Tipe: Koran
Tanggal: 1984-05-17
Halaman: 06
Konten
Berita Yudha Kamis, 17 Mei 1984 Teknologi Plastik Baru Berkembang Setelah Perang Dunia Ke - II - Oleh: Sjarifuddin Hattab semakin sulit diperoleh dan harganya relatif mahal. Perkembangan terakhir di bidang in- dustri plastik tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan ilmu dan teknologi serta munculnya berbagai produk industri yang selalu harus disesuaikan dengan alat kemasnya. Plastik sebagai alat kemas, di Indonesia baru dikenal pada sekitar tahun 1960, namun perkembangan teknologi plastik itu sendiri sudah dikenal oleh masyarakat dunia sekitar tahun 1834. Oleh karena berbagai tantangan yang dihadapi serta gejolak dunia pada saat itu, perkembangan teknologi plastik baru berkembang secara pesat setelah perang dunia ke II. Industri plastik dipelopori oleh seorang ahli kimia Jer- man yang bernama JUSTUS VON LIEBEG. Salah satu hasil penelitiannya, yang sekarang ini ramai dikaji oleh ber- bagai ahli di banyak negara adalah pengkajian masalah bahan baku plastik. Pada tahun 1834, oleh JUSTUS VON LIEBEG dalam usahanya untuk menemukan bahan baku plastik adalah berkat proses kimia yang cukup rumit, yakni reaksi antara fosfor pen- tachloride dengan amoniak yang menghasilkan bahan seperti kaca yang kenyal. Bahan ini bila diletakkan di udara terbuka akan segera menguap, akan tetapi anehnya penemuan ini baru dikaji kembali oleh berbagai ahli di banyak negara setelah hasil penelitian tersebut disimpan di lemari es selama 1,5 abad. Bahan Anorganik, Pengkajian hasil penelitiannya itu, sekarang ini merupakan perkembangan terakhir di bidang industri plastik yang nampaknya sebentar lagi dapat diman- faatkan secara luas. Namun sebelumnya perlu kita menengok bagaimana perkembangann industri plastik di Indonesia? Berbgai alat kemas plastik di In- donesia sudah dapat dibuat di dalam negeri, akan tetapi bahan bakunya masih sebagian besar harus diimpor, sehingga hal ini merupakan tantangan yang selalu harus dihadapi karena kita bisa selalu tergantung dari luar negeri. Untuk itu pengkajian masalah bahan baku plastik nampaknya merupakan hal yang mendesak untuk dilaksanakan sesuai dengan perkembangan pem- bangunan di dalam negeri. Usaha tersebut tentu harus memperoleh ban- tuan dari pemerintah dan partisipasi dari swasta serta lembaga penelitian yang berkompeten. Plastik sebagai alat kemas untuk ber- bagai produk industri, saat ini telah ter- dapat perusahaan-perusahaan potensiil yang dapat menghasilkan kemas plastik modern seperti botol-botol plastik, con- tainer, boxes, crates, ice cream cup, PC/PP bags, drum, fassett sebagai blow - molled plastic container dari bahan high molecular polyethylene dan terakhir ini bahkan plastik telah dapat dibuat sebagai barang seperti ban mobil, katup jantung, kapal layar, cangkir, pakaian serta mungkin sebentar lagi akan ada mobil plastik yang sedang dikaji secara men- dalam di Jepang. Seiring dengan perker gan teknologi industri plastik, masyarakat sebagai pemakai juga semakin kritis dalam menilai kualitas kemas plastik, barang plastik dan lain sebagainya. Dengan demikian harus dihasilkan pro- duk kemas plastik yang benar-benar "high quality precision packaging". Bahan dasar plastik sesungguhnya sama untuk semua jenis plastik, yakni berupa unsur zat arang, namun zat arang ini terakhir diketahui memiliki beberapa kelemahan, antara lain mudah terbakar, lunak bila kena suhu tinggi dan menjadi rapuh bila kena suhu rendah.. Unsur zat arang ini berasal dari minyak bumi, sehingga bila hal ini tetap diper- tahankan sebagai bahan dasar pem- buatan: plastik, kemungkinan waktu plastik menjadi barang kenangan