Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1984-05-17
Halaman: 07

Konten


Berita Yudha Kamis, 17 Mei 1984 Final Piala Thomas '81 Terulang Kembali - Kuala Lumpur, (ANTARA). Peristiwa babak final Piala Thomas 1981/1982 di London akan terjadi lagi Jumat di Kuala Lumpur antara regu In- donesia dan juarabertahan Cina, sesudah yang terakhir ini memastikan diri ke babak final dengan keunggulan 4-1 atas regu Inggeris. Indonesia sehari sebelumnya sudah lebih dulu menempatkan diri ke babak final sesudah menggulingkan regu "kuda hitam" Korea Selatan 4-1. "Bagaimanapun, kita harus dapat merebut partai tunggal pertama Jumat malam nanti," ujar manajer tim Indonesia Rudy Hartono, sesaat sesudah singelar ketiga Cina Yang Yang menang 15-8, 15-9 Inggris untuk menentukan kemenangan 3-0, bagi regunya. atas Menurut Rudy Hartono, kemenangan yang akan diperoleh Lim Swie King dalam partai tunggal pertama nanti akan dapat merangsang dan memberikan dorongan semangat juang bagi pemain-pemain lain- nya. "Untuk itu kita sama sekali tidak boleh menganggap enteng regu Cina. King harus memburu point-point dan menang, sebab jika kalah, ini akan membahayakan posisi kita," ujar juara All England delapan kali dan menjadi ketua bidang pembinaan PB PBSI itu. Ia juga mengatakan, apabila King menang, kita punya peluang untuk merebut kembali Piala Thomas dari tangan Cina. Sementara pelatih tim putera Tan Yoe Hok ketika ANTARA menanyakan bagaimana peluang-peluang tim Indonesia ataupun Cina, hanya mengatakan "apa yang dikatakan Rudy itu sama sajalah." Mengenai pasangan ganda yang akan diturunkan Indonèsia pada babak final nanti, Yoe Hok mengatakan, hal itu masih sedang diproses sampai menunggu sele- sainya semua pertandingan ganda antara Cina dan Inggeris, yang kelihatannya se- muanya juga akan disapu pemain-pemain Cina seperti dalam tiga partai tunggal sebelumnya. Dalam babak final di London tiga tahun lalu, regu Indonesia, sebagai juara bertahan ketika itu, menderita kekalahan tipis 5-4 (ketika itu masih mempergunakan sistim lama dengan mempertandingkan lima partai tunggal dan empat partai gan- da). Kekalahan yang dialami regu In- donesia ketika itu empat diantaranya ter- jadi dalam partai tunggal dan lainnya par- tai ganda. INDONESIA HARUS TENANG: Bagaimanapun juga, pemain-pemain 11 Jaksa Dalam sidang lanjutan hari Rabu ia minta kepada majelis hakim pengadilan ekonomi Samarinda yang diketuai oleh Abdul Kadir Mappong SH supaya memutuskan dan menetapkan menolak semua isi eksepsi penasehat hukum yang diucapkan dan diserahkan pada per- sidangan sebelumnya pekan lalu, karena tidak tepat dan tidak beralasan menurut bukum. Jaksa penuntut umum selanjutnya minta kepada majelis hakim supaya memutuskan dan menetapkan menerima isi pendapat atas eksepsi penasehat hukum dan menyatakan peradilan ekonomi Samarinda berwenang mengadili perkara ini dan pemeriksaan sidang perkara diteruskan. Manoi mengatakan setelah mempela- jari dan meneliti isi eksepsi tim penasehat hukum, ia berkesimpulan bahwa materi keberatan penasehat hukum telah melam- paui apa yang telah ditentukan oleh Undang-undang, karena telah menying- Los Angeles tahun 1976, dan semakin banyak federasi olahraga dengan tegas menen- tang obat bius, tetapi berulah pada Pan American Games 1983 di Venezuela tin- dakan tegas Itu mulai menunjukkan hasil. Untuk pertama kali, proses kromatograf gas dan spektrometer massa digunakan untuk melacak obat bius. Hasilnya, 15 atlit dinyatakan tak memenuhi syarat setelah para pejabat