Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Analisa
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-11-25
Halaman: 06

Konten


Selasa, 25 Nopember 1997 DAERAH ISTIMEWA ACEH Kandatel Banda Aceh Capai Target Pemasaran Pemasangan Telepon Ditandai Dialog dengan Redaktur Analisa Banda Aceh, (Analisa). Sebaliknya Sulthonul meng- masi yang disampaikan dari Me- Kandatel Banda Aceh berhasil mencapai ucapkan terimakasih atas infor- target yang telah ditetapkan PT.Telkom Di- dan tersebut. visi Regional (Divre)-I Sumatera. Sebelumnya dalam acara di aula Kandatel Banda Aceh, Sul- Target yang dicapai tersebut berupa ke- thonul mengatakan, pihaknya berhasilan memasarkan 7.090 satuan sam- bungan telepon (SST) baru kepada pelang- selalu mengutamakan pelaya- nan kepada masyarakat yang ingin berlangganan dan segera dipasangkan. Bila tidak bisa akan dicari solusinya. gan selama tahun 1997. Sebagai tanda pencapaian "Halo Pak Sulthonul, modu- target tersebut, Kakandatel Ban- lasi Anda sangat jelas saya teri- da Aceh, Ir.M.Sulthonul Arifin ma di Medan. Selamat, Pak atas melakukan pemasangan lang- keberhasilannya", ujar Agus Sa- sung perangkat telepon di rumah lim mengawali dialog tersebut. pelanggan ke-7.090, Sudarmin, penduduk Dusun Tongkol-Ulee Lheue Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh. Semoga semua ini akan ber- guna dalam upaya menunjang pelaksanaan pembangunan, tambahnya yang juga didengar Marketing Divre-I Sumatera, Hartono, Expatriate AT & T (Amerika), Mr.Lenz Maylan dan puluhan pejabat Kandatel serta masyarakat setempat. Pemasangan jaringan, kotak pembatas dan perangkat telepon hanya berlangsung dalam waktu sekitar satu jam. DIALOG Kemudian pesawat telepon tersebut dapat digunakan (kring) yang ditandai dengan dilakukan- nya dialog melalui hubungan telepon interlokal antara Kakan- datel dengan redaktur halaman Aceh Harian Analisa Medan, Agus Salim. Percakapan itu mengguna- kan alat bantu tele conprence, sehingga dapat didengar B.O.D Senior Advisor PT. Telkom Div- re-I Sumatera, Didiek K.Suprap- to dan seluruh yang hadir. Banda Aceh, (Analisa). Pengusaha Malaysia sangat ter- tarik ekspor pakaian jadi, Aceh, setelah utusan dagang daerah ini menjajaki kerjasama bidang tersebut. Pada tahap awal setiap bulan 3000 potong pakaian jadi akan diekspor ke negara tetangga tersebut. Mereka sangat tertarik dalam bidang ekspor ini, kendati masih tingkat negosiasi, ujar Sekretaris Asosiasi Rekanan dan Industri (ARDIN) Aceh, Yasir Dahruddin SE menjawab pertanyaan "Analisa" di Banda Aceh, Jum'at (21/11). Dia mengaku sudah melakukan pembicaran serius masalah ekspor pakaian jadi, Pengusaha Malaysia menyambut baik. "Saya sudah mencoba mena warkan, karena peluang beberapa pengusaha kita dalam bidang itu belum ada," lanjut Yasir. Dalam kerjasama bidang ini. Prae sheO Lhokseumawe, (Analisa) Pelukis drg. H. Sjachroem Mambang Daeng Malewa dari Lhokseumawe Aceh Utara men- dapat undangan untuk menghadiri Dialog Utara VII di Ipoh, Perak Malaysia 25 28 Nopember'97. Kesediaan pelukis beraliran naturalis ini untuk mengikuti pertemuan Sastrawan Malaysia Utara dan Sumatera Bagian Utara itu diungkapkan kepada Analisa di ruang kerjanya, Kamis (20/11). Agus Salim juga menyatakan bangga dengan semakin baiknya hubungan telekomunikasi anta- ra Aceh dengan daerah lain. Ini menandakan Aceh tidak kalah dengan daerah lain dalam bidang telekomunikasi. LEBIH UNGGUL Malah dalam hal-hal terntetu