karena kita mengetahui, minyak bumi suatu TO GOG Untuk itu pengajian bahan dasar plastik harus dilaksanakan secara inten- sip untuk menemukan bahan dasar lain yang mungkin di perkirakan akan lebih murah. Bahan Anorganik pun Bisa. Belum lama berselang seorang sarjana kimia Amerika Serikat yang bernama Prof. Harry Allcock yang bekerja di Penn- sylvania State University, Amerika Serikat. Menyatakan bahwa bahan dasar plastik dapat dibuat dari bahan buatan yang dihasilkan dari bahan anorganik, misalnya Silisium. Silisium adalah unsur kimia yang banyak terdapat dihampir semua daerah di dunia ini yang bahan dasarnya dari pasir. Kalau sislisum ini nantinya berhasil sebagai bahan dasar plastik, maka dapat dipastikan bahwa plastik yang diperoleh akan dapat tahan dengan suhu yang tinggi dan rendah, tidak rusak dengan zat - zat kimia, di samping tidak akan bereaksi dengan unsur kimia mana pun juga. Banjir Ratusan keluarga mengungsi karena rumah mereka terendam dan nyaris hanyut, ribuan hektar per- sawahan yang mulai diusahai terlan- tar, beratus bahkan be-ribu-2 ekor binatang ternak hanyut dan mati sementara satu kilometer jalan pro- pinsi tergenang hebat berhari-hari, ratusan meter diantaranya dikuatirkan rusak atau hancur total. Penduduk yang tidak sempat menyelamatkan persediaan beras ter- paksa menggantungkan hidup dari makanan yang disuplai pemerintah. Lokasi bencana dekat dengan In- drapura, kira-kira 100 kilometer dari Dengan demikian, pengkajian masalah ini merupakan suatu hal baru yang banyak ditekuni oleh para ahli yang berkompeten. Salah seorang dari peneliti masalah tersebut adalah Prof. Harry Allcock tersebut di atas, sebagai penemu pertama bahan dasar plastik tersebut yang dapat diperoleh dari unsur Silisium yang ter- dapat dalam pasir. Penemuannya itu ditekuni selama 10 tahun melalui peneli- tian yang intensip terhadap unsur silisium tersebut, sedang bahan dasar plastik lainnya yang telah ditemukan se- jak tahun 1834 oleh Justus Von Liebig adalah diperoleh dari atom fosfor. Melalui berbagai penelitian yang inten- sip di berbagai negara oleh beberapa ahli, maka sejak 10 tahun terakhir ini telah ter- catat 60 jenis persenyawaan baru yang kesemuanya dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan plastik. Semua jenis persenyawaan ini mem- punyai sifat keistimewaan, yakni dapat dimasukkan/direaksikan kepadanya sifat- sifat yang sesuai dengan keinginan kita, misalnya plastik yang kita inginkan mem- punyai sifat-sifat kuat, kenyal, ringan, tahan air, tahan bahan kimia dan lain sebagainya. Kemas Plastik. Di Indonesia sekarang ini telah ter- dapat berbagai macam bahan plastik yang dipakai sebagai pengemas. Bahan- bahan plastik tersebut antara lain terdiri atas : 1. PS (Polystyrene). Bahan plastik ini dikenal terdapat dua jenis yang disebut PS general purpose dan PS hi impact. PS yang generalpurpose, warna dasarnya transparant seperti kaca, sedang jenis hi impact, warna dasarnya translucent atau seperti bening putih susu, contoh khas jenis plastik ini adalah rumah tempat pita cassete, yakni jenis plastik yang mudah pecah, akan tetapi tahan terhadap air, asam dan detergent. 2. PE (Polyethylene). Bahan plastik ini juga dikenal dua jenis, yakni low densi- ty dan high density, warna dasarnya translucent, tidak mudah pecah, tahan terhadap bahan kimia dan moisture proof. 3. PP (Polypropelene). Bahan plastik ini mempunyai sifat-sifat lhysik dan penam- pilan yang sama dengan jenis bahan plastik PE (Polyethylene). 