Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1981-04-09
Halaman: 07

Konten


L BERITA YUDHA - KAMIS, 9 APRIL 1981 OLAH RAGA Keputusan Kontroversil Di Turnamen Tinju Piala IPPMMD K menang angka atas lawannya Andy Ismail dari sasana Ragunan, dalam kejuaraan tinju bulanan DKI hari ketiga semalam. Keputusan juri yang memberikan kemenangan Husni ini dinilai kontraversil. Agus pelatih dari Ragunan sempat melontarkan protes dan rasa kurang puasnya terhadap putusan juri dinilainya berat sebelah. yang Andy Ismail malam itu bermain tenang dan manis, ronde pertama dengan "hit and run" ia banyak pengumpulkan nilai dengan meman- faatkan jangkauan tangannya yang lebih panjang. Husni dengan jangkauan yang lebih pendek sulit untuk menahan pukulan 2 jab maupun straight dari lawan, bahkan pada ronde kedua kelihatan jelas staminanya mulai menurun. Hanya pada ronde ketiga Husni mulai menampakkan permainan yang lebih baik dengan melancar- kan pukulan2 yang membuat lawannya agak terdesak. Meskipun demikian memang terli- hat sulit buat dia untuk mengungguli lawannya dalam mengumpulkan nilai. Tapi keputu- san juri cukup mengejutkan dengan kemenangan memberikan angka bagi Husni. Partai lain yang cukup menarik terjadi dalam kelas layang utama senior ketika Iwan S (Garuda Jaya) menang angka atas Saw Malam (Anggrek Remaja). Kedua petinju memiliki tehnik permainan yang seimbang, hanya saja Saw Malam terlalu memforsir diri pada ronde pertama sehingga ronde2 berikutnya sulit menahan lawan. serbuan Iwan dengan permainan kakinya yang lincah membuat pukulan2 Saw Malam tidak banyak berarti. Jakarta, April (BY). R. Petinju Husni dari Benteng AMI ASMI dalam kelas layang ringan ju- nior dinyatakan Hasil partai lainnya yang sempat diikuti antara lain dalam kelas 44 kg pemula junior Wahono (Bina Taruna), m.a.a Agus M (Benteng sasana 1 Semangat Jakarta, April (BY). g. Menteri Dalam Negeri Amir- machmud mengatakan dengan kesegaran, gairah dan semangat yang dikembangkan antara lain dengan kegiatan olahraga yang mudah dan murah seperti Trilomba Juang ini. Dengan demikian, akan meluas pula dalam kesegaran, gairah telah dium.... dan semangat untuk berkarya diberikan piala bagi pa dalam melaksanakan tugas pokok Regu putera, Juara U raih sebagai aparat Pemerintah, abdi oleh PERTAMINA dengan nilai Negara dan abdi Masyarakat dalam 230, Juara Umum kedua dipegang fungsi dan peranan masing-masing. oleh regu Departemen Keuangan II Demikian sambutan penutupan dengan nilai 121. Juara Umum Mendagri selaku Ketua Puteri Dewan kesatu regu Departemen Pembina Pusat KORPRI Keuangan dengan nilai 250, kedua yang disampaikan oleh Sekjen Depdagri Regu PERTAMINA dengan nilai selaku Soeprapto Ketua 235 dan ketiga B.R.I. mendapat Pengurus Pusat KORPRI di Gedung nilai 228. G Balai Kota DKI Senin malam. 