Tipe: Koran
Tanggal: 1997-09-10
Halaman: 07
Konten
5 Rabu, 10 September 1997 DAERAH ISTIMEWA ACEH Dua Bus Tabrakan, Seorang Tewas Puluhan Cedera BROUG Sury Lhokseumawe, (Analisa). Seorang tewas dan puluhan luka berat aki- bat bus Kurnia bertabrakan dengan bus Atra di Desa Alue Mudem Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Selasa (9/9). Korban yang tewas ada- lah M.Daud Usman (67) penduduk Desa Reung Kembang Tanjong, pe- numpang bus Atra. Sedang korban yang me- ngalami cedera tercatat 25 orang penumpang kedua bus itu. Sebagian dari mereka di- rawat di Puskesmas Lhok- sukon, 3 kilometer dari tempat kejadian. Sebagian lagi dibawa ke Rumah Sa- kit Kesrem Lhokseumawe. Kedua bus itu kemarin ditarik ke Mapolsek Lhok- sukon. Baik supir bus Atra, Is maupun supir bus Kur- nia, Cut, kini mendapat pe- rawatan karena luka yang mereka derita cukup serius, kata sumber "Analisa". Korban yang dirawat di Puskesmas Lhoksukon an- tara lain Abdurrahman (32) penduduk Langsa, Salami Banda Aceh, (Analisa). Stand Kanwil/Dinas PU Aceh dan PT.AAFLhokseuma- we tampil sebagai peserta ter- baik untuk kategori instansi pe- merintah dan kelompok industri BUMN pada PPI 1997 di Lapa- ngan Blang Padang, Banda Aceh. Gubernur Aceh, Syamsuddin Mahmud, diwakili Pembantu Gubernur Aceh Wilayah I, Drs. Bachtiar Harun, Senin (8/9) ma- lam menutup pameran yang ber- langsung selama 11 hari itu seka- ligus memberikan hadiah berupa piala kepada para peserta terba- ik. Tapaktuan, (Analisa). Aceh Selatan kembali mere- but piala pendidikan Provinsi Aceh tahun 1997. Kakandepdikbud Aceh Sela- tan melalui Kepala Tata Usaha, Drs.Abidinsyah kepada "Anali- sa" Jumat (5/9) via telepon men- jelaskan, prestasi daerah peng- hasil pala ini melebihi daerah lain dalam bidang pendidikan akademik dan pendidikan aga- ma Islam. "Piala pendidikan yang kita rebut sebagai bukti adanya pe- ngakuan lebih Pemda Aceh ter- hadap pembangunan bidang pendidikan di Aceh Selatan", katanya. Menurutnya, prestasi ini ada- lah kelima kalinya sejak yang tahun 1987, tetapi tidak secara berturut. Daerah ini pernah merebut piala sama pada tahun 1988, dan terakhir secara berturut- turut selama dua tahun yaitu pa- da tahun 1990 dan 1991. PPI Aceh Berakhir Stand Kanwil/Dinas PU dan PT AAF Peserta Terbaik Piala supremasi bidang pen- didikan itu, diterima Bupati Aceh Selatan, Drs.H.MS.Subki ketika berlangsung peringatan Hari Pendidikan Daerah (Har- dikda) Provinsi Aceh di Banda Aceh, baru-baru ini. Dua kriteria penetapan ke- berhasilan dari 8 kriteria dite- 40% (30) penduduk Idi Cut, Ti Aminah (25) penduduk Langsa. Baik bus Kurnia maupun bus Atra sama-sama melun- cur dari arah Medan dengan kecepatan tinggi. Saat kejadian, sekitar pukul 13.30 WIB bus Atra baru saja mendahului sebu- ah truk di depannya. Gubernur dalam arahannya pada penutupan itu mengatakan, pameran pembangunan dan in- dustri (PPI) telah berlangsung dengan baik, aman dan tertib sehingga sasarannya tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Itu dapat terlihat dengan tingginya minat masyarakat, untuk menyaksikan pameran yang setiap malam memadati arena. Pameran kali ini terlihat ada- Aceh Selatan Kembali Rebut Piala Pendidikan Sesampai di sebuah te- kongan Desa Alue Mudem, kedua supir bus tak dapat menguasai kendaraannya, PIN di Aceh Utara Lebihi Target Lhokseumawe, (Analisa). bekerja keras memberi pelaya- Maimunah (46) dan Rahmi (3) penduduk Ara Kundo, Nurhabibah, pen- duduk Matangkuli, Intan Suharni (4 bulan) pendu- duk Idi Cut, Budiana (6) dan Ramlan Suri (50) pen- duduk Kembang Tanjong. Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tahun 1997 di Aceh Utara memperoleh hasil maksimal, bahkan melebihi target. Demikian diungkapkan Ka- dis Kesehatan Aceh Utara, dr. H.T Marwan Nusri menjawab pertanyaan "Analisa", Selasa (9/ Keterangan di dihimpun "Analisa" di tempat kejadi-9) seusai mengadakan pertemu- an mengatakan, tabrakan itu sangat dahsyat. an evaluasi kegiatan PIN dengan petugas jajarannya. nya perubahan dan peningkatan, baik dari segi bentuk maupun dalam menampilkan peragaan, walaupun masih ditemui keku- rangan. Karenanya gubernur meng- harapkan kepada semua peserta agar tahun yang akan datang dapat lebih ditingkatkan lagi. Hal tersebut dikatakannya, karena PPI sesungguhnya meru- pakan laporan pertangungjawa- ban pembangunan kepada ma- syarakat secara visual, yang me- ngandung nilai politis dengan penyajian dalam bentuk karya seni. Karena itu, teknik visualisasi- nya perlu dikembangkan sesuai dengan kondisi dan situasi se- tempat. Sebelumnya Kakanwil Dep- pen Aceh, Drs.T.M.Ali Ateuk dalam laporanya mengatakan PPI 1997 dilaksanakan dalam rangka peringatan HUT ke-52 RI, Hari Pendidikan Daerah dan Haornas XIV, yang semula di- rencanakan selama seminggu dan akhirnya menjadi 11 hari (29 Agustus-8 September).. tapkan diraih Aceh Selatan, ya- itu bidang akademik (pengajar- an-pembelajaran) dan bidang agama Islam. Bidang-bidang lain di- yang nilai adalah, kriteria terhadap partisipasi masyarakat luas, par- tisipasi Pemda dan kemandirian dalam mengembangkan pro- gram pendidikan secara umum serta nilai Ebtanas murni (NEM). "Dari delapan kriteria tadi, dua kriteria yang bobotnya ting- gi diraih Aceh Selatan satu ting- kat di atas Kodya Banda Aceh", jelasnya. Diungkapkan, piala pendidi- kan di Provinsi Aceh dirangkai- kan dengan peringatan Hardikda 2 September 1997. Piala tersebut diarak secara maraton dari perbatasan Aceh Barat-Aceh Selatan di Seuma- yam dan sepanjang jalan yang dilalui hingga pendopo bupati dielu-elukan masyarakat. "Antusias masyarakat cukup tinggi dalam penyambutan piala tersebut yang menandakan ada- nya kebahagian tersendiri bagi masyarakat", kata tokoh pendi- dikan itu. Ikut dalam arak-arakan itu antara lain Bupati Aceh Selatan, kepala dinas terkait dan selan- jutnya piala tadi disemayamkan di pendopo bupati setempat.(m) LAZUARDI ANWAR sehingga tabrakan tak dapat dihindari. Kasat Lantas Polres Aceh Utara, Kapten H.Saf- ril Antoni yang turun lang- sung ke TKP didampingi Dan Pos Lantas Lhoksu- kon, Serma MB Sembiring Matahari Terminal - 45 - Menurutnya, pelaksanaan PIN di kabupaten ini umumnya berjalan lancar, termasuk di wi- layah sulit. Sasaran imunisasi vaksi po- lio di daerah itu sebanyak 132. 025 Balita. Setelah dilakukan evaluasi, ternyata peserta PIN mencapai 139.816 Balita atau 105,88 per- sen. Marwan menyebutkan, 8.565 petugas di berbagai kecamatan, pelosok desa, kelurahan dan pos PIN lainnya, selama empat hari Setiap hari puluhan ribu ma- syarakat datang untuk menyak- sikan pameran dan hiburan yang disuguhkan di pentas utama ataupun pada stand-stand pame- ran. LEBIH BAIK Banyaknya masyarakat yang menyaksikan pameran menun- jukkan pameran kali ini lebih baik dari sebelumnya, kata Ali Ateuk om nuggagnstest Panitia menetapkan kriteria penilaian terhadap stand peserta PPI meliputi peragaan berupa demonstrasi dan penataan (40 persen), pemandu stand berupa sikap dan ketrampilan (25 per- sen), bangunan stand berupa bentuk dan dekorasi (15 persen) dan pengunjung berupa kera- maian dan minat pengunjung (15 persen). Keluar sebagai juara I, II dan III serta harapan I dan II untuk kelompok instansi pemerintah, yakni Kanwil/Dinas PU Aceh, Kanwil Kesehatan Aceh, Dolog Aceh, Korem 012/Tu dan Kan- wil Depperindag Aceh. Terbaik I, II dan III untuk ke- lompok industri dan BUMN adalah, PT.AAF, Pertamina dan PT.Arun NGL. Terbaik I, II dan III untuk ke- lompok profesi/organisasi ada- lah Dharma Wanita Aceh, PKK Aceh dan Dekranas Aceh. Untuk kelompok daerah ting- kat II terbaik I hingga harapan I adalah, Pemda Aceh Selatan, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Barat dan Kodya Banda Aceh. Sedangkan peserta pameran pavorit adalah Dinas Pendapat- an Aceh.