4. PC (Polycarbonate). Bahan plastik ini memiliki warna dasar transparant, tidak mudah pecah, tahan diformasi pada temperatur tinggi, misalnya untuk keperluan steerilisasi atau pemanasan dengan air panas/mendidih. Dengan demikian jenis plastik ini banyak dipakai sebagai bahan untuak membuat botol susu bayi atau disebut juga plastic of good Dari Hal.I Medan, atau kota persimpangan ke Kuala Tanjung, Proyek Asahan. HANCUR Kepala bagian binamarga Dinas PU Sumut Ir.P.Dj.Siagian mengungkap- kan, puluhan atau ratusan meter jalan utama di belahan timur daerah itu telah rusak atau hancur. Akibat kerusakan ini, angkutan jenis apapun yang selama ini melalui poros Medan-Tebingtinggi-Kisaran tidak lagi bisa melewatinya sejak Jumat pekan lalu sehingga terpaksa mengalihkan rute perjalanan dari Tebingtinggi-Pematang Siantar- LANJUTAN MENGENAI TOGOG Mendengar ucapan Togog tersebut Ngabehi Kalasrana berkata, "Kalau engkau benar-benar telah mengerti letak negeri Mandraka, Togog, maka engkau kutunjuk sebagai penunjuk jalan. Beritahukan para prajurit baik manusia maupun raksasa untuk segera berangkat ke negeri Mandraka hari ini juga". Togog, "Oo sendika Kyai, akan segera hamba laksanakan. Tetapi mereka itu raksasa, Kyai. Sedangkan hamba ini orang Jawa kok harus mengeluarkan pengumuman- pengumuman. Bagaimana kalau mereka tidak menghiraukan". Ngabehi Kalasrana "Jangan khawatir, Togog. Ini perintah kan- jeng Sinuwun. Engkau diberi wewenang. Kalau ada yang mebantah engkau boleh mendendanya sepatut- nya. Kalau memerlukan hukuman mati aku yang akan mengajukannya kepada kanjeng Sinuwun melalui > grade. 5. PVC (Poly Vinyl Chloride). Bahan plastik ini mudah pecah, atau brittel, akan tetapi untuk pengemasan obat- obatan, makanan dan minuman jenis plastik ini yang harus dipakai yakni yang disebut Poly Vinyl Chloride Food Grade. PVC ini pernah menjadi bahan kajian yang mendalam karena timbulnya masalah kesehatan yang gawat di beberapa negara, di mana orang men- duga bahwa bahan plastik ini mengan- dung bahan kimia VCM (Vinyl Chloride Monomer) dengan prosentase yang cukup tinggi. Kejadian tersebut terjadi selama satu tahun (1974-1975). Setelah penyelidikan yang intensip terhadap jenis plastik tersebut yang banyak dipakai untuk mengemas obat-obatan. makanan dan minuman. Dan pada tahun 1975 itu juga, kemu- dian dikeluarkan pernyataan oleh yang berkewenangan, yakni Departemen Kesehatan Jerman Barat (Bundes Gesund heitsamt atau BGA/kantor FDA, Jerman Barat), bahwa bahan dasar/mentah atau baku PVC harus dibuat sedemikian rupa, sehingga pada barang jadinya (misalnya botol/blister) tidak terdapat VCM lebih dari 10 ppm. Jadi PVC yang mengandung VCM di bawah 10 ppm digolongkan jenis Bisa pengemas obat-obatan, makanan dan minuman jenis PVC food grade yang bisa dipakai sebagai pengemas. Bagaimana masalah tersebut di In- donesia, nampaknya masih perlu dilaksanakan pengawasan secara ketat mengingat pemakaian plastik sebagai pengemas sudah memasyarakat. Keuntungan Kemas Plastik Dilihat dari segi efisiensii dan ekonomis, plastik sebagai alat kemas dalam banyak keuntungan yang dapat diperoleh, di sampaing itu penampilan bahan yang dikemas lebih menarik dan lain sebagainya. Secara umum dapat digambarkan beberapa keuntungan plastik sebagai alat kemas, yakni sebagai berikut: - dapat melindungi bahan yang dikemas dengan baik. Dikaitakan dengan masalah proteksi, maka plastik merupakan unsur proteksi dari fungsi pengemas. tidak mudah pecah, sehingga mengurangi risiko/kerugian bagi sipemakai selama penyimpanan dan dalam angkutan bahan yang dikemas dengan plastik. dapat diberi masukan warna sesuai dengan selera konsumen. dapat dibuat dengan berbagai ben- tuk/model dan dapat diprinting sesuai dengan selera. memiliki daya tahan terhadap karatan/non corrosive, keadaan cuaca, dan segala jenis