Divre-I Sumatera, khususnya Kandatel Banda Aceh lebih ung- gul dibanding beberapa kota be- sar di Indonesia, ujarnya. Pengusaha Malaysia Tertarik Pakaian Jadi Aceh Pada acara tersebut Sjachroem akan menyerahkan lima lukisan karya terbarunya yaitu potret Sultan Perak Azlan Syah dan lukisan potret Perdana Besar Perak Dato seri Ramli Bin Ngah Thalib. Analisa/bay AKAN DISERAHKAN: Lukisan potret perdana Menteri Besar Perak Dato Seri Ramli Bin Ngah Thalib bersama isterinya Raja Dato Datin Seri Noora Ashikin ini akan diserahkan Sjachroem saat acara Dialog Utara VII di Ipoh Perak Malaysia 25 - 28 Nopember 1997. Pelukis Sjachroem Diundang ke Dialog Utara diserahkan kepada Dubes RI di Kuala Lumpur Malaysia, Muham- mad Jacob Dasto serta satu lukisan potret Muhammad Jacob Dasto sendiri. negoisasi yang kami lakukan dengan Pengusaha negara tetangga itu khusus eksport pakaian jadi. Ia sendiri bergerak di bidang konveksi, karenanya saya langsung mencoba menawar kan hal itu kepada mereka. Dikatakan, berbagai hal yang kita bicarakan disana terutama mengenai pengiriman jenis barang tadi dan pasar di Malaysia. Sebab beberapa produksi pakaian jadi dari berbagai propinsi lain di In- donesia telah lebih dahulu melakukan eksportnya, ke negara tetangga kita itu. Sedangkan tiga lukisan lain- nya masing masing berjudul Peristiwa 4 Nopember 1905 dan Peristiwa 25 Oktober 1910 akan Yasir Dahruddin yang baru tiba mengikuti acara Pameran Dagang dan Industri di Ipoh, Perak Malaysia, baru baru ini menam- bahkan menyangkut pengiriman barang kita ke Malaysia tidak ada masalah lagi. Hal ini dikarenakan sudah terbukanya jalur pelabuhan laut Kuala Langsa, di Aceh Timur. gib imato 367505 "Karya-karya seni yang akan disumbangkan itu merupakan pesanan dari yang bersangkutan ketika saya mengikuti Pertemuan Selat Malaka di Malaka Malaysia akhir Agustus lalu", kata Sjachroem. Dia menambahkan lukisan peristiwa 4 Nopember 1905 mengisahkan tentang Cut Nyak Dhien ditangkap Belanda dan peristiwa 25 Oktober 1910 tentang gugurnya Cut Meutia di medan juang. "Dua Srikandi Aceh yang sangat setia membela tanah air hingga tetes darah terakhir men- jadi kekaguman bagi saya sen- diri", ujar Sjachroem yang juga salah seorang veteran Pejuang Kemerdekaan RI (bay).- 3 Gema OLEH: DARMAN MOENIR Semula banyak yang me- nyangsikan kemampuan Kanda- tel Banda Aceh untuk mencapai target, termasuk dari Divre sen- diri. - 33 - Namun dengan semangat Su- nan Kali Jogo yang berhasil membangun Mesjid Demak da- lam semalam, akahirnya Tel- kom Banda Aceh berhasil men- capai pasang baru sebanyak 400 SST per minggu. Sulthonul mengaku, keber- hasilan tersebut, tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi pihak lain, seperti para wartawan yang telah menginformasikan kepada masyarakat tentang pen- tingnya fungsi telepon dewasa ini. 26.000 PELANGGAN Dengan tercapainya target tersebut, maka kini Kandatel Banda Aceh telah mempunyai sekitar 26.000 pelanggan. Pelanggan tersebut didomi- nasi kelompok perumahan (22. Oleh sebab itu, katanya biaya pengiriman tadi sedikit tertekan, disamping dua kapal dagang asal Malaysia kini sudah mulai operasi. Dalam hal ini, kapal dagang ini akan membawa eksport arang dari Aceh Timur ke Malaysia, ujarnya. "Kita sudah menyiapkan tenaga ahli, sehingga dari hasil pakaian jadi ini mutunya benar-benar berkualitas untuk diekspor ke Malaysia, tegas Yasir Dahruddin yang juga Direktur Kutaraja Taylor. Kedua pengusaha Aceh