menemukan tingkat penggunaan tes- tosterone yang melampaui batas. Se- jumlah 23 medall, termasuk 11 emas, harus diserahkan kembali. Kegunaan steroida hanya untuk sementara, kata Dr. Melvin Horwith, Indonesia harus dapat menciptakan agar pemain-pemain Cina menjadi tegang dan ini akan bisa dilakukan apabila mereka dapat bermain tenang," kata Suharso Suhandinata, bekas ketua bidang luar negeri PBSI Selasa malam di stadion. Negara Kuala Lumpur. Pangab Bawa Matoluo bahwa kumah adat dan Tarian Tradisional Nias ini, merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia yang perlu dilestarikan dalam wadah kesatuan budaya nasional In- donesia. Untuk itu Rumah Adat perlu dipugar dan perangkat tarian perlu diperbaharui dengan bahan yg lebih baik tanpa merobah model dan warnanya, agar nilainya dapat terpelihara dengan baik pula dan dengan demikian akan lebih menarik para tourist, dalam rangka menunjang para wisata. Untuk itu agar Pangkowilhan I, Pangdam II/Bukit Barisan, Pangdaeral I, Pangkodau I dan Kapolda Sumatera Utara, secara bertahap dan bergilir Ia menambahkan, pertandingan babak final Indonesia dan Cina Jumat malam akan berlangsung ramai. "Kalau pemain-pemain kita tenang dan bisa menguasai diri, kita akan menang.' Menurut Suharso, setidak-tidaknya King dkk harus mampu memperoleh keunggulan 2-1 dari tiga partai tunggal yang akan dipertandingkan. "Syukur- syukur bisa ketiga-tiganya. Pokoknya jangan sampai lengah sedikit pun. Jika tenang kita bisa unggul 3-0," katanya. Suharso, yang punya pengalaman segudang dalam perbulutangkisan na- sional, mengakui, pemain-pemain Cina memang hebat-hebat dan bagus. "Tapi biar bagaimanapun mereka juga kan manusia, suatu saat pasti berbuat lengah," ujarnya. "Mereka juga menganggap kita ini yang paling kuat. Ini harus kita man- faatkan dengan memaksa mereka agar menjadi tegang. Kita harus tahu itu. Kita juga tidak mengakui mereka jelek, tapi mereka juga memuji kita bagus. Menghadapi regu-regu lainnya mereka tidak tegang, tetapi menghadapi kita pasti mereka akan tegang karenanya kita harus dapat memanfaatkannya," ujar Suharso, anggota dewan penyantun PBSI itu. KOMENTAR CINA "Kita hanya berharap mereka bisa bermain bagus," komentar pelatih kepala regu Cina Wong Weng Jiao ketika ditanya bagaimana harapan mereka untuk menghadapi regu Indonesia dalam final nanti. Wong, 51 tahun, kelahiran Indonesia, mengatakan ketiga pemain tunggal Cina, Luan Jin, Han Jian dan Yang Yang se- muanya bermain bagus sebagaimana diduga sebelumnya. "Apa yang saya lihat malam ini, mudah-mudahan begitu juga dalam menghadapi regu Indonesia nanti," katanya dalam bahasa Indonesia yang fasih diselingi bahasa Jawa-nya. Dalam pertandingan tunggal pertama Selasa malam Luan Jin mengalahkan Steve Baddeley 15-9, 15-1, kemudian menyusul kemenangan Han Jian 15-3, 15-7 atas An- Mensesneg Sudarmono Rabu siang di Wisma Karya Senayan jalan Tokyo melantik Direksi Gelora Senayan, masing2 dari kiri kekanan: Drs. M. Sutjipto sebagai wakil ketua Direksi Gelora Senayan, Kol. Inf. Yacub Mansyoer BA sebagai anggota, Pramana Padmodarmoyo sebagai anggota dan Ir. Purnomo Hadi. Hadir dalam pelantikan tersebut Menpora dr. Abdul Gafur dan pejabat lainnya. (Foto: yudha: R/38) gung pokok perkara mengenai upaya pem- buktian surat dakwaan, yang seharusnya dibicarakan dan dibuktikan dalam pemeriksaan sidang. Selain hal tersebut, tim penasehat hukum di dalam menilai surat dakwaan telah keliru, mungkin hal ini disebabkan karena tidak seutuhnya perundang- undangan pabean itu