bahan kimia termasuk yang hazardous material, sehingga lebih tahan/awet dibandingkan dengan alat/bahan pengemas lainnya seperti kaca dan lain sebagainaya. Namun demikian yang dihadapi sekarang ini dalam masalah kemas plastik terutama bila dikaitkan dengan masalah mould atau cetakan, yakni memerlukan keakhlian khusus karena ternyata kualitas cetakan ini sangat menentukan sekali kualitas suatu produk kemasan. Hal ini masih langka akhlinya di In- donesia, yakni yang khusus menciptakan cetakan yang baik, sedang tuntutan pro- dusen nampaknya makin meningkat, terutama para produsen bahan pangan, obat-obatan, kosmetika dan lain sebagainya yang senantiasa menuntut kualitas kemas plastik menurut standar yang tinggi. Untuk itu mungkin, masalah ini perlu menjadi bahan pemikiran bagi yang berkewenangan terutama yang terlibat secara langsung dalam pengembangan in- dustri plastik di Indonesia. Perdagangan-Limapuluh-Kisaran. Keadaan itu masih berlangsung hingga Selasa siang. Ir.Siagian mengatakan, perbaikan menelan biaya sedikitnya Rp 50 juta dan sama sekali belum bisa dilakukan sebelum air surut. Dasimin dari Biro Pembangunan Pemda Asahan mengungkapkan, per- mukaan air naik lagi Senin malam dari 60 menjadi 80 centimeter diatas jalan terendah menyusul hujan berkepanjangan dibagian hulu sungai (Bah) Bolon di Simalungun. Sungai Tanjung adalah pecahan aliran Bah Bolon yang terbesar dan terganas di Asahan. Pecahan lain ialah Sungai Gambus. Hanoch Tahapary seorang Asisten Instruktur TV.RI Jakarta sedang mempelajari sound recording di Pusat Latihan TV di Jerman (RFJ). Ia berada di Jerman tiga bulan lalu untuk mempelajari engineering TV berwarna. (In-Press) Togog juga biasa disebut Wijaman- tri, sedangkan Sarawita juga biasa disebut Bilung. Togog adalah tokoh penunjuk jalan bagi kerajaan raksasa baik di seberang maupun di Jawa yang tiada taranya. Pendidikan Tenaga Ahli Teknik TV Indonesia Pengetahuan Togog mengenai negara-negara baik di seberang maupun di pulau Jawa baik sekali dan sangat mendalam. Pengetahuan tersebut diperolehnya dengan cara mengabdikan diri pada raja-raja seberang, entah raja raksasa atau raja Di Berlin Berlin (Barat),- Hanoch Tahapary, tenaga pelatih di Pusat Pendidikan dan Latihan Televisi Republik Indonesia (TVRI) di Jakarta, tidak lama lagi akan kembali ke tanah air setelah mengikuti program pendidikan lanjutan di Berlin (Barat) dengan membawa pulang banyak gagasan baru menyangkut organisasi kursus latihan bagi karyawan televisi di Indonesia. INST "Saya dapat belajar berbagai cara baru dalam soal oganisasi pendidikan dan latihan maupun cara-cara seleksi setelah mengikuti program latihan tehnik televisi berwar- na yang diselenggarakan oleh Pusat Latihan Televisi (TTC) di Berlin (Barat), kata Tahapary ketika sedang menamatkan kursus selama tiga bulan itu. "Latihan itu juga memberi kesempatan kepada saya untuk membandingkan kursus latihan di pusat latihan TVRI dan di TTC, maupun untuk mengetahui di segi mana saja kami masih ketinggalan." Dua tenaga ahli TV lainnya dari Indonesia, Triwibowo Hertoto dari Stasion TVRI Jakarta dan Priadi Supriadi dari Studio TVRI Daerah di Denpasar, Bali, juga telah mengikuti latihan di Berlin itu, yang mengumpulkan 19 insinyur dan ahli tehnik televisi dari sembilan negara di Asia, Afrika dan Amerika Latin. Tahapary, yang membagi pekerjaanya antara tugas di pusat latihan dan Studio TVRI sebagai tenaga ahli tehnik senior, mengatakan dalam wawancara bahwa kursus latihan di TTC telah membantu memperdalam pengetahuannya di bidang tugas studio yang luas, termasuk penangan kamera, penggunaan efek khusus, pemberitaan dengan sarana elektronik, penataan