dan Malaysia itu sepakat, apabila ini berhasil eksport pakaian jadi akan dikembangkan lagi ke Hongkong dan Taiwan. Dari beberapa pengusaha Malaysia mereka yang menya takan berminat adalah Perdana Master Sdn. Bhd dipimpin langsung Habib Adam. Itu hasil negoisasi kami, katanya. Dalam konsep kerjasama segitiga IMT- GT tahun 1994-1995, Aceh telah menanda tangani 34 MOU-MOA. Namun baru 3 buah yaitu Industri Moulding, Perikanan dan Pener- bangan. Dan lain seperti perkebunan, industri masih terus dalam berjalan untuk ditindak lanjuti. (syn). Langsa, (Analisa). Sekitar 24 hektare dari 100 hektare pencetakan sawah ber- irigasi pasang surut di Desa Cin- ta Raja Kecamatan Bendahara Aceh Timur, kini mulai diuji coba. M.Saleh WD mewakili PT. Alur Lesung, perusahaan yang memprakarsai pencetakan sa- wah dimaksud, kepada "Anali- sa" mengatakan, lahan yang di- uji coba itu merupakan bagian yang paling siap dikerjakan dari total 100 hektare pencetakan. Untuk ujicoba ini PT.Alur Lesung tidak mengutip sewa ke- pada petani pemakainya, bahkan memberikan bimbingan teknis, ungkap M.Saleh. Dikatakan, uji coba akan di- evaluasi secara akurat untuk ba- han kebijaksanaan program se- lanjutnya, tambah M.Saleh yang juga anggota DPRD Aceh Timur dari fraksi Karya Pembangunan. Menyinggung luas lahan dan jumlah petani yang mendapat kepercayaan melakukan uji coba bersawah di lahan beririgasi pa- sang surut memanfaatkan aliran sungai Tamiang itu, M.Saleh ti- dak menyebutkan secara rinci. Pokoknya, setiap petani dibe- ri kesempatan mengolah sekitar 5 rante dan jumlahnya secara persis tidak ditentukan. Camat Bendahara, Drs.Zai- nal Arifin ketika dihubungi seca- ra terpisah, menyatakan me- nyambut positif pencetakan sa- wah beririgasi pasang surut ini. Seperti pernah diberitakan, PT.Alur Lesung Aceh Timur se- jak Agustus 1996 mencoba me- nanamkan modalnya dengan melakukan pencetakan sawah beriirigasi pasang surut. Areal sasaran pencetakan yang meliputi pembangunan sa- luran primer dan skunder itu, Ruslan menoleh dan cepat teringat, bahwa yang menegur nya adalah Marah. Telah lama Ruslan tidak berjumpa dengan laki-laki yang selain petani itu juga dikenal sebagai pejudi. "Ya, Pak Marah. Apa ka bar ?", tanya Ruslan meng hentikan ayunan cangkulnya. Memahami Marah ingin bi cara, Ruslan menegakkan tangkai cangkulnya di tengah sawah dan beberapa langkah berjalan ke arah pematang. Ia menoleh kiri kanan, mem perhatikan hasil kerjanya dari pagi. 200 SST), bisnis (3.700 SST) dan selebihnya kelompok sosial. Khusus untuk pelanggan di Banda Aceh dinsitas pemakai- annya kini 7/100 penduduk Ban- da Aceh. "Sebentar", ujar Marah ter tawa, sambil berdiri berkacak pinggang di pematang. "Tak apa-apa, Pak. Ada apa, ya ?". "Ini, Sutan. Burhan me ngatakan, pajak dinaikkan. Kepada rekan-rekan task for- ce Kandatel Banda Aceh yang telah bekerja siang malam tanpa kenal lelah, Amril menyampai- kan penghargaan yang tinggi. Marketing Divre-I Sumatera, Hartono dalam kesempatan ter- pisah kepada "Analisa" menga- takan, Divre-I Sumatera selama tahun 1997 telah memasarkan 120.000 SST kepada pelanggan baru. Sawah Irigasi Pasang Surut di Aceh Timur Diuji Coba pada tahap pertama seluas 100 hektare di Desa Cinta Raja. Jumlah itu belum mencapai target 134.000 SST yang telah ditargetkan, tapi dia yakin nanti akan tercapai. Apa yang diraih Divre-I itu merupakan yang terbanyak dari enam Divre lain di Indonesia. Belum satu Divrepun yang berhasil mencapai