disoroti secara keseluruhan dan mendasar. Ia berpendapat bahwa perundang- undangan pabean tidak terlepas kaitannya satu dengan yg lain sehingga bila hanya diambil sebagiannya saja, maka dengan sendirinya akan timbul suatu kekeliruan pengertian baik tentang maksud dan tu- juan, penafsiran bahkan kekeliruan dalam penerapannya. Jaksa menyampaikan suatu catatan agar tim penasehat hukum tak keliru mengenai ketentuan-ketentuan pabean terutama mengenai tata laksana paben di Bank Impor. Ia mengoreksi terhadap surat keputusan Dirjen Bea dan Cukai nomor. seorang endokrinolog di Pusat Kesehatan Cornell Rumah Sakit New York, tetapi penggunaan obat tersebut bisa mengakibatkan bahaya yang ber- sifat sementara dan tetap. Selama bertahun-tahun, para atlit dan pelatih mengetahui bahwa mereka yang menggunakan steroida cenderung menderita lebih banyak luka otot dan urat daging. Bekas pengangkat berat Terry Todd mengatakan, "sebelum digunakan secara luas luka-luka seperti itu jarang ditemukan dikalangan atlit yang mengeluarkan tenaga besar, sedangkan sekarang ini penyebarannya sudah menguatirkan." Todd percaya bahwa tubuh menun- memberikan dukungannya. Pada kesempatan tersebut Pangab menyerahkan bantuan berupa 1000 lembar seng yang secara sim- bolis diterima oleh Kepala Desa. Dalam kunjungannya ke Sabang, Pangab antara lain telah mengun- jungi Markas Kodim 0109/Sabang, LANAL (Pangkalan TNI-AL) Sabang, melihat proyek pem- bangunan dermaga LANAL, fasilitas pemeliharaan dan per- baikan (FASHARKAN), menara pos pengamat lintas laut serta Koramil 02/Balohan. dy Goode dan Yang Yang menang 15-8, 15-9 atas Steven Butler, satu-satunya pe- main yang sejauh ini mampu mengalahkan singelar ketiga Indonesia Icuk Sugiarto ketika regu Inggeris dikalahkan Indonesia 3-2 dalam pertandingan pertama babak penyisihan pool sebelumnya. Pada kunjungan ke Markas Kodim 0109/Sabang, setelah menerima briefing situasi dari Dan Dim 0109 Sabang, Pangab telah memberikan SULIT DIRAMALKAN: Ribuan pecandu bulutangkis di Malaysia diperkirakan akan memenuhi stadion Negara Kuala Lumpur bila final Piala Thomas Jumat malam berlangsung antara Indonesia lawan regu RRC. Para pencinta bulutangkis di negara itu, juga para ofisial kedua regu yang anak-anak asuhannya akan saling berhadapan dalam final, belum dapat mengemukakan ramalan-ramalan regu mana yang akan tampil sebagai juara. Pelatih kepala regu RRC Wong Wen Jiao mengatakan, sukar untuk diuraikan siapa yang akan meraih Piala Thomas tahun ini antara Indonesia lawan RRC. "Target kami dari semula melawan Inggris memang 4-1, sebab Martin Dew dan Mike Tredgett merupakan partai gan- da Inggris yang begitu tangguh," "Sulit bagi partai tunggal kami He Shang Quan dan Jiang Guoliang menumbangkannya, walau terjadi rubber set, kata pelatih kepala regu Piala Thomas RRC itu seusai pertandingan Selasa malam. Masih ada waktu tiga hari lagi bertemu Indonesia dalam final, karena itu masih sulit untuk dikaji-kaji jalannya per- tandingan, ujar Won Wen Jiao. Won Wen Jiao yang Selasa malam menyambut pemain gandanya, Su Zhian dan Tian Bingky setelah memukul pasangan Inggris, Christopher Dobson dan Dipak Tailor 15-8 dan 15-10 di partai ganda terakhir. "Saya puas dengan par- tai ganda kedua ini," ujarnya gembira. NIELSEN KETUA BARU IBF: Paul Eric Nielsen dari Denmark ter- pilih sebagai presiden baru Federasi Bulutangkis Internasional (IBF) untuk masa kepengurusan dua tahun mendatang, menggantikan ketua lama Craig Reddie dari Inggris, dalam sidang IBF di Kuala Lumpur, Selasa. Sementara