Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Analisa
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-11-25
Halaman: 05

Konten


Selasa, 25 Nopember 1997 DAERAH SUMATERA UTARA Banjir dan Tanah Longsor Landa Kawasan Pantai Barat, Tapsel Padangsidimpuan, (Analisa). Menurut keterangan dihim- proses belajar mengajar pada Banjir besar disertai tanah longsor terjadi di pun "Analisa" hingga Senin (24/ Sabtu (22/11) terganggu. 11), bencana banjir dan tanah Syafaruddin Nasution, se- orang tokoh pemuda yang ber- mukim di Desa Tapus, Batang Batang Natal, Batahan dan Natal, Jumat (21/11), sehingga transportasi ke kawasan Pantai Barat Tapsel itu, terputus selama 24 jam. Namun di- laporkan tidak ada korban jiwa. longsor ini terjadi, akibat tu- runnya hujan secara terus me- nerus, sehingga beberapa sungai Natal menyebutkan, peristiwa banjir seperti ini sebenarnya su- dah jarang terjadi. yang ada di tiga kecamatan itu meluap. Bahkan sempat pula menenggelamkan badan jalan sampai ketinggian satu meter. Di Simpanggambir, Batang Natal, selain terjadi banjir pada beberapa tempat tanah longsor menimbun daban jalan. Iring iringan kendaraan yang seha- rusnya melalui jaluritu, terpaksa bermalam. Sebagian ada yang mengalihkannya melalui Sila- ping, Sumbar. "Rombongan saya terpaksa bermalam di Muara Soma. Na- mun akibat lamanya hubungan terputus, kami terpaksa kembali ke Padangsidimpuan", ujar Wa- kapolres Tapsel Mayor Pol Drs Lukman Wahyu ketika ditemui "Analisa". Lagi, Sisa Tanaman Pohon Ganja Ditemukan di Ladang Siporkas Tebing Tinggi, (Analisa). Pihak berwajib kembali me- nemukan beberapa batang po- hon ganja yang masih tertinggal di ladang Siporkas Kecamatan Sipispis, Deli Serdang. Barang bukti lebih kurang enam batang pohon ganja itu, merupakan sisa dari penemuan 50 batang di lokasi sama, Kamis (20/11) lalu oleh Polres Deli Serdang berikut membekuk ter- sangka penanamnya TP (Anali- sa 24/11). "Memang benar masih ada pohon ganja yang ditemukan anggota Koramil Sipispis, ba- rang bukti itu lebih kurang satu goni. Kami sebelumnya juga su- dah memerintahkan anggota Polsek Sipispis melakukan pen- carian kembali pohon ganja itu", kata Kapolres Deli Serdang Let- kol Pol Drs Irman Santosa men- jawab pertanyaan "Analisa", Se- nin (24/11) sore. Tebing Tinggi, (Analisa). Danramil-13 Tebing Tinggi Kapten Inf Suparman, Jumat (21/11) mengoptimalkan kewa- jiban kader penegak disiplin (KPD) dengan melancarkan operasi gerakan disiplin nasional di beberapa tempat. Sasaran operasi KPD terdiri atas Babinsa, PNS kecamatan dan kelurahan mendatangi Pasar Sakti. Di tempat ini, KPD me- ngajak para pedagang menertib- kan sampah, membersihkan pe- karangan tempat mereka ber- jualan. KPD juga memberi penga- rahan kepada para pengemudi di Pasar Sakti yang memar- kirkan kendaraannya sembara- ngan.Dari Pasar Sakti KPD bergerak ke Kelurahan Badak Bejuang, Tanjung Marulak dan Rantau Laban. Di Jalan Prod M Yamin SH, KPD memergoki pelajar SMU yang membolos saat jam belajar nongkrong di warung. Dantim KPD Kapten Inf Su- parman memberi pengarahan dan bimbingan kepada pelajar SMU itu, agar tidak bolos se- kolah serta selalu berdisiplin waktu belajar. GDN ini, katanya mengajak dan mengimbau masyarakat agar ikut berpartsipasi dalam Analisa/bam BIMBINGAN: Danramil 13 Tebing Tinggi Kapten Inf Suparman selaku Dantim KPD memberikan nasehat kepada em- pat pelajar SMU yang kedapatan bolos sekolah Kisaran, (Analisa). Majelis Hakim Pengadilanm Negeri (PN) Kisaran dipimpin Poriaman Siregar SH menolak permintaan penasehat hukum terdakwa agar mengajukan Ka- dis PU Asahan sebagai saksi da- lam sidang lanjutan kasus PNS, Kamis (20/11). Beberapa tahun lalu, Polres Deli Serdang juga menemukan lokasi penanaman pohon ganja di lereng Gunung Simbolon Ke- camatan Sipispis, tambah Ka- polres. Kuasa hukum terdakwa HS dan MT yakni Agustami SH da- lam sidang itu minta majelis ha- kim menghadirkan