angka pe- langgan baru 100.000 SST, kata- nya. Semakin Tapaktuan, (Analisa). Abrasi pantai di kawasan Sa- wang Bunga Kecamatan Sama- dua, Aceh Selatan semakin me- resahkan penduduk setempat. Selain jalan negara sekitar 600 meter terancam putus, ratusan rumah penduduk juga dikhawa- tirkan bakal amblas ditelan om- bak. Menurut pantauan "Analisa" baru-baru ini di lokasi, abrasi (pengikisan air laut) semakin mendekat ke pinggir jalan nega- ra Blang Pidie - Tapaktuan. Meskipun tingkat abrasi su- dah sangat meresahkan, namun belum terlihat tanda-tanda pena- nganan oleh pihak berkompeten, dalam hal ini pihak PU Propinsi BERBESAR HATI Bupati Aceh Timur, Alaud- din AE dilaporkan sangat berbe- sar hati atas kebijaksanaan peru- sahaan daerah yang tergerak me- nanamkan modalnya untuk pen- cetakan sawah pasang surut ini. "Bupati sudah dua kali mela- kukan peninjauan ke lapangan dan berjanji akan memperjuang- kan dana pembangunannya agar bisa masuk APBN. Karena bila untuk APBD tidak mungkin la- gi", ungkap M.Saleh. (soe). Sebelumnya, Kadin Pemasa- ran Kandatel Banda Aceh, Drs. Amril melaporkan, sejak dilak- sanakannya program ini Januari 1997 hanya bisa dicapai 50 SST per minggu. Setelah dilakukannya paket "Lumba-luma Sales", jumlah- nya naik menjadi 190 SST per minggu. Pada akhir kwartal II bulan Juni 1997 dilakukan paket task force sukses pemasaran I, task force sukses pemasaran II pada bulan Juli dan task force sukses pemasaran III Agustus 1997, maka angka pasang baru naik menjadi 400 SST per minggu. Bupati Aceh Utara Sampaikan Nota Dengan demikian tercapailah target yang semula dianggap mustahil tersebut. Perhitungan APBD -ANALISA Tujuh Kepala Desa di Kecamatan Samatiga akan Diremajakan Meulaboh, (Analisa). Sebanyak tujuh kepala desa di Kecamatan Samatiga Aceh Barat dalam waktu dekat akan diremajakan. Karena itu, tidak salah kalau ditetapkan kerja sama operasio- nal (KSO) Divre-I Sumatera me- rupakan yang terbaik di antara Divre lainnya. (pat). Abrasi di Kawasan Sawang Bunga Meresahkan Hal tersebut ditegaskan Ca- mat Samatika, Anwar Husen BA melalui Kasi Pemerintahan Ari- fin Yahya SH kepada "Analisa" di ruang kerjanya belum lama ini. Arifin Yahya selanjutnya menjelaskan, ketujuh kepala de- sa yang akan diremajakan itu adalah kepala desa Arongan, Gunong Pulo, Alue Bagok, Sim- pang Peuet, Lhok Bubon, Ujung Simpang dan Gampong Cot. Peremajaan itu dilakukan bersamaan dengan telah ber- akhirkan masa jabatan kepala desa setempat dan masyarakat setempat sudah mengirimkan nama bakal calon (balon) kades masing-masing untuk priode de- lapan tahun. Nama-nama balon kades ter- sebut selanjutnya diajukan ke- pada Bupati Aceh Barat agar mendapat pengesahan dan me- ngikuti seleksi di tingkat kabu- paten. Dikatakan, di negari kita akan diselenggarakan acara seni tra disional seperti randai untuk mengumpulkan uang. Akan di selenggarakan pula helat pacu sapi dan lomba layang-layang. Dan di setiap medan dibuka tempat judi. Judi itu macam- macam, dari sabung ayam sampai koa. Bagaimana, Su tan ?". "Bagaimana, Pak Ma- rah ?", tanya Ruslan ter peranjat. "Wali Negari mengadakan semua itu demi mencari uang untuk memagari batu itu dan katanya juga untuk menghi bur masyarakat." Adapun nama balon kades yang dikirimkan untuk mengi- "Pak Marah, aku ingin tahu, apa Pak Marah setuju dengan rencana itu ?", tanya Ruslan bersiasat, cepat arif ter hadap keinginan Wali Negari Lhokseumawe, (Analisa) Bupati Aceh