(pat) Banda Aceh, (Analisa). Ketua badan pelaksana (Ba- pel) KKN Unida Banda Aceh, Drs.Muhammad Adami, Kamis CSAKHEH mengatakan akan meminta keterangan sejumlah saksi mengenai tabrakan ini. Pemikiran Arfi itu terus ber usaha meyakinkan pemikiran yang sedang bergelumuk di ba- wah rambut kepala Ani yang se- bahu julaiannya. Sebentar-seben tar tangan gadis itu mengger- bangkannya ke belakang untuk menghilangkan kegusarannya. Ani mengikuti saja jalan pikiran Arfi, juga sedang digelumuki oleh berbagai rancangan yang belum berujung penyelesaian. "Kita makan dulu sekedar memerangi lapar," bisik Arfi ketika pasangan itu akan melin- tasi sebuah kedai makanan. nan secara merata. Lokasi terpencil seperti Sa- rah Raja di Kecamatan Tanah Jambo Aye, pedalaman Keca- matan Sawang, Syamtalira Ba- yu, Peusangan, Jeumpa, Peuda- da dan Jeunieb terjangkau oleh petugas PIN; katanya. Ani terseret ke dalam kedai itu karena lapar telah terasa di perutnya. Karena lapar selalu ti- dak membuahkan pikiran sehat bagi seseorang. Karena lapar pula timbul pemberontakan, pa- ling tidak pemberontakan da- lam diam. Seperti para gelandangan Dalam kegiatan PIN yang terakhir ini, banyak kemudahan- kemudahan, terutama dukungan transportasi yang mencapai ratusan unit kendaraan roda dua Kedua bus yang kini be- Muhsin juga mengatakan, un- tuk akseptor KB baru dalam alami kerusakan, bagian depannya hancur. (bay). rada di Mapolsek itu meng-minggu terakhir berhasil dijaring 220 akseptor atau sudah menca- pai 1.296 akseptor, dari target yang ditetapkan 4.407 akseptor. Analisa/hkl STADION BARU: Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya Banda Aceh bernilai Rp. 45 milyar ini, Selasa (9/9) dires- mikan Wapres, Try Sutrisno. Gambar kiri adalah tribun VIP dan kanan adalah tribun bagian Timur. Sedang gam- bar tengah adalah tribun VIP dilihat dari depan. Harga Cabe Merah di Lhokseumawe KN UNIDA -2010 ISTRAUM segment pas Melonjaka od Lhokseumawe, (Analisa) garsinoma Harga cabe merah di pasar Lhokseumawe, Aceh Utara melon jak dari Rp 7.000/Kg pada hari Jum'at (5/9) menjadi Rp 10.000/ Kg Sabtu pagi. Bahkan menjelang siang cabe merah sempat menghi- lang di pasar Lhokseumawe. Para ibu rumah tangga kebi- ngungan, tidak tahu lagi untuk mendapatkan cabe merah. Ada di antara ibu rumah tangga beralih membeli bumbu jadi yang siap di- masak walaupun kurang cocok dengan selera. Beberapa pedagang sayur mayur yang ditemui "Analisa" mengatakan, cabe merah tak ada, kemungkinan banyak petani yang gagal panen disebabkan tanaman cabe terserang hama. Memasuki musim penghujan cabe lokal sering terserang hama membuat tanaman cabe menjadi kriting dan tak dapat dipanen. Sebab itu diperkirakan harga cabe merah akan mengalami ke- naikan lagi kecuali ada yang dipa- sok dari Medan harga bisa turun dan stabil kembali, kata pedagang di pasar ini. (hai) dan empat, termasuk traktor dan tiga ekor kuda. Menurut Marwan, keberhasi- lan PIN di daerah berpenduduk sekitar 913.000 jiwa itu berkat dukungan Pemda Aceh Utara, masyarakat termasuk rekan-re- kan wartawan. Sedangkan di sektor kesehat- an, pencapaian PIN tercatat 10.511 dari target 28.907, imuni- sasi DPT 3 sebanyak 1000, cam- pak 915, HB.3, sebanyak 835, dan "Kita sudah bertekad dengan imunisasi Tetanus Teksoit lengkap pelaksanaan PIN, mudah-muda- han penyakit polio akan pupus pada tahun 2000", sebut Mar- wan. (bay). Analisa/pat SERAHKAN: Ketua Bapel KKN Unida, Drs. Muhammad Adami (kiri) menyerahkan seperangkat sarana olahraga kepada ketua karang taruna Desa Kueh, Muhammad. PUNG EORPRE yang dilintasi oleh pasangan itu, telah menguasai jasadnya yang kian lesu pula. Sebagai warga yang paling setia, berkawal se- tiap malam, kota tidak membe- rikan kesempatan yang berarti bagi mereka untuk melawan la par. ANALISA Tidak ada orang lain di da- lam kedai itu, kecuali orang- orang yang terlibat langsung se- bagai pengelolanya. Orang- orang itu menempati posisi pa- da setiap posisi scimbari me- nunggu jauh malam di mana pe- langgannya tidak makan lagi. Menunggu yang tidak akan sing gah, dan dengan setia pula me- nunggu untuk menutup pintu. Betapa terkagetnya orang-orang yang menunggu itu melihat pa- sangan