gambar, penerapan rekaman videotape di dalam studio maupun di luar dan produksi acara siaran. Selain itu dapat diperolehnya gambaran baru mengenai bekerjanya bagian produksi dan untuk lebih jelas arti daripada tata cahaya lampu, kontras warna dsb. Ia berpen- dapat, bahwa jika para tenaga ahli tehnik dapat lebih mengerti bekerjanya bagian produksi program, maka ini akan mempermudah adanya kerjasama yang lebih erat dan dengannya dapat memperbaiki mutu produksi TV. Hertoto yang bertugas sebagai ahli tehnik kamera dan monitor video mengatakn, bahwa latihan di Berlin itu telah menambah pengetahuannya mengenai operasi kamera studio, pemberitaan dengan saran elektronik, menata gambar dan berbagai tugas studio lainnya. Besar harapannya bahwa segala pengetahuan baru yang diperolehnya di Jerman akan dapat diterapkan sebaik-baiknya jika nanti kembali di studionya di Jakarta. Priadi, ahli tehnik perawatan kamera TV, alat penata gambar maupun peralatan monitor, mengatakan dapat memperdalam pengetahuannya dalam soal operasi dan perawatan banyak macam peralatan studio. Latihan TTC dimaksudkan untuk membantu negara-negara berkembang memper- baiki mutu produksi program televisi dan pemancarannya, dengan pemanfaatan yang lebih efisien dari sumber-sumber daya yang tersedia, demikian dikatakan Winfried Drahtschmidt, kepala bagian tehnik prooduksi TTC. Dikatakannya bahwa semua pesertanya datang dari negara-negara yang baru saja mulai atau yang sedang meren- canakan mengusahakan siaran televisi berwarna dalam waktu dekat. Latihan tersebut juga menekankan pembinaan kerjasama yang lebih erat antara bagian produksi program dan bagian tehnik, dengan memberikan gambaran mengenai bekerjanya bagian produksi. TTC setiap tahunnya menyelenggarakan dua kursus latihan di bidang produksi pro- gram dan dua kursus di bidang tehnik produksi, semuanya disesuaikan dengan kebutuhan para peserta dari Dunia Ketiga. (INP). Jago sepeda motor Yamaha B.3468 AA dengan nomor sasis RXK-106725 K dan mesin nomor 5 T 50595 DK warna hitam bermaksud pulang ke lokasi translok Kodam V/Jaya di desa Dandang kecamatan Serpong Tangerang. Setiba di ujung jalan toll Jakarta Merak desa Bitung, lalu lintas macet dan kesempatan itu dimanfaatkan untuk menjambret barang-barang perhiasan dari sedan dengan mengancam pemilik sedan dengan clurit. Korban kemudian dikenal bernama Hendro Kusdianto (33 tahun), penduduk jalan Lobak IV/4 Kebayoran Baru Jakar- ta Selatan. Pelaku berhasil mengambil sebentuk cincin kawin, giwang dan kalung serta jam tangan dan uang kon- tan Rp 25.000,- dari isteri korban. Dengan mengambil kunci kontak atasanku". Mendengar jaminan dari Ngabehi Oleh: Sunardi DM. (11) Kalasrana tersebut Togog segera naik ke panggung bersama Sarawita. SURYAPUTRA RABI Togog terhitung yang lebih tua. Oleh sebab itu Semar memanggil Togog dengan sebutan "kakang" atau di- singkat "kang Togog". Di mana saja Togog menghamba tentu ia mendapat kasih sayang dari majikannya. Ia dipercaya untuk memerintah tentara yang akan ber- jalan atau berangkat ke negeri lain. Togog bermata juling, berhidung pesek. Mulutnya merongos. Ia tak bergigi. Kepalanya botak. Hanya ter- dapat rambut sedikit saja di tengkuk. Ia berkain selobog, berkeris dan berwedung. Togog bersuara besar. Suaranya seperti berada di dalam leher. manusia. Dari Hal.I mobil korban, kedua pelaku kemudian berusaha melarikan diri kearah Curug. Berkat bantuan masyarakat setempat pelakunya berhasil di bekuk dan diserahkan pada Polsek Curug, setelah motorya menyenggol seorang yang melintas didepannya. Sebentar-sebentar ia berganti ma- jikan, pindah dari majikan yang satu ke majikan yang