Utara, Karimud din Hasybullah menyampaikan Rancangan Nota Perhitungan APBD 1996/1997 dalam sidang panitia anggaran dipimpin ketua dewan, Mastarmansyah, di Lhok seumawe, pekan lalu. Bupati mengatakan, penyam paian Nota Perhitungan Ang- garan tahun 1996/1997 ini diharap kan dapat menjadi bahan pengka- jian dan penilaian sejauh mana realisasi yang telah dicapai ter utama menyangkut bidang penge lolaan Keuangan Daerah selama tahun anggaran 1996/1997. Ini dalam rangka pelaksanaan berbagai kegiatan dan program pembangunan yang telah kita ren canakan dalam bentuk susunan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 1996/1997 dan perhitung an anggaran merupakan tahap eva luasi terhadap seluruh realisasi Jika kondisi ini tidak segera ditanggulangi, jalan ini bakal putus. Selanjutnya gelombang laut juga akan mengikis kawasan Pe- rumnas Samadua, kata Aminul- lah, penduduk Sawang Bunga Samadua. Pimpro Penanganan dan Re- habilitasi Jalan Kanwil PU Aceh, Ir.Muhyan Yunan MSc tidak berhasil dihubungi melalui telepon tidak. Menurut ketera- ngan yang bersangkutan sedang dinas luar. Sementara itu Kepala PU Ca- bang VII Propinsi Aceh di Ta- paktuan, Ir.Dermawan ketika di- konfirmasi "Analisa" melalui te- lepon baru-baru ini tidak mem- berikan keterangan lebih jauh tentang penanganan jalan negara Seumayam batas Sumut. (m). Mohd. Zaini Dahlan, SH Ka. BP7 SU Oleh: kuti seleksi ke tingkat kabupaten dari Desa Arongan terdiri dari H.Said Itam dan M.Yunan Ab- dullah. Desa Gunong Pulo Abdul Khairi, Zamzami, Mahmud A, Sulaiman Bantu dan Hasan Cut. Desa Alue Bagok, Mahmud Yu- suf, Mubin Us, Muhammad Daud Idris dan M.Jamin Us. Dari : Saudin Sitorus, MSc Ka. Statistik SU Desa Simpang Peuet, Cut Ra- ja, Zainal Abidin Syam, Ami- ruddin, Hasan Husin dan Harun M. Desa Lhok Bubon, Teuku Abdullah, Ibnu Sakdam dan Mu- seperti disampaikan lawan bi caranya. sa. "Terhadap apa pun, aku tinggal menuruti. Apa lagi Judi. Mau tak mau aku ikut. Tapi aku tak ingin berjudi di tempat umum. Ada pengaruh nya terhadap anak-anak". "Pak Marah, sedikit pun aku tak setuju rencana Pak Wall. Sungguh-sungguh, aku baru tahu kalau akan diseleng garakan bermacam-macam ke giatan". "Ya, begitulah. Aku dapat kabar dari Burhan. Burhan mengatakan, agar aku me nyampaikannya pada kau. Kata Burhan, kau harus tahu rencana-rencana itu", seling Marah. Desa Ujung Simpang, Hasan Jauhari, Tgk.Hamid Thaib, Muslim S dan Tgk.Ahmadi. Se- dangkan Desa Gampang Cot, Iskandar dan Muchtar Arief. "Untuk hal-hal penting, Pak Burhan memang senang bicara padaku. Kalau rencana Arifin Yahya mengharapkan agar setiap balon nantinya dipi- lih masyarakat sebagai vigur ter- baik dan mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi keberhasilan pem- bangunan di ketujuh desa terse- but. Setiap kades terpilih diminta mampu bekerja keras dan mem- perhatikan nasib rakyat kecil, karena kalau salah pilih masya- rakat sendiri yang rugi. (ta). APBD baik rutin maupun pemba ngunan, sebut Karimuddin. Selamat Dan Sukses Atas pelantikan : Bapak Drs. H. AMRUN DAULAY Sekretaris Wilayah / Daerah Tingkat I Sumatera Utara Bupati dalam pokok-pokok pen jelasannya kepada Panitia Ang- garan DPRD menguraikan secara rinci seluruh pos pendapatan Mengenai pos Pendapatan Asli Daerah (PAD) Karimuddin menga takan, yang direncanakan sebesar Rp. 4.524.349.000,- namun rea lisasinya sampai dengan akhir hanya mencapai sebesar Rp. tahun anggaran 1996/1997 3.895.053.672,97 (86,09 