181 Pelatnas Balap Sepeda harus Jakarta, (BY). Lebih lanjut Mendagri mengi- ngatkan, dalam bergembira dan semangat untuk berkarya didalam kerangka Pembangunan Nasional, dan tetap menyadari berpegang teguh pada pendirian bahwa kesemuanya itu adalah dalam kerangka Pembangunan Pancasila dan oleh karena itu juga harus tetap terpelihara, agar pembangunan itu berlangsung selamat, dalam arti tetap membawa semangat dan jiwa Pancasila dan menghasilkan karya-karya yang bercorak Pancasila. Direktur Jenderal Agraria selaku Ketua Umum Badan Pembina Olah raga (BAPOR) KORPRI, melapor- kan bahwa pelaksanaan Trilomba Juang 11 Maret 1981 II yang Trilomba Juang Gairahkan Majalah Isi antara lain : - Struktur dan Gaya Dakwah yang harus diubah AMI ASMI), Sugiarto (Caprina), menang angka mutlak atas Bisma (Karang Taruna), dan dalam partai eksibisi 30 kg mini junior Ferry Anwar (Prapanca) m.a.a Cornelis (Caprina). Sementara itu pada hari kedua Selasa malam dua petinju asal Timor Timur masing2 Fransisco (ringan pemula junios) dan Lucas Da Lopez (welter madya senior) keduanya dari sasarana Garuda Agung Bali, berhasil menang angka mutlak atas lawan2nya, Yusrin (BAA) dan Sutrisno (Bulungan). Dua petinju Tim asuhan pelatih Daniel Bahari ini meskipun masih hijau dalam dunia tinju telah menunjukkan permainan manis dan mempunyai pukulan2 yang cukup berbahaya. yang Medali emas kls. bantam madya junior diraih oleh Tumpeken Sitepu (Caprina) setelah mengalahkan dengan angka Muhson (Bulungan), kelas bantam madya junior ini hanya diikuti dua petinju. Hasil2 pertandingan lainnya hari Selasa malam kls. terbang madya senior Ego Prana (GJ) m.a.a Akam S (Scropio), Deden (Caprina) m. KO atas Janto (GRJU), kls. bantam pemula junior Dasas Hamdan (Caprina) m.a.a Ciming (Anggrek Remaja), Warsono (BAA) m.a.a Victor F (GJ), Kaharudin (PBBC) m.a.a BM Diaz (Sarinah), Bambang S (Prapanca) m. RSC atas Untung madya (Baladika), kls. bantam senior Eddy Mundus (Baladika) m.a.a Saidi Anwar (Prapanca), kls. bantam muda junios M. Taufan (Sarinah), m.a.a Nana (BAA), Nofo (GJ) Jos Amnifu (Bina m.a.a Taruna), kls. bantam utama junior Domu Hutabarat (Caprina) m.a.a Ucok Saragih (GJ), kls. bantam madya senior Titus (GJ) m.a.a Lord Rompis (Betah), kls.-ringan pemula junior Erizal (GJ) m.a.a Ichsan kls. welter pemula (Bulungan), junios Horas Sidabutar (Elang Sakti) Biluna Tobing (Sarinah), kls. welter madya senior. Zainal Abdin (Baladika) menang atas Philips Tunya (Caprina) pada ronde kedua karena lawan menyerah. (R-26). m.a.a Soal Jumlah Umat Islam Dalam Sensus - Night Club Versus Majlis Ta'lim Kaum Hakekat Versus Kaum Syariat. Berkarya diikuti 35 Unit BAPOR KORPRI, dan berlangsung pada tanggal 26 s/d 29 Maret 1981 telah berjalan dengan baik, lancar dan tertib tanpa knya. tugas mengganggu ku- Karena semua perlom' kan di luar jam ka Dalam TELAH TERBIT Albert Einstein - Syukur (Ensiklopedi). las NO. 31 - APRIL 1981 yang lalu di Jakarta diikuti oleh 6 pembalap, sedangkan untuk Pelat- nas desentralisasi yang dilakukan di daerah diikuti oleh 8 pembalap. April Pelatnas balap sepeda Sea-Games XI/1981 sudah dimulai sejak tanggal 1 April Mereka yang termasuk dalam Pelatnas Sentralisasi adalah Gatot Sanjaya, Munari Saleh keduanya dari Jabar, Yoseph Lemeno wahyu BAUMWONKY -Iding Wangsawijaya. (Tokoh Kita). -Prof. Dr.Toedjimah dan Ayat Tujuh. - "Buick''nya Hasil curian. (Bung Karno). Kita harus Memilih dan Menentukan Sendiri. Mencari Guru Sejati (Kisah Pengalaman Pribadi). - Tetangga Saya Dokter (Yang Seharian). -Orang Modern yang Kurang Mampu Membaca (Dr. Myrnawati). Mesjid (Haspan Hadna). Hari Hari Haru Biru (Novel Motinggo Busye). - Ada Syaratnya. (Serial Bulan). - Betty Prasetiowati Pembaca Puisi (Profil Remaja) Hubungi TU Wahyu, Jl. Kebon