lain, sehingga dapat dikatakan ia tidak mempunyai kesetiaan. Oleh sebab itu kelakuan Togog tersebut menjadi semboyan. Kalau ada seseorang yang tidak setia pada pekerjaannya dan selalu berganti ma- jikan, maka ia dikatakan sebagai Togog. Togog bersahabat dengan Semar. Dalam kejar mengejar dengan pen- duduk yang berada disekitar kejadian itu, "SI" tertangkap tapi temannya berhasil meloloskan diri dari pengejaran masyarakat setempat. Uang hasil jambretan oleh "SI" dimasukkan ke lobang pelepasan dan cincin kawin yang terbuat dari emas dua gram lebih, katanya ditelan hanya yang masih tersimpan dikantongnya giwang dan kalung serta sebilah clurit yang diketemukan masyarakat dari pinggangnya. Sinar Laser Untuk Perbaiki Penglihatan Dalam tempo enam setengah menit, para dokter ahli mata berhasil memperabiki penglihatan seorang ramaja yang tunanetra tanpa rasa sakit, obat, risiko infeksi ataupun sebuah pisau bedah. puluhan atau ribuan pasien yang selaput sekundernya tumbuh setelah operasi, ke kamar bedah". Alat bedah yang disyatkan pada sebuah selaput yang menghalangi penglihatan pada gadis itu adalah seberkas cahaya dari sejenis sinar laser yang baru "Buck Rogers" yang menurut para ahli bedah mata akan membawa perobahan yang sangat cepat pada pembedahan mata. Pasien berusia 15 tahun itu, yang namanya tidak dungkapkan untuk melin- dungi kebebasan pribadinya, buta mata kirinya tapi dapat melihat lewat mata kanannya, sampai sebuah lapisan tipis yang gelap, biasa disebut selaput sekunder, mulai tumbuh di sekeliling lensa matanya. Gangguan itu yang tebalnya separoh dari selembar kertas kaca mengurangi penglihatan mata kanannya 20 sampai 400, jauh melebihi tingkat 20 sampai 200 yang ditetapkan hukum sebagai kebutaan. Setengah jam setelah pembedahan, para dokter menyatakan bahwa penglihatan gadis tersebut hampir sempurna 20 - 30. "Kami menganggapnya sebagai suatu kesembuhan penglihatan yg kata Donna Hil Howes, seorang perawat khusus yang mempelajari koordinasi sinar laser baru di Merrit Peralta Medical Center. Hal yang penting dari alat bedah mata yang baru itu, yg disebut "The Lasag Neodymium-Yag Laser, "adalah bahwa ia berbeda dari semua laser bedah mata lain- nya," kata dr.Alan Hurley, kepala Bagian Bedah Mata di rumahsakit Peralta. "Alat ini tidak seperti tipe Buck Rogers, sinar untuk senjata, karena ia benar-benar menghilangkan atau membersihkan selaput dan merobah strukturnya." "Keamanan, kecepatan dan kemutahiran laser telah mesetujui Badan Pengawasan Makanan dan Obat AS (FDA) untuk diteliti, akan meningkatkan pengobatan kelainan penglihatan secara dramatis," kata dr. William Dorsch, Kepala Bagian Bedah Mata di Rumahsakit Merrit dan peneliti utama Yag. Penggunaan laser, dikembangkan lima tahun lalu oleh dr. Fran Fankhauser, seorang ahli bedah mata Swiss, untuk membersihkan kapsul-kapsul buram atau "katarak sekunder" yang terbentuk setelah operasi pada 30 persen pasien yang men- jalani pembedahan katarak. "Anda masih harus melakukan operasi katarak dengan cara tradisional, terutama sejak kepada sebagian besar pasien ditanamkan lensa-lensa intra-ocular dan anda harus membedah mata untuk memasangnya," kata Hyrley dalam sebuah wawancara. Ongkosnya murah Namun anda tidak perlu lagi membawa Lolos Cianjur. Selesai dihadapkan kepada HN.SH di Cisaat, Aji Darmaji menyanggupi mem- bayar uang yang diminta Rp 2 juta, namun baru akan dibayar di Cianjur karena uangnya ada pada Nursiwan SH dan ketiga suruhan HN. SH disuruh membawa Aji ke Cianjur. Karena hari menjelang siang, ketiga penculik itu membawa Aji Darmaji kesebuah Hotel "S" Cianjur. Didalam sebuah kamar Aji Darmaji disekap selama 5 jam lebih