yang tidak diduganya memasuki kawasan kedainya.. Operasi Manunggal KB-Kes Jaring 19.072 Akseptor Kutacane, (Analisa) Sampai minggu kesembilan, pencapaian KB aktif dalam Ma- nunggal KB-Kes Aceh Tengagra sebanyak 19.072 akseptor dari tar- get yang ditetapkan 19.341 akseptor. Begitu pun orang-orang yang berada pada setiap posisi Demikian dikatakan Kepala BKKBN Aceh Tenggara, Drs.Muh sin Mukhlis menjawab pertanyaan "Analisa" di ruang kerjanya, Sab- tu (6/9). Baik peserta KB baru maupun KB aktif umumnya lebih cende- rung menggunakan alat kontra- sepsi suntikan, pil, dan kondom, implant, IUD, metode operasi wa- nita (MOW), metode operasi pria (MOP). Sementara itu dalam minggu ke-9 berhasil dijaring sebanyak 60 peserta KB Mandiri atau total pencapaian 633 dari target 1.097. Sementara itu penyuluhan KIE/ HIV/AIDS telah dilakukan seba- nyak 171 kali dari target 300 kali. Peserta Takesra baru dicapai 762 KK dan penerima Kukesra ter- catat 2.296 KK. 634 orang. Peran serta masyarakat dalam mensukseskan KB-Kes itu sangat besar didukung kegiatan 417 Po- a> Seruway, (Analisa). Kepala desa (Kades) Sei Ku- ruk II Kecamatan Seruway, M. Adam akan mengikuti pelatihan bimbingan manajemen kewira- usahaan tingkat nasional di Ja- karta selama empat hari, mulai 15 September 1997. Menurut M.Adam, ia berang- kat Selasa (9/9) ke Banda Aceh untuk bergabung dengan sembi- lan peserta dari daerah tingkat II yang ada di Provinsi Aceh un- tuk seterusnya bersama menuju Jakarta. Dikatakan, terplihnya ia me- wakili Aceh Timur mengikuti pelatihan tingkat nasional yang diadakan Direktorat Bina Ka- rang Taruna itu setelah karang taruna Desa Sei Kuruk II selama dalam pembinaannya berhasil memiliki usaha tambak udang dan kebun sawit. "Sejak dua tahun terakhir ini, karang taruna Desa Sei Kuruk II berhasil memiliki usaha eko- nomi produktif berupa satu hek- tare tambak udang semi intensif dan satu hektare kebun kelapa sawit", jelasnya. sa. Ketua Bapel KKN Unida Serahkan Sarana Olahraga sar. (4/9) menyerahkan seperangkat sarana olahraga kepada Karang Taruna Desa Kueh, Kecamatan Lhoknga/Leupung, Aceh Be- dang usaha ekonomi produktif Di samping memiliki dua bi- itu, para pemuda yang tergabung di organisasi ini telah banyak membantu realisasi program de- Penyerahan sarana olahraga bantuan Kanwil Depsos Aceh itu dihadiri Pembantu Rektor II Universitas Iskandarmuda (Uni- da), Drs.Zakaria, kepala desa, peserta KKN dan masyarakat setempat. Muhammad Adami pada ke- sempatan itu mengatakan, ban- tuan tersebut jangan dilihat dari ilainya, tapi perangkat olahraga itu mengandung nilai pilosofi yang tinggi untuk mempersatu- kan pemuda dan menciptakan masyarakat menjadi sehat.. Persatuan dan kesehatan itu sangat berguna, terutama bagi para pemuda. Karena, persatuan antara pemuda akan mencipta- kan kekompakan yang akhirnya akan dapat melaksanakan apa- pun secara bergotongroyong. lindes, 472 Posyandu, dan 70 unit Pos Obat Desa. Program KB-Kes itu dilaku- kan secara terpadu dengan selu- ruh instansi terkait. Pada saat pencanangan oleh bupati setem- pat beberapa waktu lalu, dan se- lama dilakukan operasi mendapat sambutan hangat dari masyara- kat, dengan antusiasnya masyara- kat mengikuti KB-Kes itu. Dilihat dari pelaksanaan ope- rasi manunggal KB-Kes sampai minggu kesembilan itu Muhsin se- rasa optimis Aceh Tenggara akan mencapai hasil di atas 100 persen, seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu pada lomba penca- paia KB-Kes se Daerah Istimewa Aceh, daerah itu menempati po- sisi ke-3, ucap Muhsin. (az) Pelantikan KPD Aceh Tenggara Kutacane, (Analisa). Sebanyak 100 kader penegak disiplin (KPD) se Aceh Tengga- ra Minggu (7/9) dilantik dalam suatu upacara di Lapangan Jen- deral A.Yani Kutacane. Lebih lanjut dikatakannya, bantuan dan kegiatan peserta ku- liah kerja nyata (KKN) di Desa Kueh itu bukanlah menjadi ke- Bertindak selaku Irup Dan- dim 0108 Aceh Tenggara Let- kol.Inf. Tara sedang komandan upacara Lettu AJ Hasibuan. itu