Kacang 30 No. 9 Telp.: 336404-356604. Jakarta Pusat. KOMUNIKATIF DAN BERGUNA MENERIMA PENYALUR BARU TERBIT DUA KALI SEBULAN 008/TK/BY/4-81 Dua pemain sedang mengejar bola, Haryanto dari Bintang Timur Cirebon (kiri) dan pemain Jayakarta David Sulaksmono (tengah) sementara Berti Tutuarima pemain PSSI Utama yang memperkuat Bintang Timur (kanan) memperhatikannya. Jayakarta unggul 2-0 dalam pertandingan kompetisi Galatama yang dilangsungkan di Stadion Menteng Jakarta Rabu malam. (Wagiman Sidharta). Kompetisi Galatama 1980/1981: Jayakarta Kalahkan Bintang Timur 2-0 Jakarta, April (BY). 大 Dua gol yang oleh diciptakan Jayadi Said ke Bintang gawang Timur menjadi- kan Jayakarta un- tuk sementara naik keurutan kedua dalam Warna Agung menggeser lanjutan kompetisi klub2 Galatama PSSI. Dalam yang pertandingan di stadion berlangsung semalam Persija Menteng, Jayakarta menang 2-0 dari Bintang Timur Cirebon setelah terlebih dahulu memimpin 1-0 di babak pertama. Kedua gol kemenangan Jayakarta diborong kanan luar Jayadi Said masing2 menit ke-25 dan ke-73. Pertandingan yang berlangsung diatas lapangan licin berlangsung lambat. Jayakarta sebenarnya lebih banyak permainan menguasai namun barisan depan terlalu lambat disamping kurang mampu menem- bus pertahanan Bintang Timur yang dibangun ber-lapis2. Bintang Timur dengan Berty Tutuarima di posisi gelandang kiri 450 Peserta Jakarta Maratho 18 kelompok masing2 Kel Prestasi dan Kelompok Pen Untuk kelompok prestasi mereka sudah b tas yang am mencatat waktu kurang dari dalam lomba lari 28 km ang diselenggarakan s agai pernah Jakarta Marathon pemanasan Sementara yl. beberapa Kelompok Penggemar diperuntuk- 7kan bagi mereka yang berusia 19 sampai dengan 55 tahun. waktu Jakarta, April (BY). Sejumlah 450 pelari sudah ter- daftar untuk me- ngikuti Jakarta Marathon II yang akan berlangsung hari Minggu tanggal 12 April mendatang dengan start di Monas. Ketua panitia penyelenggara Ir. Wardian dalam keterangannya kemarin mengatakan Jakarta Mara- thon II dibagi dalam dua ini (Sulsel), Gianto Rekso (Jateng), Franky Van Aert (Kalbar) dan satu2nya pembalap DKI Jaya adalah Eddy Purnomo. Sedangkan mereka yang termasuk dalam Pelatnas Desentralisasi adalah Enceng Durachman, M. Basrahil, Muhidin Zaman ketiganya dari Jabar, Johny Var Aert (Kalbar), Saman (Sumut), Taufik Thalib (Jatim), Fanny AS Fathullah (Sulsel) dan Dazrizal (Sumbar). Pembentukan team inti baru akan dilakukan bulan September mendatang setelah berlangsungnya PON X. Hasil2 PON X juga akan. dijadikan penilaian bagi pemben- tukan regu balap sepeda nasional ke Sea-Games XI, sehingga pembalap2 yang tidak termasuk dalam pelatnas sentralisasi maupun desentralisasi tetap mempunyai kesempatan untuk diambil sebagai anggota regu, jika dalam PON nanti bisa menunjukkan prestasi yang baik. Eddy Purnomo pembalap DKI Jaya merupakan satu2nya pemba- lap Jakarta yang dimasukkan dalam Pelatnas Sentralisasi. (R-17). Mengikuti Memang dua2nya bisa saja terjadi. Tetapi dengan ada keharusan memberikan mahar kepada pihak pria ini, seringkali terjadi bagaimana saudara laki2 dalam satu keluarga berusaha mencapai taraf yang tinggi. untuk mendapatkan mahar yang tinggi yang kemudian akan dipakai pula sebagai mahar untuk beberapa orang saudara perempuannya. "Apakah