores 707/Khusus Pelabuhan Tanjung Priok berhasil membongkar kasus penggelapan berupa gula pasir sebanyak 22,2 ton atau 222 bal. Gula ini berasal dari Ex KM New Swan yang di angkut dengan truck B-9578 PE dan B-9575 AC milik perusahaan angkutan PT UKA, dikemudikan pleh RS dan LS. Menurut sumber Kores sedianya gula pasir tersebut akan dikirim ke Gudang Bulog Sunter Jakut. Tetapi oleh kedua sopir bukan dikirim ketempat tujuan, namun langsung dibawa kearah jurusan Kerawang Jabar dijual kepada se rang penadah. Setelah selesai mereka menjualnya truck dibawa kembali ke Jakarta ditinggalkan di daerah Cilincing, kedua sopir langsung kabur. Selang waktu kemudian RS dan LS diketahui melarikan ke daerah Taruntung Sumatera Utara, Dengan adanya informasi ini diadakan pengejaran kedarah ter- sebut dan berkat kerjasama antara Kepolisian Kores 207/Taruntung Kereta Khusus Untuk Bara Nampaknya dipersilahkan menggunakan sarana angkutan darat lainnya. Kereta2 api memang sampai, kini tetap menjadi himbauan masyarakat pemakai jasa angkutan karena pengoperasiannya menyajikan jasa angkutan kereta api kepada masyarakat untuk memperlancar arus barang dan manusia/ penumpang dengan tidak melepaskan grafik perjalanan kereta api yang ada. Dan mengenai hal ini tentunya tidak luput dari tugas pokok PJKA yang menyelenggarakan jasa angkutan di atas rel guna memperlancar arus barang dan penumpang, menunjang peningkatan pembangunan sektor lainnya, serta ikut dan berperan dalam membina kesatuan bangsa serta negara kita. muda usia ketika itu sedang tidak terdapat sesuatu kesa- menunggu dia di lantai lah fahaman mengenai alasan bawah. Bolehkah dia menga- kehadiran kami di Rusia. jaknya naik ke atas? Tentu Kehadiran kami di sana tidak saja boleh, tukas kami. lain hanya untuk melakukan beberapa wawancawra menge- nai riset ilmiah populer, lain Beberapa saat kemudian dia muncul kembali bersama isterinya, seorang wanita tidak. muda yang cukup menarik. Kemudian waktu makan siang Setelah makan siang kami- pun berpisah, dan kami tak tiba, dan kami setuju untuk pernah lagi mendengar ten- makan siang bersama pasang- an tang kabar beritanya. Tetapi suami isteri itu, dengan persis satu tahun kemudian, syarat kami yang membayar ketika kami berada di nya. Dia menyelidiki kami Leningrad dalam rangka perja- dengan mengajukan beberapa lanan untuk keperluan pem- pertanyaan mengenai jenis beritaan yang berikutnya, pertanyaan yang kami ingin tiba-tiba kami dihentikan kan. Kami memberikan jawa seseornag di lobbyy Hotel ban secara hati-hati, sehingga Leningrad, "Hallo, Tuan Jakarta, April (BY). Jaksa Agung Ismail Saleh SH kemarin lakukan tinjauan mendadak ke Kejaksaan Tinggi Jakarta, ketika siang itu berlangsung Rapat Kerja antara Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta R.B. Soekardi SH dengan Kejari2 se Jakarta. Sehingga tidak seorang petugaspun yang mengenal bahwa yang datang itu adalah Jaksa Agung. Piket jaga yang ditanyai "BY" mengatakan bahwa ketika Jaksa Agung masuk ia tidak mengira sama sekali bahwa yang masuk itu adalah Jaksa Agung. "Soalnya saya belum mengenal wajahnya secara pasti mas!", katanya sambil ketawa. Humas Kejaksaan Tinggi Jakarta Tjik Manan SH kelihatan sibuk sekali, sampai2 ia turun tangan untuk jadi juru parkir mobil Jaksa Agung yang datang menyusul kemudian. "Ah, kebobolan...., kebobolan...!", katanya. Rapat Kerja dengan Kejaksaan Tinggi siang itu sebetulnya sudah usai, dan masing2 