serentak berdiri langsung endekati calon pelanggannya. Banyak meja yang menguasai ruangan, steleng yang berbalut kaca berada di pintu masuk, tungku dapur di bahagian te- ngah. Walau api masih menge- pul di tungku, namun wajah- wajah orang-orang yang me- nunggu itu dingin saja. Tanpa pesanan terlebih da- hulu, orang-orang yang berwa- jah dingin itu seolah mendengar derau suara lapar yang sedang menggerayangi perut tamunya. Secara serentak pula orang- orang berwajah dingin itu me- numpukkan hidangan di meja dihadapan Ani dan Arfi. Dan berpandangan pula dalam diam. Pada kesempatan itu Dandim membacakan amanat tertulis Kasad Jenderal TNI Wiranto. Oleh karena itu, dengan ada- nya undangan pelatihan mana- jemen ini sungguh merupakan "Penghijauan berupa penana- peluang emas dalam mewujud- man pohon mahoni di kiri kanan kan obsesi karang taruna Sei sepanjang jalan desa seratus per- Kuruk II dalam kemandiriannya sen dikerjakan anggota karang di bidang ekonomi, sebut Adam taruna. Selain itu, juga mereka penuh semangat.(soe) Begitu pasangan itu men- cium bau hidangan, begitu pu- la kenyang menerjang-nerjang lambung yang kepadatan isi. Juga menyerahkan secara simbolis atribut berupa rompi, topi dan kartu anggota kepada 3 KPD. KLW tingkat lanjutan yang di ikuti sekitar 50 peserta termasuk penulis, merupakan program na- sional yang diselenggarakan PWI Cabang Aceh dengan pemakalah selain dari Dewan Kehormatan PWI Pusat yaitu RH. Siregar, SH juga kalangan pakar sosial dan pimpinan lembaga pemerintahan Kades Sei Kuruk II Ikut Pelatihan "Di mana-mana saya bilang, perusahaan pers juga harus tetap menghargai wartawan dengan Manajemen Karang Taruna di Jakarta di tingkat propinsi dan wilayah. isentif yang memadai. Demikian Mulai dari presentasi masalah sosial masyarakat Aceh hingga ke masalah teknologi telekomunikasi yang disampaikan masing-masing oleh Dr. Ahmad Humam Hamid, MSc dan Agus Utoyo, Kepala Di- visi Regional -I Sumatera. juga wartawannya, harus berusa- ha menghargai dirinya sendiri dengan meningkatkan etos kerja yang tinggi," katanya. Dengan cara itu, lambat laun masyarakat akan lebih menghar- gai keberadaan pers. Tanpa pe- Acara tersebut dihadiri unsur Muspida, Ketua MUI, kepala dinas/jawatan dan undangan la- innya.(az) secara tetap mengadakan kegia- tan pengajian", tambahnya. Menyinggung kegiatan tam- bak udang dan kebun kelapa sa- wit yang ditangani karang taru- na, menurutnya memang saat ini belum menghasilkan. Laguna C M.Adam Untuk tambak udang, mung- kin sudah bisa dipanen dalam waktu dekat ini. Sedang untuk kelapa sawit yang baru setahun umur tanaman, baru bisa dipa- nen dua tahun mendatang. banggaan mereka satu-satunya. Tetapi yang lebih penting lagi adalah apabila kehadiran peserta KKN itu dapat bermanfaat bagi kepentingan desa itu, merupa- kan tujuan yang sesungguhnya. Kepada ke-13 mahasiswa pe- serta KKN, Muhammad meng- harapkan agar dapat mengamal- kan segala ilmu yang telah dipe- roleh dibangku kuliah. Sementara itu Kepala Desa Kueh mengatakan telah merasa- kan manfaat yang begitu berarti atas kehadiran mahasiswa KKN di desanya. Sebelumnya, pembimbing KKN, Drs.T.Syarifuddin menje- laskan, dalam kegiatan KKN yang telah berlangsung selama 25 hari telah dilakukan berbagai kegiatan. Di antaranya, penataan wila- yah, pembinaan pemerintahan desa, renovasi sarana fisik dan kegiatan sosial serta ekonomi dan produksi.