anda sudah menikah?", tiba-tiba seseorang bertanya. "Ya, benar, saya sudah meni- kah", kata Yudha. berhasil diselamatkan penjaga gawang Jayakarta itu. tidak memperoleh dukungan dari pemain2 lainnya dalam membangun serangan sehingga banyak bola2 yang berhasil jatuh dikaki pemain lawan akibat kurang mampur ya bola mengolah pemain2 depan dengan sempurna. Mansyur diposisi kiri luar dan pemain baru Teuku Wahrizal di kanan luar terlalu dalam lambat tumpul dan melakukan terobosan. Jayakarta berhasil membuka skor pada menit ke-25 setelah terjadi kemelut di depan gawang Suatu umpan lambung dari Eddy Kondari bola dikuasai Hbib ciri David Sulaksmono di dari kanan Abdillah yang berada pertahanan Bintang Timur kemulut ра- pertahanan Bintang Timur. U kiri lan gawang Eddy Kondari nya kearah Jayadi Said di diseruduk oleh Jayadi Said yang gawang Eddy Kondari disa bar datang dari sayap kiri dengan tiba langsung dengan suatu tenda gan dan Eddy Kondari tidak bisa yang tidak terlalu keras, na un Eddy Kondari sudah kehil gan berbuat apa2 menghadapi muncul- posisi, sehingga bola nya Jayadi yang secara mendadak langsung itu, dan terciptakan gol kedua menembus jala, 1-0. Jayakarta menit ke-73. Babak kedua Jayakarta tetap mengambil inisiatip menyerang tetapi lambatnya permainan Suapri dan David Sulasmono dibarisan depan disamping masing2 yang kurang cermat, bola yang datang kedaerah pertahanan lawan dengan mudah disapu bersih ketengah lapangan. Iswadi Idris menit ke-58 masuk menggantikan Habib Abdil- lah dan berhasil mengkordinir penyerangan. lar Bintang Timur juga memiliki peluang yang tidak terseles kan idas pada babak pertama. Dua kali Tatengki yang bermain di 1 nan dalam menerima umpan yang anisa dari Berty di kotak pinalti ten keadaan bebas namun terlalu lemah dan i nya ditahan Subagja. Yang kedua ke 39 tendangannya juga dar pinalti hanya membentur gawang kanan Subagja dan a "Apakah warna baju anda sewaktu menikah, dan apakah anda memberikan mas kawin kepada suami anda?". "Saya memakai baju kebaya warna putih, dan suami sayalah yang memberikan mas kawin kepada saya, sebuah pulpen yang tidak terlalu mahal harganya ". Saudara perempuan saya sewaktu menikah menda- patkan mas kawin dua buah gelang emas. Masalah mas kawin di Indonesia, sekarang ini sudah sekedar simbol melaksanakan ketentuan dimana laki2 harus memberikan mas kawin kepada wanita. Jadi tergantung kemam- puan masing-masing orang, kata Yudha. "Oh sangat menarik, disini kaum wanita harus memberikan mahar Jakarta Marathon II ini akan menempuh jarak 42,195 km dengan start dari Jl. Silang Monas dan mengambil rute Jl. Thamrin-JL Sudirman Jembatan Semanggi - Bundaran Senayan (patung pemu- da) memutar kembali Jl. Sudirman - Jembatan Semanggi Jl. Gatot Subroto lewat depan gedung MPR/DPR-RI - Slipi Bundaran Grogol Pluit kembali kearah Jembatan Semanggi - Jl. Sudirman - Jl. Thamrin dan kembali ke Monas. Start menurut rencana akan dilangsungkan jam 05.30 hari Minggu tanggal 12 April 1981. Pelari2 terkenal ibukota yang pernah mengikuti Lomba Marathon Tradisional Malang tanggal 29 Maret yl. dalam Jakarta Marathon II ini hampir seluruhnya ikut ambil bagian. Dari daerah baru terdaftar antara lain Lampung, Jateng dan Sumbar. Bagi pelari2 dari daerah yang tidak menyanggupi persaratan prestasi dibawa.. 