peserta sudah siap menuju meja makan untuk bersantap siang, tiba2 saja mereka melihat ajudan Jaksa Agung Samiriado yang dikenal mereka dan memberitahukan bahwa Jaksa Agung sekarang telah berada di tengah2 mereka. Mengetahui hal itu, kontan semua peserta Rapat Kerja masuk kembali ke ruangan rapat dan tidak jadi makan siang. Ajudan Jaksa Agung Samiriado mengatakan, ia sendiri tidak mengira bahwa Jaksa Agung siang itu hendak pergi ke Kejaksaan Tinggi Jakarta, setelah tiba di Jl. Gajahmada baru disadarinya tujuan Jaksa Agung. Ketika itu katanya ia hendak melakukan hubungan dengan Kejaksaan Tinggi dengan Walki- Tolki, tapi hal itu dilarang oleh Jaksa Agung. Kira2 sepuluh meter dari Gedung Kejaksaan Tinggi Jakarta, Jaksa Agung kemudian turun dan berjalan kaki ke Kejaksaan Tinggi Jakarta. Jumlah barang angkutan. Berdasarkan data2 yang diperoleh, khususnya mengenai angkutan barang di lintas Bogor - Jakarta, selama bulan Pebruari tahun ini dari . Cilebut telah diangkut sebanyak 8380 KG, Bojong Gede 8940 KG, Citayem 25.650 KG, Depok 7410KG, Pasar Minggu 750 KG dan Duren Kalibata 150 KG, jumlah seluruhnya 51.280 KG. Jumlah ini semakin meningkat ketika operasi "Gemas" ditingkatkan. Sebagai contoh dalam bulan Maret lalu dari Cilebut menjadi 16.430 KG, Bojong Gede 28.850 KG, Citayem 60.350 KG, Depok 3420 KG, Lenteng Agung 4100 KG, Pasar Minggu 2600 dan Duren Tiga 0 KG sehingga keseluruhan berjumlah 116.810 KG, naik sebanyak 60 ton. Melihat hal2 demikian, maka dipandang perlu untuk diusahakan adanya lagi kereta2 api di lintas tsb, bila perlu menjalankan KA2 langsam yang beberapa waktu yl. dihentikan karena Loknya dipergunakan untuk angkutan Lebaran '80. Selain itu agar tidak banyak kerja lembur, maka pengoperasian KA2 tsb dijalankan pada siang hari, macam KRL2 yang ada. Dengan demikian Sehari sebelumnya Jaksa Agung telah pula mengadakan tinjauan mendadak ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, waktu tiba di gedung Kejaksaan itu Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tidak kelihatan berada ditempat. Hukum dipatuhi bukan karena ditakuti, tapi dipatuhi karena masyarakat sendiri memahami hukum itu sendiri. Itulah tujuan Jaksa masuk desa. Ketua Munas Pemberi Bantuan Sopir Larikan Simanis, Dibekuk dengan Kores Metro 707, kedua sopir berhasil ditingkap ditempatnya masing-masing. Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak polisiKores 707 terhadap kedua sopir, diketahui para perantara dan penadah pada waktu diadakan penjualan gula pasir yang digelapkan. Mereka dilacak kedaerah Kerawang, berhasil ditangkap masing2 Ab dan Ben sebagai sedang perantara penadahnya bernama HS. Semua yang terlibat telah diamankan polisi untuk mempertanggung jawabkan segala perbuatannya. Dukungan Munas. Akhir Maret 1981 yang lalu Jaksa Agung Ismail Saleh mengatakan, bahwa bulan Juni 1981 mendatang Kejaksaan akan masuk ke desa2 untuk memberikan bimbingan dan penyuluhan hukum bagi masyarakat desa, sehingga hukum betul2 dapat dihayati dan kehadiran para penegak hukum betul2 dirasakan sebagai pengayom masyarakat, bukan lagi momok yang menakutkan. mukum Boedhi Soctrisno SH mengatakan pada "BY", pada perinsipnya Munas mendukung rencana Jaksa Agung tsb, tapi katanya alangkah baiknya kalau diikut sertakan juga advokad, pengacara penasehat hukum, peraktek atau pokrol didalamaya, disamping juga mengikutkan wartawan. Dengan demikian katanya mungkin kesuksesan untuk memberikan