persen), berarti terjadi pengurangan dari rencana sebesar Rp. 629.295.327,03. Ini bukan berarti seluruh pos penerimaan dari komponen pen dapatan asli daerah realisasinya berkurang, namun ada peneri- maan diatas target seperti pos penerimaan dari dinas-dinas, kata bupati. Aceh. Hanya beberapa batang kela- pa yang dipancang, dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan penghentian abrasi. Ba- tang kelapa itupun kini sudah mulai membusuk. Jika tidak salah hitung, Drs.H.Ahmad Zakaria Dilantik mungkin sudah puluhan kali PU Propinsi meninjau, namun pena- nganannya tetap mengambang. Di sepanjang sisi jalan linta- san yang terancam putus total tersebut terdapat ratusan rumah penduduk. Tidak jauh dari lokasi terdapat pula kompleks Perum- nas Samadua. Dikatakan, apabila dianalisa rencana dan realisasi dari APBD 1996/97 serta penyesuaian antara sisa perhitungan dengan sisa Kas, menunjukkan bahwa sisa lebih per hitungan anggaran 1996/1997 dapat dirinci: a. Pendapatan Rp. 98.867.339.807,58, b. Pengeluaran/ Belanja Rp. 97.390.786.843,59 c. Sisa lebih perhitungan sebesar Rp. 1.476.552.963,59 (hai). Bapak H. RAJA INAL SIREGAR Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Utara Pada tanggal 21 November 1997 di BINA GRAHA MEDAN Semoga Tuhan yang Maha Esa memberkati dan sukses dalam mengemban Tugas yang diberikan Pemerintah dan Masyarakat Sumatera Utara Kutacane, (Analisa). Bupati Aceh Tenggara, Drs. H.Syahbuddin BP belum lama ini melantik dan mengambil sumpah Drs. H.Ahmad Zakaria jadi Kepala SPK Kutacane. Ia menggantikan pejabat la- ma Salihin AR yang selanjutnya mengikuti tugas belajar di per- guruan tinggi. Sedangkan Ah- mad Zakaria sebelumnya Kepa- la SPK Pemda Aceh Utara di Lhokseumawe. Acara pelantikan Kepala Se- kolah Perawat Kesehatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Kutacane itu, dihadiri Kakanwil Depkes Aceh diwakili dr.T.Mar- wan Nusri MPH, Dandim-0108 Letkol.Amir Husin Siregar, un- sur muspida dan udangan lain- nya. Bupati Syahbuddin BP dalam sambutannya mengatakan, alih tugas jabatan di dalam jajaran aparatur negara merupakan sua- tu hal yang biasa dan rutinitas terjadi. Alih tugas yang dikenal de- Jadi Kepala SPK Kutacane queda dr. Amran Harahap Ka. BKKBN SU IRAGA MENINGKA ini tak langsung ia sampaikan padaku, mungkin ia sangat sibuk atau mungkin karena alasan lain. Setahuku, Pak Burhan agak menakuti Pak Wali", timpal Ruslan. "Takut pada Pak Wali ? Apa yang harus ditakutkan padanya? Kau tahu, biarpun aku senang judi, tetapi aku hanya takut pada Tuhan. Kalau Wali Negari ingin mem permain-mainkan kampung, boleh-boleh saja. Tapi ia harus berhadapan denganku dulu", ujar Marah bernada tinggi. "Jangan tersinggung, Pak", gurau Ruslan. "Ini jelas". "Aku tak senang padanya karena ia tidak memperhati kan negeri kita. Ia tidak mem perhatikan keperluan masya Analisa/pat LUCKY DRAW: Kakanwil Depkes Aceh dr. Adnan Mahmoed, MPH menunjukkan kupon undian lucky draw kepada seorang petugas pada acara jalan santai memperingati HKN ke-33 di Lapangan Blang Padang Banda Aceh, disaksikan Ketua DPRD Aceh, H. T. Djohan (paling kiri), Mengamati Peringatan HKN ke-33 di Banda Aceh Kebersihan Merupakan Kebutuhan Pokok KEBERSIHAN merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia dan erat pula hubungannya dengan ibadah. Apabila kita memakan sesuatu tanpa menjaga kebersihan, akibatnya tentu akan dapat menimbulkan bermacam-macam penyakit disembuhkan. yang sukar Seperti