3 jam seperti yang ditentukan oleh panitya penyeleng- gara diharuskan memperoleh jami- nan dari Pengda PASI setempat. Pendaftaran masih dibuka sampai hari Jumat mendatang. (R.17). - nya - Peluang Bintang TImur untuk menciptakan gol sebenarnya cukup saja pemain 2 terbuka kalau depannya bisa menampilkan suatu Permainan yang cepat dalam menghadapi pertahanan Jayakarta yang boleh dikatakan tidak terlalu ketat. Ishak Liza dan Harry Murianto yang selalu kehilangan posisi sebenarnya bisa dimanfaat- kan Tentang warna baju pengantin di Indonesia, Yudha mengatakan tidak mutlak harus putih, karena ada daerah-daerah lain yang mempergunakan warna hitam, merah, kuning dan sebagainya. Yang mutlak tidak ada mas kawin oleh penyerang2 Bintang Timur, namun hal ini tidak bisa dilakukan sehingga sampai wasit Sutedjo meniup pluit akhir tidak tercipta satupun gol balasan. Klasemen sementara : : 16-8-5-3-(24-11)-21. Niac Mitra : 16-11-3-2-(39-10)-25 Jayakarta : 16-11-3-2-(28-6)-25. Warna Agung : 15-9-6-0-39-9)-24. Ind. Muda : 17-10-3-4-(29-11)-23. Pardedetex UMS '80 : 16-10-1-5-(27-17)-21. Mercu Buana: 17-6-8-3-(21-13)-20. Jaka Utama : 16-6-7-3-(25-16)-19. Perkesa '78 : 17-7-5-5-(26-16)019. Angkasa : 17-6-5-6-(20-22)-17. Makasar Utm.: 17-6-5-6-(15-20)-17. Tunas Inti Arseto Tidar Sakti Sbr '79 Bt. Timur Buana Putra Cahaya Kita : 17-1-1-15-(12-53)-3. Warna A gung-Arseto : 17-5-5-7-(21-23(-15. : 15-4-3-8-(15-20)-11. : 16-1-8-7-(8-30-10. : 17-2-6-9-(16-41)-10. : 16-2-4-10-(5-28)-8. : 16-1-4-11-(11-37)-6. Juara bertahan Warna Agung malam ini akan menjadi tuan rumah di Stadion Utama Senayan menghadapi klub sekota, Arseto yang sementara menduduki tempat ketigabelas dalam klasemen semen- tara. Bagi juara bertahan yang menduduki tempat ketiga, pertan- dingan tersebut sangat menentukan bagi Ronny Pattinasarany dkk dalam usaha mereka merebut tempat kesatu dari putaran pertama. Sedangkan pertandingan terakhir Warna Agung melawan pendatang baru UMS 80 tanggal 13 April di Senayan. Arseto sendiri, yang sekarang ini termasuk klub papan bawah masih pula harus bertanding dengan NIAC Mitra Surabaya yang sekarang memimpin klasemen dan Arseto akan menjadi tuan rumah. (R.17/R.23). yang menghambat pernikahan. Banyak kaum cendekiawan wanita Pakistan sendiri mengharap- kan hilangnya kebiasaan-kebiasaan yang menghambat untuk kepenti- ngan masyarakatnya. "The present need is to rediscover the intrinsic purity and Justice of Islamic Law, to apply it afresh in response to the present needs, and to clearly distinguish it from the historical accreations that have prevented Mankind from getting its full benefit"). Terjemahannya sebagai berikut: "Kebutuhan wanita masa kini, adalah menggali kembali kemurnian dan keadilan Hukum Islam yang hakiki kurang lebih untuk untuk menterapkannya sebagai jawaban kepada kebutuhan- kebutuhan sekarang dan untuk membedakan itu jelas-jelas dari pertumbuhan/perkembangan historis yang telah menghambat umat manusia untuk mendapat keuntungan sepenuhnya dari Hukum Islam". STE VI Diperketat April Jakarta, (BY). PB Pertina mengharapkan se tiap Pengda Perti- na yang hendak mengikut serta- G kan petinju2nya dalam Kejuaraan Sarung Tinju Emas (STE) VI di Tanjungkarang bulan Mei, memper- hatikan syarat2 bagi setiap