saksi tam- bahan yakni, Kadis PU Asahan. Pohon ganja yang ditemukan itu, ditanam di sela sela tanaman sayur dan di hutan yang masih lebat dan pohon ditemukan be- rusia tiga bulan. Rumah potong itu dipindah- kan ke Desa Pasar Sore, sebagai pengganti rumah potong lama yang berada di lingkungan per- dan pro- tes masyarakat. Kabagtib Pemda Deli Ser- dang Drs Timbul Sembiring ke- tika ditemui "Analisa", menga- takan, hal itu terpaksa dilakukan, agar pengusaha rumah potong Kader Penegak Disiplin Laksanakan babi itu segera mempergunakan Penertiban di Tebing Tinggi rumah potong yang baru yang lokasinya me-mang terlalu jauh dari kota Lubuk Pakam. Karena menurut penasehat hukum terdakwa, dalam persi- dangan sebelumnya saksi Inda- waty mengungkapkan Nurainun datang ke rumahnya minta di- bawa ke rumah Kepala Dinas PU Asahan. Dalam pemeriksaan, ter- sangka TP warga Dusun IV Kampung Si Ubagubag Desa Rimbun mengaku bibit ganja itu ia peroleh dari temannya yang sudah meninggal. Namun permintaan penase- hat hukum terdakwa itu, tidak dikabulkan majelis hakim. Sidang hari itu, mendengar- kan kesaksian Hj Rismala Amir. Hj Rismala Amir mengatakan: Kami berlima Pak "Ketika itu, ia memberi saya segumpal daun dan biji ganja untuk dihisap. Biji ganja ke- mudian saya tanam di beberapa tempat. Setelah dipanen, ganja itu saya jual ke Pematang Siantar dan uang penjualan Rp 500.000 digunakan bayar utang". kata- nya.(cha). upaya menciptakan budaya ter- tib, budaya bersih serta budaya kerja. Hakim Tolak Usul Kuasa Hukum Terdakwa Pelaksanaan GDN di Tebing Tinggi berlangsung setiap, Se- nin, Selasa, Kamis dan Jumat. (bam). Kotarih, (Analisa). Kasus pengaduan peneba- ngan ratusan tanaman pohon ka- ret di Sigogo Desa Kotarih Baru, Deli Serdang yang ditangani Polsek Kotarih, diambil alih Ca- mat Kecamatan Kotarih. Pemindahan rumah potong, memang harus disegerakan me- ngingat Lubuk Pakam dalam waktu dekat akan kembali be- rusaha meraih Piala Adipura un- tuk ketiga kalinya, kata Sem- biring. (sk). Camat Kotarih Ambil Alih Kasus Penebangan Pohon Karet Keterangan diperoleh "Ana- lisa", Jumat (21/11) di Kantor Polsek Kotarih menyebutkan, pengambilalihan atas pemerik- saan kasus pengaduan peneba- ngan ratusan pohon karet itu oleh Camat Kotarih Nasrun Sire- gar BA, karena dirasa awal pe- ngaduan kepada pihaknya, se- hingga memohon agar pemerik- saan di Polsek dihentikan. Polsek Kotarih menangani kasus penebangan pohon karet itu, atas pengaduan Sanusi (48) warga Desa Kotarih Baru dan Ali Pairun (45) warga Desa Sei Karei Kecamatan Kotarih. Tersangka pelaku penebang Peristiwa serupa yang terjadi di Desa Bintungan Bejangkar, Batahan diinformasikan, seba- gian besar rumah penduduk te- rendam air sungai yang meluap. Genangan air juga sampai ke halaman SD Air Apa, sehingga Rumah Potong Liar datang ke rumah Nurainun setelah adanya surat pernyataan Nurainun yang disebarluaskan foto kopinya, isinya menuding terdakwa HS sebagai pemerkosa S adik kandung Nurainun tahun 1990 lalu. Kami belima yang datang itu, Hamdan Situmorang, Tohir Rajagukguk, Gultom dan Rahim Situmorang". Di rumah Nurainun dan suaminya Basuki, ketika ia menyatakan kenapa ada surat pernyataan seperti itu. di L.Pakam Disegel Lubuk Pakam, (Analisa). Dijawab Nurainun ia tidak tahun tanyakanlah kepada In- dawati. Petugas ketertiban Pemda Deli Serdang dipimpin Kabagtib Drs Timbul Sembiring "segel" rumah potong babi liar di Jalan Cipto Ujung Lubuk Pakam, Kamis (20/11). Keterangan diperoleh "Ana- lisa" menyebutkan, penyegelan itu, karena rumah potong yang baru di Desa Pasar Sore Keca- matan Beringin tidak pernah di- gunakan. pohon karet tu, ACH (45) warga Desa Kotarih Baru. ( Analisa 18/11). Namun tersangka ACH me- laporkan hal itu kepada Camat Kotarih dan pihak camat kemu- dian mengambil alih masalah- nya, kendati kasusnya bukan perdata melainkan tindak kri- minal. Kapolsek Kotarih Letda Pol G Marpaung ketika dihubungi "Analisa) di kantornya membe- narkan hal itu. Namun pihaknya tetap akan melimpahkan berita acara pe- meriksaan (BAP) nya kepada Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam dalam waktu dekat, katanya. (chair). Lubanjulu (Analisa) Diperkirakan ribuan ekor tikus dimusnakan dalam suatu aksi berburu tikus di sebagian persawahan Desa Sibadihon Kecamatan Lumbanjulu Kabu- paten Tapanuli Utara. Aksi berburu tikus ini dilaksanakan satu hari penuh, Kamis (20/11) tanpa dikomandoi siapa-siapa melainkan spontanitas warga setempat. Menurut Ompu Mi- duk boru Sitorus, dalam aksi berburu tikus ini, hampir semua warga apakah itu kaum bapak, ibu-ibu,anak-anak muda bah- kan anak-anak terbilang diba- wah umur ramai-ramai sambil membawa cangkul dan alat pentung lainnya menyisir ben- teng tali air dan pematang sawah tempat kemungkinan tikusnya bersarang. Ompu Miduk didam- pingi putra bungsunya, Horas Kasih Sirait, kini duduk dibang- ku kelas IV SD yang tidak ketinggalan dalam aksi ini Meluapnya beberapa sungai di kawasan itu, kemungkingan besar merajalelanya peramba- han hutan. Ketika majelis hakim kepada saksi Nurainun apakah ketera- ngan saksi itu benar, Nurainun mengatakan, terdakwa HS dan TR memang mengancamnya. Namun terdakwa HS dan TR mengatakan kepada hakim, Nu- rainun memang pembohong. Majelis hakim meminta Jak- sa Tiarma, Tampubolon untuk mengajukan tuntutan hukum dalam sidang lanjutan (dta). TunTunG Atas kerjasama petugas PU Mandailing Natal dan masyara- kat sejak Sabtu (22/11) malam hubungan lalulintas pulih kem- bali. Mengatasi timbunan tanah longsor, beberapa alat berat di- kerahkan dan siaga pada lokasi yang diangap rawan.(dio). :. Tebing Tinggi, ( Analisa). Sidang lanjutan kasus pemba- karan rumah yang menewaskan anak dan cucu saksi korban M.Djamil mulai jelas latar bela- kang kejadiannya. Kasus ini ter- jadi akibat perasaan sakit hati, cu- riga dan ingin menyingkirkan M.Djamil. M.Djamil mengatakan, tiga hari sebelum terjadi pembakaran rumahnya di Tebing Tinggi, dian- cam langsung Azman (kemana- kan Djasman) di Malaysia. "Ayah secepatnya pulang ke Indo- nesia. Kalau masih ingin tinggal di Malaysia, keselamatan ayah ti- dak terjamin!!", ancam Azman seperti ditirukan M.Djamil di Pe ngadilan Negeri (PN) Tebing Tinggi. M.Djamil lebih banyak berce- rita tentang hubungannya dengan Djasman warga negara Malaysia yang telah dianggap sebagai anak angkat. Disebutkannya, se- lama lebih kurang empat tahun hubungan dengan Djasman cu- kup baik. Terakhir dia dibolehkan Djasman pulang ke Tebing Ting- gi. "Ayah boleh pulang ke Tebing tinggi. Jika ada yang penting, Ribuan Tikus Dimusnahkan di Desa Sibadihon Demikian pengakuan itu dije- laskan saksi M.Djamil dalam lan- jutan pemeriksaan pada sidang minggu lalu yang sempat diskor dan ditunda. Sidang lanjutan kasus pemba- karan rumah ini kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tebing Tinggi Selasa (18/11). Di persi- dangan ini, jaksa menghadirkan terdakwa S alias D. Berkas terpi- sah lainnya menghadirkan terdak- wa AM. M.Djamil mengatakan, pada malam pembakaran dia dan istrinya tinggal di Malaysia dan masih menerima telepon dan Az- man memberitahukan kejadian yang menimpa keluaga. "Ayah se- gera pulang ke Tebing Tinggi!. Sa- lah seorang anak ayah masuk ru- mah sakit akibat tabrakan. Kini korban sudah dibawa ke RS Me- dan", papar M.Djamil ketika itu. ANALISA Tewas Jadi Korban Tabrak Lari dan Tersangka Pencuri Dipukuli Massa Sementara itu, tersangka MS (23) diramai ramaikan massa, setelah dipergoki memasuki ru- mah Haposan Pasaribu di ka- wasan Desa Simallopuk Keca- matan Parbuluan, Dairi, Senin (24/11). Sidang Lanjutan Pembakaran Rumah Saksi M. DJamil Diancam Jika Masih Sumbul, (Analisa). Tohap Sigalingging (42) war- ga Desa Sileu leu Kecamatan Sumbul, Dairi tewas jadi korban tabrak lari sebuah mobil di jalan lintas Sumut Desa Tanjung Be- ringin, Minggu (23/11) pukul 22.00 