dan ketiga laki-laki itu men- inggalkannya dengan kamar dikunci dari luar. Pada hari Kamis pukul 09.00 seorang diantara ketiga penculik itu membuka kamar, dan mengajak Aji Darmaji kerumah Nursiwan SH guna mengambil uang Rp 2.000.000,- yang dijanjikan Aji tersebut. Sebelum berangkat dengan sedan kerumah Nursiwan SH ketiga penculik minta Aji mengeluarkan semua isi sakunya, dan terdapat uang tunai sebesar Rp 55.000,- langsung dirampas penculik. Sebelum tiba di rumah Nursiwan, SH, Aji minta berhenti disebuah rumah diping- gir jalan raya, rumah itu adalah rumah milik adik Nursiwan, SH yaitu seorang Hakim Cianjur bernama Rusdi, SH. Secara kebetulan Nursiwan berada di rumah ini dan secara spontan Aji menanyakan kepada Nursiwan, SH "bagaimana yang Rp 2.000.000,-". Hal itu di dengar ketiga penculik tersebut. Karena Nursiwan, SH tidak merasa mempunyai hutang piutang dengan Aji, agak bingung dan tidak mengerti maksud- nya. Kesempatan itu dipergunakan Aji Darmaji melarikan diri lewat jalan Kepada ANTARA "SI" mengatakan ia baru sekali ini melakukan penjam- bretan atas suruhan temannya, tapi ia mengaku pula pernah dipenjara selama dua tahun karena membunuh pelajar SMA bernama Bachtiar di lapangan Banteng Jakarta pada tahun 1979. Pemuda yang hampir seluruh tubuhnya dihiasi dengan tatto wanita- wanita cantik dan kembang serta jangkar itu, mengaku menempati lokasi translok Kodam V/Jaya, milik ayahnya seorang pamen ABRI yang sudah pen- siun dan sebelumnya ia bekerja di kapal tanker Pertamina dan karena sudah habis masa kontraknya dan tidak mem- punyai pekerjaan lain ia bersama isteri dan dua anaknya kini menjaga tanah orang tuanya, katanya pada ANTARA. Untuk pengusutan lebih lanjut, "SI" di tahan Polres Tangerang. Sarawita adalah teman Togog. Ia merupakan satu-satunya tokoh wayang Purwa yang menggunakan bahasa Melayu bercampur Jawa. Ia selalu membanggakan diri sebagai seorang dari seberang yang asli. Waktu ia bertemu dengan punakawan Pandawa Semar, Gareng, Petruk dan Bagong ia selalu menun- jukkan sikap sombong dan banyak bicara. Tetapi begitu dipukul sedikit saja oleh Gareng ia terus menangis. Ia ter- nyata sangat cengeng. Ia selalu men- jadi permainan para punakawan Pan- dawa seperti Petruk dan lain-lain. Halaman VI Begitu bertemu punakawan Pan- dawa Sarawita biasanya lantas ber- sikap petentang-petenteng seperti menantang, bahkan lantas menirukan ayam jantan berkokok yang memin- ta dilawan oleh musuhnya. Tetapi sekali saja dipukul oleh Petruk lantas saja ia menangis, tidak sesuai ucapan dengan tindakan. Biasanya Togog selalu memberi nasehat dulu kepada Sarawita agar Pemakalan potensial lainnya termasuk pengobatan beberapa gangguan pada retina dan kelainan-kelainan di bagian belakang mata, kehancuran struktur mata, pembukaan selaput pelangi danni menghilangkan selaput-selaput yang tergores akibat kecelakaan. Para dokter juga mengharapkan laser akan dapat menolong sejumlah pasien yang menderita glaukoma yang tidak bisa disembuhkan dengan obat-obatan. "Penggunaan sinar laser masih sangat baru, kami belum tahu seberapa jauh daya kerjanya dalam berbagai kasus, namun tidak seorang pun membantahnya sebagai sebuah mesin yang menakjubkan," kata Dorsch dalam sebuah wawancara. Dokter yang masih duduk menghadapi pasiennya itu menjalankan mesin kom- puter laser dengan pedal-pedal kaki. Para pasien yang matanya sakit melihatnya dari sebuah layartelevisi ketika ahli bedah mata itu menandai sasarannya. Biasanya dokter mengobati sebelah mata dalam sekali pengobatan, memati- rasakannya dengan cairan anastesi, kemu- dian memasukkan sebuah lensa kontak khusus berisi cermin yang membimbing sinar laser ke