petinju yang akan turut dalam kejuaraan tersebut. Hal ini ditegaskan oleh Sekjen PB Pertina Tranggono kemarin mengingat kejuaraan ini adalah kejuaraan resmi di mana setiap petinju yang diikut sertakan haruslah petinju yang sudah punya reputasi nasional atau pernah mengikuti kejurnas tinju dan event2 resmi lainnya. Menurut dia ternyata ada Pengda Pertina yang masih belum memahami hal ini, antara lain Pengda Pertina Maluku, selain Charles Thomas (bantam), Silas Hitaubessy (bulu) dan Jeffru Manusama (welter ringan), 8 petinju lainnya yang dipersiapkan ke STE belum memenuhi persyaratan yang diberikan. Untuk tidak menyulitkan diri sendiri maupun pihak panitia diharapkan setiap daerah menyelek- si dengan baik setiap petinju yang akan ikut STE, dari pada ditolak oleh panitia penyelenggara. Pengda Pertina Maluku memilih 11 petinju hasil kejuaraan tinju Piala Teddy van Room beberapa waktu yang lalu. Tiga diantaranya JAKARTA, April (Antara). Sekalipun sudah diperkuat dua juara2nasional, tim catur Pamordian dipaksa menelan kekalahan pahit 32-42 menghadapi juara bertahan IPC (Ikatan Penggemar Catur) BNI- 46 dalam ronde ke-enam kompetisi catur "Piala Pangdam V/Jaya" di Wisma Catur Selasa malam lalu, sementara Wenang Manguni tetap membayangi pimpinan klasemen sesudah menang 7-1 atas Sada Arih. Pertandingan yang dimulai pukul 17.00 sampai lewat tengah malam itu sejak awal nampak tegang dengan tim2 favorit mengerahkan segala upaya untuk meraih angka sebanyak mungkin sementara tim lainnya berjuang untuk memperbaiki posisi masing2, namun tidak terjadi penggeseran yang berarti. Terutama "big match" Pamor- dian-IPC BNI, pertandingan berlangsung keras serta dipadati para penonton hingga panitia berulang kali memperingatkan mereka untuk tidak terlalu dekat pada para pemain. "Sungguh merupakan kehor- matan bagi kami karena begitu turun dari pesawat juara2 nasional langsung ikut menghadapi kami", ujar menejer IPC BNI-46 B.M. Hutagalung pada saat timnya sudah lebih dulu unggul 2-0. Master Nasional Sutan Aritonang, juara nasional 1980 dan Master Nasional Eddy Handoko, juara nasional 1978-1979 yang baru saja mengikuti turnamen sirkuit catur Asia di Kota Baguio, Pilipina, tiba di lapangan udara Halim pada Selasa sore dan langsung ikut memperkuat tim Pamordian pada sore itu juga. mem- Kedua jaura dan beka juara tersebut dalam debutnya membela Pamordian memang perlihatkan hasil gemilang, dengan mengalahkan lawan2nya. Namun di empat papan bawah BNI-46 berhasil memperlihatkan giginya dengan meraih angka 3-1. Kemenangan BNI diawali ketika Master nasional muda Sjarif Mach- mud mencatat kemenangan di papan tujuh atas Herry Siregar, kemudian Master Nasional Hamdan A H. mengalahkan pula S. Sitanggang untuk membuat BNI unggul 2-0, sementara dua partai dibagian bawah ini berakhir remis antara Diding Marsudi dengan H. Irawan dan Imam Bharata dengan Ruslan Pardede. kepada pria, dan setiap pengantin wanita memakai baju merah", katanya. Tugas Women's Division? Kiranya apa yang menjadi harapan kaum wanita itu, perlu "Oh ya, saya ingat, menurut ibu dihayati oleh pria juga. Sebagai saya, ayah saya masih mempu- ayah misalnya telah mengalami nyai utang mahar kepada ibu bagaimana susahnya menyediakan saya padahal cucunya sekarang mahar Menmud UPW pun