WIB. Keterangan diperoleh "Ana- lisa", Senin (24/11) di lokasi kejadian, korban saat itu me- ngendarai sepeda motor dari arah Medan, tiba tiba ditabrak mobil dari belakang, sehingga korban terpental ke aspal dan ti- dak sadarkan diri. Tinggal di Malaysia nanti ayah saya jemput atau tele- pon", kata M.Djamil ketika meni- rukan ucapan Djasman. Namun, mobil yang menab- rak korban, juga menyeruduk pengandara sepeda yang belum diketahui identitasnya, sehingga menderita luka parah. Dikatakannya, beberapa kali Azman menemuinya langsung" Azman menyuruh saya dan istri pulang ke Tebing Tinggi, saya ti- dak mau. Karena saya tidak pu- Dari sidang terdahulu maupun sidang kali ni, M.Djamil merupa- kan saksi kunci dan penentu da- lam perkara ini. Dia tidak mau berterus terang dan tampak kaku, tertutup ketika memberi penjela-nya ongkos dan persediaan uang san/jawaban atas pertanyaan me- untuk pulang. Begitu saya mene- pohon karet yang sudah ditebang jalis hakim. Sementara, majelis di kebakaran di rumah, saya lang- rima telepon dari keluarga terja- Tersangka dalam pemerika- saan di Polsek Kotarih mengaku kesalahannya, sehingga tersang- ka harus mengganti rugi ratusan itu. hakim berupaya untuk mengeta- hui siapa saja yang ikut terlibat dalam kasus pembakaran rumah yang menewaskan dua korban ji sung menemui Djasman. Djas- man kemudian memberi ongkos kepada saya untuk pulang ke Te- bing Tinggi", kata M.Djamil. wa itu. mengatakan, berburu tikus itu dilaksanakan justru mereka mulai menabur benih untuk musim tanam 1997/1998. Ka- tanya, hal seperti ini sudah lama tidak mereka lakukan sehingga populasi tikusnya semakin berkembang. Akibatnya meru- Kedua korban segera dibawa masyarakat setempat ke RSU Kabanjahe, namun di perjalanan Tohap Sigalingging tewas, se- dang pengandara sepeda masih dalam perawatan. Kejadian itu dilaporkan ke Sat Lantas Polres dairi dan me- lakukan pemeriksaan di lokasi. MEMBOCORKAN Apakah saudara yang membo- corkan usaha obat milik Djasman kepada polisi Malaysia ?", pan- cing majelis hakim. "Tidak! Ke- tika Djasman ditangkap polisi, saya sudah pulang dan berada di Tebing Tinggi. Bahkan istri Djas- man menelepon dan mengabar- ditahan polisi. Istri Djasman min- kan kepada saya bahwa suaminya ta bantuan dikirim doa agar sua- minay cepat keluar dari tahanan. Beberapa hari kemudian istri Djasman menelpon kembali kepa- da saya. Istri Djasman memberi- tahukan suaminya telah keluar takan. dari penjara", M.Djamil menceri Apakah saudara mengobati pasien di Malaysia maupun di si- tanya anggota majelis hakim B. Sinurat SH. "Benar...... Pak!. Saya mengobati pasien di Malaysia atas petunjuk Djasman. Saya tidak be- rani mengobati orang lain mau- pun kemana pergi tanpa sepenge- tahuan Djasman", jawab M.Dja mil. Keterangan diperleh "Ana- lisa", siang itu tersangka mema- suki rumah Haposan pasaribu saat pemilik rumah tidak berada di tempat pergi ke ladang. Secara kebetulan, dua bocah di kawasan itu melihat pintu ru- mah korban terbuka segera men- dekati rumah dan melihat ada orang di dalam rumah. Kedua bocah tadi segera memberitahukan kepada pen- duduk setempat. Puluhan pen- duduk datang dan mengepung rumah, sehingga tersangka tak berkutik. di Kodya Binjai Binjai, (Analisa). Namun warga setempat ma- rah dan bertindak main hakim sendiri meramai ramaikan ter- sangka hingga tidak sadarkan diri dan selanjutnya menyerah- kan tersangka yang tidak dike tahui tempat tinggalnya itu ke- pada Polisi.