Rudy Hartono dari In- donesia, yang sudah habis jabatannya Dari Hal.I Kep-1604 a/pjbc/pb/1975 tanggal 12 Nopember 1975 yang dinyatakan oleh tim penasehat hukum dalam eksepsinya. Surat keputusan tersebut telah diper- baharui dan disederhanakan dengan surat keputusan Dirjen Bea Cukai nomor 106/bc/1982 tanggal 24 Pebruari 1982 ten- tang penyederhanaan tata laksana pabean di bidang impor. "Surat keputusan itu telah dilengkapi dengan petunjuk pelaksanaannya", kata Manoi SH. Seusai penyampaian pendapat penun- tut umum tersebut, tim penasehat hukum yang diketuai oleh Talas Sianturi, SH mengajukan permohonan kepada majelis hakim meminta waktu 20 menit untuk membahas pendapat tersebut dan dikabulkan. Selanjutnya tim penasehat hukum saat itu juga menyampaikan pendapatnya agar majelis hakim menolak pendapat penuntut umum. Sehubungan dengan hal itu Abdul jukkan isyarat normal jika kurang berlatih, tetapi steroida merangsang atlit untuk mengesampingkan perintah tersebut, dengan akibat luka-luka. Di an- tara para pengangkat berat, kata Todd, dua bagian tubuh yang cenderung pecah ialah urat-urat biseps dan kuadriseps, otot di bagian depan paha. Lagipula, obat tersebut bisa menyebabkan membesarnya kelenjar prostat dan merangsang pertumbuhan kanker prostat jika terdapat tumor. Hor- with mengatakan obat-obatan tersebut dikaitkan pula dgn tumbuhnya tumor lever. Jika obat-obatan itu demikian ber- bahaya, mengapa para atlit memakainya? pengarahan-pengarahan di depan seluruh Perwira ABRI yang ber- tugas di Sabang, antara lain untuk tetap memelihara dan mening katkan lagi segala hasil yang telah dicapai sampai sekarang ini sebagai suatu pos terdepan di per- batasan wilayah Republik Indonesia yang paling Barat. Harus tetap disadari betapa pentingnya penugasan di Sabang ini, sehingga setiap anggota ABRI dan aparat Pemerintah yang ditempatkan di Sabang sepantasnyalah memiliki kebanggaan tersendiri untuk lebih bersungguh-sungguh dalam- memikul tanggung jawab dan tugas kewajiban yang dibebankan di pun- daknya masing-masing. Pemain Piala Thomas Cina Han Jian mengembalikan bola lob dari Andy Goode pada pertarungan semi final antara Cina dan Inggris Selasa malam lalu. Han Jian unggul 15-3; 15-7, dan Cina akhirnya ung- gul 4-1 Inggris. (AP). selaku salah seorang anggota dewan eksekutip IBF atas usul pihak Indonesia terpilih kembali bersama Charun Wat- tanasin dari Thailand dan lain-lain. Ketua delegasi Indonesia ke sidang IBF Sumarsono mengatakan pada AN- TARA seusainya rapat, dalam sidang yang dihadiri 32 anggota dari jumlah 52 anggota IBF juga memilih wakil-wakil ketua, anta alain Lu Shen Rong dari Cina menggan- tikan wakil Cina sebelumnya, Chu Zhe, dan E.S. Garrett dari AS, yang mengun- durkan diri digantikan oleh Arthur Jones dari Inggris, sementara Eric Nielsen, yang terpilih sebagai ketua baru IBF periode 1984-1985 kedudukannya selaku wakil ketua digantikan oleh wakil Belanda, Emil Termet. 2 Orang Dari Hal.I rumahnya terendam air, untuk sementara ditampung di Kantor Polsek Pal Merah, sekolah-sekolah, mesjid-mesjid, dan kantor Kelurahan Pal Merah. Sedangkan para tetangganya membantu mereka dengan memberikan "nasi bungkus" sesuai dengan kemampuan warga setempat. Di Kelurahan Pal Merah Jakarta Barat, RW yang paling parah tergenang air ialah RW 08 dan RW 15. Sedangkan 14 RW lainnya yaitu RW 01, RW 02, RW 03, RW 04, RW 05, RW 06, RW 07, RW 09, RW 10, RW 11, RW 12, RW13, RW 14, dan RW 16, dalam keadan cukup parah. Demikian juga RW 01 sampai RW 04 di Kelurahan