menyebut- untuk bagi putrinya sudah 15 orang. Nanti kalau menikah dengan seorang pria. kan seorang ahli hukum Pakistan, saya kembali dari Pakistan ini wanita, Rashida Patel, dalam buku - Tidak ada suatu usaha yang akan saya ingatkan ayah untuk nya menulis: akan berhasil tanpa bantuan pihak lain. Pria dan wanita harus bekerja mencicil utangnya. Memang di Indonesia, biasa juga terjadi bersama-sama membantu bangsa- mahar di utang. Bahkan ada mas kawin yang cukup calon suami membacakan suci ayar Al Qur.an....", kata Yudha. Dan gadis yang bertanya itu, kemudian tersenyum dengan mata- nya yang cemerlang.... Kata patah, lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya, lain negeri lain adatnya. Demikian pula masalah mahar bagi wanita Pakistan yang dinilai cukup mahal kebiasaan adat merupakan belaka, bukan merupakan ajaran agama yang kiranya sudah banyak. wanita Pakistan tidak menyukai- it u nya. Mendapat pukulan pahit ini, pemain2 Pamordian berjuang memeras keringat terutama pada empat papan atas. Eddy Handoko, yang baru saja memperoleh "Master FIDE" di Pilipina memaksa Grandmaster Herman menyerah ketika pemain BNI ini mengalami krisis waktu, kemudian disusul oleh kemenangan Aritonang atas pemain kawakan Eddy Suwandhio, juga master nasional. Tapi bekas pemain Jabar Master nasional Benny Kileng menambah keunggulan BNI ketika ia mengalahkan Salor Sitanggang. Dalam kedudukan 4-3, kemenangan BNI akhirnya diten- tukan pada partai terakhir dimana pemain muda bekas juara nasional Junior 1975 Tommy Supriyanto memaksa Master Nasional Tigor petinju nasional, sisanya masing2 adalah Nahumury (layang), Toma soa (terbang), Bram Namarubessy (layang), Bram Pocerathu (bantam), Buce Hehanusa (werlter ringan), (layang), Tuapetel nya. Tidak kurang dari Presiden Pakistan sendiri, sekarang ini sedang berusaha meningkatkan kaum wanita dinegaranya. Itulah sebab- nya ia membentuk Divisi Wanita (Women's Division) dalam Sekreriat Kabinetnya, untuk membantu. kepentingan-kepentingan wanita. Divisi Wanita juga mempunyai tugas cukup berat untuk mencer- daskan kaum wanitanya, dimana tingkat buta huruf yang menurut catatan statistik cukup besar prosen- tasenya. Wanita haruslah sehalus, sebijak- sana, dan berbudi pekerti seperti Hazrat Chadija, Hazrat Aisah, dan Hazrat Fatimah, yaitu wanita2 mu lia dijaman Nabi Muhammad S.A.W, berpengetahuan untuk mendidik putera putrinya dan ikut memba- ngun dalam negerinya. (bersam- bung). HALAMAN VII Ferdinandus (terbang), Matakena (ringan). itu menanggapi kekalahan 3 petinju Indonesia dalam turnamen tinju Kings Cup VII Sementara IPC-BNI 46 Kalahkan Team Juara Nasional di Bangkok dikatakan kekalahan tersebut bukan karena petinju Indonesia kurang persiapan, tetapi lebih banyak disebabkan karena kemampuan tehnis petinju2 Indonesia masih dibawah. an Ditambahkan olehnya, dalam setiap turnamen internasional yang diikuti petinju2 Indonesia tidak ditargetkan apapun, karena kita menyadari masih banyak kekurang- dari petinju2 Indonesia, demikian Tranggono. Kurang berhasilnya petinju2 Indonesia dalam setiap turnamen internasional yang diikuti erat hubungannya dengan pembinaan tinju di tanah air yang masih ter-sendat2. Masalah biaya menjadi pokok utama kurang lancarnya pembinaan tersebut. "La sendiri tidak