sakit perut, mencret (diare), kolera, disentri, cacingan, sakit gigi dan lain sebagainya, hampir 75% disebabkan makanan yang kurang bersih. Catatan Pungi Arianto Toweran Wartawan Analisa di Banda Aceh Organisasi kesehatan dunia (WHO) dan para dokter sering menganjurkan agar setiap makanan harus dibersihkan dan dimasak terlebih dahulu, serta melalui cara pengolahan yang benar. Sehingga kuman penyakit mati dan gizi tidak hilang. Allah memberikan peringatan tentang tanggung jawab orang tua dalam membentuk generasi penerus yang kuat, lebih baik dan lebih sehat, sebagaimana tersebut dalam Al-Quran surah An Nisa ayat 9: ngan istilah mutasi, semata-mata bertujuan untuk penyegaran ba- gi kalangan aparatur negara. Sehingga di tempat dan tugas yang baru dapat lebih bergairah lagi bekerja karena kalau tidak demikian, maka akan muncul rasa bosan dan pada gilirannya membuat kinerja dari tugas me- nurun. Panitia HKN ke-33 di Daerah Istimewa Aceh menetapkan ber- Yang artinya: "Dan hen- daklah takut kepada Allah orang- orang yang seandainya mening- bagai program kegiatan guna galkan dibelakang mereka anak- anak yang lemah yang merka Kepada pejabat baru bersama keluarga diucapkan selamat da- tang di bumi "Sepakat Segenep" Aceh Tenggara. Sementara penghargaan sebesar-besarnya buat pejabat lama atas pengab- diannya selama bertugas di dae- rah ini. (az). TAN e rakat. Itu saja. Aku senang in jadi pemimpin. Tetapi aku tak rela kalau ia tidak memper hatikan apa yang diperlukan masyarakat". khawatir terhadap kesejahteraan mereka, oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar". "Kau tahu, ia pengecut ? Kalau tidak, mengapa ia tidak ikut ke rimba tempo hari? Ia lari ke Batusangkar, bukan? Itu supaya aman saja, agar dirinya selamat. Kini ia ingin berbuat semau hatinya? Selanjutnya, agar generasi penerus tumbuh baik dan kuat, diperlukan persiapan yang sebaik- baiknya pula. Anak yang dilahirkan hasil bertemunya benih yang masak dan dewasa serta sehat, bahkan dijaga agar benih itu tidak kena penyakit. Saat ini, telah dapat dimulai penjagaannya melalui pemberian kekebalan atau imunisasi kepada calon pengantin, ibu hamil dan setelah anak lahir (Balita) serta murid SD kelas 1 dan 6. MOMENT Tunggu dulu! Jangan di sangka lubuk tak berbatu", sambung Marah pula. "Bagaimana kalau kita dicap pembangkang, Pak Marah ?". Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-33 tahun 1997 yang acara puncaknya baru saja dilaksanakan, merupakan salah satu moment dalam upaya memantapkan kepedulian keluarga tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sebagai modal peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). "Hal itu tak perlu disebut- sebut lagi. Sekarang sudah aman. Kalau misalnya ayah kau juga ikut ke rimba, se karang tidak lagi masalah. Aku pun tidak ingin kalau ia mensukseskan dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap arti penting dari kesehatan itu sendiri. Kegiatan pertama yang dilakukan, menurut Ketua Umum Panitia HKN 1997 Aceh, Dr. T. Marwan Nusri, MPH didampingi Kepala Humas Kanwil Kesehatan Aceh, Fachruddin, SH adalah upaya penyebarluasan informasi melalui penulisan artikel kesehatan di media massa oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Aceh. Kemudian pemasangan span- duk dan umbul-umbul, jumpa pers Kakanwil Kesehatan Aceh dengan berbagai wartawan dari media cetak dan elektronik, penyebaran leaflet dan poster kesehatan gigi dan mulut serta