Tomang Jakarta Barat, tinggi air makin naik yaitu dari 80 Cm menjadi 100 Cm (Rabu siang). TERBESAR Hujan lebat yang mengakibatkan ribuan rumah tergenang di Jakarta tahun ini merupakan hujan terbesar. Beberapa warga Jl. Setiabudi Raya, yang rumahnya tergenang air, mengatakan, sejak tahun 1976 "banjir genangan" tidak pernah terjadi. Banjir genangan tahun ini merupakan bajir genangan yang keduakali. Bahkan, diantara mereka tidak mengira kalau hujan lebat hari Selasa itu dapat menimbulkan banjir genangan. Akibat hujan lebat hari Selasa sore, hampir seluruh jalan-jalan di Jakarta tergenang air yang menyebabkan arus lalu lintas macet total. Jalan-jalan yang tergenang air dan tingginya mencapai lutut antara lain sepanjang Jl. H. Agus Salim, Jl. Sutan Syahrir, Jl. Prof. Moch. Yamin, serta jalan-jalan di daerah Roxi, Grogol dan Cengkareng. Seorang sopir Metro Mini mengatakan, kendaraannya terperangkap banjir di daerah Roxi, Grogol, dan Cengkareng selama tujuh jam. "Saya sampai di rumah pukul 23.30, Pak", tuturnya. Hingga Rabu pagi cuaca di Jakarta mendung dan hujan rintik-rintik turun. Kadir Mappong selaku Ketua Majelis Hakim memutuskan akan menyampaikan keputusan dan penetapannya pada hari Sabtu tanggal 19 Mei mendatang sekaligus mendengarkan keterangan saksi-saksi. Dari Hal.I Lee Evans, dua kali pemenang medali emas tidak menggunakan steroida, mengatakan banyak atlit merasa terdesak menggunakan steroida "agar bisa mempertahankan semangat persaingannya terhadap lawan-lawan Blok Timur mereka yang diketahui meng- gunakan steroida secara teratur sebagai bagian program latihan mereka." Di samping prosedur pemeriksaan yang keras Komite Olimpiade, Evans, yang kini melatih atlit atletik Amerika, percaya para pelatih memainkan peranan. "Saya rasa kita perlu mendidik para atlit sehebat mungkin." (John Young) Dari Hal.I Memang tidak semua titik-titik pos perbatasan mempunyai faktor jarak dan waktu yang sama dari pusat, yang turut mempengaruhi kelan- caran komunikasi, tetapi penilaian prioritas pos-pos itu juga dilihat dari banyak aspek lain yang mungkin lebih penting, apalagi pos yang cukup strategis seperti Sabang ini. Menyertai Pangab pada kun- jungan tersebut Kasau Marsekal TNI Sukardi, Deputy Kasal Laksdya TNI Tedy Asikin Natanegara, Pangkowilhan I Letjen TNI Susilo Sudarman, Asops Kapolri Mayjen (Pol) L. Sianturi, para pejabat teras Mabes ABRI serta Sekretaris Ditjen Perla Departemen Perhubungan J.E. Habibi. OLAH RAGA Babak Final Kompetisi Galatama 1983/1984 Janita Utama Tantang Mercu Buana Di Final C Surabaya, Mei [BY] Yanita Utama menempatkan diri sebagai finalis kompetisi Klub Galatama PSSI Keempat 1983/1984 setelah Rabu petang dalam pertandingan semi final di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya unggul atas klub favorit Tunas Inti 7-6 melalui adu pinalti. Pertandingan 2 x 45 menit kedudukan sama kuat 1-1, ketika turun minum tanpa gol, kemudian diperpanjang 2 x 15 menit kedudukan tetap 1-1 dan sesuai dengan peraturan pertandingan dilakukan adu pinalti yang mengubah angka menjadi 4-4. Kedudukan sama kuat 4-4 kendati sudah dilakukan adu pinalti yang dilakukan oleh 5 pemain tiap-tiap kesebelasan terpaksa diulang untuk mencapai selisih gol dengan menampilkan tiga pemain lagi untuk bertindak selaku algojo. Dalam adu pinalti pertama Tunas Inti memasukan 3 gol melalui Ronny Patinasarany, Antonius Cahyono dan Rany Ngawaro, sementara Robby Binur dan Mansur Ngawaro gagal melaksanakan tugasnya. Demikian pula dipihak Yanita Utama memasukkan 