(pat) Begitu orang-orang berwajah dingin selesai meletakkan ma- kanan di atas meja begitu pula pasangan itu berdiri dari duduk- nya, kemudian ke luar mening- galkan ruangan itu terus melan- jutkan niat perjalanannya. Begitu Ani dan Arfi yang te- rus menyatu itu sampai di hala- man depan kedai makanan itu, begitu pula para petugas yang orang-orang berwajah dingin itu mengangkat kembali segala ma- cam yang baru saja dihidang- kannya. Kemudian secara seren- tak pula orang-orang berwajah dingin itu menutup pintu kedai- nya itu, selanjutnya mereka du- duk kembali pada posisi semu- la di bawah pijar yang tidak be- gitu terang. Halaman 7 Wartawan Profesional Tuntutan Masyarakat Membangun Betapa langgengnya hidup setelah memerangi lapar dengan rudal-rudal bau makanan yang menyentuh sekujur harapan. Catatan: Masluyuddin Wartawan "Analisa" di Tapaktuan Pemakalah lain adalah H.Sof- H.Syamsul Kahar, Ketua PWI jan Lubis, Ketua PWI pusat, Aceh, Danrem 012/TU, Kapolda, pimpinan BNI Cabang Banda Aceh, Lestawan Ramli, SE dan lain-lain. Dari semua makalah yang di- sajikan, masalah pembahasan dan penafsiran baru tentang Ko- de Etik Jurnalistik (KEJ) adalah inti dari perjalanan KLW. Mata "pelajaran" ini menja- di spesialisasi disajikan dan mem- butuhkan waktu yang cukup la- ma dalam diskusinya, karena ma- salah ini adalah berkaitan lang- sung dengan wartawan yang be- kerja sehari-hari dalam dinamika kejurnalistikan. Kata profesional memiliki arti luas dan beraneka ragam. Ter- gantung penempatan katanya. Dan yang jelas kata profesional berarti berkualitas di bidangnya. Agaknya, makna inilah yang akan dicapai melalui pendidikan singkat yang diselenggarakan PWI Cabang Propinsi Aceh baru- baru ini di Banda Aceh. Akan tetapi, PWI tidak men- jamin bahwa dengan pendidikan singkat yang istilah PWI adalah Karya Latihan Wartawan (KLW) itu dapat dicapai. Mana mungkin KLW hanya beberapa hari dapat memberikan perubahan menda- dak kepada wartawan untuk pro fesional. Kendati demikian, melalui KLW tingkat lanjutan ini banyak memberikan latihan-latihan, pe renungan-perenungan dan waha- na introspeksi bagi pribadi war- tawan, apakah selama ini ia su- dah mulai profesional. Melalui KLW wartawan diingatkan, beta- pa perlunya menguasai pengeta- huan yang menjadi dasar bagi se- buah pekerjaan menulis berita. Dari dinamika KLW, tampak- nya tersimpul bahwa semangat pembelajaran dari kalangan war- tawan sendiri mulai bangkit, ka- rena sejalan dengan dinamika masyarakat yang menginginkan sesuatu berita dengan lengkap. TERUS BELAJAR Ketua PWI Pusat H.Sofyan Lubis mengatakan, wartawan ha- rus terus belajar meningkatkan pengetahuan sejalan dengan tun- tutan masyarakat yang sedang membangun. Belum lagi dikaitkan dengan era globalisasi, dimana informa- si dan teknologi bergerak sangat cepat sehingga membutuhkan war tawan yang bukan saja pandai membuat berita, melainkan ahli dalam berkomunikasi. shel Banda Aceh, (Analisa). Lagu "jambo-jambo", karya Ayah Ubit yang dibawakan se- cara koor oleh siswa SPP La- dong, Aceh Besar ikut menye- marakkan upacara peringatan Haornas XIV di Stadion Hara- pan Bangsa, Lhong Raya Banda Aceh, Selasa (9/9). Lagu yang dibawakan secara riang itu berhasil memancing Ketua KONI Pusat, Wismoyo Arismunandar berdiri dan me- ngajak undangan untuk berte- puk tangan. Hal yang sama dilakukannya lagi, tatkala kelompok drum band Cakradonya PT. Arun NGL, Lhokseumawe, Aceh Uta- ra membawalan musik iramala- gu "kopi dangdut". Apa yang dilakukan mantan Kasad tersebut serta merta men- dapat sambutan undangan dan tak kurang Wapres Try Sutrisno tersenyum melihat kegembiraan tersebut. "Kopi Dangdut" fel Sekitar 200 siswa SPP La- dong di bawah arahan Drs.An- war Siagian kemarin dengan ba- ik membawakan dua lagu lain- nya, yaitu Rumoh Aceh karya Anwar Siagian dan Tanoh Lon Sayang karya T.Johan. Sedangkan drum band PT. Arun tampil dengan beberapa lagu. Selain drum band PT.Arun, sekitar 80 personil kelompok drum band Gita Taruna Patra Pertamina Rantau, Aceh Timur dengan pakaian biru-biru dan topi gaya adat Melayu sebelum- nya telah tampil dengan memba- wakan beberapa lagu. Acara lain yang disuguhkan ketika selesainya upacara resmi Hari Olahraga Nasional (Haor- nas) XIV itu adalah konfigurasi diam, dengan menampilkan hu- ruf dan gambar karton yang di- bawakan 2.000 siswa SLTP se Banda Aceh dan Aceh Besar di bawah arahan Drs.Benny Luma- wah. Konfigurasi itu menampilkan 30 program dan 70 pemunculan seperti gambar lambang Daerah Istimewa Aceh, peta Aceh, tuli- san Haornas, disiplin nasional dan slogan