(dp). Penyakit demam berdarah serang Kotamadya Binjai dan salah seorang korbannya saat ini diopname di RSU Djulham. Pelaksana Direktur RSU Djulham dr Murad al Fuad Dsa ketika dihubungi "Analisa" di ruang kerjanya, Senin (24/11) membenarkan ada pasien pen- derita penyakit demam berdarah bernama Muhammad Deni (6) warga Lingkungan I Kelurahan Limau Sundai Kecamatan Binjai Barat, kini dirawat. Ia mengatakan, pihaknya su- dah melaporkan adanya penya- kit demam berdarah yang me- nyerang masyarakat Kelurahan Kesehatan Kotamadya Binjai. Limau Sundai kepada Dinas Pelaksana Direktur RSU Dr Djulham ini mengimbau masya- gikan kami sendiri. Kerugian-rakat untuk lebih meningkatkan nya, benih padi yang baru kebersihan lingkungan rumah. ditabur itu bisa saja habis di Bila ada masyarakat mulai ramai-ramaikan, tikus itu, ujar- terasa diserang demam berdarah nya. Tukusnya memang tidak segera mendatangi tenaga me- habis-habinya. Tetapi dengan dis, tambahnya.(anaf). dilaksanakannya aksi berburu ini, yang pasti populasinya tidak sebanya sebelumnya lagi, tam- bahnya polos. Horas Kasih Sirait ketika diajak berbicara tentang aksi berburu tikus ini kelihatan- nya lebih semangat lagi. Kata- nya,dia bukannya main pentung melainkan main tangkap sam- pai-sampai salah satu jari tangannya digigit kawanan tikus itu.(bs) Menurutnya sebelum pemba- karan ini, hubungannya dengan Djasman cukup baik. Namun se- telah Djasman bertemu dengan terdakwa AM, mereka makin akrab dan menjauhi saya. Hari- hari berikutnya hubungan saya dengan Djasman makin renggang. Apalagi setelah kejadian pemba- karan ini. "Djasman menuduh saya yang melaporkan usahanya kepada pihak polisi Malaysia. Ba- gaimanapun juga. Djasman itu anak angkat saya. Mana mungkin saya ingin menjerumuskannya. Sementara tempat dan kegiatan usaha obatnya saya tidak menge- tahui", papar M.Djamil. Apakah rumah saudara yang terbakar dibangun Djasman?", ta- nya hakim lagi. "Tidak Pak...... Sebagian besar dana untuk pem- bangunan rumah itu uang hasil jualan kami. Memang ada uang pemberian Djasman 30 persen dari bangunan rumah itu. Uang itu diberikan Djasman kepada saya. Saya kira Djasman pantas memberi uang, karena saya beker- ja dengannya untuk mengobati orang yang sakit", tutur M.Djamil lagi. alq dla w G Pematang Siantar, (Analisa). Seorang tewas dan satu lagi menderita luka berat, akibat abang beradik itu ditabrak bus penumpang di km 14-15 jalan Siantar-Perdagangan atau kawa- san Desa Bangun, Sabtu (22/ 11) malam. Demam Berdarah Berjangkit ketahui identiasnya. Jadi kenapa saudara mau di- bawa Ani (saudara dekat Djas- man) ke Malaysia lagi?", kejar Kedua terdakwa didampingi penasehat hukum/advokat H.Ma- rimin Effendy SH dan asistennya Alfian H.Dalimunthe SH. (cha). majelis hakim lagi. "Ketika itu Tewas Ditabrak Mobil dan Tiga Pelajar saya ditawari Ani untuk mengo- bati orang yang sakit di Malaysia. Semua ongkos dan makan saya beserta istri ditanggung mereka. Bahkan kami disuruh tinggal kembali di Malaysia", jawabnya lagi. Korban yang tewas, Herma- wan (21) dan luka berat adiknya Hendry (15) keduanya pendu- duk Dusun IV Pematang Gajing Desa Bandar Siantar, Simalu- ngun. Keterangan diperoleh "Ana- abang beradik itu, mengendarai lisa" pukul 19.30 WIB kedua sepeda motor berboncengan di tempat kejadian bertabrakan de- ngan bus penumpang belum di- sepeda motor tewas di tempat kejadian. Sedang adiknya men- derita luka berat pada bagian lu- tut, ibu jari, tumit serta pen- darahan pada hidung. Rampas Jam Dibekukammut lan Lapangan Bola. Penangkapan terhadap ketiga tersangka atas pengaduan kor- ban kepada Polisi. Ketiga tersangka merampas jam tangan milik korban pelajar STM GKPS Pane Tongah Si- malungun itu, Kamis (13/11). Ketika korban berada di ka- wasan Pasar Horas didatangi ke- tiga tersangka sambil meno- dongkan pisau. Salah seorang tersangka me- rampas jam tangan, sedang dua lagi memukul korban agar ke- takutan. Petugas Polantas Sektor Ba- ngun Serda MN Lubis dan Serda T Simorangkir yang meluncur ke lokasi, setelah mendapat in- formasi membawa kedua kor- ban ke RSU Pematang Siantar. Polantas Simalungun masih melacak mobil penumpang umum yang melarikan diri se- telah bertabrakan dengan kedua korban Polres Tapsel Sita Ratusan Batang Pohon Ganja di Sinunukan Padangsidimpuan, (Analisa). Sebanyak 121 batang pohon ganja siap panen, disita Satuan Serse Polres Tapsel dari ladang di kawasan