bagian yang akan diobati. Konsentrasi sinar yang segera masuk, meledakkan dengan hebat energi yang melakukan sayatan-sayatan kecil -- sepersepuluh milimeter dengan sangat cepatnya 10 - 20 milyar per sikon -- Sebelum pasien dapat mengedipkan matanya, laser mengilangkan selaput- selaput yang tergores yang mehalangi penglihatannya. Ada pasien yang kadang- kadang mengalami sedikit kegelisahan tapi ada yang tidak, kata para dokter, dan dapat melanjutkan kegiatannya secara nor- mal segera setelah meninggalkan klinik. Tidak seperti pemakaian sinar-sinar laser selama ini seperti argon atau krypton-- yang mengelas selaput, "Yag adalah pisau paling tajam di dunia dan satu-satunya laser yang juga dapat membekukan jar- ingan," kata Dorsch. "Prosedur panjang yang suatu ketika memerlukan perawatan di rumahsakit dan anastesi total kini dapat dilakukan dengan cara yang tidak melanggar dalam tempo 15 sampai 20 menit-meniadakan risiko in- feksi setelah operasi dan menghemat biaya." Ongkos operasi dengan laser berkisar Rp.242 ribu, dibandingkan dengan Rp. 1 juta untuk biaya kamar operasi. "Ini baru permulaan," kata Dorsch. "Kami mengharapkan laser Yag lebih banyak digunakan karena kami sedang meningkatkan pengalaman dan keahlian. Riset yang sedang dilakukan di sini akan menentukan prosedur mana yang secara klinik paling bermanfaat. (Anspek). Dari Hal.I belakang, sedangkan ketiga penculik yang curiga berada dirumah Rusdi SH kemu- dian tanpa pamit menghilang. Hari Jumat pagi Aji Darmaji telah berada di Karawang dirumahnya Kol.Pol.Emuh. Kepada Pamen Polri ini diceritakannya semua peristiwa tersebut, kemudian mereka bersama-sama berangkat ke Sukabumi, guna melaporkan kejadian penculikan di Gegerbitung itu kepada Polisi. Ketiga laki-laki tersebut kasusnya kini ditangani Polres Sukabumi. 45 Lagu2 Dari Hal.I Diantara lagu jenis mars yang terpilih, "Amalkan Pancasila" ciptaan Drs Suhar- to, "Lingkungan Hidup" ciptaan N.Simanungkalit, "Sumpah Pemuda" cip- taan Janer Sinaga dan "Mars Tritura" cip- taan dr A. Gafur/N.Simanungkalit. Untuk jenis hymne, terpilih "Per- damaian" ciptaan Kusbini "Hymne Pan- casila" ciptaan Mutahar dan hymne "Dirgahayu Pancasila" ciptaan Drs Suharto. Untuk jenis kroncong, antara lain ter- pilih Kr "Butir Butir Mutiara", Kr "Rangkaian Mutiara" ciptaan Budiman BJ, Kr "Satu Damai Di Negeri" dan Kr "Pancasila Sakti" ciptaan Drs B.Budiono. Untuk Pop Anak-anak, terpilih "Cinta Negeri" "Merah Putih Benderaku" dan "Pancasila Senjataku" ciptaan Totok Gunarto, "Wawasan Nusantara" ciptaan AT Mahmud. "Lagu buat anakku", "Nusantara Membangun", "Nusantara IV, "Nusan- tara II" ciptaan A.Riyanto, untuk jenis pop, bersama ciptaan Titiek Puspa, Rinto Harahap, Murry (Gema Pancasila) Jelly Tobing (Alam Indonesia), Tommy WS (Hai Pemuda), Demmy M (Indonesia Ter- cinta), Yoanes Pereira (Bunga Untuk Pahlawan) Is Haryanto (Negeriku Indonesia). Sedang untuk jenis dangdut, terpilih lagu "Satu Cita Satu Kata" ciptaan Rochani. TAMBAHAN KHASANAH Wakil Kepala BP-7 Oetojo Oesman dalam sambutannya menyatakan, ter- pilihnya 46 lagu dari berbagai jenis itu dapat menambahkan khasanah lagu-lagu yang bernafaskan P-4. Melalui lagu lagu yang bernafaskan P-4 dapat ditumbuhkan semangat bangsa untuk membangun masa depannya secara lebih mantap. (R-14) tidak gegabah. Sarawita bermata juling, berhidung pesek. Bibirnya selalu terbuka, sedangkan rambutnya dicukur. Ram- butnya hanya tumbuh sedikit di tempat-tempat di kepala di mana tumbuh sedikit kudis atau borok. Sarawita mengenakan kain batik selobog dan pada ikat pinggangnya selalu menyelip sebilah pisau cundrik. Kedua tangannya berdekatan di belakang. (bersambung) PRix