3 gol melalui Joko Malis, Rudy William Kelces dan Arief Hidayat, sedangkan tendangan Bambang Nurdiansyah dan Anwar Umar tidak menghasilkan gol sehingga kedudukan tetap draw 4-4. Untuk mencari selisih gol guna menentukan siapa pemenang pertandingan semi final ini dilakukan lagi 3 kali tendangan pinalti. Tunas Inti mempercayakan kepada Jeffry Pranata dan Riono Asnan yang berhasil dengan baik melaksanakan tugasnya tetapi penjaga gawang Bonar Tobing yang juga memperoleh bagian untuk melaksanakan eksekusi gagal melengkapi 3 gol. Sebaliknya YanitaUtama dengan Elly Idris, Helly Maura dan M. John berhasil dengan baik melakukan tugasnya membuat Yanita Utama unggul 7-6 dan menentukan maju ke final menghadapi Buana yang sebelumnya mengalahkan UMS'80 dengan 3-1. Mercu Jakarta, Mei (BY) Regu Korea Selatan muncul sebagai juara ketiga Piala Uber setelah dalam per- tandingan semalam di stadion Negara Kuala Lumpur mengungguli regu Den- mark dengan 5-0 dan dengan demikian regu Denmark hanya berhasil menempati urutan keempat. Korsel menunjukkan dominasinya ketika melawan regu Denmark yang ke- duanya tersisih di babak semi final. Den- mark dalam semi final disisihkan oleh regu Inggeris dengan kekalahan tipis 2-3, sedang Korsel tersingkir oleh regu Cina dengan kekalahan besar 0-5. Menghadapi pemain-pemain Korsel regu Denmark tampaknya tidak berkutik. Kemenangan 5-0 Korsel diperoleh 4 par- tai diantaranya dengan dwi set sedangkan satu-satunya yang memberikan perlawanan melalui set panjang adalah tunggal pertama Kristen Larsen yang menghadapi Kim Yun Ya dengan 2-11, 11-7 dan 2-11. Keempat partai lainnya tunggal kedua Rikke Sorensen dikalahkan Yoo Sang Hee dengan 5-11 dan 3-11, kemudian tunggal ketiga Dorte Kjaer dilin- das Kim Yun Suk 5-11 dan 6-11. Dua partai ganda juga seluruhnya dimenangkan oleh Korsel masing-masing pasangan Denmark Kristen Larsen/Leslotte dikalahkan Sun Aik Hwang/Chung Myung Hee dengan 5-15 dan 5-15 sementara ganda kedua pasangan Dorte Kjaer/Morgensen dipatahkan pasangan Kim Yun Ya/Nyo Sang Hee dengan 12-15 dan 1-15. Piala Thomas. Sementara itu dalam memperebutkan tempat ketiga untuk pertandingan- pertandingan Piala Thomas ketika berita ini diturunkan sedang berlangsung antara regu Inggeris dengan Korsel dengan hasil sementara 2-1 untuk keunggulan Inggeris yang keseluruhannya dari hasil pertan- dingan partai tunggal. Pertandingan final antara Mercu Buana Medan dan Yanita Utama untuk menentukan siapa yang berhak memegang gelar juara kompetisi Galtama 1983/1984 akan dilakukan di Stadion Utama Senayan tanggal 20 Mei mendatang. Sementara Tunas Inti dan UMS'80 hanya akan memperebutkan tempat ketiga. Munculnya kedua finalis ini yaitu Mercu Buana dan Yanita Utama mematahkan segala ramalan selama ini yang menjagoi Tunas Inti sebagai salah satu finalis menghadapi Yanita Utama. CEPAT DAN KERAS Pemain utama Inggeris dalam tunggal pertama Steve Baddleley melalui per- juangan keras yang ketat akhirnya mengakui keunggulan pemain Korsel Park Yoo Bong dengan 6-15, 15-8 dan 3-15. Demikian juga dua partai ganda Muncul dilapangan. keduanya menurunkan pemain-pemain andalannya dengan full team. Namun keduanya tampak hati-hati ketika mengawali pertandingan yang menentukan ini. Permainan akhirnya berkembang cepat dan keras dengan suasana mencekam. Keduanya saling melakukan tekanan kedaerah lawan masing-masing. Menurut laporan koresponden BY di Surabaya Darmadji wasit Yopie de Fretes dalam babak pertama mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Tunas