lainnya. Harapan semua makhluk hidup yang mengakui rakhmat atas kebesaran maha kuasa. Lapar dan kelaparan, alangkah terku- tuknya bila mati dalam keadaan lapar. Wartawan profesional harus memahami kode etik yang sudah dibuat organisasinya selain pe- ngetahuan yang memadai. Seolah para makhluk sudah kehilangan keseimbangan kare- na tidak mampu memanfaatkan nikmat atas rakhmat itu. Nik- mat atas rakhmat itu tidak di- ketahui pula pabila tibanya dan dari mana datangnya yang tidak terjangkau oleh pemikiran yang biasa. HARUS HAPAL Jika perlu setiap wartawan harus hafal betul huruf dan kali- mat serta pengertian yang dikan- dungnya, kata RH.Siregar, Sekre- taris Dewan Kehormatan PWI Pu sat ini yang juga manggala pusat itu. Jauh sudah pasangan itu meninggalkan kedai makanan yang telah membuahkan kesan khusus yang menakjubkan. Ani dan Arfi masih terus melang kah ke arah yang tidak diketa- huinya. Tetapi pasangan itu te- rus memantapkan keyakinan- nya bahwa harapan itu tetap ber ada di depan, tidak mungkin di Diakuinya, dalam menganti- sipasi masalah yang bakal timbul akibat pemberitaan pers warta- wan harus memahami KEJ. Dalam KLW, terkesan adanya keinginan para wartawan untuk tampil profesional. Namun diakui untuk mencapai predikat profe- sional bukanlah hal gampang dan hanya mudah diucapkan, tetapi pelaksanaannya memerlukan wak tu. Apalagi rata-rata wartawan masih mengandalkan gaji yang pas bahkan tidak menentu sehing- ga untuk memenuhi kebutuhan, misalkan pengetahuan berupa buku-buku, peralatan dan daya dukung lainnya hanya terbatas. Untuk jawaban ini, ketua PWI Pusat H.Sofjan Lubis tidak segan-segan mengharapkan agar perusahaan penerbitan dapat le- bih memperhatikan wartawan nya. Bertepuk Tangan Sedangkan 1.200 penari lain- nya yang merupakan siswa SL- TP dan SLTA ikut ambil bagian dalam penampilan senam rema- ja dan peragaan senam kesega- ran jasmani 1996 yang untuk pertama kalinya secara resmi ditampilkan di depan umum. 40 RIBU UNDANGAN Sekitar 40 ribu undangan ha- dir dalam upacara Haornas XIV tersebut. Selain Wapres dan Menpora beserta nyonya, juga terdapat beberapa menteri kabinet pem- bangunan VI seperti Menko Kesra Azwar Anas, Menpangan Ibrahim Hasan, Menteri Perhu- bungan Haryanto Danutirto, Mendikbud Wardiman Djoyo- negoro, Menhankam Edi Sudra- jat masing-masing beserta nyo- nya. Juga hadir Kasad Jenderal TNI Wiranto para gubernur se Sumatera dan Jawa serta para bupati/walikota se Aceh, para kepala dinas dan undangan lain- Lhokseumawe, (Analisa) Warga Desa Banda Masen, Kecamatan Banda Sakti, Aceh Utara di bawah pimpinan kepala desanya, Zainal Abidin berte kad menyelesaikan pembangunan meunasah desa. Meunasah dengan dua lantai dapat menampung 300 jamaah itu mulai dibangun enam bulan la lu, dan kini diperkirakan baru rampung 40 persen, kata kepala desa (Kades), Zainal Abidin kepa- da "Analisa" di Lhokseumawe, Sabtu (6/9). Semula biaya pembangunan meunasah ini diperkirakan Rp 120 juta, tapi dengan kenaikan harga bahan bangunan sekarang, renca- na anggaran tersebut bisa membengkak. Namun, kata Zainal Abidin, pihaknya tidak merasa khawatir, sebab modal yang paling berhar- ga adalah kekompakan dan kesa- belakang. Memancing Ketua KONI Pusat Bled "denie dluzom Dalam mematut-matut bung kal harapan yang hendak dire- butnya, pasangan itu tiba-tiba dikejutkan oleh sebuah sentak an yang datang dari arah depan. Apakah sebuah mimpi ? Kalau mimpi apa pula tahwilnya? Te- tapi yang sedang dihadapinya seperti sebuah kenyataan, yang muncul di luar dugaan. nampilan pers yang profesional jangan harap pers akan disenangi publik. Sebuah bemo mulus bercat warna putih bersih muncul dari hadapan langsung menyerang pasangan itu. Bemo itu keli- hatannya lebih besar dari bemo- bemo biasa yang selalu ditum- pangi Ani melanjutkan perja- lanannya dari terminal pusat kota ke pinggir jalan di luar pa- gar sekolahnya. HARUS RAPI Ketua PWI Pusat tidak ingin wartawan tampil secara acak- acakan, norak dan semberono, te- tapi