mengerti mengapa tinju yang digemari masyarakat belum juga mempunyai seorang "godfather" yang mampu menanggulangi masalah ini. Pertina mengharapkan seorang "godfather" yang beberapa waktu yang lalu pernah menjanjikan akan membantu pembinaan tinju di Indonesia, dapat segera mewujut kan janji tersebut. (R-26). Hutagalung bermain remis. Dengan kekalahan ini, Pamordian sudah kehilangan 2½ MP (match point), sementara bagi BNI-46 kemenangan itu menempatkannya ketangga teratas dengan 6 MP. Kemenangan menyolok lainnya dicatat Palapa, yang menggulingkan tim Pertamina 7-1 dengan satu2nya angka bagi Per- tamina dicatat oleh Master nasional "old crack" MHS Nainggolan yang mengalahkan Master nasional Aditya A.P. regu Kedudukan sementara sbb: 1. IPC-BNI-46 6 MP (36 VP), 2. Wenang Manguni 6 MP (34 VP), 3. Gajah Mada 5½ MP, 4. Metro Jaya 4 MP (28 VP), 5. Palapa 4 MP (27% VP), 6. Pamordian 3½ MP, 7. Tunas Jaya Garuda 3 MP (25% VP), 8. UMS'80 3 MP (27 VP), 9. Tecton 3 MP (26% VP), 10. Jayakarta 2½ MP (20% VP), 11. Mercury 2 MP, 12. Pertamina 2 MP (15% VP), 15. Rimang 2 MP, 12. Arika 1½ MP (18% VP), 14. Lemigas 1 MP, 16. Sada Arih 0 MP. Dua Klub Perancis Gulung Tikar K Dalam pernyataannya para direktur itu mengatakan mereka keputusan mengambil karena klubnya menderita kerugian sebesar 187.000 dollar dan karena mereka. bahwa mengetahui sekelompok masyarakat akan menangani kelang- sungan hidup klub itu bila mereka secara sukarela mengundurkan diri. Para direktur itu mengatakan bahwa masalah yang dihadapinya karena semakin menurunnya jum- -Dari Hall lah penonton dalam pertandingan 2 VALENCIEN- NES April (Ant/AFP). sar Dua klub be- Perancis di kerugian landa yang melumpuh- kan klubnya de- mikian dinyatakan di Valenciennes hari Selasa lalu. Salah satu klub tertua yang terkemuka di Perancis Olimpiade Marseille dinyatakan bubar dan bangkrut oleh pengadilan setelah dalam persidangan terbukti mende- rita kerugian hebat dan tidak kuasa membayar lagi para pemainnya sejak bulan Pebruari. Sejam kemudian direktur dari klub besar lainnya klub divisi I Valenciennes ber-ramai2 mengun- durkan diri untuk memberi jalan bagi adanya menejemen baru klub itu. klubnya sejak dimulainya musim pertandingan sehingga klub Valen- ciennes menderita kerugian sebesar 220.000 dollar. Pemain2 klub Marseille sendiri sementara akan ditampung oleh Persatuan sepakbola Nasional Perancis akhir sampai musim pertandingan dan klubnya sendiri yang pernah berjaya di tahun 70-an mungkin akan bisa meneruskan di langkahnya. divisi II setelah mereka terkena penurunan Divisi tahun lalu. Sementara itu St Etienne dan Nantes berhasil pertahankan kedu- dukannya di urutan puncak liga Perancis masing2 dengan 46 biji dari 31 pertandingan. Kedua klub itu menderita kalah dalam pertandingan dikandangnya sendiri. St. Etienne dipaksa menyerah regu tamu Paris St. Germain 2-0 yang hasilnya memberikan tempat kelima bagi St Germain diurutan Liga sedang Nantes secara tidak diduga dipaksa menyerah kalah 1-0 oleh klub lemah Auxerre. Sementara itu Bordeaux juga berhasil pertahankan kedudukan diurutan ketiga dengan 42 biji dari 31 pertandingan karena klub2 rivalnya Sochaux yang dijadwalkan akan hadapi Monako mengundur- kan jadwal pertandingannya dalam hadapi semi final European Cup Rabu malam.