bimbingan hukum bagi masyarakat desa akan betul2 dapat dicapai. Sementara didaerah yang sama, Kores 707 berhasil menggulung kawanan pencuri yang beroperasi didaerah Pelabuhan Tanjung Priok, Mereka yang berhasil ditangkap 5 orang dari 10 pelaku masing2 Sup (25 th), Gs (45 th), Mar (27 th), Sa (50 th) dan Tar (25 th) dan saat ini telah meringkuk ditahanan Kores tersebut. Kejadian bermula pada tgl. 5 April lalu sekitar jam 4.30 para penjahat dengan jalan melompat tembok pel an menuju ke Kantor Dibutuhkan masyarakat kembali ke rumahnya tidak terlalu malam, bisa menghemat energi, termasuk para petugas PJKA sendiri.- Bogor - Jakarta Dengan adanya operasi Gemas ini, tidak saja angkutan barang menjadi bertambah, penumpang/orang-pun demikian pula. Khusus dari Duren Tiga sampai Bogor dalam bulan bulan Pebruari '81 jumlah penumpang 353.964, ini yang menggunakan KRL. Sedang KRD dari Duren Tiga sampai Sukabumi sebanyak 92.260. Dan para penumpang yang memiliki KTB (Kartu Trayek Bulanan) sebanyak 2773 orang, serta bagasi 51280 KG. Adapun bulan Maret yang menggunakan KRL naik menjadi 400.005, dengan KRD/CW 111.953, dan yang memiliki KTB bertambah menjadi 2.908. Adapun bagasi selama bulan tsb meningkat pula jumlahnya menjadi 116.810 KG. Khusus dari setasiun Bogor, yang memiliki KTB bulan Pebruari 776 dan Maret meningkat menjadi 847. Adapun penumpangnya, bulan Pebruari 144.561 orang dan Maret meningkat menjadi 176.552. Selama tahun 1979 dari seluruh kereta yang dioperasikan banyaknya penumpang 2.067.867 penumpang, dan tahun 1980 menjadi 2.491.387.-- Dalam rangka ini penambahan ruang/tempat jualan karcis diusahakan, demi untuk kebersihan diusahakan pula tong2 sampah, dan pengamanan dilakukan oleh Polsuska yang dalam penugasannya berada di bawah KSB Bogor. Kenaikan jumlah penumpang seperti disebutkan itu, tidak lain akibat adanya pula Pemeriksaan tempat yang sering dilakukan. di luar operasi Gemas.-- Sementara itu beberapa pengacara yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, sebetulnya penyuluhan hukum di daerah2 itu adalah merupakan tanggung jawab bersama para advokat, penasehat hukum, pokrol dan pengacara praktek. Karena mereka itulah sebetulnya yang lebih banyak berhubungan dengan masyarakat. sementara yang Tapi para advokad itu telah gagal, PERADIN merupakan organisasi advokad tertua di negeri ini, tidak pula membuat rumusan tentang hal itu. "Jangankan merumuskan rencana penyuluhan hukum di daerah2, merumuskan Undang2 tentang Pemberian Bantuan Hukum saja tidak sanggup!", kata advokat yang tidak mau disebutkan namanya itu. advokat Sehingga yang dimaksudkan, amat mendukung rencana Munas Pemberi Bantuan Hukum, walau terlambat mudah2an dapat memberikan sumbangan akan Pemberian undang2 Bantuan Hukum sebelum RUU HAP disyahkan. (R-31).- Usaha2 lainnya.- Dari pengamatan sepintas setelah mengikuti jalannya operasi Gemas tsb maka ada beberapa hal yang kiranya perlu dikemukakan, yang nantinya diharapkan bisa menyapa Henry dan Tuan Bill," bekerja untuk KGB, maka terdengar suara mi tidak memiliki sesuatu kami, dan tampaklah pada yang harus disembunyikan. kami wajah Vitrokhin yang Kami mengajaknya datang ke kelihatan berseri-seri. "Benar- kamar kami guna memberinya benar suatu suprise yang kesempatan melihat-lihat kea- menyenangkan!" daan kamar tersebut. Menurut Kami tidak mempunyai pengakuannya dia mendengar keraguan lagi dalam benak tentang kedatangan kami dari kami bahwa dia