Inti masing-masing menit ke-18 Robby Binur, yang mengganjal Bambang Sunarto serta Tolib Rajab melakukan pelanggaran terhadap Jayadi Said. Dari keseluruhan jalannya pertandingan Yanita Utama lebih banyak melakukan tekanan kedaerah Tunas Inti. Dua peluang Tunas Inti di babak pertama tak terselesaikan ketika penjaga gawang Bonar Tobing dan kembali Bonar berhasil menangkap lengket tendangan keras yang dilepaskan Joko Malis. Pertandingan sempat terhenti sekitar 10 menit ketika menit ke-29 wasit Yopie de Fretes menujuk titik pinalti setelah Ruly Nere terjerembab di kotak pinalti akibat diganjal Bujang Nasril. Namun putusan wasit Yopie tersebut dinilai pemain-pemain Yanita Utama kontroversil yang kemudian Korsel Juara Ketiga Piala Uber Mengalahkan Regu Denmark 50 berlangsung dalam set panjang antara Steve Buttler dengan Sung Han Kok dengan pertandingan alot dan ketat dalam rubber set yang dimenangkan Steve But- tler dengan 16-17, 17-14 dan 15-1 yang kemudian mengubah kedudukan menjadi 1-1. Inggeris meraih kemenangan kedua melalui Dipak Taylor yang selama perebutan Piala Thomas ini bermain gan- da dan baru semalam bermain dipartai Masyarakat_ persen dari seluruh kecamatan di Indonesia telah dijangkau oleh pelayanan pos. Untuk dapat mendukung peranan pos di masa masa mendatang dalam rangka menyelaraskan pelayanan pos terhadap keberhasilan pembangunan nasional, FKP menganggap telah tiba saatnya untuk menetapkan kebijaksanaan kebijaksanaan pokok tentang pos, baik perencanaan, pelaksanaan pembangunan, pembiayaan maupun pengawasannya. Sehubungan dengan itu, FKP merasa sangat berkepentingan atas terwujudnya Undang Undang tentang Pos baru sebagai pengganti Undang Undang No. 4 Tahun 1959 yang hanya memuat soal soal pokok saja. Berkenaan dengan masalah pelayanan, FKP menghargai RUU tentang Pos baru yang menegaskan bahwa pelayanan pos diselenggarakan dengan memberikan perlakuan yang sama kepada semua lapisan masyarakat, tanpa perbedaan. Dengan kebijaksanaan pengelolaan pos oleh negara, di antaranya untuk tujuan melindungi rakyat banyak dengan tarif seragam, adalah merupakan suatu langkah terpuji, ujar jurubicara fraksi ini. SANGAT TEPAT Fraksi Persatuan Pembangunan (FPP) lewat jurubicaranya, Drs. H.Sjufri Helmy Tanjung juga berpendapat, penga- juan RUU tentang Pos tersebut sangat tepat waktunya karena Undang Undang No.4 tahun 1959 tidak sesuai lagi dengan perkembangan di masa Orde Pem- bangunan dan awal dimulainya Pelita IV. FPP juga merasa berkepentingan Halaman VII memprotes putusan wasit dan berkembang hampir menimbulkan kericuhan. Ketua III PSSI Bidang Galatama Acub Zaenal yang turun tangan menjernihkan suasana meminta kepada pemain-pemain Yanita Utama agar menerima putusan wasit. Tendangan pinalti dilaksanakan oleh Riono Asnan namun gagal, tendangannya melenceng kesamping, tiang gawang. Gol pertama diciptakan lebih dahulu oleh Tunas Inti menit ke-50 hasil kerjasama Rully Nere dan Stevanus Sirey. Bola umpan Stevanus Sirey terlambat diblok Bujang Nasril dan bola dengan cepat disambar Rully Nere membuat penjaga gawang M. Asyik menangkap angin, 1-0. Yanita Utama berhasil menyamakan kedudukan 1-1 ketika menit ke-65 umpan lambung Jayadi Said terlambat dipetik Bonar Tobing yang kemudian menjadikan kemelut didepan gawangnya, tetapi Bambang Nurdiansyah lebih cepat menyerobot bola yang langsung menusuk kejantung pertahanan penjaga gawang Bonar merobek jala Tunas Inti. Kedudukan sama kuat 1-1 ini bertahan hingga pertandingan selesai. Dengan kedudukan sama