Banjar Panti, Sinu- nukan, Jumat (21/11). MERAMPAS JAM Sementara tiga pelajar SLTA Pematang Siantar, tersangka perampas jam tangan milik Hel- bin Siahaan (18) dibekuk petu- gas Pos Polisi Pasar Horas, Sab- tu (22/11) di kawasan Pasar Ho- ras. Selain menyita pohon ganja, petugas juga membekuk EH (18) anak dari BH tersangka pemilik ladang ganja itu, persis saat me- ngutip daun ganja. Kapolres Tapsel Letkol Pol Drs Suwardji SH didampingi Wakapolres Mayor Pol Drs Luk- Pengamatan Analisa di lapang- an, pihak Dinas Lalu Lintas Ja- lan yang langsung dipimpin J.Pangaribuan yang dikenal tegas dan berwibawa itu terus melaku- kan penertiban kendaraan ang- kutan umum, khususnya angkut- an antar kecamatan yang berkelu- yuran di dalam kota. Diharapkan dengan penertiban Jalan Setapak Refleksi Setelah menguasai jam ta- ngan ketiganya melarikan diri dan akhirnya ditangkap petugas di lantai II Pasar Horas dan untuk pengusutan keduanya ditahan. (er). Analisa/jap JALAN REFLEKSI: Walikota Pematang Siantar Drs H Abu Hanifah bersama masyarakat saat melakukan uji coba berjalan di atas batu jalan setapak refleksi kesehatan di Taman Bunga Merdeka Pematang Siantar Walikota P.Siantar Resmikan man Wahyu ketika dikonfirma- sikan "Analisa", Senin (24/11) mengatakan, keberhasilan pi- haknya dalam mengungkap pe- nanaman pohon ganja di sebuah ladang ini, atas informasi yang disampaikan masyarakat. Simpang Empat, (Analisa). Parmin Napitupulu warga Lorong Lima Desa Sungai La- ma, Asahan mengadu ke Pol- sek Simpang Empat, karena putrinya berusia 8 tahun jadi korban pelecehan seks seorang kakek tetangganya. ketiga kalinya, setelah sebelum- "Penemuan ini, merupakan nya kasus serupa juga berhasil diungkap di Siabu dan Kelu- rahan Panyanggar Padangsidim- puan," katanya. Hasil pemeriksaan semen- Akibat tabrakan itu, kedua korban ke dan keduanya cedera berat. Namun Mengadu ke Polisi, Putrinya Jadi Korban Pelecehan Seks Menurut Paimin Napitupulu kepada "Analisa" di kediaman- nya, Senin (17/11), putrinya itu sudah berulang kali menjadi korban pelecehan tetangganya itu. Namun sejak kasus ini dila- porkan kepada Polsek Simpang Empat, kakek itu tidak dimintai keterangan oleh Polsek Simpang Empat dan masih bebas di luar. Paimin mengatakan, ter- bongkarnya pelecehan seks ini Ketiga tersangka yang di- setelah seorang ibu rumah tang- tangkap itu, JHBS (18), GS (17) ga warga setempat melihat gela- dan MS ketiganya penduduk Ja- gat sang kakek yang mencuri- Kasje Lantas LLAJ Tarutung : Pematang Siantar, (Analisa). Walikota Pematang Siantar Drs H Abu Hanifah menyatakan, jalan setapak refleksi merupa- kan "Puskesmas" murah meriah yang sangat berguna terhadap kesehatan masyarakat, khusus- nya orangtua. Hal itu dikatakan walikota ketika melakukan serah terima sekaligus peresmian pemakaian jalan setapak refleksi kesehatan RSU Tarutung Belum Mempunyai Dokter Spesialis Anak bantuan perkumpulan Senam Tera Indonesia cabang Pema- tang Siantar/Simalungun di Taman Bunga Merdeka Pema- tang Siantar, Selasa (18/11). Menurut walikota, masyara- kat merasakan besarnya manfaat berjalan di jalan setapak refleksi terhadap kesehatan dan kebu- garan. Informasi tentang khasiat pengobatan secara terafi dengan berjalan di jalan setapak yang telah dibentuk sedemikian rupa semakin tersebar luas, sehingga lokasi jalan setapak itu selalu ramai dikunjungi masyarakat. Sedangkan pembekalan yang dilakukan bagi para pengemudi bukan hanya untuk kebutuhan pe- mahaman temporer. Tetapi meli- hat perkembangan pembangunan di Tapanuli Utara. Karena pada masa era globalisasi tahun 2000, turis yang berkunjung ke daerah ini dapat menggunakan kendara- an umum tanpa disertai perasaan was-wasan. Sehingga para penge- mudi harus dibekali pengetahuan umum serta pola tingkah laku yang mendukung kepariwisataan di Taput, ujar Tambunan. Kadis LLAJ Tarutung, Drs.M. Hutabarat, didampingi H.Tambu- nan dan S.Simanjuntak kepala terminal