harus necis dan rapi. Dengan penampilan yang ser- ba necis (menurut kemampuan pribadi masing-masing wartawan) kan wartawan dalam porsi yang maka pihak lain akan menempat- benar. Bemo yang datang mengha- dang itu disupiri oleh seseorang dari orang-orang berwajah dingin di kedai makanan yang Wartawan jangan lagi disu dut-sudut, namun harus ditem- patkan di tempat yang wajar. "Untuk ini kita harus tampil secara baik dan berwibawa, na- mun tanpa pengetahuan jangan harap wartawan dapat mengan- dalkan penampilan saja, kemba- li kepada pengetahuan itulah yang harus diutamakan wartawan, ka- tanya pula dalam pengarahannya tadi. Hal ini tampaknya menjadi perhatian Ketua PWI Cabang Aceh,, H.Sjamsul Kahar, bahwa wartawan Aceh harus dapat tam- pil secara baik di lingkungan masyarakat. Di lain pihak, pers Indonesia yang berakar dari semangat per- juangan, tentu harus memiliki se- mangat dan idealisme yang ting- gi pula. Dalam menafsirkan keterbu- kaan wartawan Indonesia, dalam diskusi KLW itu diutarakan bah- wa pers Pancasila adalah bebas dan bertanggungjawab. Maknanya, pers bebas yang bertanggungjawab adalah bebas dalam memberitakan tetapi tetap terikat dengan jiwa bangsa dan hanya satu untuk pembangunan. sendiri tampaknya perlu lebih di- Penyelenggaraan KLW itu benahi dan ditingkatkan, baik kuantitas penyelenggaraannya maupun kualitas pendidikan, yakni dengan memperbanyak diskusi. Dengan harapan ini, KLW da- pat lebih sebagai wahana pening- katan kualitas wartawan. Dengan dinamika pembangunan/era glo- balisasi sekarang ini wartawan benar-benar dapat dipacu profe- sionalismenya melalui pendidikan dan latihan sebagaimana yang di- selenggarakan PWI Aceh ini. Sekali lagi KLW adalah pe- ningkatan kualitas dan profesio- nal dalam menjalankan tugas jur- nalistik. *** Warga Desa Banda Masen Bangun Meunasah SAL nya. siasm Selain itu sekitar 8.000 siswa SD hingga SLTA se Banda Aceh dan Aceh Besar berjajar sambil mengibar-ngibarkan bendera se- panjang 8 km jalan yang dilintasi Wapres dan rombongan mulai dari Bandara Sultan Iskandar Muda hingga Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya. Dalam rangka peringatan Ha- ornas XIV di Banda Aceh panitia daerah telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti me- rangkaikan pameran pembangu- nan dan industri (PPI) 1997 de- ngan Haornas dengan cara mem- perpanjang masa pameran. Kemudian pelaksanaan se- minar olahraga yang berlang- sung di Balai Teuku Chik Ditiro Banda Aceh, lomba dayung tra- disional memperebutkan hadiah Rp.2,5 juta, marathon 10 K ber- hadiah Rp.17 juta dan lucky draw serta lomba layang-layang (geulayang Tunang) mempere- butkan hadiah Rp.5 juta.(pat) tuan warganya sangat mendukung untuk merampungkan pemba- ngunan meunasah tersebut. Pembangunan proyek desa ini ditangani sebuah panitia yang di- ketuai Ir.Nutli dan Panitia ini su- dah bekerja dengan baik, ujar Ka- des, Zainal Abidin. Rapat yang diselenggarakan panitia, Jum'at (5/9) yang dihadiri warga desa dengan sistem lelang ternyata berhasil terkumpul sum- bangan untuk pembangunan meunasah tersebut, antara lain ke- ramik sebanyak 312 kotak dan material lainnya. Pembangunan meunasah ter- sebut sepenuhnya dilaksanakan secara swadaya masyarakat setem- pat. Sedangkan sumbangan dari luar hingga saat ini baru dari PT.AAF berupa 100 zak semen, ucap Kades Banda Masen itu. (hai) telah ditinggalkannya. Ani memandang wajah Ar- fi, setelah menantang lampu be- mo yang menyorot tajam. Ma- kin malam kian dekat juga. Arfi memahami arti tatapan Ani se- olah bertanya. "Bemo benar-benarkah se- larut malam begini?" "Kenapa tidak. Apa pun akan mampu terjadi di larut malam ini," jawab Arfi me- nangkal pertanyaan Ani yang ti- dak diucapkannya. Ani mencubit kulit jangat lengan kirinya. Masih terasa sa- kit. Tentu saja dia tidak ber- mimpi. Kenderaan roda tiga yang ganjil pada malam itu, ti- dak pula memperduli. Lang- sung saja ingin menabrak pa- sangan yang berjalan berlawan an arah. (Bersambung)