kuat ini pertandingan diperpanjang 2 x 15 menit dan hasilnya tetap sama kuat, sehingga dilakukan adu pinalti untuk menentukan siapa yang berhak memenangkan pertandingan sekaligus maju ke babak final. YANITA UTAMA: M. Asyik, M. John, Bambang Sunarto/Anwar Umar, Rudy William Kelces, Herry Kiswanto, Helly Maura, Jayadi Said, Arief Hidayat, Bambang Nurdiansyah, Joko Malis, Elly Idris. TUNAS INTI: Bonar Tobing, Antonius Cahyono, Talib Rajab, Riono Asnan, Marsely Tambayong, Robby Binur, Stevanus Sirey/Rany Ngawaro, Ronny Pattinasarany, Jeffry Pranata, Rully Nere, Wahyu Tanoto/Mansyur Ngawaro. (R.17/020) tunggal menghadapi Choi Byung Hak dengan angka 11-15, 15-11 dan 15-6 yang kemudian menjadikan kedudukan 2-1 un- tuk Inggeris. Ketika berita ini turun sedang berlangsung pertandingan partai ganda yang menentukan siapa yang berhak un- tuk menjadi juara ketiga. Demikian agar para langganan telepon maklum adanya.. Pertandingan malam ini adalah final an- tara regu superior Cina melawan Inggeris untuk Piala Uber. (R.17) Dari Hal.I terhadap RUU ini karena menyangkut ha- jat orang banyak. Sehubungan dengan itu, FPP menyatakan penghargaannya kepada pihak karyawan pos yang telah melaksanakan tugas serta tanggungjawab sebaik-baiknya. Dengan disyahkannya RUU tentang Pos nanti, FPP mengharapkan agar Undang-Undang tersebut bukan menam- bah beban rakyat, sebaliknya untuk me- ringankan dan memudahkan setiap urusan pengiriman dan penerimaan berita, barang dan uang. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (FPDI) yang juga menyambut baik dia- jukannya RUU ini, melalui jurubicaranya Achmad Subagyo berpendapat, pe- nyelenggaraan pos mempunyai arti penting karena merupakan sarana komunikasi bagi manusia dalam bermasyarakat maupun penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu, kata Subagyo, kegiatan di bidang pos jelas merupakan penyelenggaraan kegiatan yang me- nyangkut kepentingan umum. Itulah sebabnya penyelenggaraan pos harus dilaksanakan oleh negara demi kepen- tingan umum, ujarnya. PENGUMUMAN Bagi negara, FPDI, penyelenggaraan pos harus mempunyai arti lebih memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan lebih memperkokoh kehidupan berbangsa dan bernegara, serta lebih mengembangkan hubungan antar bangsa. Dengan demikian, penyelenggaraan pos harus dapat memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali, yang mencakup seluruh wilayah nusantara, tandasnya. NOMOR: 032/NGO22/PEG-22/84 Diberitahukan kepada para langganan sambungan telepon di Jakarta Raya, bah- wa mulai tanggal 20 Mei 1984, PERUMTEL menyediakan pelayanan fasilitas NON SLJJ bagi yang memerlukannya. Syarat-syarat yang harus dipenuhi antara lain : 1. Mengajukan permintaan tertulis (Model Tel-2b) kepada : KEPALA SUB DINAS PEMASARAN WITEL IV Jln Kramat Raya No. 140, di Jakarta Pusat. menurut 2. Tanggal mulai berlakunya fasilitas Non SLJJ secara effektif adalah setiap tanggal 20 dari suatu bulan. 3. Berdasarkan pertimbangan teknis, masa berlangganan pelayanan Non SLJJ minimal 3 (tiga) bulan. 4. Pemakai fasilitas Non-SLJJ tidak dikenakan biaya pasang tambahan apapun. 5. Untuk mengadakan percakapan antar daerah (interlokal) para langganan Non SLJJ hanya dapat menghubungi melalui operator (nomor telepon 100). 6. Karena keterbatasan teknis, maka dalam mengajukan permintaan percaka- pan antar daerah (interlokal) melalui operator, diminta para langganan ber- sabar menunggu giliran sesuai dengan urutan diterimanya permintaan (booking). DIREKSI PERUMTEL. 158/BE/BY/5-84