Madya Tarutung ketika dihubungi Analisa di kamar ker- ja baru-baru ini mengatakan, per- gantian kepala terminal (Kater) Madya Tarutung dari J.Pangari- buan kepada S.Simanjuntak hal yang biasa dan lumrah serta tidak ada dugaan yang lain-lain. (tt) Bukan hanya warga Pema- tang Siantar dan Simalungun, melainkan berdatangan dari da- Tarutung, (Analisa) Rumah Sakit Umum (RSU) Tarutung, Tapanuli Utara belum memiliki Dokter Spesialis Anak. Hal ini terungkap dri kekecewaan Ny.Marline Lumbantobing boru Sihombing yang membawa anak- nya berobat di RSU Tarutung baru-baru ini. Ny.Marline yang penduduk kota Pekanbaru itu, ketika dihu- bungi wartawan di RSU Tarutung menyebutkan, dibeberapa RS di tingkat Kabupaten yang pernah dikunjungi selalu ada dokter anak. Kenapa di RSU Tarutung belum memiliki dokter anak, ka- rena saya selalu yakin kepada dok- ter spesialis anak. Direktur RSU Tarutung Taput dr.Tahim Solin ketika dihubungi wartawan di RSU Tarutung yang didampingi KTU Silaban BA Ra- bu (19/11) membenarkan rumah sakit tersebut hingga saat ini be- lum memiliki seorang dokter spe- sialis anak. Menurut Solim keha- diran seorang dokter anak sudah sangat mendesak di daerah ini. Hal ini menyangkut tingkat kepe- dulian masyarakat terhadap kese- gakan, menarik tangan putri Paimin untuk masuk ke rumah- nya dan mengunci pintu selama 20 me-nit. Setelah putrinya keluar dari rumah kakek tersebut langsung berlari dan masuk ke rumahnya. Melihat hal itu, membuat se- orang ibu itu ingin mengetahui kejadian sebenarnya dan lang- sung menanyakan kepada putri Paimin. Dari pembicaraan itu, dike- tahui putri korban yang masih duduk di kelas II SD itu menjadi korban pelecehan seks kakek yang sebelumnya menjadi tokoh masyarakat di Desa Sungai La- ma ini. Paimin mengatakan, ia me- mang curiga terhadap putrinya, karena pernah memergoki cela- na dalam putrinya ada noda da- rah, ditambah lagi bila berjalan agak kepayahan. Pengemudi di Taput Perlu Dibekali Untuk putrinya tersebut. Meningkatkan Kamtiblantas Tarutung, (Analisa ). membuka kesempatan kerja bagi ini, target PAD dicapai serta fung- Pengemudi angkutan di da- pengemudi serta harapan mening- si terminal madya Tarutung dapat erah tingkat II Kabupaten Tapa- katnya Pendapatan Asli Daerah dioptimalkan dengan baik. nuli Utara perlu dibekali sebelum (PAD) melalui retribusi dari ber- mereka terjun ke lapangan. Pem- bagai kegiatan yang dimunculkan. bekalan yang mencakup pembi- Namun di sisi lain, Tambah naan mental dan peraturar Tambunan, para pengem ang- rambu-rambu lalu lintas itu diper-kutan umum itu hingga kini ma- lukan untuk meningkatkan ke- amanan dan ketertiban berlalu lintas di jalan raya. Demikian Kasie Lantas LLAJ Tarutung Taput, H.Tambunan, mengatakan kepada wartawan baru-baru ini di Tarutung. Pengemudi yang baik, ber- tanggung jawab terhadap penum- pangnya yang naik dan turun. Dengan pembekalan itu pengemu- di juga akan mengerti sampai di- mana dia bertanggung jawab ter- hadap fasilitas. sih perlu dibekali. Buktinya, sete- lah pengoperasian terminal madya Tarutung beberapa bulan lalu ma- sih banyak kendaraan wajib par- kir di terminal berkeluyuran ke dalam kota. Ini terjadi karena mental pengemudi masih belum seperti yang diharapkan. Kesadar- an akan tanggung jawab untuk mematuhi peraturan yang berla- ku belum cukup. Khusus di kota Tarutung, ka- ta H.Tambunan, kini kendaraan angkutan umum yang meningkat pesat dari tahun ke tahun sudah membutuhkan penanganan serius. Disamping tumbuhnya usaha ba- ru dalam bidang angkutan, juga Ia tidak menduga apa yang terjadi sebenarnya terhadap Halaman 5 Tapi berdasarkan pengakuan putrinya tersebutlah ia menga- dukan masalah pelecehan dila- kukan tetangganya itu ke Polsek Simpang Empat. (ph). tara, tersangka EH mengakui pohon ganja itu ditanam oleh ayahnya di sela sela kebun cabai dan jagung. Indrapura, (Analisa) Untuk pertama kali selama 50 tahun, bayi kembar tiga lahir