kegiatan lainnya. Kedua adalah penggerakan masyarakat, melalui bhakti sosial Selamat & Sukses Atas pelantikan: Sekretaris Wilayah/ Daerah Tingkat I Sumatera Utara Bapak Drs. H. AMRUN DAULAY Oleh: Bapak H. RAJA INAL SIREGAR Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Utara Pada hari Jumat, tanggal 21 Nopember 1997 di Bina Graha Pemdasu Medan Semoga kepercayaan yang diberikan Pemerintah R.I. dan masyarakat Sumut akan menambah semangat dan motivasi Bapak dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memacu pembangunan Sumut, serta lebih meningkatkan Gerakan Pembangunan Marsipature Hutana Be di Sumatera Utara Dari : Keluarga Besar BANK PEMBANGUNAN DAERAH SUMATERA UTARA Halaman 7 berbuat semena-mena dengan jabatannya itu": "Tetapi mungkin Wali Ne gari punya hati batu, Pak". "Kau perlu ingat, bagi kita keras boleh ditakik, lunak boleh disudu. Main-main boleh saja, tapi jangan coba mempermain-mainkan negari awak. Di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung", amsal Marah. berupa pemberian bingkisan/bea siswa bagi anak pegawai kesehatan golongan I dan II yang berprestasi, mengunjungi dan menyerahkan bingkisan ke rumah pegawai kesehatan yang kurang mampu dan mengundang serta memberikan kupon gratis pada pensiunan dan janda pada acara bazar. PENYULUHAN "Jadi, bagaimana, Pak Ma rah ?" Ruslan bertanya min- ta pendapat. Kemudian penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada murid dan guru oleh PDGI, pemeriksaan, perawat kesehatan gigi dasar (pencabutan gigi susu, penambalan gigi sementara untuk gigi susu & gigi tetap oleh PDGI dan pengobatan gigi secara gratis pada 12 Nopember 1997 di unit pelayanan kesehatan gigi dan dokter gigi praktek. Kegiatan lain berupa lomba paduan suara, lomba masakan tradisional Aceh, lomba keber- sihan antar ruangan dan lomba pelayanan kesehatan simpatik, ungkap Fachruddin. Pada kegiatan olahraga, panitia menyelenggarakan senam kesegaran jasmani di Lapangan Blang Padang, pertandingan tenis lapangan antar pegawai di jajaran kesehatan, perlombaan gembira dan gerak jalan santai dengan lucky draw berhadiah beberapa sepeda sport, Tv dan lain sebagainya, di Lapangan Blang Padang Banda Aceh. Dan yang lebih penting lagi, panitia sengaja mendatangkan Pengurus Besar Persatuan Dokter. Gigi Indonesia (PB-PDGI), DR. drg. Tri Budi W. Raharjo yang juga dosen pada Fakultas Kedokteran Gigi Universitas In- donesia, sebagai pembicara dengan topik teknologi kesehatan gigi, pada seminar sehari me- nyangkut kepedulian tentang kesehatan gigi dan mulut untuk mewujudkan keluarga sejahtera. Dalam seminar yang berlangsung di Aula PLN Wilayah-I Aceh itu, turut serta sebagai pembicara seorang sosiolog, Prof Dr. Bahrien T. Sugihen dan Ketua PDGI Aceh, Drg. Zaki Mubarak, Msc- "Idris boleh tetap jadi Wali Negari. Tetapi ia tak bisa ber- buat seenak perutnya. Kalau tidak, ia harus berhadapan denganku dan orang banyak. Aku masih bisa membantai orang seperti di rimba dulu. Kuharap, ini tak usah terulang lagi", ujar Marah pasti. Ruslan terangguk-angguk. Ia merasa gembira, ada orang yang serasa dengannya. Marah meninggalkan anak muda itu. Ia ingin menyelesai kan pekerjaannya yang ter bengkalai. Marah melangkah, melompati pematang dengan langkah tegap. "Tak kuduga, seorang pe- judi pun punya hati mulia. Adalah tak tepat kiranya lang sung menuduh seorang pejudi tak punya hati yang santun seperti sering dituduhkan", Ruslan mengambil kesimpul (Bersambung)