telah dikirim Profesor Ryrik Melnikov yang dengan sengaja ke Leningrad bekerja pada Lembaga Kanker Petrov, guna mengawasi kami lagi, kami yang telah agaknya oleh KGB. Dia wawancarai sehari sebelum- mengingatkan kami akan nya. Lagi-lagi referensi yang seorang Rusia yang mengakui dipergunakannya adalah sem- bernama Peter Lorre, yang purna. D'an kali ini pun tentu saja akan membawa isterinya yang muda usia itu kami kepada sesuatu yang ikut menyusul satu jam benar-benar tidak baik. Tetapi kemudian dan turut bercakap- jika demikian, dan dia cakap dengan penuh kera- Yayasan Usaha Karya BPP Tanjung Priok dengan menyamar sebagai buruh pelabuhan, Sesampainya di Kantor Yayasan, mereka langsung menodongkan senjata tajam dan clurit kepada seorang petugas keanaman kantor tersebut. Karena petugas ini kebetulan sendirian terpaksa ia tidak berani berbuat konyol, membiarkan para pelaku memasuki ruang kantor menyikat barang2 berupa AC merk Panda 4 buah, satu buah mesin tik merk Consul, 1 buah Calkulator, 1 buah mesin bobok beton dan 2 stel pakaian, Bahkan mereka masih kurang puas, uang Rp. 15.000 milik petugas keamanan yang sejak semula bengong karena dibawah ancaman clurit oleh seorang pelaku ikut disikat pula. Sewaktu mereka asyik mengumpulkan barang-barang hasil kejahatannya untuk dibawa keluar pelabuhan, kawanan ini lengah, karena dengan diam2 petuas keamanan tersebut melarikan diri melapor ke pos komandonya. (R.29/R.33),-- ditanggulangi oleh Balai Besar PJKA Bandung umumnya, dan EBT PJKA khususnya. Penanggulangan ini menyangkut pengoperasian KA2 di lintas Bogor-Jakarta, antara lain KA langsam yang digunakan untuk angkutan barang. Melihat banyaknya keranjang2 kosong dari lintas Jakarta - Bogor, maka seyogyanya ada perjalanan KA2 langsam, macam KA No. 651/654 lintas Bogor- Manggarai sehingga keranjang2 tsb diharapkan bisa ikut KA 654 yang tiba di setasiun Bogor jam 14.23.-- serta Berdasarkan himbauan masyarakat pemakai jasa angkutan KA di lintas ini, selain apa yang disebutkan itu, masih ada lainnya yaitu hendaknya KA No 655 lintas Bogor- Manggarai dioperasikan sebagai kereta campuran. Himbauan ini dikemukakannya karena satu dan lain hal terdapatnya efisiensi, yaitu sisa2 keranjang masih bisa ditam- pung, sisa muatan dari dan ke Bogor Manggarai tetap bisa disalurkan, KA No. 656 sebagai KA campuran masih berfungsi sebagai KA setoran. Disamping itu, masih adanya penghematan energi, baik berupa bahan bakar maupun orangnya oleh karena hingga ini menurut pengguna jasa angkutan kereta api untuk menyalurkan sisa muatan dipergunakan perjalanan KA No. 2055 sekitar jam 23.30-an. Untuk mengoperasikan macam ini masyarakat juga menghimbau agar anggota2 Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api) tetap dikerahkan ke lintas2 tsb. Yang penting menurut masyarakat pengguna jasa tsb adalah bisanya diusahakan agar kereta api langsam dipulihkan pada pengoperasian yang dahulu, atau formasi semula. Dengan demikian, semoga nantinya diharapkan tidak ada lagi permasalahan angkutan barang dan penumpang, terutama dalam menanggulangi angkutan buah2an dan sayur2an dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat Ibukota & sekitarnya. (R-12). mahan, dan kemudian mereka berangkat. Satu tahun telah berlalu, dan benar, dengan wajah gembira dia menampakkan diri lagi lobby Intourist Hotel di Moskou. "Sungguh suatu kebetulan," serunya dengan perasaan terkejut yang kenta- ra. (Bersambung)