di Indrapura Kecamatan Air Putih Asahan, Kamis (20/11). Bayi tersebut ketiganya lelaki, putra kedua, ketiga dan keempat dari pasangan suami istri, Kar midi alias Pelik dan Sari, pendu duk Lingkungan II Kelurahan yang merupakan ibukota Kecama tan Air Putih itu. Bahkan mereka sudah pernah Panti, Sumbar. memanen dan menjualnya ke Pada mulanya Sari sudah me meriksakan kandungan kepada petugas medis. Tapi istri Karmidi tersebut mengetahui bayinya yang bakal lahir hanya kembar dua. Setelah berusia lebih sembilan bulan dalam kandungan, Kamis pukul 23.00 Wib lahir bayi per tama. Satu jam kemudian lahir pula bayi kedua. Tapi Sari merasa perutnya masih besar. Rupanya satu jam kemudian lahir lagi bayi Untuk kelancaran pemerik- sangka EH kemudian diboyong saan dan pengembangan, ter- ke RTP Polres Tapsel. Semen- tara BH yang diduga sedang memasarkan daun ganja karing, hingga kini masih dalam buro- nan.(dio). erah lain seperti Taput, Asahan dan Kabupaten Karo. Akibatnya jalan setapak ref- leksi yang merupakan sumba- ngan Lions Club Pematang Sian- tar/Simalungun itu tidak mampu menampung pengunjung. Walikota mengatakan, ban- tuan sosial anggota senam tera ini merupakan wujud kepedu- lian sosial perkumpulan kepada masyarakat, khususnya untuk kesehatan dan kebugaran warga kota Pematang Siantar.(jap). hatan anak sudah semakin me ningkat. Menanggapi adanya kecende- rungan masyarakat membawa anaknya berobat dr Tahim Solim ditugaskan untuk menangani ka- sus penyakit anak-anak, diakuinya mereka telah menyampaikan ke- luhan ini ke Kanwil Depkes Sumut di Medan. Yah.....kita tunggu sa ja kebijakan dari Medan, ujar dr.Tahim Solim yang juga akrab dengan wartawan. RSU Tarutung yang berbenah dalam meningkatkan kualitas pe- layanannya kepada masyarakat, telah mengoperasikan peralatan canggih alat deteksi penyakit da- lam. Dokter dan tenaga para me- dis yang menjalani pendidikan penggunaan peralatan tersebut di RSU Adam Malik Medan, telah kembali dan menggunakan En- descopy sebagaimana mestinya. Demikian juga peralatan USG telah berfungsi dengan baik di ru- mah sakit ini. Juga kesempatan kunjungan dokter kawakan dari Jerman dr.Frits yang pernah ber- tugas di RSU Tarutung yang me- nyempatkan dirinya melaksana- kan pembinaan dan bimbingan penggunaan USG bagi para me- dis RSU Tarutung beberapa wak- tu lalu. (tit) Tewas Ditabrak Truk Sei Balai, (Analisa). Khairul Abdi (17) penduduk Desa Gajah Kecamatan Perwa- kilan Sei Balai, Asahan tewas diseruduk truk tidak jauh dari rumahnya, Sabtu (22/11). Keterangan diperoleh "Ana- lisa", korban saat itu mengen- darai sepeda motor hendak pu- lang ke rumahnya. Saat hendak mendahului kendaraan bermo- tor yang seiring dengannya, tiba tiba dari depan muncul truk dan menabrak korban. Korban yang bersama sepeda motornya masuk ke kolong truk dan terseret beberapa meter. Ma- syarakat yang mengetahui keja- dian, segera memberi pertolo- ngan, namun jiwa korban tidak tertolong lagi dan tewas di tem- pat. Bayi Kembar Tiga Lahir di Indrapura Sementara truk terus melari- kan diri dan melapor ke Pos Po- lantans di Sei Bejangkar. Polantas Sei Bejangkar yang menerima laporan segera mem- bawa korban ke rumah sakit umum Kisaran dan setelah se- lesai divisum diserahkan kepada keluarganya.(ph). ketiga. Setelah itu baru perut Sari kecil. Melahirkan bayi kembar tiga tersebut, Sari dibantu petugas medis Betti Simanjuntak dari PTC Indrapura. Ketiga bayi Sari yang lahir kembar itu kondisinya sehat. Yang pertama dan kedua beratnya 3 kilogram dan ketiga 4 kilogram. Sari yang kondisinya juga sehat maupun suaminya Karsidi terharu atas kelahiran bayi kem- bar tiga mereka. Pasangan suami istri tersebut berjanji akan me melihara secara baik putra kem- bar mereka. Lebih dua tahun sebelumnya, Sari juga melahirkan bayi per tama lelaki, diberi nama Agus. Sari selama ini bekerja sebagai pedagang buku.Sedangkan Karsi di bertugas di Pajak Inpres Indra pura (al).